23526 research outputs found
Sort by
STRATEGI DAKWAH DIGITAL PONDOK PESANTREN HIDAYATUL MUBTADI-IEN ERA SOCIETY 5.0: STUDI KASUS CHANNEL YOUTUBE @PONDOK NGUNUT
Skripsi dengan judul “Strategi Dakwah Digital Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiien Era Socienty 5.0: Studi Kasus Channel Youtube @Pondok Ngunut” ini ditulis oleh
Fitria Rahmadania, NIM. 126311211010, dengan pembimbing Dr. Ahmad Yuzki
Faridian Nawafi’ S.Hum, M.Pd.
Kata Kunci: Strategi Dakwah Digital, Pondok Pesantren, Era Society 5.0, Media
Youtube
Perkembangan teknologi di era globalisasi dan society 5.0 telah mendorong
transformasi metode dakwah ke arah digital yang lebih efektif dan luas jangkauannya.
Pondok pesantren sebagai lembaga dakwah dituntut untuk beradaptasi dengan media
digital agar pesan keislaman tetap relevan dan mudah diterima oleh masyarakat
modern. Dalam konteks ini, strategi dakwah menjadi penting untuk memastikan pesan
yang disampaikan tetap relevan, tepat sasaran, dan tidak menyimpang dari nilai-nilai
Islam. Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien merupakan salah satu pondok yang
memanfaatkan Youtube sebagai media dakwahnya. Channel Youtube pondok tersebut
bernama Pondok Ngunut.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi dakwah digital yang
diterapkan oleh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien melalui channel Youtube
@Pondok Ngunut serta memaparkan yang menjadi faktor pendukung dan
penghambat selama proses dakwah digital pada channel Youtube @Pondok Ngunut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus,
dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi
terhadap dua narasumber inti yaitu ketua koordinator tim media dan wakil ketua
koordinator tim media serta menjadi pengelola channel Youtube @Pondok Ngunut.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi dakwah digital Pondok
Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien Ngunut melalui channel YouTube @Pondok Ngunut
merupakan bentuk transformasi dakwah di era Society 5.0. Dakwah dilakukan secara
terstruktur dan adaptif, dengan memanfaatkan media digital untuk menyampaikan
nilai-nilai Islam yang moderat dan edukatif. Strategi ini didukung oleh tim media yang
profesional, konten yang relevan, serta dukungan penuh dari lembaga. Adapun
kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, peran ganda
anggota tim, serta kurangnya regenerasi. Temuan ini menegaskan bahwa dakwah
digital di pesantren bukan sekadar adaptasi teknologi, tetapi juga inovasi strategis
untuk menjaga keberlanjutan dakwah yang kontekstual tanpa meninggalkan nilai-nilai
tradisiona
STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK PELANGGAN PADA HUMIDAILY THRIFTSHOP TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul "Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Daya Tarik Pelanggan Pada Humidaily Thriftshop Tulungagung" yang ditulis oleh Kisfa Alfihani NIM 126405211038, pembimbing Dr. Deny Yudiantoro, S.AP., M.M. Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Bauran Pemasaran, Daya Tarik Pelanggan Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah bisnis yang menghadapi persaingan ketat, salah satunya usaha Humidaily Thriftshop Tulungagung, strategi yang digunakan yaitu bauran pemasaran 7P meliputi produk (product), harga (price), tempat (place), promosi (promotion), orang (people), Proses (Process), Tampilan Fisik ( physical advance). Rumusan masalah pada penelitian skripsi ini adalah (1) Upaya yang dilakukan oleh Humidaily Thriftshop Tulungagung dalam meningkatkan daya tarik pelanggan (2) Kendala yang dihadapi oleh Humidaily Thriftshop Tulungagung dalam meningkatkan daya tarik pelanggan (3) Strategi pemasaran yang dilakukan oleh Humidaily Thriftshop Tulungagung dalam meningkatkan daya tarik pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengatasi upaya yang dihadapi oleh Humidaily Thriftshop Tulungagung dalam meningkatkan daya tarik pelanggan. (2) Untuk mengatasi kendala yang dihadapi oleh Humidaily Thriftshop Tulungagung.