Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
Not a member yet
173 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Koleksi Referensi di Perpustakaan SMK Negeri 3 Malang
ABSTRACT Cholidawati, Yoerna. 2016. Pemanfaatan Koleksi Referensi di Perpustakaan SMK Negeri 3 Malang. Tugas Akhir. Jurusan Sastra Indonesia, Program studi D3 Perpustakaan Universitas Negeri Malang di Perpustakaan SMK Negeri 3 Malang Pembimbing: (I) Dr. Roekhan, M.Pd., (II) Taufiq Kurniawan, S.IP., M.IP.Kata kunci: koleksi referensi, perpustakaan sekolahKoleksi referensi merupakan koleksi rujukan yang memiliki peran sebagai sumber informasi. Tujuan penulisan tugas akhir ini yaitu untuk memaparkan: (1) jenis koleksi referensi, (2) prosedur Pemanfaatan koleksi referensi, (3) kendala pemanfaatan koleksi referensi, (4) upaya peningkatan pemanfaatan koleksi referensi di perpustakaan SMK Negeri 3 Malang.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara dengan pustakawan SMK Negeri 3 Malang, pemustaka yang sering berkunjung ke perpustakaan, dan terhadap aktivitas pemustaka di perpustakaan dan koleksi referensi serta teknik observasi langsung terkait dengan rumusan masalah.Berdasarkan analisis data yang tentang pemanfaatan koleksi referensi di perpustakaan SMK Negeri 3 Malang diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, jenis koleksi referensi yang dimiliki perpustakaan yaitu: kamus, ensiklopedi, sumber biografi, karya ilmiah atau hasil penelitian, atlas, dan kitab suci. Kedua, secara umum prosedur pemanfaatan koleksi referensi menggunakan sistem layanan tertutup, pengguna yang ingin memanfaatkan koleksi referensi terlebih dahulu menghubungi petugas kemudian petugas akan mengambilkan koleksi tersebut, begitu juga dengan proses pengembalian pengguna mengembalikan koleksi tersebut kepada petugas kemudian petugas akan meletakkan koleksi tersebut ke dalam rak yang telah disediakan. Ketiga, kendala dalam pemanfaatan koleksi referensi adalah keterbatasan ruang baca, jumlah koleksi terlalu sedikit baik dari segi jenis dan eksemplar, sistem layanan yang tertutup, dan koleksi yang tidak boleh dipinjamkan Keempat upaya yang telah dilakukan oleh perpustakaan untuk meningkatkan pemanfaatan koleksi referensi adalah dengan melakukan promosi dalam bentuk display buku baru dan pemberian pendidikan pemakai. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan pertama kepada pengelola perpustakaan untuk menambahkan jenis dan eksemplar koleksi referensi, menyediakan ruang baca khusus untuk pembaca koleksi referensi, menyediakan buku presensi khusus pembaca koleksi referensi, melakukan promosi dengan cara menempel daftar buku baru di mading kelas, dan mengubah letak penyimpanan koleksi referensi. Kedua, kepada guru disarankan untuk memberikan tugas mata pelajaran keda siswa dengan menggunakan koleksi referensi sebagai sumber
Atmospheric di Perpustakaan Universitas Ma Chung
ABSTRACT Setiabudi, Agung Gallant. 2016. Atmospheric di Perpustakaan Universitas Ma Chung. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd (II) Setiawan, S.Sos, M. IPKata kunci: atmospheric, perpustakaanAtmospheric adalah tampilan fisik yang disajikan dan dapat menampilkan secara visual keadaan yang ada di Perpustakaan Universitas Ma Chung sehingga dapat membangun suasana atau image yang dapat memberikan kenyamanan pada pengguna atau konsumen untuk menarik minat mereka. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mendeskripsikan atmospheric di Perpustakaan Universitas Ma Chung dan mengetahui aspek-aspek di dalam atmospheric seperti tata ruang, pencahayaan, fasilitas dan dekorasi di Perpustakaan Universitas Ma ChungPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh berupa tata ruang, pencahayaan, fasilitas dan dekorasi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mendapat informasi atmospheric yang bersumber dari variable atmospheric. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan data berupa hasil wawancara tentang atmospheric di Perpustakaan Universitas Ma Chung , responden dalam penelitian ini adalah pustakawan dan pemustaka di Perpustakaan Universsitas Ma Chung dan didukung dengan data tentang informasi atmospheric bersumber dari foto atau gambar yang diambil melalui teknik dokumentasi, gambar atau foto yang diambil merupakan kondisi riil di Perpustakaan Universitas Ma Chung. Pengambilan data dilakukan penulis pada saat dilakukannya Praktek Kerja Lapangan bulan Mei-Juni 2016. Hasil penelitian menunjukan bahwa aspek-aspek yang ada didalam Atmospheric di Perpustakaan Ma Chung meliputi tata ruang, pencahayaan, fasilitas dan dekorasi. Atmospheric yang dirasakan oleh pemustaka didalam Perpustakaan Universitas Ma Chung masih kurang maksimal. Hal ini dikarenakan tata ruang yang disajikan kurang memenuhi standar. Pencahayaan yang dipasang atau terinstalasi belum memenuhi kegunaan di ruangan tertentu khususnya ruangan yang bersinggungan dengan kegiatan belajar, membaca dan bekerja. Fasilitas yang diadakan belum memiliki perawatan yang baik sehingga ada beberapa fasilitas yang kurang memberikan kenyamanan bagi pemustaka selain itu dekorasi yang diterapkan sangat minim di dalam Perpustakaan Universitas Ma Chung.n entrepreneurs
Sistem Pengatalogan Bahan Pustaka di Perpustakaan Dearah Kabupaten Tulungagung
ABSTRAK Lestari, Ananda Dwi. 2016. Sistem Pengatalogan Bahan Pustaka di Perpustakaan Dearah Kabupaten Tulungagung. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd, (II) Moh. Safii, S.Kom., M.Hum. Kata Kunci: pengatalogan, bahan pustaka, perpustakaan daerah, INLISlite versi 2, MARC 21. Pengatalogan merupakan salah satu kegiatan penting dalam pengolahan bahan pustaka. Pengatalogan bahan pustaka berfungsi untuk memudahkan pemustaka dalam penelusuran informasi bahan pustaka yang diinginkan. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan pembahasan mengenai sistem pengatalogan bahan pustaka di Perpustakaan Daerah Kabupaten Tulungagung. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal yang mencakup sistem pengatalogan bahan pustaka dan kendala yang dihadapi Perpustakaan Daerah Kabupaten Tulungagung dalam pengatalogan bahan pustaka. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa paparan bentuk verbal mengenai sistem pengatalogan bahan pustaka di Perpustakaan Daerah Kabupaten Tulungagung. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data ialah menggunakan wawancara semi terstruktur dan participant observation (observasi berperan serta). Analis data dimulai dengan cara menginterpretasikan data berdasarkan pengamatan peneliti di lapangan dan wawancara dengan kajian pustaka yang ada. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh dua kesimpulan penelitian sebagai berikut. Pertama, mengenai sistem pengatalogan bahan pustaka. Perpustakaan Daerah Kabupaten Tulungagung dalam pengatalogan bahan pustaka menggunakan program aplikasi INLISlite versi 2 dengan aturan MARC 21. Dalam pengentrian data katalog banyak ruas minimal yang tidak diisi dan ada beberapa ruas yang diisi tidak sesuai dengan aturan pengatalogan sehingga banyak data koleksi yang tidak dientrikan secara lengkap. Hal ini mengakibatkan katalog OPAC tidak bisa digunakan oleh pemustaka dalam penelusuran informasi bahan pustaka dengan optimal. Kedua, kendala yang dihadapi Perpustakaan Daerah Kabupaten Tulungagung dalam melakukan pengatalogan bahan pustaka diantaranya: (a) ketidaktahuan dan ketidakpahaman pengatalogan, (b) ketidakmahiran mengoperasikan INLISlite versi 2, (c) keterbatasan jumlah pustakawan
Persepsi Pemustaka terhadap Tata Ruang Perpustakaan UPTD SMA Negeri 1 Papar
ABSTRACT Agika, Anisa Desy Putri. 2016. Persepsi Pemustaka terhadap Tata RuangPerpustakaan UPTD SMA Negeri 1 Papar. Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Roekhan, M.Pd., (II) Moh.Syafi’i, S.kom., M.Hum.,Kata Kunci : tanggapan, pemustaka, tata ruang.Tata ruang perpustakaan adalah suatu komponen yang tidak dapat dipisahkan dalam perkembangan perpustakaan utamanya perpustakaan sekolah.Perpustakaan UPTD SMA Negeri 1 Papar adalah perpustakaan ditingkat sekolah yang bisa dikatakan masih berkembang baik dalam koleksi maupun dalam perencanaan ruang perpustakaan. Dalam hal ini letak gedung perpustakaan yang strategis dan mudah dijangkau oleh pemustaka menjadi salah satu faktor yang terpenting dalam menarik minat pemustaka dalam mengunjungi perpustakaan. Selain letak gedung perpustakaan, hal yang juga penting dalam menarik minat pemustaka dalam mengunjungi perpustakaan yaitu tata ruang perpustakaan, letak ruang perpustakaan, pewarnaan ruang perpustakaan, pencahayaan ruang perpustakaan, sirkulasi udara ruang perpustakaan, dan furniture ruang perpustakaan. Dari pengamatan yang peneliti lakukan diperpustakaan UPTD SMA Negeri 1 Papar, peneliti terdorong untuk membuat sebuah penelitian tentang persepsi pemustaka terhadap tata ruang perpustakaan UPTD SMA Negeri1 Papar, dengan tujuan untuk dapat mengetahui tanggapan pemustaka terhadap tata ruang perpustakaan UPTD SMA Negeri 1 Papar. Tanggapan memiliki suatu peranan yang penting dalam mengembangkan perpustakaan. Melalui tanggapan dari pemustaka mengenai tata ruang perpustakaan, dapat dijadikan sebagai evaluasi bagi perpustakaan UPTD SMA Negeri 1 Papar untuk dapat mengembangkan perpustakaan nantinya. Dalam hal ini pendekatan yang peneliti gunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif, dalam penelitian ini lebih menekankan pada angka dari awal pengumpulan data sampai dengan hasil dari penelitian. Lokasi penelitian yang dipilih oleh peneliti adalah UPTD SMA Negeri 1 Papar dengan sampel siswa kelas XI sebagai pengunjung terbanyak. Dalam mendapatkan data yang akurat peneliti menggunakan teknik pengumpulan data penyebaran angket atau kuesioner. Angket yang digunakan oleh peneliti dalam mencari data adalah jenis angket tertutup. Analisis data yang dilakukan di kemukakan bahwa tanggapan pemustaka terhadap letak tata ruang perpustakaan strategis, dalam pemilihan tata warna ruang, warna dinding, dan furniture sudah serasi. Pencahayaan ruang perpustakaan UPTD SMA Negeri 1 Papar kualitas pencahayaan memadai, sirkulasi udara ruang perpustakaan UPTD SMA Negeri 1 Papar bahwa ventilasi udara diruang perpustakaan UPTD SMA Negri 1 Papar sudah memadai, didukung sirkulasi udara dan temperatur yang nyaman. Adanya hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan evaluasi bagi perpustakaan UPTD SMA Negeri 1 Papar
