Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Not a member yet
    294 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PUISI MENGGUNAKAN APLIKASI PREZI PADA SEMESTER GANJIL KELAS X

    Full text link
    The purpose of this study to describe the development of poetry learning using the prezzi application at odd semester of tenth grade students in the year 2018/2019 and. The result showed that there were five phases used, such as observation, planning, implementation, expert validation, and product revision and their eligibility showed the material expert research result on learning spect gained 3.6 score with excellent category and the content aspect gained 3.7 score with a very good category. The assessment of media experts in the display aspect gained 3.75 score in the excellent category, the programming aspect obtained 3.3 score in the very good category, and the role aspects of media ini helping students to understand the material gained 3.8 score in the excellent category. And practitioner assessment in the appraisal scored 3.85 in the excellent category.Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran puisi menggunakan aplikasi prezi pada semester ganjil kelas X tahun ajaran 2018/2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima tahapan yang digunakan, yaitu observasi, perencanaan, pelaksanaan, validasi ahli, dan revisi produk dan kelayakannya menunjukkan hasil penilaian ahli materi pada aspek pembelajaran memperoleh skor 3,6 dengan kategori sangat baik dan aspek isi memperoleh skor 3,7 dengan kategori sangat baik. Penilaian ahli media dalam aspek tampilan memperoleh skor 3,75 dengan kategori sangat baik, aspek pemrograman memperoleh skor 3,3 dengan kategori sangat baik, dan aspek peran media dalam membantu pemahaman materi memperoleh skor 3,8 dengan kategori sangat baik. Penilaian praktisi dalam aspek penilaiannya memperoleh skor 3,85 dengan kategori sangat baik

    PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBASIS HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILL) TEKS DESKRIPSI

    Full text link
    The problem in this research is how the development of HOTS (Higher Order Thinking Skill) based assessment text instruments for grade VII junior high schools and their feasibility. The method in this research is Research and Development (R&D) which adopts the Borg & Gall theory using five stages, namely preliminary studies, product development, product trials, product revisions, and final products. The results of this research and development in the form of HOTS-based assessment instrument products on description text material that are in line with HOTS characteristics, namely, measuring the ability to think at a high level, based on contextual problems, and using various forms of questions. This product has been declared fit for use by material experts and practitioners (Indonesian language teachers) as learning aids with a percentage of eligibility that is 86.6% by material experts and 91.1% by practitioners. Masalah dalam penelitian ini ialah bagaimanakah pengembangan instrumen penilaian berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill) teks deskripsi untuk SMP kelas VII dan kelayakannya. Metode dalam penelitian ini ialah Research and Development (R&D) yang mengadopsi teori Borg & Gall dengan menggunakan lima tahap, yaitu studi pendahuluan, pengembangan produk, uji coba produk, revisi produk, dan produk akhir.Hasil penelitian dan pengembangan iniberupa produk instrumen penilaian berbasis HOTSpada materi teks deskripsi yang sesuai dengan karakteristik HOTS yaitu, mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, berbasis permasalahan kontekstual, dan menggunakan bentuk soal beragam. Produk ini telah dinyatakan layak digunakan oleh ahli materi dan praktisi (guru BahasaIndonesia) sebagai alat bantu pembelajaran dengan persentase kelayakan yaitu 86,6% oleh ahli materi dan 91,1% oleh praktisi. Keywords: instrument, HOTS, description text, eligibilit

    TINDAK ILOKUSI EKSPRESIF DALAM IKLAN MAKANAN DI TELEVISI

    Full text link
    Producers 'strategies for attracting consumers' interest through television advertising are very diverse. The use of language in advertising is one of its strategies. One of the languages used is expressive language. This study aims to describe the expressive illocutionary acts contained in food advertisements on television. The method used in this research is descriptive qualitative. The data source in this research is a fast food ad that airs on television. The results showed that the expressive illocutionary acts used communicated in the form of admiring, feeling proud, complaining, feeling disappointed, feeling happy, feeling homesick, feeling ashamed. Strategi produsen dalam menarik minat konsumen melalui iklan televisi saat ini sangat beragam. Pemanfaatan bahasa dalam iklan tersebut menjadi salah satu strateginya. Salah satu ragam bahasa yang diguanakan adalah ragam bahasa yang bersifat ekspresif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak ilokusi ekspresif yang terdapat dalam iklan makanan di televisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitain ini adalah iklan makanan cepat saji yang tayang di televisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak ilokusi ekspresif yang digunakan berfungsi secara komunikatif dalam bentuk mengagumi, merasa bangga, mengeluh, merasa kecewa, merasa bahagia, merasa rindu, merasa malu. Keywords: illocutionary acts, expressive, advertising, televisio

