23526 research outputs found
Sort by
PENGARUH ROA, CAR, DAN BOPO TERHADAP NPF DENGAN FDR SEBAGAI VARIABEL MODERATING (Studi Pada Bank Umum Syariah di Indonesia)
ABSTRAK
Tesis dengan judul “Pengaruh ROA, CAR, dan BOPO terhadap NPF dengan FDR
sebagai variabel moderating (Studi pada Bank Umum Syariah di Indonesia)” ini ditulis
oleh Dwita Indriyani dan dibimbing oleh Prof. Agus Eko Sujianto, S.E., M.M. dan Dr.
Muhamad Aswad, M.A.
Kata Kunci: ROA, CAR, BOPO, NPF, FDR, Perbankan Syariah, Manajemen Risiko,
Efisiensi Operasional
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA), Capital
Adequacy Ratio (CAR), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO)
terhadap Non-Performing Financing (NPF) dengan Financing to Deposit Ratio (FDR)
sebagai variabel moderasi pada Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia. Fenomena
meningkatnya kompleksitas risiko pembiayaan serta pentingnya efisiensi dan permodalan
dalam industri perbankan syariah menjadi latar belakang utama dari penelitian ini. Seiring
dengan pertumbuhan positif sektor BUS, tantangan dalam menjaga kualitas pembiayaan
tetap menjadi isu strategis yang memerlukan perhatian mendalam.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang
diperoleh dari Statistik Perbankan Syariah OJK selama periode 2010 hingga 2024. Metode
analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan moderated regression
analysis (MRA) untuk melihat pengaruh variabel moderasi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa ROA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap NPF, yang mengindikasikan
bahwa semakin tinggi efisiensi profitabilitas bank, semakin rendah tingkat pembiayaan
bermasalah. CAR juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap NPF,
menunjukkan bahwa modal yang memadai dapat meningkatkan kemampuan bank syariah
dalam menyerap risiko pembiayaan. Sementara itu, BOPO berpengaruh positif dan
signifikan terhadap NPF, yang menunjukkan bahwa inefisiensi operasional dapat
meningkatkan risiko pembiayaan.
Dari sisi moderasi, FDR secara signifikan memoderasi pengaruh ROA dan BOPO
terhadap NPF, memperkuat hubungan antara profitabilitas dan efisiensi operasional dengan
kualitas pembiayaan. Namun, FDR tidak memoderasi pengaruh CAR terhadap NPF, yang
menandakan bahwa peran intermediasi tidak cukup kuat untuk memperkuat hubungan
antara kecukupan modal dan pembiayaan bermasalah. Temuan ini menggarisbawahi
bahwa efisiensi intermediasi dari FDR memiliki kontribusi penting ketika didukung oleh
profitabilitas dan efisiensi operasional, tetapi tidak dapat sepenuhnya menutupi kelemahan
pada aspek permodalan.
Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam literatur keuangan syariah dan
implikasi praktis bagi manajemen bank syariah serta regulator. Penguatan kinerja keuangan
melalui peningkatan profitabilitas dan efisiensi operasional harus disertai dengan
manajemen risiko pembiayaan yang ketat. Dengan demikian, strategi pengelolaan risiko
yang terintegrasi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan perbankan
syariah di Indonesia
PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA MELALUI PARTAI POLITIK DALAM PERSPEKTIF PERUNDANG-UNDANGAN DAN FIQIH SIYASAH (Studi Kasus Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Kediri)
Muhammad Syaifudin Zuhri, NIM 126103213312, Pembangunan Karakter Bangsa Melalui Partai Politik Dalam Perspektif Perundang-Undangan Dan Fiqih Siyasah (Studi Kasus Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Kediri), Jurusan Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Dr. Syahril Siddik, M.A.
Kata Kunci: Pembangunan Karakter Bangsa, Partai Kebangkitan Bangsa, Pendidikan Politik, Fiqh Siyasah, Perundang-Undangan, Kabupaten Kediri.
