23526 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI BUDAYA ISLAMI DALAM RANGKA PEMBINAAN AKHLAK PADA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 KEDUNGPRING
Skripsi dengan judul “Implementasi Budaya Islami dalam Rangka Pembinaan Akhlak pada Peserta Didik di SMA Negeri 1 Kedungpring” ini ditulis oleh Rif’atul Atiyyah, NIM 126201213271, Program studi Pendidikan Agama Islam, Jurusan Tarbiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Dr. H. Zaini Fasya, S.Ag., M.Pd.I.
Kata Kunci: Implementasi, Budaya Islami, Pembinaan Akhlak, Peserta Didik.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena krisis akhlak yang terjadi pada generasi muda, khususnya peserta didik, sebagai akibat dari derasnya arus globalisasi dan budaya asing yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam. Untuk mengatasi hal ini, SMA Negeri 1 Kedungpring Lamongan menerapkan budaya Islami sebagai strategi pembinaan akhlak.
Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana implementasi budaya islami diterapakan dalam kehidupan sehari-hari di SMA Negeri 1 Kedungpring? (2) Bagaimana Faktor pendukung dan penghambat implementasi budaya islami dalam pembinaan akhlak peserta didik di SMA Negeri 1 Kedungpring? (3) Bagaimana dampak implementasi budaya islami terhadap pembinaan akhlak peserta didik di SMA Negeri 1 Kedungpring. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan implementasi budaya Islami dalam kehidupan sehari-hari di SMA Negeri 1 Kedungpring (2) Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat implementasi budaya islami dalam pembinaan akhlak peserta didik di SMA Negeri 1 Kedungpring (3) Mendeskripsikan dampakimplementasi budaya islami terhadap pembinaan akhlak peserta didik di SMA Negeri 1 Kedungpring.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, beberapa guru khususnya guru PAI, dan peserta didik, serta dokumentasi. Teknik analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan data melalui triangulasi dan member check.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi budaya Islami di SMA Negeri 1 Kedungpring diwujudkan melalui berbagai kegiatan keagamaan seperti salat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, pembacaan Asmaul Husna, salat dhuha, peringatan hari besar Islam, serta kegiatan ekstrakurikuler keagamaan seperti Baca Tulis Al-Qur’an (BTA), Hadrah, dan Qira’ah. Selain itu, nilai-nilai Islami juga ditanamkan melalui budaya 3S (senyum, salam, sapa) yang menjadi kebiasaan sehari-hari di lingkungan sekolah. Faktor-faktor pendukung implementasi budaya Islami meliputi komitmen kuat dari kepala sekolah, latar belakang keislaman yang baik dari para tenaga pendidik terutama guru PAI, serta partisipasi aktif seluruh warga sekolah. Di sisi lain, hambatan yang dihadapi mencakup belum meratanya kesadaran siswa dalam mengamalkan nilai-nilai Islami serta pengaruh lingkungan luar sekolah yang kurang kondusif. Dampak dari penerapan budaya Islami terlihat signifikan terhadap perubahan sikap dan perilaku peserta didik ke arah yang lebih baik, terutama dalam hal sopan santun, rasa tanggung jawab, dan peningkatan kebiasaan ibadah
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, SIKAP KEUANGAN, DAN KEPRIBADIAN TERHADAP PERILAKU MANAJEMEN KEUANGAN PADA PELAKU UMKM DI KECAMATAN DURENAN KABUPATEN TRENGGALEK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Literasi Keuangan, Sikap Keuangan, dan Kepribadian Terhadap Perilaku Manajemen Keuangan pada Pelaku UMKM di Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek” ini ditulis oleh Salsabila Adzani, NIM. 126406212120, Program Studi Manajemen Keuangan Syariah, Jurusan Bisnis dan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Bapak Badara Shofi Dana, S.E., M.Si.
Kata Kunci: Kepribadian, Literasi Keuangan, Perilaku Manajemen Keuangan, Sikap Keuangan.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia dengan menyumbang 61% PDB dan menyerap 97% tenaga kerja. Namun, pelaku UMKM masih menghadapi tantangan dalam manajemen keuangan, seperti minimnya akses permodalan, pemasaran lemah, serta rendahnya literasi teknologi dan keuangan. Data BPS mencatat jumlah UMKM di Indonesia mencapai 66 juta pada 2023, termasuk 143.975 unit di Kabupaten Trenggalek.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan jenis pendekatan asosiatif dengan populasi yaitu sebanyak 6256 pelaku UMKM. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 376 pelaku UMKM. Sumber yang digunakan adalah data primer dengan menyebar kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan SPSS 26 dengan melakukan uji validitas, reliabilitas, uji multikolinearitas, analisis regresi linier berganda dan uji asumsi klasik.
