23526 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENCATATAN LAPORAN KEUANGAN SESUAI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO KECIL DAN MENENGAH UNTUK PERKEMBANGAN USAHA (Studi Industri Rumahan Brambang Goreng “Murni” Bu Wati Desa Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek)
Skripsi dengan judul “Analisis Pencatatan Laporan Keuangan Sesuai Standar Akuntansi Entitas Mikro Kecil dan Menengah Untuk Perkembangan Usaha (Studi Industri Rumahan Brambang Goreng “Murni” Bu Wati Desa Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek” yang ditulis oleh Viona Rahma Wardani, nim.
126403213114, dengan pembimbing Badara Shofi Dana, S.E., M.Si.
Kata Kunci: SAK-EMKM, Pencatatan Laporan Keuangan, UMKM
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh potensi perkembangan UMKM Brambang Goreng “Murni” yang semakin diminati oleh konsumen, karena kualitasnya sehingga memungkinkan peningkatan omset yang signifikan. Oleh karena itu, dibutuhkan pengetahuan dan pemahan mengenai SAK EMKM yang memiliki peranan penting bagi pelaku usaha sektor UMKM karena dapat memantau kondisi keuangan pada usaha tersebut.
Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) untuk mengetahui selama ini Industri Rumahan Brambang Goreng “Murni” Bu Wati Desa Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek telah menerapkan pencatatan laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Menengah. (2) Untuk mengetahui bagaimana penyusunan atas laporan keuangan pada Industri Rumahan Brambang Goreng “Murni” Bu Wati Desa Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Menengah. (3) Untuk mengetahui bagaimana kendala dan solusi pencatatan laporan keuangan yang dihadapi Industri Rumahan Brambang Goreng “Murni” Bu Wati Desa Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek.
Metode penelitian yaitu penelitian kualitatif yang mengarah jenis pendekatan deskriptif ialah analisis data dengan cara mengumpulkan, mengelola, kemudian menyajikan data agar dengan mudah memperoleh gambaran mengenai objek yang diteliti. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian, memaparkan Industri Rumahan Brambang Goreng “Murni” Bu Wati Desa Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek masih menggunakan pencatatan yang manual dan sederhana. UMKM ini belum melakukan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK-EMKM, dikarenakan ketidaktauan informasi terkait nama-nama akun dan cara mengukur penyusutan seperti penyusutan kendaraan maupun peralatan, hal ini dapat menghambat proses penyusunan laporan keuangan sendiri. Untuk kendala di Industri Rumahan Brambang Goreng “Murni” Bu Wati selaku pemilik usaha beserta karyawan juga belum memahami terkait SAK-EMKM dikarenakan kurangnya pemahaman maupun sosialisai, pelatihan tentang laporan keuangan. Baik pemilik maupun karyawan latar belakang pendidikanyang tidak akuntansi. Serta solusi di Industri Rumahan Brambang Goreng “Murni” harus mengikuti kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan mencari literatur baik melihat dari youtube terkait laporan keuangan sesuai SAK-EMKM
THE EFFECTIVENESS OF MULTISENSORY APPROACH ONSEVENTH GRADE STUDENT’S VOCABULARY ACHIEVEMENT AT MTsN 2 BLITAR
Maulidya, Dwi Zahra. 2025. The Effectiveness of Mutisensory Approach in
Seventh Grade Students Vocabulary Achievement at MTsN 2 Blitar.
English Language Education Department. Universitas Islam Negeri
Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Advisor: Dr. Hj. Ida Isnawati,
M.Pd.
Keywords: Multisensory Approach, Vocabulary Achievement, Vocabulary
Teaching Strategy
In the journey of mastering English as a foreign language, vocabulary
serves as a crucial foundation. Without sufficient vocabulary, students may
struggle not only to comprehend reading materials but also to engage actively in
classroom discussions and express their thoughts clearly. In response to this
problem, teachers are encouraged to implement innovative and interactive
teaching methods. One such method is the Multisensory Approach, which
involves the simultaneous use of visual, auditory, tactile, and kinesthetic
modalities to enhance learning experiences.
