Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
Not a member yet
    173 research outputs found

    STRATEGI PENGEMBANGAN KOLEKSI DI PERPUSTAKAAN POLITEKNIK NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Khoiruddin, Mahrusah Ahmad. 2014. Strategi Pengembangan Koleksi di Perpustakaan Politeknik Negeri Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd, (II) Drs. M. Asrukin, M.Si.   Kata kunci: strategi, pengembangan koleksi, perpustakaan Perguruan Tinggi   Ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang informasi, komunikasi, dan transportasi berkembang sangat pesat. Kondisi ini menuntut manusia untuk selalu mengembangkan diri agar memiliki bekal dalam menghadapi persaingan terbuka. Salah satu aspek penting untuk mendukung perpustakaan agar dimanfaatkan oleh penggunanya yaitu melalui pengembangan koleksi, sehingga ketersediannya dapat memenuhi kebutuhan pengguna. Mengingat informasi-informasi yang beredar semakin banyak dan beragam, perpustakaan harus selalu up date dengan informasi-informasi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) jenis-jenis strategi pengembangan koleksi di Perpustakaan Politeknik Negeri Malang, (2) jumlah penambahan koleksi dari tiap strategi pada tahun 2013, dan (3) sebaran koleksi baru tahun 2013. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data numerik dan data verbal. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahap yaitu identifikasi, klasifikasi, memaknai, selanjutnya menyimpulkan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa strategi pengembangan koleksi dilakukan melalui pengadaan dan pemeliharaan. Penambahan buku melalui pengadaan pada tahun 2013 meliputi pembelian sebanyak 641 eksemplar, hibah 14 eksemplar, dan wajib simpan karya ilmiah/tugas akhir 1001 eksemplar . Koleksi CD diperoleh dari hibah sebanyak 73 keping dan wajib simpan 1001 judul. Sedangkan, penambahan koleksi berseri sebanyak 373 eksemplar melalui pembelian, melalui hibah sebanyak 1653 eksemplar. Adapun pemeliharaan yang dilakukan adalah perbaikan buku 134 eksemplar, untuk majalah dan buletin 34 eksemplar. Penyiangan diperoleh 64 eksemplar buku yang dihibahkan ke Perpustakaan KPPN. Sebaran koleksi yang mendapat peringkat pertama yaitu teknologi dari nomor klasifikasi 600. Saran dalam penelitian ini adalah (1) kepala perpustakaan untuk kedepannya dapat membuat kebijakan tertulis mengenai pengembangan koleksi; (2) pustakawan juga dapat menggunakan pedoman khusus dalam pengadaan bahan pustaka; (3) pustakawan disarankan untuk aktif dalam mencari peluang untuk memperoleh sumbangan koleksi dari instansi lain; (4) pustakawan secara aktif melakukan pendekatan kepada dosen dalam proses seleksi bahan pustaka agar setiap dosen dapat memberikan judul usulan bahan pustaka yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran; (5) perpustakaan dapat menyediakan tempat khusus seperti gudang dan rak untuk meletakkan koleksi yang telah disiangi; (6) koleksi non buku seperti jurnal yang sesuai dengan program studi yang dimiliki juga hendaknya diadakan dengan mempertimbangkan bahwa memegang jurnal itu sangat dibutuhkan oleh program studi yang bersangkutan; dan (7) pengelolaan khususnya untuk koleksi referensi perlu ditata ulang agar mahasiswa mudah untuk menjangkau ruang referensi.

    Kesadaran Literasi Informasi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Pengunjung Periode Pebruari - April 2014 Di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang

    No full text
    ABSTRAK   Hulaimi, Muhammad. 2014. Kesadaran Literasi Informasi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Pengunjung Periode Pebruari – April 2014 di Universitas  Islam Malang. Tugas Akhir, Prodi D3 Perpustakaan,  Jurusan Sastra  Indonesia,  Fakultas  Sastra,  Universitas  Negeri  Malang. Pembimbing: (I) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd, (II) Dra. Suharti, S.IP.   Kata Kunci:  literasi  informasi, kesadaran, Perpustakaan Pusat Universitas  Islam Malang   Literasi  informasi  merupakan  kemampuan  untuk  menganalis  kebutuhan informasi, menemukan  informasi  yang  dibutuhkan,  dan menggunakan  informasi tersebut sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Dengan memiliki kemampuan literasi  informasi  diharapkan  mahasiswa  mampu  mencari  informasi  secara mandiri. Tugas  Akhir  ini  membahas  tentang  Kesadaran  Literasi  Informasi Mahasiswa  Pendidikan  Bahasa  Inggris  Pengunjung  Periode  Pebruari—April 2014 di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang. Tujuan dari penulisan ini meliputi:  (1)  mengetahui  kesadaran  mengenai  pengetahuan  literasi  informasi mahasiswa  Pendidikan  Bahasa  Inggris  di  Perpustakaan  Pusat Universitas  Islam Malang;  (2)  mengetahui  kesadaran  sikap  berliterasi  informasi  mahasiswa Pendidikan Bahasa  Inggris di Perpustakaan Pusat Universitas  Islam Malang; dan (3)  mengetahui  kesadaran  berperilaku  literasi  informasi  mahasiswa  Pendidikan Bahasa  Inggris  di  Perpustakaan  Pusat  Universitas  Islam Malang.  Penelitian  ini menggunakan metode kuantitaif dan instrumen pengumpulan data atau angket. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari hasil wawancara, dapat diketahui  bahwa  pertama  mahasiswa  Pendidikan  Bahasa  Inggris  di  Universitas Islam Malang sudah memiliki kesadaran mengenai pengetahuan literasi informasi dengan  dibuktikannya  mahasiswa  Pandidikan  Bahasa  Inggris  mampu memecahkan masalah  tugasnya  dengan  pergi  ke  Perpustakaan Pusat Universitas Islam  Malang.  Kedua,  mahasiswa  Pendidikan  Bahasa  Inggris  sudah  memiliki kesaadaran  sikap  berliterasi  informasi,  dengan  dibuktikannya  mahasiswa Pendidikan  Bahasa  Inggris  selalu  bertanggungjawab  atas  informasi  yang diperolehnya di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang. Ketiga, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Malang sudah memilliki berperilaku literasi  informasi,  dengan  dibuktikannya mahasiswa  Pendidikan  Bahasa  Inggris selalu merangkum  informasi yang dibutuhkan di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang.  Saran  untuk  evaluasi  kesadaran  literasi  informasi mahasiswa  Pendidikan Bahasa Inggris di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang : (1) pengetahuan literasi  informasi mahasiswa  Pendidikan Bahasa  Inggris  perlu  ditingkatkan  lagi, harapan  perkembangan  informasi  di  era  saat  ini  begitu  cepat  sebanding  dengan perkembangan dunia teknologi; (2) sikap literasi informasi mahasiswa Pendidikan Bahasa  Inggris di Perpustakaan Pusat Universitas  Islam Malang perlu ditularkan baik  sesama mahasiswa  jurusan maupun  antar  mahasiswa.  Sikap  berliterasi  ini mampu  menumbuhkan  rasa  menghargai,  tangggungjawab  atas  informasi  yang diperoleh  di  Perpustakaan  Pusat Universitas  Islam Malang;  (3)  perilaku  literasi informasi  mahasiswa  Pendidikan  Bahasa  Inggris  di  Perpustakaan  Pusat Universitas  Islam  Malang  perlu  dikembangkan,  alasannya  berperilaku  literasi informasi  ini  jika  tidak  dikembangkan  akan  ketinggalan  informasi  yang berkembang secara cepat.

    Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa Poltekkes di Perpustakaan PoltekkesKemenkes Malang.

