23526 research outputs found
Sort by
TRANSAKSI PEMBELIAN PULSA ELEKTRONIK PONSEL PADA APLIKASI FLIP DITINJAU DARI AKAD MURABAHAH DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2024 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK
Rizqi Amalia Fitri, NIM. 126101211074, Transaksi Pembelian Pulsa Elektronik pada Aplikasi Flip Ditinjau dari Akad Murabahah dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Dr. Budi Kolistiawan, S.Pd., M.E.I.
Kata kunci: Transaksi Elektronik, Flip, Pulsa Elektronik, Akad Murabahah, Undang-undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik transaksi pembelian pulsa melalui aplikasi Flip yang menimbulkan persoalan terkait transparansi harga dan kepemilikan barang sebelum transaksi. Pengguna hanya mengetahui harga akhir tanpa rincian struktur harga, sehingga hanya dapat memperkirakan besaran keuntungan yang diperoleh penyedia layanan. Dari aspek hukum positif, transaksi ini perlu ditinjau berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, khususnya terkait validitas bukti elektronik, keabsahan kontrak, serta tanggung jawab penyelenggara sistem elektronik.
Tujuan penelitian ini mencakup: (1) Untuk mengetahui mekanisme pembelian pulsa elektronik ponsel melalui aplikasi Flip; (2) Untuk mengetahui dan menganalisis kesesuaian mekanisme pembelian pulsa elektronik ponsel pada aplikasi Flip dengan ketentuan akad murabahah; (3) Untuk mengetahui dan menganalisis kesesuaian mekanisme pembelian pulsa elektronik ponsel pada aplikasi Flip dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Jenis penelitian ini menggunakan normatif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dari observasi langsung terhadap mekanisme pembelian pulsa pada aplikasi Flip, wawancara mendalam dengan pengguna dan Customer Support Flip, serta dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Proses pembelian pulsa di Flip mulai dari setelah membuka aplikasi melakukan pengisian nomor, pemilihan nominal pulsa, hingga pembayaran dan konfirmasi transaksi, maka pulsa akan masuk; (2) Transaksi pembelian pulsa melalui Flip belum sepenuhnya sesuai dengan akad murabahah. Flip tidak memiliki pulsa sebelum transaksi dan tidak transparan dalam menyampaikan harga pokok dan margin keuntungan. Pulsa sebagai objek akad sah, namun belum sepenuhnya dimiliki saat akad. Transaksi disetujui secara digital tanpa rincian struktur harga., (3) Transaksi tersebut telah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, termasuk dalam aspek keabsahan bukti elektronik, perlindungan data pribadi, dan kontrak elektronik yang sah secara hukum
TINJAUAN HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM TERHADAP GANTI RUGI KERUSAKAN BARANG SEWA (Studi kasus di Sewa Apexel Tulungagung)
Skripsi dengan judul "Tinjauan Hukum Positif Dan Hukum Islam Terhadap Ganti Rugi Kerusakan Barang Sewa (Studi Kasus di Sewa Apexel Tulungagung)" ini ditulis ileh Hanifatul Nur Aini, NIM. 12610121216, dengan pembimbing Muhammad Mufti Al Anam, M.H.I. kata kunci: Sewa Apexel, Ijarah, Hukum Positif, Hukum Islam Kerusakan Barang, Ganti Rugi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan akan peralatan fotografi dan videografi, seperti lensa Apexel, serta layanan penyewaan lainnya. Namun, praktik ini sering menimbulkan konflik terkait tanggung jawab atas kerusakan barang sewaan, khususnya karena kurangnya kesadaran penyewa akan kewajiban mereka untuk menjaga barang yang disewa. Oleh karena itu, penelitian ini relevan dengan hukum ekonomi syariah khususnya akad ijarah, untuk menganalisi kasus di Sewa Apexel Tulungagung dan penarapan Hukum Positif dan Hukum Islam dalam mengatasi masalah ganti rugi kerusakan barang sewaan. Fokus penelitian ini (1) bagaimana ganti rugi atas kerusakan barang sewa di “Sewa Apexel Tulungagung” ditinjau dari Hukum Positif, (2) bagaimana ketentuan ganti rugi atas kerusakan barang sewa di “Sewa Apexel Tulungagung” ditinjau dari Hukum Islam. Tujuan penelitian ini (1) untuk memaparkan ganti rugi atas kerusakan barang sewa di “Sewa Apexel Tulungagung” ditinjau dari Hukum Positif, (2) untuk memaparkan ketentuan ganti rugi atas kerusakan barang sewa di “Sewa Apexel Tulungagung” ditinjau dari Hukum Islam. Metode penelitian digunakan peneliti adalah metode empiris yuridis dan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian yaitu reduksi data, penyajian data, pembahasan dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penggantian kerugian barang sewa di Apaxel Tulungagung dilakukan oleh penyewa yang terbukti telah menyebabkan kerusakan barang dengan cara memberi uang Rp 83.000 atau senilai setengah harga barang, telah sesuai dengan kesepakatan diantara penyewa dan yang menyewakan. Namun demikian, sebagian terdapat penyewa yang tidak bersedia mengganti kerugian karena merasa tidak merusakkan barang sewa dan penyewa merasa kerusakannya ada sebelum masa sewa, sedangkan faktanya barang tersebut belum rusak sebelum masa sewa karena telah dilakukan pengecekan dari pihak yang menyewakan tidak adanya kesediaan untuk mengganti rugi tersebut tidak sesuai dengan Pasal 156 KUPerdata karena pihak penyewa yang tidak bisa membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah, maka penyewa tersebut seharusnya mengganti kerugian. (2) Dalam praktik ijarah di Sewa Apexel Tulungagung menunjukkan ketidaksesuaian pada prinsip manfaat sebagaimana tercantum dalam syarat sahnya akad ijarah. Teori ini menyatakan bahwa barang yang disewakan harus dapat digunakan secara langsung tanpa cacat atau kerusakan yang mengurangi manfaatnya, dan kedua belah pihak harus transparan mengenai kondisi barang. Hal ini menunjukkan praktik ijarah bermasalah karena ketidakkonsistenan pengecekan barang sebelum penyewaan yang mengakibatkan ketidakpastian manfaat bagi penyewa dan potensi sengketa. Meskipun aspek-aspek lain terpenuhi, kegagalan dalam menjamin manfaat bagi penyewa menjadi kelemahan utama dalam akad sewa di Sewa Apexel Tulungagung
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN CONSUMER EXPERIENCE TERHADAP CITRA PERUSAHAAN PADA PABRIK ROKOK AGE PRO DI DESA SELOKAJANG KECAMATAN SRENGAT KABUPATEN BLITAR
Skripsi dengan judul “Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Consumer Experience terhadap Citra Perusahaan pada Pabrik Rokok Age Pro di Desa Selokajang Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar” ini ditulis oleh Syahertian Nur Abraham, NIM 126405213217, dengan pembimbing Citra Mulya Sari, S.E.Sy., M.E.
Kata Kunci: Corporate Social Responsibility, Consumer Experience, dan Citra Perusahaan.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya citra perusahaan dalam menjaga keberlangsungan usaha, khususnya pada industri rokok yang kerap mendapat persepsi negatif dari masyarakat. Pabrik Rokok AGE Pro di Desa Selokajang menjadi fokus penelitian karena keberadaannya yang berdampingan langsung dengan masyarakat, sehingga implementasi Corporate Social Responsibility dan Consumer Experience menjadi strategi penting dalam membangun citra positif.
Penelitian ini bertujuan (1) untuk menguji pengaruh Corporate Social Responsibility terhadap Citra Perusahaan pabrik rokok AGE Pro di Desa Selokajang, (2) untuk menguji pengaruh Consumer Experience terhadap Citra Perusahaan pabrik rokok AGE Pro di Desa Selokajang, (3) untuk menguji pengaruh Corporate Social Responsibility dan Consumer Experience terhadap Citram Perusahaan pabrik rokok AGE Pro di Desa Selokajang.
