23526 research outputs found
Sort by
INTERPRETASI MAKNA KERJA TERHADAP WORK-LIFE BALANCE PADA STAF MUDA BLK TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Indah Putri Widya Sari, 126308212175, Interpretasi Makna Kerja Terhadap Work-Life Balance Pada Staf Muda Tulungagung, Program Studi Psikologi Islam, Jurusan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah, 2025, Pembimbing: A.Zahid, S.Sos., M.Si
Kata Kunci: makna kerja, work-life balance, staf muda, BLK Tulungagung, penelitian kualitatif
Tingginya tuntutan pekerjaan dan kebiasaan lembur yang kerap dialami oleh staf muda di Balai Latihan Kerja (BLK) Tulungagung menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi (work-life balance). Penelitian ini menggunakan teori dari Wrzesniewski, ada tiga orientasi makna kerja yang dapat mendasari sikap seseorang terhadap pekerjaannya, yaitu job sebagai sumber penghasilan, career sebagai jalan untuk kemajuan, dan calling sebagai panggilan hidup yang bernilai intrinsik. Oleh karena itu, penelitian ini menjawab rumusan masalah berikut: bagaimana staf muda BLK Tulungagung menginterpretasikan makna kerja yang mereka alami, serta bagaimana makna kerja tersebut berkontribusi terhadap upaya mereka dalam mencapai work-life balance di tengah beban dan tuntutan pekerjaan yang tinggi.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, dimana data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara secara mendalam terhadap empat staf muda BLK Tulungagung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kerja yang dihayati staf muda didominasi oleh orientasi calling, di mana pekerjaan dipandang sebagai panggilan hidup, sarana aktualisasi diri, dan kontribusi sosial, bukan sekadar pemenuhan ekonomi. Temuan ini menegaskan bahwa makna kerja yang positif dan sesuai passion berperan penting dalam meningkatkan motivasi intrinsik dan kemampuan manajemen waktu, sehingga mampu memperkuat pencapaian work-life balance meskipun terdapat berbagai hambatan. Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan perlunya kebijakan formal yang mendukung keseimbangan kehidupan kerja untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas staf muda BLK Tulungagung
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN LABORATORIUM VIRTUAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI KLASIFIKASI FUNGI KELAS X MA AL HIKMAH MELATHEN TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Pengembangan Media Pembelajaran Laboratorium virtual untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Klasifikasi Fungi Kelas X MA Al Hikmah Melathen Tulungagung”, ditulis oleh Layli Ahlaqul Karimah, NIM 126208211018, Pembimbing Bapak Muhammad Iqbal Filayani, M.Si.
Kata Kunci: Laboratorium virtual, Media Pembelajaran, Minat Belajar, Hasil Belajar, Klasifikasi Fungi, ADDIE.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan hasil belajar peserta didik pada materi klasifikasi fungi menjadi hambatan dalam proses pembelajaran di MA Al Hikmah Melathen Tulungagung. Hal ini disebabkan keterbatasan media praktikum, serta metode konvensional yang kurang menarik dan interaktif. Diperlukan sebuah media pembelajaran berbasis laboratorium virtual untuk mengatasi kendala tersebut, sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik, realistis, dan meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi yang kompleks seperti klasifikasi fungi
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran Laboratorium virtual dalam meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik pada materi klasifikasi fungi kelas X MA Al Hikmah Melathen Tulungagung. (2) Untuk mengetahui tingkat kevalidan pengembangan media pembelajaran Laboratorium virtual dalam meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik pada materi klasifikasi fungi kelas X MA Al Hikmah Melathen Tulungagung. (3) Untuk mengetahui tingkat kepraktisan pengembangan media pembelajaran Laboratorium virtual dalam meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik pada materi klasifikasi fungi kelas X MA Al Hikmah Melathen Tulungagung. (4) Untuk mengetahui tingkat keefektifan pengembangan media pembelajaran Laboratorium virtual dalam meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik pada materi klasifikasi fungi kelas X MA Al Hikmah Melathen Tulungagung.
