Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
Not a member yet
    173 research outputs found

    Sistem Klasifikasi Islam Versi Perpustakaan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

    No full text
    ABSTRAK   Rahayu, Ajeng Julita Wisnu. 2014. Sistem Klasifikasi Islam Versi Perpustakaan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Tugas Akhir, Program Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Roekhan, M.Pd., (II) Sokhibul Ansor, S.Sos., M.Hum   Kata Kunci : sistem klasifikasi Islam, perpustakaan UIN Maliki Malang.   Tujuan penulisan Tugas Akhir ini untuk: (a) mendeskripsikan sistem klasifikasi Islam yang digunakan di Perpustakaan UIN Maliki Malang; (b) mendeskripsikan persamaan dan perbedaan Sistem Klasifikasi Islam Versi UIN Maliki Malang dengan DDC Abdul Azis Batjo; dan (c) menjelaskan hambatan-hambatan dalam pengklasifikasian bahan pustaka keislaman di Perpustakaan UIN Maliki Malang. Tugas Akhir ini menganalisis subjek Islam dalam berbagai bagan klasifikasi DDC Abdul Azis Batjo, dan Sistem Klasifikasi Islam Versi Perpustakaan Pusat UIN Malang. Berdasarkan hasil penelitian diketahui perbedaan, pengelompokan kelas, dan tata urut faset pada kedua bagan tersebut. Terdapat persamaan, yaitu mempunyai perhatian terhadap keilmuan Islam. Selain itu, terdapat kelebihan dan kelemahan pada kedua bagan klasifikasi Islam tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan komparatif. Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan UIN Maliki Malang. Cerita yang menjadi data dalam penelitian ini adalah hasil perbandingan dari Klasifikasi Islam Versi Perpustakaan UIN Maliki Malang dengan bagan Klasifikasi Islam DDC Abdul Azis Batjo. Dalam pengumpulan data ini dilakukan dengan cara telaah dokumen. Langkah-langkah dalam melakukan analisis data adalah (1) membandingkan Klasifikasi Islam Versi Perpustakaan UIN Maliki Malang dengan bagan klasifikasi Islam DDC Abdul Azis Batjo, dan (2) menganalisis taksonomi ilmu pengetahuan Islam yang terakomodasi dalam bagan Klasifikasi Islam Versi Perpustakaan UIN Maliki Malang dan bagan klasifikasi Islam DDC Abdul Azis Batjo. Berdasarkan hasil perbandingan dan analisis kedua bagan Islam, maka diperoleh tiga kesimpulan: (1) perbandingan DDC Abdul Azis Batjo dengan Sistem Klasifikasi Islam Versi UIN Maliki Malang mempunyai kelebihan yaitu sama-sama membagi seluruh cabang ilmu pengetahuan Islam menjadi 10 kelas utama dan mempunyai perbedaan dalam segi penggunaan istilah atau redaksi, (2) perbandingan bagan DDC Abdul Azis Batjo dengan Sistem Klasifikasi Islam Versi UIN Maliki Malang mempunyai perbedaan dalam pembagian faset, kedua klasifikasi Islam ini masih belum bisa mencakup seluruh subyek yang ada pada perpustakaan khususnya untuk Perpustakaan UIN, sehingga ketika dilakukan perbandingan akan terlihat saling melengkapi antar kedua klasifikasi Islam Versi UIN Maliki Malang dan DDC Abdul Azis Batjo, dan (3) terdapat kelebihan dan kelemahan pada kedua bagan klasifikasi Islam tersebut sehingga dapat diketahui kelengkapan dan kesempurnaan suatu bagan klasifikasi Islam

