23526 research outputs found
Sort by
PENGARUH CURRENT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO, DAN TOTAL ASSETS TURN OVER TERHADAP RETURN ON EQUITY PADA PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGES YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2020-2023
Skripsi dengan judul “Pengaruh Current Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Total Asset Turn Over Terhadap Return On Equity pada Perusahaan Food and Beverages yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2023” yang ditulis oleh Ashasiwi Nur Azizah Maulana, NIM. 126403212032, Program Studi Akuntansi Syariah, Jurusan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dibimbing oleh Rendra Erdkhadifa, M.Si.
Kata Kunci: Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Total Asset Turn Over, dan Return On Equity.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh ketidakpastian laba perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di BEI periode 2020 hingga 2023 dari tahun ketahun. Tingginya liabilitas atau utang dan menurunnya aset perusahaan menjadi penyebab perubahan laba perusahaan yang tercermin dalam ROE. ROE perusahaan merupakan indikator penting yang mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba, pengeolaan keuangan yang efektif, efisiensi penggunaan ekuitas, serta nilai perusahaan. Rendahnya nilai ROE memberikan sinyal negatif bagi investor dan pemberi pinjaman, sehingga menurunkan kepercayaan investor dan pemberi pinjaman terhadap kinerja perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh CR, DER, dan TATO secara serentak terhadap ROE pada perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di BEI periode 2020-2023, (2) pengaruh secara signifikan CR terhadap ROE pada perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di BEI periode 2020-2023, (3) pengaruh secara signifikan DER terhadap ROE pada perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di BEI periode 2020-2023, (4) pengaruh secara signifikan TATO terhadap ROE pada perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di BEI periode 2020-2023.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling dengan jenis sampling purposive. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu regresi data panel dengan bantuan software Eviews 12 untuk menganalisis data penelitian dengan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) secara simultan CR, DER, dan TATO berpengaruh signifikan terhadap ROE pada perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di BEI periode 2020-2023, (2) CR tidak berpengaruh secara signifikan terhadap ROE pada perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di BEI periode 2020-2023, (3) DER tidak berpengaruh secara signifikan terhadap ROE pada perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di BEI periode 2020-2023, (4) TATO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROE pada perusahaan Food and Beverages yang terdaftar di BEI periode 2020-2023
FENOMENA SOSIAL PENGAJIAN DAN PEDAGANG (Studi tentang Pola Komunikasi dan Modal Sosial di Desa Karangnongko Kabupaten Mojokerto
Kegiatan pengajian berkembang menjadi ruang interaksi sosial dan ekonomi dengan keberadaan pasar dadakan yang muncul di setiap hari Jumat. Fokus utama dalam penelitian ini mengkaji dua hal yaitu, pola komunikasi yang terjadi di dalam pengajian dan pedagang pasar dadakan, dan kedua aktivitas bagaimana dalam bentuk modal sosial yang berperan sebagai pendukung aktivitas ekonomi pedagang di lingkungan pengajian.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui proses observasi, wawancara, pemilihan sampel dan dokumentasi. Data yang dianalisis menggunakan teori Modal sosial dari Robert D Putnam yang menjelaskan beberapa komponen didalamnya yaitu jaringan sosial, norma dan kepercayaan.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini disimpulkan bahwa (1) pola komunikasi aktivitas pengajian dan ekonomi melalui Word Of Mouth dan pemanfaatan media sosial. (2) modal sosial dilihat dari sebuah perasaan, hubungan sosial, kerjasama. Melalui modal sosial keterlekatan dari kegiatan menjadi katalisator keberkahan yang dianggap sebagai mencari berkah
PEMBENTUKAN IDENTITAS SOSIAL KEAGAMAAN SANTRI MELALUI ZIKIR BA’NILA DI PONDOK PESANTREN MBAH DUL
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Zikir Ba’nila sebagai praktik sosial dalam membentuk identitas sosial keagamaan santri di Pondok Pesantren Mbah Dul. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya praktik keagamaan kolektif dalam lingkungan pesantren sebagai media pembentukan identitas yang holistik, mencakup aspek spiritual, sosial, dan emosional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan kyai, pengurus, santri dan alumni, serta analisis dokumen terkait tradisi Zikir Ba’nila.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Zikir Ba’nila berfungsi sebagai praktik kolektif yang memperkuat solidaritas antar santri melalui interaksi sosial seperti saling mengoreksi bacaan Al-Quran, zikir bersama, dan aktivitas pendukung seperti makan bersama. Kegiatan ini tidak hanya membentuk identitas spiritual individu, tetapi juga menciptakan ikatan emosional dan rasa kebersamaan yang mendalam. Narasi diri santri mengungkapkan transformasi spiritual dan kebanggaan sebagai bagian dari komunitas pesantren. Teori Steph Lawler tentang identitas sosial digunakan untuk menganalisis dinamika pembentukan identitas ini.