Partai politik berperan penting dalam negara demokrasi, termasuk menyuarakan aspirasi rakyat, memperkuat persatuan, serta mengedukasi masyarakat tentang hak dan kewajiban berpolitik. Selain itu, partai politik juga turut membentuk karakter bangsa melalui program yang mendorong terbentuknya masyarakat bermoral dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peran PKB Kabupaten Kediri dalam membangun karakter bangsa dari perspektif perundang-undangan. (2) Peran PKB dalam perspektif fiqih siyasah. (3) Strategi PKB dalam membangun karakter bangsa di Kabupaten Kediri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data dari wawancara pengurus PKB Kabupaten Kediri dan literatur seperti undang-undang dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kegiatan PKB dalam membangun karakter sudah sesuai dengan UU No. 2 Tahun 2008, khususnya dalam pendidikan politik dan moral. (2) Dalam fiqih siyasah, upaya ini penting agar politik sejalan dengan ajaran Islam dan hukum negara. (3) Strategi PKB dilakukan melalui sosialisasi dan penyerapan aspirasi untuk meningkatkan kesadaran politik serta mencegah praktik seperti politik uang, dengan menekankan integritas dan tanggung jawab.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kediri berperan aktif dalam pembangunan karakter bangsa. Peran tersebut dijalankan melalui kegiatan yang sesuai dengan Undang-Undang No. 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik dan prinsip fiqih siyasah. PKB tidak hanya fokus pada pendidikan politik dan pembinaan karakter, tetapi juga berkomitmen menjalankan politik yang sesuai dengan ajaran Islam dan hukum negara. Melalui berbagai program, PKB berupaya meningkatkan kesadaran politik masyarakat serta mencegah praktik negatif seperti politik uang, dengan menekankan pentingnya kejujuran dan tanggung jawab dalam berpolitik
PENGARUH SELF-DISCLOSURE TERHADAP PENYESUAIAN DIRI SANTRI BARU DI PONDOK PESANTREN DARUL ‘ULUM JOMBANG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Self-Disclosure terhadap Penyesuaian Diri Santri
Baru di Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Jombang” ini ditulis oleh Fatma Nabila
Zuhda, NIM. 126308213225, dengan pembimbing/promotor Indah Nadzifah
Hayati, M.Psi., Psikolog
Kata kunci: Self-Disclosure, Penyesuaian Diri, Santri Baru, Pondok Pesantren.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penyesuaian diri santri baru
di pondok pesantren yang kerap kali menghadapi tantangan psikologis dan sosial,
terutama dalam lingkungan baru yang memiliki aturan ketat dan budaya berbeda.
Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Jombang sebagai salah satu lembaga pendidikan
Islam yang besar di Indonesia, menjadi tempat berkumpulnya santri dari berbagai
latar belakang. Dalam konteks ini, kemampuan santri untuk mengungkapkan diri
(self-disclosure) diyakini berperan penting dalam proses penyesuaian diri mereka
terhadap lingkungan pesantren.
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara mendalam: (1)
bagaimana tingkat self-disclosure yang dimiliki oleh santri baru; (2) bagaimana
proses penyesuaian diri yang mereka alami; dan (3) sejauh mana self-disclosure
berpengaruh terhadap penyesuaian diri santri baru di lingkungan pondok pesantren.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif
korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angketkepada santri baru yang memenuhi kriteria penelitian, dan data dianalisis
menggunakan uji statistik regresi sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan
signifikan antara self-disclosure terhadap penyesuaian diri santri baru sebesar
32,4%. Santri yang memiliki tingkat self-disclosure tinggi cenderung lebih mudah
beradaptasi dengan lingkungan baru, baik secara sosial, emosional, maupun
akademik. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai
pentingnya komunikasi interpersonal dalam mendukung proses penyesuaian diri
remaja di lingkungan pesantren yang berkarakteristik kolektif dan religius
PENGARUH BRAND AMBASSADOR IDOL KPOP, VIRAL MARKETING DAN FAN LOYALTY TERHADAP PERILAKU IMPULSE BUYING FANDOM ENGENE DALAM PEMBELIAN PRODUK NABATI X ENHYPEN
Skripsi dengan judul “Pengaruh Brand Ambassador Idol Kpop, Viral Marketing dan Fan Loyalty terhadap Perilaku Impulse Buying Fandom Engene dalam Pembelian Produk NABATI x ENHYPEN” ini ditulis oleh Adistia Dyah Paramita, NIM. 126405212069, Jurusan Bisnis dan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan pembimbing Dianita Meirini, S.A, M.Si.