Hasil penelitian ini menunjukkan secara simultan literasi keuangan, sikap keuangan, dan kepribadian secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan pada pelaku UMKM di Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek. Secara Secara parsial 1) Literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan, dari hasil penelitian menunjukkan hasil nilai signifikan 0,000 t tabel 1,966. 2. Sikap keuangan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan, dari hasil penelitian menunjukkan hasil nilai signifikan 0,596 > 0,05 dan nilai t hitung 0,531 t tabel 1,966
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMBELI DALAM JUAL BELI BIBIT IKAN GURAME PADA SUPPLIER YANG TIDAK SESUAI DENGAN PERJANJIAN (Studi Kasus Di Desa Krandang Kec. Kras Kab. Kediri)
Skripsi dengan judul “Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Dalam Jual Beli BibitIkan Gurame Pada Supplier Yang Tidak Sesuai Dengan Perjanjian” (Studi
Kasus di Desa Krandang Kecamatan Kras Kabupaten Kediri), ini ditulis oleh Roudhotul Alfirohmatin, NIM. 126101213234, dengan pembimbing Prof. Dr. H. Asmawi, M.Ag.
Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Jual Beli, Bibit Ikan Gurame
Penelitian ini dilatarbelakangi dari warga Desa Krandang Kecamatan Kras Kabupaten Kediri yang melakukan jual beli bibit ikan gurame melalui pemesanan
kepada penjual bibit, dimana dalam perjanjian awal pembeli meminta bibit yang berukuran sama, dalam kondisi sehat, dan berkualitas bagus namun ketika dikirim ternyata bibit tidak sesuai dengan permintaan pembeli dan hanya bertahan 1 minggu
hingga 1 bulan saja sehingga pembeli meminta ganti rugi kepada pihak penjual,namun dari pihak penjual tidak mau melakukankesepakatan ganti rugi tersebut dan bersikap lepas tangan atas kerugian yang ditanggung pembeli.
Tujuan penelitian ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih keilmuan tentang (1) Untuk mengetahui praktik jual beli bibit ikan gurame pada
supplier di Desa Krandang Kec. Kras Kab. Kediri; (2) Untuk mengetahui dan menganalisis perlindungan hukum bagi pembeli dalam jual beli bibit ikan gurame pada supplier yang tidak sesuai dengan perjanjian Perspektif Hukum Positif; (3)
Untuk mengetahui dan menganalisis perlindungan hukum bagi pembeli dalam jual beli bibit ikan gurame pada supplier yang tidak sesuai denganperjanjian dalam perspektif Fiqh Muamalah.
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif dan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa pengamatan, wawancara atau penelaah
dokumen. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Transaksi jual beli bibit ikan gurame di Desa Krandang merupakan transaksi jual beli pada umumnya, mulai dari
pemasaran, proses pemesanan, metode pembayaran dan pengirimannya serta biaya diberikan setelah bibit ikan dikirimkan tanpa harus memberi biaya panjar terlebih dahulu. Praktik akad yang dilakukan dalam jual beli bibit ikan gurame di Desa Krandang Kecamatan Kras Kabupaten Kediri terkait rukun dan syaratnya sudah
terpenuhi sehingga akad jual beli bibit ikan gurame tersebut telah sah hukumnya.(2) Para penjual bibit yang sering lepas tangan dan tidak mau tau atas kerugian yang ditanggung pembeli bibit membuktikan bahwa pembeli menjadi pihak yang sering
dirugikan serta Perlindungan Hukum bagi pembeli dalam jualbeli bibit ikan gurame di Desa Krandang Kecamatan Kras Kabupaten Kediri, dalam praktiknya masih banyak ditemukan bahwa penjual belum menerapkan dan melaksanakan ganti kerugian atas bibit ikan yang mati sesuai dengan ketentuan dalam KUH Perdata dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen. (3) Terjadinya kematian bibit ikangurame setelah kurun waktu 1 minggu hingga 1 bulan menjadi alasan bagi para pembeli tidak dapat melakukan tindakan pilihan(khiyar)untuk membatalkan atau
meneruskan perjanjian dalam transaksi tersebut. Tidak ada pilihan ini lah yang
menyebabkan pembeli tetap melanjutkan transaksi
أفعال الكلام في قصّة "وكانت الدنيا" لتوفيق الحكيم: دراسة تحليليّة تداوليّة
يستند هذا البحث إلى قصة قصيرة بعنوان "وكانت الدنيا" تحكي قصة نشأة العالم ونزول الشيطان (عزازيل) إلى الأرض مخالفًا أمر الله. مستوحىً من العمل التاريخي لأبي الفادي، يصف المؤلف عزازيل بأنه مخلوق عظيم كان نبيلًا جدًا في الأصل، لكنه أُنزل إلى الأرض غرورًا. تُقدم هذه القصة جدلًا بين الشيطان وثعبان حول طبيعة مجد الخليقة، مما يؤدي إلى محاولة الشيطان الفاشلة لمضاهاة خلق الله.