Metode penelitian dengan menggunakan penelitian pendekatan kuantitatif
dengan jenis penelitian asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada
responden yang merupakan konsumen dan masyarakat sekitar. Sampel dalam penelitian ini adalah 315 responden. Penelitian ini dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil (1) Variabel Corporate Social Responsibility berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Citra Perusahaan, (2) Variabel Consumer Experience berpengaruh secara positif
dan signifikan terhadap Citra Perusahaan, (3) Variabel Corporate Social Responsibility dan Consumer Experience berpengaruh signifikan terhadap Citra Perusahaan
TRADISI BROKOHAN SAPI DI DESA TANEN KABUPATEN TULUNGAGUNG DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT NILAI MAX SCHELER
Penelitian ini mengkaji tentang tradisi brokohan sapi yang terdapat di Desa Tanen Kabupaten Tulungagung. Tradisi brokohan sapi merupakan tradisi yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Tanen sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa(Allah Swt) atas rezeki yang telah diberikan yaitu berupa anak sapi yang telah lahir dengan sehat dan selamat. Selain sebagai ungkapan rasa syukur, tradisi brokohan sapi dilaksanakan sebagai bentuk pengharapan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar senantiasa memberikan keberkahan untuk anak sapi yang baru lahir dan indukan sapi berupa kesehatan, keselamatan, kesuburan, dan terhindarkan dari segala macam marabahaya, penyakit dan hal-hal buruk lainnya. Tradisi brokohan sapi merupakan wujud kearifan lokal masyarakat Desa Tanen yang tentunya memiliki nilai-nilai penting yang terkandung didalamnya. Maka dari itu, fokus dan tujuan dari penelitian ini 1. Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan tradisi brokohan sapi di Desa Tanen Kabupaten Tulungagung. 2.lUntuk mengetahui nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam tradisi brokohan sapi di Desa Tanen Kabupaten Tulungagung melalui perspektif filsafat nilai Max Scheler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data penelitian ini ada 2 yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan wawancara,observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini 1. Dalam konteks kehidupan saat ini, pelaksanaan tradisi brokohan sapi di Desa Tanen Kabupaten Tulungagung terdapat dua bentuk prosesi pelaksanaan ritual yang berbeda. Pertama, Pelaksanaan ritual dilaksanakan dirumah pemilik sapi dengan mengundang para tetangga dan kerabat sekitar untuk turut serta dalam prosesi pelaksanaan ritual (seperti slametan pada umumnya). Kedua, Pelaksanaan ritual dilaksanakan oleh pemilik sapi dengan cara langsung menghantar-hantarkan makanan atau uborampe yang digunakan dalam ritual ke tetangga dan kerabat sekitar. Jadi pemilik sapi tidak perlu lagi menggelar pelaksanaan ritual dirumahnya. Meskipun dalam pelaksanaannya terdapat dua bentuk prosesi pelaksanaan ritual yang berbeda, namun hal tersebut menurut masyarakat Desa Tanen tidak mengurangi sedikitpun makna, esensi dan inti dari tradisi brokohan sapi itu sendiri. 2. Tradisi brokohan sapi di Desa Tanen Kabupaten Tulungagung merupakan sebuah tradisi yang didalamnya terkandung nilai-nilai penting yang dalam pandangan Filsafat Nilai Max Scheler tersusun atas empat hierarki nilai. Nilai-nilai tersebut antara lain Pertama, Nilai Kesenangan berupa perasaan senang dan bahagia dari pemilik sapi karena baru saja memperoleh rezeki baru berupa anak sapi yang baru lahir. Selain itu, nilai kesenangan dalam tradisi brokohan sapi juga mewujud dalam berbagai makanan atau uborampe yang disediakan dalam rangkaian pelaksanaan ritual dan itu semua dapat dinikmati oleh para tetangga dan kerabat sekitar. Kedua, Nilai Vital atau kehidupan yaitu pelaksanaan tradisi brokohan sapi mewujudkan nilai kebersamaan antar anggota masyarakat. Ketiga, Nilai Spiritual atau kejiwaan berupa tradisi brokohan sapi dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur pemilik sapi kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki yang diberikan yaitu berupa anak sapi yang telah lahir dengan sehat dan selamat. Keempat, Nilai Kesucian atau Ketuhanan, tradisi brokohan sapi dilaksanakan sebagai bentuk pengharapan kepada Tuhan Yang Maha Esa (Allah Swt) selaku entitas absolut agar senantiasa memberikan keberkahan untuk anak sapi yang baru lahir dan indukan sapi berupa kesehatan, keselamatan, kesuburan, dan supaya senantiasa dihindarkan dari segala macam marabahaya, penyakit dan hal-hal buruk lainnya. Kemudian, dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwasanya tradisi brokohan sapi di Desa Tanen Kabupaten Tulungagung merupakan tradisi yang kaya akan nilai-nilai dan nilai-nilai tersebut pada akhirnya dapat dipergunakan sebagai pandangan dan pedoman hidup yang baik bagi kehidupan masyarakat
استخدام الوسيلة الإعلام السمعية والبصرية لترقية مهارة الكلام في الصف الثامن بالمدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية الثامن تولونج أجونج للعام الدراسي 2024/2025 م
أطروحة بعنوان " استخدام الوسيلة الإعلام السمعية والبصرية لترقية مهارة الكلام في الصف الثامن بالمدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية الثامن تولونج أجونج للعام الدراسي 2024/2025 م " كتبت سلسابيلا رحمساري، رقم القيد:126202212039 كلية التربية و العلوم التعليمية الجامعة السيد علي رحمة الله الإسلامية الحكومية تولونج أجونج ، تحت إشراف السيد الدكتور أحمد فكري أمر الله، الماجستير.