Penelitian ini menggaris bawahi bahwa Zikir Ba’nila bukan sekadar ritual ibadah, melainkan praktik sosial yang kompleks dalam membentuk identitas santri yang stabil dan tahan lama. Temuan ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang tradisi keagamaan dalam lingkungan pesantren serta relevansinya dalam konteks pembentukan identitas di era modern
PERAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT UNTUK PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA BERDASAR UU NO.3 TAHUN 2024 TENTANG DESA PERSPEKTIF FIQIH SIYASAH (Studi Kasus Desa Tunggangri Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung)
Hazlina, 126103212137 Peran Kepala Desa Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Untuk Pelaksanaan Pembangunan Desa Berdasar UU No.3 Tahun 2024 Tentang Desa Perspektif Fiqih Siyasah (Studi Kasus Desa Tunggangri, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung) Prodi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Muhammad Amiril A'la, M.H.
Kata kunci : Kepala Desa, Partisipasi, Pembangunan Desa
Penelitian ini dilatarbelakangi dari adanya kondisi Desa Tunggangri yang masih menghadapi tantangan serius dalam sektor pembangunan. Masyarakat desa memiliki tingkat partisipasi yang baik, namun belum sepenuhnya optimal, terutama dalam pemeliharaan fasilitas umum seperti kerusakan jalan dan banjir yang sering terjadi di jalan raya saat musim hujan. Permasalahan ini mencerminkan kurangnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang ada, serta menunjukkan bahwa program-program pembangunan yang direncanakan oleh kepala desa belum sepenuhnya dilaksanakan dan terprogram dengan baik.
Rumusan dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana Peran Kepala Desa Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Untuk Pelaksanakan Pembangunan Desa Berdasar UU No.3 Tahun 2024 Tentang Desa Perspektif Fiqih Siyasah di Desa Tunggangri Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung, 2) Apa Saja Faktor Pendorong Dan Faktor Penghambat Kepala Desa Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Untuk Pelaksanaan Pembangunan di Desa Tunggangri Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung? Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk Mengetahui Peran Kepala Desa Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Untuk Pelaksanakan Pembangunan Desa Berdasar UU No.3 Tahun 2024 Tentang Desa Perspektif Fiqih Siyasah di Desa Tunggangri Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. 2) Untuk Mengetahui Faktor Pendorong Dan Faktor Penghambat Kepala Desa Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Untuk Pelaksanaan Pembangunan di Desa Tunggangri Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung.
Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan, sumber data dari penelitian ini adalah sumber data primer, sekunder dan sumber data tersier sementara teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian teknik analisis data menggunakan penyajian data serta penarik kesimpulan.
