23526 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN E-HANDOUT BERBASIS KOMPONEN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI BIOTEKNOLOGI KELAS X DI SMA NUSANTARA BUNGAH TAHUN PELAJARAN 2024/2025
Skripsi dengan judul “Pengembangan E-Handout Berbasis Komponen Pendekatan Kontekstual pada Materi Bioteknologi Kelas X di SMA Nusantara Bungah Tahun Pelajaran 2024/2025” ditulis oleh Ali Zainal Abidin, NIM. 126208211004, dosen pembimbing Nanang Purwanto, M.Pd.
Kata Kunci: E-Handout, Bioteknologi, Media Pembelajaran
Media pembelajaran merupakan salah satu komponen krusial yang harus ada dalam proses pembelajaran. Terbatasnya sumber belajar dan kurang adanya inovasi media pembelajaran dapat mengakibatkan penurunan hasil dan minat belajar peserta didik. Hal tersebut selaras dengan permasalahan yang terjadi di SMA Nusantara Bungah yakni tidak tersusunnya konsep materi bioteknologi dalam LKS kelas X karena revisi materi pada kurikulum merdeka. Diketahui bahwa materi bioteknologi menjadi salah satu materi yang sulit dipelajari dan sebagian besar peserta didik hanya menggunakan LKS sebagai sumber belajarnya. Oleh karena itu, sesuai kondisi tersebut akan dilakukan penelitian dan pengembangan media pembelajaran berupa e-handout bioteknologi berbasis komponen pendekatan kontekstual. Penelitian ini dilakukan dengan harapan agar peserta didik mendapatkan sumber belajar tambahan yang efektif dan efisien serta sesuai dengan perkembangan zaman. Selain itu, adanya e-handout tersebut dapat digunakan pendidik sebagai referensi dan alat bantu dalam penyampaian materi bioteknologi.
Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil kevalidan e-handout berbasis komponen pendekatan kontekstual pada materi bioteknologi kelas X di SMA Nusantara Bungah, (2) mendeskripsikan hasil kepraktisan e-handout berbasis komponen pendekatan kontekstual pada materi bioteknologi kelas X di SMA Nusantara Bungah, (3) mendeskripsikan hasil keefektifan e-handout berbasis komponen pendekatan kontekstual pada materi bioteknologi kelas X di SMA Nusantara Bungah.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (RnD) dengan model 4D Thiagarajan yang terdiri dari 4 tahapan yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (disseminate). Metode pengambilan data dilakukan dengan teknik wawancara, angket, dan tes. Tahap uji implementasi produk digunakan quasi-experiment dengan jenis nonequivalent control group design. Sampel uji coba diambil 2 kelompok yakni peserta didik kelas X2 sebagai kelompok eksperimen dan peserta didik kelas X1 sebagai kelompok kontrol. Hasil pengambilan data kualitatif akan dideskripsikan dan diambil kesimpulan. Sedangkan data kuantitatif akan dianalisis secara deskriptif dan statistik melalui uji N-gain, independent t-test dan uji effect size Cohen’s.
