Institut National de la Recherche Scientifique

Espace INRS
Not a member yet
    23526 research outputs found

    IMPLEMENTASI KEGIATAN SABTU SYAHDU DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI RELIGIUS PADA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 2 NGANTRU TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul "Implementasi Kegiatan Sabtu Syahdu dalam Menanamkan Nilai-Nilai Religius pada Peserta Didik di SMP Negeri 2 Ngantru Tulungagung" ini ditulis oleh Tya Dwi Harumi, NIM. 126201213279, dengan pembimbing Muhammad Sulthon Aziz, Lc., M.H. Kata kunci: Nilai-nilai Religius, Kegiatan Sabtu Syahdu, Karakter siswa. Permasalahan yang sering ditemukan dalam pendidikan Islam di tingkat SMP adalah kurangnya jam pelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, sehingga terbatasnya waktu untuk penguatan nilai-nilai religius. Hal ini berakibat pada menurunnya moral peserta didik. Sebagai solusi, diperlukan adanya kegiatan di luar jam pelajaran yang dapat mendukung pembentukan karakter religius. Salah satunya melalui kegiatan Sabtu Syahdu sebagai sarana penanaman nilai-nilai religius secara berkelanjutan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai religius yang ditanamkan dalam kegiatan Sabtu Syahdu di SMP Negeri 2 Ngantru Tulungagung; (2) Mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan dan pelaksanaan kegiatan Sabtu Syahdu di SMP Negeri 2 Ngantru Tulungagung dalam membangun nilai-nilai religius kepada peserta didik; (3) Mendeskripsikan dan menganalisis hasil implementasi nilai-nilai religius melalui kegiatan Sabtu Syahdu di SMP Negeri 2 Ngantru Tulungagung. Metode Penelitian dengan menggunakan penelitian deskriptif yaitu menjelaskan kajiannya dengan menganalisis fakta secara sistematis, faktual, dan akurat dari objek pembahasan yang diteliti. Untuk pengumpulan data peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Proses analisis data dilakukan mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk pengecekan keabsahan data peneliti menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Nilai-nilai religius yang ditanamkan melalui kegiatan sabtu syahdu adalah nilai ibadah, nilai ruhul jihad, nilai akhlak dan keteladanan, nilai kedisiplinan, nilai amanah dan ikhlas. (2) Perencanaan dan pelaksanaan kegiatan sabtu syahdu adalah dalam perencanaan meliputi penetapan program. Sementara dalam pelaksanaannya meliputi alokasi waktu, sasaran, materi, alur kegiatan, indikator keberhasilan dan penanggung jawab kegiatan. (3) Hasil implementasi nilai-nilai religius melalui kegiatan sabtu syahdu menunjukkan bahwa peserta didik di SMP Negeri 2 Ngantru Tulungagung memiliki sikap taat kepada Allah, tawadhuk, jujur, amanah dan bertanggungjawab, peduli terhadap lingkungan, memperbanyak waktu untuk membaca Al-Qur'an dan doa-doa ketika hendak memulai pelajaran, dan disiplin

    PEMAHAMAN KONSUMEN TENTANG LABELISASI HALAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK CAMILAN MEREK PANTES DI DESA BORO DUSUN BUNENG KECAMATAN SELOREJO KABUPATEN BLITAR

    No full text
    Penelitian ini berjudul “Pemahaman Konsumen Tentang Labelisasi Halal Dan Dampaknya Terhadap Peningkatan Penjualan Produk Camilan Merek Pantes Di Desa Boro Dusun Buneng Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar”, disusun oleh Karen Katalina, NIM 126402213201, dengan dosen pembimbing Ana M. Maghfiroh, M.Pd. Kata Kunci: Pemahaman Konsumen, Labelisasi Halal, Keputusan Pembelian Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pemahaman konsumen terhadap labelisasi halal serta dampaknya terhadap keputusan dalam memilih produk camilan merek “PANTES”. Labelisasi halal merupakan pengesahan atas kehalalan suatu produk yang diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) berdasarkan fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dalam rangka memperoleh data yang relevan, pendekatan kualitatif digunakan dengan jenis penelitian deskriptif. Pendekatan ini bertujuan untuk menggambarkan secara rinci pengalaman dan persepsi konsumen terhadap keberadaan labelisasi halal, serta untuk memahami bagaimana konsumen memaknai label tersebut dalam menentukan pilihan produk. Berdasarkan hasil wawancara, mayoritas konsumen memiliki pemahaman yang cukup mengenai label halal. Konsumen mampu mendeskripsikan makna label halal dan labelisasi halal, dan pengetahuan tersebut berpengaruh terhadap daya beli mereka terhadap produk halal. Konsumen memberikan respons positif terhadap produk berlabelisasi halal, termasuk camilan “PANTES”. Label halal memberikan rasa aman dan kepercayaan dalam mengonsumsi produk. Labelisasi halal menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan pembelian, selain harga yang terjangkau, rasa yang enak, dan penggunaan bahan alami. Hal ini menjadikan camilan “PANTES” semakin diminati dan memiliki pelanggan yang loyal