Pemanfaatan Koleksi Pustaka Berbahasa Mandarin oleh Mahasiswa di Direktorat Perpustakaan Universitas Ma Chung
ABSTRAK Iqbal, Maulana Muchammad. 2016. Pemanfaatan Koleksi Pustaka Berbahasa Mandarin oleh Mahasiswa di Direktorat Perpustakaan Universitas Ma Chung. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muakibatul Hasanah. M.Pd, (II) SetiawanM.Sos. Kata Kunci: pemanfaatan koleksi, koleksi berbahasa Mandarin, karakteristik pemustaka. Perpustakaan perguruan tinggi merupakan salah satu penunjang kehidupan perguruan tinggi, perpustakaan perguruan tinggi membantu perguruan tinggi melaksanakan fungsinya sebagai Tridarma pendidikan. Koleksi perpustakaan perguruan tinggi harus sesuai dengan kebutuhan pemustakanya. Universitas Ma Chung memiliki jurusan Pendidikan Bahasa Mandarin, sehingga diperlukan koleksi-koleksi pustaka berbahasa Mandarin guna memenuhi kebutuhan pemustaka yang membutuhkannya. Dalam kurun waktu terakhir ini tidak adanya penelitian yang membahas tentang pemanfaatan koleksi pustaka berbahasa Mandarin di Universitas Ma Chung. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan adanya pembahasan mengenai pemanfaatan koleksi pustaka berbahasa Mandarin.Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan a) jenis koleksi, b) bentuk pemanfaatan, dan c) karakteristik pemustaka yang memanfaatkan koleksi pustaka berbahasa Mandarin di Universitas Ma Chung Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa paparan pemanfaatan koleksi pustaka berbahasa Mandarin yang diperoleh dari pemustaka pengguna koleksi pustaka berbahasa Mandarin. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah peneliti sendiri. Kegiatan triangulasi data dilakukan untuk menjaga keabsahan data. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, jenis koleksi pustaka berbahasa Mandarin di Direktorat Perpustakaan Universitas Ma Chung dibagi menjadi dua, koleksi umum dan koleksi referensi. Koleksi pustaka berbahasa Mandarin yang terdapat di koleksi umum hanya terdiri dua subjek: bahasa dan sastra. Koleksi referensi lebih beragam dan memiliki beberapa subjek koleksi,namun, jumlah koleksi umum jauh lebih banyak ketimbang koleksi referensi. Kedua, pemanfaatan yang dilakukan oleh pemustaka ada dua. Meminjam dan membaca di perpustakaan koleksi pustaka berbahasa Mandarin. Pemustaka yang memilih meminjamnya beralasan agar tidak terlalu lama di perpustakaan, koleksi pustaka berbahasa Mandarin boleh dibawa pulang, serta bisa dibaca di berbagai tempat dan berbagai waktu. Pemustaka yang memilih membaca di perpustakaan tidak ingin direpotkan untuk menjaga buku yang dipinjam dan bertanggung jawab terhadap kehilangan koleksi pustaka. Alasan lainnya karena suasana ruang perpustakaan yang tenang dan kondusif untuk digunakan membaca. Ketiga, pemustaka yang memanfaatkan koleksi pustaka berbahasa Mandarin seluruhnya merupakan mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Mandarin. Pemustaka memanfaatkan koleksi pustaka berbahasa Mandarin untuk membantu mereka lebih mempelajari bahasa Mandarin serta menunjang perkuliahan saja. Tidak hanya itu saja, mahasiswa pendidikan bahasa Mandarin juga harus siap untuk mengikuti tes kemampuan berbahasa MandarinHanyuShuipingKaoshi atau lebih dikenal HSK. Tes ini untuk mengukur kemampuan mahasiswa pendidikan bahasa Mandarin dalam berbahasa Mandarin baik tulis maupun lisan. Terdapat juga pemustaka yang mendalami kemampuan berbahasa Mandarin dengan membaca karya sastra klasik Tionghoa. Koleksi berbahasa Mandarin di Direktorat Perpustakaan Universitas Ma Chung harus ditambah lagi. Tidak dari segi kuantitas saja, tapi segi kualitas juga harus diperhatikan. Koleksi berbahasa Mandarin harus sesuai dengan kebutuhan mahasiswa maupun dosen. Koleksi berbahasa Mandarin dapat diletakkan pada sebuah ruangan khusus berisi koleksi berbahasa Mandarin serta dapat digunakan sebagai ruang pembelajaran khusus untuk koleksi bahasa Mandarin baik tercetak ataupun non cetak
