23526 research outputs found
Sort by
PENGASUHAN ANAK OLEH SUAMI SEBAGAI PENGASUH TUNGGAL DITINJAU DARI PERSPEKTIF GENDER DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus di Desa Bedali Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri)
Amidana Hikmah, NIM 126102212153, Pengasuhan Anak Oleh Suami Sebagai Pengasuh Tunggal Ditinjau dari Perspektif Gender dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak (Studi Kasus Di Desa Bedali Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri), Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, pembimbing: M. Khoiri Ridlwan, M.H.I.
Kata Kunci: Pengasuhan Anak, Suami, Gender, Undang-Undang Perlindungan Anak.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena banyaknya perempuan yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI), yang menyebabkan pergeseran peran dalam rumah tangga, terutama dalam pengasuhan anak. Dimana banyak suami yang mengambil peran sebagai pengasuh tunggal karena istri yang bekerja Salah satunya terjadi di Desa Bedali, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Hal tersebut terbalik dengan struktur peran gender dalam masyarakat desa yang biasanya memposisikan perempuan sebagai pihak yang dominan dalam urusan domestik, khususnya dalam pengasuhan anak. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana pengasuhan anak oleh suami sebagai pengasuh tunggal di Desa Bedali?. 2) Bagaimana pengasuhan anak oleh suami sebagai pengasuh tunggal di Desa Bedali dalam perspektif gender. 3) Bagaimana pengasuhan anak oleh suami seagai pengasuh tunggal di Desa Bedali ditinjau dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan jenis studi kasus. Sumber data terdiri dari informan utama, yaitu terdiri dari suami sebagai pengasuh tunggal serta informan pendukung, seperti anak, tetangga, dan tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang sudah terkumpul akan dianalisis menggunakan deskriptif analisis, dimana data lapangan dideskripsikan secara detail dan sistematis untuk dianalisis menggunakan perspektif gender dengan pendekatan teori mubādalah dan perspektif Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengasuhan anak oleh suami di Desa Bedali didominasi oleh pengasuhan yang dilandasi kasih sayang, keterbukaan, dan sikap peduli pada anak. Sedangkan, sebagian suami menerapkan pengasuhan dengan penekanan disiplin, aturan ketat, dan kekerasan fisik. 2) Dalam perspektif gender, menujukkan adanya penerimaan terhadap peran pengasuhan anak oleh laki-laki. Hal ini menunjukkan bahwa kesetaraan gender mulai terwujud dalam praktik kehidupan keluarga. 3) Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, sebagian besar pengasuhan yang dilakukan oleh suami telah sesuai dengan prinsip perlindungan anak sebagaimana diatur dalam Pasal 26 ayat 1. Namun, pengasuhan yang disertai kekerasan verbal maupun fisik bertentangan dengan ketentuan hukum dan dapat dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam Pasal 76 c dan Pasal 80
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MTs MIFTAHUL HUDA NGUNUT TULUNGAGUNG PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS DITINJAU DARI SELF CONFIDENCE
Madinalawi, Dhiya’u Millah. 2025. Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa MTs Miftahul Huda Ngunut Tulungagung Pada Materi Teorema Pythagoras Ditinjau Dari Self Confidence, Skripsi, Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Sayyid Ali Rahmatullah. Pembimbing Dr. Maryono, M.Pd.
Kata Kunci : Komunikasi Matematis, Self Confidence, Teorema Pythagoras
Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika, karena berperan dalam mengkomunikasikan ide, gagasan, atau solusi matematika secara lisan maupun tertulis, baik dalam bentuk gambar, tabel, diagram, rumus, ataupun demonstrasi. Sementara itu, self confidence menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa MTs Miftahul Huda Ngunut Tulungagung pada materi Teorema Pythagoras ditinjau dari self confidence.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi Teorema Pythagoras dengan self confidence tinggi? (2) Bagaimana kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi Teorema Pythagoras dengan self confidence sedang? (3) Bagaimana kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi Teorema Pythagoras dengan self confidence rendah?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Subjek penelitian merupakan 6 siswa kelas VIII B MTs Miftahul Huda Ngunut Tulungagung yang dipilih berdasarkan angket self confidence lalu diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data diperoleh melalui angket, tes, dan wawancara. Analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Siswa dengan self confidence tinggi mampu memenuhi ketiga indikator kemampuan komunikasi matematis, meskipun masih belum maksimal, (2) Siswa dengan self confidence sedang memiliki perbedaan yang signifikan, salah satu siswa mampu memenuhi indikator kemampuan komunikasi matematis dengan sangat baik sedangkan satu siswa lainnya hanya mampu menyelesaikan satu persoalan dengan indikator written text, (3) Siswa dengan self confidence rendah mampu memenuhi dua indikator kemampuan komunikasi matematis, namun belum mampu mengilustrasikan ide-ide matematis dalam bentuk gambar (drawing)
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MATERI BARISAN DAN DERET DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN SISWA KELAS X MA DARUL HIKMAH TAWANGSARI TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Barisan Dan Deret Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Siswa Kelas X MA Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung” ini ditulis oleh Jamiatus Sholihah, NIM 126204211039. Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Dra.Umy Zahroh, M.Kes., Ph.D.
Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Tipe Kepribadian, Ektrovert, Introvert, Barisan dan Deret Aritmetika
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan pemecahan masalah dalam pendidikan matematika. Berdasarkan hasil observasi, siswa menunjukkan karakter yang beragam dalam menyelesaikan soal matematika khususnya pada materi barisan dan deret. Salah satu faktor yang memengaruhi hal tersebut adalah tipe kepribadian, seperti ekstrovert dan introvert yang memiliki peran penting dalam menentukan strategi penyelesaian masalah matematika. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji kemampuan pemecahan masalah matematika dengan tipe kepribadian siswa. Analisis kemampuan pemecahan masalah didasarkan pada tahapan yang dikemukakan oleh Polya, yaitu memahami masalah, merumuskan rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali jawaban.
Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert, (2) mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan tipe kepribadian introvert.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah MA Darul Hikmah Tawangsari Tulungagung dan diikuti seluruh siswa kelas X-B2 yang berjumlah 35 siswa. Subjek penelitian ini terdiri dari 2 siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert dan 2 siswa dengan tipe kepribadian introvert. Metode pengumpulan data berupa angket, tes tulis, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, tahap penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert hanya mampu memenuhi indikator kemampuan pemecahan masalah Polya, yaitu merumuskan rencana dan melaksanakan rencana, (2) Siswa dengan tipe kepribadian introvert mampu memenuhi semua indikator kemampuan pemecahan masalah Polya, yaitu memahami masalah, merumuskan rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali jawaban
RESILIENSI DAKWAH KIAI (Studi Aktivitas Dakwah Para Kiai Pedesaan Di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro)
Skripsi dengan judul “Resiliensi Dakwah Kiai: Studi Aktivitas Dakwah Para Kiai
Pedesaan Di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro”
ini ditulis oleh Kholifatul Rodiyah, NIM. 126311211016, dengan dosen
pembimbing, Dr. Zulva Ismawati, M.Pd.
Kata Kunci: Resiliensi, Dakwah, Kiai, Ngumpakdalem
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya posisi kiai dalam menjaga
keberlangsungan ajaran Islam di kawasan pedesaan. Dalam situasi masyarakat
yang mengalami dinamika sosial, tekanan ekonomi, serta perubahan nilai-nilai
budaya, peran kiai tidak hanya terbatas sebagai pemimpin keagamaan, melainkan
juga sebagai penggerak dalam kehidupan sosial masyarakat. Para kiai di Desa
Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, menunjukkan
kemampuan untuk terus melaksanakan dakwah secara konsisten di tengah
berbagai tantangan yang dihadapi. Keteguhan mereka mencerminkan bentuk
resiliensi dakwah, yaitu kemampuan untuk bertahan, menyesuaikan diri, dan tetap
menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara berkelanjutan kepada masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui Resiliensi Dakwah kiai di
masyarakat pedesaan di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten
Bojonegoro. 2. Mengetahui dan memahami Aktivitas Dakwah kiai di masyarakat
pedesaan di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. 3.
Mengetahui dan memahami Tantangan Resiliensi Dakwah kiai di masyarakat
pedesaan di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan
fenomenologis. Pendekatan ini dipilih untuk menggali secara mendalam
pengalaman, pandangan, dan makna yang dirasakan oleh para kiai dalam
menjalankan dakwah di tengah dinamika masyarakat pedesaan. Data dikumpulkan
melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi terhadap
aktivitas dakwah para kiai di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander,
Kabupaten Bojonegoro.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Para kiai menunjukkan Resiliensi
yang kuat dalam menghadapi berbagai perubahan sosial dan tantangan zaman.