    PENGARUH MEDIA RODA SUKU KATA TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL AKSARA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK MUSLIMAT NU KHADIJAH 1 REJOSO NGANJUK

    No full text
    Kegiatan stimulasi kemampuan mengenal aksara pada anak usia 5-6 tahun yang hanya membaca menggunakan buku saja tanpa merubah media yang lebih efektif itu membuat anak merasa bosan. Pencapaian tujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal aksara anak diperlukan upaya dalam merubah media pembelajaraan yang lebih kreatif, inovatif, dan efektif agar anak lebih semangat lagi dalam membaca. Dari beberapa hasil penelitian terdahulu dinyatakan bahwa menggunakan media itu bisa meningkatkan kemampuan anak. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pengaruh media roda suku kata terhadap minat baca anak usia 5-6 tahun di TK Muslimat NU Khadijah 1 Rejoso Nganjuk, (2) untuk mengetahui pengaruh media roda suku kata terhadap kemampuan pra membaca anak usia 5-6 tahun di TK Muslimat NU Khadijah 1 Rejoso Nganjuk. Penelitian ini menggunakan Pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest Posttest Design. Populasi anak kelompok B2 TK Muslimat NU Khadijah 1 Rejoso Nganjuk yang berjumlah 16 anak. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Uji statistik menggunakan uji paired sample T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada Pengaruh Media Roda Suku Kata Terhadap Minat Baca Anak Usia 5-6 Tahun di TK MNU Khadijah 1 Rejoso Nganjuk. diperoleh thitung = -13.693, ttabel pada taraf signifikan 5% adalah 2.1315, maka -thitung < -ttabel yaitu -13.693 < -2.1315 dan sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, maka dapat diketahui bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. (2) Ada Pengaruh Media Roda Suku Kata Terhadap Kemampuan Pra Membaca Anak Usia 5-6 Tahun di TK MNU Khadijah 1 Rejoso Nganjuk. diperoleh thitung = -26.722, ttabel pada taraf signifikan 5% adalah 2.1315, maka -thitung < -ttabel yaitu -26.722 < -2.1315 dan sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, maka dapat diketahui bahwa H0 ditolak dan Ha diterima

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA CROSSWORD PUZZLE TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI TATA SURYA KELAS VII MTsN 10 BLITAR

