AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian
Not a member yet
    287 research outputs found

    Kajian Pemanfaatan Enzim Dalam Pengolahan Wine Berbasis Pisang Lokal

    Get PDF
    Pisang merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia. Salah satu produk turunan dari pisang yang tinggi nilainya ialah wine. Namun, pisang mengandung berbagai polisakarida, seperti: pektin, pati, dan xilan yang dapat menyebabkan warnanya keruh dan kental bila dibuat wine. Berdasarkan hasil studi, proses enzimatis sari pisang dengan kelompok enzim lignoselulolitik (pektinase, selulase, dan hemiselulase) dapat mendegradasi polisakarida seperti pektin, pati, dan xilan pada sari buah pisang sehingga menghasilkan produk yang jernih dan yield yang lebih banyak. Penggunaan enzim ?-amilase dapat meningkatkan kadar gula terlarut dan pereduksi sari pisang yang berpengaruh terhadap pembentukan etanol. Sonikasi secara tunggal tidak berpengaruh signifikan terhadap yield dan kejernihan sampel namun berpengaruh signifikan bila digabungkan dengan enzim pektinase dan selulase. Penggunaan jenis enzim yang berbeda dapat mempengaruhi dan memberikan presepsi sensori yang berbeda

    Penilaian Anggota Kelompok Tani Terhadap Peran Pengurus Kelompok Tani Dalam Pelaksanaan Musyawarah Kelompok Tani Padi Sidomakmur Desa Dengkek Kabupaten Pati

    Get PDF
    Penelitian bertujuan untuk untuk mengetahui karakteristik petani, menganalisis hubungan antara karakteristik petani anggota kelompok tani dengan penilaian terhadap peran pengurus dalam musyawarah kelompok, menganalisis perbedaan antara penilaian anggota kelompok tani Sidomakmur I dan II di daerah penelitian. Penelitian dilakukan di Desa Dengkek Kabupaten Pati menggunakan metode survei dengan jumlah sampel masing-masing di dua kelompok yaitu 51 dan 49 petani anggota. Uji yang dilakukan yaitu uji Korelasi Kendall dan uji Mann Whitney. Hasil menunjukkan bahwa secara signifikan terbukti terdapat korelasi yang sangat erat antara karakteristik petani dengan penilaian anggota terhadap peran pengurus dalam musyawarah dengan nilai korelasi diatas 0,5. Hasil analisis uji beda Mann Whitney menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan penilaian antara Kelompok Tani Sidomakmur I dan II

    Pengaruh Suhu Pengeringan dan Proses Blansing terhadap Mutu Tepung Daun Singkong (Manihot esculenta C) dengan Metode Oven Konveksi

    Get PDF
    Daun singkong merupakan sayuran hijau yang memiliki kandungan gizi protein, vitamin, dan mineral. Tetapi daun singkong memiliki karakteristik mudah rusak karena daun singkong memiliki kandungan air yang tinggi sehingga memungkinkan terjadinya aktifitas enzim, selain itu jika jaringan tanaman singkong rusak maka daun singkong akan mengandung asam sianida (HCN).  Hal ini menyebabkan daun singkong tidak termanfaatkan secara optimal padahal daun singkong memiliki kandungan protein yang tinggi. Pengeringan dengan menggunakan oven konveksi merupakan cara efektif  untuk menurunkan HCN dan dapat meningkatkan daya simpan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pengeringan dan proses blansing terhadap mutu tepung  daun  singkong yang dihasilkan. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan dua faktor yaitu : suhu pengeringan (a): 30oC,40oC,50oC dan blansing (b): blansing dan tanpa blansing. Parameter yang diamati yakni laju pengeringan, kadar air, kadar abu, kadar protein, nilai warna (L*, a*, b*, dan TCD), rendemen total, dan kadar HCN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan suhu 30oC merupakan perlakuan terbaik, hal ini dilihat dari kadar protein tertinggi (41,51%), nilai L* tertinggi (21,26), nilai a* terendah (-4,28), nilai TCD terendah (18,67), dan kadar HCN terendah (0,022%). Perlakuan tanpa blansing merupakan perlakuan terbaik, hal ini dilihat dari kadar air terendah (12,97%), kadar abu tertinggi (5,76%), kadar protein tertinggi (42,37%), nilai L* tertinggi (20,85), nilai a* terendah (-5,19), nilai b* terendah (23,74), TCD terendah (18,87), dan rendemen total tertinggi (19,81%). Tepung daun singkong dengan perlakuan suhu 30oC dan tanpa blansing (s1p0) menghasilkan tepung daun singkong yang terbaik dibandingkan dengan perlakuan lainnya.Kata kunci :  Daun Singkong, Suhu pengeringan, Blansing, Mutu Tepung Daun Singkong