    Kinerja Pelayanan Referensi Untuk Pengguna Di Perpustakaan Politeknik Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Anggraeni, Erlinda Difa. 2014. Kinerja Pelayanan Referensi Untuk Pengguna Di Perpustakaan Politeknik Negeri Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Prodi D3 Ilmu perpustakaan, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Widodo H.s, M.Pd (2) Drs. Darmono .M.Si.   Kata Kunci: prosedur, kinerja, pelayanan referensi, pustakawan referensi, perpustakaan Politeknik Negeri Malang   Layanan referensi di perpustakaan Politeknik Negeri Malang merupakan layanan perpustakaan yang diselenggarakan untuk menyediakan informasi bagi pemustaka, khususnya sivitas akademika Politeknik Negeri Malang. Bedasarkaan observasi yang peneliti lakukan, layanan referensi di perpustakaan Politeknik Negeri Malang menyediakan berbagai jenis kegiatan referensi dalam membatu pemustaka, jenis kegiatan referensi tersebut yaitu layanan informasi dengan menjawab pertanyaan pemustaka dan penelusuran informasi. Tugas-tugas layanan referensi tersebut dilakukan oleh satu orang pustakawan referensi. Pelaksanaan tugas-tugas referensi berdasarkan jenis kegiatan tersebut merupakan perwujudan dari pelaksanaan kinerja pelayanan referensi. Penelitian ini hanya memfokuskan pada prosedur kinerja pustakawan referensi, dan kinerja pelayanan referensi untuk pengguna di perpustakaan Politeknik Negeri Malang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dari hasil  kuesioner (angket) dan observasi. Hasil perolehan data dalam penelitian yang dilakukan di perpustakaan Politeknik Negeri Malang dapat dilakukan analisis data dengan menggunakan tahapan yaitu: (1) reduksi data; (2) penyajian data; dan (3) penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian yaitu: Pertama, beberapa prosedur kinerja pustakawan referensi di perpustakaan Politeknik Negeri Malang yaitu: (1) menerima permintaan/pertanyaan dari pemakai; (2). menganalisis pertanyaan; (3).menentukan sumber rujukan yang sesuai dengan pertanyaan; (4).mencari jawaban; dan (5). menyampaikan jawaban yang di ajukan pemakai. Berdasarkan analisis data dan kuesioner atau angket sebagai berikut: (1).Sejumlah  21 responden (52,5%) pengguna pustaka referensi mencari sendiri koleksi referensi yang dibutuhkan; dan (2) Sejumlah 31 responden (77,5%). pengguna pustaka referensi tidak mengajukan pertanyaan referensi pada saat kesulitan dalam mencari koleksi referensi. Peneliti melihat aspek yang lemah dari kinerja pegawai yaitu pustakawan kurang menjalin komunikasi dengan pengguna, sehingga pengguna jarang bertanya kepada pustakawan. Berdasarkan observasi di layanan referensi perpustakaan Politeknik Negeri Malang hanya ada satu pustakaawan yang bertugas di layanan tersebut. Adapun saran yang diberikan dalam  kinerja pustakawan referensi untuk pengguna di perpustakaan Politeknik Negeri Malang, yaitu: (1) Untuk meningkatkatkan kinerja pustakawan yang kurang memadai, perpustakaan POLINEMA perlu melakukan peningkatan kecakapan dan ketrampilan melalui pelatihan,  workshop yang sesuai dengan kebutuhan untuk memacu meningkatkan wawasan dan ketrampilan pustakawan; dan (2) perpustakaan perlu menambah jumlah pustakawan referensi.

    PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN KHUSUS BALITTAS SEBAGAI PUSAT INFORMASI PERTANIAN OLEH MASYARAKAT PETANI KARANG PLOSO KABUPATEN MALANG DAN SEKITARNYA