Metode yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk berupa laboratorium virtual dikembangkan menggunakan Adobe Animate, yang terdiri dari tujuh scene (pendahuluan, materi, simulasi lab, petunjuk praktikum, dan evaluasi). Data dikumpulkan melalui validasi ahli, angket minat belajar, dan tes hasil belajar pada kelas eksperimen dan kontrol.
Hasil penelitian menunjukkan (1) Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Analisis dilakukan melalui wawancara dan angket untuk mengetahui kebutuhan media pembelajaran. (2) Hasil pengujian kevalidan menunjukkan bahwa media laboratorium virtual efektif meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik. Hal ini ditunjukkan melalui validasi ahli media dengan skor 87,5%, ahli materi 90,62% dan validasi guru biologi 81,25%. (3) Hasil uji kepraktisan melalui angket uji respon peserta didik mendapatkan presentase 76% dari 21 peserta didik, yang berarti mudah dan dapat digunakan secara praktis. (4) hasil uji efektifitas dibuktikan pada peningkatan hasil belajar melalui uji N-Gain sebesar 54,285% pada kelas eksperimen sedangkan pada kelas kontrol sebesar 43,57%. Serta uji wilcoxon dengan nilai signifikasi 0,000 < 0,05, menunjukkan adanya pengaruh signifikan laboratorium virtual terhadap hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen. Dan dilihat juga melalui minat belajar peserta didik melalui angket dengan uji N-Gain sebesar 79,642% pada kelas eksperimen. Sedangkan, pada kelas kontrol sebesar 64,82%. Serta uji wilcoxon dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05, menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan laboratorium virtual terhadap minat belajar peserta didik. Pengaruh antar kelompok juga dibuktikan pada uji Mann-Whitney U hasil belajar menunjukkan 0,000 < 0,05 dan uji Mann-Whitney U pada minat belajar peserta didik menunjukkan 0,000 < 0,05. Keduanya menunjukkan perbedaan signifikan pada setiap kelompoknya
PENGARUH PENGETAHUAN, KEPRIBADIAN, DAN SIKAP KEUANGAN TERHADAP PERILAKU KEUANGAN SYARIAH PADA USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH KERAJINAN KAYU DI KECAMATAN SUTOJAYAN KABUPATEN BLITAR
Skripsi dengan judul “Pengaruh Pengetahuan, Kepribadian dan Sikap Keuangan Terhadap Perilaku Keuangan Syariah Pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kecamatan Sutojayan Blitar” ini ditulis oleh Putri Riska Dewi, NIM. 126406212077 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Jurusan Manajemen Keuangan Syariah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Ahmad Syaichoni, M.Sy.
Kata Kunci: Pengetahuan, Kepribadian, Sikap Keuangan dan Perilaku Keuangan Syariah.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan usaha kerajinan kayu yang ada di Blitar khususnya di Kecamatan Sutojayan yang menyebabkan semakin meningkatnya sektor perekonomian di Blitar. Akan tetapi, usaha tersebut tidak sedikit pula yang bertahan lama karena mayoritas pelaku kerajinan kayu di Kecamatan Sutojayan masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan akibat rendahnya literasi keuangan, pencatatan yang tidak sistematis, serta kurangnya perencanaan anggaran dan investasi. Sikap keuangan yang kurang proaktif dan kepribadian dalam mengelola keuangan turut mempengaruhi ketahanan finansial mereka. Maka dari itu peneliti mengangkat permasalahan pengetahuan, kepribadian dan sikap keuangan terhadap perilaku keuangan pemilik kerajinan kayu di Kecamatan Sutojayan Blitar.
Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dengan menggunakan kuisioner. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 74 responden yaitu pemilik kerajinan kayu di Kecamatan Sutojayan Blitar. Pengolahan data yang digunakan yaitu SPSS 25. Penelitian ini menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji analisis deskriptif, uji multikolinieritas, uji regresi linier berganda, uji determinan, uji f, uji t dan uji normalitas.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) pengetahuan keuangan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan pemilik kerajinan kayu di Kecamatan Sutojayan; (2) kepribadian berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan pemilik kerajinan kayu di Kecamatan Sutojayan; (3) sikap keuangan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan pemilik kerajinan kayu di Kecamatan Sutojayan; (4) pengetahuan, kepribadian, dan sikap keuangan secara silmutan berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan syariah pemilik kerajinan kayu di Kecamatan Sutojayan Blitar
IMPLEMENTASI PROGRAM KEISLAMAN KULTUM (KULIAH TUJUH MENIT) DALAM PEMBINAAN AKHLAKUL KARIMAH PADA PESERTA DIDIK DI SMPN 1 GANDUSARI TRENGGALEK
Skripsi dengan judul “Implementasi Program Keislaman Kultum (Kuliah Tujuh Menit) dalam Pembinaan Akhlakul Karimah pada Peserta Didik di SMPN 1 Gandusari Trenggalek” ini ditulis oleh Putri Mambaul Ulum, NIM. 126201212156, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulunggung yang dibimbing oleh Bapak Saiful Bahri., S.Ag M.Pd.I
Kata Kunci: Implementasi, Program Keislaman Kultum, Akhlakul Karimah
Pendidikan agama di sekolah berperan penting dalam membentuk aspek spiritual dan religius peserta didik, sekaligus menjadi benteng utama dalam menghadapi dampak negatif perkembangan teknologi. Kemajuan teknologi memudahkan akses ilmu pengetahuan, tetapi juga berisiko jika disalahgunakan, seperti terpapar pornografi, perjudian online, dan kenakalan remaja. Sekolah memiliki peran strategis dalam membina akhlakul karimahkarena sebagai tempat Pendidikan formal, salah satunya melalui program Kultum (Kuliah Tujuh Menit) di SMPN 1 Gandusari. Program ini bertujuan memberikan pencerahan agama secara singkat untuk meningkatkan kesadaran berakhlak baik, membentuk karakter yang beriman, bertakwa, dan berperilaku positif di kalangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan program Kultum, tantangan yang dihadapi, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya dalam pembinaan akhlakul karimah. Peserta didik di SMPN 1 Gandusari Trenggalek.
Untuk mendalami hal tersebut, peneliti merumusakn focus penelitian sebagai berikut: 1) Bagaimana pelaksanaan implementasi program keislaman kultum (Kuliah Tujuh Menit) dalam pembinaan akhlakul karimah peserta didik di SMPN 1 Gandusari Trenggalek?, 2) Apa saja tantangan dalam implementasi program keislaman kultum (Kuliah Tujuh Menit) dalam pembinaan akhlakul karimah pada peserta didik di SMPN 1 Gandusari Trenggalek?, 3) Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberhastilan implementasi program keislaman kultum (Kuliah Tujuh Menit) dalam pembinaan akhlakul karimah peserta didik di SMPN 1 Gandusari Trenggalek?. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan terkait mendeskripsikan pelaksanaan implementasi program keislaman kultum mengetahui tantangan serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi program keislaman kultum (Kuliah Tujuh Menit) dalam pembinaan akhlakul karimah peserta didik di SMPN 1 Gandusari Trenggalek.
Penelitian ini memenggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknnik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikkan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan teknik kredibilitas meliputi trianggulasi sumber, perpanjangan pengamatan dan ketekunan pengamatan.