This study examines the effectiveness of the Multisensory Approach in
improving vocabulary achievement among seventh-grade students at MTsN 2
Blitar. It is intended to determine whether including visual, auditory, kinesthetic,
and tactile elements into vocabulary instruction improves students' comprehension
and retention of new words. The main research problem is whether there is a
significant difference in vocabulary achievement before and after employing the
multisensory approach.
This study applied a quantitative method using a quasi-experimental
design. The participants were 66 seventh-grade students at MTsN 2 Blitar, divided
into two groups: 32 students in the experimental class and 34 students in the
control class. The researcher used a post-test as the primary instrument to collect
data on students' vocabulary mastery. The selection of post-test only was based on
the fact that the researcher had already administered previous assessments during
a prior teaching internship, which confirmed that both groups had equal initial
abilities. The statistical analysis was conducted using the independent samples ttest in IBM SPSS 27.
The findings of this study were as follows: (1) the mean score of the
experimental class was 89.13, which was higher than the control class, which had
a mean score of 83.06; (2) the significance value (Sig. 2-tailed) was 0.002, which
is lower than the significance level of 0.05; thus, there was a significant difference
between the two groups in terms of vocabulary achievement; (3) the use of the
Multisensory Approach effectively enhanced students’ vocabulary mastery
compared to conventional teaching methods. The conclusion of this research is
that the Multisensory Approach significantly improves students' vocabulary
achievement and provides a more engaging and effective learning experience.
This approach may be particularly beneficial in junior high school settings where
students require active and stimulating learning environments
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KNISLEY TERHADAP SELF-EFFICACY DAN HASIL BELAJAR SISWA DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI DATA DAN DIAGRAM KELAS VII MTSN 3 TULUNGAGUNG
Skripsi yang berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Knisley terhadap Self-Efficacy dan Hasil Belajar Siswa Ditinjau dari Minat Belajar Siswa pada Materi Data dan Diagram Kelas VII MTsN 3 Tulungagung” ini ditulis oleh Anindya Diah Fatmasari, NIM. 126204211008, dengan pembimbing Amalia Itsna Yunita, S.Si., M.Pd.
Kata Kunci : Model Pembelajaran Knisley, Self-Efficacy, Hasil Belajar, Minat Belajar, Data Dan Diagram
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kualitas pendidikan sangat bergantung pada strategi pembelajaran. Dalam pembelajaran matematika, minat belajar siswa diduga menjadi faktor yang dapat mempengaruhi tinggi rendahnya hasil belajar. Proses belajar di MTsN 3 Tulungagung masih didominasi dengan metode ceramah yang dominan menghambat keterlibatan siswa, sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang mampu mengoptimalkan peran self-efficacy dan minat belajar dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Self-efficacy siswa berperan penting dalam proses ini, karena keyakinan diri dapat mendorong keterlibatan dan pemahaman lebih baik terhadap materi. Model pembelajaran Knisley yang menekankan partisipasi aktif, diusulkan untuk meningkatkan self-efficacy dan hasil belajar siswa pada materi data dan diagram.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Knisley terhadap self-efficacy dan hasil belajar siswa baik secara parsial maupun simultan. Selain itu, juga untuk melihat peran minat belajar sebagai variabel kontrol dari pengaruh model pembelajaran Knisley terhadap self-efficacy dan hasil belajar secara simultan pada materi data dan diagram kelas VII MTsN 3 Tulungagung. Model pembelajaran Knisley yang berbasis konstruktivisme diyakini dapat meningkatkan partisipasi aktif dan pemahaman konsep siswa.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Menggunakan jenis penelitian Quasi-Experimental Design dengan bentuk Nonequivalent Control Groups Design. Penelitian dilakukan di MTsN 3 Tulungagung. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kelas VII-A (kelas eksperimen) dan VII-D (kelas kontrol). Instrumen penelitian meliputi soal pre-test dan post-test untuk hasil belajar, serta angket untuk mengukur self-efficacy dan minat belajar siswa. Menggunakan teknik analisis data yang terdiri dari uji prasyarat dan uji hipotesis yang meliputi uji N-Gain score, uji t-test (Independent Samples t-Test), MANOVA, dan MANCOVA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Model Knisley berpengaruh signifikan terhadap peningkatan self-efficacy siswa (p < 0,001); (2) Model Knisley berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa (p = 0,005); (3) Model Knisley secara simultan berpengaruh terhadap self-efficacy dan hasil belajar siswa (p < 0,001); dan (4) Model Knisley secara simultan berpengaruh terhadap self-efficacy dan hasil belajar siswa dengan mempertimbangkan peran minat belajar sebagai variabel kontrol (p = 0,000)
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PjBL UNTUK MENUMBUHKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK KELAS IV MI AL-MA’ARIF GENDINGAN TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pembelajaran Matematika Menggunakann Model PjBL Untuk Menumbuhkan Kreativitas Peserta Didik Kelas IV MI Gendingan Tulungagung” ini ditulis oleh Triana Mellyasari, NIM. 126205213234, dengan pembimbing Dr. Septinaningrum, M.Pd.
