Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya (JBSP)
Not a member yet
284 research outputs found
Sort by
SURVEI INTENSITAS MENULIS CAPTION DI INSTAGRAM MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FKIP UHAMKA (CAPTION WRITING INTENSITY SURVEY ON INSTAGRAM BY PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA’S STUDENTS AT FKIP UHAMKA)
AbstractCaption Writing Intensity Survey on Instagram by Pendidikan Bahasa dan SastraIndonesia’s Students at FKIP UHAMKA. In their daily life, students often use Instagram,both in reading other people's statuses and in writing captions for themselves. Therefore, thisstudy aims to determine the intensity of writing Instagram captions fo the students ofIndonesian Language and Literature Education at FKIP UHAMKA. This research methoduses a quantitative survey approach with a descriptive survey through a Cross SectionalStudy research design. The results of show that on the indicator of appreciation, and thefrequency indicator of the intensity of using Instagram, the data shows that most students areat a high intensity in their daily operations and writing captions on Instagram accounts.Keywords: Instagram, intensity, caption, UHAMKA studentsAbstrakSurvei Intensitas Menulis Caption di Instagram Mahasiswa Pendidikan Bahasa danSastra Indonesia FKIP UHAMKA. Dalam kesehariannya, mahasiswa sering menggunakanInstagram, baik dalam membaca status orang lain maupun dalam menulis caption dirinya.Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas menulis captionInstagram Mahasiswa PBSI (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) FKIP UHAMKA.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei survey deskriptifmelalui rancangan penelitian Cross Sectional Study. Hasil penelitian terlihat bahwa padaindikator penghayatan, dan indikator frekuensi dalam intensitas menggunakan Instagram,data-data menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada intensitas yang tinggidalam kesehariannya mengoperasikan dan menulis caption di akun Instagram.Kata-kata kunci: Instagram, intensitas, caption, mahasiswa UHAMK
VARIASI BENTUK DAN FUNGSI MADIHIN (VARIATIONS IN FORM AND FUNCTION OF MADIHIN)
Variations in Form and Function of Madihin. This research aims to (1) describe the variations and development in form of madihin and (2) describe the variations and development in function of madihin. Approach used in this research is qualitative and descriptive method. Sources of data in this research are madihin video recordings and informants. Data collection technique used triangulation. Technical data analysis is content analysis and models of Miles and Huberman, is data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. Research result showed that (1) concerning form of madihin is (a) language variations indicate dominance of a particular language and development is used of Indonesian and foreign languages, (b) rhyme patterns variations indicate amount patterns used and development of varied forms, (c) serving structure variations indicate amount different structure used and development of varied forms, (2) concerning variations in function of madihin is (a) traditional madihin contain function of entertainment or humor, education, satire, and Islamic preaching, (b) dangdut madihin contain function of marriage and promotion (entertainment services), (c) instagram madihin contain function of campaign (environment), promotions (products, campuses, and tourist attractions), birthday greetings, and appeal, and (d) beatbox madihin contain function of solidarity or humanity and campaigns (regional head candidates). Concerning its development is (a) promotional functions (entertainment services, products, campuses and tourist attractions), (b) campaign (environment and regional head candidates), (c) birthday greeting, and (d) appeal.Key words: variations in form, variations in function, development in form, development in function, madihinVariasi Bentuk dan Fungsi Madihin. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan variasi serta perkembangan bentuk madihin dan (2) mendeskripsikan variasi serta perkembangan fungsi madihin. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif dan dengan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini ialah rekaman video madihin dan informan. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data ialah analisis isi dan model Miles dan Huberman, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) menyangkut bentuk madihin yakni (a) variasi bahasa menunjukkan kedominanan bahasa tertentu dan perkembangannya ialah penggunaan bahasa Indonesia dan asing, (b) variasi pola sajak menunjukkan jumlah pola yang digunakan dan perkembangannya bentuk yang variatif, (c) variasi struktur penyajian menunjukkan perbedaan jumlah struktur yang digunakan dan perkembangannya bentuk yang variatif, (2) menyangkut variasi fungsi madihin meliputi (a) madihin tradisional memuat fungsi hiburan atau humor, pendidikan, sindiran, dan dakwah Islam, (b) madihin dangdut memuat fungsi perkawinan dan promosi (jasa hiburan), (c) madihin instagram memuat fungsi kampanye (lingkungan), promosi (produk, kampus, dan tempat wisata), ucapan hari lahir, dan imbauan, serta (d) madihin beatbox memuat fungsi solidaritas atau kemanusiaan dan kampanye (calon kepala daerah). Menyangkut dengan perkembangannya meliputi (a) fungsi promosi (jasa hiburan, produk, kampus, dan tempat wisata), (b) kampanye (lingkungan dan calon kepala daerah), (c) ucapan hari lahir, dan (d) imbauan.Kata-kata Kunci: variasi bentuk, variasi fungsi, perkembangan bentuk, perkembangan fungsi, madihi
REPRESENTASI KEARIFAN LOKAL DAN FILOSOFI DALAM SYAIR LAGU BANJAR (REPRESENTATION OF LOCAL WISDOM AND PHILOSOPHY IN THE BANJAR SONG LYRIC)
Representation of Local Wisdom and Philosophy in The Banjar Song lyric. This study aims to describe the local wisdom of the people contained in the Banjar song. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. The data source is the Banjar songs, while the research data is the Banjar song lyrics in the form of words, phrases and expressions that contain the local wisdom of the Banjar people. The techniques used in this research are documentation, literature study and interview. Based on the result of the analysis of several Banjar songs under study, there are local wisdoms of the Banjar community, including local wisdom in the form of folk architecture or buildings Bubungan Tinggi house and Lanting house, local wisdom of folk food in the form of Soto Banjar, local wisdom of folk art in the form of Baksa Kambang and Kuriding musical instrument, wisdom of transportation means in the form of jukung Tiung, local wisdom of Bahuma Surung livelihood system, local wisdom in the form of myths and pamali Sanja Kuning, local wisdom in the form of the slogan or motto of Kayuh Baimbai, and local customs and traditions such as bapukung, batimung, bapupur dingin, and manginang.Key words: wisdom, local, representation, philosopy, songKearifan Lokal dan Representasi Filosofis dalam Lagu Banjar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kearifan lokal masyarakat yang terdapat dalam lagu Banjar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data adalah lagu-lagu Banjar, sedangkan data penelitian adalah lirik-lirik lagu Banjar berupa kata, frasa, dan ungkapan yang mengandung kearifan lokal masyarakat Banjar. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, studi pustaka dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis dari beberapa lagu Banjar yang diteliti terdapat kearifan lokal masyarakat Banjar diantaranyai kearifan lokal pada bentuk arsitektur rakyat atau bangunan rumah Bubungan Tinggi dan Rumah Lanting, kearifan lokal makanan rakyat berupa Soto banjar, kearifan lokal kesenian rakyat berupa tarian Baksa kambang dan alat musik Kuriding, kearifan lokal alat transfortasi berupa Jukung Tiung, kearifan lokal sistem mata pencaharian bahuma surung, kearifan lokal berupa mitos dan pamali sanja kuning, kearifan lokal berupa semboyan atau motto kayuh Baimbai, serta kearifan lokal adat istiadat seperti bapukung, batimung, bapupur dingin, dan manginang.Kata-kata Kunci: kearifan, lokal, representasi, filosofi, lagu