Berdasarkan hasil dan pembahasan dalam penelitian diperoleh (1) tingkat validitas e-handout bioteknologi berdasarkan validasi dari ahli materi diperoleh skor total 59 dengan persentase 90,7% (sangat valid), ahli media diperoleh total skor 48 dengan persentase 96% (sangat valid), dan ahli praktisi diperoleh total skor 80 dengan persentase 88,9% (sangat valid). Maka, rata-rata hasil validasi para ahli diperoleh persentase sebesar 91,9% (sangat valid). Sehingga dapat disimpulkan bahwa e-handout bioteknologi berbasis komponen pendekatan kontekstual sangat layak dan valid digunakan sebagai media pembelajaran. (2) Uji kepraktisan skala terbatas diperoleh hasil rata-rata skor 70 dengan persentase 93,3% (sangat praktis). Pada uji kepraktisan lanjutan dengan skala yang diperluas diperoleh hasil rata-rata skor 68,7 dengan persentase 91,6% (sangat praktis). Dapat disimpulkan bahwa e-handout bioteknologi berbasis komponen pendekatan kontekstual sangat mudah dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran. (3) Efektivitas penggunaan e-handout bioteknologi berdasarkan hasil uji N-gain pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata skor 0,66 (sedang) dan kelas kontrol diperoleh rata-rata skor 0,22 (rendah). Hasil uji independent t-test diperoleh nilai sig. (2-tailed) 0,000 (p<0,05) maka menunjukkan terdapat perbedaan signifikan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kontrol. Hasil uji effect size Cohen’s d diperoleh nilai sebesar 1,398 (efek sangat besar). Sehingga dapat disimpulkan e-handout bioteknologi berbasis komponen pendekatan kontekstual efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik
IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA KURIKULUM MERDEKA DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MI HIDAYATUL MUBTADIIN WATES SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka dalam Mengembangkan Karakter Peserta Didik di MI Hidayatul Mubtadiin Wates Sumbergempol Tulungagung” ini ditulis oleh Fina Iqmaul Faulina, NIM. 126205211028, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan pembimbing Dr. Susanto, M.Or.
Kata Kunci: Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kurikulum Merdeka, Karakter Peserta Didik.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya karakter peserta didik yang sesuai dengan profil pelajar pancasila. MI Hidayatul Mubtadiin Wates salah satu instansi yang sudah menerapkan kurikulum merdeka dalam proses pembelajarannya, sehingga madrasah ini mengimplementasikan nilai-nilai karakter melalui proyek penguatan profil pelajar pancasila khususnya karakter religius, komunikatif, dan demokratis peserta didik. Hal tersebut dapat dilihat bahwa peserta didik memiliki karakter yang mencerminkan nilai-nilai pancasila secara utuh melalui proyek kewirausahaan. Kegiatan ini tidak hanya melatih jiwa usaha peserta didik, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Tujuan penelitian ini untuk (1) mengimplementasikan proyek penguatan profil pelajar pancasila pada kurikulum merdeka dalam mengembangkan karakter religius peserta didik; (2) mengimplementasikan proyek penguatan profil pelajar pancasila pada kurikulum merdeka dalam mengembangkan karakter komunikatif peserta didik; dan (3) mengimplementasikan proyek penguatan profil pelajar pancasila pada kurikulum merdeka dalam mengembangkan karakter demokratis peserta didik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipan, wawancara, dan dokumentasi sehingga data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila dalam mengembangkan karakter religius melalui kegiatan kewirausahaan, peserta didik diajak menerapkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab dan amanah serta mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan. (2) Implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila dalam mengembangkan karakter komunikatif peserta didik melalui kegiatan proyek kewirausahaan, peserta didik dapat mempresentasikan hasil pekerjaannya, berdiskusi, dan memasarkan produk menggunakan bahasa yang sopan dan efektif. (3) Implementasi proyek penguatan profil pelajar pancasila dalam mengembangkan karakter demokratis peserta didik melalui kegiatan proyek kewirausahaan, peserta didik dapat menyampaikan pendapat, mendengarkan teman, dan menerima keputusan bersama serta kegiatan berbagi sehingga dapat menanamkan nilai keadilan
PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (MODAL), FINANCING TO DEPOSIT RATIO (PEMBIAYAAN), DAN BIAYA OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL (EFISIENSI) TERHADAP RETURN ON ASSETS (PROFIT) DENGAN NON PERFORMING FINANCING (PEMBIAYAAN BERMASALAH) SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2019-2023
Skripsi dengan judul “Pengaruh Capital Adequacy Ratio (Modal), Financing to Deposit Ratio (Pembiayaan) dan Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (Efisiensi) Terhadap Return On Assets (Profit) dan Non Performing Financing (Pembiayaan Bermasalah) sebagai variabel intervening pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2019-2023” yang ditulis oleh Amilia Putri, NIM. 126401211004, Prodi Perbankan Syariah, Jurusan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan pembimbing Dr. Rokhmat Subagiyo, M.E.I.