    No full text
    ABSTRAK   Isthuufia, Ulfaa. 2014. Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa Poltekkes di Perpustakaan PoltekkesKemenkes  Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra, Fakultas Sastra Indonesia, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurchasanah, M.Pd, (II) Drs. Dwi Sugianto, M.Pd.   Kata kunci:perilakupencarian informasi, mahasiswa, perpustakaan   Kegiatan pencarian informasi dimulai saat mahasiswa memasuki ruang perpustakaan, mendatangi koleksi di rak, mencari koleksi yang sesuai dengan kebutuhan informasi, memilih buku yang relevan dengan kebutuhan, sampai dengan pemanfaatan informasi yang ada di dalam koleksi tersebut oleh mahasiswa. Tujuan penulisan tugas akhir ini untuk mengetahui kebutuhan informasi mahasiswa PoltekkesKemenkes Malang; mengetahui perilaku pencarian informasi mahasiswa di Perpustakaan PoltekkesKemenkes Malang; mengetahui hambatan yang dialami mahasiswa selama pencarian informasi di Perpustakaan PoltekkesKemenkes Malang. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ini dengan observasi dan wawancara. Data dalam pengumpulan dataini berupa kebutuhan informasi mahasiswa PoltekkesKemenkes Malang, perilaku pencarian informasi mahasiswa di Perpustakaan PoltekkesKemenkes Malang, dan hambatan yang dialami mahasiswa selama pencarian informasi di Perpustakaan PoltekkesKemenkes Malang. Responden dalam pengumpulan data ini adalah Mahasiswa PoltekkesKemenkes Malang yang berjumlah 20orang. Waktu wawancara dan observasi dilaksanakan pada bulan Maret 2013. Berdasarkan hasil pengumpulan data kebutuhan informasi dibagi menjadi kebutuhan untuk melengkapi tugas perkuliahan sebagai syarat kelulusan dan untuk menyalurkan hobi membaca sebagai cara untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Pada tahap pencarian informasi yang dilakukan mahasiswa penulis menggunakan tahapan starting, chaining, browsing, differentiating, monitoring, extracting, verifying, dan ending. Starting, informan melakukan tahap dengan dua cara.Pertama, informan melakukan penentuan topik informasi yang dibutuhkan, setelah itu informan akan bertanya kepada dosen, pustakawan atau teman sejawat untuk mendapatkan literatur atau buku- yang relevan berkaitan dengan topik yang mereka butuhkan.Dosen atau teman informan akan menganjurkan untuk mencari sumber rujukan ke perpustakaan, dan pustakawan akan memberi informasi tentang lokasi buku itu. Kedua, informan melakukan penentuan topik yang akan dicari berdasarkan keinginan informasi saat itu, untuk memenuhi hasrat membacanya. Chaining,informan lebih banyak melakukan dengan cara mencari rujukkan dari daftar pustaka buku inti.  Ada beberapa informan tidak melakukan tahap chaining, karena informan sudah merasa cukup dengan buku sumber utama.Browsing,informan melakukan pencarian dengan cara turunsecara langsung ke rak koleksi yang tersedia di Perpustakaan PoltekkesKemenkes Malang.Hal ini dilakukan karena di perpustakaan tidak memiliki alat bantu temu kembali informasi, berupa katalog. Susunan buku di rak hanya dikelompokkan berdasarkan jurusan yang ada di Poltekkes. Differentiating,mahasiswa melakukan kegiatan ini dengan membaca sekilas dari daftar isi buku, apakah topik yang dicari ada di dalam buku tersebut. Ada juga informan memiliki kriteria dengan melihat pengarang, penerbit,tahun terbitnya serta warna buku terlebih dahulu.Monitoring,yaitu tahap memantau dilakukan informan dengan cara membaca buku, jurnal, koran serta sumber informasi tercetak  maupun di internet. Extracting, informan memilih informasi yang dianggap relevan, kemudian mereka mencatat atau merangkum informasi tersebut ke catatan mereka. Tidak semua informan melakukan tahap ini dikarenakan mereka hanya ingin sekedar mengetahui informasi-informasi tersebut.Verifying,dengan melakukan pembacaan ulang dan pengeditan untuk memastikan bahwa informasi yang mereka catat telah benar-benar sesuai dengan  informasi yang mereka peroleh. Tahap akhir yaitu ending,menunjukkan semua informan  menggunakan informasi yang didapat untuk memenuhi kebutuhan informasi mereka terhadap topik yang sedang mereka butuhkan serta untuk menambah pengetahuan dan wawasan mereka.Hambatan yang dialami mahasiswa selama pencarian informasi yaitu: (1) hambatan berasal dari individu yang dialami informan yaitu informan merasa kurang teliti dalam memilah buku yang sesuai dengan kebutuhannya, selain itu informan mengaku kurang memahami proses pencarian informasi yang benar sesuai dengan ketentuan di perpustakaan.; (2)hambatan yang berasal dari antar individu informan yang mengaku buku yang mereka cari sudah di pinjam oleh orang; (3) hambatan yang berasal dari lingkungan informan mengaku jumlah buku yang sedikit, tatanan buku di rak perpustakaan kurang rapi, dankoleksi buku kurang uptodate. Saran dalam penelitian ini yaitu: (1) koleksi-koleksi yang ada di perpustakaan terbitannya harus dapat selaluter-uptodate atau terbitan-terbitan terbaru yang disesuaikan dengankebutuhan dari pengguna; (2) perpustakaan PoltekkesKemenkes Malang hendaknya bekerjasama dengan perpustakaan lain dalam bentuk pinjam antar perpustakaan; (3)perpustakaan hendaknya menyediakan alat bantu kembali informasi seperti katalog, baik yang berbentuk kartu atau online;(4)hendaknya penataan koleksi di jajaran rak ditata menurut sistem klasifikasi Dewey secara berurutan; (5)mahasiswa pun juga butuh bekal berupa pendidikan pemakai perpustakaan (user education). Pelaksanaan pendidikan pemakai perpustakaan dapat dilakukan melalui ceramah penyampaian materi danwisata perpustakaan (tourlibrary).

