Institut National de la Recherche Scientifique

Espace INRS
Not a member yet
    23526 research outputs found

    IMAGINCARD: AN INNOVATIVE MNEMONICS-BASED LEARNING AS AN ALTERNATIVE MEDIA IN TEACHING VOCABULARY FOR SEVENTH GRADE STUDENTS AT MTsN 4 TULUNGAGUNG

    No full text
    Vocabulary mastery in junior high school students is an important and fundamental thing. However, this crucial role is not followed by the procurement of appropriate media and learning strategies, thus causing its own challenges and obstacles in the world of English learning at the junior high school/MTs level. Therefore, this research was written with the aim (1) describing the procedure of developing the IMAGINCARD based on mnemonics learning media, (2) knowing the challenges or obstacles of the application of IMAGINCARD based on mnemonics, and (3) knowing the responses of teachers and students in the application of IMAGINCARD based on mnemonics as an alternative media in teaching vocabulary of students at MTsN 4 Tulungagung. This research uses a research and development (RnD) approach with stages following Reeves (2006). The research instruments were (1) interviews with teachers and needs analysis for students, (2) validation sheets from experts to determine the feasibility of the product, and (3) online survey questionnaries to determine student responses related to the learning media that had been developed. This research was conducted at MTsN 4 Tulungagung with the subjects being class VII students consisting of 28 participants (16 boys and 12 girls). The results of the research show that the mnemonics-based IMAGINCARD product that the author innovated is able to improve vocabulary mastery on subjects. This can be seen in the feedback of students and teachers who tend to be positive and the percentage of results from vocabulary that students are able to mention is in the range of 70-100 percent. Further discussion will be presented in this thesis. The results showed that IMAGINCARD based on mnemonics that the author innovated was able to improve vocabulary mastery in the subject. This can be seen in the percentage of results from vocabulary that students are able to mention in the range 70%-100%, with details (100%) as many as 8 students, (94%-96%) as many as 7 students, (90%-92%) as many as 6 students, (83%-87%) as many as 6 students, and (70%-76%) as many as 2 students. Thus, it can be concluded that (1) IMAGINCARD based on mnemonics can be used as an alternative media in learning English vocabulary, (2) collaboration between flashcard learning media and mnemonics learning strategy in IMAGINCARD makes this media more effective and systematic in improving English vocabulary, and (3) IMAGINCARD based on mnemonics learning media gets positive feedback from students and teachers

    PENGARUH DAKWAH DIGITAL DI MEDIA SOSIAL TERHADAP MINAT BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MAN 2 JOMBANG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Dakwah Digital di Media Sosial Terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Islam di MAN 2 Jombang” ini ditulis oleh Nurny Shofwa Rifqiyani prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, dan dibimbing oleh Dr. Zainudin, S.Ag., M.Pd.I. Kata Kunci: Dakwah Digital, Media Sosial, Minat Belajar, Pendidikan Agama Islam Media sosial merupakan salah satu platform yang dapat digunakan sebagai saran menyebarkan informasi. Berbagai macam bentuk informasi dapat disebarkan melalui media sosial. Informasi tersebut dapat berupa berita, gosip, kegiatan keseharian, kegiatan keagamaan, dan lain-lain. Kegiatan keagamaan yang disebarkan melalui media sosial salah satunya adalah kegiatan dakwah menyebarkan informasi mengenai keagamaan kepada para pengguna media sosial. Dakwah merupakan seruan yang dilakukan oleh seorang muslim yang telah menguasai ilmu agama kemudian menyebarkan apa yang telah dipelajarinya kepada orang lain. Dakwah yang awalnya dilakukan secara konvensional diadakan di masjid, sekarang dapat dilakukan melalui media sosial. Perkembangan teknologi yang pesat mengharuskan para tokoh agama melakukan inovasi dalam menyebarkan ilmu agama, salah satunya dengan memanfaatkan media sosial. Media sosial yang digunakan dapat berupa youtube, tiktok, x, Instagram, dan lain-lain. Beredarnya dakwah digital yang ada di media sosial kemudian menimbulkan sebuah pertanyaan mengenai efektivitas dakwah pada platform digital terhadap minat belajar peserta didik terhadap pelajaran Pendidikan Agama Islam. Apakah setelah mengakses dakwah digital di media sosial minat belajar peserta didik akan meningkat atau justru malah sebaliknya. Rumusan masalah pada penelitian ini ada dua, yaitu: 1) Apakah terdapat pengaruh dakwah digital di media sosial terhadap minat belajar Pendidikan Agama Islam di MAN 2 Jombang? 2) Seberapa besar pengaruh dakwah digital di media sosial terhadap minat belajar Pendidikan Agama Islam di MAN 2 Jombang? Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh dakwah digital di media sosial terhadap minat belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) di MAN 2 Jombang. (2) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan seberapa besar pengaruh dakwah digital di media sosial terhadap minat belajar Pendidikan Agama Islam di MAN 2 Jombang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian adalah cause and effect. Penelitian ini dilakukan di MAN 2 Jombang tepatnya di Jl. Rejoso, Wonokerto Selatan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner tertutup. Sampel yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 50 peserta didik. Pengambilan sampel ini dilakukan dengan memanfaatkan metode slovin dan mengambil 25% dari keseluruhan populasi yang berjumlah 200 peserta didik. Peserta didik yang dijadikan populasi adalah peserta didik yang duduk di bangku kelas XI di MAN 2 Jombang. Instrument penelitian menggunakan kuesioner tertutup yang berkaitan dengan dakwah digital di media sosial dan minat belajar Pendidikan Agama Islam pada peserta didik. Data yang telah terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan SPSS versi 16 for windows. Penelitian ini menunjukkan hasil berikut: (1) Terdapat pengaruh antara penggunaan dakwah digital yang ada di media sosial terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidika Agama Islam. Hasil penelitian tersebut dapat dibuktikan dengan perhitungan SPSS yang menunjukkan bahwa nilai Sig. (0,000) < (0,05), sehingga Ho ditolah. Hal ini berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan dakwah digital yang ada di media sosial terhadap minat belajarn pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. (2) Besaran pengaruh variabel X (dakwah digital di media sosial) terhadap variabel Y (minat belajar pendidikan agama islam) berdasarkan uji koefisiensi determinasi (R Square) adalah 0,509. Hal ini berarti dakwah digital yang ada di media sosial berpengaruh terhadap minat belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di MAN 2 Jombang sebesar 50,9%. Sedangkan sisanya 49% dipengaruhi oleh faktor lain

    PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM KELAS X SMAN 1 KAUMAN

    No full text
    Rifqin Zaidah, NIM. 126208213111. 2025. “Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Ekosistem Kelas X SMAN 1 Kauman”. Skripsi, Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Tulungagung. Pembimbing: Ali Amirul Mu'minin, M.Pd. Kata Kunci: Discovery Learning, Motivasi Belajar, Hasil Belajar Rendahnya motivasi belajar siswa yang disebabkan oleh kurangnya inovasi pembelajaran yang variatif berdampak pada hasil belajar siswa. Pembelajaran yang monoton menyebabkan siswa kurang berpatisipasi, dan mudah menyerah dalam pembelajaran. Permasalahan ini sering terjadi pada materi ekosistem yang sering kali dianggap sulit dan abstrak, yang berdampak pada kurangnya minat dan pemahaman siswa. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan suatu pembelajaran yang melibatkan visualisasi nyata dari materi dan melibtakan siswa untuk aktif belajar. Model discovery learning menjadi solusi untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa, dimana siswa terlibat langsung dalam eksplorasi, penyelidikan, dan penemuan konsep, siswa lebih memahami materi secara mendalam.Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) mengetahui pengaruh model discovery learning terhadap motivasi belajar siswa pada materi ekosistem kelas X SMAN 1 Kauman 2) mengetahui pengaruh model discovery learning terhadap hasil belajar siswa pada materi ekosistem kelas X SMAN 1 Kauman 3) mengetahui pengaruh model discovery learning terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada materi ekosistem kelas X SMAN 1 Kauman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen (Quasi Eksperiment) dengan desain Posttest-Only Control Group Desaign. Sampel dalam penelitian ini yakni kelas eksperimen berjumlah 35 siswa dari kelas X-H dan kelas kontrol berjumlah 35 siswa dari kelas X-G. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari soal tes dan angket motivasi belajar. Uji prasyarat yakni normalitas dan homogenitas sebelum analisis data. Uji T dilakukan untuk menganalisis hipotesis pertama dan kedua, dan uji Manova dilakukan untuk menganalisis hipotesis ketiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh signifikan model discovery learning terhadap motivasi belajar siswa pada materi ekosistem kelas X SMAN 1 Kauman Tulungagung dengan nilai Sig.(2-tailed) 0,000 < 0,05, (2) ada pengaruh signifikan model discovery learning terhadap hasil belajar siswa pada materi ekosistem kelas X SMAN 1 Kauman Tulungagung dengan nilai Sig.(2-tailed) 0,000 < 0,05, (3) ada pengaruh signifikan dari model discovery learning terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada materi ekosistem kelas X SMAN 1 Kauman Tulungagung dengan nilai Sig.(2-tailed) 0,000 < 0,05. Dengan demikian model discovery learning berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada materi ekosistem