Kata Kunci: Capital Adequacy Ratio, Financing to Deposit Ratio, Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional, Return On Assets, Non Performing Financing, Bank Umum Syariah.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pertumbuhan pesat Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pertumbuhan ini bisa juga membawa tantangan dalam hal pengelolaan risiko, efisiensi operasional dan keberlanjutan profitabilitas. Salah satu cara utama untuk menilai kinerja manajemen bank syariah adalah melalui analisis rasio keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO) Terhadap Return On Assets (ROA) dan Non Performing Financing (NPF) sebagai variabel intervening pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2019-2023.
Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah 12 Bank Umum Syariah di Indonesia. Sampel penelitian ini berjumlah 10 Bank diambil menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Data laporan keuangan diolah menggunakan SmartPLS 4, dengan menggunakan Analisis Jalur (Path Analysis).
Hasil pengujian menunjukkan 1) Variabel CAR berpengaruh secara positif signifikan terhadap ROA, 2) Variabel FDR berpengaruh secara positif signifikan terhadap ROA, 3) Variabel BOPO berpengaruh secara positif signifikan terhadap ROA, 4) CAR berpengaruh secara positif signifikan terhadap NPF, 5) Variabel FDR berpengaruh secara positif signifikan terhadap NPF, 6) BOPO berpengaruh secara positif signifikan terhadap NPF, 7) NPF berepengaruh secara negatif signifikan terhadap ROA. 8) NPF tidak mampu memoderasi hubungan antara CAR terhadap ROA, 9) NPF tidak mampu memoderasi hubungan antara FDR terhadap ROA, dan 10) NPF tidak mampu memoderasi hubungan BOPO terhadap ROA. Implikasi teoritis dari penelitian ini mendukung gagasan bahwa modal yang digunakan, pembiayaan, dan secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan profitabilitas bank umum syariah.
Implikasi praktis, disarankan manajemen Bank Umum Syariah lebih memperhatikan kualitas penyaluran pembiayaan untuk menekan NPF yang dapat mengurangi laba
STRATEGI PELAYANAN BIMBINGAN MANASIK HAJI BAGI JEMAAH LANJUT USIA DI KELOMPOK BIMBINGAN IBADAH HAJI DAN UMRAH (KBIHU) AL HIKMAH MELATHEN KABUPATEN TULUNGAGUNG
Penelitian dengan judul "Strtegi Pelayanan Bimbingan Manasik Haji bagi Jemaah Lanjut Usia di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al Hikmah Melathen Kabupaten Tulungagung" Ini ditulis oleh Anis Rhomawati, NIM. 126407211002. Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Dosen Pembimbing Dr. Qomarul Huda, M. Ag.
Kata Kunci: Strategi Pelayanan, Bimbingan Manasik Haji, Lansia.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan lansia, karena masa tunggu yang terlalu lama di Indonesia sehingga tidak menutup kemungkinan seseorang itu baru berangkat haji saat lansia. Hal ini menekankan pentingnya bimbingan manasik haji yang harus disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi kesehatan lansia yang rentan. KBIHU diharapkan dapat menyediakan fasilitas dan pelayanan yang mendukung kebutuhan khusus jemaah lansia agar dapat beribadah dengan nyaman dan aman.
Fokus Penelitian (1) Bagaimana implementasi pelayanan yang diterapkan oleh KBIHU Al Hikmah dalam memberikan bimbingan manasik haji bagi jemaah lanjut usia? (2) Apa faktor pendukung dan penghambat dalam memberikan bimbingan manasik haji bagi jemaah lanjut usia?. Tujuan penelitian untuk mengetahui implementasi pelayanan yang diterapkan oleh KBIHU Al Hikmah dalam memberikan bimbingan manasik haji bagi jemaah lanjut usia. Dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam memberikan pelayanan bimbingan manasik haji bagi jemaah lanjut usia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Narasumber adalah Wakil Ketua, Sekretaris, dan calon jemaah lansia. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas.
