23526 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU PERISTIWA UNTUK PEMBELAJARAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII UPT SMP NEGERI 3 SRENGAT
Skripsi dengan judul “Pengembangan Media Kartu Peristiwa Untuk Pembelajaran Menulis Puisi Siswa Kelas VIII UPT SMP Negeri 3 Srengat”. Ditulis oleh Yulifa Roselawati, NIM. 126210211045, pembimbing Dian Etikasari, M.Pd.
Kata kunci: Media Kartu Peristiwa, Menulis Puisi, Pengembangan.
Penelitian dan pengembangan media pembelajaran kartu peristiwa ini didukung oleh permasalahan pembelajaran menulis puisi yang belum menggunakan media visual yang inovatif dan menarik perhatian siswa sehingga mengakibatkan hasil belajar siswa rendah. Melihat permasalah tersebut, hasil belajar siswa dapat ditingkatkan dengan media pembelajaran kartu peristiwa yang menarik dan inovatif. Tujuan penelitian yang dilakukan, yaitu (1) mendeskripsikan proses pengembangan media kartu peristiwa untuk pembelajaran menulis puisi siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 3 Srengat, (2) mendeskripsikan uji efektivitas penerapan media kartu peristiwa untuk pembelajaran menulis puisi siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 3 Srengat.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Bord and Gall yang terdiri dari tujuh tahapan, yaitu identifikasi potensi dan identifikasi masalah, pengumpulan data awal, desain produk, validasi produk, revisi produk, uji coba produk, dan produk akhir. Desain yang digunakan, yaitu Nonequivalent Control Group Design dengan sampel dua kelas, yaitu kelas VIII-C (kelas eksperimen) dan kelas VIII-D (kelas kontrol). Instrumen penelitian dan pengembangan meliputi intrumen observasi proses pembelajaran, instrumen angket validasi produk, instrumen angket siswa kelas eksperimen, instrumen tes siswa (pre-postes), dan wawancara guru. Kemudian analisis data pengujian hipotesis menggunakan uji statistik, yaitu Independen Sample T-Test. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara, angket dokumentasi, dan hasil tes.
Hasil penelitian dan pengembangan ini menunjukkan (1) Media pembelajaran kartu peristiwa materi menulis puisi kelas VIII dikembangkan dalam bentuk media visual cetak dengan ukuran 10cmx15cm berbahan art papper. Terdapat konten judul tema, gambar ilustrasi, dan narasi. Pada media 3D pendukung kartu peristiwa dengan ukuran 80x70cm berbahan styrofoam warna. Terdapat konten materi puisi. (2) Hasil validasi ahli materi menunjukkan rata-rata 94,6% (sangat valid/layak). Hasil validasi ahli media menunjukkan rata-rata 94% (sangat valid/layak). Hasil validasi ahli praktisi menunjukkan rata-rata 91,8% yang berkriteria (sangat praktis/layak. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkkan bahwa Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05. Hasil angket siswa kelas eksperimen memperoleh rata-rata 86,6% (sangat layak). Dengan demikian media kartu peristiwa dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran pada materi menulis puisi kelas VIII
PROBLEMATIKA RANGKAP JABATAN PENJABAT KEPALA DESA DALAM PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN FIQH SIYASAH (Studi Kasus di Desa Widoro Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek)
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Problematika Rangkap Jabatan Penjabat Kepala Desa Dalam Perspektif Hukum Positif dan Fiqh Siyasah (Studi Kasus di Desa Widoro Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek)” ini ditulis oleh Rio Gangga Fahlefy NIM. 126103211089, Prodi Hukum Tata Negara, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, di bimbing oleh Dr. H. M. Darin Arif Mu’allifin, S.H., M.Hum.
Kata Kunci: Rangkap Jabatan, Penjabat Kepala Desa, Hukum Positif, Fiqh Siyasah
Problematika yang terjadi di Desa Widoro Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek yakni Desa tersebut dipimpin oleh seorang Penjabat Kepala Desa yang juga merangkap jabatan sebagai Kasi Kesejahteraan Rakyat di Kecamatan Gandusari. Beliau bekerja di dua instansi sekaligus dalam waktu bersamaan yakni di desa sebagai Penjabat Kepala Desa serta di kecamatan sebagai Kasi Kesejahteraan rakyat. Rumusan Masalah dalam penelitian ini yaitu: 1)Bagaimana pelayanan dan pengelolaan di Desa Widoro dengan adanya rangkap jabatan tersebut?, 2) Bagaimana rangkap jabatan Penjabat Kepala Desa jika ditinjau menurut perspektif hukum positif?, 3)Bagaimana rangkap jabatan Penjabat Kepala Desa jika ditinjau menurut perspektif fiqh siyasah?
Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian yuridis empiris atau penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep dari Miles dan Hubermen meliputi; kondensai data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan:1)Problematika Rangkap jabatan yang dijalankan oleh Bapak Purwanto sebagai Penjabat Kepala Desa Widoro (PJ Kades) dan Kasi Kesejahteraan Rakyat di Kecamatan Gandusari menimbulkan dampak pada kualitas pelayanan publik dan pengelolaan desa. Keterbatasan waktu yang dimiliki Bapak Purwanto mengurangi efektivitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di tingkat desa, Selain itu, pengelolaan tempat wisata "Negeri Atas Awan" juga berkurang. Untuk mengatasi permasalahan ini, dibutuhkan koordinasi yang lebih antara Penjabat Kepala Desa dengan BUMDes, serta memperhatikan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) 2) Rangkap jabatan Penjabat Kepala Desa (PJ Kades) yang dilakukan pak Purwanto tidak bertentangan dengan hukum positif dan memenuhi ketentuan yang berlaku, seperti berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan diangkat melalui prosedur yang jelas. Meskipun diperbolehkan, rangkap jabatan ini menghadirkan tantangan dalam membagi perhatian dan waktu antara dua peran yang berbeda, yaitu sebagai Kasi Kesejahteraan Rakyat dan PJ Kades, yang memerlukan kemampuan manajerial tinggi dalam menentukan prioritas. Penyerahan mandat bagi PJ Kades terhadap Sekretaris Desa seperti yang dilakukan pak Purwanto dapat menjadi solusi praktis, namun harus diatur dengan jelas agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan desa, penyerahan mandat dalam hal ini belum ada pengaturanya dalam Undang Undang 3) Prinsip fiqih siyasah menekankan bahwa jabatan dalam pemerintahan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keadilan. Rangkaian jabatan yang diemban oleh seorang pejabat, seperti yang terlihat pada kasus Pak Purwanto, dapat berisiko mengurangi fokus dan efektivitas dalam menjalankan tugas, yang pada gilirannya dapat menimbulkan ketidakadilan. Oleh karena itu, evaluasi terhadap kebijakan rangkap jabatan sangat penting untuk memastikan bahwa setiap pemimpin dapat menjalankan tugasnya dengan optimal, sesuai dengan prinsip efisiensi, keadilan, dan kemaslahatan umat yang diajarkan dalam Islam
IMPLEMENTASI TAHFIDZ NAHAWAND DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA DI MI MIFTAHUL HUDA PANDANSARI NGUNUT TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Implementasi Tahfidz Nahawand dalam Mengembangkan Kecerdasan Spiritual Siswa di MI Miftahul Huda Pandansari Ngunut Tulungagung” ini ditulis oleh Nabila Zakiyah Salma, NIM. 126205211046, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Jurusan Ilmu Keguruan, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing: Muhammad Dwi Toriyono, S.Pd.I, M.Pd.
Kata Kunci: Tahfidz, Nahawand, Kecerdasan Spiritual.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh tahfidz Nahawand, kegiatan menghafal Al Qur’an dengan cara membaca secara berulang-ulang dan setoran. MI Miftahul Huda Pandansari Ngunut Tulungagung salah satu sekolah yang menggunakan irama Nahawand. Irama Nahawand memiliki gerak alunan ringan, sederhana yang dapat memikat jiwa. Tahfidz Nahawand mampu mengembangkan kecerdasan spiritual seperti kecerdasan jiwa, kecerdasan yang dapat membantu manusia dalam menyembuhkan dirinya secara utuh. Kegiatan tahfidz Nahawand mampu mengembangkan kecerdasan spiritual siswa dalam pembelajaran membaca, menghafal surat-surat pendek, dan setoran dengan menggunakan nada indah yang dapat meningkatkan ketenangan jiwa.
Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan desain tahfidz Nahawand dalam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa di MI Miftahul Huda Pandansari Ngunut Tulungagung, (2) mendeskripsikan konten tahfidz Nahawand dalam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa di MI Miftahul Huda Pandansari Ngunut Tulungagung, (3) mendeskripsikan evaluasi tahfidz Nahawand dalam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa di MI Miftahul Huda Pandansari Ngunut Tulungagung.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, jenis studi kasus. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi sehingga data dianalisis dengan kondensasi data, pemaparan data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil pengumpulan dan analisis data penelitian menunjukkan bahwa, (1) desain tahfidz Nahawand dapat mengembangkan kecerdasan spiritual siswa di MI Miftahul Huda Pandansari Ngunut Tulungagung dilakukan sesuai dengan instruksi ustadzahnya dan metode yang dilakukan, (2) konten tahfidz Nahawand mendukung mengembangkan kecerdasan spiritual siswa di MI Miftahul Huda Pandansari Ngunut Tulungagung terdapat 7 irama yang berbeda-beda diantaranya, pendahuluan irama Nahawand, Nahawand ashli, Nahawand jawab dengan naik-datar-turun, Nahawand jawab dengan mengacak ujung nada, teknik pengabungan nada irama Nahawand, Nahawand jawab dengan datar-turun, pengabungan irama Nahawand ashli dan Nahawand jawab, (3) evaluasi tahfidz Nahawand mampu mengembangkan kecerdasan spiritual siswa di MI Miftahul Huda Pandansari Ngunut Tulungagung menggunakan hafalan dan setoran 3 sampai 5 surat kepada ustadzah yang dimana mampu meningkatkan kecerdasan spiritual sisw
LAYANAN AKAD NIKAH DI KANTOR URUSAN AGAMA DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH (Studi Kasus Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar)
ABSTRAK
Muh. Ilham Ainur Roziq, NIM 126102202140, Layanan Akad Nikah di Kantor Urusan Agama
dalam Perspektif Maqashid Syariah (Studi Kasus di Kecamatan Kanigoro Kabupaten
Blitar), Jurusan Hukum Keluarga Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025,
Pembimbing: Dr. Nur Fadhilah, M.H.I.
Kata Kunci: Layanan, Akad Nikah, Maqashid Syariah.
Penelitian ini dilatar belakangi adanya pencatatan pernikahan yang setiap akad nikah harus
dilakukan di hadapan dan diawasi secara langsung oleh Pegawai Pencatat Nikah. Dalam hal ini
Kantor Urusan Agama Kecamatan Kanigoro berfokus dalam meningkatkan kinerja, pelayanan dan
bimbingan masyarakat Islam dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan prinsip
maqashid syariah.
Rumusan dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana layanan akad nikah di Kantor Urusan
Agama Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar? 2) Bagaimana layanan akad nikah di Kantor
Urusan Agama Kecamatan Kanigoro dalam perspektif Maqashid Syariah?. Adapun yang menjadi
tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan layanan akad nikah di Kantor Urusan
Agama Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. 2) Untuk menganalisis layanan akad nikah di
Kantor Urusan Agama Kecamatan Kanigoro dalam perspektif Maqashid Syariah.