    KARAKTERISTIK PUSTAKAWAN DI PERPUSTAKAAN POLITEKNIK NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Puspitasari, Amelia Putri. 2014. Karakteristik Pustakawan di Perpustakaan Politeknik Negeri Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Roekhan, M.Pd, (II) Sokhibul Ansor, S.Sos., M.Hum, M.Si   Kata Kunci: karakteristik pustakawan, Politeknik Negeri Malang   Pustakawan adalah seseorang yang memiliki kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan atau pelatihan kepustakawanan serta mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan pengelolaan dan pelayanan perpustakaan. Karakteristik pustakawan yang baik adalah pustakawan yang memiliki kredibilitas yang tinggi (high credibility), kredibilitas meliputi: (1) keahlian (expertise); (2) pengalaman (experience); dan (3) karya profesi (professional attainment). Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik pustakawan yang ada di Perpustakaan Politeknik Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan cara angket. Penelitian ini menggunakan sampling jenuh yaitu teknik penentuan sampel dengan semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut. (1) latar belakang pendidikan, 4 orang pustakawan berlatar belakang pendidikan ilmu perpustakaan selebihnya yaitu 6 orang pustakawan merupakan pustakawan non teknis yang tidak berlatar belakang pendidikan ilmu perpustakaan. Pengalaman kursus pustakawan, sebagian pustakawan pernah mengikuti kursus yang berkaitan dengan perpustakaan. (2) masa kerja pustakawan, sebagian besar pustakawan sudah bekerja selama 1-6 tahun. Hampir seluruhnya pustakawan terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan perpustakaan dan hampir seluruhnya pustakawan pernah memberikan pelatihan tentang perpustakaan. (3) pengalaman membuat karya terapan dan pengalaman melakukan penelitian, dari 10 orang pustakawan hanya 1 orang pustakawan saja yang pernah membuat karya terapan di bidang perpustakaan dan pernah melakukan penelitian. Saran pustakawan di Perpustakaan Politeknik Negeri Malang, yaitu: (1) Jenjang pendidikan pustakawan, untuk kepala perpustakaan seharusnya berjenjang pendidikan S2 dan berlatar belakang pendidikan ilmu perpustakaan. Untuk pustakawan non teknis seharusnya memiliki kualifikasi akademik paling rendah diploma dua (D-II). (2) Masa kerja pustakawan yang baik lebih dari 5 tahun masa kerja diperpustakaan. Pustakawan dan pustakawan non teknis harus lebih aktif dalam mengikuti seminar atau pelatihan yang berkaitan dengan perpustakaan agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. (3) pustakawan seharusnya dapat berlatih membuat karya terapan dan pustakawan juga dapat berlatih membuat suatu penelitian agar pustakawan tersebut dapat mengetahui kemampuannya

    PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEBAGAI PUSAT SUMBER BELAJAR DAN INFORMASI BAGI MAHASISWA KEPERAWATAN POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Adiatama, Pindyana. 2014. Pemanfaatan Perpustakaan sebagai Pusat Sumber Belajar dan Informasi Bagi Mahasiswa Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd, (II) Dra. Suharti, S.IP   Kata kunci: pemanfaatan sumber belajar, informasi, mahasiswa, perpustakaan   Perpustakaan merupakan sarana belajar yang baik bagi setiap orang yang ingin mengembangkan wawasannya. Di perpustakaan akan diperoleh berbagai jenis buku dan informasi. Fungsi utama perpustakaan perguruan tinggi yakni mendukung proses perkuliahan agar mahasiswa memahami bahan materi kuliah untuk menyelesaikan tugas kuliah, praktikum, dan menyelesaikan tugas akhir, skripsi, tesis, dan disertasi. Tujuan penulisan tugas akhir ini untuk mendeskripsikan pendapat mahasiswa terhadap pemanfaatan perpustakaan sebagai tempat untuk mendapatkan buku referensi dalam penyelesaian tugas kuliah, tugas praktikum dan tugas akhir, mendapatkan buku referensi dalam menambah wawasan keilmuan sebagai pribadi, dan referensi untuk mengikuti perkembangan informasi mutakhir. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi yang diambil adalah mahasiswa keperawatan Poltekkes Kemenkes Malang, dan sampel yang dipilih 72 responden dengan menggunakan sampel acak. Data yang dikumpulkan berupa pengalaman mahasiswa dalam memanfaatkan perpustakaaan perguruan tinggi sebagai pusat sumber belajar dan informasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket.  Angket menghasilkan data yang ditabulasikan dan kemudian dipersentasikan. Hasil analisis data tentang pengalaman mahasiswa dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat mendapatkan referensi tugas kuliah dapat dipaparkan dari 4 sudut pandang yaitu: Pertama, dari kemudahan mahasiswa dalam memperoleh referensi tugas kuliah diketahui 55,56% (40 orang) menyatakan kadang-kadang memperoleh referensi mengenai tugas kuliah. Kedua, dari cara mahasiswa memperoleh materi tugas kuliah di perpustakaan yaitu 51,81% (43 orang) menyatakan membaca buku referensi, artikel, kamus atau makalah. Ketiga, dari penyajian referensi tugas kuliah yang up to date 56,94% (41 orang) menyatakan kadang-kadang up to date. Keempat, dari peran perpustakaan dalam membantu proses pengerjaan tugas kuliah diketahui 54,17% (39 orang) menyatakan perpustakaan cukup membantu dalam pengerjaan tugas kuliah. Pengalaman mahasiswa dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat mendapatkan referensi tugas praktikum dapat dipaparkan dari 4 sudut pandang yaitu Pertama, kemudahan dalam memperoleh referensi tugas paraktikum diketahui  59,72% (43 orang) menyatakan kadang-kadang mendapatkan referensi tugas praktikum, Kedua, dari bentuk referensi penyelesaian tugas praktikum yang memilih buku teks, jurnal dan makalah sebanyak 54,66% (41 orang). Ketiga, dari cara mahasiswa memperoleh materi tugas praktikum di perputakaan yaitu 55,13% (43 orang) menyatakan membaca buku referensi, artikel, kamus atau makalah. Keempat, dari peran perpustakaan dalam membantu proses pengerjaan tugas praktikum diketahui  58,33 % (42 orang) mengatakan perpustakaan cukup membantu. Pengalaman mahasiswa dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat mendapatkan referensi tugas akhir dapat dipaparkan dari 2 sudut pandang yaitu: Pertama, dari ketersediaan referensi untuk tugas akhir diketahui 63,89% (46 orang) menyatakan kadang-kadang memperoleh referensi tugas akhir. Kedua, dari cara mahasiswa memperoleh materi tugas akhir di perputakaan yaitu 46,46% (46 orang) menyatakan mencari langsung ke perpustakaan. Pengalaman mahasiswa dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat mendapatkan referensi dalam menambah wawasan  keilmuan pribadi dapat dipaparkan dari 4 sudut pandang yaitu: Pertama, dari ketersediaan referensi untuk tugas akhir diketahui  50% (36 orang) menyatakan kadang-kadang memperoleh referensi dalam menambah wawasan pribadi. Kedua, dari bentuk referensi untuk menambah wawasan pribadi diketahui 63,22% (55 orang) menyatakan buku teks. Ketiga, perilaku mahasiwa setelah memperoleh informasi dalam menambah wawasan diketahui 46,83% (37 orang) menyatakan menulis artikel untuk dipublikasikan, membagi pengetahuan dengan teman, membagi pengetahuan dengan orang lain. Keempat, cara mahasiswa memperoleh materi tugas akhir di perputakaan yaitu 49,50% (50 orang) menyatakan membaca artikel di internet. Pengalaman mahasiswa dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat mendapatkan referensi dalam menambah informasi yang mutakhir dapat dipaparkan dari 3 sudut pandang, Pertama, ketersediaan artikel di web perpustakaan dalam menyediakan informasi yang mutakhir diketahui 51,39% (37 orang) menyatakan tersedia hanya beberapa. Kedua, dari ketersediaan informasi yang mutakhir diketahui 72,22%  (52 orang) menyatakan kadang-kadang tersedia informasi yang mutakhir. Ketiga, dari perpustakaan yang mengikuti perkembangan informasi saat ini diketahui 59,72% (43 orang) menyatakan kadang-kadang. Saran dalam penelitian ini yaitu: (1) perpustakaan hendaknya menambah referensi-referensi yang ada sehingga dapat membantu mahasiswa dalam memperoleh referensi tugas kuliah, tugas praktikum, dan tugas akhir; (2) perpustakaan harus selalu update dalam menyajikan informasi untuk menambah wawasan keilmuan pribadi dan informasi mutakhir bagi mahasiswa; (3) perpustakaan hendaknya menyediakan fasilitas-fasilitas pendukung untuk menunjang proses pembelajaran yang ada di perpustakaan