    العنصر الصوري في نشيد سبيل الدموع لمحمّد المقيط (دراسة بلاغية بمقاربة محمود البستاني)

    No full text
    Penelitian ini menganalisis penggunaan unsur as-shury (penggambaran) dalam lirik nasyid "Sabil al-Dumu'" karya Muhammad al-Muqit. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh popularitas nasyid tersebut di tengah masyarakat dan minimnya penelitian yang mengkaji liriknya dengan pendekatan teori Balaghah Mahmud Al-Bustani, khususnya terkait unsur as-Shury. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan berbagai jenis as-Shury yang digunakan dalam lirik nasyid "Sabil al-Dumu'", serta menganalisis nilai estetika dan dampaknya terhadap pemahaman makna lirik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan balaghah Mahmud Al-bustani. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka. Fokus penelitian ini adalah: apa unsur as-Shury yang terkandung dalam nasyid terseut dan apa nilai penggunaan unshur as-Shury tersebut dibanding tanpa menggunakannya

    PENGARUH INTERNET MARKETING, BRAND AWARENESS, DAN BRAND AMBASSADOR TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SCARLETT WHITENING PADA KONSUMEN DI KECAMATAN BANDUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Internet Marketing, Brand Awareness, dan Brand Ambassador Terhadap Keputusan Pembelian Produk Scarlett Whitening Pada Konsumen di Kecamatan Bandung” ini ditulis oleh Siti Nur Rohmah, NIM 126405212155, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Dosen Pembimbing Wahyu Dwi Warsitasari, M. Pd. Kata Kunci: Brand Awareness, Brand Ambassador, Internet Marketing, Keputusan Pembelian. Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya minat Masyarakat terhadap produk kecantikan. Membuat banyak brand kencantikan berlomba-lomba untuk menggunakan strategi pemasaran yang paling efektif guna meningkatkan keputusan pembelian konsumen, mulai dari internet marketing, meningkatkan brand awareness, dan menggunakan brand ambassador untuk mempromosikan produknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh internet marketing, brand awareness, dan brand ambassador terhadap keputusan pembelian produk Scarlett Whitening pada konsumen di Kecamatan Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel yang digunakan adalah non probability sampling Teknik sampel yang digunakan yaitu accidental sampling. Jumlah sampel sebanyak 100 responden. Dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada pengguna produk Scarlett Whitening di Kecamatan Bandung. Pengukuran dalam penelitian ini adalah menggunakan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan bantuan software SPSS Versi 26. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa variabel Internet Marketing, Brand Awareness, dan Brand Ambassador secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel Keputusan Pembelian produk Scarlett Whitening pada konsumen di Kecamatan Bandung. Untuk pengaruh secara persial atau individu, menunjukkan bahwa variabel Internet Marketing dan Brand Ambassador tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Keputusan Pembelian produk Scarlett Whitening pada konsumen di Kecamatan Bandung. Sedangkan variabel Brand Awareness berpengaruh signifikan terhadap variabel Keputusan Pembelian produk Scarlett Whitening pada konsumen di Kecamatan Bandun

    ANALISIS FRAMING DETIK.COM DAN CNN INDONESIA PADA PEMBERITAAN “FUFUFAFA”

    No full text
    Penelitian ini menganalisis pembingkaian isu akun Kaskus "Fufufafa" oleh Detik.com Dan CNN Indonesia pada periode 3 – 18 September 2024, bertujuan untuk memahami bagaimana media tersebut mengkonstruksi isu akun Kaskus "Fufufafa". Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan analisis framing Robert N. Entman. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa Detik.com membingkai "Fufufafa" berdasarkan elemen Define Problems sebagai dugaan keterkaitan Gibran dengan akun anonim Fufufafa yang menyoroti integritasnya sebagai wapres terpilih. Diagnose Causes berasal dari temuan digital warganet dan kurangnya klarifikasi dari Gibran. Make A Moral Judgment disampaikan netral, namun mengajak pembaca mempertimbangkan tanggung jawab moral pejabat publik. Treatment Recommendation menekankan pentingnya penelusuran digital forensik dan pelaporan resmi sesuai hukum tanpa melanggar privasi. Sedangkan pada pemberitaan CNN Indonesia, define problems terletak pada kemunculan kembali akun Fufufafa yang dikaitkan dengan Gibran dan pernah menyudutkan Prabowo. Diagnose causes muncul karena minimnya klarifikasi dari Gibran dan sikap pemerintah yang tidak tegas. Make a moral judgment menilai respons tidak transparan mencerminkan lemahnya akuntabilitas pejabat publik. Treatment recommendation mendorong klarifikasi resmi dari Gibran dan investigasi digital objektif oleh pemerintah