RUANG MENTAL DALAM WACANA DEBAT PILPRES PROGRAM MATA NAJWA EPISODE LAGA USAI PILPRES: KAJIAN LINGUISTIK KOGNITIF (MENTAL SPACES IN PRESIDENTIAL ELECTION DEBATE DISCOURSE ON MATA NAJWA “LAGA USAI PILPRES” STUDY OF COGNITIVE LINGUISTICS)
Mental Spaces in Presidential Election Debate Discourse on Mata Najwa “Laga Usai Pilpres” Episode—Study of Cognitive Linguistics. This research traces mental spaces in presidential election debate on television program, Mata Najwa. This research was conducted by using note-taking method and analyzed by creating schematic images; 1) grouping the data constructions based on mental spaces types, 2) creating the schematic images as representatives of the appeared reality spaces and imagination spaces, 3) identifying the space builders with the connector-counterpart, 4) withdrawing the appeared connection between those spaces, 5) interpreting the true meaning within those connections. The result shows that human think and act spatially or in a space concept—interacting from one point to another. The connections are categorized into 4 types of mental spaces: 1) time; towards the front and back—past, present, future, and vice versa, 2) place; from a narrower space to wider space, 3) hypothetical; that are uttered by expectation, desire, opposition opinion, from one prior or related experience, 4) domain; similar entity from one certain group activity to another.Key words: mental spaces, cognitive, linguistics, debate discourse, schema imageRuang Mental dalam Wacana Debat Pilpres Program Mata Najwa Episode Laga Usai Pilpres: Kajian Linguistik Kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri jejak ruang mental dalam wacana debat di program televisi Mata Najwa. Penelitian ini dilakukan dengan metode simak-catat kemudian dianalisis dengan membuat skema gambar yakni pertama, 1) mengelompokkan konstruksi data berdasarkan jenis pemuncul ruang 2) membuat gambar sebagai wakil dari ruang realitas dan ruang imajinasi yang muncul 3) mengidentifikasi pemuncul ruang serta connectorcounterpart 4) menarik hubungan yang muncul di antara dua ruang tersebut, dan 5) menginterpretasi hubungan makna sebenarnya yang muncul dari hubungan ruang mental tersebut. Hasilnya ditemukan bahwa manusia berpikir dan bertindak, secara spasial atau dalam konsep ruang, yaitu berinteraksi dari satu titik ke titik yang lain. Hubungan tersebut dikelompokkan menjadi 4 jenis ruang mental, yaitu ruang mental: 1) waktu; yang bisa menuju ke arah belakang—past time, saat ini—present time, dan ke depan, future time vice versa 2) tempat; yang bisa dari wilayah lebih sempit ke yang lebih luas 3) hipotetis; yang disampaikan dengan ujaran harapan, keinginan, dan perlawanan pendapat, dari satu pengalaman pada wacana sebelumnya atau dengan pengalaman terkait, dan 4) domain; entitas yang serupa dari satu titik kelompok aktivitas tertentu dengan satu titik kelompok aktivitas lainnya.Kata-kata Kunci: ruang mental, mental spaces, kognitif, linguistik, wacana debat, skema gamba
VARIASI KALIMAT, PROPOSISI, DAN FUNGSI WACANA IKLAN MEDIA LUAR RUANG DI KOTA BANJARMASIN (VARIATION OF SENTENCES, PROPOSITIONS, AND DISCOURSE FUNCTIONS OF OUTDOOR MEDIA ADVERTISING IN BANJARMASIN CITY)
AbstractVariation of Sentences, Propositions, and Discourse Functions of Outdoor MediaAdvertising in Banjarmasin City. This study focuses on outdoor promotional media suchas banners, banners, billboards, posters, slogans, and trade name boards. This studyaims to describe the form of sentence variations based on their communicative function,describe the form of propositional advertising discourse, and show the functionscontained in outdoor media advertising discourse in Banjarmasin City. The approachused is a discourse approach with a descriptive qualitative research type and the use oflistening, reading, and note-taking methods. Sources of data in this study in the form ofoutdoor media in the city of Banjarmasin such as banners, banners, billboards, posters,slogans, and trade name boards. The data in this study are in the form of words andsentences listed in the discourse of outdoor media advertisements in the city ofBanjarmasin. The results of the study can be concluded