    No full text
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Crossword Puzzle Terhadap Minat Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Tata Surya Kelas VII MTsN 10 Blitar” ini ditulis oleh Dimas Pratama Ade Sugara, NIM. 126211211008, Program Studi Tadris Fisika, dibimbing oleh Bapak Muhammad Luqman Hakim Abbas, S.Si., M.Pd. Kata Kunci: Teams Games Tournament (TGT), Crossword Puzzle, Minat Belajar, Hasil Belajar Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan hasil belajar siswa pada materi Tata Surya. Hal ini disebabkan masih digunakannya model pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru, sehingga siswa cenderung pasif dalam proses pembelajaran. Selain itu, media pembelajaran yang digunakan masih terbatas pada papan tulis dan buku, yang menyebabkan siswa mudah merasa bosan. Model dan media pembelajaran yang kurang variatif ini menyulitkan siswa dalam memahami materi Tata Surya, yang banyak melibatkan konsep dan hafalan. Akibatnya, banyak siswa yang kurang fokus saat pembelajaran berlangsung, seperti bermain sendiri, mengantuk, melamun, dan mengobrol dengan teman. Kondisi ini berkontribusi terhadap rendahnya minat belajar siswa, yang pada akhirnya berdampak pada pencapaian hasil belajar, terutama dalam ranah kognitif. Hal ini terbukti dari banyaknya siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran alternatif yang didukung oleh media pembelajaran yang lebih menarik untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa, salah satunya yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media pembelajaran Crossword Puzzle. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Crossword Puzzle terhadap minat belajar siswa pada materi Tata Surya kelas VII MTsN 10 Blitar. (2) Mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Crossword Puzzle terhadap hasil belajar siswa pada materi Tata Surya kelas VII MTsN 10 Blitar. (3) Mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Crossword Puzzle terhadap minat dan hasil belajar siswa pada materi Tata Surya kelas VII MTsN 10 Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiments dan desain penelitian posttest only design with nonequivalent groups. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VII di MTsN 10 Blitar yang berjumlah 103 siswa, dengan sampel yang digunakan adalah 20 siswa kelas VII D sebagai kelas eksperimen dan 28 siswa kelas VII C sebagai kelas kontrol. Teknik sampling pada penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket minat belajar, tes hasil belajar dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan 3 uji yaitu uji instrumen (uji validitas dan uji reliabilitas), uji prasyarat (uji normalitas dan uji homogenitas), dan uji hipotesis (uji independent sample t-test dan uji MANOVA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Crossword Puzzle terhadap minat belajar siswa pada materi Tata Surya kelas VII MTsN 10 Blitar. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji independent sample t-test, yang menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0,001 < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha diterima. (2) Terdapat pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Crossword Puzzle terhadap hasil belajar siswa pada materi Tata Surya kelas VII MTsN 10 Blitar. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji independent sample t-test, yang menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha diterima. (3) Terdapat pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Crossword Puzzle terhadap minat dan hasil belajar siswa pada materi Tata Surya kelas VII MTsN 10 Blitar. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji MANOVA, yang menunjukkan nilai Sig. 0,000 < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha diterima

    PONDOK PESANTREN SALAFIYAH DARUR ROJA’ DAN SEKOLAH DASAR ISLAM WAHID HASYIM SELOKAJANG BLITAR 1960-1998

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang sejarah Pondok Pesantren Salafiyah Darur Roja' dan Sekolah Dasar Islam Wahid Hasyim yang didirikan oleh KH. Muhammad Imam Dawami. Penelitan ini berfokus terhadap sejarah, perkembangan dan kontribusi Pondok Pesantren Salafiyah Darur Roja' dan Sekolah Dasar Islam Wahid Hasyim. Rumusan masalah dalam penelitian ini dapat diuraikan sebagai berikut: pertama, bagaimana sejarah berdirinya Pondok Pesantren Salafiyah Darur Roja dan Sekolah Dasar Islam Wahid Hasyim '? kedua, bagaimana perkembangan Pondok Pesantren Salafiyah Darur Roja' dan Sekolah Dasar Islam Wahid Hasyim dari tahun 1960-1998, dan ketiga, bagaimana kontribusi Pondok Pesantren Salafiyah dan Darur Roja' terhadap masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah, perkembangan, dan kontribusi dari Pondok Pesantren Salafiyah Darur Roja' dan Sekolah Dasar Islam Wahid Hasyim. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan tahapan-tahapan yang meliputi pemilihan topik, pengumpulan sumber, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pertama, awal adanya pondok pesantren yaitu pada tahun 1960 KH. Muhammad Imam Dawami mendirikan langgar untuk madrasah anakanak sekitar, adanya langgar terbentuklah pesantren kampung yang belum diresmikan dan belum memiliki nama pesantren. Akhirnya pada tahun 1973 pondok pesantren diresmikan dan diberi nama dengan nama Pondok Pesantren Salafiyah Darur Roja’. Sebelum peresmian pondok pesantren, pada 01 Agustus 1968 KH. Muhammad Imam Dawami mendirikan madrasah ibtidaiyah dengan nama Sekolah Dasar Islam Wahid Hasyim. Kedua, perkembangan Pondok Pesantren Salafiyah Darur Roja' meningkat ketika dikelola oleh KH. Noer Hidayatulloh Dawami. Pada tahun 1985 sepulangnya KH. Noer Hidayatulloh dari Pesantren Lirboyo yang diikuti oleh enam santri dan menjadi awal perkembangan di Pondok Pesantren Salafiyah Darur Roja' yaitu dengan mengubah kurikulum madrasah diniyah dengan menggunakan kurikulum Lirboyo, adanya pengajaran kitab-kitab klasik, serta sistem kelas yang berjenjang dari ibtidaiyah, tsanawiyah dan aliyah. Perkembangan Sekolah Dasar Islam Wahid Hasyim terjadi ketika adanya program sekolah plus yang mencapai kurang lebih 500 murid. Ketiga, Pondok Pesantren Salafiyah Darur Roja’ juga memiliki kontribusi terhadap masyarakat baik dari aspek pendidikan, keagamaan, sosial maupun budaya. Kata kunci: Darur Roja’, Pondok Pesantren, Sekolah Dasar Isla

