Institut National de la Recherche Scientifique

Espace INRS
Not a member yet
    23526 research outputs found

    KIAI, MEDIA, DAN POLITIK LOKAL DI INDONESIA (Karisma dan Otoritas Gus Iqdam dalam Pemilu Kepala Daerah di Kabupaten Blitar Tahun 2024)

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya keterlibatan seorang tokoh kiai yakni Gus Iqdam dalam proses pemenangan Bupati dan Wakil Bupati Blitar pada pemilu kepala daerah tahun 2024. Gus Iqdam sebagai kiai yang berperan dalam mendidik dan mengayomi umat, juga memiliki karisma dan otoritas yang terbangun salah satunya melalui media sosial. Karisma dan otoritas tersebut membuat nama beliau tak hanya menjadikannya sebagai pembimbing masyarakat tapi juga dapat ditransformasikan dalam tindakan politik oleh masyarakat. Popularitasnya mampu mempengaruhi gerakan politik masyarakat lewat karisma dan otoritas yang dimiliki. Tujuan penelitian ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih terhadap pengetahuan tentang bagaimana pembentukan karisma dan otoritas yang dimiliki oleh Gus Iqdam sebagai tokoh agama melalui media sosial dan bagaimana corak langkah politik masyarakat atas adanya karisma dan otoritas milik seorang kiai yang telah terbangun, dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blitar pada tahun 2024. Metode penelitian dengan menggunakan penelitian kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif meliputi ucapan, tulisan, dan perilaku yang diamati dari objek yang diteliti. Peneliti menggunakan beberapa sumber data seperti dari wawancara kepada sejumlah orang yang terlibat dalam produksi media Gus Iqdam, serta masyarakat yang turut memilih di pemilukada tahun 2024. Peneliti juga memanfaatkan sumber-sumber tertulis yang relevan. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa keberadaan media sosial berperan dalam pembentukan karisma dan otoritas Gus Iqdam dalam dakwah yang dilakukan di Majelis Sabilu Taubah, dari pembentukan citra positif yang menempatkan Gus Iqdam tak hanya sebagai pendidik dan pengajar perihal keagamaan umat, hingga menjadi legitimator kekuasaan pemimpin lokal di Kabupaten Blitar Kata kunci: Kiai, Media, Politik Lokal

    STRATEGI DAKWAH TRADISIONALIS DI ERA KONTEMPORER DALAM MENINGKATKAN RELIGIUSITAS JAMAAH MAJELIS TAKLIM FUTUHUL QOLBI NGADIRENGGO POGALAN TRENGGALEK

    No full text
    Skripsi dengan judul “Strategi Dakwah Tradisionalis Di Era Kontemporer dalam Meningkatkan Religiusitas Jamaah Majelis Taklim Futuhul Qolbi Ngadirenggo Pogalan Trenggalek” ini ditulis oleh Muhammad Aidar Rofiqi, NIM. 126311213045, dengan pembimbing Dr. Mutrofin, M.Fil.I. Kata Kunci: Strategi Dakwah, Dakwah Tradisionalis, Kontemporer, Religiusitas, Majelis Taklim. Strategi merupakan salah satu syarat yang penting dalam upaya kegiatan dakwah untuk mencapai tujuan penyampaian dakwah islam secara efektif. Dakwah tradisionalis dan kontemporer ini lekat dengan nilai-nilai keagamaan lokal dan amaliah turun-temurun, yang menghadapi tantangan besar di era kontemporer ini yang ditandai dengan perkembangan dan kemajuan teknologi dan perubahan sosial budaya. Dalam rangka mempertahankan keberlangsungan dakwahnya, para dai memang sangat diperlukan untuk diterapkan strategi yang responsif terhadap perubahan, sambil tetap menjaga nilai-nilai tradisi yang telah menjadi bagian penting dari identitas religius masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi dakwah tradisionalis di era kontemporer dalam upaya meningkatkan religiusitas jamaah majelis taklim dan faktor pendukung penghambat dalam strategi dakwah dalam tradisionalis di era kontemporer dalam meningkatkan religiusitas jamaah. Untuk ini dibutuhkan strategi yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas keagamaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi pada beberapa majelis taklim di Futuhul Qolbi. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi dakwah yang digunakan oleh Gus Salsaladin selaku dai menggabungkan pendekatan tradisional seperti pengajian kitab kuning, sholawatan, dan majelis dzikir, dengan metode kontemporer melalui penggunaan media sosial seperti TikTok dan YouTube. Pendekatan dakwah yang digunakan mencakup metode hikmah, mau’izhah hasanah, dan mujadalah billati hiya ahsan, disampaikan dengan gaya komunikasi yang santai, menarik, namun tetap bernilai substansial. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan religiusitas jamaah, yang tercermin dari meningkatnya partisipasi dalam kegiatan keagamaan, pemahaman keislaman, serta pembentukan akhlak dan kesadaran spiritual. Faktor pendukungnya meliputi dukungan jamaah, serta pemanfaatan teknologi digital. Adapun hambatannya berupa keterbatasan fasilitas, perbedaan latar belakang pendidikan jamaah, dan tantangan modernitas. Temuan ini memperkuat pentingnya integrasi dakwah berbasis tradisi dan digital sebagai bentuk dakwah yang kontekstual dan relevan di era modern