(3) Untuk mendeskripsikan strategi pemasaran dalam meningkatkan daya tarik pelanggan pada Humidaily Thriftshop Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, sumber data yang diperoleh adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Strategi pemasaran dalam meningkatkan daya tarik pelanggan pada Humidaily Thriftshop Tulungagung adalah dengan menggunakan staregi bauran pemasaran (marketing mix) 7P, yang meliputi produk (product), harga (price), tempat (place), promosi (promotion), orang (people) proses(process), tampilan fisik (Physical advance). (2) Kendala yang dihadapi Humidaily Thriftshop Tulungagung adalah (a) strategi pemasaran belum matang seperti promosi dan informasi belum jelas,(b)target pasar yang belum jelas seperti pelanggan tidak menemukan produk yang cocok, (c)penetapan harga yang tidak sesuai seperti produk dengan adanya noda kecil diberi harga mahal,(d) peningkatan persaingan seperti banyaknya pesaing yang memberikan harga lebih murah. (3)Upaya yang dilakukan Humidaily Thriftshop Tulungagung yaitu (a) inovasi produk dan layanan seperti menjaga kualitas produk dan memberikan pelayanan baik ke pelanggan, (b) kolaborasi kemitraan seperti mengikuti event maupun bazar, (c)buat tawaran menarik kepada pelanggan seperti memberikan promo maupun potongan harga, (d) pemasaran digital seperti instagram, whatsapp dan shopee serta akan dikembangkan ke tiktok maupun tokopedia
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLES TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN BERARGUMENTASI SISWA KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 3 SRENGAT BLITAR
Skripsi dengan judul " Pengaruh Model Pembelajaran Example Non Examples
Terhadap Peningkatan Keterampilan Berargumentasi Siswa Kelas VIII Pada Mata
Pelajaran IPS di SMP Negeri 3 Srengat Blitar " Ini ditulis oleh Faridatul Azizah, NIM.
126209212100, Pembimbing Bagus Setiawan, M.Pd., NIDN. 2015038801
Kata Kunci: Model Pembelajaran Example Non Examples, keterampilan berargumentasi,
siswa
Penelitian ini berlatar belakang dari keadaan siswa yang ketika pembelajaran kurang semangat dan cenderung pasif. Siswa menganggap pelajaran Ilmu Pengetahuan
Sosial membosankan dan sulit sehingga keaktifan siswa rendah. Keaktifan siswa yang
rendah ini akan berpengaruh pada keterampilan berargumentasi siswa. Siswa yang keaktifan belajarnya rendah cenderung pasif sehingga keterampilan berargumentasinya
rendah. Upaya yang dapat dilakukan agar keterampilan siswa meningkat dapat dilakukan dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dengan menggunakan model
pembelajaran yang tepat dan menarik salah satunya dengan model pembelajaran example
non examples. Model pembelajaran example non examples menjadikan siswa aktif dan
lebih semangat sehingga keterampilan berargumentasinya meningkat. Penggunaan model
pembelajaran example non examples ini juga dapat meningkatkan keterampilan berargumentasi.
Rumusan masalahnya adalah 1) Adakah pengaruh model pembelajaran example
non examples terhadap peningkatan keterampilan berargumentasi siswa kelas VIII pada
mata pelajaran IPS di SMP Negeri 3 Srengat? 2) Seberapa besar pengaruh model
pembelajaran example non examples terhadap peningkatan keterampilan berargumentasi
siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 3 Srengat? Tujuan dari
penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran example non
examples terhadap peningkatan keterampilan berargumentasi siswa kelas VIII pada mata
pelajaran IPS di SMP Negeri 3 Srengat. (2) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh
model pembelajaran example non examples terhadap peningkatan keterampilan berargumentasi siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 3 Srengat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Quasy
Experimental Design dan desain penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control
group design. Populasi pada penelitian ini semua siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Srengat.