that in the discourse of outdoormedia advertising in Banjarmasin City there are 33 data showing the use of declarativesentence variations, 1 data showing the use of interrogative sentence variations, and 3exclamative sentence data. In addition, there were also 16 data with propositions thatemphasized benefits for potential consumers, 20 data with propositions that aroused thecuriosity of potential consumers, and 1 data in the form of questions that demanded moreattention. The objective reason proposition was found as many as 28 data, the subjectivereason proposition 7 data, and mixed reasons of 2 data, as well as passive items as manyas 7 data.Key words: language functions, sentence variations, persuasion, advertisingpropositions, declarative AbstrakVariasi Kalimat, Proposisi, dan Fungsi Wacana Iklan Media Luar Ruang di KotaBanjarmasin. Penelitian ini berfokus pada media promosi luar ruang seperti spanduk,banner, baliho, poster, slogan, dan papan nama dagang. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan wujud variasi kalimat berdasar fungsi komunikatifnya, mendeskripsikanwujud proposisi wacana iklan, dan menunjukkan fungsi yang terkandung dalam wacanaiklan media luar ruang di Kota Banjarmasin. Pendekatan yang digunakan yaitupendekatan wacana dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif serta penggunaan metodesimak, baca, dan catat. Sumber data pada penelitian ini berupa media luar ruang di kotaBanjarmasin seperti spanduk, banner, baliho, poster, slogan, dan papan nama dagang. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata dan kalimat yang tercantum pada wacana iklanmedia luar ruang di kota Banjarmasin. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalamwacana iklan media luar ruang di Kota Banjarmasin terdapat 33 data yang menunjukkanpenggunaan variasi kalimat deklaratif, 1 data menunjukkan penggunaan variasi kalimatintrogatif, dan 3 data kalimat ekslamatif. Selain itu juga ditemukan 16 data denganproposisi yang menekankan keuntungan bagi calon konsumen, 20 data dengan proposisiyang membangkitkan rasa ingin tahu kepada calon konsumen, dan 1 data berupapertanyaan yang menuntut perhatian lebih. Proposisi alasan objektif ditemukan sebanyak28 data, proposisi alasan subjektif 7 data, dan alasan campuran 2 data, serta butir pasifsebanyak 7 data.Kata-kata kunci: fungsi bahasa, variasi kalimat, persuasi, proposisi iklan, deklarati
SIKAP BAHASA DESAINER GRAFIS DI KOTA BANJARMASIN TERHADAP BAHASA INDONESIA (LANGUAGE ATTITUDE OF GRAPHIC DESIGNERS IN BANJARMASIN CITY TOWARDS INDONESIAN LANGUAGE)
Language Attitude of Graphic Designers in Banjarmasin City towards Indonesian Language. This study aims to (1) describe the language attitude of graphic designers in Banjarmasin City towards Indonesian language in terms of loyalty, pride, and awareness of norms; (2) determine whether or not there is an effect of X variable (gender, age, educational background, work experience, and the size of the business) towards Y variable (language attitude), either partially or simultaneously. This study is a quantitative study. The samples are 30 people. The data analysis technique used in this study is descriptive statistical test and multiple linear regression test. The results show that (1) the language attitudes of graphic designers in Banjarmasin City tend to lead to positive language attitudes; and (2) partially only education variable has an effect towards language attitude, and simultaneously, all X variables affect Y variable.Key words: language attitude, language loyalty, language pride, awareness of language norms.Sikap Bahasa Desainer Grafis di Kota Banjarmasin terhadap Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan sikap bahasa desainer grafis di Kota Banjarmasin terhadap bahasa Indonesia ditinjau dari segi kesetiaan, kebanggaan, dan kesadaran terhadap norma; (2) mengetahui ada atau tidaknya pengaruh variabel X (jenis kelamin, usia, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, dan besar kecilnya usaha) terhadap variabel Y (sikap bahasa), baik secara parsial maupun secara simultan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel berjumlah 30 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik deskriptif dan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sikap bahasa para desainer grafis di Kota Banjarmasin cenderung mengarah kepada sikap bahasa positif; dan (2) secara parsial hanya variabel pendidikan yang berpengaruh terhadap sikap bahasa, dan secara simultan, seluruh variabel X berpengaruh terhadap variabel Y.Kata-kata Kunci: sikap bahasa, kesetiaan berbahasa, kebanggaan berbahasa, kesadaran norma bahasa