Mereka mampu bertahan, menyesuaikan diri, dan terus mengembangkan dakwah
secara konsisten. Ketangguhan ini tercermin dalam sikap tenang, percaya diri,
serta semangat dan ketekunan mereka dalam membina masyarakat secara
berkelanjutan. 2. Aktivitas dakwah para kiai mencakup berbagai aspek kehidupan
masyarakat, tidak terbatas pada ceramah keagamaan, tetapi juga dalam peran
sebagai pendidik, penasihat, pemimpin spiritual, dan penggerak kegiatan sosial
keagamaan.3. Para kiai menghadapi berbagai tantangan, seperti perubahan
perilaku generasi muda yang cenderung tertarik dengan perkembangan teknologi,
serta adanya tekanan antara nilai-nilai keagamaan dan tradisi lokal. Meskipun
demikian, mereka tetap mampu menjalankan dakwah secara bijaksana dan
fleksibel, menyesuaikan pendekatan dengan kondisi masyarakat, serta
mempertahankan komitmen terhadap nilai-nilai keislaman
ANALISIS STRATEGI PEMBERDAYAAN PETANI DALAM MEMINGKATKAN USAHA TANI DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 19 TAHUN 2013 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PEMBERDAYAAN PETANI DAN MASLAHAH MURSALAH (Studi Pada Kelompok Tani Mugi Makmur Di Desa Tuliskriyo)
Skripsi yang berjudul “Analisis Strategi Pemberdayaan Petani Dalam Meningkatkan Usaha Tani Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 Tentang Perlindungan Dan Pemberdayaan Petani Dan Maslahah Murasalah (Studi Pada Kelompok Tani Mugi Makmur Di Desa Tuliskriyo)” Yang ditulis oleh Indriana Putri NIM 126101212131, dengan pembimbing Nina Indah Febriana M.Sy
Kata Kunci: Pemberdayaan, Petani, Usaha tani, Undang-undang Nomor 19 Tahun 2013, Maslahah Mursalah.
Pertanian merupakan sektor strategis dalam perekonomian Indonesia yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, khususnya di wilayah pedesaan. Namun demikian, petani di daerah seperti Desa Tuliskriyo masih menghadapi berbagai permasalahan. Keberadaan kelompok tani sebagai sarana pemberdayaan belum berjalan secara optimal, dan pemahaman petani tentang konsep pemberdayaan masih terbatas, seringkali hanya dipahami sebatas bantuan fisik. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk mengkaji strategi pemberdayaan petani secara lebih mendalam dan menyeluruh, agar mampu mendorong. Penelitian ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, selain itu, pendekatan dalam penelitian ini juga ditinjau melalui perspektif Maslahah Mursalah
Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut 1) Bagaimana strategi pemberdayaan petani melalui kelompok tani dalam meningkatkan usaha tani di Desa Tuliskriyo? 2) Bagaimana kesesuaian pemberdayaan petani melalui kelompok tani di Desa Tuliskriyo dengan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2013? 3) Bagaimana perspektif akad dalam Maslahah Mursalah dengan pemberdayaan petani malalui kelompok tani di Desa Tuliskriyo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (fields research) dengan pendekatan kualitatif. Dimana peneliti mengumpulkan informasi melalui wawancara mendalam, pengamatan dan dokumentasi. Penelitian dilakukan secara alamiah menekankan peristiwa sosial yang alami.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Strategi pemberdayaan petani melalui kelompok tani di Desa Tuliskriyo telah mencakup pelatihan, akses kredit, kemitraan, dan bantuan pemerintah. Namun, belum sepenuhnya berhasil meningkatkan usaha tani 2) Strategi yang diterapkan juga belum sepenuhnya sesuai dengan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2013. 3) Dari perspektif maslahah mursalah pemberdayaan petani ini dapat digolongkan sebagai maslahah hajjiyah karena bertujuan mengatasi kesulitan mendasar petani. Namun, pembedayaan petani melalui kelompok tani belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan maslahah mursalah yang ideal
UPAYA WANITA KARIR DALAM PEMENUHAN HAK-HAK KELUARGA PADA MASA IDDAH PERSPEKTIF GENDER ISLAM (Studi kasus di Desa Tugu Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung)
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Upaya Wanita Karir dalam Pemenuhan Hak-Hak Keluarga pada Masa Iddah Perspektif Gender Islam (Studi Kasus di Desa Tugu Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung)” ini ditulis oleh Wafiq Nooriman Duta Waskita, NIM. 126102213285, dengan pembimbing Ashima Faidati, S.H.I., M.Sy.