الأهدف من هذا البحث العلمي هي كشف عن شكل ومعنى أفعال الكلام في القصة القصيرة "وكانت الدنيا" لتوفيق الحكيم ووصفها. استخدمت الباحثة في هذا البحث العلمي بمدخل الكيفي ونوعه البحث المكتبي في شكل جمع البيانات. تقنية جمع البيانات على قراءة وتسجيل معنى الكلام، بينما يعتمد أسلوب التحليل على التحليل التداولي. التداولية هي دراسة المعنى الذي ينقله المتحدث ويفسره المستمعون أو شركاء الكلام. أحد فروع التداولية هو أفعال الكلام. أفعال الكلام هي عبارات أو سلوكيات تهدف إلى نقل المعنى إلى شركاء الكلام.
أما نتائج البحث عن بحث العلمي هذا فهي: ١) في القصة القصيرة "وكانت الدنيا" لتوفيق الحكيم، كان هناك ٧٩ فعلًا كلاميًا مع أوصاف ٢٩ فعلًا كلاميًا حازمًا و ٤٥ فعلًا كلاميًا توجيهيًا و ٤ أفعال كلامية تكليفية وفعل كلامي تعبيري واحد. لم يتم العثور على أفعال كلامية تقريرية في هذه القصة القصيرة لأنه لا توجد شخصية تتمتع بسلطة رسمية أو قوة اجتماعية لتغيير الوضع بشكل مباشر من خلال الكلام. ٢) المعنى أفعال الكلام في القصة القصيرة "وكانت الدنيا" الصراع الأيديولوجي والأخلاقي والروحي بين الشخصيات. من خلال أفعال الكلام الحازمة والتوجيهية والتكليفية والتعبيرية، ينقل المؤلف رسائل حول المواقف البشرية وإغراءات الشيطان والخيارات الأخلاقية والسخرية في العلاقات بين الشخصيات. بالإضافة إلى كونها وسيلة للتواصل، تعكس أفعال الكلام أيضًا الصراع الداخلي والوعي الديني والصراع بين الحق والباطل. هذه القصة القصيرة ليست عملاً أدبيًا فحسب، بل هي أيضًا انعكاس للقضايا الأخلاقية والروحانية الإنسانية.
الكلمات الرئيسية: أفعال الكلام، القصّة القصيرة وكانت الدني
IMPLEMENTASI NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN PERILAKU POSITIF SISWA DI SMPN 2 TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Implementasi Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Perilaku Positif Siswa Di SMPN 2 Tulungagung” ini ditulis oleh Rohmat Setiawan Saputra NIM: 126201213224, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Negeri Islam Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Evy Ramadina S. Pd.I, M.Pd.
