23526 research outputs found
Sort by
ANALISIS STRATEGI FUNDRAISING DANA ZAKAT INFAK DAN SEDEKAH GUNA MENARIK MINAT MUZAKKI DALAM MEMBAYAR ZAKAT INFAK DAN SEDEKAH (Studi Pada Nu Care- Lazisnu Kota Blitar)
Skripsi dengan judul “Analisis Strategi Fundraising Dana Zakat Infak Dan
Sedekah Guna Menarik Minat Muzakki Dalam Membayar Zakat Infak Dan
Sedekah (Studi Pada Nu Care- LAZISNU Kota Blitar)” ini ditulis oleh Nabila Tahta
Afwina, NIM.126404212025, Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf,
Jurusan Bisnis dan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas
Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh Bapak Dr.
Ahmad Supriyadi, M.Pd.I.
Kata Kunci : Strategi, Fundraising, ZIS, NU Care-LAZISNU Kota Blitar.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh potensi besar yang dimiliki Indonesia,
termasuk pengelolaan zakat yang diperkirakan mencapai Rp327 triliun per tahun,
Namun faktanya penghimpuan ZIS saat ini baru menyentuh Rp42 triliun.
Rendahnya literasi zakat menjadi salah satu kendala utama. Maka dari itu, lembaga
seperti NU Care-LAZISNU Kota Blitar menjadi wadah strategis dalam pengelolaan
zakat. Dapat dilihat dari peningkatan perolehan dana zakat dari masyarakat tiap
tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi perencanaan,
implementasi, dan evaluasi fundraising dana zakat, infak dan shadaqah guna
meningkatkan perolehan dana zakat, infak dan shadaqah.
Penelitian ini terdapat tiga fokus penelitian yaitu: (1) Bagaimana
perencanaan strategi fundraising yang di terapkan oleh NU CARE-LAZISNU Kota
Blitar untuk menarik minat muzakki dalam membayar zakat infak dan sedekah? (2)
Bagaimana implementasi strategi fundraising yang di terapkan oleh NU CARELAZISNU Kota Blitar untuk menarik minat muzakki dalam membayar zakat infak
dan sedekah? (3) Bagaimana evaluasi strategi fundraising yang di terapkan oleh
NU CARE-LAZISNU Kota Blitar untuk menarik minat muzakki dalam membayar
zakat infak dan sedekah?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi yang di ambil
secara langsung di lapangan. Sumber data yang diperoleh yaitu sumber data primer
dan sumber data skunder. Sedangkan pengecekan keabsahan temuan menggunakan
metode triangulasi
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi perencanaan fundraising
yang di terapkan oleh NU Care-LAZISNU Kota Blitar yakni dengan pendekatan
berbasis komunitas, dilajutkan dengan melakukan rapat internal (2) strategi
implementasi fundraising yang diterapkan yaitu melakukan fundraising secara door
to door dengan memanfaatkan kotak koin dan kotak kaca yag di titipkan di rumah
warga dan warung/toko sekitar, melalui platfom media sosial serta menyediakan
pembayarannya lewat trasfer bank dan QRIS selain itu juga menjalin kemitraan
dengan UPZIS kota Blitar. (3) Evaluasi yang dilakukan oleh NU Care-LAZISNU
Kota Blitar dengan melakukan evaluasi rutin setiap akhir bulan melalui tiga tahap
yaitu monitoring lapangan, musyawarah tim, dan analisis data penghimpunan dan
penyaluran dana
LEGOWO SEBAGAI MEKANISME PENERIMAAN DIRI DALAM MENGHADAPI MASA TUA (Studi Fenomenologi pada Lansia di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung)
Penelitian dengan judul “Legowo Sebagai Mekanisme Penerimaan Diri
Dalam Menghadapi Masa Tua “Studi Fenomenologi pada Lansia di Unit Pelaksana
Teknis (UPT) Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung” ini ditulis
oleh Nabila Putri Agustin., NIM. 126303213040, Dengan Dosen Pembimbing
Bapak Dr. Bani M.Pd.I
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemahaman lansia tentang
sikap legowo serta pengalaman mereka dalam penerimaan diri selama tinggal di
UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar di Tulungagung. Menghadapi masa
tua bukan hanya persoalan fisik, tetapi juga emosional dan sosial, terutama bagi
lansia yang tidak tinggal bersama keluarga. Pendekatan yang digunakan adalah
kualitatif dengan metode fenomenologi, dengan teknik pengumpulan data berupa
wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa lansia memahami legowo sebagai sikap menerima dengan ikhlas segala
kondisi hidup, termasuk keterbatasan fisik dan perpisahan dari keluarga. Mereka
yang mampu bersikap legowo menunjukkan ketenangan batin, stabilitas emosional,
dan adaptasi sosial yang baik dalam kehidupan sehari-hari di panti. Sikap ini
menjadi kunci dalam membangun penerimaan diri yang positif. Studi ini
menegaskan pentingnya pendekatan berbasis budaya dan spiritual dalam
mendukung kesehatan mental lansia.