Kata Kunci: brand ambassador, fan loyalty, impulse buying, viral marketing
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan budaya Korea Selatan yang mendukung pertumbuhan perusahaan dalam negeri terutama pada sektor manufaktur di Indonesia, menjadi salah satu penggemar budaya K-Pop terbesar di dunia, banyaknya perusahaan lokal yang bekerjasama dengan artis/selebritas Korea Selatan sebagai brand ambassador sehingga mampu menciptakan perilaku pembelian secara impulsive bagi penggemar dari artis/selebritas tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh brand ambassador, viral marketing, dan fan loyalty secara bersama-sama terhadap perilaku impulse buying fandom Engene dalam pembelian produk NABATI x ENHYPEN, 2) mengetahui pengaruh brand ambassador idol Kpop terhadap perilaku impulse buying fandom Engene dalam membeli produk NABATI x ENHYPEN, 3) mengetahui pengaruh viral marketing terhadap perilaku impulse buying fandom Engene dalam pembelian produk NABATI x ENHYPEN, 4) mengetahui pengaruh fan loyalty terhadap perilaku impulse buying fandom Engene dalam membeli produk NABATI x ENHYPEN
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Dalam penelitian ini data diperoleh dari hasil kuesoner yang ditunjukkan kepada fandom engene yang berada di platform sosial media twitter (X) dan instagram yang berjumlah 273 responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan pengujian hipotesis uji parsial (t) dan uji simultan uji (F).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) variabel brand ambassador, viral marketing, dan fan loyalty secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku impulse buying fandom engene dalam pembelian produk NABATI x ENHYPEN, 2) variabel brand ambassador berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku impulse buying fandom engene dalam pembelian produk NABATI x ENHYPEN, 3) variabel viral marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku impulse buying fandom engene dalam pembelian produk NABATI x ENHYPEN, 4) variabel fan loyalty berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku impulse buying fandom engene dalam pembelian produk NABATI x ENHYPEN
PENGARUH ENVIRONMENTAL SOCIAL GOVERNANCE, KOMITE AUDIT, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP SUSTAINABILITY REPORTING PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUBSEKTOR PROPERTI DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BEI 2021-2023
Skripsi dengan judul “Pengaruh Environmental Social Governance, Komite Audit, dan Ukuran Perusahaan terhadap Sustainability Reporting pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Properti dan Real Estate Yang Terdaftar di BEI 2021-2023” yang ditulis oleh Dellaria Tiara Gandi NIM. 126403212034, pembimbing Ibu Sri Dewi Estiningrum, S.E., Ak., MM.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya kesadaran global terhadap pentingnya keberlanjutan dalam operasional bisnis, khususnya di sektor properti dan real estate yang memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan dan masyarakat. Perusahaan tidak lagi hanya fokus pada keuntungan ekonomi, tetapi juga harus mempertimbangkan aspek Environmental Social Governance (ESG) sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pemangku kepentingan dan keberlanjutan jangka panjang.