Kata Kunci: Implementasi, Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam, Perilaku Positif
Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangai oleh tidak jarang ditemui siswa yang berperilaku kurang baik. Perilaku kurang baik salah satunya adalah perihal kesopanan siswa pada guru, karyawan, maupun warga sekolah lainnya. Tidak hanya itu, saat ini sangat marak kasus bullying yang dilakukan oleh siswa pada siswa lainnya. Fenomena yang sangat nyata dapat kita lihat sehari hari bahwa banyak siswa yang terlibat dalam aksi aksi yang menyimpang,
Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Untuk menjelaskan cara mengimplementasikan nilai iman dalam meningkatkan perilaku positif siswa di SMPN 2 Tulungagung. 2)Untuk menjelaskan cara mengimplementasikan nilai islam dalam meningkatkan perilaku positif siswa di SMPN 2 Tulungagung. 3) Untuk menjelaskan cara mengimplementasikan nilai ihsan dalam meningkatkan perilaku positif siswa di SMPN 2 Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian terletak di SMPN 2 Tulungagung yang terletak di Jalan P. Sudirman 53, Kepatihan, Kec. Tulungagung, Kab. Tulungagung, Jawa Timur. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi analisis data melalui kondensasi data, penyajian data, menyimpulkan data. Pengecekan data melalui perpanjangan pengamat, diskusi sejawat dan trigulasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) JImplementasi nilai iman di SMPN 2 Tulungagung telah membantu membentuk perilaku positif siswa dengan menanamkan kejujuran, pada diri setiap siswa. Melalui pembiasaan doa bersama sebelum memulai kegiatan, serta integrasi ajaran agama dalam mata pelajaran, siswa belajar bahwa iman bukan sekadar keyakinan tetapi juga harus dibuktikan dengan amal. 2) Implementasi nilai Islam di SMPN 2 Tulungagung telah berhasil membentuk perilaku positif siswa yang disiplin, santun, dan berakhlak mulia. Melalui pembiasaan ibadah, integrasi nilai Islam dalam mata pelajaran, serta budaya sekolah yang mengedepankan ajaran Islam, siswa semakin memahami pentingnya menjalani kehidupan sesuai dengan prinsip agama. 3) Implementasi nilai Ihsan di SMPN 2 Tulungagung telah berkontribusi dalam membentuk perilaku positif siswa yang peduli, dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan sosial seperti bakti sosial, penggalangan dana, serta pembiasaan membantu sesama, siswa diajarkan untuk berbuat baik dengan keikhlasan tanpa mengharapkan balasan. Integrasi nilai Ihsan dalam mata pelajaran dan budaya sekolah semakin memperkuat sikap empati dan etos kerja mereka
MANAJEMEN PROGRAM SUPERCLASS DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 KOTA KEDIRI
Skripsi
dengan judul “Manajemen Program Superclass dalam
Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Kediri”
ini ditulis oleh Luluk Fauziyah, NIM. 126207212069, dengan pembimbing Dr. Hj.
Luluk ‘Atirotu Zahro, S.Ag., M.Pd.
Kata Kunci: Manajemen Program, Superclass, Mutu Pendidikan.
Penelitian ini didasarkan pada konteks di tempat penelitian tentang
peningkatan mutu masih menjadi isu yang akan terus dibicarakan dalam hal
manajemen pendidikan. Madrasah unggul akan berdampak terhadap kepercayaan
masyarakat pada lembaga pendidikan. Madrasah akan semakin meningkat yang
terbukti dengan adanya banyak keinginan masyarakat untuk mendaftarkan anaknya
sekolah di madrasah. Oleh sebab itu, madrasah harus tetap meningkatkan mutu dan
pelayanan agar masyarakat tetap memilih madrasah sebagai lembaga pendidikan
yang dipilih
Fokus penelitian dalam penulisan ini adalah (1) Bagaimana manajemen
program English superclass dalam meningkatkan mutu pendidikan?, (2)
Bagaimana manajemen program Arabic superclass dalam meningkatkan mutu
pendidikan di MTsN 1 Kota Kediri?, (3) Bagaimana manajemen program Outing
class superclass dalam meningkatkan mutu pendidikan di MTsN 1 Kota Kediri?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode induktif
dengan alur tahapan Reduksi data, Penyajian data (data display) dan menarik
kesimpulan dan verifikasi.
Dari hasil penelitian ini, penulis menyimpulkan: (1) Manajemen program
English superclass dalam meningkatkan mutu pendidikan yaitu dengan
pengelolaan secara sistematis melalui kegiatan English camp, English morning, dan
Bimbingan bahasa Inggris. ketiga kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan
berbahasa Inggris peserta didik melalui pembelajaran terstuktur yang mencakup
empat keterampilan utama yaitu listening, speaking, reading, dan writing. Program
ini membentuk kebiasaan berbahasa Inggris secara aktif dalam lingkungan sekolah.
