Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya (JBSP)
Not a member yet
284 research outputs found
Sort by
UNSUR PRALOGIS DALAM SYAIR BURUNG SIMBANGAN (THE PRALOGICAL ELEMENTS IN BURUNG SIMBANGAN POEM)
Unsur Pralogis dalam Syair Burung Simbangan. Unsur pralogis adalah unsur yang selalu ada dalamsastra klasik. Unsur pralogis adalah hal-hal yang dianggap logis oleh pemilik cerita namun tidakdianggap logis oleh orang lain yang bukan pemilik cerita. Unsur pralogis berkaitan erat dengan sistemkepercayaan masyarakat. Unsur-unsur pralogis dalam syair burung simbangan terdapat pada diri tokohcerita dan pada latar cerita. Di antara unsur pralogis pada tokoh cerita adalah (i) dapat terbang, (ii)memiliki benda ajaib seperti panah, dan lain-lain (iii) mengubah diri menjadi rama-rama, dan lainlain.Unsur pralogis pada latar adalah tentang kemampuan berinteraksi di bumi, di udara, di dalambumi, dan di dalam air.Kata-kata kunci: unsur pralogis, syair burung simbangan, sistem kepercayaa
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM KOMUNIKASIANTARGURUDI SMK NEGERI 1 MARTAPURA(LINGUISTIC POLITENESS IN TEACHERS COMMUNICATIONS IN SMK NEGERI 1 MARTAPURA)
Kesantunan Berbahasa dalam Komunikasi Antarguru di SMK Negeri 1 Martapura. Dalamsebuah komunikasi kesantunan berbahasa memiliki tingkatan atau peringkat dari tingkat kesantunanpaling rendah sampai tingkat kesantunan paling tinggi. Kedudukan sosial seseorang sebagai manusiaberpendidikan tinggi belum tentu menjamin seseorang itu melaksanakan komunikasi dengan tingkatkesantunan yang tinggi pula. Misalnya, dalam komunikasi antarguru belum tentu semua gurumenerapkan kesantunan dalam tuturannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud,makna, dan fungsi penggunaan kesantunan berbahasa yang digunakan dalam komunikasi antargurudi SMK Negeri 1 Martapura menurut teori Leech.Kata-kata kunci: kesantunan berbahasa, komunikasi antargur
MITOS DALAM LEGENDA KERAJAAN PULAU HALIMUN DI KABUPATEN KOTABARU (MYTHS IN LEGEND OF HALIMUN ISLAND KINGDOM IN KOTABARU REGENCY)
Mitos dalam Legenda Kerajaan Pulau Halimun di Kabupaten Kotabaru. Legenda Kerajaan PulauHalimun adalah salah satu cerita rakyat di Kabupaten Kotabaru. Hasil dari penelitian ini adalah padabentuk dan fungsi mitos di Legenda Kerajaan Halimun Pulau di Kabupaten Kotabaru. Bentuk mitosdalam penelitian ini terlihat pada inkarnasi Sambu Ranjana kini lebih dikenal sebagai gunung Saranjanadan Sambu Batung yang berubah menjadi gunung Sebatung. Fungsi mitos dalam penelitian ini adalah(1) fungsi politik mitos (2) Fungsi mite (percaya mitos sifat pemikiran berdasarkan persepsi mistis, tanpapercaya bahwa objek nyata). Fungsi sebuah mitos dalam studi informasi yang harus diketahui olehmasyarakat Kotabaru. Gunung saranjana adalah salah satu kota magis yang dikenal oleh mitosnya.Kata-kata kunci: mitos, legenda, pulau halimu
NILAI BUDAYA BANJAR PADA NASKAH MAMANDA (BANJARESE CULTURAL VALUES PORTRAYED IN MAMANDA)