Kata Kunci: PjBL, Kreativitas, Pembelajaran Matematika.
Konteks penelitian ini adalah pendidik masih menerapkan model pembelajaran yang kurang sesuai dalam mengajar mata pelajaran Matematika, sehingga dapat mempengaruhi ketrampilan dan perkembangan kreativitas peserta didik dalam memecahkan suatu masalah yang di jumpai pada proses pembelajaran juga mengakibatkan kurangnya kondusifitas pada kelas.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model PjBL dalam menumbuhkan kreativitas peserta didik pada pembelajaran matematika di kelas IV MI Al-Ma’arif Gendingan dengan fokus penelitian: (1) Bagaimana perencanaan pembelajaran matematika menggunakan model PjBL untuk menumbuhkan kreativitas peserta didik kelas IV MI?. (2) Bagaimana implementasi pembelajaran matematika menggunakan model PjBL untuk menumbuhkan kreativitas peserta didik kelas IV MI?. (3) Bagaimana evaluasi pembelajaran matematika menggunakan model PjBL untuk menumbuhkan kreativitas peserta didik kelas IV MI?.
Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif deskiptif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian antara lain, kepala madrasah, guru kelas, dan peserta didik. Teknik Analisis data dilakukan melalui pengecekan keabsahan data.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Implementasi model PjBL mampu menumbuhkan kreativitas, keaktifan, kemampuan kerja sama, komunikasi, serta hasil belajar peserta didik. (2) Pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, bermakna, dan kontekstual, sehingga kelas lebih kondusif. (3) Guru juga berperan penting sebagai fasilitator selama proses pembelajaran berlangsung. (4) Peserta didik menunjukkan kemampuan berpikir kreatif yang berkembang, seperti mampu mencetuskan ide secara lancar, melihat permasalahan dari berbagai sudut pandang, mengemukakan ide-ide unik, serta merinci gagasan secara mendalam
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA KELAS XI DI SMAN 1 NGUNUT
Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Project Based Learning(PjBL) Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Materi Kesetimbangan Kimia Kelas XI di SMAN 1 Ngunut” ditulis oleh Nabila Lu’luil Maknun, Nim 126212211019, pembimbing Ali Amirul Mu’minin, M.Pd.
Kata Kunci: Model Project Based Learning (PjBL), Motivasi , Hasil Belajar Kognitif, Kesetimbangan Kimia.
Rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa pada materi kesetimbangan kimia dikarenakan model pembelajaran yang kurang variatif, dan hanya berpusat pada guru. Hal ini menjadikan siswa kurang terlibat selama proses pembelajaran, sehingga siswa akan merasa jenuh dan kurang termotivasi dalam belajar. Kurangnya motivasi dalam belajar akan mempengaruhi hasil belajar siswa tersebut. Penggunaa model project based learning (PjBL) diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) pengaruh model project based learning(pjbl) terhadap motivasi belajar siswa pada materi kesetimbangan kimia kelas XI di SMAN 1 Ngunut,2) pengaruh model project based learning(PjBL) terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi kesetimbangan kimia kelas XI di SMAN 1 Ngunut, 3) pengaruh model project based learning(PjBL) terhadap motivasi dan hasil belajar kognitif siswa pada materi kesetimbangan kimia kelas XI di SMAN 1 Ngunut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimen dan desain penelitian Post-test Only Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 1 Ngunut. Sampel pada penelitian ini adalah kelas XI A sebagai kelas eksperimen dan XI B sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen lembar angket untuk mengukur tingkat motivasi belajar siswa, dan instrumen lembar tes untuk mengukur hasil belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan uji T dan uji manova.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:1) Terdapat pengaruh model project based learning(PjBL) terhadap motivasi belajar siswa pada materi kesetimbangan kimia, berdasarkan perhitungan uji T angket motivasi belajar diperoleh thitung ≥ ttabel = 4,780 ≥ 1,999 dengan nilai Sig.(2-tailed)=0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, 2) Terdapat pengaruh model project based learning(PjBL) terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi kesetimbangan kimia, berdasarkan perhitungan uji T tes hasil belajar diperoleh thitung ≥ ttabel = 3,162 ≥ 1,999 dengan nilai Sig.(2-tailed)=0,002 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, 3) pengaruh model project based learning(PjBL) terhadap motivasi belajar dan hasil belajar kognitif siswa pada materi kesetimbangan kimia, berdasarkan uji manova motivasi dan hasil belajar diperoleh nilai signifikansi 0,000 motivasi belajar dan 0,002 untuk hasil belajar. Karena nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan 0,002 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima
STRATEGI KONTEN WEBSITE DESAKITA.CO UNTUK MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI MEDIA CETAK KORAN JAWA POS RADAR JOMBANG
Skripsi dengan judul “Strategi Konten Website Desakita.co dalam Mempertahankan Eksistensi Media Cetak Jawa Pos Radar Jombang” ini ditulis oleh Oxta Enggar Pratiwi, NIM. 126304211051, dengan pembimbing Agus Widodo, M.Si.
Kata kunci: Strategi Konten, Media Cetak, Website Desakita.co, Eksistensi, Digitalisasi Media
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena menurunnya minat masyarakat terhadap media cetak akibat pergeseran perilaku konsumsi informasi ke platform digital. Koran Jawa Pos Radar Jombang sebagai media cetak lokal menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan media digital yang semakin ketat. Untuk menjawab tantangan tersebut, PT Jombang Intermedia Pers meluncurkan website Desakita.co sebagai salah satu strategi inovatif dalam memperkuat posisi media cetak melalui pengelolaan konten digital yang relevan dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) bagaimana strategi konten yang diterapkan oleh website Desakita.co dalam mendukung eksistensi koran Jawa Pos Radar Jombang, dan (2) bagaimana evaluasi efektivitas strategi tersebut dalam mempertahankan loyalitas pembaca media cetak.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tim pengelola Desakita.co serta pembaca Jawa Pos Radar Jombang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi konten yang diterapkan meliputi penyajian informasi desa yang aktual, pemanfaatan multimedia, optimalisasi SEO, serta integrasi dengan media sosial. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan engagement dan memperluas jangkauan audiens, terutama generasi muda. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya pelatihan digital, dan tantangan dalam monetisasi konten digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi konten website Desakita.co dapat menjadi model adaptasi media cetak di era digital, namun perlu dilakukan penguatan pada aspek inovasi konten dan kolaborasi lintas platform untuk memastikan keberlanjutan eksistensi media cetak di masa depan
