Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Not a member yet
    294 research outputs found

    Implikatur Percakapan Gatot Nurmantyo di Talkshow Satu Meja The Forum

    Get PDF
    The research problem was how Gatot Nurmantyo’s conversational implicature in talkshow “Forum Satu Meja” in “Jalan Politik Sang Jendral” episode and his implication towards Bahasa Indonesia subject in senior high school. The research purpose was to describe Gatot Nurmantyo’s conversational implicature in talkshow “Forum Satu Meja” in “Jalan Politik Sang Jendral” episode and his implication towards Bahasa Indonesia subject in senior high school. This research used qualitative approach and descriptive method. The research result shows that there are 13 conversational implicatures in literal indirect speech act, 6 conversational implicatures in non literal direct speech act, 7 conversational implicatures in indirect non literal speech act. The research result can be implicated in Bahasa Indonesia subject on debate text at the tenth grade of senior high school (SHS).Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana implikatur percakapan Gatot Nurmantyo di acara talkshow satu meja the forum dalam episode jalan politik sang jenderal dan implikasinya  terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implikatur percakapan Gatot Nurmantyo di acara talkshow satu meja the forum dalam episode jalan politik sang jenderal dan mengimplikasikannya pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat implikatur percakapan dalam tindak tutur tidak langsung literal sebanyak 13 data, implikatur percakapan dalam tindak tutur langsung tidak literal sebanyak 6 data, implikatur percakapan dalam tindak tutur tidak langsung tidak literal sebanyak 7 data. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas X pada teks debat.Kata kunci: implikatur percakapan, talkshow, konteks, implikasi

    Tindak Tutur Menolak dalam Gelar Wicara Hitam Putih dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran

    Get PDF
    The problem in this reseach is how speech acts of refusal in Hitam Putih Talk Show and its implications for learning Bahasa Indonesia in high school. The purpose of this research is to describe the speech acts of refusal in Hitam Putih Talk Show  and to imply the speech acts of refusal in the subject of Bahasa Indonesia in high school. This study uses a qualitative approach and descriptive method. The results of the research showed that there was a direct speech act of refusal not performative and seven types of indirect speech acts of refusal. The direct speech act of refusal not performative strategy is a strategy with the emergence of the most dominant strategy. The results can be implied in learning Bahasa Indonesia in tenth grade of high school in KD 4.3 Developing content (problems, arguments, knowledge, and recommendations) exposition text orally and / in written.Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tindak tutur menolak dalam Gelar Wicara Hitam Putih dan implikasinya  terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tindak tutur menolak dalam Gelar Wicara Hitam Putih dan mengimplikasikan tindak tutur menolak pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tindak tutur menolak langsung tidak performatif dan tujuh jenis tindak tutur menolak tidak langsung. Strategi tindak tutur menolak langsung tidak performatif merupakan satrategi dengan kemunculan strategi paling dominan. Hasil penelitian dapat diimplikasikan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA kelas X pada KD 4.3 Mengembangkan isi (permasalahan, argumen, pengetahuan, dan rekomendasi) teks eksposisi secara lisan dan / tulis.Kata kunci: tindak tutur menolak, gelar wicara dan pembelajaran

    PEMBELAJARAN MENULIS TEKS CERPEN SISWA KELAS IX.1 SMP NEGERI 1 PRINGSEWU

    Get PDF
    The aim of the study was to describe the learning planning, the learning implementation and the learning assessment of writing short stories. The method used in this research was descriptive qualitative. The subject of the research is the learning of writing short stories students of IX 1 class at SMP Negeri 1 Pringsewu in academic year 2018/2019. The result showed that the teacher has done three stages in learning which include planning, implementing, and assessing. In planning, the teacher makes a lesson plan based on the components of the 2013 Curriculum. The learning implementation is summarized in pre- activities, whilst activity, and post activities. The assessment conducted by the teacher includes the attitude competency assessment by observing the attitude of students' responsibility towards the given task, the assessment of knowledge competence by giving questions in the form of written tests and oral tests, and the assessment of skills competencies in the form of practical tests by performing their work. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran menulis cerpen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penilitian ini adalah pembelajaran menulis cerpen siswa kelas IX.1 SMP Negeri 1 Pringsewu tahun pelajaran 2018/2019. Hasil  penelitian menunjukan bahwa guru telah melakukan tiga tahapan dalam pembelajaran yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Pada perencanaan, guru membuat rencana pelaksanaan pembelajaran berdasarkan komponen-komponen RPP pada Kurikulum 2013. Pelaksanaan pembelajaran dirangkum dalam kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian kompetensi sikap dengan mengamati sikap tanggung jawab siswa terhadap tugas yang diberikan, penilaian kompetensi pengetahuan dengan memberikan soal berupa tes tulis dan tes lisan, dan penilaian kompetensi keterampilan berupa tes praktik dengan melakukan unjuk kerja. Keywords: short stories, writing texts, learning