    DEFRAGMENTASI STRUKTUR BERPIKIR SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA GEOMETRI DITINJAU BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDENT (FI) SISWA DI MAN 2 BLITAR

    No full text
    Skripsi dengan judul “Defragmentasi Struktur Bepikir Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Geometri Ditinjau Berdasarkan Gaya Kognitif Field Independent (FI) Siswa Di MAN 2 Blitar” ini ditulis oleh Nurul Ardi Astutik, NIM. 126204213198, dengan pembimbing Dr. Sutopo, M. Pd. Kata Kunci: Defragmentasi Struktur Berpikir, Pemecahan Masalah, Geometri, Gaya Kognitif, Field Independent. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena yang kontras dengan dunia pendidikan. Dimana kemampuan memecahkan masalah merupakan salah satu indicator penting dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi geometri yang menuntut keterampilan berpikir sistematis dan struktur. Namun, banyak siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal geometri karena struktur berpikir siswa masih terdefragmentasi, terutama yang berkaitan dengan gaya kognitif field independent (FI). Tujuan penelitian: (1) untuk mendeskripsikan defragmentasi struktur berpikir siswa yang memiliki gaya kognitif field independent (FI) tinggi dalam memecahkan masalah matematika geometri; (2) untuk mendeskripsikan defragmentasi struktur berpikir siswa yang memiliki gaya kognitif field independent (FI) rendah dalam memecahkan masalah matematika geometri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Dalam penelitian ini data diperoleh berdasarkan hasil tes GEFT, tes pemecahan masalah geometri, dan wawancara. Proses defragmentasi dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu scanning, check some error, dan repairing, dengan intervensi berupa disequilibrasi, conflict cognitive, dan scaffolding. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa: (1) siswa FI tinggi mengalami fragmentasi berupa mis-connection dan lubang kontruksi, yang dapat diatasi melalui intervensi pemunculan koneksi dan perajutan skema; (2) siswa FI rendah mengalami fragmentasi yang lebih kompleks, yaitu pseudo construction, misconnection, dan lubang kontruksi, sehingga memerlukan intervensi defragmentasi yang lebih intensif

    NILAI- NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM HATI SUHITA KARYA ARCHIE HEKAGERY

    No full text
    ‘Azmi, Mahbub Ulil. 2025. Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Film Hati Suhita Karya Archie Hekagery, Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Skripsi: Moh. Ali Abdul Shomad Very Eko Atmojo, M.Pd.I. Kata kunci: Karakter, Beriman Kepada Allah, Gotong royong. Dalam hidup ini, manusia selalu bersinggungan dengan suatu nilai. Suatu nilai bisa terkandung dalam aspek apapun, tidak terkecuali dalam bidang pendidikan. Ada berbagai macam nilai yang terkandung dalam bidang education atau yang biasa disebut dengan istilah pendidikan. Salah satu nilai yang terdapat dalam bidang pendidikan adalah nilai karakter. Karakter identik dengan akhlak, sehingga karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang universal yang meliputi seluruh kegiatan manusia, baik dalam hubungannya dengan Tuhan, diri sendiri, sesama makhluk, maupun dengan lingkungan, yang tercipta dalam akal, perbuatan, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma agama, hukum tata krama, budaya, dan adat istiadat. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam Film Hati Suhita karya Archie Hekagery Penelitian ini termasuk dalam penelitian pustaka atau literer dengan jenis analisis isi (content analysis) dengan menggunakan paradigma kualitatif dan pendekatan deskriptif analitis. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primernya berupa Film Hati Suhita Karya Archie Hekagery dan sumber data sekunder dalam peneltian ini adalah skripsi karya Archie hekagery dengan judul “Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Film Hati Suhita. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah teknik semiotika yang dikemukakan oleh Roland Barthes (1915 1980). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat [1] Nilai Karakter Beriman Kepada Allah yang terdapat dalam film hati suhita adalah Akhlak Beragama, Akhlak Pribadi, Akhlak Manusia, Akhlak Alam, [2] Nilai karakter bergotong royong, Kolaborasi, Kepedulian, Berbagi

    KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI GURU DI MTsN 6 BLITAR

    No full text
    Amalia Choirun Nisa.NIM.126207212098.Kepemimpinan Kepala Sekolah dalamMengembangkanPotensi Guru di MTsN 6 Blitar.Skripsi. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan,Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing:Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.Tahun: 2025. Kata Kunci:Kepemimpinan, Kepala Sekolah, Potensi Guru, MTsN 6 Blitar Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnyafenomenaperan kepala sekolah sebagai agen pembaharu dalamMengembangkanpotensi guru guna menciptakan mutu pembelajaran yang unggul dan berdaya saing. Guru merupakan komponen utama dalam proses pendidikan, sehingga pengembangan potensi mereka menjadi tanggung jawab penting dalam manajemen kepemimpinan madrasah. Fokus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) Prinsip-prinsip kepemimpinan kepalasekolah dalamMengembangkanpotensi guru di MTsN 6 Blitar; (2) Proses pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkanpotensi guru; dan (3) Gaya kepemimpinan kepala sekolah sebagai agen pembaharu dalam pengembangan kualitas guru. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikankesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwaKepala Sekolahdi MTsN 6 Blitar menerapkan prinsip kepemimpinan demokratis, humanistik, kolaboratif,partisipatif, dan visioner. Dalam implementasinya,Kepala Sekolahmelakukan pengembangan potensi guru melalui pelatihan, kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG), supervisi akademik, serta penanaman nilai keteladanan. Gaya kepemimpinanKepala Sekolahbersifat transformatif, ditandai dengan kemampuan membangun visi, memberi inspirasi, serta menciptakan budaya kerja yang positif.Kepemimpinan yang ditunjukkan bersifat fleksibel dan adaptif, yang berdampak langsung terhadap peningkatan motivasi, kompetensi, dan profesionalisme guru

    ANALISIS PESAN MORAL FILM PENDEK PADA KANAL YOUTUBE RAVACANA FILMS SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR MENULIS NASKAH DRAMA KELAS XI

    No full text
    Skripsi yang berjudul “Analisis Pesan Moral Film Pendek pada Kanal YouTube Ravacana Films sebagai Alternatif Bahan Ajar Menulis Naskah Drama Kelas XI” yang ditulis oleh Gyas Febi Arianti, NIM 126210212083, pembimbing Lilis Anifiah Zulfa, M.Pd. Kata kunci: drama, film pendek, pesan moral Pesan moral adalah amanat atau nilai-nilai kehidupan yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada penonton atau pembaca. Dalam sebuah film pendek, pesan moral disampaikan secara singkat tetapi padat melalui alur cerita, dialog, konflik, dan karakter tokoh. Selain pada film pendek, pesan moral juga terdapat pada drama, terlebih film pendek dan drama memiliki kesamaan, yakni kesamaan unsur intrinsik. Penelitian ini menganalisis pesan moral film pendek pada kanal YouTube Ravacana Films karena kanal YouTube tersebut menyajikan film-film pendek berkualitas dengan durasi yang ringkas tetapi sarat makna. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1) menjelaskan pesan moral yang terdapat pada film pendek ravacana films dan (2) menjelaskan film pendek dalam kanal YouTube Ravacana Films dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar menluis naskah drama kelas XI. Subjek pada penelitian ini adalah pesan moral yang terdapat pada film pendek Ravacana Films. Penelitian kali ini menggunakan metode kualitatif melaui pendekatan fenomenologis. Sumber data pada penelitian ini adalah dialog yang terdapat pada film pendek. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak catat dan analisis data dilakukaan dengan mengkaji dialog untuk dicatat setiap datanya dengan terperinci. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan metode tringulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga bentuk pesan moral yang meliputi hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain di lingkungan sosial. Dari ragam bentuk pesan moral yang ditemukan, pesan moral peduli paling banyak digunakan dalam film pendek, kemudian yakin terhadap Tuhan, dan pengendalian diri. Adapun bentuk pesan moral lain yang yang ditemukan meliputi bersyukur, ikhlas, ketaatan, tanggung jawab, berani mengambil keputusan, percaya diri, menghargai, kerja sama, tanggung jawab sosial, dan tolong menolong. Pemanfaatan film pendek sebagai alternatif bahan ajar dapat diterapkan pada pembelajaran menulis naskah drama kelas XI. Film pendek dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan ajar menulis naskah drama dikarenakan film pendek memiliki kesamaan dengan drama, yakni terdapat unsur-unsur intrinsik yang serupa dengan drama

    7,532

    full texts

    23,526

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Espace INRS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