    Deskripsi Fisik Tokoh Dalam Novel

    Full text link
    The objectives of this research were to describe the physical description of the main and additional characters in Siti Nurbaya's novel by Marah Roesli and the design of literary learning in senior high schools. This research used a descriptive qualitative method. The results of this research showed the physical description of the main and additional characters in Siti Nurbaya's novel by Marah Roesli in terms of the acceleration of the presentation of characters mostly used gradual acceleration presentations, analytical methods for presenting figures, and types of description used a subjective descriptions. Then, the results of this research weremade into a literary lesson plan on basic competencies 3.9 analyzing the content and structure of novel and 4.9 designing novel or novelet by considering the content and structure.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan deskripsi fisik tokoh utama dan tambahan dalam novel Siti Nurbaya karya Marah Roesli dan rancangan pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan deskripsi fisik tokoh utama dan tambahan dalam novel Siti Nurbaya karya Marah Roesli ditinjau dari akselerasi penyajian tokoh lebih banyak menggunakan penyajian akselerasi berangsur, metode penyajian tokoh disajikan secara analitik, dan jenis deskripsi menggunakan deskripsi subjektif. Hasil penelitian ini kemudian dibuat menjadi rancangan pembelajaran sastra pada kompetensi dasar 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel dan 4.9 merancang novel atau novelet dengan memerhatikan isi dan kebahasaan.Kata kunci : fisik tokoh, rancangan pembelajaran, dan novel Siti Nurbay

    Gaya Bahasa Retoris Novel Rembulan Tenggelam Diwajahmu dan Kelayakannya di SMA

    Full text link
    The objective of this study was to describe the style of rhetorical language in the novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu by Tere Liye and its feasibility as a literary teaching material in high school. The method used in this study was a qualitative descriptive method, and some quotes were chosen from the novel as a data source. The data analyzed in this study is the style of language which consists of phonemes, words, phrases, and clauses from each quote in the novel. The results showed that rhetorical language style in the novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu are repetition, alliteration, asonation, anostropy, apophamus, apostrophe, asindenton, polisindenton, chiasmus, ellipsis, euphemism, litotes, protonon, pleonasm, prolepsis, erotesis, and hyperbole. This novel is worth making as a teaching material because it meets the criteria in selecting teaching materials based on the language, mental maturity (psychology), and cultural background.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan gaya bahasa retoris yang terdapat pada novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu karya Tere Liye dan kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan memilih kutipan-kutipan pada novel sebagai sumber data. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah gaya bahasa retoris yang berupa fonem, kata, frasa dan klausa dari setiap kutipan yang terdapat pada novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa retoris yang terdapat dalam novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu adalah repetisi, aliterasi, asonasi, anastrof, apofamus, apostrof, asindenton, polisidenton, kiasmus, ellipsis, eufemismus, litotes, proteron, pleonasme, periphrasis, prolepsis, erotesis dan hiperbola. Novel tersebut layak dijadikan sebagai bahan ajar karena sudah memenuhi kriteria dalam pemilihan bahan ajar berdasarkan aspek bahasa, kematangan jiwa (psikologi), dan latar belakang budaya .Kata kunci: gaya bahasa retoris, novel, bahan ajar