Hasil Penelitian adalah (1) KBIHU Al Hikmah menerapkan enam bentuk pelayanan khusus untuk jemaah haji lansia: (a) Pelayanan Pendaftaran dan Administrasi bagi Calon Jemaah Lansia. (b) Pelayanan Bimbingan Ibadah Haji bagi Calon Jemaah Lansia. (c) Pelayanan Transportasi bagi Calon Jemaah Lansia. (d) Pelayanan Konsumsi bagi Calon Jemaah Lansia. (e) Pelayanan Kesehatan bagi Calon Jemaah Lansia. (f) Pelayanan Perlindungan Kesehatan dan Keamanan bgi Calon Jemaah Lansia. (2.a) Faktor Pendukung: (a) Pendampingan pendaftaran dan administrasi yang komprehensif. (b) Sarana dan prasarana manasik yang memadai. (c) Tim medis dan layanan kesehatan yang responsif. (d) Penyediaan transportasi untuk pengurusan dokumen. (2.b) Faktor Penghambat: (a) Akses jalan menuju KBIHU Al Hikmah yang sempit. (b) Tangga menuju uang manasik yang kurang aksesibel bagi jemaah lansia dan disabilitas
PENYELESAIAN SENGKETA KEPEMILIKAN TANAH DALAM KELUARGA AKIBAT JUAL BELI DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1960 TENTANG POKOK-POKOK AGRARIA SERTA FIKIH MAWARIS (Studi Kasus di Dusun Kuwoso Desa kebonagung Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk)
Nurul Anisyah Miftakul Janah 126101211064: Penyelesaian Sengketa Kepemilikan Tanah Dalam Keluarga Akibat Jual Beli Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Pokok-Pokok Agraria Serta Fikih Mawaris (Studi Kasus Di Dusun Kuwoso Desa Kebonagung Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk), Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Dr. Budi Kolistiawan, S. Pd., M. E. I.
Kata Kunci: sengketa kepemilikan tanah, UUPA, Fikih Mawaris.
Kepemilikan tanah akibat jual beli sangat sering sekali menimbulkan sengketa dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam keluarga akibat pembagian harta waris dari orang tua seperti yang terjadi di Dusun Kuwoso Desa Kebonagung Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk dimana kedua belah pihak merebutkan hak milik atas tanah dalam pembagian waris. Pembagian harta waris menjadi topik yang sangat rentang dikarenakan saat pembagian harta waris ada salah satu anggota dalam keluarga merasa tidak adil atas pembagian yang dilakukan dan adanya dorongan dari pihak ketiga yang dapat mengakibatkan sengketa kepemilikan hak atas tanah.
Rumusan Masalah dalam penelitian ini ialah: 1) apa faktor utama yang menyebabkan sengketa kepemilikan tanah dalam keluarga akibat jual di Dusun Kuwoso Desa Kebonagung Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk? 2) Bagaimana penyelesaian sengketa kepemilikan tanah dalam keluarga akibat jual beli di Dusun Kuwoso Desa Kebonagung Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk melalui non-litigasi atau kekeluargaan? 3) Bagaiman fikih mawaris mengatur pembagian tanah warisan jika terjadi sengketa kepemilikan tanah dalam keluarga akibat jual beli di Dusun Kuoso Desa Kebonagung Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk?. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) untuk mengetahui faktor utama yang melatarbelakangi sengketa kepemilikan tanah dalam keluarga akibat jual beli, 2) untuk mengetahui penyelesaian sengketa kepemilikan tanah dalam keluarga akibat jual beli melalui non-litigasi atau kekeluargaan, 3) untuk mengetahui fikih mawaris mengatur pembagian tanah warisan jika terjadi sengketa kepemilikan tanah dalam keluarga akibat jual beli.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian empiris dengan jenis penelitian kualitatif yaitu dengan melakukan observasi secara langsung di lapangan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan: 1) Faktor utama yang menyebabkan adanya sengketa kepemilikan tanah dalam keluarga yaitu adanya salah satu anggota keluarga yang merasa tidak adil atas pembagian warisan; 2) Untuk penyelesaian sengketa kepemilikan tanah lebih efektif melaui kekeluargaan dengan musyawarah mufakat dengan mendatangkan tokoh masyarakat setempat; 3) Berdasarkan fikih mawaris, pembagian waris yang sudah tercantum dalam Al-Qur’an yaitu yaitu pada surat An-Nisa’ ayat 7 dan 8, pembagian waris dengan cara setara agar tidak terjadi percekcokan antar ahli waris tanpa membedakan laki-laki maupun perempuan
ANALISA FAKTOR KESULITAN BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN EKONOMI DALAM KURIKULUM MERDEKA KELAS 10 MA DARUL HUDA WONODADI BLITAR
Skripsi, “Analisa Faktor Kesulitan Belajar Siswa Pada Pelajaran Ekonomi Dalam Kurikulum Merdeka Kelas 10 MA Darul Huda Wonodadi Blitar” Ini ditulis oleh Elha Fawwa Dzakira Muis, NIM. 126209213111, Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (TIPS), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang di bimbing oleh Ibu Larasati Widoningtyas, M.Pd.