Adapun hasil penelitian ini sebagai berikut: 1) Peran Kepala Desa Tunggangri dalam meningkatkan partisipasi tersebut melalui berbagai strategi, meliputi: mengadakan musyawarah rutin untuk melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dan menjangkau semua kelompok masyarakat, Menganggarkan dana untuk rapat musyawarah desa, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kelompok tertentu seperti pemuda melalui organisasi karang taruna, perempuan melalui pelatihan keterampilan, dan lansia melalui kegiatan kesehatan. Dalam perspektif fiqih siyasah, kepala desa sebagai pemimpin lokal memegang peran strategis yang mirip dengan konsep “wali al-amr” dalam Islam, yakni seseorang yang diberi amanah untuk mengatur urusan masyarakat dan mewujudkan kemaslahatan umat. Pemimpin dalam fiqih siyasah tidak hanya bertugas mengatur, tetapi juga bertanggung jawab moral dan spiritual dalam memastikan keadilan, partisipasi, dan kesejahteraan masyarakat. 2) Faktor pendorong meliputi: kesadaran kepala desa akan pentingnya peran masyarakat, dukungan dan kepercayaan dari masyarakat, akses informasi yang mudah, ketersediaan dana desa, serta motivasi pribadi kepala desa untuk membangun desanya dengan baik. Di sisi lain, faktor penghambat meliputi: kurangnya pemahaman pentingnya infrastruktur, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pembangunan, minimnya keterlibatan dalam pemeliharaan fasilitas umum, lambatnya penyaluran dana pusat, dan munculnya rasa apatis di kalangan warga
STRATEGI PUBLIC RELATIONS UNTUK MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATA, PENDIDIKAN DAN BUDAYA DI MUSEUM SONG TERUS PACITAN
Skripsi dengan judul “Strategi Public Relations untuk Meningkatkan Daya Tarik
Wisata, Pendidikan dan Budaya di Museum Song Terus Pacitan” ini ditulis oleh
Nurul Istiana Dewi, NIM. 126304213205, dengan pembimbing/promotor Didin
Wahyudin, M. Pd.
Kata Kunci: Strategi Public Relations, Daya Tarik Wisata, Pendidikan dan Budaya,
Museum Song Terus Pacitan.
Penelitian dilatarbelakangi oleh banyak masyarakat yang belum pernah atau
tidak tertarik untuk mengunjungi museum. Padahal, museum memiliki potensi
sebagai sarana edukasi dan destinasi wisata yang menarik. Museum sering kali kalah
bersaing dengan sarana hiburan dan rekreasi lainnya yang lebih menarik. Untuk
menarik minat pengunjung, museum perlu membangun citra yang positif dengan
pelayanan edukasi dan wisata yang baik. Namun, banyak museum yang menghadapi
tantangan seperti fasilitas yang minim, penataan yang kurang menarik, dan
manajemen yang tidak optimal.
Meskipun telah dilengkapi dengan fasilitas, Museum Song Terus masih
kekurangan dalam hal fasilitas dasar dan ruang kegiatan pendidikan yang memadai.
Keterbatasan aksesibilitas lokasi museum yang jauh dari pusat kota juga menjadi
tantangan dalam meningkatkan jumlah pengunjung. Data jumlah pengunjung
Museum Song Terus dari tahun ke tahun menunjukkan penurunan signifikan, yang
menunjukkan perlunya strategi public relations yang efektif untuk meningkatkan
daya tarik museum sebagai destinasi wisata, pendidikan, dan budaya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi public relations Museum
Song Terus dan faktor pendukung serta penghambatnya. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Museum Song Terus telah menerapkan strategi PENCILS, namun masih perlu
peningkatan dalam beberapa aspek. Strategi publikasi Museum Song Terus yang
memanfaatkan media sosial, khususnya Instagram, yang berhasil menjangkau
audiens, terutama generasi muda. Namun, promosi museum belum maksimal dan
perlu ditingkatkan.
Event yang diadakan oleh Museum Song Terus, berhasil menarik minat
pengunjung dan mendukung edukasi dan pelestarian budaya. Strategi news yang
dijalankan oleh Museum Song Terus, berhasil memperluas jangkauan informasi
tentang museum. Strategi inform or image berhasil mencapai daya tarik melalui
branding yang telah dilakukan. Faktor pendukung strategi public relations Museum
Song Terus adalah fasilitas yang memadai, kolaborasi dengan Kementerian
Kebudayaan Republik Indonesia, serta regulasi yang jelas. Faktor penghambat
strategi public relations Museum Song Terus adalah keterbatasan Sumber Daya
Manusia (SDM), lokasi yang jauh dari pusat kota Pacitan, dan masalah sinyal internet
yang terbatas
EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS NILAI ADAT IDER-IDER PARI TERHADAP EMPATI SISWA SMPN 1 BOYOLANGU
Indonesia memiliki kekayaan budaya yang mengandung nilai-nilai moral penting, termasuk empati. Namun, perkembangan zaman menyebabkan lunturnya budaya lokal dan menurunnya sikap empati di kalangan siswa. Oleh karena itu, diperlukan layanan bimbingan kelompok berbasis budaya lokal seperti Adat Ider-Ider Pari untuk menumbuhkan kembali sikap empati siswa. Pemilihan layanan bimbingan kelompok berbasis budaya dianggap efektif karena layanan ini menyentuh aspek psikologis, sosial, dan kultural yang relevan dengan kehidupan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas nilai-nilai adat ider-ider pari dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan empati siswa SMPN 1 Boyolangu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 6 siswa dengan tingkat empati rendah.Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dan observasi. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan skor empati setelah pelaksanaan layanan, dengan hasil uji-T menunjukkan nilai signifikansi 0,02<0,05. Dengan demikian, nilai-nilai adat ider-ider pari terbukti efektif dalam meningkatkan empati siswa. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu guru dalam memilih penerapan model layanan informasi yang tepat untuk meningkatkan empati siswa
PERAN PONDOK PESANTREN DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SANTRI DI PONDOK PESANTREN PANGGUNG PUTRA TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Peran Pondok Pesantren dalam Membentuk Karakter Religius Santri di Pondok Pesantren Panggung Putra Tulungagung” ini ditulis oleh Rizki Adi Saputra NIM 12201193209. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing: Prof. Dr. H. Syamsun Ni’am, M.Ag.