Sampel penelitian ini 30 siswa kelas kontrol dan 27 siswa kelas ekperimen. Teknik
sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan
angket keterampilan berargumentasi. Analisis data pada pengujian hipotesis
menggunakan uji T yaitu uji Independent sampel T-Test dan Uji Effect Size.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Model pembelajaran example non
examples berpengaruh terhadap peningkatan berargumentasi siswa pada mata pelajaran
IPS SMP Negeri 3 Srengat Blitar. Hal ini dibuktikan dari perolehan Nilai sig. (2-tailed)
0,000 < 0,05 maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. (2) Uji Cohen's d yang memperoleh nilai
6,140 yaitu 6,140 > 0,8 maka terdapat pengaruh yang besar pada penggunaan model
pembelajaran example non examples terhadap peningkatan keterampilan berargumentasi
siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 3 Srengat Blitar
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PEMBIASAAN SHOLAT DHUHA UNTUK MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK DI MTsN 10 BLITAR
Skripsi dengan judul “Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam
Melalui Pembiasaan Sholat Dhuha Untuk Membentuk Karakter Religius Peserta
Didik Di MTsN 10 Blitar” ini ditulis oleh Moch. Rijal Jamiluddin, NIM.
126201211088, Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang
dibimbing oleh Moh. Ali Abdul Shomad Very Eko Atmojo, M.Pd.I.
Kata Kunci: internalisasi, shalat dhuha, pembentukan karakter religius
Pendidikan berperan penting dalam membentuk karakter dan kepribadian
peserta didik melalui penanaman nilai-nilai, termasuk nilai religius. Salah satu
bentuk implementasi nilai-nilai pendidikan agama Islam di lingkungan sekolah
adalah melalui metode pembiasaan ibadah, seperti shalat dhuha. Shalat dhuha tidak
hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sarana pendidikan karakter seperti disiplin,
tanggung jawab, dan ketekunan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai
pendidikan agama Islam melalui embiasaan shalat dhuha untuk membentuk
karakter Religius Preserta didik di MTsN 10 Blitar. Secara khusus, penelitian ini
difokuskan untuk: (1) mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan agama Islam yang
diinternalisasikan melalui pembiasaan shalat dhuha untuk membentuk karakter
religius peserta didik di MTsN 10 Blitar; (2) mengidentifikasi proses internalisasi
nilai-nilai pendidikan agama Islam melalui metode pembiasaan shalat dhuha untuk
membentuk karakter religius peserta didik di MTsN 10 Blitar; (3) menganalisis
implikasi internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam membentuk
karakter religius melalui pembiasaan shalat dhuha peserta didik di MTsN 10 Blitar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dilakukan dengan menggunakan
perpanjangan pengamatan, ketekunan pengamat dan tringgulasi (tringgulasi
sumber, dan tringgulasi teknik).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai pendidikan
agama Islam melalui pembiasaan shalat dhuha di MTsN 10 Blitar berjalan secara
sistematis dan berkesinambungan. Nilai-nilai pendidikan agama Islam yang
diinternalisasikan meliputi nilai aqidah, ibadah, dan akhlak mulia, yang tercermin
dalam perilaku religius peserta didik, seperti kedisiplinan, tanggung jawab,
kejujuran, dan sikap saling menghargai. Proses internalisasi nilai berlangsung
melalui tiga tahap, yaitu transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi
nilai. Internalisasi nilai ini didukung oleh faktor-faktor seperti tersedianya fasilitas
ibadah yang memadai, komitmen guru, lingkungan sekolah yang religius, serta
peraturan yang mendukung kegiatan pembiasaan shalat dhuha. Sementara itu,
hambatan yang ditemui meliputi kurangnya kesadaran sebagian peserta didik dan
pengaruh lingkungan luar sekolah. Implikasi dari internalisasi nilai ini adalah
terbentuknya karakter religius peserta didik yang tercermin dalam perilaku seharihari baik di sekolah maupun di luar sekolah
TELAAH PROGRESIVISME DALAM SISTEM PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN (Studi kasus Pondok Pesantren Modern Darul Akhwan Tulungagung)
ABSTRAK
Penelitian ini yang disusun oleh Irvan Ahmat Khoiruddin, NIM. 1880507230007, bertujuan untuk mengkaji “Telaah Progresivisme dalam Sistem Pendidikan Pondok Pesantren (Studi kasus Pondok Pesantren Modern Darul Akhwan Tulungagung)”, Pascasarjana Akidah Filsafat Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Prof. Dr. Teguh, M.Ag Prof. Dr. Rizqon Khamami, Lc.M.A,.