Hasil dari penelitian ini meliputi: 1) Pelaksanaan Implementasi Program Keislaman Kultum (Kuliah Tujuh Menit) dalam Pembinaan Akhlakul Karimah pada Peserta Didik di SMPN 1 Gandusari Trenggalek. menunjukkan bahwa program Kultum di SMPN 1 Gandusari Trenggalek berlangsung setiap Jumat pagi selama 15-20 menit, dipandu oleh guru Pendidikan agama Islam, dengan peserta didik mencatat materi di kelas masing-masing. Materi disesuaikan dengan isu remaja dan menekankan nilai akhlakul karimah, seperti bersedekah, kejujuran, dan ketaatan kepada orang tua, diperkuat dengan dalil Al-Qur'an dan hadis. 2) Tantangan dalam implementasi program Kultum di SMPN 1 Gandusari Trenggalek antara lain keterlambatan peserta didik saat berangkat ke sekolah, sehingga mengurangi keefektifan kegiatan. Selain itu, kondisi kelas kurang kondusif jika tidak ada pendampingan dari guru. Tantangan lainnya adalah kecepatan dalam penyampaian materi, di mana peserta didik kesulitan memahami isi kultum jika disampaikan terlalu cepat. 3) Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Implementasi Program Keislaman Kultum yakni dipengaruhi oleh dukungan penuh dari sekolah, termasuk kepala sekolah, guru, dan staf yang terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Selain itu, sekolah juga berperan dalam menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung kelancaran kegiatan
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBANTUAN POWERPOINT INTERAKTIF TERHADAP KREATIVITAS SISWA MATERI BARISAN DAN DERET KELAS X SMAN 1 KAUMAN TULUNGAGUNG
Patricia, Shelvia Fride. 2025. Pengaruh Model Project Based Learning (PjBL) Berbantuan PowerPoint Interaktif Terhadap Kreativitas Siswa Materi Barisan dan Deret Kelas X SMAN 1 Kauman Tulungagung. Skripsi, Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Skripsi: Dr. Ummu Sholihah, S.pd., M. Si. Kata Kunci: Project Based Learning (PjBL), PowerPoint Interaktif, Kreativitas. Rendahnya kreativitas siswa dalam mata pelajaran matematika disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah penggunaan model pembelajaran ekspositori. Minimnya inovasi media pembelajaran yang digunakan pendidik mejadi faktor lain yang dapat menyebabkan kurangnya kreativitas, siswa hanya diberikan pemahaman, mendengarkan, lalu menulis materi yang telah diajarkan sehingga siswa cenderung pasif dan merasa bosan. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kreativitas siswa adalah Project Based Learning (PjBL) berbantuan media PowerPoint interaktif, sehingga siswa dapat tertarik dengan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui adanya pengaruh model Project Based Learning (PjBL) berbantuan PowerPoint interaktif terhadap kreativitas siswa materi barisan dan deret kelas X SMAN 1 Kauman Tulungagung. 2) Untuk mengetahui besar pengaruh model Project Based Learning (PjBL) berbantuan PowerPoint interaktif terhadap kreativitas siswa materi barisan dan deret kelas X SMAN 1 Kauman Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pedekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Kauman Tulungagung. Sampel penelitian ini adalah kelas X-D sebagai kelas eksperimen dan kelas X-E sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji Independent Sample t Test (uji-t) dan uji Cohen’s d Effect Size. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Ada pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantuan PowerPoint interaktif terhadap kreativitas siswa materi barisan dan deret kelas X SMAN 1 Kauman Tulungagung dengan nilai
signifikansi sebesar 0,013. 2) Besar pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL) berbantuan PowerPoint interaktif terhadap kreativitas siswa materi barisan dan deret kelas X SMAN 1 Kauman Tulungagung sebesar 0,56 dengan kategori sedang
DETERMINASI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PENGGUNAAN QUICK RESPONSE CODE INDONESIA STANDAR (QRIS) SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN DIGITAL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus Mie Gacoan Tulungagung)
Skripsi dengan Judul “Determinasi Keputusan Konsumen Dalam Penggunaan Quick Response Code Indonesia Standar (QRIS) Sebagai Alat Pembayaran Digital Dalam Perspektif Ekonomi Syariah: (Studi Kasus Mie Gacoan Tulungagung)” ini ditulis oleh Daffa Mustika Suryadinata, NIM. 126402212132, Pembimbing Nadia Roosmalitasari S. Pd., M. Kom.