Kata Kunci: Analisa, Ekonomi, Faktor Kesulitan Belajar
Penelitian ini di dasari oleh kondisi dimana seorang siswa sering yang mengalami hambatan dalam proses pembelajaran. Kesulitan belajar yang dialami sisw tentu akan mengakibatkan siswa kesulitan mencapai tujuan belajar. Kesulitan belajar yang dialami siswa tentunya disebabkan oleh beberapa faktor, maka dari itu peneliti ingin mengetahui apa faktor penyebab siswa mengalami kesulitan belajar. Terlebih di dalam Kurikulum merdeka yang pada dasarnya merupakan kurikulum terbaru setelah Pendidikan Indonesia terkena dampak wabah covid-19.
Untuk mendalami hal tersebut, peneliti merumuskan fokus penelitian sebagai berikut: 1. Bagaimana masalah kesulitan belajar yang dialami siswa pada pelajaran Ekonomi dalam Kurikulum Merdeka kelas 10 MA Darul Huda? 2. Apa faktor penyebab kesulitan belajar siswa pada pelajaran Ekonomi dalam Kurikulum Merdeka kelas 10 MA Darul Huda? 3. Bagaimana solusi dalam mengatasi kesulitan belajar siswa pada pelajaran Ekonmi dalam Kurikulum merdeka kelas 10 MA Darul Huda?
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif untuk mengetahui hasil analisis secara mendalam kepada narasumber, terkait permasalahan yang sedang di teliti. Adapun Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah observasi perilaku siswa, Wawancara dan Dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan Kondensasi data, Penyajian data dan Kesimpulan/Verifikasi. Di dalam pengecekan keabsahan data menggunakan member check kepada narasumber.
Berdasarkan penelitian dapat diketahui: 1. Masalah belajar yang di alami siswa dalam pelajaran Ekonomi Kurikulum Merdeka yakni Perhatian, Ingatan, Tingkat daya serap siswa dalam memahami informasi, Akademis dan Sosial. 2. Faktor penyebab siswa mengalami kesulitan belajar dalam pelajaran Ekonomi Kurikulum Merdeka kelas 10 MA Darul Huda ada Faktor Internal yang memuat mengenai Psikologi dan Mental serta Emosional dan Kebiasaan sikap yang salah. Kemudian pada Faktor Eksternal diakibatkan karena Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat. 3. Solusi untuk mengatasi masalah belajar siswa tersebut berupa Bimbingan Konseling, Menjalin Kerjasama dengan Orang Tua Siswa, Penilaian kepala sekolah terhadap guru dan penilaian guru terhadap siswa
PENGEMBANGAN E-KATALOG KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PENYUSUN VEGETASI DI PANTAI NGALUR TULUNGAGUNG SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI
Skripsi dengan judul “Pengembangan E-Katalog Tumbuhan Penyusun Vegetasi Di Pantai Ngalur Tulungagung Sebagai Sumber Belajar Biologi” ini ditulis oleh Rif’atul Masruroh, NIM 126208211035, dengan pembimbing Nanang Purwanto, M.Pd.