    PENERAPAN SANKSI ADMINISTRASI TERHADAP KETIDAKPATUHAN WAJIB PAJAK PADA USAHA RESTORAN DI TULUNGAGUNG (Ditinjau Dari Peraturan Daerah Kabupaten Tulungagung Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Pajak Daerah dan Fikih Siyasah)

    No full text
    Skripsi Dengan Judul "PENERAPAN SANKSI ADMINISTRASI TERHADAP KETIDAKPATUHAN WAJIB PAJAK PADA USAHA RESTORAN DI TULUNGAGUNG. DITINJAU DARI PERATURAN DAERAH KABUPATEN TULUNGAGUNG NOMOR 7 TAHUN 2019 TENTANG PAJAK DAERAH DAN FIKIH SIYASAH". Ini ditulis oleh Dzifry Diaro Mandahaqi, NIM 126103211043, Program Studi Hukum Tata Negara. Dosen Pembimbing Yusuf Mardhani, SH.MH. Kata kunci: Sanksi Administrasi, Perda Kabupaten Tulungagung Nomor 7 Tahun 2019, Pajak Daerah, Fikih Siyasah. Penelitian ini memuat konteks penelitian dengan berlakunya Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tulungagung Nomor 7 Tahun 2019 yang mengatur tentang Pajak Daerah, khususnya yang berkaitan dengan pajak-pajak yang dikenakan oleh pemerintah daerah kepada wajib pajak di Kabupaten Tulungagung. Perda ini bertujuan untuk meningkatkan penerimaan daerah yang bersumber dari pajak, yang akan digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Tulungagung. Fokus penelitian ini adalah bagaimana penerapan sanksi administratif terhadap ketidakpatuhan wajib pajak dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak pada usaha restoran di Tulungagung berdasarkan Perda Nomor 7 Tahun 2019 tentang pajak daerah, dan bagaimana peran pemerintah daerah Tulungagung dalam memberikan sosialisasi terhadap wajib pajak restoran serta upaya untuk meningkatkan kesadaran pentingnya membayar pajak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Yuridis-Empiris dan Fikih Siyasah. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi di Bapenda Kabupaten Tulungagung. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wajib pajak Pemerintah mengeluarkan peraturan Perundang-Undangan tentang pelanggaran wajib pajak yang disesuaikan dengan tingkat pelanggarannya, salah satunya sanksi administratif. Sanksi administratif dijatuhkan untuk pelanggaran-pelanggaran yang sifatnya ringan dalam bentuk denda, bunga, serta peran pemerintah terkait sosialisasi pajak kepada khususnya pengusaha restoran dengan meberikan arahan serta mensosialisasikannya kepada wajib pajak agar patuh dan taat membayar pajak yang sudah ditetapkan Pemerintah Daerah Tulungagung

    PENGARUH PENGGUNAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII MADRASAH TSANAWIYAH SUNAN KALIJOGO KEDIRI PADA MATERI GARIS DAN SUDUT