Tujuan penelitian ini yaitu (1) Untuk mengetahui pengaruh Environmental social governance, komite audit, dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh terhadap Sustainability reporting pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021- 2023. (2) Untuk mengetahui pengaruh Environmental social governance terhadap Sustainability reporting pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. (3) Untuk mengetahui pengaruh komite audit terhadap Sustainability reporting pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. (4) Untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan terhadap Sustainability reporting pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
kuantitatif asosiatif. Dalam penelitian ini penulis mengalisis pengaruh environmental social dan governance, komite audit, dan ukuran perusahaan terhadap sustainability reporting pada perusahaan manufaktur subsektor properti dan real estate yang terdaftar di BEI 2021-2023” dengan sampel sebanyak 66 sampel dari data Bursa Efek Indonesia tahun 2021-2023.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa (1) Environmental social governance (ESG), komite audit, dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap sustainability reporting pada perusahaan manufaktur subsektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2021-2023. (2) Environmental Social Governance (ESG) berpengaruh signifikan terhadap sustainability reporting pada perusahaan manufaktur subsektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2021-2023. (3) Komite audit berpengaruh signifikan terhadap sustainability reporting pada perusahaan manufaktur subsektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2021-2023. (4) Ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap sustainability reporting pada perusahaan manufaktur subsektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2021-2023,
Kata Kunci: Environmental Social Governance, Komite Audit, Ukuran Perusahaan, Sustainability Reportin
STRATEGI BIAYA USAHA PETERNAK AYAM RAS PETELUR DENGAN PEMBERIAN PAKAN ALTERNATIF UNTUK MENEKAN BIAYA PRODUKSI (Studi Kasus Pada Peternakan Bapak Saandi di Kabupaten Blitar)
Skripsi dengan judul “Strategi Biaya Usaha Peternak Ayam Ras Petelur dengan Pemberian Pakan Alternatif untuk Menekan Biaya Produksi (Studi Kasus pada Peternakan Bapak Saandi di Kabupaten Blitar)”, yang di tulis oleh Lukman Khalam Winata, NIM 126405213197, Jurusan Manajemen Bisnis Syariah, dengan dosen pembimbing Abdul Haris Perwiranegara S.E.,M.M.
Kata kunci: Strategi Biaya, Ayam Ras Petelur, Maggot, Biaya Produksi, Pakan Alternatif.
Penelitian ini di latar belakangi dengan tingginya harga pakan konvensional yang menjadi komponen terbesar dalam struktur biaya produksi peternakan ayam ras petelur, yakni sekitar 60–70%. Sebagai solusi, penggunaan maggot (larva lalat Black Soldier Fly) sebagai pakan alternatif diharapkan mampu menekan biaya produksi sekaligus mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan karena maggot dapat dibudidayakan dengan memanfaatkan limbah organik. Meskipun harga telur bersifat fluktuatif tergantung mekanisme pasar, strategi ini memungkinkan usaha peternakan tetap berjalan secara efisien.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk menganalisis strategi biaya yang diterapkan oleh peternakan ayam ras petelur Bapak Saandi di Kabupaten Blitar melalui pemberian pakan maggot; dan (2) Untuk menganalisis kemudahan dan kendala dalam menerapkan strategi biaya usaha peternak ayam ras petelur bapak Saandi di kabupaten Blitar dengan pemberian pakan maggot untuk menekan biaya produksi
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yang di gunakan adalah sumber data primer dan data skunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan yang di gunakan yaitu dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triagulasi.
Hasil dari penelitian ini adalah (1) strategi biaya yang diterapkan meliputi dua pendekatan utama, yaitu fungsi perencanaan biaya (cost planning) dan fungsi pengurangan biaya (cost reduction). Pada tahap perencanaan, dilakukan identifikasi komprehensif terhadap komponen biaya seperti pakan, tenaga kerja, vaksinasi, listrik, dan pemeliharaan kandang. Sementara pada tahap pengurangan biaya, diterapkan inovasi penggunaan maggot sebagai pakan tambahan alami yang bernutrisi tinggi serta efisiensi biaya lainnya seperti mengurangi ketergantungan pada pakan komersial dan pengeluaran untuk obat-obatan. (2) Penggunaan maggot terbukti efektif dalam menekan biaya produksi hingga 11,06% per 1.000 ekor ayam tanpa menurunkan produktivitas. Maggot diberikan pada fase starter untuk meningkatkan imunitas ayam dan dihentikan pada fase grower dan di lanjutkan pada masa layer guna menjaga keseimbangan nutrisi. Selain meningkatkan efisiensi, budidaya maggot secara mandiri dari limbah organik juga mendukung kemandirian peternakan. Dengan strategi ini, usaha peternakan dapat berjalan secara efisien, berkelanjutan, dan tetap menjaga performa produksi ayam secara optimal
KAMPUNG PELANGI DESA SONOREJO KEDIRI (Strategi Branding untuk Mengembangkan Potensi UMKM dan Seni Budaya Lokal)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya strategi branding dalam pembangunan desa berbasis potensi lokal, khususnya dalam menghadapi tantangan globalisasi dan tuntutan peningkatan daya saing. Kampung Pelangi di Desa Sonorejo hadir sebagai model village branding yang mengintegrasikan estetika visual, pemberdayaan UMKM, dan pelestarian seni budaya lokal. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi branding yang diterapkan dan dampaknya terhadap pengembangan potensi desa. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori village branding yang berkaitan dengan place branding menekankan pentingnya identitas lokal, partisipasi masyarakat, dan pelestarian nilai-nilai lokal. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan pendekatan teori Customer Relationship Management (CRM) untuk menganalisis bagaimana strategi branding membangun hubungan jangka panjang dengan wisatawan dan konsumen produk lokal, yang berdampak pada loyalitas dan keterlibatan mereka terhadap desa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan proses pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa village branding Desa Sonorejo yang dilakukan secara partisipatif mampu meningkatkan identitas desa, memperluas pasar UMKM, menghidupkan kembali seni budaya lokal, serta membangun loyalitas wisatawan. Hasil penelitian masih terdapat tantangan rendahnya literasi digital masyarakat dan ketidakstabilan pengelolaan program
PENGARUH EFIKASI DIRI TERHADAP KECEMASAN UJIAN PRAKTIK PADA SISWA DI SMK NEGERI 2 TRENGGALEK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Efikasi Diri Terhadap Kecemasan Ujian Praktik
pada Siswa SMK Negeri 2 Trenggalek” ini ditulis oleh Rahmanita Nuradiani, NIM.
126308212174, dengan pembimbing/promotor Germino Wahyu Broto, M.Si
Kata Kunci: Efikasi Diri, Kecemasan Ujian Praktik.
Penelitian ini berakar dari suatu fenomena yang terjadi pada siswa yang
akan melaksanakan ujian di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Bagi
siswa SMK, bentuk evaluasi yang digunakan tidak hanya berupa ujian tertulis tetapi
juga ujian praktik yang menuntut mereka untuk menunjukkan keterampilan sesuai
dengan jurusan mereka. Namun, dalam pelaksanaan ujian praktik tersebut tidak
sedikit siswa yang mengalami hambatan psikologis berupa kecemasan.
Tujuan penelitian ini diharapkan bisa membantu untuk membuktikan
literatur mengenai pengaruh efikasi diri teradap kecemasan dalam konsteks
pendidikan vokasional. Dan juga dapat digunakan oleh guru dan konselor sekolah
dalam merancang strategi peningkatan efikasi diri dalam menurunkan tingkat
kecemasan siswa saat ujian praktik.
Metode penelitian dengan menggunakan desain kuantitatif causal
comparative, bertujuan untuk mengenali dampak antara dua variabel, yaitu efikasi
diri sebagai variabel independen dan kecemasan sebagai variabel dependen.
Pengujian hipotesis dilakukan dengan regresi linier sederhana, yang digunakan
untuk mengidentifikasi pengaruh pada variabel independen yaitu efikasi diri dan
variabel dependen yaitu kecemasan.
Temuan dari studi ini mengindikasikan bahwa terdapat dampak negatif yang
signifikan antara efikasi diri dan kecemasan yang siswa alami selama ujian praktik,
ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat efikasi diri siswa, maka semakin
rendah tingkat kecemasan siswa dalam menghadapi ujian praktik. R Square
diperoleh 14,1 %, sedangkan 85,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak
diteliti oleh peneliti dalam penelitian
IMPLEMENTASI KURIKULUM MUATAN LOKAL PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN ASPEK AFEKTIF PESERTA DIDIK (Studi Multisitus di MA Nurul Falah Pogalan dan MA Al Kautsar Durenan Trenggalek)
Tesis dengan judul “Implementasi Kurikulum Muatan Lokal Pada
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Aspek Afektif Peserta Didik (Studi Multisitus di MA Nurul Falah Pogalan dan MA Al Kautsar Durenan Trenggalek)” ini ditulis oleh Febriansyah Luqman Wijaya, NIM. 1880506230008 dengan pembimbing I Prof. Dr. H. Abad Badruzaman, Lc, M.Ag.
dan pembimbing II Dr. H. Imam Junaris, S.Ag., M.H.I.