PERILAKU PEMUSTAKA DALAM MENGAKSES INFORMASI DI PERPUSTAKAAN SMK NEGERI 4 MALANG
ABSTRAK Abidin, Riyang Sekarsari. 2016. Perilaku Pemustaka dalam Mengakses Informasi di Perpustakaan SMK Negeri 4 Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd, (II) Drs. Moch. Asrukin, M.Si. Kata kunci: perilaku pencarian informasi, pemustaka, perpustakaan sekolah Perilaku pemustaka dalam mengakses informasi adalah suatu perilaku yang muncul akibat dari dorongan pemenuhan kebutuhan akan informasi yang dialami oleh pemustaka. Kebutuhan tersebut muncul karena pemustaka merasakan kekurangan akan pengetahuan yang dimiliki mengenai topik tertentu dan berkeinginan untuk mengatasinya. Perilaku akses informasi dimulai dari penentuan topik yang ingin dicari hingga tahap akhir dimana informasi yang telah terkumpul dan diolah tersebut dipergunakan dan memenuhi kebutuhan pemustaka. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku pemustaka dalam mengakses informasi di perpustakaan SMK Negeri 4 Malang dan mengetahui hambatan yang dihadapi serta solusi yang diambil pemustaka untuk mengatasinya selama mengakses informasi di perpustakaan SMK Negeri 4 Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data dalam pengumpulan data yang diperoleh berupa perilaku pemustaka dan hambatan yang dihadapi serta solusinya dalam mengakses informasi di perpustakaan SMK Negeri 4 Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket dan wawancara. Responden dalam penelitian ini adalah pemustaka perpustakaan SMK Negeri 4 Malang berjumlah 50 orang untuk metode angket dan 10 orang untuk metode wawancara. Pengambilan data dilakukan penulis pada bulan April 2016. Berdasarkan hasil pengumpulan dan analisis data, kegiatan akses informasi yang dominan dilakukan responden meliputi, starting dengan bertanya kepada orang lain. Chaining tidak dilakukan dan langsung mencari koleksi sesuai topik yang dibutuhkan. Browsing dengan langsung mencari ke rak koleksi karena pemanfaatan katalog perpustakaan yang tidak optimal. Differentiating dilakukan dengan membaca sebagian isi dari koleksi. Monitoring dilakukan melalui media cetak maupun noncetak. Extracting dilakukan setelah membaca topik-topik yang dibutuhkan atau dengan membaca keseluruhan isi koleksi. Verifiying dilakukan dengan perbandingan dengan literatur lain dengan topik sejenis. Ending dilakukan dengan langsung menggunakan informasi yang diperoleh tersebut sesuai kebutuhannya. Hambatan dan solusi yang mendominasi responden dalam mengakses informasi meliputi, hambatan dari dalam individu adalah sulitnya memahami topik yang akan dicari, dan solusinya adalah mendalami topik yang dicari dengan lebih sering membaca kembali dan bertanya kepada orang lain. Hambatan dari antar individu yaitu tidak tersedianya koleksi yang dibutuhkan karena telah dipinjam, solusinya dengan mencari koleksi lain dengan topik sejenis, dan menunggu koleksi kembali tersedia. Hambatan berasal dari lingkungan adalah keterbatasan waktu, solusinya adalah memaksimalkan waktu dalam mengakses informasi, atau mengakses informasi di tempat atau dengan sarana lain