Kata kunci: Progresivisme, Sistem Pendidikan, Pondok Pesantren
Globalisasi telah menjadi kekuatan dominan yang membentuk dunia pada abad ke-21. Ditandai oleh integrasi ekonomi, sosial, dan budaya lintas batas negara, globalisasi telah mengubah cara orang hidup, bekerja, dan belajar. Dalam konteks pendidikan, hal ini membawa implikasi signifikan baik sebagai peluang untuk mengakses pengetahuan secara luas maupun tantangan yang menguji kesiapan sistem pendidikan dalam menyesuaikan diri terhadap dinamika dunia global.
Dalam menghadapi dinamika globalisasi pondok-pondok pesantren mulai berprogres dan bertransformasi mengimbangi perkembangan zaman melalui sistem Pendidikan integral untuk menyiapkan santri-santrinya bersaing dan berkontribusi dalam konteks global.
Rumusan masalah yang penulis munculkan dalam penelitian ini adalah 1) Apa dan bagaimana sistem pendidikan Pondok Pesantren Modern Darul Akhwan Tulungagung? 2) Bagaimana analisis progresivisme dalam sistem Pendidikan Pondok Pesantren Modern Darul Akhwan Tulungagung?
Penelitian ini termasuk ke dalam qualitative research dengan menggunakan perspektif progresivisme John Dewey.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan hasil bahwa: Pertama, Pondok Pesantren Modern Darul Akhwan menggunakan sistem program KMI (Kulliyatul Muallimin wal Muallimat Al-Islamiyyah) dengan masa pendidikan enam tahun dengan pembelajaran yang mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum secara aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Melalui penerapan sistem KMI (Kulliyatul Muallimin wal Muallimat Al-Islamiyyah) sistem pendidikan di pondok ini tidak hanya berfokus pada pengajaran pendalaman agama islam tetapi juga mengintegrasikan ilmu umum dan keterampilan praktis, sehingga mampu menciptakan generasi berjiwa Qur’ani, cinta NKRI dan berwawasan global. Kedua, Penerapan sistem pendidikan di Pondok Pesantren Modern Darul Akhwan mengedepankan pembelajaran berbasis pengalaman, santri tidak hanya belajar di kelas tetapi juga mempelajari keterampilan praktis. Program KMI (Kulliyatul Muallimin wal Muallimat Al-Islamiyyah) menunjukkan bahwa pendidikan agama dan umum tidaklah saling bertentangan, melainkan saling melengkapi. Pespektif ini sesuai dengan prinsip progresivisme Dewey yang menekankan pada integrasi pengetahuan yang dapat membekali individu dengan keterampilan untuk menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan
IMPLEMENTASI APLIKASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI OPERASIONAL PERUSAHAAN PT. MANGGALA JAYA GAS TULUNGAGUNG
Skripsi ini berjudul “Implementasi Aplikasi Digital Dalam Meningkatkan Efisiensi Operasional Perusahaan PT. Manggala Jaya Gas Tulungagung” yang ditulis oleh Puji Sri Lestari, NIM 126402211046, Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan dosen pembimbing Lativa Hartiningtyas, M.Pd.
Kata Kunci: Aplikasi Digital, Efisiensi, Operasional Perusahaan
Pada era digitalisasi ini, banyak individu, perusahaan, dan bahkan negara yang telah mengalami transformasi digital. Digitalisasi menawarkan peluang bagi perusahaan untuk memperluas pasar, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan daya saing. Dengan adanya aplikasi digital memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan produk dan layanan baru yang lebih inovatif dan menarik. Namun, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi diantaranya, kesenjangan digital, infrastruktur yang belum merata, dan kurangnya sumberdaya manusia yang berkompeten.