Nilai Budaya Banjar pada Naskah Mamanda. Mamanda adalah seni teater atau pementasan tradisional yang berasal dari Kalimantan Selatan. Pertunjukan mamanda memiliki nilai budaya yang sangat tinggi, di samping sebagai media hiburan, yakni mamanda juga berfungsi sebagai media pendidikan bagi masyarakat.Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui lebih jauh mengenai nilai budaya Banjar yang terdapat dalam naskah mamanda.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis, yakni mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis.Sumber data penelitian ini berupa naskah mamanda oleh sastrawan Kalimantan Selatan yakni Ruslan Faridi dan Sirajul Huda.Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi atau content analysis.Hasil penelitian ini menunjukan adanya unsur budaya Banjar yang berhubungan dengan religi yaitu kebiasaan, taat dan patuh perintah Allah, sabar dalam menghadapi cobaan; unsur budaya Banjar yang berhubungan dengan tata kelakuan di lingkungan keluarga dan masyarakat Banjar berupa tata kelakuan dalam bidang pemerintahan, tata kelakuan antara suami dan isteri, serta tata kelakuan dalam masyarakat; dan unsur budaya Banjar yang berhubungan dengan bahasa pada naskah mamanda adalah bahasa Indonesia, bahasa Melayu Banjar, bahasa Banjar Hulu dan bahasa Banjar Kuala.Kata-kata kunci: nilai, budaya banjar, mamand
KATA TUGAS BAHASA NGAJU DALAM MAHAGA ANAK AWAU KARYA ROSA KÜHNLE (THE PARTICLE WORDS OF NGAJU LANGUAGE IN MAHAGA ANAK AWAU BY ROSA KÜHNLE)
Kata Tugas Bahasa Ngaju dalam Mahaga Anak Awau karya Rosa Kühnle. Bahasa Ngaju adalahbahasa Barito (Austronesia) yang dituturkan oleh suku besar Dayak Ngaju dan suku-suku lainnya diProvinsi kalimantan Tengah. Suku Dayak Ngaju menempati DAS Sungai Kapuas, Kahayan, Katingan,Mentaya, Seruyan dan Barito. Kata tugas bahasa Ngaju dapat dibedakan sesuai bentuknya yang terdiridari preposisi, konjungsi, interjeksi, penegas, penjelas, keterangan dan klitik. Berdasarkan fungsinya,kata tugas bahasa Ngaju dapat dikelompokkan menjadi (1) KTatributif yang terbagi menjadi tigasubkelompok, yaitu (1.1) Kelompok KT atributif yang dapat berpasangan dengan Inti nominal danverbal, (1.2) Kelompok KT atributif yang terbatas pasangan intinya, (1.3) Kelompok KT atributifyang berpasangan longgar dengan intinya.(2) KT direktif (3) KT konektif yang terbagi pula dalam 2subkelompok, yaitu (3.1) konektif koordinatif dan (3.2) konektif subordinatif.(4)KTkoherensif yangterdiri dari 2 subkelompok, yaitu koherensif regresif dan koherensif progresif. Kata tugas mengemban189berbagai makna struktural, diantaranya adalah hubungan penegas, penyebab, pengantar, pembanding,penjelas kuantitas, kualitas dan hubungan keraguan.Kata-kata kunci: bahasa ngaju, bentuk, fungsi, makn
WACANA HUMOR CERITA MAHALABIU (HUMOR DISCOURSE OF MAHALABIU STORIES)
Wacana Humor Cerita Mahalabiu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Jenis wacana humor yang ada di cerita mahalabiu, (2) struktur wacana humor cerita mahalabiu, dan (3) fungsi wacana humor cerita mahalabiu? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini dari seratus cerita mahalabiu. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Penelitian ini menggunakan tekhnik deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah teks cerita Humor Mahalabiu pada kumpulan Kisah-kisah Humor Mahalabiu. Sumber data adalah buku Kisah-kisah Humor Mahalabiu. Tekhnik pengumpulan data adalah dengan cara pembacaan berulang kali dan pencatatan data. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut. Pertama, wacana Humor Cerita mahalabiu banyak menggunakan permainan kata atau makna ambigu, melanggar hal-hal yang dianggap tabu (taboo breaking), dan hal-hal yang dapat diobservasi (obversational). Kedua, Pada wacana Humor Cerita Mahalabiu memiliki struktur wacana dengan diawali sebuah pendahuluan lalu diikuti oleh isi dan diakhiri oleh penutup. Namun ada juga yang hanya memiliki struktur wacana pendahuluan dan isi saja. Ketiga, pada wacana Humor62Cerita Mahalabiu mempunyai fungsi sebagai sarana hiburan, rekreasi, protes sosial kepada masyarakat, memperbaiki akhlak/moral, dan sarana pendidikan.Kata-kata kunci: wacana humor, cerita mahalabiu, tipe-tipe, struktur, fungsi-fungs
