Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
Not a member yet
    173 research outputs found

    Penyelenggaraan Layanan Anak di Perpustakaan Umum Kota Batu

    No full text
    ABSTRAK   Amelia, Riska. 2017. Penyelenggaraan Layanan Anak di Perpustakaan Umum KotaBatu. Tugas Akhir, Program Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Dwi Sugianto, M.Pd.   Kata Kunci: Perpustakaan Umum,Perpustakaan Umum Kota Batu, Layanan Anak   Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan penyelenggaraan layanan anak di Perpustakaan Umum Kota Batu setelah perpindahan ke gedung baru Balaikota Among Tani dan untuk mengetahui permasalahan, motivasi pemustaka serta upaya pustakawan dalam meningkatkan pemanfaatan layanan anak di Perpustakaan Umum Kota Batu.. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan Umum Kota Batu. Data dalam penelitian ini berupa deskripsi dari permasalahan-permasalahan pada layanan anak, motivasi pemustaka dalam pemanfaatan layanan anak dan upaya pustakawan dalam meningkatkan pemanfaatan layanan anak di Perpustakaan Umum Kota Batu. Sumber data diperoleh dari Kepala Bidang Perpustakaan, pustakawan, Staf Pengembangan SDM, dan pemustaka layanan anak di Perpustakaan Umum Kota Batu. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tahap reduksi data hasil dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah tahap reduksi, kemudian data dianalsis dengan rangkaian kegiatan penelaahan, pengelompokan, sistematisasi, penafsiran data yang telah direduksi. Setelah itu, tahap penyajian data (display data) yaitu mensistematikakan data yang telah direduksi dan di analisis, sehingga semakin mudah dipahami. Kemudian, peneliti melakukan penarikan kesimpulan dari hasil data yang telah disajikan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu Perpustakaan Umum Kota Batu menyediakan layanan anak yang terdiri dari layanan koleksi anak dan kunjungan membaca. Permasalahan yang dihadapi dalam penyelenggaraan layanan anak meliputi, (a) keterbatasan ruang khusus untuk anak akibat perpindahan gedung baru perpustakaan, (b) minimnya sarana dan prasarana pada layanan anak, (c) kurangnya koleksi anak, dan (d) keterbatasan anggaran dana. Motivasi pemustaka dalam pemanfaatan layanan anak di Perpustakaan Umum Kota Batu meliputi, motivasi internal (keinginan pemustaka sendiri untuk datang, meminjam, bermain, dan belajar di perpustakaan) dan eksternal (ajakan orang tua, saudara, teman dan akses lokasi ke perpustakaan untuk memanfaatkan layanan perpustakaan). Upaya pustakawan dalam meningkatkan pemanfaatan layanan anak di Perpustakaan Umum Kota Batu yaitu dengan sistem jemput bola berupa kunjungan perpustakaan keliling, kunjungan membaca, KPS (Komunitas Pembaca Sekolah) dan KPM (Kelompok Pembaca Masyarakat). Upaya selanjutnya adalah memotivasi pegawai baik secara internal maupun eksternal. Berdasarkan uraian di atas, saran yang dapat dikemukakan untuk meningkatkan pemanfaatan layanan anak di Perpustakaan Umum Kota Batu yaitu (a) mengadakan ruang khusus bagi layanan anak, (b) menambah sarana dan prasarana yang bersifat edukatif sebagai penunjang layanan anak, (c) Meningkatkan pengadaan koleksi anak sesuai dengan kebutuhan informasi anak, dan (d) meningkatkan jalinan kerjasama dengan pihak yang dapat menunjang kebutuhan layanan anak. Pihak Perpustakaan Umum Kota Batu dapat menyelenggarakan bimbingan pemakai bagi layanan anak agar lebih optimal dalam pemanfaatannya. Serta Perpustakaan Umum Kota Batu dapat menyelenggarakan kembali lomba-lomba yang pernah terlaksana sebelum perpindahan ke gedung Balai Kota Among Tani

    Pemanfaatan Layanan Koleksi Khusus Bung Karno di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Blitar-Jawa Timur

