23526 research outputs found
Sort by
STRATEGI PENELUSURAN INFORMASI GEN Z DALAM MENGHADAPI KEBERAGAMAN SUMBER LITERATUR DI ERA TEKNOLOGI (Studi Kasus Mahasiswa UIN SATU TULUNGAGUNG)
Skripsi dengan judul “Strategi Penelusuran Informasi Gen Z dalam Menghadapi Keberagaman Sumber Literatur di Era Teknologi (Studi Kasus Mahasiswa UIN SATU Tulungagung)” ditulis oleh Flarike Finka Putri, dengan NIM 126310212053, Tahun 2025, Program studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Jurusan Adab, Fakultas Ushuluddin Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan Dosen Pembimbing Nadia Rosmalita Sari, S.Pd., M.Kom.
Kata Kunci: Strategi penelusuran informasi, teknologi informasi, pola perilaku penelusuran informasi
Dalam penelusuran informasi ini pastinya seseorang mempunyai pola yang berbeda, termasuk generasi Z yang lebih cenderung menggunakan cara praktis dan instan dalam pemenuhan kebutuhan informasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi-strategi yang digunakan oleh generasi Z dalam menghadapi keberagaman sumber literatur, mengetahui pengalaman Gen Z dalam memanfaatkan platform online untuk memperoleh informasi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penelusuran informasi di era teknologi saat ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui wawancara, observasi, dan studi Pustaka. Analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil wawancara terhadap informan yang berjumlah 5 Mahasiswa diperoleh bahwa beberapa informan tersebut lebih cenderung memilih atau sering menggunakan informasi secara digital seperti Browser Google, serta platform media sosial lain seperti Instagram atau Tiktok. Selain itu ada juga teknologi AI yang sering mereka akses juga dari pada secara cetak atau manual di era digital saat ini. Secara umum berdasarkan hasil penelitian, Gen Z mahasiswa UIN SATU Tulungagung sudah melakukan pola perilaku penelusuran informasi menurut David Ellis yang ada 8 komponen seperti starting, chaining, Browsing, Differentiating, Monitoring, Ekstracting, Verivying, dan Ending. Para informan yang merupakan Gen Z ini ternyata sudah melakukan seluruh komponen dari teori tersebut. Meskipun demikian dari hasil wawancara diperoleh bahwa para Gen Z lebih cenderung menyukai menelusuri informasi secara digital alangkah lebih baiknya tetap mengetahui dan menerapkan bagaimana strategi penelusuran informasi yang tepat, bagaimana memilih sumber yang terpercaya agar tidak mudah terpengaruh dengan beredarnya informasi hoaks
THE EFFECTIVENESS OF INQUIRY BASED LEARNING ON READING ACHIEVEMENT AT MTsN 2 KEDIRI
Lukman Koli, NIM. 1880510230008. The Effectiveness of Inquiry-Based Learning
on Reading Achievement at MTsN 2 Kediri (Quasi Experimental to the Eighth
Grade Students of MTsN 2 Kediri in the Academic year of 2024/2025). Thesis.
Tulungagung. Graduate Program of English Education, Department State Islamic
University of Sayyid Ali Rahmatullah 2025. Advisors: Dr. Sukarsono,M.Pd and
Dr. Arina Sofiya, M.Pd
Key Words: effective, IBL, learn, reading achievement,
The ability to comprehend text is a vital skill that strengthen students'
academic success and lifelong learning. At MTsN 2 Kediri, students often face
difficulties in mastering reading proficiency, largely due to traditional teaching
methods that fail to actively engage them in the learning process. To address these
challenges, inquiry-based learning has been proposed as an effective instructional
approach. Inquiry-based learning encourages students to explore, ask questions, and
collaborate with peers, thereby fostering a deeper understanding of reading
materials.
Research question focuses on whether there is any significant difference in
the mean scores of students who are taught by IBL and traditional lecture
methods. By examining this question, the research seeks to provide insights into
the potential benefits of IBL in improving reading skills within Islamic educational
contexts. Population of this study is students from eight grade of MTsN 2 Kediri,
as sample is VIII-J for experimental group, VIII-K for control group and used
cluster random sampling.