TINDAK TUTUR DIREKTIF DI MADRASAH ALIYAH NEGERI SAMPIT (DIRECTIVES SPEECH ACTS IN MADRASAH ALIYAH SAMPIT)
AbstractDirectives Speech Acts in Madrasah Aliyah Sampit. This study describes the form of directive speechacts, and the function of directive speech acts in the interaction between teachers and students inMadrasah Aliyah Negeri Sampit. The approach in this study uses a qualitative approach. The data inthis study were in the form of speech data in teacher and student interactions obtained fromobservations, field notes, recording and interviews. The data analysis is carried out through threestages, namely (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) inference / verification. From thethree data the final conclusions are obtained by triangulation and checking. Based on the results ofthe study, found the directive speech acts found by researchers in the form of imperative form,introgative form, declarative form and directive speech act function in the Sampit state madrasaenvironment found by researchers, First, directive speech acts to save face in every social interaction,people people behave so that their facial desires are respected. Second, directive speech acts to avoidconflict. Third, directive speech acts for acts of respect.Key words: pragmatic, speech act, teacher and student, form, function, directive speech actsAbstrakTindak Tutur Direktif di Madrasah Aliyah Negeri Sampit. Penelitian ini mendeskripsikan wujudtindak tutur direktif, dan fungsi tindak tutur direktif dalam interaksi antara guru dan siswa di MadrasahAliyah Negeri Sampit. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Datadalam penelitian ini berupa data tuturan interaksi guru dan siswa diperoleh dari observasi, catatanlapangan, perekaman dan wawancara. Pada analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu (1)reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penyimpulan/verifikasi. Dari ketiga data diperoleh kesimpulanakhir dengan triangulasi dan pengecekan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan wujud tindak tuturdirektif yang ditemukan peneliti berupa wujud imperatif, wujud introgatif, wujud deklaratif dan fungsitindak tutur direktif di lingkungan Madrasah Negeri Sampit yang ditemukan peneliti, Pertama, tindaktutur direktif untuk menyelamatkan muka pada setiap interaksi sosial, orang-orang berprilaku agarkeinginan muka (face) mereka dihormati. Kedua, tindak tutur direktif untuk tindakan menghindarikonflik. Ketiga, tindak tutur direktif untuk tindakan menghormati.Kata-kata kunci: Pragmatik, tindak tutur, guru dan siswa, bentuk direktif, fungsi direkti
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN DARING BERBASIS KEKOOPERATIFAN DAN KESANTUNAN BERBAHASA DALAM PERKULIAHAN BAHASA INDONESIA (THE EFFECTIVENESS OF LANGUAGE POLITENESS AND COOPERATIVENESS-BASED ONLINE LEARNING MODEL IN THE INDONESIAN LANGUAGE LECTURE)
Abstract The Effectiveness of Language Politeness and Cooperativeness-Based Online Learning Model in The Indonesian Language Lecture. In general, the online learning model in the implementation of lectures during the 2019 corona virus disease (Covid-19) pandemic is more focused on the use of digital learning strategies or application devices which are used as learning media. In fact, effective communication strategies in lecture activities should also receive special attention. The use of polite and cooperative language in the communication is one of the factors supporting the success of the online lecture process. This study aims to describe the effectiveness of language politeness and cooperativeness-based online learning model in the