    Kajian Faktor yang Berpengaruh Pada Produksi Jagung di Kabupaten Wonogiri

    Get PDF
    Kabupaten Wonogiri berperan sebagai pemasok jagung di Propinsi Jawa Tengah. Untuk tetap mempertahankan eksistensinya maka produksi jagung harus diperhatikan. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu melalui penggunaan faktor-faktor produksi dalam usahatani jagung. Dalam usaha tani jagung di Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri, para petani jagung mengkombinasikan penggunaan faktor-faktor produksi. Namun mereka belum mengetahui sebenarnya faktor produksi yang digunakan apakah benar-benar dapat meningkatkan produksi jagung di wilayahnya. Variabel tenaga kerja, benih, pupuk kandang, phonska dan urea secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap produksi jagung di Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri. Variabel benih, phonska dan urea secara individual berpengaruh nyata terhadap produksi jagung di Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri. Sedangkan variabel tenaga kerja dan pupuk kandang secara individual tidak berpengaruh nyata terhadap produksi jagung di Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri. Variabel benih mempunyai pengaruh paling besar terhadap produksi jagung di Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri. Kata-kata kunci : jagung, faktor, produks

    KARAKTERISTIK FISIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK SIRUP BUAH MANGGA PADA PENAMBAHAN GULA YANG BERBEDA

    Get PDF
    Buah mangga matang dapat diolah menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi dari pada buah mangga segar. Sebagai produk olahan, rasa khas dapat dinikmati setiap waktu karena sudah menjadi produk yang awet. Salah satu produk olahan buah mangga adalah sirup mangga. Setiap 100 gram mangga mengandung energi 44,00 kal, protein 0,7 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 11,2 gram dan vitamin C 41 gram. Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik kimia dan organoleptik sirup buah  mangga pada penambahan gula yang berbeda.  Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada parameter vitamin C, viskositas, pH, kadar total gula, dan Rancangan Acak Kelompok (RAK) untuk parameter uji organoleptik, empat perlakuan dengan tiga ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu penambahan gula P1=400 g, P2=450 g, P3=500 g, dan P4=550 g. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam, yang dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 0,05%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan gula yang berbeda terhadap sirup buah mangga pada uji organoleptik; warna, aroma, dan rasa disukai oleh panelis. vitamin C (0,0104), viskositas (808), pH (3), dan kadar total gula (45,71)

    Umur Simpan Saos Tomat Pada Berbagai Konsentrasi Bahan Pengental

    Get PDF
    Research on the shelf life of tomato sauce at various coagulant concentrations uses local tomatoes from the Sukoharjo with a concentration of 5, 7.5 and 10% of maezena flour from tomatoes used. The shelf life calculation uses the Archenius method with storage for 4 weeks at 3 different temperatures namely refrigerator temperature (4 OC), room temperature (27 OC), and temperature of 50 OC. Calculations are based on changes in water content, fungal growth and organoleptic tests of taste. The calculation results show that the shortest shelf life of tomato sauce is 24 days for sauces with 5 and 7.5% coagulant and 47 days for sauces with 10% coagulant, which are calculated based on organoleptic test of taste.Keywords: tomato sauce, shelf life, coagulan

    Analisis Pengaruh Agrowisata Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani Bunga Krisan Di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang

    Get PDF
    ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan pendapatan petani bunga krisan sebelum dan sesudah adanya agrowisata, serta menganalisis pengaruh agrowisata terhadap peningkatan pendapatan petani bunga krisan di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Lokasi penelitian dipilih secara purposive di Agrowisata Kampung Krisan Clapar Bandungan. Responden ditentukan secara purposive, yaitu anggota Kelompok Tani Gemah Ripah yang menanam bunga krisan yang berjumlah 32 orang. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan November – Desember 2017. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara yang dibantu menggunakan kuesioner. Alat analisis yang digunakan adalah Paired Sample T-test dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan petani bunga krisan sebelum dan sesudah adanya agrowisata. Pendapatan petani setelah adanya agrowisata lebih tinggi dibanding pendapatan petani sebelum adanya agrowisata. Rata-rata pendapatan petani setelah adanya agrowisata sebesar Rp 31.713.636/tahun lebih tinggi dibanding pendapatan petani sebelum adanya agrowisata sebesar Rp 30.395.843/tahun. Agrowisata berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan petani bunga krisan di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Kata Kunci : agrowisata, bunga krisan, pendapatan petan

    Peran Kelompok Tani Terhadap Tingkat Pengetahuan Petani Jambu Biji Getas Merah di Kelompok Tani Makmur Kecamatan Pagerruyung Kabupaten Kendal