IMPLEMENTASI EDUTAINMENT BERBASIS LITERASI OLEH GERAKAN PERPUSTAKAAN ANAK NUSANTARA (GPAN) DALAM MINAT BACA ANAK DI TULUNGAGUNG
Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya minat baca di daerah Tulungagung yang pada tahun 2023, berdasarkan data terbaru, Indeks Minat Baca (IMB) mengatakan bahwa masyarakat Tulungagung memiliki persentase 67,70%. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab rumusan masalah 1) Bagaimana implementasi edutainment berbasis literasi oleh Gerakan Perpustakaan Anak Nusantara (GPAN) dalam minat baca anak di Tulungagung? 2) Bagaimana kendala yang dihadapi pada implementasi edutainment berbasis literasi oleh Gerakan Perpustakaan Anak Nusantara (GPAN) dalam minat baca anak di Tulungagung?. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus fenomenologi deskriptif. Ada tiga tahapan dalam melakukan pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian dilakukan analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini yaitu 1) Implementasi edutainment berbasis literasi oleh Gerakan Perpustakaan Anak Nusantara (GPAN) di Tulungagung terbukti memberikan perubahan yang signifikan terhadap peningkatan minat baca anak. Melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif, program ini berhasil membangkitkan antusiasme anak-anak terhadap kegiatan literasi. 2) Berbagai hambatan, baik internal maupun eksternal, masih menjadi tantangan signifikan dalam pelaksanaan program. Kendala tersebut mencakup keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas, serta dukungan dari lingkungan sekitar. Meskipun demikian, semangat dan komitmen GPAN dalam mengembangkan model edutainment literasi menunjukkan potensi besar dalam menumbuhkan budaya baca sejak dini
KISAH PERJALANAN MENCARI TUHAN NABI IBRAHIM PERSPEKTIF MISBAH MUSTHAFA DALAM TAFSIR AL-IKLIL PADA QS. AL-AN’A>M [6] : 74-83
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Kisah Perjalanan Mencari Tuhan Nabi Ibrahim Perspektif Misbah Musthafa dalam Tafsir al-Ikli>l pada QS. Al-An’a>m [6]: 74-83” ini ditulis oleh Al Amin Sherina, NIM 126301212071, dibimbing oleh Ahmat Saepuloh, M.Ag.
Kata Kunci: Misbah Musthafa, Tafsir al-Ikli>l, Nabi Ibrahim, Perjalanan Spiritual
Diantara kisah yang kaya akan pelajaran, terutama mengenai ketauhidan, adalah kisah perjalanan Nabi Ibrahim dalam mencari Tuhannya, sebagaimana termuat dalam QS. Al-Syu’ara [42]: 69 dan QS. Al-An’a>m [6]: 74-83. Kisah ini menggambarkan bagaimana Nabi Ibrahim, di tengah lingkungan musyrik, menemukan keesaan Allah melalui pengalaman rohaniahnya. Kisah Nabi Ibrahim tersebut relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Penyampaian kisah sebagai penjelas suatu ayat dilakukan Misbah Musthafa dalam kitab Tafsir al-Ikli>l. Penafsirannya yang cenderung sufistik akan memberikan perspektif tersendiri terhadap kisah perjalanan Nabi Ibrahim mencari Tuhan.
Fokus penelitian ini ialah (1) Bagaimana wawasan ayat-ayat al-Qur’an tentang kisah perjalanan spiritual Nabi Ibrahim, (2) Bagaimana pandangan Misbah Mustafa terhadap ayat yang berisi tentang kisah perjalanan spiritual Nabi Ibrahim dalam perspektif Tafsir al-Ikli>l dalam QS. Al-An’a>m [6] : 74-83, (3) Bagaimana kontekstualisasi kisah perjalanan spiritual Nabi Ibrahim sebagai petunjuk spiritual yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perspektif Misbah Musthafa dalam kitab Tafsir al-Ikli>l pada QS. Al-An’a>m [6] : 74-83 yang membahas tentang perjalanan spiritual Nabi Ibrahim dan bagaimana kontekstualisasi berdasarkan analisis terhadap penafsiran tersebut. Untuk menjawab persoalan tersebut, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian studi kepustakaan (library research) yaitu dengan mengumpulkan data dari berbagai literatur, mulai dari kitab Tafsir al-Ikli>l sebagai sumber utama dan sumber sekunder meliputi mu’jam mafahras, jurnal, artikel atau kitab tafsir lainnya yang berkaitan dengan perjalanan spiritual nabi Ibrahim.