Kata kunci : Kurikulum Muatan Lokal, Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Aspek Afektif.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengembangan dan peningkatan aspek afektif dibandingkan dengan aspek kognitif yang berhubungan dengan merosotnya karakter dan sikap peserta didik. Faktor krisisnya pendidikan karakter tersebut karena dunia pendidikan lebih mengedepankan pengembangan ilmu pengetahuan (kognitif) dibandingkan penerapan ilmu ke dalam keseharian siswa. Maka dari itu, sekolah sangat perlu mendesain kurikulum muatan lokal
keagamaan dalam rangka mengembangkan budaya religius agar siswa memiliki sikap spiritual yang mendalam.
Pertanyaan penelitian dalam penulisan tesis ini adalah : 1) Bagaimana implementasi kurikulum muatan lokal pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan aspek receiving peserta didik di MA Nurul Falah Pogalan dan
MA Al Kautsar Durenan Trenggalek? 2) Bagaimana implementasi kurikulum muatan lokal pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan aspek responding peserta didik di MA Nurul Falah Pogalan dan MA Al Kautsar Durenan Trenggalek? 3) Bagaimana implementasi kurikulum muatan lokal pada
pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan aspek valuing peserta didik MA Nurul Falah Pogalan dan MA Al Kautsar Durenan Trenggalek?
Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi multisitus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan langkah
pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Sedangkan untuk pengecekan keabsahan data dengan menggunakan perpanjang keabsahan temuan, ketekunan dan keajekan pengamatan, triangulasi
data, dan pendiskusian teman sejawat.
Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Implementasi kurikulum muatan lokal pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan aspek receiving peserta didik yaitu dilaksanakan strategi, seperti menunjuk siswa yang tidak
memperhatikan materi untuk membaca materi atau menjawab pertanyaan dan meminta siswa menjawab di papan tulis. Tujuan strategi ini adalah untuk membuat siswa lebih memperhatikan materi yang diajarkan. Sedangkan dalam pembelajaran
Tahfidz Al-Qur’an, guru dapat menerapkan metode pembelajaran yang berbeda. Penjelasan makna dan kandungan Al-Qur’an dapat memberikan motivasi kepada siswa untuk lebih giat dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an serta mengamalkannya. Dalam pelaksanaan pembelajaran Mabadi’ Fiqih, Tahfidz Al-Qur’an maupun Aswaja, siswa yang dapat menerima serta memperhatikan materi dengan baik dapat dilihat dari siswa mampu menanggapi dan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru, mengerti tentang apa yang akan dipelajari dalam materi tersebut, mengerti apa maksud dari tugas yang diberikan oleh guru, aktif berdiskusi dengan kelompoknya, aktif bertanya, memberikan pendapatnya serta dipastikan dapat merespon ketika diterapkan metode pembelajaran yang berbeda.Sedangkan pengukuran kompetensi receiving siswa menggunakan skala sikap model likert, pengamatan langsung dan wawancara langsung. 2) Implementasi kurikulum muatan lokal pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan
aspek responding peserta didik yaitu dengan memberikan penugasan individu dan mempresentasikan hasilnya untuk mengetahui sikap siswa dalam menanggapi dan
merespon materi serta dapat meningkatkan aspek responding siswa, karena siswa dituntut untuk menjawab pertanyaan dan menanggapi dengan baik. Evaluasi secara individu dilakukan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam membaca, menghafal, dan menjelaskan nilai-nilai ajaran Islam atau isi kandungan ayat-ayat Al-Qur’an serta untuk mengetahui kemampuan siswa dalam mengamalkan nilai-nilai tersebut. Sedangkan untuk pengukuran kompetensi responding adalah dengan menggunakan skala sikap model gutman serta pengamatan langsung. 3) Implementasi kurikulum muatan lokal pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan aspek valuing peserta didik yaitu dilakukan dengan cara guru mengajarkan kepada siswa untuk memiliki sikap yang baik seperti seperti