Kata Kunci: Wanita Karir, Iddah, Gender Islam.
Penelitian ini membahas tentang Upaya Wanita Karir dalam Pemenuhan Hak-Hak Keluarga pada Masa Iddah Perspektif Gender Islam dengan studi kasus di Desa Tugu Kecamatan Rejotangan. Didalam penelitian ini terdapat 5 informan, 4 informan cerai mati dan 1 informan cerai talak. Seorang Istri yang ditinggal mati oleh suaminya mereka tidak mendapatkan hak-haknya dalam menjalankan masa Iddah karena kondisi suaminya sudah meninggal. Sedangkan seorang Istri yang bercerai talak mendapatkan hak-haknya selama masa iddah sesuai dengan putusan pengadilan agama yang mewajibkan mantan Suami memberikan nafkah Iddah dan nafkah untuk anaknya.
Fokus penelitian dan pertanyaan dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana upaya wanita karir dalam pemenuhan hak-hak keluarga pada massa Iddah di Desa Tugu Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung. 2. Bagaimana upaya wanita karir dalam pemenuhan hak-hak keluarga pada massa Iddah di Desa Tugu Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung perspektif gender Islam. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendeskripsikan bagaimana upaya Wanita karir dalam pemenuhan hak-hak keluarga pada massa Iddah di Desa Tugu Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung. 2. Menganalisis bagaimana upaya Wanita karir dalam pemenuhan hak-hak keluarga pada massa Iddah di Desa Tugu Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung dalam perspektif gender Islam.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian penelitian lapangan (Yuridis Empiris). Fokus kualitatif menekankan pemahaman yang mendalam tentang makna, pengalaman, dan konteks yang dihadapi oleh individu atau kelompok dalam masyarakat. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasui, wawancara, dan dokumentasi. Serta teknik analisis data melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. Upaya wanita karir yang ada di Desa Tugu Kecamatan Rejotangan dalam memenuhi hak-hak keluarga seperti hak terhadap anak-anaknya, hak untuk kebutuhan hidup, dan hak tempat tinggal. Dari 5 wanita salah satu dikarenakan mantan suaminya masih hidup dan mempunyai tanggungjawab memenuhi semua hak-haknya, maka untuk mencukupi kebutuhan, mulai dari kebutuhan pakaian, kebutuhan makan, dan untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya selama masa Iddah dibantu oleh mantan Suaminya. 2.Upaya wanita karir dalam memenuhi hak-hak keluarga pada masa Iddah perspektif gender Islam di Desa Tugu Kecamatan Rejotangan, setelah ditinggal mati oleh Suaminya ia berjuang sendirian untuk mencukupi kebutuhan keluarganya seperti bekerja mencari nafkah dan melakukan semua perkerjaan rumah. Selain itu, perempuan juga diharuskan untuk memenuhi semua kebutuhan anak-anaknya karena sudah menjadi tangungjawabnya sebagai orangtua
PENGARUH BI 7 DAYS REPO RATE, KURS RUPIAH RUPIAH DAN INFLASI TERHADAP PERKEMBANGAN REKSADANA SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2021-2023
Skripsi dengan judul "Pengaruh BI 7 Days Reporate, Kurs Rupiah dan Inflasi terhadap Perkembangan Reksadana Syariah di Indonesia Periode 20212023" ini ditulis oleh May Latifatul Aini, NIM. 126406213193, Jurusan Manajemen Keuangan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan pembimbing Dr. Syafrudin Arif Marah Manunggal, M.S.I
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap reksa dana syariah, terutama di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Reksa dana syariah menawarkan kenyamanan dalam berinvestasi karena dijalankan berdasarkan prinsip-prinsip syariat Islam, yang menjunjung tinggi keadilan dan bebas dari unsur riba. Dalam konteks pemulihan ekonomi pasca-pandemi, penting untuk memahami bagaimana faktor-faktor makroekonomi memengaruhi perkembangan investasi syariah di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh indikator-indikator ekonomi seperti bi 7 days repo rate, kurs rupiah, dan tingkat inflasi terhadap kinerja reksa dana syariah yang merupakan instrumen penting dalam inklusi keuangan syariah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menguji teori, membangun fakta, menunjukkan hubungan antar variabel, memberikan deskripsi statistik, serta menafsirkan dan memprediksi hasil. Pendekatan ini dipilih karena data yang digunakan berupa angka, yang dianalisis secara statistik untuk mengetahui pengaruh BI 7 Days Repo Rate, nilai tukar rupiah, dan inflasi terhadap perkembangan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana syariah di Indonesia pada periode 2021-2023. Populasi dalam penelitian ini adalah 156 unit laporan keuangan NAB reksa dana syariah dari tahun 2011 hingga 2023, dengan sampel sebanyak 36 unit laporan keuangan yang diambil dari periode 2021 hingga 2023. Data dianalisis menggunakan metode Vector Error Correction Model (VECM), yang dirancang untuk mengukur hubungan jangka panjang dan jangka pendek antar variabel.