Kata Kunci: legowo, penerimaan diri, lansia, fenomenologi, panti sosial
IMPLEMENTASI METODE 33 DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN AL-QUR’AN DAN AL-HADIS DI RUMAH SEMANGAT PONDOK PESANTREN MAMBAUL HIKMAH MOJOKERTO
Skripsi dengan judul ‘’Implementasi Metode 33 dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Al-Qur’an dan Al-Hadis di Rumah Semangat Pondok Pesantren Mamba’ul Hikmah Mojokerto’’ yang ditulis oleh Nabila Ghufriana Imami, NIM 126201213258, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Muhammad Dwi Toriyono, S.Pd.I., M.Pd.
Kata Kunci: Metode 33, Pemahaman Al-Qur’an, Pemahaman Al-Hadis.
Kurangnya pemahaman terhadap Al-Qur’an dan Al-Hadis masih menjadi permasalahan utama dalam dunia pendidikan Islam, terutama akibat lemahnya penguasaan bahasa Arab. Kesalahan dalam penafsiran sering terjadi karena metode pembelajaran yang kurang efektif. Metode 33 yang dikembangkan oleh Dr. H. M. Habib A. Syakur, M.Ag. hadir sebagai solusi inovatif yang menekankan pada kemudahan memahami teks Arab. Di Rumah Semangat Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Mojokerto, metode ini diadaptasi tidak hanya untuk membaca kitab kuning, tetapi juga dalam meningkatkan pemahaman terhadap Al-Qur’an dan Al-Hadis secara menyeluruh. Fokus Penelitian ini adalah: (1) Bagaimana Desain Metode 33 dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Al-Qur’an dan Al-Hadis di Rumah Semangat Pondok Pesantren Mamba’ul Hikmah Mojokerto?(2) Bagaimana Konten
Metode 33 dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Al-Qur’an dan Al-Hadis di Rumah Semangat Pondok Pesantren Mamba’ul Hikmah Mojokerto? (3) Bagaimana Evaluasi Metode 33 dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Al-Qur’an dan Al-Hadis di Rumah Semangat Pondok Pesantren Mamba’ul Hikmah Mojokerto?.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini adalah: (1) Metode 33 yang diterapkan di Rumah Semangat Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Mojokerto dirancang dengan sederhana untuk memudahkan santri pemula dalam memahami kitab kuning serta
ayat-ayat Al-Qur’an dan Al-Hadis. Desain pembelajaran mencakup hafalan kosakata, pemahaman kaidah tata bahasa arab, latihan penerjemahan, dan pengulangan materi secara berkala. (2) Konten metode ini disusun secara terstruktur
dalam enam bagian: kompetensi, teks, kosakata, penjelasan, kaidah, dan latihan. Materi dalam buku Metode 33 ini disesuaikan dengan tingkat kemampuan santri. (3) Evaluasi dilakukan secara menyeluruh melalui berbagai metode, seperti
membaca dan menerjemahkan teks Arab secara langsung, tanya jawab terkait kaidah bahasa Arab, membuat rangkuman berdasarkan pemahaman sendiri, dan latihan soal. Evaluasi ini dilakukan secara berkelanjutan di awal dan akhir
pembelajaran untuk mengukur pemahaman santri. Jika santri belum mencapai standar, mereka diminta untuk mengulang hingga berhasil
PENGARUH PLATFROM DIGITAL YOUTUBE DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI (Study Mix Method Explanatory di SMA Negeri 1 Tulungagung)
Tesis dengan judul Pengaruh Platform Digital Youtube dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Minat Belajar dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI (Study Sequential Explanatory Mixed Method di SMA Negeri 1Tulungagung) ditulis oleh Khoirun Nisa, NIM.1880506230014 Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Dr. H. Zaini Fasya, M.Pd. dan Dr. Agus Purwowidodo, M.Pd.