    Ragam Bahasa di Acara Talkshow Hitam Putih dan Pembelajarannya di SMA

    Get PDF
    The problem discussed in this study is language variations in Hitam Putih talkshow and its learning in high school. The method used in this research is descriptive method with qualitative approach. The data source of this research is Hitam Putih talkshow videos from youtube. The data in this study are conversations containing language variations among host and guests star in Hitam Putih. The results of this study was found two types of language variations in Hitam Putih talkshow program, namely (1) oral variety, namely a variety characterized by a form of expression or an affirmation; and (2) formality, including (a) formal variety, (b) informal forms. The results of this study could be implicated toward Bahasa lesson in high school and could be used as a language of teaching materials and could be used asa medium of learning in the lesson construction of lectures text.Masalah dalam penelitian ini ialah ragam bahasa di acara talkshow Hitam Putih dan pembelajarannya di SMA. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini ialah video talkshow Hitam Putih unduhan dari youtube. Data dalam penelitian ini ialah percakapan yang mengandung ragam bahasa antara pembawa acara dan bintang tamu dalam acara talkshow Hitam Putih. Hasil penelitian ini ditemukan dua jenis ragam bahasa yang terdapat dalam acara talkshow Hitam Putih, yaitu (1) ragam lisan, yaitu ragam yang ditandai dengan bentuk mimik atau sebuah penegasan; dan (2) keformalan, antara lain (a) ragam formal, (b) ragam tidak formal. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah menengah atas untuk dijadikan bahan ajar serta dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dalam pelajaran mengontruksi teks ceramah.Kata kunci: ragam bahasa, talkshow, implikasi

    DESKRIPSI FISIK TOKOH NOVEL-NOVEL ANDREA HIRATA DAN RANCANGAN PEMBELAJARANNYA DI SMA

    Get PDF
    The problem in this research is the description of the characters in the novel Cinta Di Dalam Gelas and Padang Bulan by Andrea Hirata. The method used in this research is descriptive qualitative method. The data source of this research is the novel Cinta Di Gelas and Padang Bulan by Andrea Hirata, while the data in this study are the physical descriptions of the characters. Data collection techniques in this study are storytelling analysis techniques. The results showed that the character in the novel Cinta Di Dalam Gelas and Padang Bulan by Andrea Hirata that was described was the physical character in the novel. This proves that the novel Cinta Di Dalam Gelas and Padang Bulan by Andrea Hirata can be the result of the design of teaching materials in learning Indonesian language and literature in high school. Masalah dalam penelitian ini adalah deskripsi tokoh dalam novel Cinta Di Dalam Gelas dan Padang Bulan karya Andrea Hirata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini novel Cinta Di Dalam Gelas dan Padang Bulan karya Andrea Hirata, sedangkan data dalam penelitian ini adalah deskripsi fisik tokoh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik analisis kutipan cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh dalam novel Cinta Di Dalam Gelas dan Padang Bulan karya Andrea Hirata yang di deskripsikan adalah fisik tokoh dalam novel tersebut. Hal ini membuktikan bahwa novel Cinta Di Dalam Gelas dan Padang Bulan karya Andrea Hirata dapat menjadi hasil rancangan bahan ajar dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMA. Keywords: physical description of the figure, novels, the lesson plan

    Penilaian Berorientasi Ketrampilan Berpikir Tingkat Tinggi dalam Pembelajaran Teks Laporan Hasil Observasi