Indonesian Language Lecture at the PGSD Study Program. The effectiveness is measured by the level of student learning outcomes throughout the lecture. As many as 40 students of the fourth semester of the 2019/2020 academic year were used as the data source in the implementation of this research. The research method used was the R&D method with one-group pretest-posttest design which was carried out in three treatments. The result of data analysis shows pretest-posttest statistical analysis indicates p=0.000 where this value is lower than Sig. 0.05 so that Ho is rejected. It can be concluded that the language politeness and cooperativeness-based online learning model is effective to be used in the Indonesian Language lecture at the PGSD Study Program. Key words: online learning models, language cooperativeness, language politeness, Indonesian language lecture. Abstrak Keefektifan Model Pembelajaran Daring Berbasis Kekooperatifan dan Kesantunan Berbahasa dalam Perkuliahan Bahasa Indonesia. Secara umum, model pembelajaran daring pada pelaksanaan perkuliahan di masa pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) ini lebih terfokus pada penggunaan strategi pembelajaran era digital ataupun perangkat aplikasi yang digunakan sebagai media belajarnya. Padahal, strategi berkomunikasi yang efektif dalam kegiatan perkuliahan hendaknya juga mendapat perhatian khusus. Penggunaan bahasa yang santun dan kooperatif saat berkomunikasi merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan proses perkuliahan secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektivan penggunaan model pembelajaran daring berbasis kesantunan dan kekooperativan berbahasa dalam perkuliahan Bahasa Indonesia pada Program Studi PGSD. Keefektivan diukur dari tingkat hasil belajar mahasiswa pada perkuliahan tersebut. Sebanyak 40 orang mahasiswa semester IV tahun akademik 2019/2020 sebagai sumber data dalam pelaksanaan penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode R&D dengan desain model eksperimen one-group pretest-posttest design yang dilaksanakan dalam tiga kali treatment. Berdasarkan hasil analisis pada data nilai pretest dan posttest hasil belajar mahasiswa maka diperoleh hasil analisis statistik Pretest-Posttest Topik I, Topik II, dan Topik III masing-masing p=0.000 yang menyatakan p<0,05 sehingga Ho ditolak. Dengan demikian, model pembelajaran daring berbasis kekooperativan dan kesantunan berbahasa efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa dalam perkuliahan Bahasa Indonesia di Program Studi PGSD. Kata-kata kunci: model pembelajaran daring, kekooperatifan berbahasa, kesantunan berbahasa, perkuliahan bahasa Indonesia
UNSUR EKOLOGI DALAM PERIBAHASA BANJAR ( ECOLOGY ELEMENTS IN BANJARESE PROVERBS)
Abstract Ecology Elements in the Banjarese Proverbs. This research is motivated by the researcher's interest in preserving the Banjarese proverbs which is now starting to fade in its meaning due to ignorance of the ecological forms of flora, fauna, and culture which are used as a kias word in Banjarese proverbs. This study aims to describe (1) the ecological form of flora in the Banjarese proverbs (2) the ecological form of fauna in the Banjarese proverbs (3) The form of cultural ecology in the Banjarese proverbs. Sources of data are obtained from books and informants. The book used as a data source is a collection of Banjarese proverbs by Aliansyah Jumbawuya. The results of this study found that of the three classifications there were even more specific classifications, namely, (1) the Banjarese proverbs ecological flora consisting of vegetables, fruits, and wild plants, (2) Banjarese proverbs ecology fauna consisting of fauna habitat in land and water, and (3) the Banjarese proverbs of cultural ecology consists of three categories, namely home architecture, tools and living equipment, and systems of thought. Key words: ecology, oral tradition, Banjarese proverb Abstrak Unsur Ekologi Sastra dalam Paribasa Banjar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti untuk melestarikan peribahasa Banjar yang sekarang mulai kabur dalam pemaknaannya akibat ketidaktahuan