KEGIATAN PENGADAAN BAHAN PUSTAKA DI PERPUSTAKAAN SMK NEGERI 3 MALANG UNTUK PENUMBUHAN BUDAYA BACA SISWA
ABSTRAK Annisa, Firdauzy Nur. 2016. Kegiatan Pengadaan Bahan Pustaka di Perpustakaan SMK Negeri 3 Malang Untuk Penumbuhan Budaya Baca Siswa. Tugas Akhir, Prodi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Suyono, M.Pd. (2) Drs. Dwi Sugianto, M.Pd. Kata kunci: perpustakaan sekolah, kegiatan pengadaan bahan pustaka, budaya baca siswa Perpustakaan sekolah merupakan komponen yang sangat penting di lingkungan pendidikan, karena perpustakaan sekolah merupakan pusat sumber belajar. Di dalamnya terdapat berbagai macam informasi yang dibutuhkan oleh guru dan siswa untuk menunjang proses pembelajaran. Oleh karena itu kegiatan pengadaan bahan pustaka perlu secara rutin dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pengguna akan informasi dan agar koleksi perpustakaan selalu up to date. Dengan demikian diharapkan budaya baca siswa dapat meningkat melalui kegiatan pengadaan bahan pustaka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan kuantitatif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan tiga hal yaitu: (1) prosedur kegiatan pengadaan bahan pustaka di Perpustakaan SMK Negeri 3 Malang, (2) kendala yang terjadi dalam kegiatan pengadaan bahan pustaka, dan (3) upaya Perpustakaan SMK Negeri 3 Malang untuk menumbuhkan budaya baca siswa melalui kegiatan pengadaan. Hasil dari penelitian ini berupa data hasil wawancara terhadap pustakawan, hasil dokumentasi terhadap kegiatan pengadaan bahan pustaka di Perpustakaan SMK Negeri 3 Malang, dan hasil jawaban angket yang diisi oleh 50 siswa dari 5 jurusan. Hasil jawaban angket tersebut berguna untuk memperkuat hasil wawancara. Selanjutnya hasil penelitian tersebut dianalisis menggunakan tiga cara yaitu: (1) reduksi data, (2) menyajikan data, dan (3) menarik kesimpulan. Selain ketiga cara tersebut, peneliti menggunakan rumus persentase untuk dapat mengetahui jumlah persentase dari hasil jawaban angket yang diisi oleh siswa. Berdasarkan hasil wawancara, pustakawan menyatakan bahwa kegiatan pengadaan bahan pustaka sangat besar pengaruhnya terhadap budaya baca siswa. Karena minat kunjung siswa cenderung lebih tinggi setelah diadakannya buku-buku baru. Sehingga minat tersebut akhirnya menjadi suatu kebiasaan membaca yang dilakukan secara berkelanjutan. Hal ini diperkuat dengan hasil dari jawaban angket yang telah diisi oleh siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi pustakawan untuk dapat melaksanakan kegiatan pengadaan bahan pustaka secara lebih terstruktur agar target untuk menumbuhkan budaya baca siswa dapat tercapai secara optimal. Selain itu juga untuk meningkatkan kerja sama yang baik antara guru dan pustakawan
Strategi Promosi Di Perpustakaan SMK Negeri 4 Malang
ABSTRACT Strategi Promosi Di Perpustakaan SMK Negeri 4 MalangHakim, Muhammad Afid Wildan. 2016. Strategi Promosi di Perpustakaan SMK Negeri 4 Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Titik Harsiati, M.Pd. (II) Dwi Novita Ernaningsih, S.Sos.,M.Hum.Kata kunci: promosi perpustakaan, perpustakaan SMK Negeri 4 MalangPromosi perpustakaan merupakan kegiatan untuk mengenalkan koleksi, layanan, dan fasilitas yang ada di perpustakaan. Promosi perpustakaan dilakukan untuk memaksimalkan pemanfaatan koleksi, layanan, dan fasilitas yang ada di perpustakaan.Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mendeskripsikan promosi yang dilakukan di SMK Negeri 4 Malang beserta kendala yang dalam promosi di Perpustakaan SMK Negeri 4 Malang.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Instrumen dalam penelitian ini berupa pedoman wawancara dan pedoman observasi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan observasi. Informan dalam pengumpulan data di penelitian adalah pustakawan dan pemustaka Perpustakaan SMK Negeri 4 Malang. Berdasarkan pengumpulan dan analisis data yang ada di lapangan, hasil penelitian ini adalah sebagai berikut.Promosi di Perpustakaan SMK Negeri 4 Malang menggunakan cara publikasi, insentif, komunikasi langsung, dan atmospheric. Pelaku promosi di Perpustakaan SMK Negeri 4 Malang adalah pustakawan dan sasarannya adalah warga SMK Negeri 4 Malang.. Bentuk promosi di Perpustakaan SMK Negeri 4 Malang adalah cetak dan noncetak. Promosi dalam bentuk cetak meliputi; pelat nama perpustakaan, majalah dinding (mading), pengumuman tercetak, poster, dan banner. Promosi dalam bentuk noncetakmeliputi; ceramah, librarytour, pemajangan koleksi baru, kerja sama dengan guru, lomba, bazar buku, dan pameran. Kendala dalam promosi di Perpustakaan SMK Negeri 4 Malang yaitusumber daya manusia, penempatan media promosi yang kurang tepat, dan kurangnya sosialisasi
Tajuk Subjek Koleksi Bahan Pustaka Bagian Umum di Perpustakaan Universitas Ma Chung
ABSTRACT Tajuk Subjek Koleksi Bahan Pustaka Bagian Umum di Perpustakaan Universitas Ma ChungPrasetya, Handoyo Eka. 2016. Tajuk Subjek Koleksi Bahan Pustaka Bagian Umum di Perpustakaan Universitas Ma Chung. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia,Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Titik Harsiati, M.Pd.,(II) Drs. Moch. Asrukin, M.Si.Kata kunci: tajuk subjek, bahan pustaka, perpustakaan perguruan tinggiTajuk subjek utama maupun tambahan yang berada dalam isi bahan pustaka merupakan tema utama yang membahas isi di dalamnya. Di dalam bahan pustaka, tajuk subjek berperan penting dalam penentuan jenis koleksi yang ada. Perpustakaan berperan untuk melakukan pemilahan bahan pustaka yang memiliki subjek yang sama agar dapat lebih mudah dalam melaksanakan kegiatan temu kembali informasi. Jika bahan pustaka memiliki subjek yang sama maka akan lebih mudah dalam pengelompokan bahan pustaka.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : 1) koleksi bahan pustaka bagian umum yang ada di perpustakaan Universitas Ma Chung; 2) keragaman subjek bahan pustaka koleksi umum yang ada di Universitas Ma Chung; 3) ketaatasasan penulisan subjek bahan pustaka yang ada di perpustakaan Universitas Ma Chung.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data berupa dokumen jumlah buku koleksi bahan pustaka perpustakaan Universitas Ma Chung. Perolehan data dilaksanakan dengan metode observasi serta dokumen. Penelitian menggunakan pedoman tajuk subjek perpustakaan ringkas untuk melakukan analisis data yang didapatkan.Berdasarkan hasil dari analisis data diperoleh tiga hasil kesimpulan sebagai berikut. Pertama, koleksi bahan pustaka Perpustakaan Universitas Ma Chung pada bagian umum terbagi menjadi 10 divisi dengan pedoman nomor klasifikasi oleh DDC versi 22 dan 23, dengan koleksi berjumlah 4423 eksemplar yang termasuk dalam 3227 judul yang berbeda.Kedua, ditemukan tajuk subjek yang berbedasebanyak 313. Tajuk tersebut sudah mencakup seluruh bahan pustaka yang ada di koleksi bagian umum. Ada beberapa judul yang sama tetapi memiliki nomor klasifikasi yang berbeda. Ketiga, dari analisis tajuk subjek yang telah dilaksanakan ditemukan bahwa ada 90 tajuk subjek yang tidak sesuai, 10 tajuk subjek yang kurang spesifik serta 213 tajuk subjek yang ada pada pedoman yang digunakan. Untuk tajuk subjek yang tidak sesuai atau tidak ada itu terjadi karena ada bahasa asing yang belum di adaptasikan ke dalam Bahasa Indonesia serta perkembangan tajuk subjek yang tidak sesuai dengan perkembangan teknologi yang ada