    No full text
    Satrio, Moh. Andi. 126204211049. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Video Animasi Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII Madrasah Tsanawiyah Sunan Kalijogo Kediri pada Materi Garis dan Sudut. Skripsi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jurusan Tadris Matematika, Pembimbing: Dr. Miswanto, M.Pd. Kata Kunci: Video Animasi, Motivasi Belajar, Hasil Belajar Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil observasi di MTs Sunan Kalijogo Kediri, yang menemukan bahwa siswa sering merasa bosan dan kurang antusias dalam mengikuti pelajaran. Hal ini disebabkan oleh lemahnya antusias siswa dalam belajar, sehingga berdampak terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, jadwal yang padat sebagai santri pondok pesantren menyebabkan kelelahan, sehingga berdampak pada rendahnya konsentrasi dan partisipasi mereka dalam pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan media pembelajaran video animasi, yang dapat membantu siswa dalam memahami konsep-konsep matematika yang abstrak dengan cara yang lebih interaktif. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui apakah penggunaan media pembelajaran video animasi pada materi garis dan sudut berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa, (2) Untuk mengetahui apakah penggunaan media pembelajaran video animasi pada materi garis dan sudut berpengaruh terhadap hasil belajar siswa, dan (3) Untuk mengetahui apakah penggunaan media pembelajaran video animasi pada matari garis dan sudut berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan model post-test only control group. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs Sunan Kalijogo Kediri pada tahun pelajaran 2024/2025. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling, di mana kelas VII-D dijadikan kelas eksperimen dan kelas VII-I sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tiga instrumen, yaitu: (1) Kuesioner untuk mengukur motivasi belajar, (2) Tes untuk mengukur hasil belajar, dan (3) Dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji t-test dan uji MANOVA berbantuan SPSS 23.0 for Windows. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa (1) Terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran video animasi terhadap motivasi belajar siswa kelas VII MTs Sunan Kalijogo Kediri pada materi garis dan sudut yang ditunjukkan dengan nilai t_(hitung )=3,394>t_tabel=1,699 dan sig=0,004 t_tabel=1,669 dan nilai sig=0,001 F_tabel= 3,14 dan nilai sig=0,000<0,05

    PERSEPSI JEMAAH SABILU TAUBAH TERHADAP AIR BERKAH DALAM RUTINAN SIMTUDDUROR DI PONDOK PESANTREN MAMBA'UL HIKAM II

    No full text
    Skripsi dengan judul “Persepsi Jemaah Sabilu Taubah terhadap Air Berkah dalam Rutinan Simtudduror di Pondok Pesantren Mamba’ul Hikam II” ini ditulis oleh Farika Lestari NIM 126309212078, Jurusan Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing langsung oleh Bapak Naibin, M.Ag. Kata Kunci: Jemaah Sabilu Taubah, Air Berkah dan Simtudduror Penelitian ini dilatarbelakangi oleh salah satu fenomena yang kontras terhadap ajaran agama Islam, yakni fenomena air yang didoakan. Para pemeluk Islam eksklusif atau intoleran cenderung memberikan label negatif terhadap satu fenomena itu tanpa meninjau makna dari fenomena tersebut. Keyakinan jemaah terhadap air yang telah didoakan menunjukkan masih adanya faktor keyakinan yang begitu kuat terhadap suatu hal yang berada di luar kemampuan batas manusia dan dan dapat dikatakan bersifat gaib atau tidak dapat ditangkap oleh indera, yang manan membuat masyarakat lain cenderung berpikir tidak logis (irasional). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alur pelaksanaan ritual rutinan Simtudduror di Pondok Pesantren Mamba’ul Hikam II dan untuk mengetahui persepsi jemaah Sabilu Taubah terhadap air yang telah didoakan (air berkah) dalam rutinan Simtudduror yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Mamba’ul Hikam II. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan ialah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini, menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi serta berbagai literatur pendukung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa jemaah Sabilu Taubah meyakini akan adanya keberkahan dan khasiat yang telah dirasakan melalui perantara dari air yang telah didoakan. Jemaah sabilu Taubah meyakini bahwa Allah SWT menuangkan keberkahan melalui air yang diyakini mampu merespon berbagai doa yang telah dipanjatkan yang mana berasal dari ayat suci Al-Qur;an dan kitab Simtudduror, sehingga memiliki berbagai khasiat baik memperoleh keberkahan dalam kehidupan, mampu menyembuhkan penyakit dan bermanfaat pula untuk ketenangan hati dan pikiran serta dapat membersihkan diri menjadi lebih baik

    ANALISIS PRAKTIK UTANG PIUTANG BERSYARAT ANTARA TENGKULAK DENGAN PETANI BELIMBING DALAM PERSPEKTIF MASLAHAH MURSALAH (Studi Kasus Desa Bono Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung)