Hasil penelitian ini meliputi: (1) al-Qur’an menceritakan kisah Nabi Ibrahim sebanyak 70 kali dalam 25 surah. Surah-surah tersebut antara lain QS. Al-An’a>m [6]: 74-83, QS. Al-Baqarah [2]: 124-129, QS. Al-Syu’ara [26]: 69-104, dan QS. Ash-Shaffat [37]: 99-113 yang menggambarkan perjalanan spiritualnya; (2) Dalam kitab Tafsir al-Ikli>l menyatakan bahwa perjalanan spiritual Nabi Ibrahim pada surah tersebut meliputi (a) Nabi Ibrahim tegaskan penyimpangan ayah dan kaumnya, (b) Nabi Ibrahim tunjukkan kekuasaan Allah lewat alam, (c) Nabi Ibrahim pelajari tauhid secara mendalam, (d) Nabi Ibrahim pegang tauhid murni, jauh dari kemusyrikan, (e) Nabi Ibrahim hadapi tantangan saat mengajak kebaikan, (f) Nabi Ibrahim takut hanya kepada Allah, bukan sesembahan, dan (g) Nabi Ibrahim sampaikan hanya golongan bertaqwa yang aman dari malapetaka; (3) Pemahaman akan ketauhidan yang diperoleh dari penafsiran tersebut dapat mengarahkan seorang muslim untuk mengambil kontekstualisasi diantaranya: (a) Saling menghormati perbedaan, (b) Menjaga kemurnian iman tanpa enyakitkan orang lain, (c) Tolak syirik dan penyembahan yang membingungkan, (d) Dialog dan kerukunan, dan (e) Berani teguh pada keyakinan
STRATEGI PENYELENGGARAAN BIMBINGAN MANASIK HAJI PADA JEMAAH HAJI LANJUT USIA DI PT AL HAKIM LINA JAYA TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “ Strategi Penyelenggaraan Bimbingan Manasik Haji Pada Jemaah Haji Lanjut Usia di PT Al Hakim Lina Jaya Tulungagung” penelitian ini ditulis oleh Febrilla Shendy Kirana, NIM.126407212040, Prodi Pariwisata Syariah, Jurusan Bisnis dan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Dr. Ahmad Supriyadi, M.Pd.I.
Kata Kunci : Strategi Penyelenggaraan , Bimbingan Manasik Haji, Lanjut Usia
Penilitian ini di latar belakangi oleh meningkatnya jumlah jamaah haji lanjut usia di Indonesia dari tahun ke tahun, yang memerlukan pendekatan khuusus dalam penyelenggaraan bimbingan manasik haji. Lansia memiliki keterbatasan fisik yang dapat mempengaruhi kesiapan mereka dalam melaksanakan ibadah haji. Oleh karena itu, di perlukan strategi khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan para jamaah haji lanjut usia di PT Al Hakim Lina Jaya Tulungagung.
Tujuan dalam penelitian ini yakni: (1) Untuk mengetahui strategi perencanaan bimbingan manasik haji pada jemaah haji lanjut usia di PT Al Hakim Lina Jaya Tulungagung (2) Untuk mengetahui strategi penyelenggaraan bimbingan manasik haji pada jemaah haji lanjut usia di PT Al Hakim Lina Jaya Tulungagung, (3) Untuk mengetahui evaluasi penyelenggaraan bimbingan manasik haji lanjut usia di PT Al Hakim Lina Jaya Tulungagung (4) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam penyelenggaraan bimbingan manasik pada jemaah haji lanjut usia di PT Al Hakim Lina Jaya Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yang di peroleh yaitu data primer dan data skunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan tahap trianggulasi.