STRUKTUR TEKS, KOGNISI SOSIAL, DAN DIMENSI SOSIAL PIDATO SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (TEXT STRUCTURE, SOCIAL COGNITION, AND SOCIAL DIMENSION SUSILO BAMBANG YUDHOYONO’S SPEECH)
Struktur Teks, Kognisi Sosial, dan Dimensi Sosial Pidato Susilo Bambang Yudhoyono. Penelitian ini mengkaji pikiran dan gagasan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai presiden RI Keenam melalui pidato-pidatonya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur teks, kognisi sosial, dan dimensi sosial dalam pidato Sosilo Bambang Yudhoyono tentang demokrasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis yang dikembangkan oleh Teun A. van Dijk yang disebut kognisi sosial. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut. (1) Pada struktur teks, materi pidato secara umum mengangkat topik tentang perubahan demokrasi di Indonesia yang semakin baik, hal itu disusun dengan pola organisasi tertentu agar gagasannya semakin menonjol, dan gagasan tentang keunggulan demokrasi ditonjolkan, sedangkan kelemahannya dikaburkan. (2) Pada kognisi sosial, penulis menampilkan pengetahuan pribadi, kelompok, dan masyarakat umum tentang keunggulan demokrasi dan dampaknya di Indonesia, penulis berpendapat bahwa demokrasi berbasis Pancasila cocok sebagai solusi permasalahan Indonesia di masa transisi, demokrasi ini juga diyakini116sebagai sistem pemerintahan yang baik, sedangkan yang lain buruk. (3) Pada dimensi sosial, akses dan kekuasaan yang besar dimiliki SBY untuk menyebarkan pikiran dan gagasannya. Selain itu, demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang telah diterima banyak kalangan.Kata-kata kunci: pidato, struktur teks, kognisi sosial, dimensi sosia
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM INTERAKSI ANTARA PENJUAL DAN PEMBELI TANAMAN BUNGA DAN BUAH DI PASAR KILOMETER 7 KABUPATEN BANJAR (SPEECH POLITENESS IN INTERACTION BETWEEN THE SELLERS AND THE BUYERS OF PLANTS FLOWERS AND FRUITS AT MARKET ON 7TH KILOMETERS IN BANJAR REGENCY)
Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi antara Penjual dan Pembeli Tanaman Bunga dan Buahdi Pasar Kilometer 7 Kabupaten Banjar. Penelitian ini mendeskripsikan wujud kesantunan danstrategi kesantunan dalam interaksi antara penjual dan pembeli tanaman bunga dan buah di PasarKm.7 Kab. Banjar.Wujud kesantunan dalam data yang ditemukan berjumlah enam jenis, yaitu maksimkebijaksanaan, maksim penerimaan, maksim kemurahan atau pujian, maksim kerendahan hati,maksim kesepakatan atau kecocokan, dan maksim kesimpatian. Strategi kesantunan ada tiga jenis.Pertama, strategi kesantunan positif, yaitu melalui menggunakan kata sapaan yang berusaha membuatmitra tuturnya merasa akrab. Kedua, strategi kesantunan negatif, yaitu dengan memberikan pilihankepada mitra tuturnya. Ketiga, strategi Off Record, yaitu dengan menggunakan isyarat daripadaperintah langsung.Kata-kata kunci: kesantunan, penjual, pembel