Hasil analisis menunjukkan bahwa BI 7 Days Repo Rate berpengaruh positif dan signifikan terhadap NAB reksa dana syariah dalam jangka panjang, meskipun tidak signifikan dalam jangka pendek. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap NAB baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Sementara itu, inflasi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap NAB reksa dana syariah dalam jangka panjang, namun tidak berpengaruh secara signifikan dalam jangka pendek. Hasil analisis mengindikasikan bahwa faktor-faktor makroekonomi tertentu lebih relevan dalam memengaruhi NAB reksa dana syariah pada horizon waktu tertentu.
Kata Kunci: NAB, Reksadana Syariah, BI 7 Days Repo Rate, Kurs rupiah, Inflas
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SOSIAL EMOSIONAL GURU AQIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK PERILAKU DISIPLIN DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 BLITAR
Skripsi dengan judul “Implementasi Pendekatan Sosial Emosional Guru Aqidah Akhlak dalam Membentuk Perilaku Disiplin di Madrasah Aliyah Negeri 1 Blitar” ini ditulis oleh Dina Dwi Aprilia, NIM. 126201212194. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, dengan Pembimbing Dr. Septinaningrum, M.Pd.
Kata Kunci: Sosial Emosional, Aqidah Akhlak, Disiplin
Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri 1 Blitar yang masih berperilaku indisipliner, seperti kurangnya disiplin ketika proses pembelajaran, kegiatan beribadah, dan mematuhi tata tertib madrasah. Faktor yang memicu terjadinya indisipliner berasal dari kemalasan, kurangnya kesadaran moral, kurangnya motivasi belajar, masalah emosional, pengaruh teman sebaya, dan pengaruh media sosial. Pendekatan sosial emosional menjadi salah satu strategi efektif dan cocok diimplementasikan oleh guru Aqidah Akhlak untuk membentuk perilaku disiplin. Oleh karena itu, implementasi pendekatan sosial emosional untuk membentuk perilaku disiplin diperlukan adanya pembiasaan dan praktik langsung untuk mengembangkan keterampilan sosial dan emosional, seperti kesadaran diri, pengelolaan emosi, dan membangun jwa sosial dalam diri peserta didik.
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan perencanaan guru Aqidah Akhlak mengimplementasikan pendekatan sosial emosional dalam membentuk perilaku disiplin di Madrasah Aliyah Negeri 1 Blitar. (2) untuk mendeskripsikan pelaksanaan guru Aqidah Akhlak mengimplementasikan pendekatan sosial emosional dalam membentuk perilaku disiplin di Madrasah Aliyah Negeri 1 Blitar. (3) untuk mendeskripsikan evaluasi guru Aqidah Akhlak mengimplementasikan pendekatan sosial emosional dalam membentuk perilaku disiplin di Madrasah Aliyah Negeri 1 Blitar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian menggunakan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pengecekan keabsahan data melalui perpanjangan pengamatan, ketekunan pengamatan, triangulasi, dan pemeriksaan sejawat melalui diskusi.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa (1) Perencanaan pembelajaran Aqidah Akhlak dilakukan dengan menyusun modul ajar yang dirancang sesuai kebutuhan peserta didik, meliputi model, metode, dan media pembelajaran yang bervariasi, serta materi pembelajaran disesuaikan dengan pengalaman yang dialami. (2) Pelaksanaan pembelajaran Aqidah Akhlak secara sistematis melalui tiga tahap yaitu pendahuluan, inti, dan penutup. Implementasi pendekatan sosial emosional dilakukan dengan membangun hubungan positif antara guru dengan peserta didik, dan antar peserta didik. (3) Evaluasi pembelajaran Aqidah Akhlak menggunakan tes, antara lain tes digital melalui E-Learning, tes tulis, tes lisan, dan tes penilaian tindakan. Dilanjutkan dengan kegiatan remidi dan pengayaan untuk mengetahui ketuntasan hasil tes. Implementasi pendekatan sosial emosional cocok diterapkan guru Aqidah Akhlak yang memiliki dampak baik bagi pembentukan perilaku disiplin, sehingga peserta didik dapat mengelola emosi dan menumbuhkan jiwa sosial yang bermanfaat bagi kehidupannya
PENGEMBANGAN E-MAGAZINE BERBASIS VIDEO PENCAK SILAT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI PADA MATERI SISTEM GERAK MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL DAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS XI MAN 4 JOMBANG
Skripsi dengan judul “Pengembangan Elektronik Magazine Berbasis Video Pencak Silat Sebagai Media Pembelajaran Biologi Pada Materi Sistem Gerak Manusia Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MAN 4 Jombang”, ditulis oleh Muhammad Iqbal Maulana, NIM 126208211026, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jurusan Ilmu Keguruan, Program Studi Tadris Biologi, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh bapak Muhammad Iqbal Filayani, M.Si.