    Pelaksanaan Evaluasi Pengembangan Koleksi PadaPerpustakaan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Malang

    No full text
    ABSTRAK   Zahrona, Milla Navi’. 2014. Pelaksanaan Evaluasi Pengembangan Koleksi PadaPerpustakaan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Malang. Tugas Akhir, Prodi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Yuni Pratiwi M.Pd, (II) Sokhibul Ansor, S.Sos, M.Hum.   Kata Kunci: evaluasi, penyiangan, stock opname, Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang   Kebijakan koleksi suatu perpustakaan harus disesuaikan dengan kurikulum dan visi misi setiap lembaga yang menaunginya. Dengan adanya evaluasi pengembangan perpustakaan maka akan diketahui seberapa lengkapnya bahan koleksi yang tersedia di perpustakaan guna melengkapi kebutuhan penggunanya. Evaluasi dapat menjadi acuan bahwa perpustakaan berperan sebagai penyedia informasi. Pada Tugas Akhir ini dibahas tentang Pelaksanaan Evaluasi Pengembangan Koleksi Pada Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Malang. Tujuan dari penulisan ini meliputi: (1) mengetahui pelaksanaan evaluasi pengembangan koleksi dengan menggunakan metode penyiangan Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang; dan (2) mengetahui pelaksanaan evaluasi pengembangan koleksi dengan menggunakan metode stock opname di Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan data penelitian yang diperoleh dari hasil wawancara. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari hasil wawancara, dapat diketahui bahwa penyiangan yang dilaksanakan pada Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang sebagai berikut. Pertama, penyiangan pada Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang dilakukan sekali dalam setahun. Kedua, ketua perpustakaan memimpin penyiangan dengan dibantu oleh seluruh petugas perpustakaan. Ketiga, prosedur yang dilakukan dalam melakukan penyiangan yakni seperti berikut: (a) buku dipilih/dikelompokkan pada tempat khusus/rak bagian bawah; (b) buku diambil; (c) buku digudangkan; (d) buku baru dimasukkan ke dalam rak. Keempat, kondisi bahan koleksi yang akan disiangi yakni buku judul lama dan buku rusak berat. Kelima, tidak ada anggaran dalam melakukan penyiangan.Stock opname yang dilaksanakan pada Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang sebagai berikut. Pertama, prosedur stock opname pada Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang yakni seperti berikut: (a) perpustakaan tutup selama dua hari; (b) memilih dan mengelompokkan bahan koleksi ke dalam rak; (c) merekapitulasi jumlah hasil stock opname dengan jumlah yang ada pada inventaris. Kedua, ketua perpustakaan memimpin stock opname dengan dibantu oleh seluruh petugas perpustakaan. Ketiga, stock opname pada Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang dilakukan 2 kali dalam setahun tetapi dilakukan hanya karena diminta oleh tim audit yang datang ke perpustakaan untuk melihat kondisi perpustakaan. Keempat, tidak ada data awal sebelum dilakukan stock opname, namun ada data akhir setelah melakukan stock opname. Saran untuk evaluasi pengembangan koleksi Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang yaitu: (1) Kepada Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang disarankan untuk membuat struktur organisasi khusus perpustakaan agar manajemen perpustakaan dapat terealisasikan dengan baik; (2) Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang disarankan secara aktif melibatkan dosen dalam proses penyiangan; (3) Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang disarankan untuk mendata hasil dari penyiangan dan stock opname; (4) Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang disarankan membuat kriteria penyiangan koleksi secara tertulis; (5) Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Malang disarankan menyiapkan anggaran khusus untuk penyiangan koleksi; (6) Pustakawan disarankan untuk lebih mendalami prosedur tentang penyiangan dan juga stock opname bahan koleksi. Agar nantinya perpustakaan memperoleh data yang valid hasil dari penyiangan dan stock opname; (7) Petugas perpustakaan disarankan untuk menata bahan koleksi sesuai dengan urutan nomor klasifikasi guna untuk memudahkan pencarian bahan koleksi di rak dan juga proses penyiangan; dan (8) Petugas perpustakaan disarankan untuk menambah tempat khusus untuk meletakkan buku yang telah dibaca. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah petugas perpustakaan saat melakukan shelving bahan koleksi agar koleksi dapat tertata dengan rapi.