الكلمات الأساسية: الوسيلة السمعية والبصرية، مهارة الكلام، تعليم اللغة العربية.
خلفية البحث: بناءً على خلفية هذه الدراسة، فإن هناك العديد من المشكلات في عملية تعليم اللغة العربية وخاصة في مهارة الكلام، حيث أن هناك العديد من المشكلات في عملية تعليم اللغة العربية. تُعد هذه المهارة جانبًا مهمًا في تعليم اللغة العربية، ولكن لا يزال العديد من الطلاب يواجهون صعوبات في نطق الكلمات بشكل صحيح، وتكوين الجمل، والكلام بطلاقة. لذلك، هناك حاجة إلى أساليب تعليمية مبتكرة، أحدها استخدام الوسيلة السمعية والبصرية لتحسين مهارة الكلام باللغة العربية لدى الطلاب.
مسائل البحث: المسائل في هذه البحث هي: (1) ما هي أنواع الوسيلة السمعية والبصرية المساعدة في تعليم مهارة الكلام ؟، (2) كيف خطوات استخدمت الوسيلة السمعية والبصرية في تعليم مهارة الكلام ؟، (3)كيف يستجيب الطلاب بعد التعليم باستخدام استخدام الوسيلة السمعية والبصرية؟
أهدف البحث: الأهداف في هذه الدراسة هي: (1) معرفة أنواع الوسيلة السمعية والبصرية المفيدة في تعليم مهارة الكلام، (2) معرفة كيفية استخدام الوسيلة السمعية والبصرية في تعليم مهارة الكلام، (3)معرفة كيفية استجابة الطلاب بعد التعليم باستخدام استخدام الوسيلة السمعية والبصرية.
منهجية البحث: ومنهجية هذه البحث هي : المنهج المستخدم هو المنهج الوصفي النوعي أما أساليب جمع البيانات المستخدمة هي الملاحظة والمقابلات والتوثيق وأما أساليب تحليل البيانات المستخدمة هي اختزال البيانات، وعرض البيانات، واستخلاص النتائج وصلاحية البيانات المستخدمة هي تثليث المصدر، وتثليث التقنية، وتثليث الوقت.
نتائج البحث: نتائج هذه البحث هي: أظهرت النتائج أن استخدام الوسيلة السمعية البصرية في تعليم اللغة العربية له تأثير إيجابي على مهارة الكلام لدى الطلاب. (1) وتشمل أنواع الوسيلة السمعية والبصرية المستخدمة مقاطع الفيديو التعليمية، والباوربوينت التفاعلي، والتسجيلات الصوتية، والمنصات الرقمية مثل اليوتيوب، وشاشات العرض LCD، ومختبرات اللغات، ومكبرات الصوت MP3. تساعد هذه الوسيلة الطلاب في فهم النطق والتجويد وسياق التواصل باللغة العربية. (2) يتم استخدام المعينات السمعية والبصرية على ثلاث مراحل رئيسية: مرحلة الإعداد (اختيار المواد والأجهزة الداعمة)، ومرحلة التنفيذ ( الإستماع التفاعلي والتقليد وتمارين التكلم)، ومرحلة التقييم (تقييم مهارة الكلام من خلال الاختبارات الشفوية والملاحظة). (3) كانت استجابات الطلاب إيجابية بشكل عام، واتسمت بزيادة الدافعية للتعليم والثقة وفهم التراكيب والمفردات العربية. ومع ذلك، هناك بعض العقبات التي تعترض استخدامه، سواء من العوامل الداخلية، مثل محدودية المفردات والخجل والفهم المحدود لتراكيب اللغة العربية، أو العوامل الخارجية، مثل محدودية التسهيلات التكنولوجية وعدم وجود بيئة داعمة لممارسة اللغة العربية. وللتغلب على هذه العقبات، يطبق المعلمون استراتيجيات مثل الممارسة التدريجية للمحادثة، وتحفيظ المفردات من خلال الوسيلة السمعية البصرية، والتعود على التواصل باللغة العربية في الصف. تُظهر هذه الدراسة أن استخدام الوسيلة السمعية البصرية وسيلة فعالة في تحسين مهارة الكلام باللغة العربية لدى الطلاب. ومن المأمول أن تكون نتائج هذه الدراسة مرجعًا للمعلمين في تطوير استراتيجيات تعليمية أكثر ابتكارًا وتشويقًا
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN YOUTUBE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI SMAN 1 KARANGREJO
Skripsi yang berjudul Penggunaan Media Pembelajaran Youtube Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI SMAN 1 Karangrejo ini ditulis oleh Lailatul Muthoharoh, NIM 126209213113, pembimbing Dita Hendriani M.A.
