Institut National de la Recherche Scientifique

Espace INRS
Not a member yet
    23526 research outputs found

    PENGARUH DIGITAL MARKETING, HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELI BAKSO PENTOL QU

    No full text
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Digital Marketing, Harga dan Kualitas Produk terhadap eputusan pembelian bakso Pentol Qu” ditulis oleh Mohammaad Andre Ivan Alfandi, NIM. 126405212116, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan Dosen Pembimbing Bapak Dedi Suselo, SE., M.M. Kata Kunci: Digital Marketing, Harga, Kualitas Produk, Keputusan Pembelian Latar belakang dari penelitian ini didasari oleh perkembangan teknologi internet dan pemasaran digital yang semakin pesat termasuk di kalangan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat strategi pemasaran yang efektif untuk menjangkau konsumen secara lebih luas dan efisien menjadi salah satu cara untuk mempertahankan usaha. Salah satu strategi yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir adalah digital marketing yang merupakan variabel kunci perkembangan teknologi dan media sosial yang telah mengubah pola konsumsi masyarakat di mana informasi produk, ulasan dan promosi kini sangat bergantung pada platform digital. Melalui pemasaran yang baik harga menjadi faktor krusial mengingat karakteristik pasar Indonesia yang sensitif terhadap harga terutama di kalangan masyarakat menengah ke bawah. Konsumen cenderung membandingkan harga dengan kualitas yang dirasakan setelah melakukan pembelian makanan. Dalam hal ini konsistensi rasa, kebersihan dan kemasan menjadi penentu utama untuk melakukan keputusan pembelian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui pengaruh signifikan digital marketing secara parsial terhadap keputusan pembelian oleh konsumen bakso Pentol Qu. (2) mengetahui pengaruh signifikan harga secara parsial terhadap keputusan pembelian oleh konsumen bakso Pentol Qu. (3) Untuk mengetahui pengaruh signifikan kualitas produk secara parsial terhadap keputusan pembelian oleh konsumen bakso Pentol Qu. (4) mengetahui pengaruh signifikan digital marketing, harga, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian oleh konsumen bakso Pentol Qu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik non-probabilitas dengan metode Insidental dengan sampel 100 responden yaitu konsumen bakso Pentol Qu yang telah membeli minimal 2 kali. Metode analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) variabel digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (2) variabel harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (3) variabel kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (4) variabel digital marketing, harga dan kualitas produk secara simultan berpengaruh signifikan terhadap perilaku keputusan pembelian bakso Pentol Qu

    ANALISIS YURIDIS TENTANG KEWENANGAN PRESIDEN DALAM MENENTUKAN SUATU KEADAAN BAHAYA DALAM PERSPEKTIF SISTEM KETATANEGARAAN

    No full text
    Skripsi dengan judul ‘’Analisis Yuridis Tentang Kewenangan Presiden Dalam Menentukan Suatu Keadaan Bhaya Dalam Perspektif Sistem Ketatanegaraan’’ ini ditulis oleh Yosi Mega Silviana, NIM 126103212203, dengan pembimbing Satrio Wibowo, M.H. Kata Kunci : Presiden, Keadaan Bahaya, Kewenangan, Sistem Ketatanegaraan kewenangan Presiden Republik Indonesia dalam menetapkan keadaan bahaya berdasarkan sistem ketatanegaraan Indonesia. Kewenangan tersebut diatur dalam UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan dijabarkan lebih lanjut dalam peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1959 tentang Keadaan Bahaya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini merumuskan dua masalah utama: (1) Bagaimana kewenangan Presiden dalam menetapkan keadaan bahaya menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia? dan (2) Bagaimana batas kewenangan Presiden dalam menentukan keadaan bahaya dalam perspektif sistem ketatanegaraan?. Metode penelitian yang digunakan adalah metode normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konsep ketatanegaraan. Hasil Penelitian menunjukan, bahwa: (1) Kewenangan Presiden dalam menetapkan suatu keadaan bahaya menurut peraturan perundangan-undangan yang berlaku di Indonesia, yakni Presiden memiliki kewenanagan penuh untuk menetapkan dan mencabut suatu keadaan bahaya. Penetapan ini dilakukan melalui keputusan presiden dan wajib disertai alasan serta situasi mendesak demi keselamatan bangsa dan negara. (2) Batasan kewenangan presiden dalam menetapkan keadaan bahaya harus didasarkan pada situasi nyata yang mengancam stabilitas negara, selain itu presiden wajib meminta persetujuan dari lembaga legislatif dan untuk menghindari penyalahgunaan kekuasaan pengawasan dari lembaga legislatif serta partisipasi publik menjadi penting untuk menjaga prinsip demokrasi dan supremasi hukum. Dengan demikian, meskipun Presiden memegang kewenangan strategis dalam penetapan keadaan bahaya, kekuasaan tersebut tetap dibatasi oleh regulasi hukum nasional, pengawasan institusional, serta prinsip-prinsip demokrasi dan perlindungan HAM. Keseimbangan antara kebutuhan akan stabilitas nasional dan penghormatan terhadap hukum serta hak warga negara menjadi kunci dalam pelaksanaan kewenangan ini

    PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENANAMKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI PROSES BERDIRINYA DINASTI AYYUBIYAH PEMBELAJARAN SKI DI SMP ISLAM DURENAN

    No full text
    Skripsi dengan judul “Penerapan Metode Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Untuk Menanamkan Minat Belajar Siswa Pada Materi Proses Berdirinya Dinasti Ayyubiyah Pembelajaran SKI Di SMP Islam Durenan” ini ditulis oleh Fadilatun Nujum, NIM. 126201212173, dengan pembimbing Ibu Ikfi Khoulita M.Pd.I. Kata Kunci: Penerapan, Metode Teams Games Tournament (TGT), Minat Belajar Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya proses pembelajaran SKI yang sulit untuk menyampaikan materi dikarenakan mengandung unsur sejarah, yang mana pola pengajaran menggunakan metode ceramah tidak dapat meningkatkan minat belajar siswa dan siswa selalu merasa jenuh. Selain itu hasil belajar siswa cenderung rendah yang pada akhirnya evaluasi akan lebih sulit untuk melakukan evaluasi. Metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) memungkinkan untuk meningkatkan minat belajar siswa, menumbuhkan tanggung jawab, kerja sama antar kelompok dan memudahkan siswa untuk memahami dan mengingat materi. Pada akhirnya hasil belajar siswa akan menjadi lebih baik Tujuan penelitian ini diharapkan mampu memberi sumbangsih keilmuan tentang (1) Perencanaan Metode Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Untuk Menanamkan Minat Belajar Siswa Pada Materi Proses Berdirinya Dinasti Ayyubiyah Pembelajaran SKI Di SMP Islam Durenan; (2) Pelaksanaan Penerapan Metode Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Untuk Menanamkan Minat Belajar Siswa Pada Materi Proses Berdirinya Dinasti Ayyubiyah Pembelajaran SKI Di SMP Islam Durenan; (3) Evaluasi Pembelajaran Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Untuk Menanamkan Minat Belajar Siswa Pada Materi Proses Berdirinya Dinasti Ayyubiyah Pembelajaran SKI Di SMP Islam Durenan. Metode penelitian dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisa data kualitatif; Kondensasi Data, Penyajian Data, Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan Metode Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) tersusun dengan baik dan terstruktur. Pembuatan perangkat pembelajaran disusun sesuai kurikulum dan tepat sesuai tujuan dan capaian yang dituju. Perangkat pembelajaran ini digunakan sebagai pegagan guru agar mempermudah guru dalam melaksanakan pembelajaran dan agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif, menyenangkan, dan mencapai target pembelajaran yang telah ditetapkan. (2) pelaksanaan penerapan metode Teams Games Tournament (TGT) dalam pembelajaran SKI dapat meningkatkan minat belajar siswa, seluruh siswa antusias dalam mengikuti pembelajaran. Dan setiap kelompok terlihat kompak saling bekerjasama dan saling membantu teman satu sama lain. Dengan diterapkannya metode Teams Games Tournament (TGT) ini siswa semakin mudah memahami dan mengingat materi. Metode pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) menjadikan proses pembelajaran menjadi menyenangkan. (3) Cara mengevaluasi hasil belajarnya menggunakan Evaluasi Formatif, dilakukan secara lisan dengan Tanya jawab dan Evaluasi Sumatif dengan mengerjakan soa-soal yang ada di LKS dan pelaksanaan PAS. Selain itu teknik penilaian juga sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu: penilaian afektif (sikap), Kognitif (pengetahuan). Setelah itu juga diadakannya Remidial apa bila ada siswa yang nilainya dibawah KKM. Namun setelah diterapkannya metode Teams Games Tournament (TGT) terbukti hasil belajar siswa semakin meningkat dan tidak ada siswa yang remidi

    ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN ADAPTIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PADA MATERI BARISAN DAN DERET KELAS X DI MA MA’ARIF UDANAWU BLITAR

    No full text
    Moklas, Mohammad. 2025. Analisis Kemampuan Penalaran Adaptif Siswa dalam Menyelesaikan Masalah pada Materi Barisan dan Deret Kelas X di MA Ma’arif Udanawu Blitar. Skripsi, Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Skripsi: Rifki Sahara, M. Pd. Kata Kunci: Penalaran Adaptif, Barisan dan deret, Kemampuan Matematika Kemampuan penalaran adalah satu kemampuan proses berpikir matematika yang mengaitkan untuk menyelesaikan masalah matematika berdasarkan bukti yang kongkrit, sedangkan penalaran adaptif sendiri memiliki makna kemampuan seseorang untuk berpikir logis dalam menyusun suatu dugaan atau hipotesis penyelesaian dari suatu masalah, memberikan penjelasaan dari dugaan yang digunakan, menentukan pola dari jawaban, menilai kebenaran secara matematis dan menarik kesimpulan dari jawaban. Salah satu faktor penyebab rendahnya penalaran siswa karena soal-soal yang diberikan guru dalam pembelajaran matematika lebih menekankan ke pemahaman konsep, sedangkan soal-soal yang menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi termasuk bernalar secara matematis jarang dilatihkan. Penalaran adaptif matematika terbagi menjadi tiga kategori, yaitu kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan penalaran adaptif siswa berkemampuan tinggi dalam memecahkan masalah matematika barisan dan deret di MA Ma’arif ; 2) Untuk mendeskripsikan penalaran adaptif siswa berkemampuan sedang dalam memecahkan masalah matematika barisan dan deret di MA Ma’arif; dan 3) Untuk mendeskripsikan penalaran adaptif siswa berkemampuan rendah dalam memecahkan masalah matematika barisan dan deret di MA Ma’arif. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa kelas X MA Ma’arif Udanawu Blitar yang terdiri dari 6 siswa, yaitu 2 siswa dengan kemampuan matematika tinggi, 2 siswa dengan kemampuan matematika sedang, dan 2 siswa dengan kemampuan matematika rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu data reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: 1) Kemampuan penalaran adaptif siswa dengan kategori matematika tinggi mampu memenuhi empat indikator kemampuan penalaran adaptif, yaitu menyusun dugaan, memberikan alasan, menarik kesimpulan dan memeriksa kesahihan. 2) Kemampuan penalaran adaptif siswa dengan kategori matematika sedang mampu memenuhi tiga indikator kemampuan penalaran adaptif, yaitu menyusun dugaan, memberikan alasan, dan memeriksa kesahihan 3) Kemampuan penalaran adaptif siswa dengan kategori matematika rendah mampu memenuhi satu indikator kemampuan penalaran adaptif, yaitu memeriksa kesahihan

    آليات الدفاع النفسى للشخصيةالرئيسية في القصة القصيرة"ما وراءالحب" لغادةالسمان(دراسة تحليلية نفسية لسغموند فرويد)

    No full text
    عيدالشوقية رقم القيد ١٢٦٣٠٥٢١١٠١٢، "آليات الدفاع النفس للشخصية الرئيسية في القصة القصيرة "ما وراءالحب" لغادة السمان (دراسة تحليلية نفسية لسيغموند فرويد)، برنامج دراسة اللغة العربية وآدابها، الجامعةالسيد علي رحمةالله الإسلامية الحكومية تولونج أجونج، ٢٠٢٥، المشرف: محمد فايزون الماجستير الكلمات المفتاحية: آليات الدفاع النفس، التحليل النفسي، سيغموند فرويد، القصة القصيرة، غادة السمان. الدافع هذه الدراسة إلى وجهة نظر مفادها أن الأعمال الأدبية تعكس تعقيدات الحياة البشرية، لا سيما في الكشف عن الصراعات الداخلية والديناميات النفسية لشخصياتها. فالأدب هو وسيلة للتعبير الجمالي وفي الوقت نفسه أداة لفهم الصراعات النفسية بشكل رمزي من خلال الشخصيات. تم اختيار قصة قصيرة "ما وراء الحب" لغادة السمان لأنها تصور بشكل مكثف الصراع الداخلي للشخصية الرئيسية الأنثوية التي تعاني من صدمة الماضي والبحث عن معنى الحياة. يهدف هذا البحث إلى دراسة آليات الدفاع عن النفس التي تستخدمها الشخصية الرئيسية في مواجهة الضغوط النفسية بناءً على نظرية التحليل النفسي لسيغموند فرويد. وتشمل مجالات التركيز في البحث ما يلي: (1) أشكال آليات الدفاع عن النفس التي تستخدمها الشخصية؛ و (2) نجاح هذه الآليات في دعم استقرارهم النفسي. الطريقة المستخدمة هي الطريقة الوصفية النوعية مع نهج علم النفس الأدبي وتقنيات دراسة الأدب. تظهر نتائج الدراسة أن الشخصية الرئيسية تستخدم الآليات التالية: 1) الكبت، عن طريق قمع الصدمة في اللاوعي؛ 2) التسامي، عن طريق توجيه القلق من خلال الفن؛ 3) الإسقاط، عن طريق إلقاء اللوم على أطراف خارجية لمعاناته؛ 4) التبرير، عن طريق إعطاء أسباب منطقية لرفض الزواج؛ و 5) الخيال، عن طريق الهروب إلى عالم الخيال. من بين هذه الأشكال الخمسة، أثبت التسامي أنه الآلية الأكثر نجاحًا لأنه ساعد الشخصية على تحقيق قبول الذات والشعور بالخلود

    PONDOK PESANTREN SUBULUSSALAM GANDUSARI: SEJARAH DAN PERKEMBANGANNYA 1943-1970

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang Pondok Pesantren Subulussalam Gandusari aspek sejarah dan perkembangannya antara 1943-1970. Latar belakang ini berangkat dari pentingnya pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional yang memiliki peran sentral dalam membentuk karakter keagamaan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang dahulu masih kental dengan praktek kepercayaan lokal seperti kejawen. Pondok Pesantren Subulussalam yang awalnya berwujud langgar sederhana mengalami transformasi menjadi lembaga pendidikan keislaman yang mengakar kuat di masyarakat. Dalam penelitian ini terdapat tiga rumusan masalah, yaitu: Pertama, Bagaimana sejarah berdirinya Pondok Pesantren Subulussalam Gandusari. Kedua, Bagaimana perkembangan Pondok Pesantren dari tahun 1943-1970. Ketiga, Bagaimana peran Pondok Pesantren Subulussalam dalam ranah pendidikan, sosial, dan budaya masyarakat. Tujuan dari skripsi ini adalah mengetahui terkait sejarah dan perkembangan Pondok Pesantren Subulussalam di Desa Melis Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek beserta kontibusinya dalam lingkungan di daerah tersebut. Penulisan skripsi ini disusun dengan menggunakan metode penelitian sejarah, yaitu: pemilihan topik, heuristik (pengumpulan data), verifikasi (kritik sumber), interpretasi (penafsiran), dan historiografi (penulisan sejarah). Dari hasil penelitian dapat diperoleh gambaran bahwa: pertama, Pondok Pesantren Subulussalam di Trenggalek berdiri berawal dari sebuah Langgar (Surau) dengan dinamika sosial-politik terhadap wilayah tersebut. Dirintis mulai tahun 1943. Kedua, Pondok Pesantren Subulussalam Desa Melis menjadi wadah pengembangan ajaran agama Islam di tengah masyrakat yang masih kental kejawennya. Ketiga, Pondok Pesantren Subulussalam berkontribusi dalam mengembangkan ajaran Islam dengan melalui pendidikan, sosial, dan budaya. Kata Kunci: Keagamaan Pondok Pesantren, Pendidikan, Sejarah, Sosia

    PRAKTIK JUAL BELI SUBSCRIBE YOUTUBE MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2024 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK DAN AKAD SALAM

    No full text
    Skripsi dengan judul “PRAKTIK JUAL BELI SUBSCRIBE YOUTUBE MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2024 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK DAN AKAD SALAM” ini ditulis oleh Mahrus Ghozali, NIM 126101211098, dengan pembimbing Dr. Dian Ferricha, S.H., M.H. Kata Kunci: Jual Beli Subscribe, UU ITE, Akad Salam, Transaksi Elektronik Penelitian ini membahas praktik jual beli layanan subscribe, terutama di platform digital, ditinjau dari sudut pandang hukum positif Indonesia melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta perspektif hukum Islam melalui konsep akad salam. Layanan subscribe yang diperjualbelikan, baik berupa peningkatan jumlah pelanggan pada media sosial maupun akses ke konten digital tertentu, menimbulkan berbagai persoalan hukum terkait keabsahan transaksi, transparansi informasi, dan potensi penipuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah praktik jual beli subscribe sesuai dengan ketentuan UU ITE tentang transaksi elektronik dan bagaimana praktik tersebut dapat dianalisis dalam kerangka akad salam, yaitu jual beli barang yang diserahkan di kemudian hari dengan pembayaran di muka. Penelitian ini menggunakan metode normatif-empiris. Secara normatif, penelitian ini menganalisis ketentuan dalam UU ITE terkait dengan transaksi elektronik, penipuan digital, dan perlindungan konsumen, serta ketentuan fikih muamalah tentang akad salam, yaitu akad jual beli dengan pembayaran di muka untuk barang yang diserahkan di kemudian hari. Sementara secara empiris, penelitian ini mengumpulkan data melalui metode dokumentasi dengan analisis isi (content analysis) dan analisis deskriptif,untuk melihat praktik riil dan persepsi para pihak terkait keabsahan dan manfaat transaksi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli subscribe rentang melanggar prinsip-prinsip dalam UU ITE terutama terkait informasi yang menyesatkan dan perjanjian/kontrak elektronik dalam pelaksanannya. Dalam perspektif akad salam, transaksi ini tidak sepenuhnya memenuhi syarat sah karena objek yang diperjualbelikan tidak memiliki kejelasan manfaat dan kepemilikan yang sah. Oleh karena itu, perlu regulasi yang lebih ketat dan edukasi hukum kepada pelaku usaha digital agar praktik jual beli tersebut sesuai dengan prinsip hukum yang berlaku dan nilai-nilai syariah

    PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI CANVA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI RAKYAT SISWA KELAS VII DI MTS UNGGULAN PERWANIDA KOTA BLITAR

    No full text
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Penggunaan Aplikasi Canva terhadap Kemampuan Menulis Puisi Rakyat Siswa Kelas VII MTs Unggulan Perwanida Kota Blitar” yang ditulis oleh Ikvina Annabil. NIM 126210213135, Tadris Bahasa Indonesia, pembimbing: Rahmawati Mulyaningtyas, M.Pd. Kata Kunci: Canva, keterampilan menulis, puisi rakyat, teknik sampling jenuh, Wilcoxon Signed Rank Test Penelitian ini didasarkan pada teori bahwa keterampilan menulis merupakan aspek produktif dalam berbahasa yang menuntut penguasaan struktur, ide, dan penyampaian secara runtut. Tarigan menyebutkan bahwa menulis adalah proses berpikir dan berbahasa yang bertujuan menyampaikan ide secara sistematis kepada pembaca. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia, puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) menjadi sarana ekspresi estetik sekaligus melestarikan budaya. Seiring berkembangnya teknologi pendidikan, media visual seperti Canva diyakini mampu membantu siswa dalam menyalurkan kreativitas serta meningkatkan motivasi dan kemampuan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Canva terhadap kemampuan menulis puisi rakyat siswa kelas VII di MTs Unggulan Perwanida Kota Blitar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode praeksperimen One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 siswa yang diambil menggunakan nonprobability sampling yang berjenis sampling jenuh, yaitu seluruh populasi dijadikan sampel karena hanya terdapat satu kelas. Instrumen yang digunakan adalah tes menulis puisi rakyat sebelum dan sesudah perlakuan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif dan uji Wilcoxon Signed Rank Test sebagai bagian dari uji nonparametrik untuk mengetahui signifikansi perbedaan skor prates dan pascates. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata meningkat dari 70,58 menjadi 89,65. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan aplikasi Canva terhadap kemampuan menulis puisi rakyat siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media digital yang menarik dapat menjadi alternatif yang efektif dalam pembelajaran sastra, khususnya untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi rakyat di kalangan siswa

    KESANTUNAN BERBAHASA PADA TOKOH UTAMA DI FILM RUDY HABIBIE: HABIBIE & AINUN 2 DAN RELEVANSINYA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR MENGANALISIS ISI DAN KEBAHASAAN DRAMA KELAS XI

    No full text
    Skripsi dengan judul “Kesantunan Berbahasa Pada Tokoh Utama Di Film Rudy Habibie: Habibie & Ainun 2 Dan Relevansinya Sebagai Alternatif Bahan Ajar Menganalisi Isi Dan Kebahasaan Drama Kelas XI”, ini ditulis oleh EkA Nadifa, NIM. 126210213112, dengan pembimbing Bapak Arista Nur Riski, S.S., M.S. Kata kunci: Kesantunan berbahasa, film, maksim, Rudy Habibie: Habibie & Ainun 2 Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kesantunan berbahasa dalam film Rudy Habibie: Habibie & Ainun 2 Dan Relevansinya Sebagai Alternatif Bahan Ajar Menganalisi Isi Dan Kebahasaan Drama Kelas XI dalam perspektif kajian sosiopragmatik. Penelitian ini lebih dalam membahas wujud pematuhan kesantunan berbahasa berdasarkan teori prinsip maksim kesantunan berbahasa Geoffrey Leech. Selanjutnya relevnsi wujud pematuhan kesantunan berbahasa terhadap pembelajaran menganalisis isi dan kebahasaan isi drama kelas XI. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak bebas libat cakap (slbc). Sumber data utama menggunakan film Rudy Habibie: Habibie & Ainun 2 dan data berupa seluruh tuturan tokoh utama. Data kemudian ditranskrip dan dianalisis menurut teori Leech, dengan enam maksim kesantunan berbahasa; maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim kesetujuan, maksim kesimpatian. Sedangkan sumber data kedua yakni guru Bahasa Indonesia kelas XI dan data yang diperoleh berupa transkrip hasil wawancara dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan adanya 29 temuan kesantunan berbahasa pada tokoh utama menjadikannya relevan sebagai bahan ajar menganalisis kebahasan drama yang dibaca atau ditonton. 29 data tersebut diantaranya, 11 maksim kebijaksanaan, tiga maksim kedermawanan, satu maksim pujian, lima maksim kerendahan hati, 7 maksim kesetujuan, dan dua maksim kesimpatian. Kesimpulannya, penggunaan film dapat mendorong siswa untuk berpikir kritis, berimajinasi, serta merefleksikan diri

    PEMETAAN VARIASI KETERTARIKAN PUBLIK PADA TOPIK GUS MIFTAH DALAM PENCARIAN GOOGLE TRENDS TAHUN 2024 – 2025

    No full text
    Skripsi dengan judul “Pemetaan Variasi Ketertarikan Publik pada Topik Gus Miftah dalam Pencarian Google Trends tahun 2024 – 2025” ini ditulis oleh Muhamad Fajar Sefiantoro, NIM. 126304213190, dengan Pembimbing Dimas Prakoso S. Kom., M.A. Kata Kunci: Gus Miftah, Google Trends, social network analysis Penelitian ini bertujuan untuk melihat perkembangan dan mendeskripsikan variasi ketertarikan publik terhadap Gus Miftah berdasarkan data pencarian Google Trends selama 7 Mei 2024 hingga 7 Mei 2025. Gus Miftah dipilih karena gaya dakwahnya yang santai namun kerap menimbulkan kontroversi yang menimbulkan ketertarikan publik di ruang digital. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Social Network Analysis (Wasserman & Faust, 1994), menggunakan data indeks pencarian, sebaran geografis, serta topik dan kueri dengan kategori (top) dan (rising) yang muncul di Google Trends. Hasil penelitian divisualisasikan dalam grafik tren waktu dan jaringan keterkaitan topik serta wilayah, untuk mengungkap puncak minat, fluktuasi, dan pola hubungan pencarian publik. Temuan ini diharapkan memperkaya pemahaman tentang dinamika opini dan perhatian masyarakat di era digital

    7,532

    full texts

    23,526

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Espace INRS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