(2) Manajemen program Arabic superclass dalam meningkatkan mutu pendidikan
dengan dilaksanakan melalui kegiatan Bimbingan baca kitab kuning dan Super
Ramadhan camp. Kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan bahasa Arab
(Nahwu dan Sharaf) dan kitab-kitab keagamaan. Program ini upaya dalam
meningkatkan kompetensi bahasa Arab sehingga mendukung peningkatan literasi
keagamaan dan mutu pendidikan di bidang studi keislaman. (3) Manajemen
program Outing class superclass dalam meningkatkan mutu pendidikan yakni
dengan melalui kuegiatan kunjungan UMKM dan Outbound, program ini
memberikan pengalaman belajar kontekstual di luar kelas. Kegiatan ini
meningkatkan wawasan, ketrampilan sosial, kerja sama tim, serta kemandirian
siswa. Outing class menjadi pendukung penting dalam pembentukan karakter dan
motivasi belajar peserta didik
PRAKTIK JUAL BELI EMAS SECARA ONLINE MELALUI MEDIA SOSIAL PERSPEKTIF FATWA DSN-MUI (Studi Kasus Pada Toko Emas Baru Makmur Kepanjen, Malang)
Konteks penelitian ini ditalarbelakangi oleh munculnya praktik jual beli emas online melalui media sosial menggunakan fitur story. Memanfaatkan fitur Story untuk menawarkan produk mereka secara langsung kepada jaringan kontak mereka. Hal ini memberikan kemudahan bagi konsumen untuk mengetahui harga dan produk yang ditawarkan tanpa perlu membuka aplikasi lain atau mengunjungi toko secara langsung. Fenomena yang menjadi dasar pemilihan objek penelitian ini adalah keberanian Toko Emas Baru Makmur Kepanjen dalam menerapkan sistem jual beli emas secara online, khususnya melalui sosial media seperti WhatsApp, Instagram dan Facebook. Hal ini belum diikuti oleh toko emas lain di kawasan Pasar Kepanjen, yang masih enggan melakukan hal serupa karena sifat emas sebagai komoditas yang bernilai tinggi, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap risiko keamanan transaksi maupun kepercayaan konsumen dalam jual beli secara online. Keberanian dan inovasi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana praktik tersebut dijalankan serta sejauh mana kesesuaiannya dengan ketentuan syariah.
Fokus dan Pertanyaan penelitian ini meliputi (1) bagimana praktik jual beli emas secara online melalui aplikasi Whatsapp di toko emas baru makmur Kepanjen Malang? (2) bagaimana analisis praktik jual beli emas secara online di toko emas baru makmur Kepanjen Malang menurut ketentuan Fatwa DSN-MUI No. 77/DSN-MUI/V/2010 Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai? (3) bagaimana analisis praktik jual beli emas secara online di toko emas baru makmur Kepanjen Malang menurut ketentuan Fatwa DSN-MUI No. 05/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Jual Beli Salam?
Metode Penelitian dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Jenis penelitian menggunakan field research (penelitian lapangan). Penelitian ini dilakukan di Toko Enas Baru Makmur Kepanjen, yang berlokasi di Pasar Kepanjen Jl. A. Yani No. 64B, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Peneliti akan secara langsung mengobservasi dan berinteraksi dengan pemilik Toko Emas Baru Makmur Kepanjen untuk memahami detail praktik jual beli emas secara online. Sumber data yang diteliti adalah dari data yang diperoleh secara langsung dengan teknik wawancara informan atau sumber langsung kemudian diteliti serta dianalisa dengan menyesuaikan teori-teori yang diperoleh dari data sekunder seperti referensi beberapa buku, laporan penelitian, dan berbagai karya tulis ilmiah lainnya. Teknik pengumpulan data menggunakan beberapa metode, seperti: observasi, wawancara dan dokumentasi. Aktivitas dalam analisis data penelitian ini adalah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data dan verification. Penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode dalam pengujian keabsahan data. Tahap-tahap penelitian ini dimulai dari tahap pendahuluan, penentuan masalah dan tujuan dari masalah, pengumpulan data, analisis dan pembahasan sampai tahap penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa:(1) praktik jual beli emas secara online melalui aplikasi Whatsapp di toko emas baru makmur Kepanjen Malang memanfaatkan fitur story pada tiga media sosial, yaitu WhatsApp, Instagram dan Facebook umtuk mempromosikan emas. Calon pembeli yang tertarik dapat langsung menghubungi penjual melalui WhatsApp untuk melanjutkan transaksi. Pembeli akan bertanya lebih lanjut mengenai informasi terkait kadar, berat, harga. Jika pembeli sudah cocok transaksi akan dilanjutkan pada pilihan metode pembayaran juga pengiriman yang disediakan toko. Barang akan dikemas dan dikirim sesuai dengan kesepakatan (2) analisis praktik jual beli emas secara online melalui media sosial di toko emas baru makmur Kepanjen Malang perspektif Fatwa DSN-MUI No. 77/DSN-MUI/V/2010 Tentang Jual Beli Emas Secara Tidak Tunai menunjukkan bahwa mekanisme transaksi yang diterapkan telah sesuai dengan ketentuan dalam fatwa (3) analisis praktik jual beli emas secara online melalui media sosial di toko emas baru makmur Kepanjen Malang perspektif Fatwa DSN-MUI No. 05/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Jual Beli Salam menunjukkan bahwa mekanisme transaksi yang diterapkan telah sesuai dengan ketentuan dalam fatwa
تصورات الطلاب من فصل العاشر "E" عن كفاءة المعلمين واهتمامهم بتعلم اللغة العربية في المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية بليتار
البحث العلمي بالموضوع "تصورات الطلاب من فصل العاشر "E" عن كفاءة المعلمين واهتمامهم بتعلم اللغة العربية في المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية بليتار" قد كتبته ريزا رحمة الفطرية، ورقم القيد : ١٢٦٢٠٢٢١٢٠٦٣. المشرف الدكتورالدكتور أحمد فخر الدين الماجستير
الكلمات المفتاحية: تصورات الطلاب ، القدرات التربوية، مهنية المعلم، الاهتمام بالتعلم، اللغة العربية.
إنّ انخفاض دافعية الطلاب في تعلم اللغة العربية في المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية بمدينة بليطار يعدّ مسألةً مثيرة للقلق، لما له من تأثير في التحصيل الدراسي وانخراط الطلاب في التعلم. ويُعتقد أن أحد العوامل المؤثرة في هذا الانخفاض هو كفاءة المعلم، خاصة في جانب الكفاءة التربوية والمهنية.
يهدف هذا البحث إلى وصف تصورات الطلاب حول كفاءة المعلمين وكيف تؤثر هذه الكفاءة في دافعيتهم لتعلم اللغة العربية و ما هو دور المعلم في زيادة اهتمام الطلبة بالتعلم.
استخدم الباحث المنهج النوعي بأسلوب دراسة الحالة. وشارك في البحث أربعة طلاب تم اختيارهم بطريقة قصدية بناءً على مشاركتهم وردود أفعالهم تجاه تعلم اللغة العربية. وقد تم جمع البيانات من خلال المقابلات المتعمقة، والملاحظة، والتوثيق. أظهرت النتائج أن الكفاءة التربوية يُنظر إليها من خلال وضوح الشرح، وتنوع أساليب التدريس، والقدرة على التواصل الفعّال مع الطلاب. أما الكفاءة المهنية فتتمثل في الانضباط، وتحمل المسؤولية، والتمكن من المادة العلمية. أظهر طالبان تصورات إيجابية أدت إلى دافعية تعلم مرتفعة، في حين أظهر طالبان آخران تصورات سلبية وانخفاضاً في دافعية التعلم.
وخلاصة القول: إنّ كفاءة المعلم من حيث الجانب التربوي والمهني تسهم بشكل كبير في تشكيل دافعية الطلاب لتعلم اللغة العربية
REPRESENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA EMPAT TOKOH NOVEL KOTA BANDUNG DAN BIRU KARYA NIAWIDIA SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR SASTRA DI SMA KELAS XI
Skripsi yang berjudul “ Representasi Profil Pelajar Pancasila pada Empat Tokoh dalam Novel Kota Bandung dan Biru Karya Niawidia dan Pemanfaatannya sebagai Altenatif Bahan Ajar Sastra di SMA” disusun oleh Ellya Putri Elzanty. NIM 126210211013, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Tadris Bahasa Indonesia. Pembimbing Titik Dwi Ramthi Hakim, M.Pd.
Kata kunci: Profil Pelajar Pancasila, bahan ajar, pembelajaran sastra di SMA.