    No full text
    ABSTRAK <!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"MS Mincho"; panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; mso-font-alt:"MS 明朝"; mso-font-charset:128; mso-generic-font-family:modern; mso-font-pitch:fixed; mso-font-signature:-1610612033 1757936891 16 0 131231 0;} @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:1; mso-generic-font-family:roman; mso-font-format:other; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} @font-face {font-family:"\@MS Mincho"; panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; mso-font-charset:128; mso-generic-font-family:modern; mso-font-pitch:fixed; mso-font-signature:-1610612033 1757936891 16 0 131231 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} .MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; margin-bottom:10.0pt; line-height:115%;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} --> ABSTRAK Vibryan Iddo Pristantiya, 2014. Pemanfaatan Perpustakaan Khusus Balittas Sebagai Pusat Informasi Pertanian Oleh Masyarakat Petani Karang Ploso Kabupaten Malang dan Sekitarnya. Tugas Akhir, Prodi  D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nur Chasanah, M.Pd., (II) Dwi Sugianto, M.Pd.   Kata Kunci:Perpustakaan Khusus Balittas, Masyarakat Petani, Informasi. Perpustakaan pada hakikatnya merupakan lembaga yang bertugas untuk mengelola dan mendistribusikan informasi.Fungsi dan tujuan informasi tergantung pada pemakai dan pemberi informasi. Perkembangan informasi dewasa ini sangatlah cepat.Hal ini diiringi dengan perkembangan teknologi informasi yang menyebabkan produksi serta distribusi informasi menjadi lebih cepat. Masyarakat petani memiliki kekurangan dalam halkepekaan dan pemanfaatan informasi yang berlimpah ini untuk meningkatkan kualitas pertaniannya. Tugas akhir ini menggunakan rumusan masalah (1) bagaimana gambaran umum Perpustakaan Khusus Balittas?, (2) apa saja informasi yang ditawarkan oleh Perpustakaan Khusus Balittas pada masyarakat petani?, (3) bagaimana pemanfaatan Perpustakaan oleh masyarakat petani?. Penulisan tugas akhir ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Pengambilan data tugas akhir ini di Perpustakaan Khusus Balai Tanaman Berserat dan Pemanis (Balittas) yang beralamat di jalan raya karang ploso, Malang. Teknik pengambilan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan wawancara dengan memanfaatkan instrument pedoman wawancara, pedoman observasi.Data yang didapat penulis berupa gambaran umum Perpustakaan Khusus Balittas, informasi yang ditawarkan, dan pemanfaatan Perpustakaan Khusus Balittas oleh masyarakat petani Data yang didapat selanjutnya dianalisis dengan prosedur (1) mengumpulkan semua data, (2) mencocokan semua data yang ada dengan teori yang ada, (3) menarik kesimpulan. Hasil tugas akhir ini berupa (1) gambaran umum Perpustakaan Khusus Balittas. Perpustakaan khusus ini melayankan bebagai koleksi yang berhubungan  dengan pertanian. Koleksi perpustakaan lebih dari 1000 judul. Perpustakaan Khusus Balittas menggunakan system terbuka dalam operasional perpustakaanynya. Layanan yang disediakan perpustakaan yaitu: layanan sirkulasi, layanan refrensi, layanan ruang baca. Layanan refrensi dan layanan sirkulasi banyak dimanfaatkan oleh pemustaka internal. Sedangkan layanan ruang baca banyak dimanfaatkan oleh pemustaka eksternal. Layanan yang ditawarkan perpustakaan sudah sesuai dengan teori yang ada, tetapi potensi pemanfaatannya masih belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pemustaka eksternal, bahkan tidak dimanfaatkan oleh masyarakat petani karangploso kabupaten malang dan sekitarnya. (2) Informasi yang ditawarkan oleh perpustakaan khusus Balittas. Perpustakaan ini menawarkan informasi tentang pertanian terutama yang berkaitan dengan pertanian tanaman pemanis, serat, tembakau, dan minyak industrisebagai komoditas lembaga induk Balittas. Informasi  tentang yang disediakan bersifat teoritis dan praktis. Koleksi yang bersifat praktis siap untuk dimanfaatkan dan teoritis sebagi bahan untuk rujukan penelitian. Informasi-informasi ini terkemas dalam koleksi tercetak dan juga koleksi digital yang semuanya terbagi kedalam koleksi referensi, umum, dan koleksi serial. (3) pemanfaatan perpustakaan khusus Balittas oleh masyarakat petani. Tidak adanya pemanfaatan perpustakaan oleh para masyarakat petani merupakan buktikesadaran kebutuhan informasinya masih rendah. Hal ini di sebabkan oleh beberapa factor antara lain malas, malu, belum ada keinginan, waktu, belum ada kepentingan yang mendesak dan berhubungan dengan Perpustakaan Khusus Balittas, akses lokasi, serta ketidak tahuan masyarakat petani tentang keberadaan, peran serta fungsi Perpustakaan Khusus Balittas. Saran untuk memperbaiki pemanfaatan Perpustakaan Khusus Balittas sebagai pusat informasi pertanian masyarakat petani antara lain sebagai berikut. (1) Memfasilitasi pemustaka eksternal dalam memanfaatkan Perpustakaan Khusus Balittas dengan membentuk kerjasama antar perpustakaan atau pihak lain untuk meningkatkan daya saing. (2) Perpustakaan Khusus Balittas melakukan promosi melalui media digital maupun konvensional. (3) masyarakat mulai berfikir terbuka dengan memanfaatkan koleksi di Perpustakaan Khusus Balittas