    INTERVENSI ORANG TUA TERHADAP PERKAWINAN ANAK DI BAWAH UMUR DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI KELUARGA ISLAM (Studi kasus di Desa Ngepeh Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek)

    No full text
    Meilani Tania Untari, 126102213282, Intervensi Orang Tua Terhadap Perkawinan Anak Di Bawah Umur Dalam Perspektif Psikologi Keluarga Islam Studi Kasus Di Desa Ngepeh Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek, Jurusan Syariah Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung , 2025, Dosen Pembimbing Dr. Syahril Siddik, M.A. Membahas fenomena keterlibatan orang tua secara langsung dalam kehidupan rumah tangga pasangan yang menikah di usia anak. Berdasarkan hasil temuan di lapangan, intervensi dilakukan dengan cara memisahkan tempat tinggal pasangan, membatasi interaksi, serta mengambil alih peran ekonomi dan pengambilan keputusan. Fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana bentuk, faktor penyebab, dan dampak intervensi orang tua terhadap perkawinan anak di bawah umur di Desa Ngepeh, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek?; 2) Bagaimana intervensi orang tua terhadap perkawinan anak di bawah umur ditinjau dari perspektif Psikologi Keluarga Islam? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-empiris. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pasangan ET dan AZ, orang tua, tokoh masyarakat, dan pihak KUA Kecamatan Tugu, sedangkan data sekunder diperoleh melalui literatur tentang hukum perkawinan, teori intervensi, dan Psikologi Keluarga Islam. Analisis data dilakukan secara tematik, dimulai dari pengorganisasian data, penyajian, hingga penarikan kesimpulan, dengan penerapan triangulasi teknik dan sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Intervensi orang tua terhadap perkawinan anak di bawah umur di Desa Ngepeh meliputi intervensi langsung pada aspek tempat tinggal, ekonomi, dan keputusan rumah tangga, yang disebabkan oleh faktor kehamilan sebelum menikah, budaya extended family, serta ketidakpercayaan terhadap kemampuan pasangan muda. Dampak yang ditimbulkan antara lain renggangnya hubungan suami-istri, tekanan psikologis, dan terhambatnya tujuan pernikahan; 2) Dalam perspektif Psikologi Keluarga Islam, intervensi yang melampaui batas justru menghilangkan kemandirian pasangan, memicu konflik peran, dan mengganggu pencapaian sakinah, mawaddah, warahmah. Peran ideal orang tua adalah sebagai pendamping dan fasilitator, bukan pengendali penuh rumah tangga anak. Kata Kunci : intervensi orang tua, Psikologi Keluarga Islam, perkawinan ana

    COPING STRES GURU DALAM MENGAJAR ANAK TUNAGRAHITA DI SD NEGERI SUWARU TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul ”Coping Stres Guru dalam Mengajar Anak Tunagrahita Di SD Negeri Suwaru Tulungagung” ditulis oleh Syafira Ika Agustina, NIM 126306211039, dengan pembimbing Febranti Putri Navion, M.Pd. Kata Kunci : Anak Tunagrahita, Coping Stres, Guru Penelitian ini dilatarbelakangi dan diangkat dari sebuah fenomena yang sedang terjadi di salah satu sekolah dasar di Tulungagung yaitu, SD Negeri Suwaru Tulungagung yang terdapat siswa berkebutuhan khusus tunagrahita. Hal ini menjadi sebab peneliti bagaimana guru menghadapi anak tunagrahita didalam kelas. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui coping stres yang digunakan guru dalam mengajar anak tunagrahita di SD Negeri Suwaru Tulunggang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek dalam penelitian ini sebanyak dua orang, yaitu selaku guru dari siswa pengidap tunagrahita yang terdapat di SD Negeri Suwaru Tulunggang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori yang dikemukakan oleh Ricard Lazarus mengenai coping stres. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa setiap guru memiliki metode agar guru tidak stres dalam mengajar anak tunagrahita didalam kelas. Guru di SD Negeri Suwaru Tulunggang menggunakan dua bentuk strategi, yaitu problem focused coping dan emosional focused coping. Dari dua strategi tersebut, guru di SD Negeri Suwaru Tulunggang yang mengajar anak tunagrahita mendapatkan coping sehingga mereka bisa menjalankan tugas mereka sebagai guru tanpa terganggu mental mereka dalam mengajar anak tunagrahita