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif dan jenis penelitian
lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa
pengamatan, wawancara, atau penelaah dokumen. Sedangkan teknik analisa data menggunakan
kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Layanan Akad Nikah di Kantor Urusan Agama
Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, bahwa Kantor Urusan Agama Kecamatan Kanigoro
Kabupaten Blitar memberikan layanan pencatatan pernikahan bagi calon pengantin yang
persyaratannya meliputi fotokopi KTP, KK calon pengantin, dan lain-lain. Layanan akad nikah ini
tersedia secara online melalui website Simkah atau langsung ke KUA yang memerlukan
dokumentasi. Layanan pencatatan nikah ini dengan biaya Rp600.000 jika diluar jam kerja kantor
dan diluar KUA dan apabila dilaksanakan jam kerja kantor dan berada di dalam KUA tidak
dipungut biaya. 2) Dalam perspektif maqashid syariah, layanan akad nikah di Kantor Urusan
Agama Kecamatan Kanigoro semua sudah sesuai dengan Maqashid Syariah, namun ada yang
belum tuntas. Pelaksaaan bimbingan perkawinan (Bimwin) di KUA Kecamatan Kanigoro
cenderung bersifat formalitas saja. Dimana Bimwin ini sangat penting dalam pondasi calon
pengantin. Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) ini bertujuan untuk mengurangi
terjadinya angka perceraian, menciptakan kesetaraan hak dan kewajiban antara suami dan istri
dalam kehidupan rumah tangga, serta untuk meningkatkan pemahaman pasangan suami istri
mengenai pengelolaan ekonomi keluarga yang efektif, sesuai dengan prinsip-prinsip Islam
STRATEGI GURU FIKIH DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SALAT DUHA BERJAMAAH PADA SISWA DI MTSN 2 BLITAR
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa yang tidak disiplin dalam melaksanakan salat, baik salat fardu maupun salat sunah apalagi di era modern saat ini. Kedisiplinan dalam konteks pelaksanaan salat menjadi aspek yang harus diperhatikan oleh semua orang. MTsN 2 Blitar menjadi salah satu madrasah yang memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan kedisiplinan salat duha berjamaah dan sampai saat ini masih berjalan dengan tertib karena tidak terlepas dari adanya peran guru Fikih yang dimana tidak hanya bertanggung jawab dalam menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membimbing siswa untuk melaksanakan ajaran agamanya dengan baik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru Fikih, guru tata tertib (tatib), Waka Kesiswaan, dan beberapa peserta didik MTsN 2 Blitar.
Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana strategi guru Fikih dalam melakukan pembiasaan salat duha berjamaah pada siswa di MTsN 2 Blitar? 2) Bagaimana strategi guru Fikih dalam memberikan teladan salat duha berjamaah pada siswa di MTsN 2 Blitar? 3) Bagaimana strategi guru Fikih dalam memberikan penyadaran salat duha berjamaah pada siswa di MTsN 2 Blitar? 4) Bagaimana strategi guru Fikih dalam melakukan pengawasan salat duha berjamaah pada siswa di MTsN 2 Blitar?.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh guru Fikih cukup efektif dan terbukti dapat meningkatkan kedisiplinan salat duha berjamaah yang meliputi: 1) Strategi dalam melakukan pembiasaan yaitu dengan menjadikan salat duha sebagai program madrasah yang wajib dilakukan secara rutin, guru berkolaborasi dengan semua elemen sekolah dan bekerja sama dengan orang tua. 2) Strategi dalam memberikan keteladanan yaitu melalui Waka Kesiswaan, guru membuat jadwal imam salat dan pendampingan, guru rutin datang lebih awal dan mengikuti semua kegiatan rangkaian salat duha dari awal hingga akhir, serta guru juga selalu memberikan contoh perilaku yang religius bagi siswa. 3) Strategi dalam memberikan penyadaran yaitu dengan menggunakan pendekatan edukatif melalui ceramah keagamaan atau memberikan pemahaman materi melalui mata pelajaran Fikih serta menggunakan pendekatan psikologis dengan memberikan motivasi spiritual dan nasehat tentang pentingnya salat berjamaah. 4) Strategi dalam melakukan pengawasan yaitu dengan melibatkan guru dan siswa sebagai pengawas kedisiplinan, menerapkan sistem tertulis berupa buku absen dan buku catatan, serta penerapan sanksi edukatif bagi siswa yang tidak tertib
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PADA MATERI BENTUK ALJABAR SISWA KELAS VII MTs AL MA’ARIF TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan berjudul “Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan
Media Pembelajaran Interaktif Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Pada Materi Bentuk Aljabar Siswa Kelas VII MTs Al Ma’arif Tulungagung” ini ditulis oleh Seyfina Farida, NIM. 126204213180 dengan dosen pembimbing Bapak Nur Cholis, S.Pd.I., M.Pd.