PENGEMBANGAN KOLEKSI PADA PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG TAHUN 2014-2015
ABSTRAK Saifulloh, Ahmad. 2016. Pengembangan Koleksi Pada Perpustakaan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun 2014-2015. Tugas Akhir, Program Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Sokhibul Ansor, S.Sos. M.Hum Kata Kunci: Bahan Pustaka, Koleksi, Pengembangan Koleksi Perpustakaan Universitas Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang memiliki peranan penting dalam menunjang program pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dengan cara menyediakan berbagai informasi dan referensi yang dibutuhkan oleh mahasiswa. Selain itu, perpustakaan juga memiliki peran dalam menarik minat baca dan kebiasaan membaca mahasiswa. Untuk itu diperlukan kelengkapan koleksi bahan pustaka yang ada di perpustakaan. Selain itu pengembangan koleksi yang ada dalam perpustakaan juga harus dilakukan guna meningkatkan kualitas layanan dari perpustakaan. Dalam observasi awal yang dilakukan, penulis menemukan bahwa perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim belum memiliki kebijakan mngidetifikasi pengembangan koleksi secara tertulis. Untuk itu, penulis menyusun Tugas Akhir ini untuk mengetahui bagaimana proses seleksi buku, proses pengadaan buku, dan proses penerimaan buku yang ada di lingkungan Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian seluruh petugas/pustakawan di perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu dengan studi pustaka, observasi dan wawancara. Hasil penelitian dari proses pengembangan koleksi pustaka, yaitu alur proses seleksi buku di perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang mempunyai tahapan: (a) penetapan prinsip dasar pemilihan bahan pustaka, (b) pemilihan/seleksi bahan pustaka, (c) penyesuaian bahan pustaka sesuai dengan kebutuhan dan skala prioritas yang telah ditetapkan. Alur proses pengadaan buku, yaitu (a) pembuatan daftar pemesanan, (b) pemesanan bahan pustaka kepada penerbit atau toko buku. Alur proses penerimaan buku, meliputi (a) periksa surat pengantar dan daftar pesanan, (b) periksa kondisi fisik bahan pustaka, (c) pengecekan kesusaian antara daftar pesanan dengan buku yang telah dikirim, dan (d) pemberian cap stempel dan inventarisasi. Temuan penelitian, yaitu: (a) jumlah buku yang dibutuhkan jumlahnya banyak sedangkan jumlah buku yang tersedia di pasaran atau penerbit jumlahnya sedikit/terbatas, (b) semua kebijakan pengadaan bahan pustaka ada pada Panitia Unit Layanan Pengadaan, sehingga rekomendasi buku yang diajukan oleh program studi atau perpustakaan tidak bisa dipastikan benar-benar dilakukan pengadaan, (c) Kebijakan anggaran pengadaan bahan pustaka ada pada Direktorat. Adapun saran yang bisa diberikan penulis, yaitu: (a) Petugas bagian pengembangan koleksi adalah staf yang berkompeten dan mengetahui tentang kualitas buku, dan (b) dibuatkan kebijakan pengembangan koleksi secara tertulis sebagai pedoman dalam pengembangan koleksi perpustakaan