Kata kunci: Efisiensi, Keamanan, Risiko, Keputusan Penggunaan.
Perkembangan teknologi telah mendorong perubahan dalam sistem pembayaran. Salah satu inovasi digitalisasi pembayaran adalah QRIS sebagai alat pembayaran digital yang semakin populer di Indonesia serta membawa dampak yang signifikan. Penggunaan QRIS telah meluas di berbagai sektor, termasuk usaha kecil dan menengah. Munculnya pembayan digital yang semakin canggih juga perlu dipertimbangkan. Meskipun kehadiran QRIS diakui membawa berbagai manfaat, namun ada beberapa tantangan yang perlu diperhatikan terkait penggunaannya. Tiga variabel utama yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah efisiensi, kemanan dan risiko. Karena keputusan konsumen untuk menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran digital, dipengaruhi oleh persepsi konsumen terhadap ketiga faktor-faktor tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen, dengan menitikberatkan pada ketiga variabel. Penelitian ini juga ingin mengkaji sejauh mana ketiga variabel ini saling mempengaruhi keputusan konsumen dalam menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran digital di Mie Gacoan Tulungagung.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Nonprobability sampling dengan teknik Accidental Sampling. Penelitian ini menggunakan data primer dengan yang disebarkan kepada konsumen. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 97 responden konsumen Mie Gacoan Tulungagung. Tahap selanjutnya, data kuesioner diuji dengan regresi linier berganda.
Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa; (1) X1, X2, X3 secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Y; (2) X1 secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Y; (3) X2 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Y; (4) X3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Y. Angka R Square menunjukkan bahwa 9,6% variasi Keputusan Penggunaan bisa dijelaskan oleh ketiga variabel independen yang digunakan dalam persamaan regresi. Sedangkan sisanya 90,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, NILAI TUKAR, DAN HARGA EMAS, TERHADAP TINGKAT INFLASI DI INDONESIA DENGAN BAHAN BAKAR SEBAGAI VARIABEL INTERVENING TAHUN 2018-2023
Skripsi dengan judul "Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Nilai Tukar, dan Harga Emas terhadap Tingkat Inflasi di Indonesia dengan Bahan Bakar sebagai Variabel Intervening Tahun 2018–2023" yang ditulis oleh Sonia Nandana Citra, NIM. 126402211061 Program Studi Ekonomi Syariah, Jurusan Ekonomi, Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, Univesitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan pembimbing Sri Eka Astutiningsih, SE., M.M.
Dinamika perekonomian Indonesia yang dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi, seperti inflasi. Inflasi menjadi indikator penting dalam menilai kestabilan ekonomi suatu negara dan berdampak langsung terhadap daya beli
masyarakat. Sejumlah variabel seperti jumlah uang beredar, nilai tukar, dan harga emas diduga dapat mempengaruhi inflasi. Tidak kalah penting dengan kondisi Indonesia yang sangat bergantung pada energi, harga bahan bakar turut menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan. Bertujuan mengetahui bagaimana pengaruh jumlah uang beredar, nilai tukar, dan harga emas terhadap inflasi di indonesia dengan bahan bakar sebagai variabel intervening tahun 2018–2023.
Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari laporan website resmi seperti, Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), Kementerian Perdagangan, PT Antam, dan PT Pertamina. Sampel yang digunakan sebanyak 72 sampel. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan software SmartPLS versi 4.0.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah uang beredar berpengaruh positif tidak signifikan terhadap bahan bakar. Nilai tukar berpengaruh positif tidak signifikan terhadap bahan bakar. Harga emas berpengaruh positif tidak signifikan
terhadap bahan bakar. Jumlah uang beredar berpengaruh negatif signifikan terhadap tingkat inflasi. Nilai tukar berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap tingkat inflasi. Harga emas berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap tingkat inflasi. Jumlah uang beredar terhadap inflasi melalui bahan bakar bepengaruh positif tidak signifikan. Nilai tukar terhadap inflasi melalui bahan bakar bepengaruh positif tidak signifikan. Harga emas terhadap inflasi melalui bahan bakar bepengaruh positif tidak signifikan. Bahan bakar berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat inflasi.