    PENGEMBANGAN SISTEM PENCATAT PENGUNJUNG PERPUSTAKAAN DI SMA NEGERI 8 MALANG BERBASIS PHP DAN MYSQL

    No full text
    ABSTRAK   Devgan, Fahrizal Deny. 2014. Pengembangan Sistem Pencatat Pengunjung Perpustakaan di SMA Negeri 8 Malang berbasis PHP dan MySql. Tugas Akhir. Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Widodo HS., M.Pd, (II) Drs. Darmono, M.Si.   Kata Kunci: sistem pencatat pengunjung perpustakaan, pengembangan sistem, aplikasi   Perpustakaan sekolah merupakan salah satu fasilitas yang disediakan oleh  sekolah sebagai sarana pendukung dan penunjang proses kegiatan belajar mengajar bagi para murid. Dalam perkembangan perpustakaan, pemanfaatan teknologi informasi sangat dibutuhkan mengingat tuntutan masa sekarang. Di Perpusatakaan SMA Negeri 8 Malang memiliki siswa aktif maupun pasif yang sering berkunjung di perpustakaan. Namun, dalam pelaporan data pengunjung belum begitu konsisten, akurat dan lambat. Oleh karena itu, peneliti mengembangkan sistem pencatat pengunjung manual menjadi terotomasi/terkomputerisasi. Metode pengembangan yang dipakai oleh peneliti adalah metode pengembangan model waterfall, yaitu analisis, desain, kode, tes/uji. Produk ini dirancang dan dihasilkan oleh peneliti menggunakan bahasa pemrograman PHP: Hypertext Preprocessor dan menggunakan basisdata MySql. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner validasi ahli yang dilakukan oleh anggota Pusat TIK Universitas Negeri Malang sebagai validator. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu pengolahan data pengunjung perpustakaan secara cepat, akurat, dan tepat sesuai yang dibutuhkan oleh SMA Negeri 8 Malang. Berdasarkan hasil analisis, sistem pencatat pengunjung ini sudah efektif dan efisien untuk diterapkan di Perpustakaan SMA Negeri 8 Malang.

    TINGKAT KETERCAPAIAN HARAPAN WARGA SEKOLAH TERHADAP LAYANAN PERPUSTAKAAN DI SMA NEGERI 8 MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Syah, Nur Rahman Ardian. 2014. Tingkat Ketercapain Harapan Warga Sekolah terhadap Layanan Perpustakaan di SMA Negeri 8 Malang. Tugas Akhir, Prodi Ilmu Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Yuni Pratiwi, M. Pd  (II) Dra. Suharti, S. IP   Kata Kunci: harapan, perpustakaan sekolah, layanan perpustakaan    Perpustakaan sekolah merupakan perpustakaan yang berada di lingkungan sekolah dan sebagai pusat sumber belajar yang bertujuan untuk melayani dan memberikan informasi kepada warga sekolah guna menunjang proses pendidikan di sekolah, baik sekolah dasar, sekolah menengah, maupun perguruan tinggi. Dalam memenuhi kebutuhan perpustakaan tentu harus memberikan layanan secara maksimal. Perpustakaan dinilai baik apabila memiliki layanan yang sesuai dengan harapan para pemustaka. Dalam tugas akhir ini akan membahas tentang tingkat ketercapaian harapan warga sekolah terhadap layanan perpustakaan di SMA Negeri 8 Malang. Adapun tujuan dari penulisan ini meliputi: (1) untuk mengetahui tingkat ketercapaian harapan guru, karyawan, dan peserta didik sekolah terhadap layanan sirkulasi di  perpustakaan sekolah SMA Negeri 8 Malang; (2) untuk mengetahui tingkat ketercapaian harapan guru, karyawan, dan peserta didik terhadap layanan referencedi  perpustakaan sekolah SMA Negeri 8 Malang; dan (3) untuk mengetahui tingkat ketercapaian harapan peserta didik terhadap layanan internet di  perpustakaan sekolah SMA Negeri 8 Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan dua buah instrumen yaitu, angket dan wawancara. Populasi yang diambil adalah warga sekolah yang berjumlah 1053 orang. Kemudian sampel yang diambil sebanyak 47 responden. Dalam pengambilan sampel dilakukan dengan cara accidental sampling. Dari hasil analisis data yang diperoleh dapat diketahui yaitu: (1) tingkat ketercapaian harapan guru, karyawan, dan peserta didik terhadap layanan sirkulasi yang ada di Perpustakaan SMA Negeri 8 Malang adalah sudah sesuai harapan. Hal ini dapat dilihat bahwa ada 5 responden (11%) menyatakan sangat tercapai,  (72%) responden menyatakan jika layanan sirkulasi di Perpustakaan SMA Negeri 8 Malang sudah sesuai harapan, dan 8 responden (17%) menyatakan harapannya belum tercapai; (2) tingkat ketercapaian harapan guru, karyawan, dan peserta didik terhadap layanan reference yang ada di Perpustakaan SMA Negeri 8 Malang adalah sudah sesuai dengan harapan. Hal ini dapat dilihat bahwa ada 10 responden (21%) menyatakan sangat tercapai, ada 31 responden (66%) responden menyatakan jika layanan reference yang ada di Perpustakaan SMA Negeri 8 Malang sudah sesuai harapan, dan ada 6 responden (13%) menyatakan tidak tercapai; dan (3) tingkat ketercapaian harapan peserta didik terhadap layanan internet/komputer di Perpustakaan SMA Negeri 8 Malang adalah sudah sesuai dengan harapan. Hal ini dapat kita lihat bahwa ada 8 responden (17%) menyatakan sangat tercapai, ada 26 responden (55%) responden menyatakan jika layanan internet/komputer di Perpustakaan SMA Negeri 8 Malang sudah sesuai dengan harapan, dan ada 13 responden (28%) menyatakan tidak tercapai. Jadi dapat disimpulkan jika tingkat ketercapain harapan warga sekolah terhadap layanan perpustakaan di SMA Negeri 8 Malang sudah tercapai. Saran untuk pengembangan layanan perpustakaan SMA Negeri 8 Malang, yaitu: (1) layanan sirkulasi menggunakan sistem automasi sehingga akan memudahkan pemustaka dan juga petugas perpustakaan. selain itu petugas juga harus berperilaku baik, ramah dan kritis kepada pemustaka yang berkunjung ke perpustakaan, (2) perpustakaan juga harus menambah koleksi yang up to date dan bervariasi, serta koleksi reference yang sudah lama dan tidak pernah digunakan harusnya dimasukkan ke dalam gudang. Jadi tidak akan membutuhkan tempat banyak apabila terdapat koleksi reference  yang baru, dan (3) diharapkan adanya penambahan kecepatan akses dan juga jumlah komputer yang bisa digunakan untuk internet di perpustakaan