Kata Kunci: Kemampuan Komunikasi Matematis, Model Problem Based
Learning, Media Pembelajaran Interaktif
Rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa menjadi latar belakang
penelitian ini, hal tersebut disebabkan karena mayoritas siswa cenderung pasif
dalam aktivitas belajar tanpa adanya interaksi yang lebih mendalam terhadap guru,
minimnya motivasi siswa untuk belajar, sehingga membuat mereka pasif selama
proses pembelajaran, kurangnya kemampuan bertanya dan berpendapat dalam diri
siswa, dan guru yang masih menggunakan metode pengajaran konvensional, membuat suasana belajar di kelas terkesan lebih sederhana. Permasalahan tersebut
dapat diatasi dengan menerapkan strategi belajar yang berbasis pada kebutuhan
siswa, sehingga berdampak pada peningkatan kemampuan komunikasi matematis
secara signifikan. Pada penelitian ini menggunakan penerapan model problem
based learning yang dilengkapi dengan pemanfaatan media pembelajaran
interaktif, berupa Quizizz dan Wordwall dalam pembelajaran.
Tujuan penelitian: 1) untuk mengetahui pengaruh model problem based
learning berbantuan media pembelajaran interaktif terhadap kemampuan
komunikasi matematis pada materi Bentuk Aljabar siswa kelas VII MTs Al ma’arif
Tulungagung. 2) untuk mengetahui besar pengaruh model problem based learning
berbantuan media pembelajaran interaktif terhadap kemampuan komunikasi
matematis pada materi Bentuk Aljabar siswa kelas VII MTs Al ma’arif
Tulungagung.
Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Quasi
Experimental. Populasi yang diteliti terdiri dari kelas VII A dan VII B di MTs Al
Ma’arif Tulungagung, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster
Random Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan
dokumentasi. Selanjutnya, analisis data dilakukan menggunakan uji-t sampel bebas (independent sample t-test) serta pengukuran besaran efek (effect size) dengan
Cohen's d.
Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa: 1) Adanya pengaruh yang
signifikan pada model problem based learning berbantuan media pembelajaran
interaktif terhadap kemampuan komunikasi matematis pada materi bentuk aljabar
siswa kelas VII MTs Al Ma’arif Tulungagung. 2) Adanya pengaruh Sedang pada
model problem based learning berbantuan media pembelajaran interaktif terhadap
kemampuan komunikasi matematis pada materi bentuk aljabar siswa kelas VII MTs
Al Ma’arif Tulungagung
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI STATISTIKA SEDERHANA SISWA KELAS VIII SMPN 1 SUMBERGEMPOL
Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar pada Materi Statistika Sederhana Siswa Kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol” ini ditulis oleh Rizki Rohmatul Ummah, NIM 126204211064, Prodi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh dosen Dr. Syaiful Hadi, M.Pd.
Kata kunci: Model Pembelajaran, Problem Based Learning (PBL), Motivasi Belajar, Hasil Belajar, Statistika
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa di SMPN 1 Sumbergempol. Motivasi dan hasil belajar dianggap penting karena bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat, maka tujuan pembelajaran akan tercapai. Salah satu alternatif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar adalah dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Model Problem Based Learning (PBL) ini melibatkan siswa untuk menyelesaikan masalah dalam kegiatan sehari-hari dan siswa akan aktif dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Sehingga prestasi belajar siswa akan meningkat.
Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar matematika pada materi statistika sederhana siswa kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol. 2) Untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar matematika pada materi statistika sederhana siswa kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol. 3) Untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi dan hasil belajar matematika pada materi statistika sederhana siswa kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis quasy experimental kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol yang berjumlah 350 siswa. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan mengambil 2 kelas yakni, siswa kelas VIII-F (kelas eksperimen) sebanyak 34 siswa yang terdiri dari 18 laki-laki dan 16 perempuan. Dan kelas VIII-G (kelas kontrol) sebanyak 34 yang terdiri dari 19 laki-laki dan 15 perempuan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t-test dan uji MANOVA.
Berdasarkan analisis data penelitian menunjukkan bahwa: 1) Ada pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar matematika pada materi statistika sederhana siswa kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol, dengan nilai signifikansi 0,000 ≤ 0,05. 2) Ada pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar matematika pada materi statistika sederhana siswa kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol, dengan nilai signifikansi 0,000 ≤ 0,05. 3) Ada pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi dan hasil belajar matematika pada materi statistika sederhana siswa kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol, dengan nilai signifikansi 0,000 ≤ 0,05
KEPASTIAN HUKUM TERHADAP PERLINDUNGAN TENAGA HONORER DI KABUPATEN PONOROGO BERDASARKAN UNDAN- UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2023 TENTANG ASN
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Kepastian Hukum Terhadap Perlindungan Tenaga Honorer Di Kabupaten Ponorogo Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 Tentang ASN” ini disusun oleh Wafi Atiqoh Lutfiana dengan NIM. 126103213281, Pembimbing Dr. Syamsul Umam S.H.I., M.H.