Kata Kunci: Platform Digital Youtube, Minat Belajar, Hasil Belajar.
Kemajuan teknologi digital tidak bisa dipungkiri kenyataannya, mulai dari bidang ekonomi, sosial, pendidikan dan budaya. Teknologi digital mampu membawa perubahan yang sangat besar pada semua sektor kehidupan, salah satunya sektor pendidikan. Sekarang ini pendidikan di Indonesia menggunakan Kurikulum Merdeka atau yang biasa disingkat dan dikenal dengan sebutan “KurMer”. Kurikulum ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui peningkatan kompetensi dan karakter peserta didik. Dengan penggunaan media digital dalam pembelajaran nantinya dapat meningkatkan kompetensi yang dimiliki oleh peserta didik. Salah satu media sosial yang dapat digunakan dalam pembelajaran adalah platform digital youtube. Youtube merupakan platform berbagi vidio terbesar di dunia yang menyediakan berbagai macam konten – konten vidio, mulai dari vidio animasi anak – anak, vidio tutorial, vidio pembelajaran, vidio materi belajar dan masih banyak lagi. Dari hal tersebut tentunya platform digital youtube akan sangat bermanfaat jika diterapkan dalam aproses belajar bagi peserta didik yang nantinya akan mampu meningkatkan minat belajar dan hasil belajar peserta didik. Minat belajar merupakan ketertarikan dan keinginan seseorang untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran, baik secara formal maupun informal. Minat belajar ini mendorong individu untuk mengeksplorasi, memahami, dan mendalami suatu materi atau topik tertentu. Sedangkan hasil belajar adalah perubahan perilaku peserta didik yang terjadi setelah mengikuti pembelajaran yang mencerminkan penguasaan pengetahuan, keterampilan dan sikap. Hasil belajar ini merupakan bukti bahwa siswa telah belajar dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Oleh karena itu platform digital youtube digunakan oleh guru pendidikan agama Islam dalam proses pembelajaran guna mengetahui apakah akan mempengaruhi minat belajar dan hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Tulungagung.
Tujuan penelitian ini untuk (1) Menguji pengaruh platform digital youtube dalam pembelajaran pendidikan agama Islam (2) Menguji pengaruh Platform Digital Youtube dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Minat Belajar (3) Menguji pengaruh Platform Digital Youtube dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Hasil Belajar (4) Menguji pengaruh Platform Digital Youtube dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Minat Belajar dan Hasil Belajar (5) Mendeskripsikan Pengaruh platform digital youtube dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di SMA Negeri 1 Tulungagung (6) Mendeskripsikan Pengaruh platform digital youtube dalam pembelajaran pendidikan agama Islam terhadap minat belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Tulungagung (7) Mendeskripsikan Pengaruh platform digital youtube dalam pembelajaran pendidikan agama Islam terhadap hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Tulungagung (8) Mendeskripsikan Pengaruh platform digital youtube dalam pembelajaran pendidikan agama Islam terhadap minat belajar dan hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Tulungagung.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan design Explanatory yaitu penelitian yang mengkombinasikan antara kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini mendahulukan data kuantitatif kemudian didukung dengan data kualitatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah program madrasah diniyah. Sedangkan variabel terikatnya adalah pemahaman agama dan ketaatan beribadah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Pada tahap analisis data kuantitatif menggunakan uji manova sedangkan pada kualitatif menggunakan model Milles dan Hubberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Tingkat pengaruh penerapan platform digital youtube dalam pembelajaran pendidikan agama Islam pada peserta didik berada dalam kategori sangat tinggi dengan jumlah frekuensi sebanyak 71 responden dengan presentase 