Kata Kunci: Peran, Pondok Pesantren, Karakter Religius, Santri
Penurunan nilai-nilai keagamaan di kalangan santri menjadi perhatian serius dalam pendidikan agama Islam di Indonesia, yang dipengaruhi oleh arus modernisasi, perkembangan teknologi, dan perubahan sosial. Pondok Pesantren Panggung Tulungagung sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional, memainkan peran sentral dalam membentuk karakter religius santri dengan pendekatan pembelajaran yang menyeluruh, mencakup dimensi keilmuan, spiritual, dan sosial. Melalui pendekatan ini, diharapkan santri dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan mereka, menjadi pribadi yang berkualitas, dan mampu berkontribusi positif dalam masyarakat.
Fokus penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah (1) Bagaimana peran Pondok Pesantren Panggung Putra Tulungagung sebagai tempat belajar karakter religius santri. (2) Bagaimana peran Pondok Pesantren Panggung Putra Tulungagung dalam membentengi karakter religius di tengah modernitas. (3) Bagaimana bentuk karakter religius yang dikembangkan Pondok Pesantren Panggung Putra Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode induktif dengan alur tahapan kondensasi data, penyajian data (data display) dan menarik kesimpulan dan verifikasi.
Dari hasil penelitian ini, penulis menyimpulkan: (1) Peran Pondok Pesantren Panggung Putra Tulungagung sebagai tempat membentuk karakter adalah menerapkan kegiatan ubudiyyah selama sehari penuh dengan batasan-batasan serta kewajiban tertentu. Kegiatan religius yang terstruktur seperti jadwal sholat wajib, mengaji Al Qur’an, madrasah diniyyah, dan rutinan keagamaan. Pondok menerapkan pembiasaan kegiatan ubudiyyah santri yang dilaksanakan dengan terus menerus secara rutin dan kontinyu. (2) Peran Pondok Pesantren Panggung Putra Tulungagung dalam membentengi karakter religius di tengah modernitas yaitu mempertahankan tradisi lama dan mengikuti perkembangan jaman, menerapkan uswatun khasanah, program pembiasaan/Ta’widiyah, mau’idzah dan nasihat dan pembelajaran diniyyah dengan materi pembelajaran tasawuf. (3) Bentuk-bentuk karakter religius yang dikembangkan Pondok Pesantren Panggung Putra Tulungagung yaitu Ilahiyah (hubungan dengan Allah SWT) dan Insaniyah (hubungan dengan sesama)
PENGARUH LAMA BEKERJA, JAM DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PENDAPATAN KARYAWAN (Studi Kasus : Sentra Industri Kecil Senapan Angin Sanaji Srengat Blitar)
Ajeng Ayu Pramudita, 126402212121, 2025. “Pengaruh Lama Bekerja, Jam Dan Lingkungan Kerja Terhadap Pendapatan Karyawan (Studi Kasus : Sentra Industri Kecil Senapan Angin Sanaji Srengat Blitar)”. Skripsi. Program Studi Ekonomi Syariah. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Universitas Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing : Ahmad Budiman, M.S.I.