menghormati perbedaan, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kerja sama. Indikator penilaian meliputi disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kerjasama, menghargai pendapat teman, dan saling membantu. Tujuan guru dalam mengajarkan sikap yang baik dalam pembelajaran adalah membentuk siswa supaya memiliki nilai yang baik dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembentukan tahap valuing pada siswa yaitu dari seorang guru yang dijadikan acuan dan tuntunan dalam berperilaku di sekolah. Sehingga guru harus bertindak sebagai suri tauladan bagi kehidupan siswa. Sedangkan untuk pengukuran valuing siswa menggunakan skala sikap model gutman, wawancara langsung dengan siswa,
dan jurnal kebaikan
PENGARUH BRAND AMBASSADOR RICKY HARUN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK KAHF
Perkembangan era digital begitu pesat, gaya hidup masyarakat mengalami
perubahan signifikan, termasuk dalam hal preferensi konsumsi serta kebutuhan
perawatan diri. Perubahan ini tidak hanya terjadi di kalangan wanita, tetapi juga
semakin terlihat di kalangan pria, terutama generasi muda yang semakin peduli
terhadap penampilan. Peningkatan penggunaan internet yang cukup tinggi di
Indonesia tidak terlepas dari kemajuan teknologi informasi, adanya penetrasi
internet inilah yang memudahkan semua kalangan dapat mengakses informasi
terkait skincare melalui berbagai platform digital. Hal ini membuka peluang besar
bagi perusahaan untuk memanfaatkan strategi pemasaran yang lebih inovatif dan
efektif, salah satunya dengan menggunakan figur publik sebagai brand ambassador.
Variabel yang diteliti dalam studi ini adalah brand ambassador yang berfungsi
sebagai variabel independent (X) dan keputusan pembelian yang berperan sebagai
variabel dependen (Y). Penelitian ini mengkaji pengaruh Brand Ambassador Ricky
Harun terhadap keputusan pembelian produk Kahf. Brand ambassador adalah
individu yang dipilih untuk mewakili dan mempromosikan suatu produk guna
membentuk citra positif serta memengaruhi persepsi dan perilaku konsumen.
Pemilihan brand ambassador Ricky Harun tidak terelepas dari citra dirinya yang
aktif, sehat, dan inspiratif sesuai dengan nilai-nilai yang diusung oleh brand Kahf.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari
keberadaan Ricky Harun sebagai brand ambassador terhadap keputusan konsumen
dalam membeli produk Kahf. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
asosiatif dengan pendekatan survei. Metode penarikan sampel yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu purposive random sampling dengan 158 responden
konsumen Kahf dengan kriteria jenis kelamin laki-laki dan sebagai pengguna
produk Kahf. Data diolah menggunakan SPSS versi 27 dengan menyebarkan
kuesioner. Hasil uji T pada penelitian ini Thitung > Ttabel yakni 9.015 > 1,655.
Nilai T yang bernilai positif mengindikasikan bahwa variabel brand ambassador
memiliki hubungan yang searah dengan keputusan pembelian. Hipotesis (Ha)
penelitian ini diterima dengan interpretasi terdapat pengaruh, yang berarti terdapat
pengaruh positif dan sigifikan dari brand ambassador terhadap keputusan
pembellian. Aspek brand ambassador yang paling berpengaruh yakni aspek
kredibilitas dengan nilai persentase 89,1%, sedangkan nilai yang berpengaruh dari
aspek keputusan pembelian adalah pemahaman pesan iklan (comprehension)
dengan nilai 84%.
Kata Kunci: Brand Ambassador, Keputusan Pembelian, Kahf, Ricky Haru