    INTERNALISASI NILAI NILAI TOLERANSI DAN BERKEADABAN MELALUI PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MADRASAH ALIYAH (MA) DARUL HUDA WONODADI BLITAR

    No full text
    Penelitian ini dilaksanakan dalam konteks masyarakat yang semakin beragam, penanaman nilai toleransi dan sikap berkeadaban menjadi hal yang mendesak untuk dilakukan sejak dini. Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa agar mampu menghargai perbedaan dan bersikap santun. Akidah Akhlak menjadi media strategis dalam menginternalisasi nilai-nilai tersebut, tidak hanya melalui aspek ibadah, tetapi juga melalui pembentukan moral dan sosial. Namun, realitanya masih banyak siswa yang belum menunjukkan perilaku toleran dan beradab dalam keseharian. Hal ini menunjukkan perlunya pendekatan yang tepat dalam proses pembelajaran Akidah Akhlak agar nilai-nilai yang diajarkan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dihayati dan diwujudkan dalam perilaku nyata. Fokus penelitian ini adalah : (1) Bagaimana transformasi nilai-nilai toleransi dan berkeadaban melalui pembelajaran Akidah Akhlak di madrasah aliyah darul huda wonodadi blitar? (2) Bagaimana transaksi nilai-nilai tolerasi dan berkeadaban melalui pembelajaran Akidah Akhla di madrasah aliyah darul huda wonodadi blitar? (3) Bagaimana transinternalisasi nilai-nilai toleransi dan berkeadaban melalui pembelajaran Akidah Akhlak di madrasah aliyah darul huda wonodadi blitar? Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diambil dengan metode wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi dengan Guru Akidah Akhlak, kepala madrasah dan peserta didik di MA Darul Huda Wonodadi Blitar. Sedangkan teknik analisis data menggunakan data condensation (kondensasi data), data Display (penyajian data), conclusio drawing (penarikan kesimpulan). Kemudian pada teknik keabsahan dengan pengecekan melalui kredibilitas dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa: (1) transformasi nilai-nilai toleransi dan berkeadaban melalui pembelajaran Akidah Akhlak yaitu: Di dalam kelas melalui metode ceramah. Metode ceramah efektif dalam memperkenalkan nilai-nilai moral, meskipun kurang memberi dampak langsung kepada peserta didik. Di luar kelas melalui kegiatan kultum (kuliah tujuh menit). (2) transaksi nilai-nilai tolerasi dan berkeadaban melalui pembelajaran akidah akhlak yaitu: melalui komunikasi dua arah mendorong keterlibatan aktif dan membuat peserta didik lebih memahami serta merefleksikan nilai-nilai tersebut. Komunikasi pada tahap ini juga menekankan pada pembentukan melalui pembiasaan, dan keteladanan (3) transinternalisasi nilai-nilai toleransi dan berkeadaban melalui pembelajaran Akidah Akhlak yaitu: melibatkan tahapan menyimak, menerima,dan merespon, untuk memperdalam penghayatan peserta didik terhadap nilai-nilai yang diajarkan sehingga karakter tidak hanya dipahami tetapi juga benar-benar tertanam dalam diri peserta didik

    ANALISIS PERAN FKUB DALAM MERAWAT KERUKUNAN BERAGAMA MELALUI PENYELESAIAN KONFLIK RUMAH IBADAH DALAM PERSPEKTIF MULTIKULTURALISME WILL KYMLICKA