Kata Kunci : Lama Bekerja, Jam Kerja, Lingkungan Kerja dan Pendapatan Karyawan
Sentra merupakan tempat dimana seorang karyawan melakukan kegiatan produksi, sedangkan industri yaitu suatu kegiatan ekonomi yang didalamnya terdapat proses pembuatan barang dari bahan mentah menjadi barang setengah jadi hingga jadi. Sebuah industri yang berhasil kuncinya pada pemanfaatan sumber daya manusianya.
Pada penelitian ini memiliki permasalahan yaitu : 1) Untuk menguji pengaruh Lama Bekerja terhadap Pendapatan Karyawan Pada Sentra Industri Senapan Angin Sanaji. 2) Untuk menguji pengaruh Jam Kerja terhadap Pendapatan Karyawan Pada Sentra Industri Senapan Angin Sanaji. 3) Untuk menguji pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Pendapatan Karyawan Pada Sentra Industri Senapan Angin Sanaji. 4) Untuk menguji pengaruh Lama Bekerja, Jam Kerja dan Lingkungan terhadap Pendapatan Karyawan Pada Sentra Industri Senapan Angin Sanaji.
Pendekatan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif merupakan metode penelitian dimana data penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. Sumber data pada penelitian ini yaitu data primer diperoleh atau dikumpulkan langsung di lapangan oleh orang yang melakukan penelitian. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah jenis penelitian asosiatif merupakan suatu rumusan masalah penelitian yang besifat menanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih. Teknik pengumpulan data yang diambil adalah kuesioner. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawab.
Hasil Penelitiannya : 1) Lama Bekerja memiliki pengaruh dengan hasil yang ditunjukkan pada uji yang telah dilakukan maka terdapat hasil pada besaran koefisien regresi variabel Lama Bekerja bertanda Positif Signifikan. 2) Jam Kerja memiliki pengaruh dengan hasil yang ditunjukkan pada uji yang telah dilakukan maka terdapat hasil besaran koefisien regresi variabel Jam Kerja bertanda Positif Signifikan. 3) Lingkungan Kerja memiliki pengaruh dengan hasil yang ditunjukkan pada uji yang telah dilakukan maka terdapat hasil besaran koefisien regresi variabel Jam Kerja bertanda Positif Signifikan. 4) Berdasarkan uji f diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 H0 ditolak. Sehingga secara bersama-sama Lama Bekerja, Jam Kerja dan Lingkungan Kerja berpengaruh Positif terhadap Pendapatan Karyawan Sentra Industri Kecil Sanaji Purwokerto Srengat Blitar
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII SMPI AS-SYAFI'AH MOJOSARI LOCERET NGANJUK PADA MATERI HUBUNGAN ANTAR SUDUT
Skripsi yang berjudul “Pengaruh Model Project Based Learning Berbantuan Geogebra Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII SMPI As-Syafi’ah Mojosari Loceret Nganjuk Pada Materi Hubungan Antar Sudut” ini ditulis oleh Diana Fitri Niyati, NIM 126204211017, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Tadris Matematika, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh Bapak Dr. Maryono, M.Pd.
Kata Kunci: Project Based Learning, Geogebra, Hasil Belajar
Rendahnya hasil belajar peserta didik khususnya pada materi hubungan antar sudut yang dapat menghambat proses pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning berbantuan GeoGebra terhadap hasil belajar peserta didik, (2) Untuk mengetahui seberapa besarnya pengaruh model Project Based Learning berbantuan GeoGebra terhadap hasil belajar peserta didik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasy-eksperimen. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas VII SMPI As-Syafi’ah Mojosari Loceret Nganjuk. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII E sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 29 peserta didik dan kelas VII D sebagai kelas control dengan jumlah 28 peserta didik. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 300 peserta didik dengan selusuh kelas berjumlah 11 kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes tulis. Teknik analisis data yang digunakan adalah Independent Sampel T-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh model Project Based Learning Berbantuan Geogebra Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII SMPI As-Syafi’ah Mojosari Loceret Nganjuk Pada Materi Hubungan Antar Sudut. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis uji-t diperoleh nilai sig. = 0,000 ≤ sig. (2-tailed) = 0,05, (2) Besarnya pengaruh model Project Based Learning Berbantuan Geogebra Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII SMPI As-Syafi’ah Mojosari Loceret Nganjuk Pada Materi Hubungan Antar Sudut yaitu 2,052 atau 97,7% dengan kategori tergolong tinggi.