IMPLIKATUR YANG TERUNGKAP DALAM FILM HABIBIE DAN AINUN (IMPLICATURE THAT REVEALED IN THE MOVIE OF HABIBIE AND AINUN)
Implikatur yang Terungkap dalam Film Habibie dan Ainun. Penelitian ini bertujuan untukmengungkapkan wujud implikatur dalam film Habibie dan Ainun serta mengungkapkan fungsiimplikatur dalam film Habibie dan Ainun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denganmetode deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah film Habibie dan Ainun, tuturan antartokohdalam film, dan dokumen tertulis berupa transkrip tuturan antartokoh dalam film Habibie danAinun. Pengumpulan data tersebut diperoleh dengan menggunakan metode simak dan diikuti denganteknik lanjutan: teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Hasil penelitian ini adalah sebagaiberikut. Pertama, dalam film Habibie dan Ainun ditemukan implikatur konvensional, seperti “Kamubukan Superman!” dan implikatur percakapan, seperti Ainun: “Kamu baru datang?” Anis: “Iya.Aku baru datang. Nih mas Suwis kerja dulu nih!”. Wujud implikatur percakapan pada penelitianini terungkap dari pelanggaran prinsip kerja sama Grice yang meliputi: (a) pelanggaran maksimkuantitas, (b) pelanggaran maksim kualitas, (c) pelanggaran maksim hubungan, dan (d) pelanggaranmaksim cara. Kedua, fungsi implikatur pada film Habibie dan Ainun, yaitu (a) fungsi implikaturdalam tindak tutur direktif meliputi nasihat, perintah, permintaan, dan larangan, (b) fungsiimplikatur dalam tindak tutur ekspresif meliputi mengejek, memuji, penyesalan, merajuk, khawatir,takut, dan sedih, dan (c) fungsi implikatur dalam tindak tutur asertif meliputi memberi alasan,260memberitahu, melaporkan, menegaskan, menyatakan, meyakinkan, menceritakan, bersikeras, danmemperkirakan.Kata-kata kunci: implikatur, fungsi implikatu
REPRESENTASI KEKUASAAN DALAM NOVEL AYAT-AYAT CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY (THE POWER OF REPRESENTATION IN NOVEL ENTITLED AYAT-AYAT CINTA BY HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY)
Representasi Kekuasaan dalam Novel Ayat–Ayat Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy.Penelitian ini bertujuan untuk menemukan representasi kekuasaan dalam tindak tutur dan strategitutur pada novel Ayat–Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Penelitian ini menggunakanpendekatan kritis dan jenisnya adalah kualitatif. Pada dasarnya, penelitian ini adalah penelitiandeskriptif. Data diambil dari kata-kata/kalimat atau paragraf dalam setiap tuturan, sedangkan sumberdata adalah novel Ayat–Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Teknik pengumpulan datamelalui arsip kepustakaan. Instrumen penelitian adalah peneliti itu sendiri. Teknik analisis datamencakup empat tahap, yaitu pengumpulan data, reduksi data, tampilan data dan verifikasidata.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa banyak bentuk tindak tutur dan strategi tuturyang merepresentasikan kekuasaan di dalam novel ini. Tindak tutur tersebut meliputi tindak tuturdirektif, asertif, dan ekspresif. Strategi tutur yang ditemukan mencakup pertama, pengendaliantopik tuturan yang terdiri dari pengenalan topik, pengembangan topik dan penutupan topik, kedua,interupsi dan ketiga, tumpang tindih. Masing-masing tindak tutur dan strategi tutur tersebutdikelompokkan kedalam lima jenis kekuasaan, yaitu penghargaan, paksaan, pengabsahan, ahli danacuan.Kata-kata kunci: representasi, kekuasaan, tindak tutur, strategi tutu