    Get PDF
    ABSTRAKTujuan penelitian ini yaitu menganalisis peran kelompok tani terhadap tingkat pengetahuan petani dalam bertani jambu biji getas merah. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Desember 2017 di Kelompok Tani Makmur Kecamatan Pagerruyung, Kabupaten Kendal. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survai. Pengambilan data menggunakan metode sensus kepada 32 anggota kelompok tani Makmur. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran kelompok sebagai media belajar, media kerjasama, unit produksi, dan unit usaha berpengaruh secara serempak terhadap tingkat pengetahuan petani dengan angka signifikasi sebesar 0,045. Unit usaha mendapatkan angka signifikasi sebesar 0,002, hal ini berpengaruh secara parsial terhadap tingkat pengetahuan petani. Peran kelompok sebagai media belajar sebesar 0,611, media kerjasama sebesar 0,225, dan unit produksi sebesar 0,395, secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan petani.  Kata kunci : peran kelompok, pengetahuan, kelompok tani, jambu getas mera

    Analisis Potensi Pengembangan Komoditas Salak Pondoh (Salaca edulis) di Kecamatan Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara

    Get PDF
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menghitung pendapatan usahatani salak pondoh, menganalisis bagaimana potensi produksi dan potensi pengembangan komoditas salak pondoh di Kecamatan Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara. Penelitian dilaksanakan Bulan November hingga Desember 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah survey, pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode multistage random sampling dengan mengambil Desa Pekandangan dan Desa Sipedang di Kecamatan Banjarmangu yang paling banyak mengusahakan tanaman salak. Responden dalam penelitian ini berjumlah 80 responden yang terdiri dari 60 responden petani salak pada analisis pendapatan, 20 responden dalam analisis SWOT yang terdiri dari 6 dinas pemerintah, 10 petani salak, dan 4 pedagang. Metode analisis data menggunakan analisis pendapatan, analisis LQ dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani salak pondoh sebesar Rp 4.964.615/bulan. Produksi salak pondoh pada periode 2012 – 2014 bukan merupakan komoditas basis dengan nilai LQ < 1, sedangkan pada Tahun 2015 dan 2016 merupakan komoditas basis di Kecamatan Bajarmangu dengan nilai LQ 1,726 pada Tahun 2015 dan 1,560 pada Tahun 2016. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa skor pada matrik IFE 2,97 dan matrik EFE menunjukkan skor sebesar 2,76. Skor tersebut menunjukkan potensi pengembangan komoditas salak di Kecamatan Banjarmangu berada pada kuadran 1 yang menunjukkan bahwa komoditas salak pondoh memiliki kekuatan internal untuk memanfaatkan peluang yang ada.Kata kunci: basis, pengembangan, LQ, SWOT, salak pondo

    Analisis Efisiensi Teknis dan Ekonomi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Pada Usahatani Jagung Hibrida di Kelompok Tani Sidomulyo 01 Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati

    Get PDF
    ABSTRAKTujuan penelitian adalah menganalisis efisiensi teknis dan ekonomi usahatani tanaman jagung hibrida di Desa Porang - Paring, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Responden dalam penelitian  ini adalah  petani  jagung hibrida anggota Kelompok Tani Sido Mulyo 01 yang tinggal di Desa Porang - Paring. Metode penelitian menggunakan survei, penentuan responden menggunakan metode Simple Random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 57 petani dari populasi sebanyak 133 petani jagung hibrida. Analisis efisien teknis dan ekonomi menggunakan regresi linier berganda dengan fungsi produksi model Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 bahwa seluruh faktor produksi secara serempak berpengaruh nyata terhadap produksi jagung hibrida, dan secara parsial faktor produksi luas lahan, benih, pestisida memiliki nilai signifikansi < 0,005 sehingga faktor produksi berpengaruh nyata terhadap produksi jagung hibrida, sedangkan faktor produksi pupuk urea, pupuk phonska, pupuk organik dan tenaga kerja memiliki nilai signifikansi > 0,005 sehingga tidak berpengaruh nyata. Berdasarkan hasil analisis efisiensi teknis, faktor produksi produksi luas lahan sebesar 0,638 ; benih sebesar 0,125 ; pupuk urea sebesar 0,021 ;  pupuk phonska sebesar 0,014 ; pupuk organik sebesar -0,029 ; pestisida sebesar 0,214 dan tenaga kerja sebesar 0,025. Faktor produksi tidak mencapai efisiensi teknis dengan nilai elatisitas produksi berada dibawah angka satu. Hasil analisis efisiensi ekonomi, faktor produksi luas lahan sebesar 3,234 ; benih sebesar 3,059 ; pupuk phonska sebesar 1,016 dan pestisida sebesar 7,327 nilai berada diatas angka 1 sehingga penggunaan faktor produksi belum efisien. Nilai efisiensi ekonomi faktor produksi pupuk urea sebesar 0,976 ; pupuk organik sebesar -6,516 dan tenaga kerja sebesar 0,162 nilai berada dibawah angka 1 sehingga tidak mencapai efisiensi ekonomi. Kata Kunci  : efisiensi, ekonomi, faktor-faktor produksi, jagung hibrida

    188

    full texts

    287

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