38%. (2) Tingkat pengaruh penerapan platform digital youtube dalam pembelajaran pendidikan agama Islam terhadap minat belajar peserta didik berada dalam kategori tinggi dengan jumlah frekuensi sebanyak 44 responden dengan presentase 23%. (3) Tingkat pengaruh penerapan platform digital youtube dalam pembelajaran pendidikan agama Islam terhadap hasil belajar peserta didik berada dalam kategori tinggi dengan jumlah frekuensi sebanyak 47 responden dengan presentase 25%. (4) Platform digital youtube berpengaruh positif terhadap minat belajar peserta didik sebesar 23.9%. (5) Platform digital youtube berpengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik sebesar 30.5%. (6) Platform digital youtube berpengaruh positif terhadap minat belajar dan hasil belajar peserta didik dengan taraf signifikansi nilai sig. Pillae Traice sebesar 0.000, Wilks’ Lambda sebesar 0.001, Hotelling’s Trace sebesar 0.000, Roy’s Largest Root sebesar 0.000 dan bernilai ≤ 0.05 dimana keempat nilai tersebut memiliki nilai ≤ 0.05, hal tersebut menunjukan bahwa platform digital youtube berpengaruh secara simultan terhadap minat belajar dan hasil belajar peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Tulungagung. (7) Implementasi platform digital youtube dalam pembelajaran pendidikan agama islam pada peserta didik menciptakan pembelajaran yang bervariatif dan tidak monoton, meningkatkan efektifitas dalam penyampaian materi dan mampu meningkatkan minat belajar dan hasil belajar. (8) Implikasi Pengaruh platform digital youtube dalam pembelajaran pendidikan agama islam terhadap minat belajar peserta didik kelas XI mampu menambah ketertarikan belajar, mampu menciptakan perasaan senang dalam diri peserta didik dalam belajar materi pendidikan agama Islam dan menambah pengalaman positif dalam belajar. (9) Implikasi Pengaruh platform digital youtube dalam pembelajaran pendidikan agama islam terhadap hasil belajar peserta didik adalah mampu meningkatkan hasil belajar dalam aspek kognitif (memahami, mengingat, menganalisis), meningkatkan hasil belajar dalam aspek afektif (berfikir kritis, aktif , dan mampu menginternalisasi dalam kehidupan sehari – hari) dan mampu meningkatkan hasil belajar dalam aspek psikomotorik (mampu mempraktikkan materi yang sudah didapat dengan baik, kreativitas meningkat)
PENGEMBANGAN MEDIA SMART JUMPING FROG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK Al KHODIJAH SERUT
Skripsi dengan judul “Pengembangan Media Smart Jumping Frog untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Al Khodijah Serut” ini ditulis oleh Chelvia Ratih Rahmawati, NIM. 126206212034, pembimbing Firstalenda Susgaleni, M. Pd.
Kata kunci: Media Smart Jumping Frog, Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan, Anak Usia 4-5 Tahun.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pembelajaran yang terjadi di kelompok A5 TK Al Khodijah Serut. Sebagian besar anak belum mengenal lambang bilangan dengan baik dimana anak kesulitan membedakan antara bilangan 6 dan 9, anak belum mampu melengkapi urutan bilangan 1–10, dan anak belum mampu memasangkan lambang bilangan dengan jumlah benda secara tepat. Hal ini dikarenakan kurangnya variasi media pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam mengenalkan lambang bilangan. Maka dari itu, peneliti mengembangkan media smart jumping frog sebagai alternatif media pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4–5 tahun.
Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengetahui pengembangan media smart jumping frog untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan di TK Al Khodijah Serut (2) mengetahui kelayakan media smart jumping frog untuk meningkatkan kemampuan lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun di TK Al Khodijah Serut, (3) mengetahui keefektifan media smart jumping frog untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun di TK Al Khodijah Serut, (4) mengetahui kepraktisan media smart jumping frog untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun di TK Al Khodijah Serut.
Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan penelitian research and development dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Tahap pertama yaitu menganalisis kebutuhan dan menganalisis karakter anak kemudian mendesain produk. Produk yang telah dibuat selanjutnya akan divalidasi oleh dosen ahli materi, ahli media, dan ahli kognitif. Untuk mengetahui kepraktisan produk dilakukan validasi oleh pendidik menggunakan angket. Tahap uji coba yang dilakukan adalah uji coba kelompok kecil. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data dimulai dari analisis kebutuhan, validasi instrumen dan produk yang dilakukan oleh dosen ahli, validitas dianalisis menggunakan uji normalitas dan reliabilitas. Kepraktisan produk menggunakan angket dengan skala likert. Keefektifan produk dianalisis menggunakan uji independent sampel test.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) media smart jumping frog dikembangkan menjadi media pembelajaran yang sesuai kebutuhan lembaga dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak, 2) kelayakan media smart jumping frog pada ahli materi mendapatkan hasil 75% dengan kategori valid, ahli media mendapatkan hasil 86,6% dengan kategori sangat valid, dan ahli kognitif mendapatkan hasil 100% dengan kategori sangat valid, 3) keefektifan media smart jumping frog yang diujikan pada kelompok kecil pretest dan posttest menggunakan uji independent sampel test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hal ini berarti penggunaan media smart jumping frog efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak. 4) kepraktisan media smart jumping frog mendapatkan hasil 97,5% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa media smart jumping frog dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 4-5 tahun
THE EFFECT OF ENGLISH LISTENING LESSON LIBRARY ONLINE (ELLLO) ON STUDENTS’ LISTENING SKILL AT SDN BONO TULUNGAGUNG
The thesis entitled “The Effect of English Listening Lesson Library Online
(ELLLO) ON Students’ Listening Skill at SDN Bono Tulungagung.” was
written by Aqilassilmy Febian, NIM 1990510230015, English Education
Department of Postgraduate Program. State Islamic University Sayyid Ali
Rahmatullah Tulungagung. Advisor I: Prof. Dr. Erna Iftanti S.S, M.Pd. Advisor
II: Dr. Susanto, S. S., M.Pd.,
Keywords: Digital technology, Listening comprehension skills, EFL, ELLLO
(English Listening Lesson Library Online)
Integration of digital technology in elementary EFL education has
gained significant attention, yet there remains a gap in understanding how
specific digital tools impact young learners' listening comprehension skills.
Traditional listening instruction methods often fail to provide adequate
authentic input, self-paced learning opportunities, and engaging interactive
features necessary for effective skill development in elementary EFL contexts.
This study aims to investigate the effectiveness of the English Listening
Lesson Library Online (ELLLO) in enhancing elementary students' English
listening comprehension skills and to explore the learning processes and
experiences that contribute to improved outcomes when using this digital
platform.
The research employed a mixed-methods sequential design with 16
elementary EFL students at SDN Bono. Quantitative data were collected
through pre-test and post-test listening comprehension assessments, analyzed
using paired-samples t-test. Qualitative data were gathered through semistructured interviews with three students to understand their learning
experiences and processes with ELLLO.
The study revealed that ELLLO significantly improved elementary
students' English listening comprehension skills, with mean scores increasing
from 71.25 to 80.88 points (p < 0.001). Qualitative findings indicated that
students benefited from ELLLO's self-paced learning environment, interactive
vocabulary features, multimodal design combining audio with visual elements,
and psychologically safe practice space that reduced anxiety. The platform's
authentic language exposure through diverse accents, gamification elements,
and adaptive content selection contributed to improved learning outcomes and
increased confidence in classroom speaking activities.