Kata kunci: media youtube, kemampuan berpikir kritis, pelajaran sejarah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran YouTube dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran sejarah kelas XI di SMAN 1 Karangrejo. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya minat belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam memahami materi sejarah yang bersifat abstrak dan naratif. Media YouTube dinilai sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang interaktif dan menarik, yang dapat memvisualisasikan peristiwa sejarah secara konkret dan mudah dipahami.
Rumusan masalah yang didapat oleh penulis adalah bagaimana pemanfaatan media youtube dikalangan peserta didik kelas XI di SMAN 1 Karangrejo, dalam menunjang proses belajar mengajar. Bagaimana efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis youtube terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI, dalam mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Karangrejo. Dari rumusan masalah tersebut, maka tujuan penulisan ialah untuk mengetahui pemanfaatan media youtube dikalangan peserta didik kelas XI di SMAN 1 Karangrejo, dalam menunjang proses belajar mengajar. Untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis youtube terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI, dalam mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Karangrejo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru sejarah dan siswa, serta dokumentasi. Fokus utama penelitian ini adalah pada proses pembelajaran, respons siswa terhadap penggunaan media YouTube, dan bagaimana media tersebut memfasilitasi perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media YouTube memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Video sejarah yang ditampilkan mampu merangsang rasa ingin tahu, mendorong diskusi, serta membantu siswa dalam menganalisis dan mengevaluasi peristiwa sejarah secara lebih mendalam. Selain itu, siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan terlibat dalam proses pembelajaran
TRANSFORMASI SOSIAL-AGAMA TERHADAP PENERIMA BANTUAN SOSIAL LAZISMU KABUPATEN TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Transformasi Sosial-Agama Terhadap Penerima Bantuan Sosial Lazismu Kabupaten Tulungagung” ditulis oleh Puja Rahayu, NIM 126309212092, Pembimbing Dr. Refki Rusyadi, M.Pd.I
Penelitian ini dilatar belakangi dari keingintahuan peneliti tentang bagaimana transformasi sosial agama terjadi dan apakah program keagamaan mempengaruhi perilaku sosial masyarakat. Sebuah Institusi pengelola zakat atau Lazismu di Kabupaten Tulungagung yang sedikit banyaknya memiliki peran dalam transformasi kehidupan masyarakat dengan penyelenggaraan program-program untuk upaya membantu kebutuhan masyarakat yang memiliki ekonomi rendah. Oleh karena itu, Fenomena di Tulungagung ini menarik untuk diteliti sebab adanya interaksi antara agama dengan transformasi sosial ditengah masyarakat penerima bantuan. Berbagai program yang diberikan Lazismu tanpa disadari memperkenalkan serta memperkuat nilai-nilai keislaman masyarakat, seperti empati untuk menolong sesama, saling berbagi dan kemandirian.