Pendidikan Bahasa Indonesia di tingkat SMA tidak hanya berperan sebagai sarana pengembangan kemampuan berbahasa, tetapi juga menjadi sarana dalam penanaman nilai-nilai karakter peserta didik. Pengajaran tersebut didasarkan pada masalah kasus perundungan yang masih marak dan menghiasi dunia pendidikan. Hal ini ditunjukkan dengan maraknya kasus perundungan di lingkungan sekolah, baik secara verbal maupun nonverbal, yang menandakan bahwa upaya pendidikan karakter belum sepenuhnya efektif. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai profil pelajar pancasila yang direpresentasikan oleh empat tokoh dalam novel Kota Bandung dan Biru karya Niawidia, serta pemanfaatan representasi profil pelajar pancasila dalam novel Kota Bandung dan Biru berfokus pada empat tokoh sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA kelas XI guna mendukung pembentukan karakter siswa dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menghindari perilaku perundungan. Maka dari itu, novel Kota Bandung dan Biru bisa membuka mata para pelajar di sekolah agar menghindari sikap bullying.
Penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan sumber data primer dari novel Kota Bandung dan Biru karya Niawidia. Sedangkan sumber data sekunder berupa artikel maupun karya ilmiah yang memiliki relevansi dan mampu dijadikan referensi dalam penelitian, serta sumber data sekunder diperoleh dari hasil wawancara dengan guru Bahasa Indonesia. Data dalam penelitian ini berbentuk kata, frasa, klausa, dan kalimat yang ditemukan dalam kutipan, dialog, dan narasi dalam novel. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan tiga cara, yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Teknik pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teori dan meningkatkan ketekunan.
Hasil penelitian ditemukan enam dimensi profil pelajar pancasila yang terdapat dalam novel Kota Bandung dan Biru karya Niawidia, yaitu 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bergotong-royong, 4) berkebinekaan global, 5) bernalar kritis, dan 6) kreatif. Hasil penelitian menunjukkan Kota Bandung dan Biru dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar sastra yang efektif karena memenuhi kriteria bahan ajar dari aspek bahasanya, psikologi, latar lingkungan budaya sehingga mendukung penanaman nilai karakter profil pelajar pancasila melalui apresiasi sastra
DAMPAK PENGGUNAAN APLIKASI MEDIA SOSIAL WHATSAPP TERHADAP PERILAKU SOSIAL PADA SISWA MTSN 5 TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Dampak Penggunaan Aplikasi Media Sosial WhatsApp Terhadap Perilaku Sosial Pada Siswa MTsN 5 Tulungagung” ini ditulis oleh Amri Satriawan Prakosa, NIM. 126209211004, Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (TIPS), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Dr. Nur Isroatul Khusna. M.Pd.
Kata Kunci : WhatsApp, pola penggunaan, perilaku sosial siswa, dampak positif dan negatif, peran guru dan orang tua
Media sosial kini menjadi bagian penting dalam kehidupan remaja, termasuk siswa MTsN 5 Tulungagung. Salah satu aplikasi yang paling populer adalah WhatsApp, yang memungkinkan komunikasi cepat dan praktis. Namun, penggunaan WhatsApp juga membawa dampak terhadap perilaku sosial siswa, baik positif maupun negatif. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan untuk memahami bagaimana pola penggunaan WhatsApp memengaruhi interaksi sosial siswa dan bagaimana peran guru serta orang tua dalam mengawasi dan membimbing penggunaan aplikasi tersebut.
Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pola penggunaan WhatsApp oleh siswa di sekolah dan di rumah ? (2) Apa saja dampak positif dan negatif WhatsApp terhadap perilaku sosial siswa ? (3) Bagaimana peran guru dan orang tua dalam membimbing penggunaan WhatsApp ?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan siswa, guru, dan orang tua, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk menggambarkan pola penggunaan, dampak, dan peran pembimbing dalam konteks sosial siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp memudahkan komunikasi dan kolaborasi siswa, mendukung proses belajar, dan memperluas jaringan sosial mereka. Di sisi lain, penggunaan yang kurang terkontrol dapat mengurangi interaksi tatap muka, mengganggu konsentrasi belajar, dan menimbulkan konflik sosial ringan. Peran guru dan orang tua sangat penting dalam memberikan batasan waktu, mengawasi konten yang diakses, dan membimbing siswa agar memanfaatkan WhatsApp secara bijak. Penelitian ini menekankan pentingnya keseimbangan antara pemanfaatan media sosial dan pengembangan perilaku sosial siswa