Hasil penilitian ini menunjukan bahwa strategi penyelenggaraan bimbingan manasik haji pada jemaah haji lanjut usia di PT Al Hakim Lna Jaya Tulungagung melalui beberapa tahapan yaitu (1) Formulasi Strategi, dengan rapat menyusun rancangan kegiatan dan langkah langkah operasional dalam penyelenggaraan bimbingan manasik haji (2) Implementasi Strategi, Dengan menerapkan metode manasik yang mudah dipahami oleh jamaah haji lanjut usia (3) Evaluasi Strategi, Dilakukan menggunakan pendekatan kepada jamaah haji dan melakukan rapat evaluasi setelah bimbingan manasik haji. (4) Adapun faktor pendukung dan penghambat dalam penyelenggaraan bimbingan manasik haji pada jemaah haji lanjut usia di PT Al Hakim Lina Jaya Tulungagung antara lain faktor pendukungnya yaitu, fasilitas manasik seperti buku panduan, prasarana dan sarana, , metode manasik, dukungan dari pihak keluarga dan petugas. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu faktor usia jamaah yang sudah lanjut usia dan faktor Pendidikan jamaah yang berbeda-beda. Sehingga para jamaah haji lansia sulit memahami materi yang disampaikan oleh pembimbing
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BUSY BOOK UNTUK MENDUKUNG KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS III DI MI NURUL ISLAM MIRIGAMBAR
Latifah Nikmah, 2025, Pengembangan Media Pembelajaran Busy Book Untuk Mendukung Keaktifan Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas III Di MI Nurul Islam Mirigambar. Skripsi, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Skripsi : Dr. Uswatun Hasanah, S.Pd.I, M.Pd.
Kata Kunci : Media Pembelajaran, Busy Book, Pembelajaran IPAS
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa sehingga berdampak pada hasil belajar yang kurang optimal. Hal ini disebabkan pembelajaran yang didominasi metode ceramah dan hanya berpacu pada buku ajar tanpa menggunakan media, sehingga siswa merasa bosan dan kurang terlibat dalam pembelajaran. Ketika pembelajaran tidak lagi menyenangkan, siswa cenderung mencari aktivitas lain seperti bermain dan tidak mendengarkan intruksi dari guru.
Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) menjelaskan proses pengembangan media pembelajaran busy book yang efektif untuk mendukung keaktifan belajar siswa kelas III MI Nurul Islam Mirigambar, 2) menjelaskan keaktifan belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran busy book.
Penelitian ini menggunakan metode pengembangan (Research and Development dengan model ADDIE dengan beberapa tahap yaitu : Analisis (Analysis), Perencanaan (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Impementation), dan Evaluasi (Evaluation). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan angket. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Uji coba dilakukan dalam skala kecil dan skala besar. Analisis data meliputi data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari wawancara, observasi, dan angket. Sedangkan data kuantitatif berupa hasil dari lembar validasi, dan angket respon siswa tentang penggunaan media pembelajaran busy book.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini, sebagai berikut: 1) Media pembelajaran dikembangkan menggunakan model pengembangan ADDIE melalui lima tahap: a) Analisis, guru dominan menggunakan metode ceramah dan hanya berpacu pada bahan ajar, sehingga siswa kurang antusis dan memilih bermain selama proses pembelajaran. b) Perencanaan, membuat rancangan berupa media busy book. c) Pengembangan, menghasilkan media busy book yang interaktif.
d) Implementasi, validasi oleh ahli media memperoleh skor 90% (sangat valid), ahli materi 96% (sangat valid), dan respon peserta didik 87,6% (menarik).
e) Evaluasi, media diperbaiki berdasarkan saran dari para ahli. 2) Dampak keaktifan siswa sebelum dan sesudah menggunakan media busy book. Sebelum penggunaan media busy book siswa cenderung pasif dan kurang terlibat dalam pembelajaran. setelah diterapkan, siswa lebih aktif, antusias, dan terlibat langsung dalam aktivitas pembelajaran seperti: menggunting, menempel, berdiskusi dan menjawab soal