This study aims to investigate the effectiveness of inquiry-based learning on
reading achievement at MTsN 2 Kediri. This research applies quasi experimental
design to investigates the effects of IBL on reading achievement. The result of data
analysis using independent sample t-test found that there was any significant
different in mean score of both groups, experimental was 82 and control group was
72. The p-value is less than 0.05, which means the result is statistically significant
at the 5% significance level. This indicates strong evidence against the null
hypothesis, so you would reject the null hypothesis. The result of N-gain score
identified that experimental score was 0,45 and score of control group was 0,17 on
reading achievement as a teaching method.
Based on the result of independent sample t-test and N-gain score can be
concluded that inquiry-based learning method is effective on reading achievement
at MTsN 2 Kediri
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK REBT TEKNIK SELF-TALK UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN KARIR PADA MAHASISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dengan teknik self-talk dalam menurunkan kecemasan karir pada mahasiswa semester 6 Program Studi Bimbingan Konseling Islam UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen menggunakan pendekatan non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 20 mahasiswa yang memiliki tingkat kecemasan karir tinggi dan sangat tinggi, yang dibagi menjadi dua kelompok. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kecemasan karir yang disusun berdasarkan indikator kecemasan karir. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney dan perhitungan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah diberikan layanan, dengan nilai signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Selain itu, nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,633 menunjukkan bahwa konseling kelompok REBT dengan teknik self-talk memiliki efektivitas sebesar 63,3% dalam menurunkan kecemasan karir
DINAMIKA SOSIAL EKONOMI BERBASIS AGAMA PADA PENGRAJIN GERABAH DI DUSUN PRECET DESA PLUMPUNGREJO BLITAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dinamika sosial ekonomi berbasis agama pada pengrajin gerabah di Dusun Precet, Desa Plumpungrejo, Kabupaten Blitar. Precet dikenal sebagai Kampung Gerabah karena mayoritas warganya mewarisi keterampilan membuat gerabah secara turun-temurun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan pada penelitian ini yakni etika protestan dari salah satu tokoh sosiologi yakni Max Weber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerajinan gerabah berperan penting tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai mata pencaharian utama bagi sekitar 80% warga. Dinamika sosial terlihat dari pola kerja kolektif, interaksi antar pengrajin, serta perubahan peran gender, sedangkan dinamika ekonomi tercermin dalam diversifikasi produk, inovasi desain, dan pengembangan sektor wisata edukasi. Proses adaptasi terhadap modernisasi berlangsung tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisional, berkat dukungan komunitas, pemerintah, dan kelompok pemuda lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelestarian kerajinan gerabah di Precet mencerminkan upaya integratif antara nilai budaya, keberlanjutan ekonomi, dan partisipasi sosial masyarakat setempat.
Kata kunci: dinamika sosial ekonomi, kerajinan gerabah, wisata edukasi
PENEGAKAN HUKUM OLEH BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM TERHADAP KEIKUTSERTAAN ANAK DALAM KAMPANYE PADA PEMILIHAN UMUM MENURUT UNDANG UNDANG NO 7 TAHUN 2017 DALAM PERSPEKTIF HUKUM DAN FIQIH SIYASAH
SEPHIA
BINTANG ANINDITA. NIM. 126103211091, Penegakan Hukum Oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Terhadap Keikutsertaan Anak Dalam Kampanye Pada Pemilihan Umum Menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Dalam Perspektif Hukum Dan Fiqih Siyasah. Program Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing Ahmad Yuzki Arifian Nawafi’, M.IP. Si
Kata Kunci : Penegakan Hukum, Pemilihan Umum, Keikutsertaan Anak.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kasus KPAI menemukan pelanggaran hak anak dalam pemilu. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut secara jelas terdapat sejumlah pelanggaran hak anak dalam Pemilu 2024, di antaranya menjadikan anak sebagai pengajak untuk memilih pasangan capres-cawapres tertentu melalui rekaman-rekaman video. Tetapi yang menjadi problematika sekarang adalah bagaimana penegakan hukum yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Terhadap Keikutsertaan Anak Dalam Kampanye Pada Pemilihan Umum Tahun 2024 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 agar tidak melibatkan anak dalam kampanye pemilu dapat membahayakan tumbuh kembang anak.