    No full text
    Ulfa Roshida, 126101211090, “Analisis Utang Piutang Bersyarat Antara Tengkulak Dengan Petani Belimbing Dalam Perspektif Maslahah Mursalah (Studi Kasus Di Desa Bono Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung)”, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Muflihatul Bariroh, S.H.I., M.S.I Kata Kunci: Utang Piutang, Utang Bersyarat, Maslahah Mursalah Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakadilan hak dan kewajiban dalam utang piutang bersyarat antara tengkulak dengan petani belimbing, terjadi ketika petani diwajibkan menjual hasil panennya kepada tengkulak sebagai syarat pelunasan utang. Dalam hal ini petani tidak memiliki akses penjualan kepada tengkulak lain. Hal ini menyebabkan petani dirugikan karena harus menerima harga rendah yang ditentukan tengkulak, sementara tengkulak memperoleh keuntungan yaitu jaminan barang dagangan berupa belimbing dari hasil panen para petani yang berutang Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana praktik utang piutang bersyarat antara tengkulak dengan petani belimbing di Desa Bono Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung?. 2). Bagaiamana praktik utang piutang bersyarat antara tengkulak dengan petani belimbing di Desa Bono Kecamatan Boyoalngu Kabupaten Tulungagung dalam perspektif maslahah mursalah? Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan (field research). Teknik pengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi mendalam, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Serta pengcekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Praktik utang piutang bersyarat antara tengkulak dengan petani belimbing di Desa Bono Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung yaitu petani datang ke rumah tengkulak untuk berutang, dan pada saat akad antara tengkulak dengan petani telah sepakat terkait persyaratan penjualan kembali dan harga beli dari tengkulak. Pada saat proses peminjaman tidak memerlukan persyaratan berupa KTP atau dokumen lainnya, dan untuk pelunasan utang dilakukan setiap musim panen. 2). Utang piutang bersyarat di Desa Bono merupakan suatu maslahah mursalah yang bersifat dharuriyah, karena berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar manusia, khususnya dalam aspek hifz al-mal (perlindungan harta). Akibat yang timbul dari adanya utang piutang bersyarat lebih ke sisi manfaat daripada mudharat. Hal ini terbukti kedua belah pihak juga sama-sama mendapat manfaat. Dari adanya persyaratan pada akad utang piutang tidak mengandung unsur kedzaliman serta tidak menimbulkan keterpurukan atau kesengsaraan bagi pihak petani belimbing (muqtaridh)

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN RODA BERPUTAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA KELAS IX SMPN 2 TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi ini ditulis oleh Salindri Dewiarti. NIM 126210212103. Skripsi berjudul Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Roda Berputar terhadap Keterampilan Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas IX SMPN 2 Tulungagung. Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, penulisan skripsi ini dibimbing oleh Rahmawati Mulyaningtyas, M.Pd. Kata Kunci: Media Pembelajaran Roda Berputar, Keterampilan Menulis, Teks Prosedur Penelitian ini ditulis berdasarkan adanya permasalahan mengenai kurangnya inovasi media pembelajaran dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Tulungagung, terutama pada materi menulis teks prosedur, dimana pendidik masih mengandalkan buku ajar dan lembar kerja peserta didik yang hanya menyajikan intisari materi dan latihan soal tanpa memaksimalkan media pembelajaran menarik seperti roda berputar untuk mengembangkan keterampilan menulis teks prosedur peserta didik. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini memfokuskan kajian pada bagaimana pengaruh penggunaan media pembelajaran roda berputar terhadap keterampilan menulis teks prosedur peserta didik kelas IX SMP Negeri 2 Tulungagung, dengan tujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh penggunaan media pembelajaran roda berputar terhadap keterampilan menulis teks prosedur peserta didik. Kajian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimental dengan rancangan pre-eksperimental. Model eksperimen yang diterapkan adalah One Group Pretes-Posttest Design, dimana nilai awal (pretest) diambil sebelum peserta didik belajar menggunakan media roda berputar, sementara nilai akhir (posttest) dilakukan setelah peserta didik selesai belajar dengan media roda berputar. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Subjek yang diteliti berjumlah 36 peserta didik kelas IX-I SMP Negeri 2 Tulungagung. Semua data yang telah dikumpulkan melalui tes kemudian diproses dengan analisis statistik uji-T. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan nilai rata-rata pretest peserta didik sebesar 58,06, kemudian meningkat signifikan menjadi 91,25 pada posttest setelah penggunaan media pembelajaran roda berputar. Analisis perbandingan menghasilkan nilai sig. 0,000 <0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil ini membuktikan bahwa media pembelajaran roda berputar memberikan pengaruh terhadap keterampilan menulis teks prosedur pada peserta didik kelas IX SMP Negeri 2 Tulungagung

    7,532

    full texts

    23,526

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Espace INRS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