Kata Kunci: Jumlah Uang Beredar, Nilai Tukar, Harga Emas, Inflasi, Bahan Baka
HUBUNGAN KEBERFUNGSIAN KELUARGA DAN OPTIMISME TERHADAP ORIENTASI MASA DEPAN PADA MAHASISWA SEMESTER AKHIR
Skripsi dengan judul “Hubungan Keberfungsian Keluarga dan Optimisme Terhadap Orientasi Masa Depan Pada Mahasiswa Semester Akhir” ini ditulis oleh Dila Nur Aghisna Naila Muna, NIM 126308212186, dengan Pembimbing Faruq, S.Psi., M.Psi. Kata Kunci: Keberfungsian keluarga, Optimisme, Orientasi Masa Depan.
Orientasi masa depan mengacu pada kemampuan individu dalam merencanakan, memprediksi, dan menetapkan tujuan hidup jangka panjang, terutama dalam hal karier, pendidikan lanjutan, serta kehidupan pribadi. Pada masa transisi dewasa awal, seperti yang dialami oleh mahasiswa semester akhir,orientasi masa depan sangat penting karena berkaitan erat dengan pengambilan keputusan penting yang akan menentukan arah kehidupan mereka setelah lulus kuliah.Namun, tidak semua mahasiswa mampu membentuk orientasi masa depan yang jelas dan realistis. Beberapa di antaranya masih mengalami keraguan, kebingungan, atau bahkan ketidakpastian terkait langkah selanjutnya dalam hidup mereka. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui hubungan antara keberfungsian keluarga terhadap orientasi masa depan pada mahasiswa semester akhir. (2) Mengetahui hubungan antara optimisme terhadap orientasi masa depan pada mahasiswa semester akhir. (3) Mengetahui hubungan antara keberfungsian keluarga dan optimisme terhadap orientasi masa depan pada mahasiswa semester akhir. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis
penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa semester akhir Program Studi Psikologi Islam Angkatan 2021 sebanyak 284 mahasiswa. Kemudian dilakukan teknik sampling probability sampling untuk mendapatkan sampel penelitian sejumlah 75 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji korelasi pearson product moment dengan menggunakan IBM SPSS 27.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat hubungan positif signifikan keberfungsian keluarga terhadap orientasi masa depan pada mahasiswa semester akhir (hubungan yang dihasilkan positif sebesar 0,344 dan termasuk pada
kriteria korelasi lemah). (2) Terdapat hubungan positif signifikan optimisme terhadap orientasi masa depan pada mahasiswa semester akhir (hubungan yang dihasilkan positif sebesar 0,797 dan termasuk pada kriteria korelasi kuat). (3)
Terdapat hubungan positif signifikan keberfungsian keluarga dan optimisme terhadap orientasi masa depan pada mahasiswa semester akhir (hubungan yang dihasilkan positif sebesar 0,797 dan termasuk pada kriteria korelasi kuat)
PENGARUH RESILIENSI TERHADAP CULTURE SHOCK PADA MAHASISWA RANTAU TAHUN PERTAMA ASAL LUAR JAWA DI JAWA TIMUR
ABSTRAK
Mahasiswa rantau menjadi salah satu kelompok yang paling
rentan mengalami culture shock. Hal tersebut terjadi karena adanya
perbedaan budaya antara daerah asal dengan daerah perantauan yang
berdampak pada perasaan tidak nyaman, bingung, dan cemas.