    PEMANFAATAN SMART LIBRARY AUTOMATION (SLA) OLEH KARYAWAN DAN PENGUNJUNG PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS ISLAM MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Zaini, Mohammat Assrul. 2014. Pemanfaatan Smart Library Automation (SLA) di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang. Tugas Akhir, Prodi Ilmu Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Yuni Pratiwi, M. Pd (II) Drs. M. Asrukin, M.SI   Kata Kunci : Automasi Perpustakaan, Smart Library Automation   Program Smart Library Automation (SLA) adalah salah satu program di antara program-program otomasi perpustakaan yang lain, yang mungkin bisa dijadikan solusi untuk bisa mengembangkan perpustakaan ke digital library. Smart Library Automation (SLA) di kembangkan untuk memebantu manajemen perpustakaan modern dengan berbagai faslitas untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan keakuratan proses pengolahan perpustakaan berbasis teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih rinci bagaimana pemanfaatan Program Smart Library Automation (SLA) di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara. Responden yang diambil adalah penggunjung dan karyawan Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang di gunakan untuk mengetahui bagaimana persepsi pengguna dan pengunjung tentang pemanfaatan Smart Library Automation (SLA) di semua layanan perpustakaan. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pemanfaatan program Smart Library Automation di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang sudah mencapai keberhasilan. Karena pengunjung merasa senang dengan adanya program tersebut karena sangat membantu dalam penelusuran bahan pustaka yang dibutuhkan dengan mudah dan cepat. Walaupun masih mempunayai sedikit kekurangan seperti halnya yang bersifat close source yang tidak bisa di kembangkan oleh orang lain, dengan adanya program tersebut dapat membantu pekerjaan pustakawan. Pustakawan menjadi lebih mudah dalam mengolah perpustakaan dengan serba sistem teknologi informasi. Oleh karena pekerjaan pustakawan dapat tergantikan oleh program tersebut secara efisien dan pustakawan dapat memikirkan perkembangan perpustakaan kedepanya. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan, disarankan kepada Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang untuk melakukan; (1) Menambahkan jumlah komputer yang ada, agar dalam memberikan pelayanan kepada pengguna bisa optimal dengan spesifikasi yang lebih terbaru agar tidaksering terjadi eror saat beroperasi; (2) Menambah SDM yang lebih mengetaui teknologi informasi demi kelancaran implementasi program Smart Library Automation; (3) Memberikan sosialisasi kepada warga Universitas Islam Malang agar mengetahui lebih dalam tentang penggunaan program Smart Library Automation di perpustakaan pusat Universitas Islam Malang; (4) Menyediakan layanan internet dan koleksi digital seperti jurnal dan ebook sesuai kebutuhan pengguna masa kini; (5) Mengembangkan terus Program Smart Library Automation untuk meningkatkan citra perpustakaan yang lebih sempurna.