Rumusan masalah yang diangkat adalah: 1) Apa faktor yang mempengaruhi anak ikut kampanye ? 2) Apa implikasi hukum dari keikutsertaan anak dalam kampanye politik? 3) Bagaimana perlindungan hukum yang diberikan kepada anak dalam konteks kampanye politik?
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kepustakaan (library research) yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui kepustakaan, analisis isi, dokumentasi.
Hasil penelitian ini 1) faktor yang mempengaruhi anak ikut kampanye terjadi karena penyalahgunaan kampanye pada anak, diantarnya yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah factor yang datangnya berasal dari anak dalam yang mencakup kebutuhan anak. Sedangkan faktor eksternal yang berasal dari luar meliputi perkembangan teknologi yang dapat memudahkan anak dalam penyalahgunaan anak berkampanye. 2) Implikasi hukum dari keikutsertaan anak dalam kampanye politik disimpulkan menurut hukum positif di Indonesia tidak diatur secara jelas dalam undang undang pemilu tetapi secara implisit ditemukan berbagai undang undang yang terkait. Pertama pasal 280 ayat 2 huruf k tentang larangan kampanye. 3) Akibat hukum bagi pelaksana kampanye yang melibatkan anak dalam kampanye politik di Indonesia memunculkan beberapa sanksi. Berdasarkan pasal 493 Undang-Undang RI no. 7 Tahun 2017 tentang pemilu dapat dikenai pidana kurungan paling lama 1 (satu) Tahun dam denda paling banyak Rp. 12.000.000,00 ( Dua Belas Juta Rupiah )
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI RELASI DAN FUNGSI KELAS VIII MTS ASWAJA TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengaruh model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada materi relasi dan fungsi kelas VIII MTs Aswaja Tunggangri Kalidawir Tulungagung” ini ditulis oleh Silviana Devi Lestari, NIM 126204211070, jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan Pembimbing Dr. Miswanto, M.Pd.
Kata Kunci: Numbered Head Together (NHT), motivasi belajar, hasil belajar, relasi dan fungsi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembelajaran matematika dalam pendidikan. Namun, masih banyak siswa yang menganggap matematika sebagai mata pelajaran yang sulit dan membosankan. Hal ini disebabkan karena dalam pembelajaran matematika guru masih menggunakan model pembelajaran konvensional yang monoton. Sehingga siswa tidak tertarik mengikuti pembelajaran. Hal ini berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa yang menurun. Maka, peneliti menerapkan model NHT yang dapat mendorong siswa lebih aktif dalam pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran NHT terhadap motivasi belajar siswa pada materi relasi dan fungsi kelas VIII MTs Aswaja Tunggangri Kalidawir Tulungagung. 2) mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran NHT terhadap hasil belajar siswa pada materi relasi dan fungsi kelas VIII MTs Aswaja Tunggangri Kalidawir Tulungagung. 3) mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran NHT terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada materi relasi dan fungsi kelas VIII MTs Aswaja Tunggangri Kalidawir Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII MTs Aswaja Tunggangri dengan teknik sampling yaitu purposive sampling. Sampel yang diambil adalah kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan data pada penelitian ini adalah angket, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat berupa uji normalitas dan homogenitas, serta uji hipotesis dengan uji t dan uji MANOVA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) ada pengaruh model pembelajaran NHT terhadap motivasi belajar siswa pada materi relasi dan fungsi kelas VIII MTs Aswaja Tunggangri Kalidawir Tulungagung dengan nilai signifikansi 0,015 < 0,05. 2) ada pengaruh model pembelajaran NHT terhadap hasil belajar siswa pada materi relasi dan fungsi kelas VIII MTs Aswaja Tunggangri Kalidawir Tulungagung dengan nilai signifikansi 0,018 < 0,05. 3) ada pengaruh model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada materi relasi dan fungsi kelas VIII MTs Aswaja Tunggangri Kalidawir Tulungagung dengan nilai signifikansi 0,022 < 0,05
PERLINDUNGAN KONSUMEN OLEH USAHA PELAYANAN PIJAT TRADISIONAL DITINJAU DARI PERATURAN MENTERI KESEHATAN RI NOMOR 8 TAHUN 2014 TENTANG PELAYANAN KESEHATAN SPA (SEHAT PAKAI AIR) DAN AKAD IJARAH (Studi Kasus di Desa Sumbergayam Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek)
Skripsi dengan judul “Perlindungan Konsumen Oleh Usaha Pelayanan Pijat
Tradisional Ditinjau Dari Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 8 Tahun 2014
Tentang Pelayanan Kesehatan Spa (Sehat Pakai Air) Dan Akad Ijarah‟‟(Studi
Kasus di Desa Sumbergayam Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek)” ini
ditulis oleh Muhammad Azda Hilman, NIM. 126101213230, Program Studi
Hukum Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah
Tulungagung 2025 dengan dosen pembimbing Bu Ashima Faidati, S.H.I., M. Sy.