    Deskripsi Tokoh dalam Trilogi Hujan Bulan Juni dan Pembelajarannya Di SMA

    Full text link
    The objectives of this research were to describe the physical description of the main characters in the novel of Hujan Bulan Juni, Pingkan Melipat Jarak and Yang Fana Adalah Waktu by Sapardi Djoko Damono and its use as learning material in Indonesian language and literature for senior high school 12th grade in second semester. This study adopted qualitative-descriptive method. The result of the research showed that Sapardi Djoko Damonouses more accelerated installmentpresentation, analytical technique, subjective description in describing the physic appearance of the main characters. The result of the research could be used as learning material for 12th grade senior high schools which was aimed for students to analyze and to design novels by considering the content and structure based especially in KD.3.9 analyzing the content and structure of novel and KD.4.9 designing novel or novelet by considering the content and structure. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan deskripsi fisik tokoh utama dalam novel Hujan Bulan Juni, Pingkan Melipat Jarak dan Yang Fana Adalah Waktu karya Sapardi Djoko Damono dan pemanfaatannya sebagai bahan ajar Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA kelas 12 semester genap.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sapardi Djoko Damono lebih banyak menggunakan penyajian akselerasi berangsur, teknik analitik, jenis deskripsi subjektif, saat mendeskripsikan penampilan fisik tokoh utama dalam novel Hujan Bulan Juni, Pingkan Melipat Jarak dan Yang Fana Adalah Waktu. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai materi ajardi SMA kelas XII semester genap yang bertujuan agar siswa mampu menganalisis dan merancang novel bedasarkan isi dan kebahasaannya sesuai pada KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel dan KD 4.9 merancang novel atau novelet dengan memperhatikan isi dan kebahasaan. Kata kunci: deskripsi fisik, tokoh utama, dan pemanfaata

    Tindak Ilokusi dalam Serial Mata Najwa dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia

    Full text link
    The problem discussed in this study was ilocutionary action in the Mata Najwa Serial episode Panggung Jabar: Merayu yang Muda and its implications for learning Bahasa Indonesia in high school. This study used a qualitative approach with descriptive methods. The technique of data collection is done by referring to and taking note. Data source this research is the Mata Najwa Serial episode Panggung Jabar: Merayu yang Muda. This study showed are 223 illocutionary acts that were spoken directly and indirectly. The dominating illocutionary acts are assertive stating or telling (74 data), while the least found illocutionary acts is declarative prohibiting (1 data). This study can be implicated in various speaking activities in the classroom. Specifically, this study can be implicated on basic competencies 3.13 and 4.13 that is Analyzing and developing the debate content (problems/issues, points of view and the arguments of several parties, and conclusions).Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah Tindak Ilokusi dalam Serial Mata Najwa Episode Panggung Jabar: Merayu yang Muda dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara simak dan catat. Sumber data penelitian ini adalah video Serial Mata Najwa Episode Panggung Jabar: Merayu yang Muda. Penelitian ini menunjukan ada 223 tindak ilokusi yang diucapkan secara langsung dan tidak langsung. Tindak ilokusi yang mendominasi adalah asertif menyatakan atau memberitahu (74 data), sedangkan tindak ilokusi yang paling sedikit ditemukan adalah deklaratif melarang (1 data). Penelitian ini dapat diimplikasi pada berbagai aktivitas berbahasa di dalam kelas. Secara spesifik, penelitian ini dapat diimplikasikan pada Kompetensi Dasar 3.13 dan 4.13 Menganalisis dan mengembangkan isi debat (permasalahan/isu, sudut pandang dan argumen beberapa pihak, dan simpulan).Kata kunci: tindak ilokusi, Serial Mata Najwa

    Deskripsi Latar dalam Novel Hujan Karya Tere Liye dan Rancang Pembelajarannya di Sekolah Menengah Atas

    Full text link
    The purpose of this reseach is to elaborate  the description of the settings in the novel of Hujan by Tere Liye and to design its learning in senior high schools. The results showed that the setting description in the novel uses three approaches, namely realistic, impressionistic, and based on the author’s attitude. Moreover, it uses diction and figures of speech to describe the settings. The dictions used are denotation and connotation, euphemism, genetic and specific, as well as figuratively used are simile and personification. Based on these findings, researchers compiled a learning plan for grade XII of semester II students with basic competencies 3.9 Analyze the content and language of the novel. The purpose of the learning is after reading the settings description with three approaches, the students are  able to analyze the settings description correctly.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan deskripsi latar dalam novel Hujan karya Tere Liye dan merancang pembelajarannya di SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deskripsi latar dalam novel tersebut menggunakan tiga pendekatan, yaitu pendekatan realistis, impresionistis, dan menurut sikap penulis, serta menggunakan diksi dan kiasan untuk mendeskripsikan latarnya. Diksi yang digunakan adalah denotasi dan konotasi, eufemisme, genetik dan spesifik, serta kiasan berupa simile dan personifikasi. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti menyusun rancangan pembelajarannya  untuk siswa kelas XII semester II dengan kompetensi dasar 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel. Tujuan pada pembelajaran tersebut adalah setelah siswa membaca deskripsi latar dengan tiga pendekatannya, siswa mampu menganalisis deskripsi latar dengan benar.Kata kunci: deskripsi latar, novel, rancangan pembelajaran.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/Kata.v7.i1.20190