Rumusan masalah dalam penelitian ini (1) bagaimana praktik transformasi keagamaan penerima sebelum dan sesudah menerima bantuan sosial yang diselenggaran oleh Lazismu Tulungagung? (2) bagaimana perubahan perilaku penerima dalam kehidupan sehari-hari? Dan tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah program-program yang diselenggarakan oleh Lazismu memiliki pengaruh terhadap perubahan perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari serta bagaimana praktik keagamaan penerima sebelum dan sesudah menerima bantuan sosial.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Dalam pendekatan fenomenologi yang digunakan dalam penelitian ini ialah aliran Alferd Schutz. Menurut Schutz tindakan rasional yang dilakukan oleh seseorang didasarkan motif supaya (in order to movies) dan motif sebab (because motives). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara serta teknik observasi dan teknik dokumentasi dalam melengkapi data-data yang dibutuhkan. Sedangkan untuk analisis data kualitatif dalam penelitian ini menggunakan keabsahan data.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa program-program Lazismu seperti kajian Islami, pelatihan membaca Al-Qur'an, tertib dalam melaksanakan kajian dan dakwah mendorong penerima untuk memahami dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, makna sosial dari program bantuan sosial tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk mengurangi kemiskinan tetapi juga sebagai sarana untuk membangun hubungan sosial yang lebih kuat dalam masyarakat serta mempengaruhi kehidupan individu dan peran mereka dalam komunitas.
Kata Kunci: Transformasi, Bantuan Sosial, Dan Praktik Keagamaan
STRATEGI GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS PADA SISWA GUNA MENCEGAH PERILAKU BULLYING DI MTsN 6 TULUNGAGUNG
Skripsi ini dengan judul “Strategi Guru Akidah Akhlak dalam
Membentuk Karakter Religius Pada Siswa Guna Mencegah Perilaku
Bullying di Mtsn 6 Tulungagung” ini ditulis oleh Rosa Diva Annisa El Hakam,
NIM 126201212189, di bimbing oleh Dr. H. Suwarno, MPd. I
Kata Kunci: Strategi Guru Akidah Akhlak, Karakter Religius,
Bullying
Perilaku bullying di kalangan siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor,
termasuk lingkungan sosial, penggunaan teknologi yang tidak bijak, serta
kurangnya pendidikan karakter. Siswa yang memiliki karakter religius cenderung
lebih mampu menghindari perilaku negatif seperti bullying. Karakter religius,
yang dibangun melalui pembiasaan nilai-nilai keagamaan seperti kasih sayang,
kejujuran, dan tanggung jawab, menjadi fondasi penting dalam membentuk
moralitas siswa. Maka peneliti mngangkat judul Strategi Guru Akidah Akhlak
dalam Membentuk Karakter Religius Pada Siswa Guna Mencegah Perilaku
Bullying di Mtsn 6 Tulungagung.
Fokus penelitian ini adalah 1) Bagaimana langkah- langkah guru Akidah
Akhlak dalam membentuk karakter religius pada siswa guna mencegah perilaku
bulying di MTsN 6 tulungagung; 2) bagaimana tantangan strategi guru Akidah
Akhlak dalam membentuk karakter religius pada siswa guna mencegah perilaku
bulying di MTsN 6 tulungagung?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis
penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya pengecekan
keabsahan data menggunakan tringulasi (sumber, teknik dan waktu).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) strategi yang dilakukan guru
akidah akhlak dalam membentuk karakter religius pada siswa guna mencegah
perilaku bullying dengan pemberian edukasi kepada siswa tentang pentingnya
mempunyai karakter religius pada dirinya agar dapat menjauhkan diri dari sifat
tercela seperti perilaku bullying. Kemudian menanamkan nilai- nilai keagaman
dan memberikan contoh perilaku yang dapat membentuk karakter religius dan
diterapkan di kehidupan sehari- hari. (2) tantangan yang dihadapi oleh guru
akidah dalam membentuk karakter eeligius pada siswa di MTsN 6 Tulungagung
yaitu perbedaan karakter dan latar belakang serta lingkungan dan pergaulan
peserta didik
PENGEMBANGAN E-POSTER FISIKA BERBASIS SAINTIFIK SUB MATERI HUKUM KEKEKALAN ENERGI KELAS X DI MAN 4 JOMBANG
Bahan ajar merupakan bagian pokok dalam proses pembelajaran sebagai pendukung modul ajar kurikulum merdeka yang ketersediannya dari pusat masih terbatas dan kurangnya variasi visualisasi bahan ajar di MAN 4 Jombang. Upaya
yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan bahan ajar berupa e-poster fisika berbasis saintifik. Pendekatan saintifik cocok untuk pembelajaran fisika dan pendekatan saintifik sejalan dengan landasan kurikulum merdeka yang mencakup beberapa hal yaitu mengamati, menanya, mencoba, mengolah, menyajikan, menyimpulkan, dan mencipta. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian dan pengembangan bahan ajar yang berjudul “Pengembangan E-Poster Fisika Berbasis Saintifik Sub Materi Hukum Kekekalan Energi Kelas X di MAN 4 Jombang”.