Tujuan penelitian ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih keilmuan tenatang (1) Implementasi aplikasi digital di PT. Manggala Jaya Gas Tulungagung; (2) Hasil dari implementasi aplikasi digital dalam meningkatkan efisiensi operasional perusahaan PT. Manggala Jaya Gas Tulungagung; (3) Kendala dan solusi yang terjadi selama proses implementasi aplikasi digital dalam meningkatkan efisiensi operasional perusahaan PT. Manggala Jaya Gas Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan menelitian kualitatif yaitu penelitian yang ditujukan untuk memahami fenomena yang mempelajari subjek seperti perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain-lain, secara mendalam. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis dan dicek keabsahan datanya menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa implementasi aplikasi digital berpengaruh terhadap peningkatan efisiensi operasional perusahaan PT. Manggala Jaya Gas Tulungagung. Dengan adanya aplikasi digital, mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja perusahaan. karyawan mampu melakukan monitoring dan pembuatan laporan perencanaan maupun laporan keuangann dengan mudah dan cepat. Selain itu, adanya aplikasi digital dapat meningkatkan efisiensi waktu dan meminimalisir biaya operasi. Terdapat beberapa kendala dalam implementasi aplikasi digital ini yaitu rendahnya SDM pangkalan yang mempengaruhi kinerja karyawan, infrastruktur yang belum merata dan juga jaringan atau sistem aplikasi yang eror.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AKTIF INOVATIF KREATIF EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAIKEM) TERHADAP KEAKTIFAN DAN KREATIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII PADA MATERI CAHAYA DAN ALAT OPTIK DI MTsN 3 BLITAR
Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) terhadap Keaktifan dan Kreativitas Belajar Peserta Didik Kelas VIII pada Materi Cahaya dan Alat Optik di MTsN 3 Blitar” ditulis oleh Atisa Pepsina Pratandawati, NIM. 126211212040, dengan pembimbing Ibu Ambar Sari, M. Pd.
Kata Kunci : PAIKEM, Keaktifan belajar, Kreativitas belajar, Cahaya dan Alat Optik
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keaktifan dan kreativitas peserta didik dalam pembelajaran IPA, khususnya pada materi Cahaya dan Alat Optik di kelas VIII MTsN 3 Blitar. Hal ini dikarenakan proses pembelajaran yang berlangsung masih teacher-centered, di mana guru lebih banyak berperan sebagai sumber informasi tunggal, sementara peserta didik hanya menerima materi secara pasif. Kurangnya variasi metode pembelajaran yang menyebabkan suasana kelas menjadi kurang menyenangkan, sehingga peserta didik merasa bosan, kurangnya keaktifan dalam pembelajaran berdampak pada rendahnya kreativitas peserta didik seperti, kurangnya kemampuan menyampaikan ide-ide baru yang berkaitan dengan materi pelajaran. Oleh karena itu, model PAIKEM diharapkan mampu meningkatkan keaktifan dan kreativitas belajar peserta didik.
Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui pengaruh model pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAIKEM) terhadap keaktifan belajar peserta didik. (2) Mengetahui pengaruh model pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAIKEM) terhadap kreativitas belajar peserta didik. (3) Mengetahui pengaruh model pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAIKEM) terhadap keaktifan dan kreativitas belajar peserta didik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasy experimental dengan Post-test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh peserta didik MTsN 3 Blitar dengan sampel yang digunakan adalah 32 peserta didik kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan 34 peserta didik kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Pengambilan sempel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini adalah (1) Lembar Observasi keaktifan, 2) Tes kreativitas, dan 3) Dokumentasi. Sebelum digunakan, perlu dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas terlebih dulu. Setelah data penelitian terkumpul selanjutnya digunakan uji T-test dan uji MANOVA untuk menguji hipotesis penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan (1) Terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) terhadap Keaktifan Belajar Peserta Didik Kelas VIII pada Materi Cahaya dan Alat Optik di MTsN 3 Blitar yang dibuktikan dengan nilai sig. 0,000 1,997 = thitung > ttabel (2) Terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) terhadap Keaktifan Belajar Peserta Didik Kelas VIII pada Materi Cahaya dan Alat Optik di MTsN 3 Blitar yang dibuktikan dengan nilai sig. 0,000 1,997 = thitung > ttabel (3) Terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) terhadap Keaktifan dan Kreativitas Belajar Peserta Didik Kelas VIII pada Materi Cahaya dan Alat Optik di MTsN 3 Blitar yang dibuktikan dengan nilai sig. 0,000 < 0,05. Dengan demikian ditolak Ho diterima Ha
IMPLEMENTASI KEWENANGAN PENGADILAN NEGERI DALAM MELAKSANAKAN PERATURAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 07 TAHUN 2022 TENTANG ADMINISTRASI PERKARA DAN PERSIDANGAN DI PENGADILAN SECARA ELEKTRONIK (Studi Di Pengadilan Negeri Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur)
Skripsi dengan judul“Implementasi Kewenangan Pengadilan Negeri Dalam Melaksanakan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 07 Tahun 2022 Tentang Administrasi Perkara dan Persidangan Di Pengadilan Secara Elektronik (Studi Di Pengadilan Negeri Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur)”, ini ditulis oleh Breszhilia Gita Alifania, NIM. 126103212217, dengan pembimbing Dr. Dian Ferricha, M.H.
Kata kunci : Pengadilan Negeri, Administrasi Perkara, Persidangan Elektronik, E-Court.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah transformasi digital, dalam pemanfaatan teknologi informasi telah menjadi elemen kunci dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk sistem hukum dan peradilan. Mahkamah Agung Republik Indonesia telah mengeluarkan kebijakan untuk mengakomodasi perubahan tersebut, yaitu Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 07 Tahun 2022 tentang Administrasi dan Persidangan Perkara Secara Elektronik. Tentu dalam pelaksanaannya terjadi berbagai macam dinamika, dalam konteks lokal, seperti di Pengadilan Negeri Nganjuk, dinamika ini semakin kompleks mengingat keberagaman tingkat literasi digital di kalangan masyarakat setempat.
Tujuan penelitian ini diharapkan dapat menganalisis bagaimana Pengadilan Negeri Nganjuk mengimplementasikan kewenangannya dalam menjalankan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 07 Tahun 2022 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan secara Elektronik kemudian dapat mengidentifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi dalam penerapan persidangan elektronik serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya.
Metode Penelitian ini dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus dengan lokasi penelitian di Pengadilan Negeri Nganjuk Kelas IB. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, dan dokumentasi yang dilakukan, serta dilakukannya analisis fakta secara sistematis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengadilan Negeri Nganjuk telah menerapkan administrasi perkara dan persidangan secara elektronik sesuai dengan ketentuan dalam PERMA Nomor 07 Tahun 2022. Namun, dalam implementasinya masih terdapat beberapa hambatan, antara lain keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya pelatihan teknis bagi aparatur peradilan, dan minimnya pemahaman masyarakat pencari keadilan terhadap proses persidangan elektronik. Meskipun demikian, secara umum pelaksanaan e-Court dan e-Litigation di Pengadilan Negeri Nganjuk berjalan cukup efektif dengan terus dilakukan perbaikan dan evaluasi secara berkala
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN USAHA MIKRO,KECIL DAN MENENGAH UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF AL-ISTIGHNA (Studi Pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung)
Setiyani, Rizki. NIM 126101212189. Implementasi Kebijakan Pengembangan
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat dalam perspektif Al-Istighna. Skripsi, Program Studi Hukum
Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam
Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. 2025. Pembimbing Skripsi:
Prof. Dr. Iffatin Nur, M.Ag.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan Pengembangan UMKM, Peningkatan
Kesejahteraan, Prinsip Al-Istighna (kemandirian)
Penelitian ini dilatar belakangi peran penting usaha mikro, kecil, dan
menengah dalam perekonomian Indonesia terutama di Kabupaten Tulungagung.