    No full text
    Skripsi dengan judul “Peran FKUB Dalam Merawat Kerukunan Umat beragama Melalui Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah Dalam Perspektif Multikulturalisme Will Kymlicka” ini ditulis oleh Aura Fatimah Azzahro, NIM 126302211002, dengan pembimbing Dr. Akhol Firdaus, M.Pd. Kata Kunci: FKUB, rumah ibadah, multikulturalisme, Will Kymlicka, kelompok minoritas Konflik pembangunan rumah ibadah tidak pernah muncul secara tiba-tiba. Ia lahir dari tarik-ulur antara suara mayoritas dan kelompok minoritas yang sering kali tidak punya ruang untuk bersuara. Dalam situasi seperti ini, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) hadir dengan tugas menjaga hubungan antarumat beragama tetap harmonis. Namun menjadi penengah bukan berarti selalu berada di posisi yang netral atau adil. Penelitian ini melihat bagaimana FKUB Tulungagung menangani kasus penyendatan pembangunan gereja di Desa Moyoketen, dengan pendekatan yang cenderung lebih menekankan aspek administratif daripada substansi keadilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi lapangan dan pustaka, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori multikulturalisme Will Kymlicka digunakan untuk memahami dinamika tersebut. Bagi Kymlicka, keadilan tidak cukup hanya berdasarkan perlakuan yang sama, tetapi harus memberi pengakuan dan perlindungan khusus pada kelompok rentan. FKUB terlihat lebih fokus memenuhi persyaratan formal seperti jumlah tanda tangan, sementara ruang dialog terhadap aspirasi kelompok minoritas kurang mendapat perhatian. Penelitian ini memberi ruang refleksi bahwa membangun kerukunan tidak cukup dilakukan dibalik meja rapat dan aturan yang kaku. Diperlukan keberanian untuk mendengar suara kecil, dan berpihak pada mereka yang sering diabaikan. Sebab kerukunan sejati bukan sekadar absennya konflik, melainkan hadirnya rasa adil dalam relasi sosial yang sering kali tidak seimbang

    EFEKTIVITAS KONSELING CBT DENGAN TEKNIK SELF INSTRUCTION UNTUK MENGURANGI STRESS AKADEMIK SISWA DI SMAN 1 BOYOLANGU

    No full text
    Penulis mencoba meneliti mengenai Efektivitas Konseling CBT Dengan Teknik Self Instruction Untuk Mengurangi Stress Akademik Siswa Di SMAN 1 Boyolangu. Adapun tujuan darai penelitian yang dilakukan ialah: (1) Untuk mengetahui efektivitas konseling CBT dengan teknik self-instruction dalam mengurangi tingkat stres akademik siswa di SMAN 1 Boyolangu. (2) Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan antara tingkat stress akademik sebelum dan sesudah perlakuan konseling CBT dengan teknik Self Instruction. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Quasi Eksperimental menggunakan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Boyolangu 77 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Uji validitas, reabilitas dan uji normalitas dilakukan sebelum analisis data. Teknik analisis data menggunakan uji independen sampel T-test. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Nilai signifikasi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha diterima Sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik self instruction efektif untuk menurunkan stress akademik siswa. (2) Hasil analisis N-Gain juga menunjukkan 79,02% termasuk dalam kategori efektif. Angka ini menunjukkan bahwa adanya perubahan yang cukup besar antara kondisi awal dan kondisi akhir pada siswa setelah mengikuti konseling dengan teknik Self Instruction

    EFEKTIVITAS MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PROMOSI UNTUK MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM (Studi Kasus Pada Usaha Naybilla Catering)

    No full text
    Skripsi dengan Judul “Efektivitas Media Sosial Sebagai Sarana Promosi untuk Meningkatkan Volume Penjualan Ditinjau dari Perspektif Etika Bisnis Islam (studi kasus pada usaha Naybilla Catering)” ditulis oleh Davina Anandita, NIM. 126402212137, dibimbing oleh Dr. Deny Yudiantoro, S.AP., M.M. Kata Kunci: Media sosial, Promosi, Volume Penjualan, Etika Bisnis Islam Penelitian ini dilatar belakangi di era digital ini, media sosial menjadi salah satu sarana promosi yang sangat efektif dalam menjangkau konsumen secara luas dan cepat. Pelaku usaha yang memanfaatkan platform seperti Instagram dan Facebook untuk memperkenalkan produk, membangun citra merek, serta meningkatkan penjualan. Usaha kecil menengah termasuk, Naybilla Catering turut memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan pasaras dan meningkatkan volume penjualan. Namun demikian, promosi melalui media sosialm penting untuk memperhatikan nilai-nilai etika bisnis islam.Fokus penelitian ini yaitu: 1) bagaimana efektivitas penggunaan media sosial sebagai sarana promosi dalam meningkatkan volume penjualan pada Catering Naybilla ? 2) bagaimana penerapan etika bisnis islam, dalam promosi melalui media sosial pada usahaa catering naybilla ? 3) bagaimana perkembangan volume penjualan sebelum dan sesudah menggunakan media sosial pada usaha Catering Naybilla?. Penelitian ini menggunakan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Terbukti efektif ditunjukkan dengan semakin luasnya jangkauan promosi melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook, meningkatnya interaksi dengan konsumen, serta bertambahnya jumlah pesanan setelah melakukan promosi. 2) Dalam pelaksanaan promosi melalui media sosial, Naybilla Catering menerapkan nilai etika bisnis Islam, yaitu meliputi: menyampaikan informasi produk secara benar dan tidak menyesatkan, menjaga komitmen terhadap kualitas dan keaslian produk sesuai dengan yang ditampilkan di media sosial, komunikasi yang sopan dan ramah dalam menyampaikan informasi kepada konsumen, menyusun promosi yang kreatif dan menarik perhatian konsumen. 3) Dalam hal pelaksanaan yang efektif dan efisien proses promosi menjadi lebih cepat, terjadwal, dan langsung berdampak pada peningkatan jumlah pesanan