    Pemanfaatan Perpustakaan Oleh Mahasiswa (Studi Kasus Pada Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia Angkatan 2011 Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang)

    No full text
    ABSTRAK   Juvitasari, Prisca Budi. 2014.Pemanfaatan Perpustakaan oleh Mahasiswa (Studi Kasus Pada Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia Angkatan 2011 Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang). Tugas Akhir, Program Studi D3Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd, (II) Dra. Suharti, S.IP.   Kata kunci: fungsi perpustakaan, perpustakaan Universitas Negeri Malang      Perpustakaan mempunyai peranan penting dalam dunia pendidikan untuk menunjang kegiatan pembelajaran, sesuai dengan tujuan dan fungsi perpustakaan dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian/riset dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk itu perpustakaan perlu menyediakan koleksi yang sesuai dengan jurusan dan matakuliah yang ditempuh baik berupa buku, jurnal ilmiah maupun bahan pustaka yang lain serta fasilitas yang memadai agar bisa digunakan mahasiswa sebagai bahan rujukan. Pada Tugas Akhir ini membahas tentang Pemanfaatan Fungsi Perpustakaan Universitas Negeri Malang Oleh Mahasiswa (Studi Kasus Pada Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia Angkatan 2011). Tujuan dari penulisan ini meliputi: (1) mengetahui pemanfaatan fungsi perpustakaan sebagai sarana pendidikan oleh mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia angkatan 2011; (2) mengetahui pemanfaatan fungsi perpustakaan sebagai sarana informasi oleh mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia angkatan 2011; (3) mengetahui pemanfaatan fungsi perpustakaan sebagai sarana penelitian oleh mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia angkatan 2011; (4) mengetahui pemanfaatan fungsi perpustakaan sebagai sarana rekreasi oleh mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia angkatan 2011. Subjek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia angkatan 2011. Sampel yang diambil sebanyak 60 responden ( 25% dari jumlah keseluruhan mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia angkatan 2011) dengan pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling yaitu mengumpulkan data dari unit sampling yang kebetulan ada atau ditemui pada saat penelitian. Hasil analisis data yang diperoleh berdasarkan tingkat kepentingan, dapat diketahui bahwa: (1) 40 orang (48,2%) menyatakan meminjam buku untuk menyelesaikan tugas-tugas perseorangan/kelompok; (2) 52 orang (50,5%) menyatakan bahwa menggunakan OPAC sebagai sarana untuk mencari buku; (3) 36 orang (51,4%) menyatakan bahwa meminjam jurnal untuk mengerjakan tugas-tugas perseorangan/kelompok; (4) 42 orang(42,4%) menyatakan bahwa menggunakan layanan internet sebagai sarana untuk mencari artikel. Sedangkan hasil analisis data yang diperoleh berdasarkan tingkat keseringan, dapat diketahui bahwa: (1) frekuensi mahasiswa meminjam buku di perpustakaan untuk mengerjakan tugas kuliah yaitu 1-2 kali setiap minggu 53 orang (88,3%); (2) frekuensi mahasiswa terkena sanksi berupa denda keterlambatan mengembalikan buku ke perpustakaan yaitu 1-2 kali dalam satu semester 32 orang (53,3%); (3) frekuensi mahasiswa menggunakan OPAC untuk mencari koleksi yang ada di perpustakaan yaitu 1-2 kali setiap minggu 47 orang (78,3%); (4) frekuensi mahasiswa meminjam jurnal ke perpustakaan untuk menunjang kegiatan penelitian yaitu 1-2 kali setiap minggu 30 orang (50%); (5) frekuensi mahasiswa datang ke perpustakaan untuk mengisi waktu luang yaitu 1-2 kali setiap minggu 41 orang (68,3%); (6) frekuensi mahasiswa menggunakan layanan internet yang ada di perpustakaan untuk sarana hiburan yaitu tidak pernah 35 orang (58,3%). Saran untuk pengembangan fungsi Perpustakaan Universitas Negeri Malang, yaitu: (1) kepala perpustakaan disarankan untuk selalu memperbaharui koleksi-koleksi yang ada; (2) pustakawan disarankan untuk memberikan layanan penelusuran informasi; (3) karyawan (bagian selving) disarankan untuk menata koleksi buku sesuai dengan nomor klasifikasi yang ada di rak.

    PERILAKU PARA PENCARI INFORMASI PERPUSTAKAAN BALAI PENELITIAN TANAMAN PEMANIS DAN SERAT (BALITTAS) MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Pertiwi, Julyana Putri. 2014. Perilaku Para Pencari Informasi Perpustakaan Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) Malang. Tugas Akhir. Program Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Martutik, M.Pd, (II) Drs. M. Asrukin, M,Si   Kata Kunci: para pencari informasi, perpustakaan Balittas Malang.   Tugas akhir ini berjudul “Perilaku Para Pencari Informasi Perpustakaan Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (BALITTAS) Malang”. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif bidang perilaku para pencari informasi. Data diperoleh dari buku tamu pengunjung Perpustakaan Balittas tahun 2011-2013. Pemustaka/pengunjung dari data tersebut meliputi pegawai Balittas, mahasiswa, siswa, swasta, PNS dan masyarakat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengunjung perpustakaan Balittas tahun 2011-2013 yaitu sejumlah 1321 pengunjung. Sampel yang ditetapkan adalah pengunujung menuliskan tujuan mereka datang ke perpustakaan Balittas di daftar buku pengunjung perpustakaan Balittas sejumlah 1105 pengunjung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku pencari informasi yang berlangsung. Perilaku pencari informasi yang dipaparkan adalah kebutuhan para pencari informasi. Model perilaku para pencari informasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah menganalisis data. Data dikumpulkan dengan cara observasi dan studi dokumentasi. Simpulan penelitian ini adalah kunjungan dari para pencari informasi tidak hanya datang untuk bertatap muka dengan pustawakan melainkan perilaku para pencari informasi diuraikan karna kebutuhan para pencari informasi berbeda. Dari hasil penelitian tersebut, dapat diambil simpulan bahwa  tujuan para pencari informasi ke perpustakaan Balittas adalah mencari bahan rujukan meliputi mecari buku, majalah, prosiding dan jurnal. Adapun para pencari informasi datang ke perpustakaan Balittas dengan tujuan meminjam dan mengembalikan buku, majalah, prosiding dan jurnal. Perpustakaan Balittas juga menjadi tempat membaca koran, buku, majalah, prosiding dan jurnal. Perpustakaan Balittas juga sebagai tempat izin untuk melakukan PKL. Pengunjung perpustakaan Balittas tidak selalu ramai, karena perpustakaan Balittas adalah perpustakaan khusus instansi pemerintah yang memberikan informasi tentang tanaman pemanis dan serat

    Studi Tataruang Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang

    No full text
    ABSTRAK Muhajirin, M Fajar Bakhtiar. 2014. Studi Tata ruang Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang. Tugas Akhir, Program Studi Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. Martutik, M.Pd (II) Drs. M. Asrukin, M.Si Kata Kunci: Studi, Tata Ruang Perpustakaan, Perpustakaan Perguruan Tinggi Studi tata ruang perpustakaan mengkaji dan menelaah tata ruang sebuah perpustakaan. Tata ruang adalah suatu cara untuk menciptakan suasana yang kondusif dan menyenangkan dalam perpustakaan. Ruang dan buku–buku yang tertata rapi akan membuat suatu perpustakaan memiliki nuansa nyaman sehingga pemakai perpustakaan tertarik untuk membaca buku dan berlama–lama di perpustakaan. Perpustakaan perguruan tinggi adalah perpustakaan yang terdapat pada perguruan tinggi atau badan bawahannya, maupun lembaga yang berafiliasi dengan perguruan tinggi. Tujuan utama mendukung tercapainya tujuan perguruan tinggi. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan tata ruang di perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang dan mengkaji apakah tata ruang perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang sudah sesuai dengan dasar-dasar perencanaan tata ruang perpustakaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Kehadiran peneliti yaitu selama 2 bulan di mulai pada tanggal 6 Januari 2014 sampai 6 Maret 2014 saat Praktek Kerja Lapangan. Lokasi penelitian di Jalan Ijen 77 C, Kota Malang, yaitu di perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang. Data dalam penelitian ini berupa tata ruang perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang dan sumber data dalam penelitian ini adalah foto dan dokumen perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang. Pengumpulan data ini menggunakan teknik observasi dan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian ini yaitu tentang gambaran tata ruang perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang yang meliputi tata ruang perpustakaan yang memakai desain tata baur yang artinya ruang baca dan ruang koleksi menjadi satu dengan luas 460m2. Perabot dan perlengkapan perpustakaan, kebutuhan guna memperlancar administrasi perpustakaan. Sistem sirkulasi udara perpustakaan, menggunakan jendela dan AC guna mengatur suhu dan kelembaban ruang perpustakaan. Penerangan perpustakaan, menggunakan lampu TL dan jendela / ventilasi. Keserasian pewarnaan perpustakaan, perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang menggunakan warna cream dan coklat untuk dinding dan putih untuk lantai. Kesesuaian tata ruang perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang dengan dasar-dasar perencanaan perpustakaan perguruan tinggi yang meliputi: tata ruang perpustakaan belum sesuai dengan Standar Nasional Indonesia dan hanya sesuai dengan aspek fungsional, perabot perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang belum sesuai dengan pendapat Kosasih, sedangkan perlengkapan perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang sudah sesuai dengan teori Poole, sirkulasi udara di perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang sudah sesuai dengan standar ventilasi dan hawa, penerangan perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang sudah mememuhi standar sistem pencayahaan, keserasian warna di perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang, dominasi warna cream dan coklat. Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang dapat melengkapi pembagian ruang penunjang kegiatan dalam perpustakaan, seperti ruang pengadaan, pengolahan, ruang staf, ruang pertemuan, dapur dan toilet pengguna karena dalam perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang hanyaa da toilet khusus staf. Serta perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang dapat me-redesig nulang model tata ruang perpustakaan supaya jalannya kegiatan dalam perpustakaan berjalan lancar, efektif dan efisien. Pustakawan perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang sebagai pemegang kendali sebuah perpustakaan benar-benar dapat merealisasikan konsep dan solusi dalam perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang supaya dengan penataan ruang yang baik dapat menarik perhatian pengguna perpustakaan

    Persepsi Guru dan Siswa terhadap Layanan Sirkulasi di Perpustakaan SMA Negeri 8 Malang

    No full text
    ABSTRAK Persepsi adalah proses penilaian mengenai suatu peristiwa dengan memberikan nilai positif atau negatif melalui alat indera manusia yang dapat diperoleh dengan cara menyimpulkan pesan. Adapun perpustakaan sekolah adalah unit kerja dalam lingkup sekolah berupa tempat yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, dan memelihara koleksi bahan pustaka yang diatur secara sistematis untuk dapat digunakan oleh para pemakainya sebagai pusat sumber informasi. Layanan sirkulasi pada perpustakaan merupakan ujung tombak sebuah perpustakaan karena bagian inilah yang pertama kali berhubungan secara langsung dengan pemakai perpustakaan serta bagian yang paling sering berhubungan dengan pemakai. Dalam memenuhi kebutuhan pemakai seperti guru dan siswa tentu layanan sirkulasi harus memberikan pelayanan yang maksimal. Persepsi positif maupun negatif yang diberikan guru dan siswa terhadap layanan sirkulasi tentu sangat bisa digunakan sebagai masukan untuk memperbaiki kinerja petugas di layanan sirkulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru dan siswa terhadap layanan sirkulasi di Perpustakaan SMA Negeri 8 Malang.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa SMA Negeri 8 Malang tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 40 orang. Penelitian ini menggunakan tiga buah instrumen yaitu, pedoman kuisioner, pedoman wawancara, dan pedoman observasi yang digunakan untuk mengetahui persepsi guru dan siswa terhadap layanan sirkulasi di Perpustakaan SMA Negeri 8 Malang. Dari hasil penelitian dapat maka diketahui persepsi guru dan siswa terhadap layanan sirkulasi di Perpustakaan SMA Negeri 8 Malang dapat dikatagorikan baik. Hal ini dapat dibuktikan dengan 57.5% responden menyatakan layanan sirkulasi telah memberikan kepuasan dalam melayani pemakai perpustakaan, 92.5% responden menyatakan fasilitas perpustakaan yang ada telah menunjang kegiatan perpustakaan dalam memenuhi kebutuhan informasi, dan 77.5% responden menyatakan layanan yang diberikan petugas sirkulasi telah memberikan pelayanan yang cukup baik terhadap pemakai di Perpustakaan SMA Negeri 8 Malang. Dari hasil penelitian dan temuan data yang telah dilakukan penulis maka dapat dikemukakan saran mengenai persepsi guru dan siswa terhadap layanan sirkulasi di Perpustakaan SMA Negeri 8 Malang, pada layanan sirkulasi alangkah baiknya jika ditingkatkan lagi pelayanan yang diberikan oleh petugas perpustakaan kepada pemakai sehingga layanan sirkulasi dapat berjalan dengan optimal. Adapun mengenai fasilitas perpustakaan alangkah baiknya apabila petugas perpustakaan selalu memantau fasilitas perpustakaan sehingga selalu dapat digunakan pemakai perpustakaan dan terjaga dengan baik. Serta mengenai petugas layanan sirkulasi sebaiknya, SMA Negeri 8 Malang perlu memiliki petugas perpustakaan yang mempunyai latar belakang ilmu perpustakaan sehingga dapat mampu merubah image perpustakaan itu sendiri, serta melakukan promosi perpustakaan sebagai salah satu prioritas program utama sekolah yang akan menjadikan kegiatan tersebut mendapat perhatian khusus terutama dengan adanya dukungan dana, staf yang professional, serta fasilitas-fasilitas lain yang dapat menunjang perpustakaan

    0

    full texts

    173

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