akan wujud ekologi flora, fauna, dan budaya yang dijadikan kata kias dalam peribahasa Banjar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) Wujud ekologi flora dalam peribahasa Banjar (2) Wujud ekologi fauna dalam peribahasa Banjar (3) Wujud ekologi budaya dalam peribahasa Banjar. Sumber data didapat dari buku dan informan. Adapun buku yang dijadikan sumber data adalah kumpulan peribahasa Banjar karya Aliansyah Jumbawuya. Hasil penelitian ini menemukan dari tiga klasifikasi tersebut di dapat penggolongan yang lebih spesifik lagi yakni, (1) peribahasa Banjar ekologi flora terdiri dari sayur-sayuran, buah-buahan, dan tanaman liar, (2) peribahasa Banjar ekologi fauna terdiri dari fauna habitat di darat dan di air, dan (3) peribahasa Banjar ekologi budaya terdiri dari tiga kategori yakni arsitektur rumah, peralatan dan perlengkapan hidup, dan sistem berpikir. Kata-kata kunci: unsur ekologi, tradisi lisan, paribasa Banja
REPRESENTASI KEPRIBADIAN TOKOH SASANA DAN JAKA WANI DALAM NOVEL “PASUNG JIWA” KARYA OKKY MADASARI (REPRESENTATION PERSONALITY SASANA’S AND JAKA WANI’S CHARACTER IN NOVEL “PASUNG JIWA” BY OKKY MADASARI)
Abstract Representation Personality Sasana’s and Jaka Wani’s Character in Novel “Pasung Jiwa” by Okky Madasari. The purpose of the research are to describe the personality of Sasana and the inner conflict has went trough. This research use quality methode and expressive aprroach. The data research are taken from words, phrases, idoms, and sentences in teh novel “Pasung Jiwa”. The datas has been obtain were analyzed with the study of literature psychology. The results of the study showed there were deviation in the character of Sasana personality and the inner conflict that the character of Jaka Wani has been went through. Personality deviations found in the character Sasana. Sasana change her appearance into a woman. Appearance performance is related to clothes and how to dress up that resembles a woman. The inner conflict experienced by Sasana is related to the change in appearance she does. Sasana feels free when he becomes Sasa, but on the other hand Sasana does not want to hurt his parent’s by becoming a woman. In the character of Jaka Wani no personality deviations were found. The inner conflict experienced by Jaka Wani was feeling guilty for Sasana for leaving Sasana while doing a demonstration. Jaka Wani also felt unhappy while working as a laborer in a television manufacturing factory. Key words: personality, id, ego, superego, psychology literature Abstrak Representasi Kepribadian Tokoh Sasana dan Jaka Wani dalam Novel “Pasung Jiwa” Karya Okky Madasari. Tujuan penelitina ini untuk mendekskripsikan kepribadian tokoh Sasana dan konflik batin yang dialami tokoh Jaka Wani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan ekspresif. Data penelitian berupa adalah kata, frasa, ungkapan, dan kalimat dalam novel. Sumber data penelitian ini berupa novel “Pasung Jiwa”. Data yang sudah didapat dianalisis dengan kajian psikologi sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penyimpangan kepribadian pada tokoh Sasana dan konflik batin yang dialami oleh tokoh Jaka Wani. Penyimpangan kepribadian yang ditemukan pada tokoh Sasana adalah Sasana mengubah penampilan dirinya menjadi wanita. Penampilan dalm hal ini berkaitan dengan pakaian dan cara berdandan yang menyerupai wanita. Konflik batin yang dialami Sasana berkaitan dengan perubahan penampilan yang dilakukannya. Sasana merasa bebas saat menjadi Sasa, tetapi di sisi lain Sasana tidak ingin melukai hati orang tuanya dengan menjadi seorang wanita. Pada tokoh Jaka Wani tidak ditemukan penyimpangan kepribadian, konflik batin yang dialami Jaka Wani adalah merasa bersalah kepada Sasana karena meninggalkan Sasana saat Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya Vol 11, No 2, Oktober 2021 ISSN 2089-0117 (Print) Page 205 - 121 ISSN 2580-5932 (Online) 206 ǀ Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya melakukan demonstrasi. Jaka Wani juga merasa tidak senang saat bekerja sebagai buruh di pabrik pembuatan televisi. Kata-kata kunci: kepribadian, id, ego, superego, psikologi sastr