Kata Kunci : Kepastian hukum, tenaga honorer, ASN, perlindungan hukum, siyasah dusturiyah.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakpastian hukum terkait pengangkatan tenaga honorer menjadi ASN berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi undang-undang tersebut serta upaya perlindungan bagi tenaga honorer yang belum terakomodasi dalam formasi ASN tahun 2024 di Kabupaten Ponorogo.
Rumusan Masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah : 1. Bagaimana implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara terhadap tenaga honorer di Kabupaten Ponorogo? 2. Bagaimana upaya perlindungan yang diberikan kepada tenaga honorer di Kabupaten Ponorogo yang belum terakomodasi dalam formasi pengangkatan ASN tahun 2024? 3. Bagaimana tinjauan Siyasah Dusturiyah terhadap kebijakan perlindungan tenaga honorer berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN di Kabupaten Ponorogo?
Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah pendekatan kualitatif yuridis-empiris dan jenis pendekatanya deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan tahapan pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi undang-undang telah melalui tahapan analisis jabatan, penyusunan formasi, validasi data honorer, seleksi melalui SSCASN, ujian CAT, dan pemberkasan. Namun, terdapat kendala seperti terbatasnya jumlah formasi, kesalahan administrasi, dan masalah teknis dalam sistem seleksi daring, yang menyebabkan ketidakpastian bagi tenaga honorer yang tidak terakomodasi. Upaya perlindungan bagi tenaga honorer yang belum terakomodasi masih dalam tahap perumusan, termasuk skema PPPK paruh waktu yang belum final, sehingga mereka masih menghadapi ketidakpastian terkait status dan hak-hak mereka. Kebijakan penghapusan tenaga honorer juga berpotensi menimbulkan sengketa hukum bagi yang merasa dirugikan. Dalam konteks Siyasah Dusturiyah, perlindungan hak-hak tenaga honorer harus diatur dengan jelas. Siyasah Dusturiyah menekankan keadilan, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan publik. Kebijakan yang tidak memberikan perlindungan yang memadai dapat dianggap melanggar prinsip keadilan dalam Islam. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk merumuskan kebijakan yang lebih inklusif dan adil, mencerminkan nilai-nilai moral dan etika dalam pelayanan publi
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V DI MI PLUS AL ISTIGHOTSAH PANGGUNGREJO
Skripsi yang berjudul “Implementasi Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Di MI Plus Al Istighotsah Panggungrejo” ditulis oleh Nur Fauzi Rahmawati, NIM 126205212119, pembimbing Bagus Wahyu Setyawan, M.Pd.
Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS), Bahasa Indonesia, Perangkat Pembelajaran
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurikulum yang menekankan pada pentingnya pembelajaran aktif dan partisipatif yang berorientasi pada peserta didik sehingga memunginkan mereka untuk membangun pengetahuan melalui pengalaman yang nyata. Hal ini menunjukkan perlu adanya pendekatan baru dalam proses pembelajaran yaitu dengan metode pembelajaran inovatif untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS). Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan perencanan implementasi pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas V di MI Plus Al Istighotsah Panggungrejo, (2) mendeskripsikan pelaksanaan implementasi pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas V di MI Plus Al Istighotsah Panggungrejo, (3) mendeskripsikan evaluasi implemnetasi pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas V di MI Plus Al Istighotsah Panggungrejo.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data dalam penelitian ini berupa informasi mengenai perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dari implementasi pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS), proses pembelajaran, dokumentasi madrasah berupa visi, misi, kurikulum, modul ajar, program tahunan, program semester, jurnal mengajar, buku catatan, dan presensi peserta didik. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari kepala madrasah, pendidik, peserta didik, proses pembelajaran di dalam kelas, dan jurnal-jurnal penelitian sebelumnya yang berasal dari internet. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan degan triangulasi sumber dan triangulasi metode.