Saran untuk peneliti selanjutnya adalah dapat meneliti model Project Based Learning tidak hanya berbantuan GeoGebra saja, mungkin dapat dikembangkan dengan media yang berbasis teknologi dan untuk variabel yang diteliti tidak hanya hasil belajar peserta didik. Serta dapat mengkaji lebih banyak sumber maupun referensi dan dapat mengembangkannya lebih luas sehingga hasil penelitiannya lebih lengkap dan efektif
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SOCIO-SCINTIFIC-ISSUES (SSI) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM KELAS X SMAN 1 PACE NGANJUK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran Socio-Scintific-Issues (SSI) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Ekosistem Kelas X MAN 1 Pace Nganjuk” ditulis oleh Siska Agustina, NIM 126208212078, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Tadris Biologi, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Muhammad Luqman Hakim Abbas, S.Si, M.Pd.,
Kata Kunci: Socio-Scintific-Issues (SSI), Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa
Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya motivasi siswa dalam pemecahan masalah isu-isu sosial lingkungan berkaitan terhadap kehidupan sehari-hari siswa, yang berpengaruh pada hasil belajar. Dikarenakan dalam proses pembelajaran masih menggunakan model teacher centered, dimana proses pembelajaran siswa terjadi dalam satu arah dan guru berperan sebagai sumber informasi utama mereka, hal tersebut dapat menyebabkan mereka menjadi kurang kreatif dan lebih cenderung pasif. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu menggunakan model pembelajaran Socio-Scintific- Issues (SSI). Dengan menggunakan model pembelajaran Socio-Scintific-Issues (SSI) diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan belajar siswa.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Socio-Scintific-Issues (SSI) terhadap motivasi pada materi ekosistem kelas X SMAN 1 Pace Nganjuk. (2) mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Socio-Scintific-Issues (SSI) terhadap hasil belajar siswa pada materi ekosistem kelas X SMAN 1 Pace Nganjuk. (3) mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Socio-Scintific-Issues (SSI) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada materi ekosistem kelas X SMAN 1 Pace Nganjuk.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitiannya adalah quasy eksperiment dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMAN 1 Pace Nganjuk yang berjumlah 252 siswa. Teknik sampel digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini menggunakan kelas X-1 dengan jumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X-2 dengan jumlah 36 siswa sebagai kelas kontrol. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah angket, tes, dan dokumentasi. Angket digunakan untuk memperoleh data motivasi belajar siswa. Tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar siswa, sedangkan dokumentasi digunakan untuk memperoleh dokumentasi proses pembelajaran di kelas X-1 dan X-2 sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data yakni uji validitas, uji reliabilitas, uji N-Gain, uji normalitas dan homogenitas, uji T dan uji MANOVA.
Hasil penelitian : (1) Ada pengaruh model pembelajaran socio-scintific-issues (SSI) terhadap motivasi materi ekosistem kelas X SMAN 1 Pace Nganjuk. Hal ini berdasarkan hasil uji t-test diperoleh nilai sig. (2-tailed) adalah 0,000. Berdasarkan kriteria pengambilan keputusan 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak sehingga H1 diterima. (2) Ada pengaruh model pembelajaran socio-scintific-issues (SSI) terhadap hasil belajar siswa materi ekosistem kelas X SMAN 1 Pace Nganjuk. Hal ini berdasarkan hasil uji t-test menggunakan nilai N-Gain yang diperoleh nilai sig. (2-tailed) Adalah 0,000. Berdasarkan kriteria pengambilan keputusan 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak sehingga H1 diterima. (3) Ada pengaruh model pembelajaran socio-scintific-issues (SSI) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa materi ekosistem kelas X SMAN 1 Pace Nganjuk. Hal ini berdasarkan hasil uji manova menggunakan angket dan nilai N-Gain hasil belajar yang diperoleh nilai sig. (2-tailed) Adalah 0,000. Berdasarkan kriteria pengambilan keputusan 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak sehingga H1 diterima