    EFEKTIVITAS KONSELING RELIGIUS ISLAM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MANAJEMEN EMOSI MARAH PADA REMAJA DI UPT PERLINDUNGAN DAN PELAYANAN SOSIAL ASUHAN ANAK TRENGGALEK

    No full text
    Emosi adalah suatu kondisi yang telah muncul akibat dari situasi tertentu yang berkaitan dengan perilaku yang mendekat atau menghindar. Perilaku ini biasanya disertai dengan ekspresi fisik sehingga orang lain dapat mengetahui seseorang sedang mengalami emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok dengan pendekatan religius islam untuk meningkatkan kemampuan manajemen emosi marah pada remaja UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak Trenggalek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah suatu jenis penelitian yang menghasilkan temuan-temuan baru yang dapat dicapai atau diperoleh dengan menggunakan prosedur-prosedur secara statistik atau metode lain yang melibatkan suatu kuantifikasi dan pengukuran, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, yaitu skala manajemen emosi marah. Analisis data bersifat statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen. Jenis penelitian eksperimen yang dipilih adalah Quasi-Experimental Design. Jenis penelitian ini mempunyai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian ini terdapat 5 kali pertemuan. Pertemuan pertama pemberian pre-test, kemudian tahap perlakuan, dan terakhir tahap pemberian treatment membaca ayat Al Qur’an Surah Ar-Ra’d ayat 28 dan pemberian post-test. Berdasarkan hasil skala manajemen emosi marah pada pre-test dan post-test bahwa tingkat manajemen emosi marah sebelum dilakukan perlakuan pada kelompok eksperimen mengalami penurunan setelah diberi perlakuan terjadi peningkatan. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok dengan pendekatan religius islam terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan manajemen emosi marah pada remaja di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak Trenggalek. Kata Kunci : Manajemen Emosi Marah, Religius Islam, Remaj

    PEMBENTUKAN SPIRITUALITAS PENGANUT SAPTA DARMA TULUNGAGUNG DALAM PERSPEKTIF ETIKA JAWA FRANZ MAGNIS SUSENO

    No full text
    Ketertarikan peneliti terhadap topik ini berangkat dari kegelisahan atas semakin terkikisnya spiritualitas dan etika lokal di tengah arus modernisasi. Kerohanian Sapta Darma menjadi salah satu ajaran yang tetap bertahan dan diamalkan oleh sebagian masyarakat di Tulungagung. Ajaran ini bukan hanya mengajarkan relasi spiritual dengan Tuhan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Etika Jawa yang luhur, seperti tepa selira, unggah-ungguh, dan nrimo ing pandum. Relevansi ajaran ini dalam konteks kekinian menarik untuk diteliti sebagai bentuk perlawanan terhadap krisis identitas budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembentukan spiritualitas penganut Sapta Darma melalui ajaran dan praktik keagamaannya serta bagaimana nilai-nilai Etika Jawa menurut Franz Magnis Suseno berperan dalam membentuk karakter spiritual para penganutnya. Fokus utama penelitian ini adalah menggali makna spiritualitas yang terbentuk dari integrasi ajaran lokal dan etika budaya Jawa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Peneliti secara langsung terlibat dalam kegiatan spiritual warga seperti sujud keseharian, sujud sanggaran, dan sujud penggalian yang dilakukan di Sanggar Candi Busana Tulungagung. Data dianalisis secara tematik melalui teknik kondensasi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang divalidasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas penganut Sapta Darma dibentuk melalui kombinasi antara laku spiritual dan penghayatan terhadap nilai-nilai etika Jawa. Integrasi ini membentuk karakter religius yang rendah hati, inklusif, dan harmonis. Etika Jawa tidak hanya hidup sebagai kearifan lokal, tetapi juga menjadi fondasi spiritualitas yang kontekstual dan relevan dalam kehidupan modern

    7,532

    full texts

    23,526

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Espace INRS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