Sehingga mahasiswa rantau membutuhkan kemampuan ketahanan diri
atau disebut resiliensi untuk bertahan di perantauan. Tujuan penelitian
ini guna mengetahui pengaruh resiliensi terhadap culture shock pada
mahasiswa rantau tingkat pertama asal luar Jawa di Jawa Timur.
Dengan menggunakan metode kuantitatif dan jumlah sampel 100.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan
menyebarkan kuesioner secara daring, dengan skala resiliensi dan
culture shock. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis
regresi sederhana dengan bantuan SPSS 23.0 for windows. Hasil dari
penelitian ini memperoleh nilai signifikansi 0.000 < 0.05 dengan nilai
koefisien regresi -0.640 dan nilai R Square 0.380, yang berarti bahwa
resiliensi berpengaruh signifikan secara negatif terhadap culture shock
sebesar 38% dan 62% lainnya dipengaruhi oleh faktor yang tidak
diteliti dalam penelitian ini.
Kata kunci: resiliensi, culture shock, mahasiswa ranta
PENGARUH LAYANAN ELEKTRONIK SAMSAT, SAMSAT KELILING, DAN SAMSAT DRIVE THRU TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK PADA SISTEM PEMUNGUTAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR KABUPATEN TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Pengaruh Layanan Elektronik Samsat, Samsat Keliling, dan
Samsat Drive Thru Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Pada Sistem Pemungutan Pajak
Kendaraan Bermotor Kabupaten Tulungagung” yang ditulis Sinta Yogiana Pratiwi, NIM
126403213126, Pembimbing Faizal Satria Desitama, S.S.T., M.Acc.
Kata Kunci: Layanan Elektronik Samsat, Layanan Samsat Keliling, dan Layanan Samsat
Drive Thru.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya optimalisasi pendapatan asli daerah
yang bersumber dari sektor pajak daerah khususnya pajak kendaraan bermotor yang
memiliki potensi besar untuk selalu ditingkatkan. Pemerintah telah menyediakan berbagai
layanan unggulan seperti layanan elektronik samsat, layanan samsat keliling dan layanan
samsat drive thru untuk mempermudah wajib pajak kendaraan bermotor melakukan
kewajiban perpajakannya, namun dari berbagai kemudahan yang telah disediakan tidak
diikuti oleh optimalnya kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
Masih banyak wajib pajak yang menunda atau bahkan tidak membayar pajak kendaraan
bermotor sesuai ketentuan yang berlaku.
Penelitian ini bertujuan (1) Menganalisis adanya pengaruh layanan elektronik
samsat, layanan samsat keliling, dan layanan samsat drive thru secara simultan terhadap
tingkat kepatuhan wajib pajak pada sistem pemungutan pajak kendaraan bermotor. (2)
Menganalisis adanya pengaruh layanan elektronik samsat terhadap tingkat kepatuhan wajib
pajak pada sistem pemungutan pajak kendaraan bermotor. (3) Menganalisis adanya
pengaruh layanan samsat keliling terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak pada sistem
pemungutan pajak kendaraan bermotor. (4) Menganalisis adanya pengaruh layanan samsat
drive thru terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak pada sistem pemungutan pajak
kendaraan bermotor.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan
menggunakan angket atau kuesioner untuk pengumpulan data primer. Pengambilan sampel
menggunakan quota sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden.
Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala likert. Teknis analisis data yang
digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda,
uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi dengan bantuan Software SPSS Versi 30.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) secara simultan layanan elektronik
samsat, layanan samsat keliling dan layanan samsat drive thru berpengaruh positif
signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di kabupaten Tulungagung,
(2) layanan elektronik samsat berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan wajib
pajak kendaraan bermotor di kabupaten Tulungagung, (3) layanan samsat keliling
berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di
kabupaten Tulungagung. (4) layanan samsat drive thru berpengaruh positif signifikan
terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di kabupaten Tulungagung