Kata Kunci: Vegetasi Pantai, Kanekaragaman Tumbuhan, Sumber Belajar, E-Katalog
Tulungagung merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak pantai indah, namun sebagian besar masih belum terungkap sehingga kondisi alam dan ekosistemnya relatif masih alami dan terjaga. Salah satu pantai tersebut adalah Pantai Ngalur yang terletak di Kecamatan Tanggunggunung, tepatnya di Desa Jengglungharjo. Pantai ini memiliki vegetasi pantai yang beragam, namun hingga saat ini belum terdapat penelitian yang secara khusus mengkaji keanekaragaman tumbuhan penyusun vegetasinya. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang dilakukan terhadap mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah Botani Phanerogamae, diketahui bahwa mereka masih kesulitan mengenali jenis-jenis tumbuhan penyusun vegetasi pantai. Mereka juga membutuhkan sumber belajar yang interaktif, menarik, serta mudah diakses kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis tumbuhan penyusun vegetasi di Pantai Ngalur, Tulungagung, serta mengembangkan sumber belajar berupa e-katalog yang valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran biologi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan dua tahapan utama. Tahap I bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman tumbuhan penyusun vegetasi di Pantai Ngalur dengan menggunakan metode purposive sampling dan petak kuadran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Tahap II merupakan tahap pengembangan produk berupa e-katalog menggunakan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan: analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Teknik yang digunakan meliputi penyebaran angket, validasi oleh ahli media, ahli materi, dan dosen pengampu mata kuliah, serta uji keefektifan dilakukan secara empiris menggunakan pretest dan posttest untuk mengetahaui peningkatan hasil belajar setelah mengunakan e-katalog. Analisis data kualitatif berasal dari kritik dan saran validator, serta analisis kuantitatif berasal dari uji N-Gain untuk mengetahui efektivitas penggunaan e-katalog.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa 1) Terdapat 21 spesies tumbuhan dari 17 famili penyusun vegetasi di Pantai Ngalur, dan didominasi oleh tumbuhan jenis herba. Spesies yang paling banyak ditemukan adalah Cynodon dactylon dari famili Poaceae. Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener sebesar 1,97 dan indeks kemerataan 0,65, keduanya termasuk dalam kategori sedang, yang menunjukkan ekosistem pantai masih stabil. 2) E-katalog yang dikembangkan memperoleh nilai validitas sebesar 88,12% dari ahli materi, media, dan dosen pengampu, sehingga dikategorikan sangat valid. 3) Uji kepraktisan memperoleh skor 82,45% yang menunjukkan bahwa e-katalog sangat praktis digunakan. 4) Uji keefektifan menunjukkan hasil persentase 78,9 yang menunjukkan kategori tafsiran sangat efektif
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES KEMAMPUAN LITERASI SAINS BERBASIS MULTIPEL REPRESENTASI PADA MATERI TERMOKIMIA
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengembangan Instrumen Tes Kemampuan Literasi Sains Berbasis Multipel Representasi Pada Materi Termokimia”ini ditulis oleh Lu’lu’atul Munawaroh, NIM. 126212211015, pembimbing Ifah Silfianah, M.Pd.
Kata Kunci: Instrumen Tes, Literasi Sains, Multipel Representasi, Termokimia
Berdasarkan permasalahan yang terjadi, salah satunya yaitu siswa belum terbiasa mengerjakan soal literasi sains dan multipel representasi khususnya pada materi termokimia. Berdasarkan analisis kebutuhan, pada proses pembelajaran kimia masih menggunakan evaluasi yang langsung ke soal dan representasi secara simbolik. Belum adanya penerapan literasi sains dan multipel representasi sehingga belum terdapat alat evaluasi literasi sains berbasis multipel representasi pada materi termokimia. Oleh karenanya perlunya pengembangan instrumen tes kemampuan literasi sains berbasis multipel representasi pada materi termokimia. Tujuan penelitian ini yaitu 1) menguraikan proses pengembangan instrumen tes kemampuan literasi sains siswa kelas XI berbasis multipel representasi pada materi termokimia, 2) menganalisis tingkat kesukaran dan daya pembeda instrumen tes kemampuan literasi sains siswa kelas XI berbasis multipel representasi pada materi termokimia, 3) menganalisis tingkat validitas dan reliabilitas instrumen tes kemampuan literasi sains siswa kelas XI berbasis multipel representasi pada materi termokimia, 4) menganalisis profil kemampuan literasi sains siswa kelas XI berbasis multipel representasi pada materi termokimia.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model dari Sivasailam Thiagarajan berupa 4D yang dimodifikasi 3D menjadi tiga tahapan pengembangan. Instrumen yang digunakan berupa lembar pedoman wawancara, lembar angkat validasi ahli, lembar angket respon siswa, dan instrumen butir soal. Uji empiris dilakukan untuk mengetahui kepraktisan soal dan karakteristik soal berupa daya pembeda, tingkat kesukaran, validitas dan reliabilitas. Uji profil literasi sains dilakukan untuk mengetahui dan mendiskripsikan kemampuan literasi sains siswa. Data yang didapatkan dilakukan analisis menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif deskriptif.
Hasil penelitian pengembangan instrumen tes kemampuan literasi sains berbasis multipel representasi pada materi termokimia menunjukkan bahwa 1) proses pengembangan menggunakan model 3D berupa a) Define dilakukan analisis kebutuhan, analisis siswa, analisis tugas, dan analisis konsep, analisis multipel representasi, dan analisis literasi sains, b) Design dilakukan penetapan bentuk instrumen, rancangan tujuan pembelajaran dan indikator soal, penyususnan kisi-kisi, perancangan instrumen yang terdiri dari pembuatan lembar pedoman wawancara, pembuatan butir soal uraian, pembuatan pedoman penskoran, pembuatan lembar angket validasi ahli, lembar angket respon siswa, c) Development terdiri dari hasil uji validasi isi atau konten, uji empiris, dan uji profil kemampuan literasi sains siswa berbasis multipel representasi pada materi termokimia. 2) Instrumen yang dikembangkan memenuhi syarat validitas konten dengan rata-rata 90,9% kriteria sangat layak; kepraktisan soal menunjukkan kriteria tinggi dengan rata-rata 76,66%; tingkat kesukaran terdapat 27% sukar, 50% sedang, dan 23% mudah; daya pembeda menghasilkan 40% baik, 20% cukup, 36% jelek, dan 6% jelek sekali. 3) Uji validitas menggunakan SPSS26 menghasilkan 18 butir soal valid dengan korelasi sedang sampai dengan kuat; Tingkat reliabilitas menghasilkan nilai 0,788 dengan kriteria tinggi, 4) Uji profil kemampuan literasi sains siswa rata-rata memiliki kriteria rendah dengan nilai 41,15% karena belum terbiasa mengerjakan soal literasi sains
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KARYA WISATA TERHADAP MINAT BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS 8 DI SMPN 1 NGUNUT TULUNGAGUNG
Skripsi yang berjudul “Pengaruh Metode Pembelajaran Karyawisata Terhadap Minat Belajar Ips Pada Siswa Kelas 8 Di SMPN 1 Ngunut” ini ditulis oleh Nilna Barorotun Nada, NIM 126209211031, Pembimbing Bagus Setiawan, M.Pd.
Kata Kunci : Metode Pembelajaran, Karyawisata, Minat Belajar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat belajar siswa terhadap mata pelajaran IPS di SMPN 1 Ngunut. Siswa merasa pembelajaran IPS monoton dan kurang menarik, dengan metode konvensional yang dominan seperti ceramah dan diskusi, sehingga lebih banyak mengandalkan hafalan ketimbang pemahaman. Untuk mengatasi masalah ini, metode pembelajaran karyawisata diterapkan agar siswa mendapatkan pengalaman belajar langsung tidak hanya teori. Metode ini memungkinkan mereka mengaitkan teori yang dipelajari dengan praktik nyata, serta memperluas pengetahuan tentang kehidupan sehari-hari.
Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana pengaruh metode pembelajaran karyawisata terhadap minat belajar IPS pada siswa kelas 8 dan Apakah ada hubungan antara metode tersebut dan minat belajar IPS yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran karyawisata terhadap minat belajar IPS pada siswa kelas 8 dan Untuk mengetahui adakah hubungan antara metode tersebut dan minat belajar IPS Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan populasi 386 siswa, dan sampel diambil secara proporsional acak sebanyak 40 siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, dengan teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan dari metode pembelajaran karyawisata terhadap minat belajar IPS, dengan pengaruh kuat sebesar 64,2%. Analisis regresi menunjukkan nilai thitung (7,935) > ttabel (2,02439) dengan signifikansi 0,00 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif diterima. Kemudian koefisien korelasi (R) sebesar 0,790 menunjukkan hubungan yang kuat. Yang berarti berarti bahwa semakin efektif penerapan metode pembelajaran karyawisata, semakin tinggi pula minat siswa dalam mempelajari IP
ANALISIS REGULASI PERGADAIAN SYARIAH DALAM KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH (KHES) DAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN (POJK)
Skripsi dengan judul “Analisis Regulasi Pergadaian Syariah Dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) Dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)” yang ditulis oleh Arya Yoga Prastya dan dibimbing oleh dosen Dr. Reni Dwi Puspitasari, M.Sy.
Kata kunci : Pergadaian, KHES, POJK
Harmonisasi antara Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) merupakan langkah strategis untuk memastikan keselarasan regulasi dalam mendukung perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. Dalam konteks ini, Mahkamah Agung dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perlu bekerja sama secara intensif untuk menyelaraskan ketentuan-ketentuan dalam KHES dengan regulasi yang diatur dalam POJK, terutama yang berkaitan dengan operasionalisasi lembaga keuangan syariah, khususnya dalam pergadaian syariah. Harmonisasi ini penting untuk menciptakan kepastian hukum, memperkuat integrasi regulasi, dan meminimalkan potensi konflik antara norma hukum syariah dan peraturan keuangan. Khususnya dalam KHES Bab XIV tentang Rahn (gadai syariah), dengan regulasi yang diatur dalam POJK No. 31/POJK.05/2016 tentang Pergadaian Syariah.
Dalam penelitian ini memiliki cangkupan fokus penelitian sebagai berikut: Pertama, bagaimana regulasi pergadaian syariah berdasarkan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)? Kedua, bagaimana bentuk disharmoni yang terdapat antara Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dalam regulasi pergadaian syariah? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan dengan pendekatan perundang-undangan. Pengumpulan data pada penelitian ini mencakup sumber data primer yaitu dalam POJK dan KHES dengan sumber data sekunder yaitu peraturan perundang-undangan, keputusan pengadilan, teori hukum, dan hasil-hasil penelitian yang berwujud laporan.
Adapun hasil penelitian ini bahwa: pertama, KHES yang disusun oleh Mahkamah Agung berbasis prinsip hukum Islam berfungsi sebagai pedoman hukum dalam penyelesaian sengketa di pengadilan agama, sedangkan POJK yang diterbitkan oleh OJK mengatur aspek teknis dan operasional pergadaian syariah sebagai bagian dari sektor jasa keuangan. Perbedaan fokus dan tingkat detail antara kedua regulasi ini masih terdapat beberapa disharmoni, hal ini dapat menyebabkan ketidakpastian hukum dalam industri pergadaian syariah, yang berdampak pada kepercayaan masyarakat, pengelola pergadaian, dan regulator itu sendiri. Kedua, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi pergadaian syariah saat ini menghadapi tantangan disharmoni antara Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) dan POJK No. 31/POJK.05/2016. Disharmoni ini terlihat pada beberapa aspek penting, meliputi penggunaan istilah, ketentuan akad, rukun dan syarat, pembatalan akad, pengelolaan barang jaminan, penyelenggaraan usaha, hingga sanksi dan pencabutan izin usaha