Dengan sekitar 65,5 juta UMKM yang mewakili 99% dari seluruh unit usaha di
Indonesia. Di Tulungagung sendiri jumlah UMKM di tahun 2023 mencapai
139.386 dan menyerap tenaga kerja hingga 195.500 orang dan mengalami
peningkatan setiap tahunnya. Penelitian ini menekankan perlunya kebijakan dan
program yang terstruktur untuk memberdayakan UMKM sesuai dengan amanat
Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 tentang UMKM dan Peraturan Bupati Nomor
19 Tahun 2022. Selain itu, skripsi ini juga mengintegrasikan prinsip al-istighna
yang mendorong keadilan, kemandirian dalam berusaha dan tidak bergantung terus
menerus kepada pihak lain. Peningkatan aset, keterampilan, dan jaringan usaha
menjadi fokus utama untuk meningkatkan produktivitas UMKM, yang diharapkan
dapat berkontribusi pada pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan
masyarakat.
Fokus dalam penelitian ini yaitu 1) Bagaimana Implementasi kebijakan
pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam meningkatkan
kesejahteraan masyarakat pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten
Tulungagung?. (2) Apa saja program yang dilakukan Dinas Koperasi dan Usaha
Mikro dalam mengembangkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat?. (3) Bagaimana penerapan prinsip Alistighna dalam pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah dalam
meningkatkan kesejahteran masyarakat pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro
Kabupaten Tulungagung.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan
menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini mengunakan sumber yang
berasal dari observasi, wawancara mendalam dengan beberapa informan, serta
dokumentasi yang berasal dari data yang ada di lapangan. Metode analisis yang
digunakan melalui beberapa langkah yang meliputi: kondensasi data, penyajian
data dan penarikan kesimpulan. Selain itu metode pengecek keabsahan data dalam
penelitian ini yaitu melalui triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) implementasi kebijakan
pengembangan UMKM oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten
Tulungagung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berjalan sesuai
dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 dan Peraturan Bupati Nomor 19 Tahun 2022. 2) Dinas Koperasi mengimplementasikan program-program
pengembangan UMKM melalui dua program utama yaitu program pemberdayaan
dan program pengembangan yang meliputi pelatihan produk, inovasi produk,
manajemen usaha, manajemen keuangan hingga pemasaran. Program
pengembangan difokuskan pada fasilitasi perizinan, promosi produk melalui
pameran dan festival serta penguatan kelembagaan dan akses pasar. 3) Kedua
program utama tersebut berjalan sinergis dalam membentuk karakter pelaku
UMKM yang adaptif, inovatif dan berdaya saing tinggi sehingga dapat menjalankan
dan mengembangkan usahanya secara mandiri dan tidak bergantung pada pihak lain
secara terus-menerus sesuai dengan prinsip kemandirian ekonomi atau al-istighna
PENGARUH KUALITAS PRODUK, KUALITAS PELAYANAN, DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA HOME INDUSTRI LAFILLE BAKERY DI DESA BANJAREJO KECAMATAN REJOTANGAN
Skripsi dengan judul “Pengaruh Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Pada Home Industry Lafille Bakery di Desa Banjarejo Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Fitriyah Bintan Azizah, NIM 126405211034, dengan pembimbing Dr. Muhammad Aswad, M.A. Kata Kunci: Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan, Promosi, Keputusan Pembelian. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat terhadap produk makanan rumahan, khususnya pada Lafille Bakery yang berlokasi di Desa Banjarejo, Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Dalam persaingan bisnis yang ketat di sektor makanan, Lafille Bakery dituntut untuk mempertahankan kualitas produk, memberikan pelayanan yang memuaskan, dan melakukan promosi yang efektif guna mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menguji pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, dan promosi secara simultan terhadap keputusan pembelian 2) menguji pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian 3) menguji pengaruh kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian 4) menguji pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian. Data penelitian ini diperoleh dari 100 responden yang merupakan konsumen Lafille Bakery, dengan metode pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling jenis accidental sampling.
Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik (uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), regresi linier berganda, uji t (parsial), uji F (simultan), dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kualitas produk, kualitas pelayanan, dan promosi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian 2) kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian 3) kualitas pelayanan berpeng aruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian 4) promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian