23526 research outputs found
Sort by
TRANSPARANSI SISTEM REKRUTMEN PEKERJA DI CV KUWUT SEJAHTERA KABUPATEN BLITAR PERSPEKTIF PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI INDONESIA
Tingginya tingkat pengangguran yang terus berlanjut, disertai semakin rumitnya persoalan ketenagakerjaan di Indonesia, harus dipandang sebagai peringatan serius. Fenomena ini tidak sekadar menunjukkan ketidakmampuan pasar kerja dalam menampung angkatan kerja, tetapi juga menegaskan rapuhnya peran perlindungan hukum ketenagakerjaan sejak fase awal hubungan kerja. Akibatnya, pencari kerja berada dalam posisi yang lemah, mudah ditekan, dan rawan menjadi korban proses rekrutmen yang tertutup, tidak adil, bahkan eksploitatif, karena mengesampingkan asas keadilan dan kepastian hukum.
Di tengah persaingan kerja yang semakin keras, rekrutmen seharusnya menjadi benteng awal perlindungan hukum bagi calon pekerja, bukan justru ruang abu-abu yang membuka peluang penyimpangan. Namun, fakta di lapangan memperlihatkan adanya jarak yang tajam antara aturan hukum yang seharusnya berlaku (das sollen) dan praktik nyata yang terjadi (das sein). Ketimpangan ini terlihat jelas dalam mekanisme perekrutan tenaga kerja di CV Kuwut Sejahtera Kabupaten Blitar, yang ditandai dengan kurangnya keterbukaan informasi, ketidakjelasan pemberian perjanjian kerja tertulis, serta perubahan kebijakan kerja yang dilakukan secara sepihak tanpa prosedur persetujuan yang transparan. Praktik semacam ini tidak hanya merusak prinsip transparansi, tetapi juga berpotensi memperpanjang ketidakpastian hukum dan semakin melemahkan perlindungan hak-hak normatif pekerja sejak tahap pra-hubungan kerja.
Berdasarkan realitas tersebut, penelitian ini secara tegas diarahkan untuk menjawab dua persoalan utama, yaitu: (1) sejauh mana transparansi sistem rekrutmen pekerja di CV Kuwut Sejahtera Kabupaten Blitar; dan (2) sejauh mana kesesuaian sistem rekrutmen tersebut dengan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia. Sejalan dengan itu, penelitian ini bertujuan memberikan gambaran kritis dan objektif mengenai tingkat transparansi proses rekrutmen serta menilai kepatuhannya terhadap norma hukum ketenagakerjaan, sebagai pijakan penting dalam memperkuat perlindungan hukum bagi pekerja.
Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, pengamatan langsung di lokasi penelitian, serta penelaahan dokumen yang relevan. Seluruh data kemudian dianalisis dengan mengaitkan ketentuan normatif dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan beserta peraturan pelaksanaannya dengan fakta-fakta empiris yang ditemukan di lapangan, sehingga diharapkan mampu menghadirkan analisis yang komprehensif, tajam, dan bermakna bagi penguatan sistem rekrutmen yang adil dan transparan
تنفيذ أنشطة المحاضرة في تحسين مهارة الكلام للطالبات في معهد الأنوار الحديثة فاجيتان للعام 2025\2026
البحث العلمى بالعنوان "تطبيق أنشطة المحاضرات في تحسين مهارات التحدث لدى الطالبات في المعهد الأنوار الحديثة" كتبته بديعة المسلوحة، رقم القيد 126202213078، من قسم تعليم اللغة العربية، كلية التربية والعلوم التعليمية ، بجامعة سيد علي رحمة الله الإسلامية الحكومية في تولونج أجونج، تحت إشراف الدكتور محمد خبير سراج الماجستير
الكلمات المفتاحية: محاضرة، مهارة الكلام
المحاضرة هي إحدى الأنشطة الروتينية التي تُجرى عادةً في المدارس الإسلامية الداخلية أو المدارس الأخرى ذات الطابع الإسلامي. عادةً ما تُجرى المحاضرة في المدارس الإسلامية الداخلية مرة واحدة في الأسبوع، باللغة العربية أو الإنجليزية، وتُجرى عادةً وفقًا للمجموعات التي يشكلها المسؤولون الإداريون. أحد أهداف إجراء المهادرة هو تحسين مهارة الكلام لدى الطلاب، وكذلك بناء ثقتهم في التحدث أمام الجمهور
مسائل البحث : 1) كيف يتم مواءمة تنفيذ أنشطة المحاضرة مع احتياجات مهارة الكلام عند الطالبات ؟.2) ما هي عوامل الداعمة والمثبطة لتنفيذ أنشطة المحاضرة مهارة الكلام في معهد الأنوار فاجيتان؟
منهجية البحث: هذا البحث هو بحث الكيفى و الوصفى وقد أجري البحث في مدرسة الأنوار فاجيتان الحديثة. وشملت تقنيات جمع البيانات إجراء المقابلات والملاحظة والتوثيق. واستخدم تحليل البيانات تقنيات اختزال البيانات وعرضها أو شرحها واستخلاص النتائج. وتم التحقق من صحة البيانات باستخدام تقنيات التثليث.
نتائج البحث: 1) تم تكييف محاضراة في المعهد مع احتياجات الطلاب من مهارات الكلام من خلال تعديل المواد والأساليب وممارسات التنفيذ. تم تجميع مواد المحاضرة مع مواضيع ذات صلة بحياة المعهد، مثل القيادة والأخلاق والوعظ والأنشطة اليومية للطلاب، مما يسهل على الطلاب فهم اللغة وتطبيقها في الحياة الواقعية. 2) أنشطة المحاضرة في بمعهد الأنوار فاجيتان مدعومة بنظام معهد يركز على ممارسة اللغة، و أنشطة منتظم، وتوجيه وتقييم من المعلمين والإداريين، مما يحسن مهارة الكلام لدى الطلاب. تشمل العوامل المعيقة الاختلافات في القدرة اللغوية بين الطلاب، ومحدودية المفردات، والتوتر، وانعدام الثقة عند التكلم أمام الجمهور، مما أدى إلى تحسن غير متكافئ في مهاراة الكلام بين جميع الطلاب
PROBLEMATIKA HUKUM PEMAKAMAN PRIVATE DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN FIQIH SIYASAH (Studi Kasus Pemakaman Shangrila Memorial Park di Kabupaten Tulungagung)
Muchammad Fatchul Aziz, NIM. 1860103221041, Problematika Hukum Pemakaman Private Ditinjau Dari Perspektif Hukum Positif Dan Fiqih Siyasah (Studi Kasus Pemakaman Shangrila Memorial Park di Kabupaten Tulungagung), Program Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah. Dengan Dosen Pembimbing Bapak Satrio Wibowo, M.H.
Kata kunci : Problematika, Pemakaman, Private.
Pemakaman merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang berkaitan langsung dengan kepentingan publik, sehingga pengelolaannya harus memperhatikan prinsip fungsi sosial tanah, keadilan sosial, serta keberlanjutan lingkungan. Namun, dalam perkembangannya muncul fenomena pemakaman private yang dikelola secara komersial dan eksklusif oleh pihak swasta. Salah satu contohnya adalah Pemakaman Shangrila Memorial Park di Kabupaten Tulungagung yang menimbulkan penolakan dari masyarakat karena penggunaan lahannya dinilai bermasalah secara hukum dan sosial.
Fokus Penelitian ini berdasarkan rumusan masalah 1)Bagaimana problematika hukum yang muncul terkait pemakaman private Shangrila Memorial Park berdasarkan perspektif Hukum Positif? 2) Bagaimana tinjauan Fiqih Siyasah terkait keberadaan pemakaman private Shangrila Memorial Park? .
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris. Data yang diperoleh dari lapangan berbentuk kualitatif, Sumber data diperoleh dengan menitikberatkan data primer dari narasumber secara lisan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik ketekunan dan triangulasi.
Hasil penelitian 1) Bahwa keberadaan Pemakaman Shangrila Memorial Park menimbulkan berbagai problematika hukum, antara lain konflik sosial terkait penguasaan lahan yang diajukan sebagai Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), praktik pengelolaan pemakaman yang bersifat komersial dan eksklusif bertentangan dengan Pasal 6 PP Nomor 9 Tahun 1987, ketimpangan akses masyarakat terhadap fasilitas pemakaman, potensi dampak lingkungan hidup, ketidaksesuaian dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Tulungagung, serta adanya ketidakpastian hukum terkait status lahan dan hak makam dan lemahnya pengawasan pemerintah daerah akibat belum adanya peraturan daerah yang secara khusus mengatur pemakaman bukan umum turut memperparah permasalahan tersebut. 2) Dalam perspektif fiqih siyasah, pengelolaan pemakaman Shangrila Memorial Park dinilai tidak sepenuhnya sejalan dengan prinsip kemaslahatan umum. Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 9 Tahun 2014 menegaskan bahwa praktik jual beli tanah kuburan dan bisnis makam mewah yang mengandung unsur tabdzir dan israf hukumnya tidak dibenarkan. Desain dan fasilitas pemakaman yang menonjolkan kemewahan dan eksklusivitas berpotensi menyimpang dari prinsip siyasah syar’iyyah yang menempatkan kepentingan umat dan keadilan sosial sebagai prioritas utama
PENGARUH STRUKTUR MODAL, PROFITABILITAS, DAN LIKUIDITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KEBIJAKAN DIVIDEN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI JAKARTA ISLAMIC INDEX PERIODE 2021-2023
Skripsi dengan judul “Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas, dan Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan dengan Kebijakan Dividen sebagai Variabel Intervening di Jakarta Islamic Index Tahun 2021–2023” ditulis oleh Adeliya Damayanti, NIM. 126406212124, dibawah pbimbingan Dr. Rokhmat Subagiyo, M.E.I.
Kata Kunci: Struktur Modal, Profitabilitas, Likuiditas, Kebijakan Dividen, Nilai Perusahaan.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Perusahaan sektor Industri Barang Konsumsi di yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) periode 2021-2023 menunjukkan fluktuasi nilai perusahaan yang diukur dari rasio Price to Book Value (PBV), yang tidak sejalan dengan Struktur Modal, Profitabilitas, dan Likuiditas yang dimilikinya, serta Kebijakan Dividen yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur modal, profitabilitas, dan Likuiditas terhadap nilai perusahaan, serta menguji peran kebijakan dividen sebagai variabel Intervening dalam hubungan tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Teknik analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan Partial Least Squares (PLS).
Hasil pengujian menunjukkan bahwa (1) struktur modal berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan; (2) profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan; (3) Likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan; (4) Kebijakan Dividen berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan; (5) Struktur Modal tidak berpengaruh signifikan terhadap Kebijakan Dividen; (6) Profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap Kebijakan Dividen; (7) Likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap Kebijakan Dividen; (8) kebijakan dividen tidak memediasi pengaruh Struktur Modal terhadap nilai Perusahaan; (9) kebijakan dividen tidak memediasi pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan; (10) kebijakan dividen tidak memediasi pengaruh Likuiditas terhadap Nila
IMPLEMENTASI PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM MENUMBUHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V DI SD ISLAM BAYANUL AZHAR SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Implementasi Pendekatan Deep Learning Dalam Menumbuhkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V Di SD Islam Bayanul Azhar Sumbergempol Tulungagung” yang ditulis oleh Moh. Irsyad Rahmatullah, NIM. 1860205222111. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Dosen Pembimbing Ahmad Arif Musyafa`, S.Pd.I., M.Pd.
Kata Kunci: Implementasi, Deep Learning, Berpikir Kritis
Penelitian ini dikonteks penelitiani oleh kondisi sebelum diterapkannya pendekatan Deep Learning, siswa cenderung mengalami kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan serta kurang fokus selama proses pembelajaran. Siswa belum terbiasa mengeksplorasi ide, menganalisis informasi, maupun mengaitkan konsep pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata. Keadaan ini berdampak pada rendahnya motivasi belajar siswa dan terbatasnya keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Oleh sebab itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang dapat mengaktifkan peran siswa secara optimal dan menumbuhkan kemampuan berpikir kritis.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan Deep Learning dengan prinsip Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning dalam menumbuhkan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V di SD Islam Bayanul Azhar Sumbergempol Tulungagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan setiap prinsip tersebut dalam proses pembelajaran, mengidentifikasi respons dan keterlibatan siswa selama kegiatan belajar berlangsung, serta menganalisis perubahan keterampilan berpikir kritis siswa setelah diterapkannya pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran IPAS.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam dan sistematis pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan Deep Learning di kelas V dengan mengambil lokasi penelitian di SD Islam Bayanul Azhar Sumbergempol Tulungagung. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta pengecekan keabsahan data melalui teknik perpanjangan pengamatan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Penggunaan berbagai teknik, analisis data, dan pengecekan keabsahan data tersebut diharapkan data yang diperoleh bersifat valid, akurat, dan dapat menggambarkan secara utuh implementasi pendekatan Deep Learning dalam menumbuhkan keterampilan berpikir kritis siswa.
Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa; (1) Implementasi pendekatan Deep Learning dengan prinsip Mindful Learning berhasil menumbuhkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui pertanyaan pemantik, lingkungan belajar yang terbuka, dan pemberian contoh langsung. (2) Implementasi pendekatan Deep Learning dengan prinsip Meaningful Learning berhasil menumbuhkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui penyambungan materi dengan pengalaman nyata, tugas kelompok dan eksperimen, dan pertanyaan kritis. (3) Implementasi pendekatan Deep Learning dengan prinsip Joyful Learning berhasil menumbuhkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui guru berperan sebagai fasilitator, kegiatan eksperimen, dan kerja kelompok
BTEX degradation by the coculture of <i>S. fonticola</i> and <i>M. esteraromaticum</i>.
The increasing demand for petroleum hydrocarbons has led to rising levels of high-risk pollutants such as Benzene-Toluene-Ethylbenzene-Xylene (BTEX) in the environment, and widely recognized for their carcinogenic nature. This study evaluates the potential tolerance and the single and multi-compound degradation of BTEX compounds by a coculture of Serratia fonticola and Microbacterium esteraromaticum. Batch treatments were conducted in synthetic media, supplemented with 30 mg L−1 of benzene, xylene, toluene and ethylbenzene for a single compound degradation test and with 120 mg L−1 of BTEX compounds in a 1:1:1:1 ratio (equal weight-based contributions) for a multiple compound degradation test. Coculture showed a BTEX multicompound degradation of 47 %, which is 5 % and 2 % higher degradation than the one achieved by S. fonticola and M. esteraromaticum, respectively. Degradation for single-compound shows 99 % for benzene, 85 % for ethylbenzene, 72 % for toluene, and 62 % for xylene. These findings provide new insights into bacterial coculture interactions under mixed-contaminant stress, its biodegradation performance and provide a strong basis for developing tailored bioremediation strategies in both single-compound and multi-compound degradation of BTEX. Furthermore, the glucose consumption and BTEX tolerance could serve as potential indicators for monitoring of the progress and efficacy of BTEX remediation in contaminated environments
IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP SYURA DALAM PENYELENGARAAN PEMERINTAHAN DESA DITINJAU DARI UU NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA DAN FIQH SIYASAH (Studi Kasus Desa Maron Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar)
Skripsi dengan judul “Implementasi Prinsip-Prinsip Syura Dalam Penyelengaraan Pemerintahan Desa Ditinjau Dari UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Dan Fiqh Siyasah (Studi Kasus Desa Maron Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar)” ini ditulis oleh Nandhe Mastunik Efendy, NIM.1860103223263, dengan pembimbing Ahmad Yuzki Arifian Nawafi’, M.IP.
Kata kunci: fiqh siyasah, musyawarah desa, pemerintahan desa, syura
Pemerintahan yang baik bertumpu pada prinsip demokrasi yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan, yang dalam konteks Indonesia diwujudkan melalui mekanisme musyawarah untuk mufakat dalam demokrasi Pancasila. Prinsip tersebut memiliki kesesuaian nilai dengan konsep syura dalam Islam yang menegaskan kewajiban bermusyawarah sebagai sarana pengambilan keputusan demi tercapainya kemaslahatan bersama. Pada level pemerintahan desa, musyawarah menjadi instrumen penting partisipasi masyarakat sekaligus dasar perumusan kebijakan publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Namun demikian, praktik musyawarah di Desa Maron, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, masih menunjukkan adanya keterbatasan partisipasi masyarakat serta lemahnya tindak lanjut atas aspirasi warga, sehingga diperlukan penguatan penerapan prinsip-prinsip syura secara substantif. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua rumusan masalah, yaitu: (1) bagaimana implementasi prinsip-prinsip syura dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa Maron Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar; dan (2) bagaimana implementasi prinsip-prinsip syura dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa Maron Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar ditinjau dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan perspektif fiqh siyasah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis yang berpijak pada penelitian lapangan (field research) selama kurang lebih dua bulan. Metode ini dipilih karena penelitian bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam realitas sosial yang terjadi di masyarakat terkait implementasi prinsip-prinsip syura dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan aparat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga desa. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi prinsip-prinsip syura dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa Maron secara prosedural telah berjalan dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, namun belum sepenuhnya optimal secara substantif. Prinsip efektivitas telah diterapkan melalui mekanisme musyawarah berjenjang mulai dari Musyawarah Dusun (Musdus) hingga Musyawarah Desa (Musdes), meskipun realisasi hasil musyawarah serta pemerataan informasi masih terbatas. Prinsip keadilan (al-‘adl) telah diupayakan melalui pelibatan masyarakat, namun masih ditemukan dominasi perangkat desa serta rendahnya partisipasi perempuan dan warga non-elite. Prinsip kemaslahatan (al-maslahah) tercermin dalam berbagai program pembangunan dan pemberdayaan desa, tetapi manfaat yang dihasilkan belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Secara keseluruhan, implementasi prinsip syura di Desa Maron telah sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan konsep fiqh siyasah, namun penguatan aspek substansi syura masih diperlukan agar keputusan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan keadilan, efektivitas, dan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat desa
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PENETAPAN HARGA JUAL RUMAH OLEH PERUSAHAAN KONTRAKTOR CV BUMI NUSA DIPA DI DESA BORO KECAMATAN KEDUNGWARU KABUPATEN TULUNGAGUNG
Muhammad Ariful Huda, 1860101221029, Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Penetapan Harga Jual Rumah Oleh Perusahaan Kontraktor CV Bumi Nusa Dipa Di Desa Boro Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung,Progam Studi Hukum Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Dr.Dian Ferricha,S.H.,M.H.
Kata Kunci: Hukum Ekonomi Syariah, Penetapan Harga Jual Rumah, CV Bumi Nusa Dipa.
Penelitian ini berjudul “Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Penetapan Harga Jual Rumah Oleh Perusahaan Kontraktor CV Bumi Nusa Dipa Di
Desa Boro Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung”. Penelitian ini di
latar belakangi oleh adanya sistem penetapan harga jual rumah oleh perusahaan
kontraktor CV Bumi Nusa Dipa. Dalam penetapan harga jual rumah yang di
tetapkan oleh perusahaan kontraktor CV Bumi Nusa Dipa, terdapat komplain dari
konsumen adanya ketidaksesuaian antara harga jual rumah yang ditetapkan, tidak
sesuai dengan kualitas bangunannya setelah rumah selesai dibangun, dan tidak
sesuai dengan spesifikasi yang di inginkan konsumen pada awal pesan. Karena
mereka memesan rumah dengan harga yang tinggi, sementara hasil dari kualitas
bangunannya tidak sesuai dengan harga yang dibeli konsumen, dan tidak sesuai
dengan spesifikasi yang di inginkan konsumen pada awal pesan. Banyak timbul
kerusakan pada rumah setelah rumah dihuni jangka waktu dekat, sehingga timbul
komplain dari konsumen.
Fokus penelitian ini mencangkup: (1). Bagaimana Sistem Penetapan Harga
Jual Rumah Oleh Perusahaan Kontraktor CV Bumi Nusa Dipa di Desa Boro
Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung?. (2). Bagaimana Tinjauan
Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Penetapan Harga Jual Rumah Oleh Perusahaan
Kontraktor CV Bumi Nusa Dipa di Desa Boro Kecamatan Kedungwaru Kabupaten
Tulungagung?. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah: (1). Untuk
menganalisis sistem penetapan harga jual rumah oleh perusahaan kontraktor CV
Bumi Nusa Dipa di Desa Boro Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung.
(2). Untuk menganalisis tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap penetapan harga
jual rumah oleh perusahaan kontraktor CV Bumi Nusa Dipa di Desa Boro
Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan
jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara mendalam (indepth
interview) , dan dokumentasi . Sedangkan teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kondensasi data (data condensation), penyajian data (data
display), penarikan kesimpulan dan verivikasi (conclusions drawing and
verification).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1). Sistem Penetapan Harga Jual
Rumah Oleh Perusahaan Kontraktor CV Bumi Nusa Dipa di Desa Boro Kecamatan
Kedungwaru Kabupaten Tulungagung, menerapkan sistem borongan ,dalam sistem
borongan ini yaitu sistem penetapan harga jual rumah dengan menentukan biaya
pembangunan rumah secara keseluruhan sejak awal proyek dimulai, dengan
memperhitungkan beberapa komponen utama yaitu, biaya bahan bangunan, biaya
tenaga kerja, jangka waktu penyelesaian, lokasi proyek, spesifikasi dan
kompleksitas bangunan (desain bangunan), dan keuntungan. Dalam
perhitungannya CV Bumi Nusa Dipa mematok harga per meternya yaitu Rp.
3.500.000.-Rp. 5000.000. menyesuaikan tipe yang di inginkan konsumen. Dalam
hal ini perhitungan total biaya di hitung dengan Harga Per meternya (Rp/m2) x Luas
Bangunan (m2) + Biaya kebutuhan lainnya. Dalam sistem ini, perusahaan
menghitung satu total harga yang sudah mencakup seluruh kebutuhan
pembangunan. (2). Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Penetapan Harga
Jual Rumah Oleh Perusahaan Kontraktor CV Bumi Nusa Dipa di Desa Boro
Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung menunjukkan bahwa penetapan
harganya belum sesuai. Karena berdasarkan tinjauan hukum ekonomi syariah,
sistem borongan pada penetapan harga jual rumah yang di terapkan oleh perusahaan
kontraktor CV Bumi Nusa Dipa menunjukkan bahwa penetapan harganya belum
sepenuhnya sesuai. Karena kualitas bangunan yang tidak sesuai dengan harga yang
dibeli, dan tidak sesuai dengan spesifikasi yang di inginkan konsumen sejak awal
pesan, menunjukkan bahwa prinsip keadilan, dan keseimbangan manfaat belum
sepenuhnya terpenuhi. Oleh karena itu, meskipun sistem borongan yang diterapkan
dapat diperbolehkan dalam syariah, tetapi penerapannya belum sesuai dengan nilainilai hukum ekonomi syariah karena tidak menghasilkan manfaat yang sebanding
dengan harga, serta menimbulkan kerugian pada pihak konsumen. Maka dalam
sistem ini masih belum sesuai dengan prinsip hukum ekonomi syariah
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBENTUKAN AKHLAK PESERTA DIDIK DAN PENGARUHNYA TERHADAP BRAND IMAGE MADRASAH (Studi Sequential Exploratory Mixed Method di MTsN 2 Tulungagung)
Tesis dengan Judul Manajemen Pendidikan Karakter dalam Pembentukan Akhlak Peserta Didik dan Pengeruhnya terhadap Brand Image Madrasah (Studi Sequential Exploratory Mixed Method di MTsN 2 Tulungagung) ini ditulis oleh Wildan
Maulana Malik dengan pembimbing Prof. Dr. H. As’aril Muhajir, M.Ag. dan Dr. H. Nur Efendi, M.Ag.
Kata Kunci: Manajemen Pendidikan Karakter, Pembentukan Akhlak Peserta Didik, Brand Image Madrasah.
Penelitian ini berawal dari adanya fenomena tentang karakter peserta didik yang
semakin hari terus menurun. Banyak kasus dari siswa melakukan tindakan dimana
telah melanggar aturan serta berbagai norma yang berlaku di masyarakat. Madrasah
mempunyai peran penting dalam pembentukan karakter agar peserta didik tidak
terjerumus perilaku yang negatif. Seluruh warga madrasah harus saling mendukung dalam menjalani program pendidikan itu untuk menumbuhkan nilai-nilai akhlak
pada siswa. Pembentukan akhlak sangat diperlukan sebab semakin besar tantangan
moral yang dihadapi oleh peserta didik di zaman sekarang. Adapun strategi dalam
membentuk akhlak siswa dilakukan melalui guru dengan metode keteladanan dan
pembiasaan. Ketika madrasah sukses mewujudkan peserta didik yang berakhlak
mulia, maka dapat meningkatkan brand image lembaga di benak masyarakat. Posisi
brand image lembaga sangat penting karena menjadi tolak ukur orang tua dalam
memilih madrasah yang terbaik bagi anaknya.
Tujuan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu secara kualitatif
dan kuantitatif. Terdapat empat tujuan penelitian kualitatif: 1) Mendeskripsikan
perencanaan pendidikan karakter dalam membentuk akhlak peserta didik dan brand
image di MTsN 2 Tulungagung. 2) Mendeskripsikan pengorganisasian pendidikan
karakter dalam membentuk akhlak peserta didik dan brand image di MTsN 2
Tulungagung. 3) Mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter dalam
membentuk akhlak peserta didik dan brand image di MTsN 2 Tulungagung. 4)
Mendeskripsikan pengawasan pendidikan karakter dalam membentuk akhlak
peserta didik dan brand image di MTsN 2 Tulungagung. Sedangkan tujuan kuantitatif terdapat empat: 1) Menganalisis tingkat manajemen pendidikan karakter,
pembentukan akhlak peserta didik dan brand image di MTsN 2 Tulungagung. 2)
Menguji pengaruh manajemen pendidikan karakter terhadap brand image di MTsN
2 Tulungagung. 3) Menguji pengaruh pembentukan akhlak peserta didik terhadap
brand image di MTsN 2 Tulungagung. 4) Menguji pengaruh manajemen
pendidikan karakter dan pembentukan akhlak peserta didik terhadap brand image
di MTsN 2 Tulungagung.
Penelitian ini berfokus pada tahapan-tahapan dalam manajemen pendidikan
karakter yang terdapat di MTsN 2 Tulungagung. Adapun fokus tersebut terdiri atas
perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan pendidikan karakter
sebagai usaha membentuk akhlak peserta didik dan brand image madrasah.
Penelitian ini memakai metode mixed method (campuran) dengan model sequential exploratory. Model tersebut adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang
dipakai secara berurutan. Adapun pengumpulan data tahap pertama dilakukan
melalui teknik observasi partisipan pasif, wawancara mendalam dan studi
dokumentasi. Sedangkan untuk pengumpulan data kedua melalui pembagian angket
atau kuesioner yang diberikan pada peserta didik MTsN 2 Tulungagung dengan
total sampel sebanyak 92 orang. Teknik analisis data yang dipakai dalam desain ini
adalah uji validitas dan reliabelitas angket, uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik
dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS for 25 Windows.
Hasil penelitian metode kualitatif telah menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan
pendidikan karakter di MTsN 2 Tulungagung dilakukan atas analisis kebutuhan dan
karakter siswa, integrasi nilai pada kurikulum dan program, penyusunan program
karakter dan keagamaan, kolaborasi perencanaan komite dan wali murid. Perencanaan yang matang bisa membentuk akhlak peserta didik. Begitu juga
mampu berkontribusi positif terhadap brand image madrasah. 2) Pengorganisasian
pendidikan karakter di MTsN 2 Tulungagung dilakukan atas berbasis struktur dan
pembagian tugas, kurikulum diatur melalui peran waka, guru sebagai pembina dan
model teladan, komite ikut dalam pengorganisasian karakter. Pengorganisasian
yang tertata rapi berdampak pada pembentukan akhlak siswa. Begitu juga dapat
meningkatkan brand image madrasah. 3) Pelaksanaan pendidikan karakter di
MTsN 2 Tulungagung dilakukan atas pelaksanaan melalui pembiasaan rutin,
integrasi nilai dalam kurikulum belajar, sebagai teladan dan pelaksana karakter,
dukungan penuh komite dan wali murid. Adanya pelaksanaan yang konsisten
terbukti bisa membentuk akhlak peserta didik. Begitu juga menaikkan brand image
madrasah di benak masyarakat. 4) Pengawasan pendidikan karakter di MTsN 2
Tulungagung dilakukan atas berbasis monitoring dan evaluasi rutin, supervisi
kurikulum dan sistem pembiasaan, pengawasan guru melalui kedisiplinan siswa,
komite mengawasi secara eksternal. Adanya pengawasan karakter mampu
memastikan pembentukan akhlak siswa berjalan efektif. Begitu juga dapat
memperkuat brand image madrasah di benak masyarakat. Kemudian hasil
penelitian metode kuantitatif sudah menunjukkan bahwa: 1) Tingkat manajemen
pendidikan karakter di MTsN 2 Tulungagung sudah tergolong tinggi dengan
perolehan skor sebesar 29,3%. Begitu juga pembentukan akhlak peserta didik
berada di kondisi yang sedang dengan skor 38,0%. Kemudian brand image
madrasah sudah tergolong tinggi dengan memperoleh skor sebesar 35,9%. 2)
Manajemen pendidikan karakter di MTsN 2 Tulungagung terbukti berpengaruh
terhadap pembentukan akhlak peserta didik. Hal tersebut melihat dari koefisien
regresi X1 0,183 dan skor thitung sebesar 2,616. Adapun skor ttable dalam penelitian
ini 1,989 sehingga 2,616 (thitung) > 1,989 (ttable). 3) Pembentukan akhlak peserta
didik di MTsN 2 Tulungagung terbukti berpengaruh terhadap brand image
madrasah. Hal tersebut diamati dari koefisien regresi X2 0,411 dan skor thitung
sebesar 4,327. Adapun skor ttable pada penelitian ini 1,989 sehingga 4,327 (thitung) >
1,989 (ttable). 4) Manajemen pendidikan karakter dan pembentukan akhlak peserta
didik di MTsN 2 Tulungagung berpengaruh secara simultan terhadap brand image
madrasah. Hal tersebut terlihat pada Fhitung bernilai 18,670, sedangkan Ftable bernilai
3,09. Adapun nilai koefisien determinasi sebesar 0,296 atau 29,6%, lalu 70,4%
sisanya dipengaruhi oleh variabel lain
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI DALAM MENGEMBANGKAN SENTRA INDUSTRI GENTENG DALAM TINJAUAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 28 TAHUN 2021 DAN HUKUM ISLAM (Studi kasus di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu KabupatenTulungagung)
Bagus Hendra Wahyudi, NIM 126101203196, Analisis Faktor-Faktor Produksi
Sentra Industri Genteng di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu
Kabupaten Tulungagung (Ditinjau dari Peraturan Pemerintah nomor
28 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan bidang perindustrian dan
Hukum Islam), Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, UIN Sayyid Ali
Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing : Dr.Muflihatul
Bariroh, S.H.I., M.S.I.
Kata Kunci : Faktor Produksi, Pengembangan Sentra Industri, tinjauan Peraturan
Pemerintah Nomor 28 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan bidang perindustrian
dan Hukum Islam.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh Desa Ngranti di Kecamatan Boyolangu,
Kabupaten Tulungagung, memiliki potensi besar dalam pengembangan sentra
industri genteng tanah liat. Agar sentra industri ini dapat berkembang lebih pesat
dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, dengan diperlukannya
upaya untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi para pengrajin, serta memperluas
jangkauan pemasaran. Dengan demikian, potensi lahan yang ada di Desa dapat di
manfaatkan secara optimal untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan
kesejahteraan ekonomi masyarakat dan melestarikan budaya tradisional.
Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah :1) Bagaimana peran sentra
industri genteng di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung ?,
2) Apa saja faktor yang mempengaruhi adanya kendala produksi dalam
mengembangkan sentra industri genteng di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu
Kabupaten Tulungagung?, 3) Bagaimana tinjauan produksi dalam mengembangkan
sentra industri genteng di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu Kabupaten
Tulungagung Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2021 tentang
penyelenggaraan bidang perindustrian dan Hukum Islam?
Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif, penelitian ini
menggunakan data primer. Teknik pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menggali
informasi secara detail mengenai faktor produksi, pandangan pelaku ekonomi,
relevan pedoman Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2021, dan tinjauan
Hukum Islam terkait pembangunan atap dengan menggunakan pendekatan terarah
pada sentra Industri genteng. Norma pendekatan ini digunakan untuk menganalisis
landasan hukum Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2021 dan asas Hukum
Islam terkait pengembangan sentra industri.
Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa: 1) peran sentra industri genteng
ini mampu menyerap tenaga kerja maupun mengurangi jumlah pengangguran dan
mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, 2) faktor-faktor produksi yang
meliputi tanah, tenaga kerja, modal, dan kecakapan tata lakasana, 3) didalam pasal
28 Tahun 2021 mendukung untuk meningkatkan produktivitas keberhasilan sentra
industri. Namun, praktik produksi saat ini menimbulkan masalah lingkungan jadi
kurang sesuai dengan hukum islam maslahah al-hajiyat