Kata Kunci : Hasil Belajar, Minat, Magazine, Pencak Silat
Proses pembelajaran biologi yang berlangsung di MAN 4 Jombang masih terpusat pada guru atau secara umum disebut pembelajaran konvensional. Fasilitas teknologi yang sudah memadai di MAN 4 Jombang, tidak dimanfaatkan penggunaannya secara optimal. Berdasarkan hasil observasi di MAN 4 Jombang, siswa kelas XI MIPA masih menggunakan bahan ajar LKS yang berwarna hitam putih sehingga siswa merasa kesulitan dalam memahami materi biologi. Hasil angket analisis kebutuhan pada kelas XI MIPA menunjukkan bahwasannya 76,15 % siswa merasa sukar dalam memahami materi sistem gerak pada manusia, dan 84,55 % siswa setuju untuk dikembangkan media berupa video. Penelitian ini bermaksud (1) untuk mengetahui pengembangan e-magazine berbasis video pencak silat sebagai media pembelajaran biologi pada materi sistem gerak manusia untuk siswa kelas XI MAN 4 Jombang, (2), untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan pengembangan e-magazine berbasis video pencak silat sebagai media pembelajaran biologi pada materi sistem gerak manusia untuk siswa kelas XI MAN 4 Jombang, (3) untuk mengetahui keefektifan pengembangan e-magazine berbasis video pencak silat sebagai media pembelajaran biologi pada meteri sistem gerak manusia untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas XI MAN 4 Jombang.
Jenis penelitian adalah Research and Development. Teknik purposive random sampling, digunakan saat proses pengambilan sampel. Kelas XII MIPA yang berjumlah 11 siswa, XI MIPA 3, dan XI MIPA 6, yang masing-masing berjumlah 30 siswa adalah sampel pada penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan teknik penyebaran angket, observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian membuktikan (1) Prosedur pengembangan media e-magazine berbasis video pencak silat sebagai media pembelajaran biologi pada materi sistem gerak manusia untuk siswa kelas XI MAN 4 Jombang, menempuh lima tahap diantarannya analysis, design, development, implementation, dan evaluation. (2) Hasil penilaian kelayakan produk dari ahli materi dengan nilai rerata 97,9 % tergolong sangat layak, ahli media dengan nilai 83,3 % tergolong sangat layak. Hasil penilaian kelayakan instrumen soal tes dan minat belajar oleh ahli pendidikan, memperoleh nilai masing-masing secara berurutan 86% dan 90% tergolong sangat layak. Hasil penilaian siswa terhadap kepraktisan media elektronik magazine berbasis video materi sistem gerak manusia pada uji coba skala kecil dan besar memperoleh nilai rerata 82,9 % yang berarti sangat praktis. (3) Terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen yang dibuktikan analisis uji Wilcoxon, memperoleh nilai sig 0,000 0,05, yang artinya tidak ada perbedaan hasil belajar siswa. Kelas ekseprimen memiliki rerata nilai N Gain hasil belajar sebesar 0,648 tergolong sedang, pada kelas kontrol memiliki rerata -0,040 tergolong rendah. Hasil uji Mann Whitney minat belajar antara kelas ekesperimen dan kontrol memperoleh nilai 0,000 < 0,05 yang berarti ada perbedaan yang signifikan. Nilai minat belajar kelas eksperimen memiliki rerata 72,53 %, sedangkan pada kelas kontrol memiliki rerata 65,1%