    Kemampuan Menulis Surat Kelas VII SMP Al-Kautsar Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2017/2018

    Full text link
    The problem discussed in this study is the ability to write a letter to grade VII students of Al-Kautsar Middle School in Bandar Lampung in the 2017/2018 school year. The purpose of this study was to describe the writing ability of class VIII Al-Kautsar Senior High School in Bandarlampung in the 2017/2018 school year in describing parts of letters, choice of words (diction), and the accuracy of the use of spelling. Based on the overall research results in writing letters (part of the letter, choice of words (diction), and the accuracy of spelling use in good categories with an average of 80.6 the ability to write personal letters is in the category (good) with an average value of 80, 6. The ability to write official letters on linguistic aspects is in the category (good) with an average value of 75.5 The linguistic element in writing letters and personal letters is officially in the category (good) with an average value of 78.7.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah kemampuan menulis surat siswa kelas VII SMP Al-Kautsar di Bandar Lampung pada tahun pelajaran 2017/2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan menulis siswa kelas VIII SMP Al-Kautsar Bandarlampung pada tahun ajaran 2017/2018 dalam mendeskripsikan bagian-bagian huruf, pilihan kata (diksi), dan keakuratan penggunaan ejaan. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan dalam menulis surat (bagian dari surat, pilihan kata (diksi), dan ketepatan penggunaan ejaan dalam kategori baik dengan rata-rata 80,6 kemampuan menulis surat pribadi ada dalam kategori (baik) dengan nilai rata-rata 80,6. Kemampuan menulis surat resmi pada aspek linguistik ada pada kategori (baik) dengan nilai rata-rata 75,5 Unsur linguistik dalam menulis surat dan surat pribadi secara resmi dalam kategori (baik) dengan nilai rata-rata 78,7.Kata kunci: kemampuan menulis huruf, bagian surat, bahas

    Hubungan Memahami Kosakata dengan Menulis Teks Pidato Siswa SMA Plus Muhammadiyah Natar

    Full text link
    Based on the results of the research conducted, the average value of class X (variable x) is 79.00 (good) and the average (variable y) is 82.00 (good). Eleventh grade  students (variable x) is 81.00 (good) and average (variable x) is 83.00 (good). Twelvth grade  students (variable x) is 83.00, (good) and the average value (variable x) is 83.00 with (good). The results of the hypothesis test proposed "there was a positive and close relationship understanding the vocabulary in the ability to write speech texts" was approved.  It could  be seen in the table of calculation results of class X showing r count> r table or 0.577> 0.005, the value of determination coefficient (R Square) is 0.577, it  means (variable Y) has a contribution of 57.7% (variable X). Twelvth graders shows  r count> r table or 0.655> 0.005, the value of determination coefficient (R Square) is 0.655 it means (variable X) has a contribution of 65.5% to (variable Y).Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh nilai rerata siswa kelas X (variabel x) sebesar 79,00 (baik) dan rerata (variabel y) sebesar 82,00 (baik). Siswa kelas XI (variabel x) sebesar 81,00 (baik) dan rerata (variabel x) sebesar 83,00  (baik). Siswa kelas XII (variabel x) sebesar 83,00, (baik) dan nilai rerata (variabel x)  sebesar 83,00 dengan  (baik). Hasil uji hipotesis yang diajukan “ada hubungan yang positif dan erat memahami kosakata dalam kemampuan menulis teks pidato” teruji. Hal ini terlihat dalam tabel hasil penghitungan kelas X menunjukkan r hitung > r tabel atau 0,577 > 0,005, nilai koefesien determinasi  (R Square) adalah 0,577 hal ini berarti (variabel Y) memiliki kontribusi 57,7% terhadap (variabel X). Kelas XII menunjukkan r hitung > r tabel atau 0,655 > 0,005, nilai koefesien determinasi  (R Square) adalah 0,655 hal ini berarti (variabel X) memiliki kontribusi 65,5% terhadap (variabel Y).Kata kunci: kosakata, pidato, kemampuan, korelasi

    273

    full texts

    294

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