ELLLO serves as an effective supplementary digital tool for enhancing
elementary EFL learners' listening comprehension when integrated with traditional classroom instruction. The findings suggest that digital platforms
incorporating multimodal design, interactive features, and self-paced learning
opportunities can significantly improve young learners' listening skills while
building confidence and motivation. These results inform pedagogical
strategies for effectively incorporating technology-enhanced listening
instruction in elementary EFL contexts
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL DALAM TINJAUAN SOSIOLOGIS PADA SISWA MTS DARUSSALAM KADEMANGAN BLITAR
Skripsi dengan judul “Dampak Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental dalam Tinjauan Sosiologis pada Siswa MTs Darussalam Kademangan Blitar” ini ditulis oleh Mukhammad Nashrulloh, NIM: 126209213124 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Bagus Setiawan M.Pd.
Kata Kunci: media sosial, kesehatan mental, siswa, sosiologi, Instagram, TikTok
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena masifnya penggunaan media sosial di kalangan remaja, khususnya siswa MTs Darussalam Kademangan Blitar, yang membawa dampak signifikan terhadap kesehatan mental mereka. Media sosial seperti Instagram dan TikTok tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan dan komunikasi, namun juga menjadi arena pembentukan citra diri, identitas sosial, dan interaksi digital yang intens. Hal ini menimbulkan tantangan tersendiri dalam dunia pendidikan, mengingat dampaknya terhadap kepercayaan diri, kestabilan emosi, hingga pengelolaan stres siswa.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak media sosial terhadap kesehatan mental siswa dalam tinjauan sosiologis serta mengidentifikasi faktor-faktor media sosial yang mempengaruhi kondisi psikologis mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memberikan pengaruh yang kompleks terhadap kesehatan mental siswa. Dampak negatif seperti penurunan rasa percaya diri, kecemasan akibat perbandingan sosial, dan pengalaman cyberbullying menjadi sorotan utama. Dari sudut pandang sosiologis, media sosial dipahami sebagai agen sosialisasi baru yang membentuk pola pikir dan perilaku siswa melalui simbol digital seperti likes dan komentar. Teori interaksi simbolik dan teori kognitif sosial digunakan untuk menganalisis bagaimana media sosial membentuk identitas serta mempengaruhi kesejahteraan mental siswa.
Penelitian ini menyarankan pentingnya keterlibatan sekolah dan keluarga dalam mendampingi siswa untuk membangun literasi digital dan ketahanan mental, guna menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat di era digital
PERAN INDUSTRI KONVEKSI BORDIR KAMEN KHAS BALI DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA KATES KECAMATAN KAUMAN KABUPATEN TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Peran Industri Konveksi Bordir Kamen Khas Bali dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Kates Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Mochamad Andrew Daffa Renaldy, NIM: 126209213114 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Bagus Setiawan M.Pd.
Kata Kunci: peran, industri konveksi, bordir kamen, perekonomian masyarakat, ekonomi lokal
Industri kecil dan menengah (IKM) memegang peranan strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, terutama di wilayah pedesaan. Salah satu bentuk konkret kontribusi IKM dapat dilihat pada industri konveksi bordir kamen khas Bali yang berkembang pesat di Desa Kates, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung. Industri ini tidak hanya mempertahankan nilai-nilai budaya lokal melalui produk kain tradisional, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.