    Pengolahan Bahan Pustaka Tercetak Di Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Putra, Henny Surya Akbar Purna. 2014. Pengolahan Bahan Pustaka Tercetak Di Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Tugas       Akhir, Program Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Martutik, M.Pd (II) Drs. Darmono, M.Si.   Kata kunci: pengolahan bahan pustaka, Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang   Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang mempunyai peran yang sangat penting sebagai penunjang bahan referensi mahasiswa dalam menempuh suatu matakuliah tertentu. Di perpustakaan Fakultas Ekonomi terdapat proses sebelum bahan pustaka dilayankan ke mahasiswa, yaitu pengolahan bahan pustaka. Pengolahan bahan pustaka merupakan proses mengolah bahan pustaka tercetak maupun digital secara bertahap dengan metode/teknik-teknik tertentu untuk dilayankan kepada mahasiswa. Pada Tugas Akhir ini membahas tentang Pengolahan Bahan Pustaka Tercetak Di Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Tujuan dari penulisan ini meliputi: (1) mendeskripsikan alur pengolahan bahan pustaka tercetak; (2)mendeskripsikan teknis pengolahan bahan pustaka tercetak; (3) mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi dalam bidang pengolahan bahan pustaka tercetak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian seluruh petugas/pustakawan bagian pengolahan di perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitianiniyaitualur pengolahan bahan pustaka tercetak di Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang mempunyai tahapan: (a)penginventarisasian bahan pustaka tercetak buku; (b) Pengklasifikasian, pengklasifikasian baha pustaka ini berguna untuk pengelompokkan bahan pustaka; (c) Pengetrian data buku (input data); (d) penempelan label bahan pustaka; (e) penyampulan bahan pustaka tercetak berupa buku; dan(f)  penataan buku dalam rak (shelving). Teknis pengolahan bahan pustaka tercetak di Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang, mencangkup:(a) teknis penginventarisasian bahan pustaka; (b) pengklasifikasian bahan pustaka; (c) pengetrian data buku (input data); (d) penempelan label bahan pustaka; (e) penyampulan bahan pustaka tercetak berupa buku di Perpustakaan Fakultas Ekonomi menggunakan sampul plastik; dan(f) Penataan buku dalam rak (shelving). Faktor yang menghambat saat pengolahan bahan pustaka di Perpustakaan Fakultas Ekonomi, yaitu:(a) kurangnya tenaga pustakawan; (b) faktor jaringan TI (Teknologi Informasi); (c) faktor ketidak-stabilan arus listrik. Saran untuk pengolahan bahan pustaka tercetak berupa buku Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang, yaitu: (1)kepala perpustakaan disarankan untukmenambahan tenaga kerja pustakawan di Perpustakaan Fakultas Ekonomi, penambahan tenaga kerja pustakan ini berguna untuk keefektifan kinerja pustaka di Perpustakaan Fakultas Ekonomi, agar lebih berkonsentrasi pada bidang kerjanya masing-masing; (2) pustakawan disarankan untukmenyediakan ruangan khusus pengolahaan bahan pustaka, agar pustakawan di Perpustakan Fakultas Ekonomi dapat berkonsentrasi dalam pengolahan bahan pustaka; (3) karyawan disarankan untuk mengadakan pelatihan teknik TIK agar mempermudah pustakawan Perpustakaan Fakultas Ekonomi dalam mengoperasikan PC (Personal Komputer)