Penelitian ini adalah pengembangan e-poster fisika berbasis saintifik dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Untuk mengetahui bagaimana efektifitas e-poster, peneliti menggunakan desain penelitian quasi eksperimen non-equivalent group design, yaitu desain penelitian yang digunakan untuk mengetahui hubungan sebab-akibat diantara variabelnya dengan menguji dua kelompok yang berbeda yang tidak dipilih secara acak. Peneliti menggunakan instrumen berupa angket validasi ahli media dan materi, angket kepraktisan, dan angket respon (peserta didik dan guru) serta soal tes. Analisis yang digunakan oleh peneliti adalah analisis statistik.
Hasil penelitian pada uji validasi ahli media, memperoleh skor rata-rata akhir 4,46 dengan kriteria “sangat valid”. Sedangkan validasi ahli materi, memperoleh skor rata-rata akhir 4,42 dengan kriteria “sangat valid”. Uji kepraktisann menunjukkan nilai kepraktisan e-poster fisika adalah 80,16%, maka e-poster fisika dapat dinyatakan “praktis” untuk digunakan dalam pembelajaran. Uji keefektifan e-poster fisika menggunakan Uji Mann-Withney U yang menunjukkan asymp.sig 0,001 < 0,05, sehingga dapat dinyatakan bahw
PROSES RIYADHAH MELALUI STRATEGI COPING STRESS DAN SELF HEALING SANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN MAMBAUL MA'ARIF TULUNGAGUNG
Skripsi yang berjudul “Proses Riyadhah melalui Strategi Coping Stress dan Self Healing Santri di Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Tulungagung” disusun oleh Lorensa Mayang Sari (126303211011) dengan Pembimbing Dr. Muhamad Fatoni, M.Pd.I. Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah.
Kata Kunci: Coping stress, Santri, Self Healing
Setiap inidividu memiliki cara tersendiri dalam menghadapi situasi dan kondisi. Menjadi seorang mahasiswa yang tinggal di pondok membutuhkan kemampuan beradaptasi untuk menghadapi berbagai kondisi. Kegiatan pondok dan perkuliahan jika tidak diimbangi dengan keterampilan beradaptasi akan menimbulkan ketidaksesuaian kondisi individu dengan lingkungannya. Ketidaksesuaian ini menimbulkan stressor yang memunculkan kondisi stress dan mengakibatkan masalah psikologis yang harus dilakukan cara untuk mengatasinya.
Fokus penelitian atau pertanyaan penelitian dalam skripsi ini meliputi : 1) bagaimana kondisi stress yang dialami oleh santri di Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Tulungagung ? 2) Bagaimana bentuk strategi coping stress yang dilakukan santri Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Tulungagung? 3) Bagaimana self healing yang dilakukan santri Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Tulungagung?
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi stress yang dialami santri di Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Tulungagung. Untuk mengetahui bentuk strategi coping stress. Untuk mengetahui self healing yang dilakukan santri di Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kehadiran peneliti berperan aktif dalam pengumpulan data, peneliti memegang peran utama dalam penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur yang dilakukan dengan 8 santri dan 1 pengurus, dan dokumentasi sebagai pendukung penelitian. Teknik analisis data menggunakan 4 alur teori Miles dan Huberman yaitu penguumpulan data, reduksi data, penyajian data, Kesimpulan.
Hasil dari penelitian adalah kondisi stress yang dialami santri disebabkan karena kurangnya manajemen waktu sehingga menimbulkan stress akademik dan adanya tekanan yang berasal dari persepsi santri. Ada dua bentuk coping stress yang dilakukan santri yaitu berfokus pada masalah dan berfokus pada emosi. Adapun self healing yang dilakukan dengan melakukan aktivitas menyenangkan seperti membeli makanan kesukaan, mendengarkan tontonan yang digemari dan dengan kegiatan keagamaan yang ada di Pondok. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah kondisi stress yang muncul dapat diatasi dengan coping stress dan self healing untuk mengatasi kondisi stress agar tidak menimbulkan dampak yang lebih buruk