Hasil penelitian ini adalah (1) perencanaan pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas V yaitu menentukan materi yang cocok untuk diimplementasikan dengan model ini, kemudian pendidik menyiapkan modul ajar, media pembelajaran, dan sumber belajar. Tidak hanya pendidik, madrasah perlu menyiapkan sarana dan prasarana, SDM, manajerial dan monitoring yang dilakukan oleh kepala madrasah. (2) Pelaksanaan pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas V diawali dengan pendidik memberikan penjelasan terkait dengan materi kepada apeserta didik, kemudian membagi peserta didik dalam bentuk kelompok, dan peserta didik mempresentasikan hasil diskusi bersama kelompoknya di depan kelas. (3) Evaluasi pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas V dilakukan pendidik meliputi proses penilaian terharap sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung, selain itu pendidik juga memberikan pertanyaan secara lisan kepada peserta didik di akhir pembelajaran
PENGARUH RELIGIOSITAS, ALTRUISME DAN LITERASI ZAKAT TERHADAP KEPUTUSAN MEMBAYAR ZAKAT PADA PEGAWAI KPP PRATAMA EKS-KARISIDENAN KEDIRI DENGAN KESADARAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Tesis berjudul “Pengaruh Religiositas, Altruisme dan Literasi Zakat terhadap Keputusan Membayar Zakat pada Pegawai KPP Pratama Eks Karisidenan Kediri dengan Kesadaran Sebagai Variabel Intervening.” ditulis oleh Irvan Widi Santoso, Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan dibimbing oleh Prof. Dr. H. Dede Nurohman, M.Ag. dan Dr. Muhammad Aswad, S.Ag., M.A.
Dengan mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Islam, zakat memiliki potensi besar sebagai sumber pendanaan sosial, diperkirakan potensinya mencapai Rp. 327 triliun. Namun, realisasi pengumpulan zakat masih rendah, hanya sekitar 4,3% dari potensi. Meskipun tren pengumpulan meningkat, bahkan pada saat pandemi, masih banyak masyarakat yang enggan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.
Terdapat beberapa Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) Bagaimana Religiositas mempengaruhi keputusan membayar Zakat? (2) Bagaimana Altruisme mempengaruhi keputusan membayar Zakat? (3) Bagaimana Literasi Zakat mempengaruhi keputusan membayar Zakat? (4) Bagaimana Kesadaran mempengaruhi keputusan membayar Zakat? (5) Bagaimana Religiositas mempengaruhi keputusan membayar Zakat melalui kesadaran? (6) Bagaimana Altruisme mempengaruhi keputusan membayar Zakat melalui kesadaran? (7) Bagaimana Literasi Zakat mempengaruhi keputusan membayar Zakat dengan dimediasi oleh kesadaran?
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji pengaruh religiositas, altruisme, dan literasi zakat terhadap keputusan membayar zakat dengan kesadaran sebagai variabel intervensi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data primer yang diperoleh dari 344 pegawai KPP Pratama yang berada di wilayah Eks Karisidenan Kediri. Sampel diambil dengan teknik probability sampling. Analisis data dengan menggunakan metode analisis jalur (path analysis) dengan dibantu perangkat lunak SmartPLS 4.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Religiositas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan membayar zakat (2) Altruisme juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan membayar zakat (3) Literasi zakat terbukti berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap keputusan membayar zakat (4) Kesadaran berperan positif dan signifikan dalam mempengaruhi keputusan membayar zakat (5) Pengaruh religiositas terhadap keputusan membayar zakat juga terjadi secara tidak langsung melalui variabel kesadaran sebagai mediator (6) Altruisme memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan membayar zakat yang dimediasi oleh kesadaran (7) Literasi zakat turut berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan membayar zakat dengan kesadaran sebagai variabel mediasi. Variabel Altruisme perlu mendapatkan perhatian dari Pemerintah maupun Lembaga Pengelola Zakat karena walaupun memiliki pengaruh positif namun nilainya paling rendah diantara variabel yang lain. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai etis dan religius dalam upaya meningkatkan kondisi ekonomi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai bagaimana faktor sosial-keagamaan dapat menjadi pengungkit strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.
Kata kunci: Potensi Zakat, Religiositas, Altruisme, Literasi Zakat, Keputusan Membayar Zaka