Penelitian ini difokuskan untuk mengkaji dua aspek utama: 1) Bagaimana peran industri konveksi bordir kamen khas Bali terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di Desa Kates. 2) Bagaimana dampak industri konveksi bordir kamen khas Bali dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Kates.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan. Lokasi penelitian berada di Desa Kates, dengan objek penelitian berupa aparat Desa Kates, pelaku usaha konveksi bordir, karyawan, dan masyarakat Desa Kates. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi guna mendapatkan gambaran yang jelas terkait peran industri konveksi bordir kamen khas bali.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri ini telah menyerap tenaga kerja produktif, meningkatkan pendapatan rumah tangga serta mendorong munculnya wirausaha baru. Temuan ini mengindikasikan bahwa industri konveksi bordir memiliki kontribusi signifikan sebagai pilar ekonomi kerakyatan berbasis budaya lokal yang berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan
LAYANAN BIMBINGAN KEPRIBADIAN BAGI KLIEN PEMASYARAKATAN NARKOTIKA YANG MENJALANKAN REINTEGRASI SOSIAL (Studi Kasus di Balai Pemasyarakatan Kelas II Kediri)
Fenomena meningkatnya penyalahgunaan narkotika menunjukkan perlunya penguatan layanan pembimbingan yang efektif bagi klien pemasyarakatan dalam menjalani proses reintegrasi sosial. Penelitian ini mengkaji pelaksanaan dan keberhasilan layanan bimbingan kepribadian bagi klien pemasyarakatan narkotika di Balai Pemasyarakatan Kelas II Kediri. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk layanan bimbingan kepribadian yang diberikan serta menganalisis kontribusinya terhadap keberhasilan reintegrasi sosial klien. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga klien pemasyarakatan, keluarga, serta pembimbing kemasyarakatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kepribadian di Bapas Kediri telah berjalan sesuai dengan 5 ruang lingkup yang telah ditetapkan. Namun diperlukan peningkatan kualitas pelaksanaan, penyempurnaan program, penguatan kapasitas pembimbing dan optimalisasi kolaborasi dengan keluarga serta masyarakat agar proses reintegrasi sosial berjalan lebih efektif dan berkelanjutan mengingat layanan bimbingan kepribadian memiliki peran strategis dalam memperlancar reintegrasi sosial sekaligus mencegah residivisme pada klien pemasyarakatan kasus narkotika
KEPASTIAN HUKUM TERHADAP MUSIK YANG DICIPTAKAN DAN DIUBAH MELALUI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) YANG DIDAFTARKAN SEBAGAI HAK CIPTA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA
Skripsi dengan judul “Kepastian Hukum Terhadap Musik Yang Diciptakan dan Diubah Melalui Artificial Intelligence (AI) Yang Didaftarkan Sebagai Hak Cipta Berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta” ini ditulis oleh Putri Intan Permai, NIM 126103212198, Program Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, dengan Pembimbing Satrio Wibowo, M.H.
Kata Kunci: Musik, Artificial Intelligence, Hak Cipta
Artificial Intelligence pada perkembangannya telah meluas dalam berbagai bidang salah satunya dalam dunia seni, seperti musik. Keberadaan AI dalam dunia musik menciptakan ketidaksesuaian dengan aturan hak kekayaan intelektual, karena Articial Intelligence dapat melanggar hak cipta saat menghasilkan konten yang meniru atau mereplikasi materi yang dilindungi oleh hak cipta. Banyak konten yang dibuat dengan mengambil karya cipta musik tanpa izin dan mengubah beberapa nada serta tempo musik yang diambil melalui aplikasi Artificial Intelligence, lalu diupload di berbagai social media sehingga menghasilkan uang dengan karya orang lain tanpa izin, bahkan pencipta tidak dapat mendapatkan royalti atas karya yang diambil tanpa izin. Menciptakan music melalui Artificial Intelligence dengan mengambil karya orang lain tanpa izin secara tidak langsung melanggar hak cipta sesuai Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Rumusan dalam penelitian ini adalah; 1) Bagaimana pandangan hukum terhadap music yang diciptakan dan diubah melalui Artificial Intelligence yang didaftarkan sebagai hak cipta? 2) Bagaimana akibat hukum terhadap music yang diciptakan dan diubah melalui Artificial Intelligence yang didaftarkan sebagai hak cipta berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang hak cipta? Metode penelitian ini menggunakan metode normative dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pandangan hukum menurut Undang-Undang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014 sebagai landasan utama dalam sistem perlindungan hak cipta di Indonesia, belum secara komprehensif mengakomodasi karya yang dihasilkan oleh Artificial Intelligence (AI). Pengalokasian hak cipta terhadap ciptaan yang dihasilkan oleh AI masih menimbulkan perdebatan hukum terhadap siapa pengalokasian hak cipta harus diberikan. 2) Penggunaan AI music berpotensi mengakibatkan kekosongan hukum yang mengakibatkan ketidakpastian hukum tentang kepemilikan dan perlindungan karya seni musik