Kata Kunci: Pijat Tradisional, Permenkes RI Nomor 8 Tahun 2014, Pelayanan
Kesehatan Spa, Akad Ijarah.
Penelitian ini memuat konteks penelitian dengan adanya kesenjangan
antara perlindungan konsumen oleh usaha pelayanan pijat tradisional di Desa
Sumbergayam, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek dengan ketentuan
dalam Permenkes RI Nomor 8 Tahun 2014 tentang Pelayanan Kesehatan Spa.
Kedua yaitu karena kurangnya penerapan akad ijarah dalam transaksi sewa jasa
ini. Pelayanan pijat tradisional di desa ini masih dijalankan secara turun-temurun
tanpa memperhatikan standar kesehatan, izin usaha, maupun kompetensi terapis
sesuai peraturan, serta sistem pembayaran upah yang dinilai menimbulkan
penipuan (tadlis) karena tidak adanya kesepakatan diawal sesuai aturan sah-nya
akad ijarah.
Penelitian ini bertujuan untuk memuat fokus penelitian untuk (1) mengkaji
bagaimana perlindungan hukum oleh usaha pelayanan pijat tradisional di Desa
Sumbergayam?, (2) mengkaji bagaimana pemahaman dan penerapan Permenkes
RI Nomor 8 Tahun 2014 Tentang Pelayanan Kesehatan SPA dalam pelayanan
pijat tradisional?, serta (3) mengkaji bagaimana penerapan akad ijarah dalam
transaksi jasa pijat tradisional?.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan
pendekatan yuridis empiris (field research) , yaitu dengan terjun langsung ke
lapangan guna melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data kualitatif
diuraikan dengan teknik analisis deskriptif. Kondensasi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan dibuat dalam bentuk uraian juga digunakan agar penulisan
lebih terstruktur dan mudah dipahami.
Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa praktisi pijat tradisional
yang belum memiliki izin usaha dan belum memenuhi standar pelayanan
kesehatan sebagaimana diatur dalam Permenkes RI Nomor 8 Tahun 2014 tentang
pelayanan kesehatan spa. Kemudian dalam pelaksanaan akad ijarah, terdapat
uraian antara praktisi pijat tradisional dan pelanggan mengenai sewa jasa dan
biaya dengan pembayaran ridho tentu belum sesuai. Namun dengan kaidah fikih
al-„adah muhakkamah, di mana kebiasaan dijadikan landasan hukum selama
memenuhi unsur keadilan, kesepakatan, dan tidak mengandung unsur penipuan
(tadlis) atau ketidakjelasan yang merugikan salah satu pihak, sehingga menjadi
sah dan memenuhi unsur akad ijarah dalam hukum Islam
MANAJEMEN KESISWAAN DALAM PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL PESERTA DIDIK DI MAN 3 JOMBANG
Skripsi dengan judul “Manajemen Kesiswaan dalam Pengembangan Kecerdasan Emosional Peserta Didik di MAN 3 Jombang” ini ditulis oleh Sifa Aulia Khoirun Nisa, Prodi Manajemen Pendidikan Islam, NIM 126207213143 tahun 2025 dibimbing oleh Ibu Firstalenda Susgaleni, S.Pd., M.Pd
Kata kunci: Manajemen Kesiswaan, Pengembangan, Kecerdasan Emosional.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena pendidikan yang perlu dimaknai sebagai upaya manusia untuk mewujudkan diri dengan mengoptimalkan semua potensi yang dimilikinya, tidak hanya mengembangkan pengetahuan peserta didik saja, tetapi juga sikap kepribadian, serta aspek sosial emosional disamping keterampilan-keterampilan lain. Maka dari itu Madrasah Aliyah merupakan masa peralihan anak dari masa kanak-kanak menuju masa remaja yang keadaan emosionalnya masih labil. Kemudian dengan adanya kegiatan-kegiatan penunjang seperti yang ada di MAN 3 Jombang yaitu pembelajaran baik di dalam kelas atau di luar kelas di antaranya ekstrakurikuler, club olimpiade serta beberapa kegiatan lainnya. Hal ini yang menunjang para peserta didik memiliki kecerdasan emosional yang membuat peserta didik mampu mengelola dan mengenali emosi serta mampu untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Dengan demikian, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian lebih mendalam terkait peran manajemen kesiswaan dalam pengembangan kecerdasan emosional peserta didik di MAN 3 Jombang.