    Get PDF
    The problem discussed in this study is the preparation of multiple choice test instruments oriented to high-level thinking skill in the learning observation result report text on the tenth grade of the odd semester of the academic year 2018/2019. This research used research and development methods. The development procedure in this study was carried out with 4 stages, potential and problems, product design, product validation, and proven design. This study showed the validation results of developed instrument test. Validation results from material expert obtained an average percentage of 92% with very feasible criteria, the linguists result obtained an average percentage of 88.8% with eligible criteria, and the practitioner result obtained an average percentage of 91.1% with very criteria feasible, so multiple choice test instrument oriented to high-level thinking skill is feasible to be used for learning activities.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah penyusunan instrumen tes pilihan ganda berorientasi ketrampilan berpikir tingkat tinggi dalam pembelajaran teks laporan hasil observasi kelas X semester ganjil tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan metode research and development. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini dilakukan dengan 4 tahap yaitu, potensi dan masalah, desain produk, validasi produk, dan desain teruji. Penelitian ini menunjukkan hasil validasi instrumen tes yang dikembangkan. Hasil validasi dari ahli materi diperoleh rata-rata persentase 92 %  dengan kriteria sangat layak digunakan, hasil dari ahli bahasa diperoleh rata-rata presentase 88.8% dengan kriteria layak digunakan, dan hasil dari praktisi diperoleh rata-rata presentase 91,1 %  dengan kriteria sangat layak digunakan, sehingga instrumen tes pilihan ganda berorientasi ketrampilan berpikir tingkat tinggi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.Kata kunci: pengembangan, penilaian, teks laporan hasil observasi

    Gaya Bahasa Kumpulan Puisi Perahu Kertas Karya Sapardi Djoko Damono dan Rancangan Pembelajarannya

    Get PDF
    The purpose of this study was to explore the style of rhetorical language and the style of figurative language found by Sapardi Djoko Damono collection of poems on Perahu Kertas and his learning design in high schools. The method used in this study was a qualitative descriptive. The data analyzed in this study is the style of rhetorical language in the form of phonemes, words, phrases and clauses as well as figurative language styles of each poem found in the collection of poems on Perahu Kertas by Sapardi Djoko Damono. The results of this study can be designed as an alternative teaching material in high school (SMA), especially class X even semester with basic competencies 3.17 analyzes the elements of poetry building with a variety of rhetorical language styles and figurative language styles contained in the poetry.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan gaya bahasa retoris dan gaya bahasa kiasan yang terdapat pada kumpulan puisi Perahu Kertas karya Sapardi Djoko Damono dan  rancangan pembelajarannya di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif  kualitatif. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah gaya bahasa retoris yang berupa fonem, kata, frasa dan klausa serta gaya bahasa kiasan dari setiap puisi yang terdapat pada kumpulan puisi Perahu Kertas karya Sapardi Djoko Damono. Hasil penelitian ini dapat dirancang pembelajarannya sebagai alternatif bahan ajar di Sekolah Menengah Atas (SMA), khususnya kelas X semester genap dengan KD 3.17 Menganalisis unsur pembangun puisi dengan ragam gaya bahasa retoris dan gaya bahasa kiasan yang terdapat dalam puisi.Kata kunci: gaya bahasa retoris, gaya bahasa kiasan, kumpulan puisi, rancangan pembelajaran

    Alih Kode dan Campur Kode di Pasar Tradisional Kedondong dan Implikasinya

    Get PDF
    The problems discussed in this study are code switching and code mixing in the Kedondong traditional market. This study aims to describe the shape and factors leading to code switching and code mixing in the Kedondong traditional market and its implications for learning Indonesian in high schools. The method used in this study is qualitative descriptive. The data source in this study was the conversation of the traders at Kedondong traditional market. Data collection techniques used in this study are field notes and audio recordings. The results of the research showed that was a form of internal code switching caused by speakers and opponents. the mixed code form in the Kedondong traditional market consists of words, phrases, and clauses caused by the background of speakers' attitudes, language, code limitations, and speakers.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah alih kode dan campur kode di pasar tradisional Kedondong. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab alih kode dan campur kode di pasar tradisional Kedondong dan implikasinya pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ialah percakapan para pedagang di pasar tradisional Kedondong. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah catatan lapangan dan rekaman audio. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan terdapat bentuk alih kode internal yang disebabkan oleh faktor penutur dan lawan tutur. bentuk campur kode  di pasar tradisional Kedondong terdapat bentuk kata, frasa,dan klausa yang disebabkan oleh latar belakang sikap penutur, kebahasaan, keterbatasan kode, dan pembicara.Kata kunci : alih kode, campur kode, implikasiDOI: http://dx.doi.org/10.23960/Kata/v7i1.2019.0

    Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 7 Bandar Lampung

    Get PDF
    This research was aimed at describing the planning, implementation and evaluation in the learning process of writing description text in seventh grade students SMP Negeri 7 Bandar Lampung. This method of the research was qualitative descriptive. The result showed that in the implementation, there were two activities: teacher activity and students activity. There were three steps in teacher activities: introduction, main activity and closing. In main activity the students are able to (1) observe, (2) ask, (3) try, (4) understand, and (5) communicate. Teachers evaluated the student based on the students attitude by observing the student directly; the student knowledge by giving the written test; and the students skill by practicing to write description text.  Tujuan  penelitian  adalah  mendeskripsikan  perencanaan,  pelaksanaan,  dan  penilaian  pada  kegiatan pembelajaran menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII SMP Negeri 7 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahapan dalam pembelajaran yang meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan  penilaian  pembelajaran.  Pada  perencanaan  pembelajaran,  guru  membuat  rencana  pelaksanaan pembelajaran  berdasarkan  komponen-komponen  RPP  pada  Kurikulum  2013.  Pada  pelaksanaan pembelajaran terdapat dua aktivitas yaitu, aktivitas guru dan aktivitas siswa. aktivitas yang dilakukan guru meliputi tiga tahap kegiatan, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pada kegiatan ini terjadi aktivitas siswa yang meliputi (1) aktivitas mengamati, (2) aktivitas menanya, (3) aktivitas mencoba, (4) aktivitas menalar, dan (5) aktivitas mengomunikasikan. Penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian kompetensi sikap dengan teknik observasi langsung; penilaian kompetensi pengetahuan dengan teknik tes tertulis berupa soal uraian; dan penilaian kompetensi keterampilan dengan teknik tes praktik berupa membuat karangan teks deskripsi.Kata kunci: pembelajaran, menulis, teks deskrips

    Afiks Pembentuk Verba dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab (Analisis Kontrastif)

    Get PDF
    The objective of this study is to compare affix in forming verba of Indonesian (BI) and Arabic language (BA). This study is qualitative research by using the descriptive method. And the data are affixes in forming verba of Indonesian and Arabic language. In addition, for collecting the data the writer used reading by comprehending and taking note. And for analyzing the data used comparative method. Based on the findings and discussion, it found that 1) affix in forming verba of Indonesian language (BI)  are a prefix, prefix, suffix, confix, and clofix. 2) affix in forming verba of Arabic language (BA) are prefix, infix, repetition K2, and confix. 3) both of them are used prefix and confix. 4) affix for the repetition K2 and infix is in BA. For suffix and infix are only in BI. 5) some of verba affixes of BI is used in the imperative and passive sentence. Moreover, affixation cannot be formed in a passive sentence but in an imperative sentence.    Penelitian ini bertujuan membandingkan afiks pembentuk verba bahasa Indonesia (BI) dan bahasa Arab (BA). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah afiks pembentuk verba BI dan BA. Data dikumpulkan dengan teknik simak dan catat. Analsis dilakukan dengan metode komparasi. Hasil dari penelitian ini adalah pertama, afiks pembentuk verba BI meliputi prefiks, sufiks, konfiks, dan klofiks. Kedua, afiks pembentuk verba BA meliputi prefiks, infiks, pengulangan K2, dan konfiks. Ketiga, baik BI maupun BA keduanya menggunakan prefiks dan konfiks. Keempat, afiks pengulangan K2 dan infiks terdapat dalam BA. Sufiks dan konfiks hanya terdapat pada BI. Kelima, beberapa afiks verba BI digunakan dalam kalimat imperatif dan beberapa membentuk verba pasif. Dalam BA afiksasai tidak dapat membentuk verba pasif, tetapi berperan dalam verba (kalimat) imperatif.Kata kunci: Afiks verba, bahasa Indonesia dan bahasa Arab, Kontrasti

    273

    full texts

    294

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