    No full text
    ABSTRAK   Syarifah, Shafira Nur. 2017. Pemanfaatan Layanan Koleksi Khusus Bung Karno di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Blitar-Jawa Timur. Tugas Akhir, Program Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd.,   Kata Kunci : perpustakaan kepresidenan, layanan koleksikhusus Bung Karno   Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan pemanfataatan layanan Koleksi Khusus Bung Karno di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno. Penelitian ini berfokus pada (1) latar belakang pemustaka yang memanfaatkan layanan koleksi khusus Bung Karno, (2) sistem  layanan Koleksi Khusus Bung Karno, (3) bentuk pemanfaatan layanan koleksi khusus Bung Karno oleh pemustaka, dan (4) faktor yang memengaruhi ketertarikan pemustaka memanfaatkan layanan koleksi khusus Bung Karno. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodepenelitian deskriptif. Data penelitian berupa deskriptifdarilatar belakang pemustaka, sistem layanan Koleksi Khusus Bung Karno, bentuk pemanfaatan layanan Koleksi Khusus Bung Karno oleh pemustaka dan faktor  yang memengaruhi ketertarikan pemustaka untuk memanfaatkan layanan koleksi khusus Bung Karno. Sumber data berasal daripetugas layanan koleksi khusus Bung Karno, dan pemustakalayanan koleksi khusus Bung Karno UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, dokumentasi dan observasi. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap reduksi data dengan memilih data yang dibutuhkan sesuai rumusan masalah, penyajian data (data display) untuk mendapatkan data yang lebih sistematis, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian, Perpustakaan Porklamator Bung Karno menyediakan layanan koleksi khusus Bung Kano. Latarbelakang pemustaka layanan koleksi khusus Bung Karno meliputi(1) pelajar berusia 16-18 tahun, berasal dari daerah Blitar dan Trenggalek, (2) mahasiswa berusia 20-23 tahun, berasal dari daerah Tulungagung, Surabaya, Yogyakarta dan Blitar, (3) pegawai, porli/TNI beusia 24-26 tahun, berasal dari daerah Tulungagung, Surabaya dan Malang, dan (4) umum berusia 22-25 tahun, berasal dari daerah Kediri dan Pare. Sistem layanan koleksi khusus Bung Karno menerapkan sistem tertutup.Bentuk pemanfaatan layanan koleksi khusus Bung Karno oleh pemustaka meliputi: (1) membaca, (2)  penelitian, mahasiswa tugas akhir sering mengambil penelitian dengan fokus subjek Bung Karno (3) diskusidan (4) mengkajihal-hal yang berkaitandengan Bung Karno. Faktor yang mempengaruhitingkat pemanfaatan koleksi khusus Bung Karno adalah koleksi pada layanan lengkap, fasilitasnya mewadahi dan pustakawannya memiliki kompetensi. Berdasarkan hasil penelitian diatas, saran yang dapat dikemukakan untuk meningkatkan pemanfaatan layanan Koleksi Khusus Bung Karno yaitu (1) diharapkan kepada pemustaka agar dapat mengimplementasikan semangat juang dan cinta tanah air dari Bung Karno, (2) seyogyanya pustakawan dapat menguasai konten buku-buku di layanan koleksi khusus Bung Karno, sehingga mampu memberikan alternalif pilihan buku-buku lain kepada pemustaka. Dan pustakawan juga dapat memahami tata letak buku-bukunya sehingga dapat lebih cepat dalam melayani pemustaka, (3) seyogyanya koleksi di  layanan Koleksi Khusus Bumg Karno pengadaan koleksinya dilakukan secara rutin, agar pemustaka layanan Koleksi Khusus Bung Karno meningkat, (4) seyogyanya pustakawan yang berkompeten diberi hadiah dan penilaian dari instansi, agar pustakaawan dapat meningkatkan kompetensinya.      

    Pengaruh Pemaknaan Tunjangan Profesi Pendidik, Kepuasan Kerja, Kompetensi Profesional, Kompetensi Pedagogik, dan Komitmen Organisasi terhadap Perilaku Positif Guru Bersertifikasi di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar

    No full text
    ABSTRAK   Suhartono, 2015. Pengaruh Pemaknaan Tunjangan Profesi Pendidik, Kepuasan Kerja, Kompetensi Profesional, Kompetensi Pedagogik, dan Komitmen Organisasi terhadap Perilaku Positif Guru Bersertifikasi di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. Program Studi Manajemen Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof Dr. HendyatSoetopo, M.Pd, (II) Prof Dr. Wahjoedi, M.E., M.Pd, dan (III) Prof Dr. Bambang Budi Wiyono, M.Pd   Kata kunci : pemaknaan tunjangan profesi pendidik, kepuasan kerja, kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, komitmen organisasi, dan perilaku positif guru bersertifikasi.   Tunjangan profesi pendidik, yang lebih dikenal dengan istilah sertifikasi guru bertujuan untuk (a) menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran danmewujudkan tujuan pendidikan nasional, (b) meningkatkan proses dan mutu hasil pendidikan, (c) meningkatkan martabat guru, dan (d) meningkatkan profesionalitas guru.Sedangkan manfaat sertifikasi guru diantaranya (a) melindungi profesi guru dari praktik-praktik yang tidak kompeten, yang dapat merusak citra profesi guru, (b) melindungi masyarakat dari praktik-praktik pendidikan yang tidak berkualitas dan tidak  profesional, dan (c) meningkatkan kesejahteraan guru. Namun, bagaimana seorang guru dapat memaknai tunjangan profesi pendidik terhadap esensi tujuan pembelajaran ditinjau dari kepuasan kerja, kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, komitmen organisasi, dan perilaku positif guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan pengaruh pemaknaan tunjangan profesi pendidik, kepuasan kerja, kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, komitmen organisasi terhadap perilaku positif guru bersertifikasi dan perbedaan pengaruh pemaknaan tunjangan profesi pendidik berdasarkan pada jenjang pendidikan di lingkungan dinas pendidikan kabupaten Blitar. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif korelasional dan kausal komparatif dengan pendekatan kuantiatif dengan menggunakan unit analisis individual, dimana semua variabel diukur dari subjek penelitian sebagai individu. Dilihat dari periode waktunya, penelitian ini merupakan penelitian Cross Sectional, dimana pemerolehan data dari responden dalam penelitian ini hanya dilakukan pada periode waktu yang tertentu (data are gathered just once). Populasi penelitan ini adalah guru pada jenjangpendidikandasar (SD)danjenjangpendidikanmenengah (SMP, SMA/SMK) yang telah bersertifikasi sejumlah 5.726 guru. Sedangkan teknikpengambilansampel, yaituproportional random samplingsejumlah 274 guru bersertifikasi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket berdasarkan indikator yang telah dijabarkan dari definisi operasional variabel. Kuesioner yang dikembangkan berupa sekumpulan pertanyaan tertutup yang masing-masing butirnya memuat lima item alternatif jawaban. Teknik analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah Structual Equation Modeling (SEM), yang merupakan teknik analisis gabungan antara analisis faktor dan analisis regresi dan penerapannya dilakukan secara simultan. Berdasarkan skema hubungan antar variabel dapat dilihat ada variabel intervening kepuasan kerja, kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, dan komitmen organisasi yang mengantarai hubungan antara variabel latent eksogen terhadap variabel endogen akhir (perilaku positif).Selanjutnya untuk melakukan Uji Beda menggunakan Uji Persamaan Regresi dengan tehnik Chow Test. Untuk menganalisis data tersebut, dipergunakan program aplikasi statistik Linear Structural Relations (LISREL) 8.30 for Windows NT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh pemaknaan tunjangan profesi pendidik terhadap kepuasan kerja, kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, komitmen organisasi dan perilaku positif guru bersertifikasi, (2) ada pengaruh antara kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap perilaku positif guru bersertifikasi, (3) tidak ada pengaruh kompetensi profesional dan kompetensi pedagogik terhadap perilaku positif guru bersertifikasi, (4) ada pengaruh tidak langsung antara pemaknaan tunjangan profesi pendidik terhadap perilaku positif guru melalui kepuasan kerja, dan komitmen organisasi, dan (5) ada perbedaan pemaknaan tunjangan profesi pendidik, kepuasan kerja, kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, komitmen organisasi terhadap perilaku positif guru di lingkungandinaspendidikankabupatenBlitarberdasarkanpadajenjangpendidikan. Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang diharapkan oleh peneliti kepada Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan, dinas pendidikan kabupaten Blitar, kepala sekolah dan guru adalah perlunya merancang program sampai pada pelaksanaan monitoring dan evaluasi kepada guru bersertifikasi guru dalam meningkatkan kompetensi, khususnya kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional yang juga diharapkan memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja dan komitmen organisasi bagi guru, sehingga guru mampu mengembangkan keprofesian berkelanjutan. Saran bagi peneliti lain dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai referensi dan kajian teori untuk melakukan penelitian lebih lanjut dan mendalam

    Layanan Koleksi Anak dan Remaja di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Blitar-Jawa Timur

    No full text
    ABSTRAK   Prastika, Fiendhy. 2016. Layanan Koleksi Anak dan Remaja di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Blitar-Jawa Timur. Tugas Akhir, Program Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd., (II) Drs. Darmono, M.Si.   Kata Kunci : perpustakaan kepresidenan, layanan koleksi, respon pengguna   Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal yang mencakup tujuan penyediaan layanan koleksi anak dan remaja, mekanisme layanan koleksi anak dan remaja, serta respon pengguna terhadap layanan koleksi anak dan remaja di perpustakaan kepresidenan UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno. Dari segi kekhususan perpustakaan ini menjadikan Bung Karno sebagai subjek utama, namun tetap memperhatikan kebutuhan pengguna dengan cara menyediakan berbagai fasilitas bacaan di luar koleksi khusus Bung Karno. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Data penelitian berupa deskripsi dari tujuan, mekanisme, dan respon pengguna terhadap penyediaan layanan koleksi anak dan remaja di perpustakaan kepresidenan UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno. Sumber datanya adalah Kepala Bidang Pelayanan Informasi dan Kerja Sama UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, petugas layanan koleksi anak dan remaja UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, dan pengguna layanan koleksi anak dan remaja UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan angket. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap reduksi data dengan memilih data yang dibutuhkan sesuai rumusan masalah, kemudian penyajian data (data display) untuk mendapatkan data yang lebih sistematis, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, diperoleh tiga kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, tujuan disediakannya layanan koleksi anak dan remaja adalah memenuhi informasi dalam rangka membentuk national and characters building agar anak mendapat ilmu pengetahuan tentang ide-ide dan pemikiran-pemikiran nasionalisme bangsa yang diharapkan dapat membentuk karakter jiwa nasionalisme mereka dewasa kelak. Kedua, mekanisme layanan koleksi anak dan remaja mulai dari pengguna masuk hingga memperoleh bahan pustaka berdasarkan kebutuhannya telah sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh pihak perpustakaan. Petugas dituntut untuk tanggap dalam melayani anak dan remaja yang kemungkinan besar masih minim pengetahuannya tentang literatur apa yang seharusnya mereka rujuk. Ketiga, respon pengguna terhadap layanan anak dan remaja sangatlah baik dan dapat dilihat dari banyaknya pengunjung yang datang serta memanfaatkan fasilitas yang terdapat di layanan koleksi anak dan remaja

    PEMANFAATAN LAYANAN SIRKULASI MANDIRI BERBASIS RFID DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JEMBER

    No full text
    ABSTRAK   Syabaniah, Nur. 2016. Pemanfaatan Layanan Sirkulasi Mandiri Berbasis RFID di UPT Perpustakaan Universitas Jember. Tugas Akhir, Jurusan Sastra, Fakultas Sastra Indonesia, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Martutik, M.Pd, (II) Drs. Dwi Sugianto, M.Pd.   Kata kunci: layanan sirkulasi mandiri, Radio Frequency Identification, perpustakaan perguruan tinggi   Layanan sirkulasi mandiri berbasis RFID membuat layanan sirkulasi menjadi mudah dan cepat. RFID memungkinkan pemustaka untuk melakukan layanan sirkulasi secara mandiri tanpa bantuan pustakawan. Tujuan penulisan tugas akhir ini untuk mendeskripsikan layanan sirkulasi mandiri berbasis RFID di UPT Perpustakaan Universitas Jember; untuk mendeskripsikan hambatan dalam pemanfaatan layanan sirkulasi mandiri berbasis RFID di UPT Perpustakaan Universitas Jember. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data ini adalah observasi dan wawancara. Data dalam penelitian ini berupa pemanfaatan layanan sirkulasi mandiri berbasis RFID dan hambatan dalam pemanfaatan layanan sirkulasi mandiri berbasis RFID di UPT Perpustakaan Universitas Jember. Informan dalam pengumpulan data ini adalah 2 orang pemustaka dan 3 orang pustakawan. Waktu wawancara dan observasi dilaksanakan selama Praktik Kerja Lapangan yaitu pada tanggal 21 Desember 2015-12 Februari 2016. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan sirkulasi mandiri di UPT Perpustakaan Universitas Jember belum berjalan secara efektif. Hal ini disebabkan adanya beberapa hambatan yang terjadi. Ada tiga hambatan yang dialami pemustaka dalam pemanfaatan layanan sirkulasi mandiri berbasis RFID berikut. Pertama, hambatan yang berasal dari internal pemustaka yaitu pemustaka lupa dan mengabaikan cara melakukan peminjaman dan pengembalian secara mandiri pada saat pendidikan pemakai diberikan. Kedua, hambatan yang berasal dari antarpemustaka yaitu terjadi antrian dalam proses peminjaman koleksi yang disebabkan oleh pemustaka sebelumnya mengalami kesulitan dalam melakukan peminjaman dan pengembalian secara mandiri. Selain itu, antrian pemustaka yang sedang melakukan peminjaman mengganggu kenyamanan pemustaka lainnya dalam  membaca koleksi. Ketiga, hambatan yang berasal dari lingkungan, yaitu (1) Software SirsiDynix version 3.5. tidak mendukung sistem berbasis RFID, sehingga kedua sistem berjalan sendiri-sendiri. (2) Mahalnya Maintenance software dalam kegiatan otomasi perpustakaan. (3) Kurangnya pengetahuan pustakawan mengenai perkembangan teknologi informasi di bidang perpustakaan

    Pengolahan Bahan Pustaka di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno,

    No full text
    ABSTRACT Cahyono, Firdaus Aji. 2016. Pengolahan Bahan Pustaka di UPT PerpustakaanProklamator Bung Karno, Tugas Akhir. Jurusan Sastra Indonesia,Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr.Heri Suwignyo, M.Pd. (II) Dwi Novita Ernaningsing, S.Sos., M.Hum.Kata Kunci: perpustakaan , pengolahan, bahan pustakaBeragamnya jenis dan koleksi bahan pustaka menuntut pustakwan pandaidalam mengolahnya. Pengolahan bahan pustaka adalah kegiatan perpustakaanmulai dari memeriksa, mengolah, dan menyusun bahan pustaka dalam rak untukdimanfaatkan oleh pemustaka. Perpustakaan Proklamator Bung Karno memilikikoleksi dan pemustaka yang cukup banyak, maka pengolahan bahan pustaka harusdilakukan secara maksimal. Dengan pengolahan yang baik diharapkanpemanfaatan koleksi bahan pustaka juga akan menjadi maksimal.Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk: (a) medeskripsikankegiatan pengolahan bahan pustaka di UPT Perpustakaan Proklamator BungKarno, dan (b) mendeskripsikan kendala yang dapat menghambat kegiatanpengolahan bahan pustaka di UPT Perpustakaan Proklamtor Bung Karno. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu menjelaskandan menjabarkan kegiatan dan temuan di lapangan. Metode ini dipilih karenadapat menggambarkan secara nyata kejadian dengan turun langsung ke tempatpenelitian. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data melalui observasi,dokumentasi, dan wawancara. Obeservasi dilakukan dengan cara peneliti turunlangsung ke tempat penelitian dan melakukan pengamatan secara langsung.Dengan wawancara, peneliti akan memperoleh data dari narasumber denganmemberikan beberapa pertanyaan terkait penelitian . Dokumentasimengumpulkan data tambahan untuk melengkapi hasil penelitian.Hasil yang diperoleh dari peneltian adalah sebagai berikut. Pertama,kegiatan pengolahan bahan pustaka di UPT Perpustakaan Proklamtor Bung Karnoyaitu (a) klasifikasi bahan pustaka,(b) katalogisasi bahan pustaka, (c) tajuk subjek,dan (d) aplikasi fisik bahan pustaka. kedua, Kendala yang terdapat dalam kegiatanpengolahan bahan pustaka yaitu (a) pemberian nomor klasifikasi masih belumkonsisten, (b) kemampuan pustakwan dalam bahasa asing masih kurang, dan (c)pembuatan kartu katalog kurang efisien.Dalam menentukan nomor klasifikasi bahan pustaka sebaiknya lebihkonsisten. Jika ada bahan pustaka yang nomor klasifikasinya tidak konsistenseharusnya ditarik dari rak dan diolah kembali. Ini supaya temu kembali informasimenjadi lebih mudah dan penjajaran koleksi di rak buku menjadi lebih baik.Pembuatan kartu katalog sebaiknya perlu dikaji ulang kembali, karena sudah adaOPAC (Online Public Acces Catalogue) untuk membantu temu kembaliinformasi. Terlebih sekarang sudah era perpustakaan digital dan pemanfaatankartu katalog sangat kurang. Sebaiknya bidang pengolahan bahan pustakamenyediakan buku pedoman yang berbahasa Indonesia atau sudah dialihbahasakan. Ini supaya pustakwan dapat lebih mudah memahami buku pedoman dan kegiatan pengolahan bahan pustaka menjadi lebih efisie

    Layanan Sirkulasi Di Perpustakaan Universitas Ma Chung Malang

    No full text
    ABSTRACT Diputra, Debi Refina Rahmat. 2016. Layanan Sirkulasi Di Perpustakaan Universitas Ma Chung Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd, (II) Drs. Moch. Asrukin, M.Si.Kata kunci: layanan, sirkulasi, perpustakaan perguruan tinggiPerpustakaan perguruan tinggi merupakan perpustakaan yang ada di lingkungan kampus guna memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam mencari suatu informasi. Untuk melaksanakan tugasnya perpustakaan perguruan tinggi memilih, mengelola, menyimpan, merawat, dan melayankan bahan pustaka yang dimiliki kepada masyarakat akademis. Perpustakaan Universitas Ma Chung memiliki layanan yang salah satunya adalah layanan sirkulasi. Layanan yang ada di perpustakaan guna untuk membantu  pemustaka dalam peminjaman, pengembalian, dan perpanjangan. Berkaitan dengan itu, maka diperlukannya pembahasan mengenai layanan sirkulasi pada perpustakaan.Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mendeskripsikan layanan sirkulasi di perpustakaan Universitas Ma Chung Malang dan mengetahui kendala yang dihadapi serta solusi yang diambil pustakawan untuk mengatasinya dalam layanan sirkulasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam pengumpulan data yang diperoleh berupa layanan sirkulasi dan kendala yang dihadapi di Perpustakaan Universitas Ma Chung Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara. Pengambilan data dilakukan penulis pada bulan Mei 2016. Berdasarkan hasil pengumpulan dan analisis data, kegiatan layanan sirkulasi yang meliputi (1) peminjaman koleksi di mana proses peminjaman dimulai dari pencarian buku sampai proses akhir dalam peminjaman, (2) pengembalian yakni dimulai dari pemustaka melakukan keterlambatan atau tidak sampai proses akhir dalam pengembalian, dan (3) perpanjangan koleksi yang berlandaskan pada peminjam apakah melakukan perpanjangan atau tidak. Kendala yang ada di layanan sirkulasi meliputi kesalahan sistem otomasi pada layanan sirkulasi yaitu gangguan sistem ditemukan pada proses pengembalian buku di mana pustakawan merasakan kejanggalan pada sistem yang disediakan terutama layanan self-service yang sering tidak berfungsi, dan solusinya adalah kesadaran pustakawan dalam melakukan pengecekan secara berkala terhadap program self-service. Keterbatasan sumber daya manusia yaitu Satu orang bertugas di layanan sirkulasi, dengan jumlah pustakawan hanya satu pada pelayanan sirkulasi hal tersebut berdampak pada melemahnya produktivitas dan kurangnya efektivitas dalam sirkulasi, dan solusinya adalah menambahkan jumlah pustakawan dan teknisi untuk meminimalisir kerusakan serta tanggap jika terdapat kesalahan sistem

    PENERAPAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) DI PERPUSTAKAAN SMK NEGERI 4 MALANG

    No full text
    ABSTRACT Nahrowi, M Imam. 2016. Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) di Perpustakaan SMK Negeri 4 Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra       Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Nurchasanah, Dr., M.Pd (II) Moh. Safii, S.Kom., M.Hum Kata kunci: Standar Operasional Prosedur, perpustakaan SMK Negeri 4 MalangStandar Operasional Prosedur (SOP) adalah pedoman yang berisi prosedur-prosedur operasional standar yang ada dalam suatu organisasi yang digunakan untuk memastikan bahwa semua keputusan dan tindakan, serta penggunaan fasilitas-fasilitas dan proses yang dilakukan oleh orang-orang di dalam organisasi berjalan secara efektif, efisien, konsisten, standar, dan sistematis.Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), manfaat penerapan SOP di perpustakaan, dan kendala yang dihadapi perpustakaan SMK Negeri 4 Malang dalam menerapkan SOP. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen dalam penelitian berupa pedoman wawancara dan pedoman observasi. Data berupa penerapan SOP, manfaat penerapan SOP, dan kendala yang dihadapi perpustakaan SMK Negeri 4 Malang dalam menerapkan SOP. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan observasi. Responden dalam pengumpulan data ini adalah koordinator perpustakaan dan staf perpustakaan. Berdasar hasil penelitian, perpustakaan SMK Negeri 4 Malang menerapkan SOP dengan acuan SMM ISO 9001:2008. Dalam penerapannya menggunakan sistem sosialisasi. Sosialisasi kepada siswa dilaksanakan pada saat MOS dan sosialisasi dilaksanakan pada saat pertemuan khusus. SOP yang diterapkan di perpustakaan SMK Negeri 4 Malang yaitu SOP layanan berkunjung, SOP layanan peminjaman individu dan kolektif, SOP layanan pengembalian individu dan kolektif, SOP layanan pengadaan, SOP layanan pengolahan dan layanan pelestarian. Manfaat penerapan SOP di perpustakaan SMK Negeri 4 malang yaitu SOP sebagai sarana mengomunikasikan pekerjaan, SOP sebagai penyimpan informasi, SOP sebagai acuan dalam melakukan penilaian terhadap proses pekerjaan, SOP sebagai sarana pelatihan bagi staf baru, SOP sebagai pengendali apabila terjadi perubahan sistem di perpustakaan, dan SOP sebagai sarana dokumentasi. Kendala yang dialami dalam penerapan yaitu terkait dengan siswa yang tidak disiplin, kebijakan kepala sekolah tidak sesuai SOP, dan jumlah SDM yang kurang

    Analisis Prosedur Penilaian Aset Tetap Pada Kantor Jasa Penilai Publik Ayon Suherman Dan Rekan Perwakilan Malang

    No full text
    ABSTRACT   Muaffaq, Robah, Syuhada, Mochamad. Analisis Prosedur Penilaian Aset Tetap Pada Kantor Jasa Penilai Publik Ayon Suherman Dan Rekan Perwakilan Malang. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: Dr. Satia Nur Maharani, S.E., M.SA., Ak. Kata Kunci: Analisis, Prosedur Penilaian Aset Tetap, Kantor Jasa Penilai Publik  Ayon Suherman Dan Rekan Perwakilan Malang. Perusahaan didirikan  umumnya bertujuan untuk memperoleh laba. Disamping itu juga bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen maupun mitra usaha. Aset Tetap merupakan suatu kekayaan yang cukup penting dalam kegiatan operasional perusahaan. Aset Tetap perlu dikelola dengan baik agar dapat membantu mencapai dan mewujudkan tujuan perusahaan yang diharapkan. Salah satu komponen terpenting dari aset adalah nilai aset itu sendiri. Penilaian Aset merupakan kegiatan yang penting dalam menaksir suatu nilai aset suatu perusahaan. Penulisan karya tulis ini bertujuan mengetahui prosedur penilaian aset tetap pada Kantor Jasa Penilai Publik Ayon Suherman Dan Rekan Perwakilan Malang. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah deskriptif dan kualitatif. Data yang digunakan adalah mengenai prosedur yang digunakan pada Kantor Jasa Penilai Publik Ayon Suherman Dan Rekan Perwakilan Malang dalam melakukan proses penilaian Aset Tetap. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil dari penelitian ini memberikan kesimpulan sebagai berikut, Terdapat Standar Prosedur pada Kantor Jasa Penilai Publik Ayon Suherman Dan Rekan Perwakilan Malang yaitu, KEPI & SPI Edisi VI 2015. Prosedur Penilaian dan Kode Etik pada Kantor Jasa Penilai Publik Ayon Suherman Dan Rekan Perwakilan Malang masih harus diperbaiki, seperi penentuan estimasi atas suatu nilai aset yang dinilai dengan menggunakan pendekatan pasar, dimana data pembanding sebagai perbandingan atas aset yang dinilai dengan aset pembanding perlu mencari karakteristik aset maupun data yang hampir sama antara aset pembanding dengan aset yang dinilai, saat memiliki hubungan kontrak kerja dengan 2 klien perlu dijadwalkan maupun menuntaskan kerja dengan salah satu klien agar tidak terjadi dua pekerjaan yang mendeadline hasil kinerja di hari yang sama

    STRATEGI PELESTARIAN KOLEKSI KHUSUS TENTANG BUNG KARNO DI UPT PERPUSTAKAAN PROKLAMATOR BUNG KARNO BLITAR JAWA TIMUR

    No full text
    ABSTRAK   Oktavian, Dena Tri. 2016. Strategi Pelestarian Koleksi Khusus tentang Bung Karno di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Blitar Jawa Timur. Tugas Akhir, Prodi Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd, (II) Drs. Darmono, M,Si.   Kata Kunci: pelestarian, strategi pelestarian, koleksi khusus   Objek penelitian adalah kebijakan, implementasi dan hambatan pelestarian koleksi khusus Bung Karno di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kebijakan pelestarian koleksi khusus Bung Karno, bentuk implementasi kegiatan pelestarian koleksi khusus Bung Karno dan hambatan yang dihadapi dalam melakukan pelestarian koleksi khusus Bung Karno di UPT perpustakaan Proklamator Bung Karno. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Data penelitian berupa deskriptif kebijakan, implementasi, dan hambatan pelestarian koleksi khusus Bung Karno. Sumber data penelitian dengan Kepala bidang pengembangan dan pelestarian bahan pustaka, konservator dan pengalih media UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno.pengumpulan data dilakukan menggunakan  teknik wawancara dan teknik observasi langsung terkait dengan rumusan masalah. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil penelitian: Pertama, UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno sudah memiliki kebijakan dalam kegiatan pelestarian yang tertulis dalam SK Kepala Perpusnas RI Nomer 04 Tahun 2005 dan SK Kepala Perpustakaan Proklamator Bung Karno Tentang Kebijakan Umum Perpustakaan Proklamator Bung Karno yang berada di bawah tanggung jawab Kepala Perpustakaan Nasional RI dan Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno. Isi kebijakan pelestarian tersebut mencakup: (1) prinsip pelestarian, (2) pelestarian berwujud pelestarian fisik dan pelestarian informasi, (3) pelestarian fisik terdiri dari kegiatan fumigasi, konservasi (penjilidan, enkapsulasi, perawatan dan perbaikan), dan (4) pelestarian informasi terdiri dari reproduksi dan digitalisasi. Kedua, UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno memiliki strategi yang dilakukan untuk melindungi dan memperbaiki koleksi intinya dengan (1) pelestarian preventif koleksi khusus (kesiapan terhadap bencana alam, pengaturan intensitas cahaya, pengaturan temperatur, pengaturan kelembaban udara, dan  keamanan koleksi khusus) (2) pelestarian koleksi khusus (penjilidan, enkapsulasi, deasidifikasi, fumigasi, dan transformasi digital). Ketiga, hambatan yang menjadi permasalahan dalam kegiatan pelestarian di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno yaitu, (1) pendanaan kegiatan pelestarian, (2) sumber daya manusia, dan (3) sarana prasarana kegiatan pelestarian

    0

    full texts

    173

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