Fokus penelitian ini adalah (1) Perencanaan penerimaan siswa baru dalam pengembangan kecerdasan emosional peserta didik di MAN 3 Jombang, (2) Pengelompokan siswa dalam pengembangan kecerdasan emosional peserta didik di MAN 3 Jombang , (3) Pelaksanaan pembinaan siswa dalam pengembangan kecerdasan emosional peserta didik di MAN 3 Jombang. Penelitian ini jika dilihat dari sumber datanya, penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Sedangkan jenis datanya, pendekatan yang digunakan termasuk penelitian kualitatif yang menghasilkan penjelasan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik, yaitu wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis secara induktive dengan tiga tahap, yakni: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini meliputi: (1) perencanaan penerimaan siswa baru dalam pengembangan kecerdasan emosional di MAN 3 Jombang menghasilkan sebuah perencanaan untuk mengembangkan kecerdasan emosional siswa yaitu dengan adanya kebijakan mengenai penerimaan semua calon siswa yang mendaftar. (2) pengelompokan siswa dalam pengembangan kecerdasan emosional menghasilkan beberapa bagian yang mana bagian tersebut meliputi pengelompokan kelas berdasarkan hasil tes yang meliputi kemampuan belajar anak seperti tes diagnostik serta tes IQ, kemudian ada pengelompokan ekstrakurikuler berdasarkan bakat dan minat yang ada pada masing-masing peserta didik yang disesuaikan dengan kemampuan peserta didik. (3) pelaksanaan pembinaan ada tiga kategori yaitu pembinaan kedisiplinan yang membuat anak memiliki kondisi emosional seperti tanggung jawab, pembinaan akademik dan pembinaan non akademik yang masing-masing pembinaan tersebut mampu mengembangkan emosional peserta didik seperti kegiatan didalam atau di luar kelas seperti memotivasi dirinya sendiri serta bertanggung jawab untuk melakukan kegiatan tersebut. Bukan hanya tanggung jawab tetapi juga rasa percaya diri, jujur, memiliki empati serta membina hubungan baik antar guru maupun sesama peserta didik
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR 44 TAHUN 2017 TENTANG PENYELENGGARAAN DESA WISATA DALAM PERSPEKTIF FIQIH SIYASAH (Studi Kasus di Pantai Peh Pulo Kabupaten Blitar)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyak kawasan wisata potensial belum terfasilitasi secara optimal oleh kebijakan pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Peraturan Bupati Blitar Nomor 44 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Desa Wisata di Pantai Peh Pulo, Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, serta menganalisisnya dari perspektif Fiqih Siyasah. Pantai Peh Pulo merupakan destinasi wisata alam yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat, namun belum ditetapkan secara resmi sebagai desa wisata oleh pemerintah daerah.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1.) Bagaimana Implementasi Peraturan Bupati Blitar Nomor 44 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan desa wisata di pantai Peh Pulo Desa Sumbersih Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar? 2.) Bagaimana masalah dan solusi implementasi Peraturan Bupati Nomor 44 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan desa wisata di Pantai Peh Pulo Desa Sumbersih Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar? 3.) Bagaimana implementasi Peraturan Bupati Blitar Nomor 44 Tahun 2017 tentang desa wisata di Pantai Peh Pulo Desa Sumbersih Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar perspektif Fiqih Siyasah?. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah 1.) Untuk mengetahui apakah Implementasi Peraturan Bupati Blitar Nomor 44 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Desa Wisata di Pantai Peh Pulo telah dilaksanakan secara maksimal guna melindungi wisatawan di Pantai Peh Pulo. 2)Untuk mengetahui masalah yang dihadapi serta solusi yang dapat dilakukan dalam implementasi Peraturan Bupati Blitar Nomor 44 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan desa wisata di objek wisata pantai Peh Pulo.3.) Untuk mengetahui apakah implementasi Peraturan Bupati Blitar Nomor 44 Tahun 2017 tentang desa wisata di Pantai Peh Pulo Kabupaten Blitar dalam perspektif fiqih siyasah
Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis empiris denganmenggunakan pendekatan kualitatif deskritif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Implementasi Peraturan Bupati Blitar Nomor 44 Tahun 2017 di Pantai Peh Pulo belum berjalan secara optimal. Pantai Peh Pulo belum ditetapkan secara resmi sebagai desa wisata, dan pengelolaannya masih dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat. 2) Masalah utama yang ditemukan meliputi keterbatasan anggaran, belum adanya pengakuan legal sebagai desa wisata, infrastruktur yang belum memadai, serta konflik lahan dengan Perhutani. Solusi yang telah dilakukan sejauh ini masih bersifat parsial dan belum terintegrasi, seperti pendampingan pelatihan SDM dan pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS). 3) Dalam perspektif Fiqih Siyasah, peran pemerintah belum sepenuhnya mencerminkan prinsip kemaslahatan, keadilan, dan tanggung jawab. Pemerintah seharusnya hadir sebagai pelaksana amanah rakyat yang mengutamakan kepentingan umat dalam setiap kebijakan publik. Ketidakhadiran negara secara aktif dalam mendukung infrastruktur, kelembagaan, dan akses legal menjadi indikasi bahwa peran tersebut belum dijalankan secara maksimal
IMPLEMENTASI LAYANAN JEMPUT BOLA SIMPANAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MINAT MENABUNG SISWA MI TERPADU ASH SHOLIH PADA BMT AGAWE MAKMUR TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Implementasi Layanan Jemput Bola Simpanan
Pendidikan Dalam Meningkatkan Minat Menabung Siswa MI Terpadu Ash
Sholih Pada BMT Agawe Makmur Tulungagung” yang ditulis oleh Kharisma
Maulida Putri NIM. 126401212055, dengan pembimbing Galih Pradananta,
M.Si.
Kata Kunci: Layanan Jemput Bola, Simpanan Pendidikan, Minat Menabung,
BMT.
Penelitian ini dilatarbelakangi upaya sekolah dalam meningkatkan minat
menabung siswa MI Terpadu Ash Sholih Tulungagung dengan bekerjasama
dengan pihak BMT Agawe Makmur Tulungagung melalui program layanan
jemput bola simpanan pendidikan. Layanan jemput bola merupakan inovasi
yang memudahkan siswa menabung secara langsung di lingkungan sekolah.
Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme pelaksanaan layanan
jemput bola simpanan pendidikan serta dampaknya terhadap peningkatan minat
menabung siswa MI Terpadu Ash Sholih juga mengetahui kendala yang
dihadapi dalam pelaksanaan layanan jemput bola simpanan pendidikan.
Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif
deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi dari berbagai sumber yaitu manager BMT, Pegawai BMT yang
bertanggung jawab atas program layanan jemput bola, kepala sekolah dan
bendahara MI Terpadu Ash Sholih Tulungagung serta orang tua siswa. Selain
itu dalam uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan traingulasi
teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pelaksanaan layanan
jemput bola simpanan pendidikan berjalan efektif dengan dukungan Standar
Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dan bekerjasama antara sekolah dan
BMT. Program ini berhasil meningkatkan minat menabung siswa secara
signifikan melalui kemudahan akses, pencatatan transaksi yang transparan dan
dukungan aktif dari pihak sekolah. Selain itu, program ini juga berkontribusi
dalam pembentukan karakter disiplin dan literasi keuangan sejak dini. Kendala
yang muncul selama pelaksanaan dapat diatasi dengan penerapan Standar
Operasional Prosedur (SOP) dan edukasi berkenlanjutan kepada siswa dan
orang tua. Dengan demikian, implementasi layanan jemput bola simpanan
pendidikan dapat dijadikan model efektif dalam membangun budaya menabung
dan meningkatkan literasi keuangan sejak dini