    pemanfaatan koleksi skripsi di perpustakaan kanjuruhan malang

    No full text
    ABSTRAK   Pambudiwati, Regina. 2014. Pemanfaatan Koleksi Skripsi Perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang. Tugas Akhir, Prodi Ilmu Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurchasanah, M.Pd . (II) Dra. Suharti.   Kata Kunci : pemanfaatan, koleksi skripsi   Koleksi skripsi adalah kumpulan hasil karya ilmiah mahasiswa berupa skripsi. Koleksi ini termasuk dalam koleksi reference. Koleksi reference merupakan koleksi yang dibedakan dari koleksi lainnya. Pemanfaatannyapun juga berbeda dengan koleksi lainnya. Koleksi reference atau koleksi skripsi tidak boleh dibawa pulang. Koleksi ini hanya boleh dimanfaatkan di perpustakaan. Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan koleksi skripsi di perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode observasi dan dokumentasi. Kegiatan ini dilakukan di Perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang. Data yang digunakan dalam kegiatan ini berupa hasil angket mengenai pemanfaatan koleksi skripsi di Perpustakaan Universitas Kanjuruhan Malang. Populasi kegiatan ini adalah mahasiswa yang memanfaatkan koleksi skripsi. Pengumpulan data menggunakan teknik sampling incidental, angket disebar secara acak kepada semua mahasiswa yang berkunjung ke perpustakaan. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil (1) Mahasiswa yang dominan memanfaatakan koleksi skripsi adalah mahasiswa semester 8. Hal tersebut disebabkan mahasiswa semester 8 memiliki kepentingan untuk menyusun skripsi. Oleh karena itu, mahasiswa semester 8 sering datang ke perpustakaan untuk pemanfaatkan koleksi skripsi yang ada di perpustakaan dan menjadikan koleksi skripsi sebagai bahan dalam penyusunan skripsi; (2) cara yang digunakan mahasiswa dalam pemanfaatan koleksi skripsi di Perpustakaan dengan cara membaca koleksi skripsi di tempat, mencatat informasi yang dibutuhkan, dan memfotokopi koleksi skripsi; (3) manfaat koleksi skripsi yang tersedia di perpustakaan dimanfaatkan mahasiswa sebagai bacaan, sebagai reference, sebagai panduan penyusunan skripsi, dan sebagi bahan untuk tugas; (4) persepsi mahasiswa terhadap koleksi skripsi di Perpustakaan sudah sebagian memenuhi kesesuaian informasi dengan kebutuhan, artinya koleksi yang ada sudah mutakhir. Perpustakaan diharapkan mempertahankan koleksi skripsi yang mutakir, memenuhi kesesuaian informasi dengan kebutuhan pengguna, dan perlu adanya promosi perpustakaan dari pustakawan untuk mendorong mahasiswa memanfaatkan koleksi skripsi di perpustakaan dalam menunjang proses pembelajaran

    Kualitas Layanan Referen Perpustakaan Universitas Islam Malang

    No full text
    ABSTRAK   Ramadhan, Safrial. 2014. Kualitas Layanan Referen Perpustakaan Universitas Islam Malang. Tugas Akhir, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Nurchasanah, M.Pd, (II) Drs. Dwi Sugianto M.Pd.   Kata kunci : layanan referen dan kualitas layanan.   Layanan merupakan bagian penting dalam suatu perpustakaan. Menilai suatu perpustakaan dapat dilihat dari setiap pelayanan-pelayanan yang diberikan. Perpustakaan yang berkualitas adalah perpustakaan yang memiliki kualitas layanan yang baik. Universitas Islam Malang merupakan salah satu lembaga yang menyelenggarakan suatu perpustakaan untuk menunjang segala aktivitas pendidikan. Tugas akhir ini berfokus pada kualitas layanan di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang yang dikhususkan pada layanan referen. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui kualitas layanan referen Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang dari segi tampilan fisik (tangibles), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (emphaty). Metode kegiatan dalam tugas akhir ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data penulisan berupa paparan yang didapat oleh penulis melalui kuisioner/angket yang dibagikan kepada pengunjung perpustakaan bagian referen. Selain itu, penulis juga mengambil data melalui observasi dan dokumentasi yang dilakukan selama melakukan Praktik Kerja Lapangan di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang. Pada kegiatan ini penulis membahas kualitas layanan yang ada di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang berdasarkan lima dimensi penilain layanan. Dari hasil analisis kegiatan diperoleh lima simpulan sebagai berikut. Pertama, secara fisik. Letak gedung berada pada posisi yang strategis, tata ruang tertata dengan baik dan penampilan pustakawan rapi. Kekurangan pada layanan referen dari segi tampilan fisik adalah kelengkapan fasilitas dan keterawatan koleksinya. Jadi dapat disimpulkan bahwa layanan referen Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang dari segi tampilan fisik belum maksimal. Kedua, kehandalan. Pustakawan referen memiliki sikap yang ramah dan disiplin tinggi dalam menjalankan tugasnya. Pustakawan referen tidak memiliki latar belakang pendidikan perpustakaan, meskipun tidak memiliki latar belakang pendidikan perpustakaan, tapi pernah mengikuti pelatihan tentang perpustakaan. Jadi dapat disimpulkan bahwa pustakawan referen Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang dari segi kehandalan cukup baik. Ketiga, daya tanggap. Pustakawan referen mampu memahami kebutuhan pengguna. Tetapi, respon terhadap kebutuhan pengguna sedikit kurang cepat. Jadi dapat disimpulkan bahwa daya tanggap pustakawan referen Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang cukup baik. Keempat, jaminan. Pustakawan referen memiliki sikap sopan dan bertanggung jawab kepada setiap pelayanannya, jadi dari segi jaminan pustakawan referen Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang sudah sangat baik. Kelima, empati. Pustakawan referen tidak membeda-bedakan siapapun yang dilayaninya. Akan tetapi, pustakawan referen kurang memiliki itikad membantu dan pemberian alternatif rujukan kepada pengguna kurang berjalan dengan baik. Selain itu, jam layanan yang tidak sesuai dengan ketentuan. Jadi dapat disimpulkan bahwa kualitas layanan referen di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang dari segi empati kurang baik. Layanan referen di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang akan mampu berjalan lebih baik apabila fasilitas lebih diperlengkap, perawatan koleksi lebih ditingkatkan, memberikan tugas belajar kepada pustakawan agar memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan profesinya, memberikan motivasi untuk lebih semangat menjalankan pekerjaannya, menyediakan kotak saran untuk memperoleh masukan guna mengembangkan pelayanan yang lebih maksimal, penerapan jam layanan sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan

    Persepsi Mahasiswa terhadap Layanan Sirkulasi Di Perpustakaan Pusat Universitas Islam Malang

    No full text
    ABSTRAK Layanan perpustakaan merupakan kunci keberhasilan sebuah perpustakaan.Bagi sebuah perpustakaan, layanan sirkulasi bisa dijadikan barometer penilaianperpustakaan. Dengan kata lain layanan sirkulasi merupakan humas bagi sebuah perpustakan karena dibagian layanan ini pustakawan berinteraksi langsung dengan pengguna dan layanan sirkulasi merupakan layanan yang dapat secara langsung dirasakan oleh pengguna. Dalam layanan sirkulasi terdapat beberapa layanan, diantaranya layanan peminjaman, layanan pengembalian, dan layanan perpanjangan bahan pustaka. Tugas akhir dilaksanakan dengan tujuan mendiskripsikanproses layanan sirkulasi yang berada di perpustakaan pusat Universitas Islam Malang dan persepsi mahasiswa terhadap layanan sirkulasi. Tugas akhir ini menggunakan satu macam metode deskriptif kualitatif. Data tugas akhir berupa proses layanan sirkulasi di perpustakaan dan persepsi mahasiswa terhadap layanan sirkulasi di perpustakaan.Pengumpulan data di lakukan dengan menggunakan teknik wawancara, teknik observasi, dan teknik dokumentasi.Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket, pedoman wawancara, dan pedoman observasi.Kegiatan analisis data dimulai dari tahap mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil tugas akhir ini menunjukkan (1) proses layanan peminjaman bahan pustaka, proses layanan perpanjangan bahan pustaka, dan proses layanan pengembalian bahan pustaka dalam pelaksanaannya tidak sesuai dengan peraturan perpustakaanyang ada.(2) persepsi mahasiswa terhadap layanan peminjaman bahan pustaka di perpustakaan pusat Islam Malang sudah baik. Hal ini dapat dilihat dari 80,6% responden menyatakan proses dan prosedur peminjaman bahan pustaka di perpustakaan sangat baik, (3) persepsi mahasiswa terhadap layanan perpanjangan bahan pustaka di perpustakaan pusat Universitas Islam Malang sudah baik. Hal ini dapat dilihat 74% responden menyatakan proses dan prosedur perpanjangan bahan pustaka di perpustakaan sangat baik, dan (4) persepsi mahasiswa terhadap layanan pengembalian bahan pustaka di perpustakaan pusat Universitas Islam Malang sudah baik. Hal ini dapat dilihat dari75,2% responden menyatakan bahwa pelayanan pengembalian bahan pustaka di perpustakaan berjalan sangat baik. Saran yang dapat diberikan dari hasil tugas akhir ini adalah: (1) memperbaiki peraturan perpustakaan yang ada dan disesuaikan dengan keadaan yang ada di perpustakaan Universitas Islam Malang, (2) mengonlinekan layanan perpanjangan bahan pustaka dan mahasiswa dapat memperpanjang bahan pustaka lebih dari satu kali, (3) menambahkan alat barcode dan alat droop book untuk pengembalian bahan pustaka,dan (4) menambahkan RFID pada setiap koleksi bahan pustaka

    0

    full texts

    173

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Tugas Akhir Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