Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Not a member yet
294 research outputs found
Sort by
KATA BERIMBUHAN DALAM LAPORAN PRAKERIN SISWA SMK NEGERI 2 BANDAR LAMPUNG TAHUN 2013
The problem of this research discussed on concerning the affix in the praktik kerja industri (prakerin) report of SMK Negeri 2 Bandar Lampung. The aim of this research were to describe the uses of affix in prakerin report. This research was qualitative descriptive as the research method. The data of this research were the 20 prakerin reports of students. The result of this research showed that the uses of affix in prakerin report were found 2.932 words that consisted of prefix, konfix, simulfix and suffix. The uses of prefix were 1.089 with 6 inaccuracy, the uses of konfix were 628 with 1 inaccuracy, the uses of simulfix were 764 with 28 inaccuracy, the uses of suffix were 451 with 0 inaccuracy.Masalah yang dibahas pada penelitian ini adalah kata berimbuhan dalam laporan praktik kerja industri (prakerin) siswa SMK Negeri 2 Bandar Lampung. Penelitian bertujuan mendeskripsikan penggunaan kata berimbuhan dalam laporan prakerin. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian berupa laporan prakerin siswa yang berjumlah 20 siswa. Hasil penelitian menyatakan bahwa penggunaan kata berimbuhan dalam laporan prakerin ditemukan sebanyak 2.932 kata yang terdiri atas prefiks, konfiks, simulfiks, dan sufiks. Penggunaan prefiks berjumlah 1.089 dengan ketidaktepatan sebanyak 6 kata, penggunaan konfiks berjumlah 628 kata dengan ketidaktepatan sebanyak 1 kata, penggunaan simulfiks berjumlah 764 kata dengan ketidaktepatan sebanyak 28 kata, penggunaan sufiks berjumlah 451 kata dengan ketidaktepatan sebanyak 0 kata.Kata kunci: kata berimbuhan, penggunaan, siswa
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X SMA N 1 PRINGSEWU
The problem of this research is the learning about writing negotiation text at X class students of SMA Negeri 1 Pringsewu. The objective is describing the learning of writing negotiation text, especially X class students of SMA Negeri 1 Pringsewu in 2013/ 2014. The method is descriptive qualitative research. The subjects are the teacher and the students. According to the results, it was concluded that lesson plan made by the teacher in overall had been created based on the component expected in Curriculum 2013. The implementation of learning also showed that it had been pointed to the application of Curriculum 2013, that is applying scientific approach. The evaluation from the teacher then consists of non-test evaluation and test evaluation. Therefore, it can be concluded that the learning about writing negotiation text at X class students of SMA Negeri 1 Pringsewu had been implemented well by the teacher and the students.Permasalahan dalam penelitian ini adalah pembelajaran menulis teks negosiasi siswa kelas X SMA Negeri 1 Pringsewu. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan pembelajaran menulis teks negosiasi khususnya siswa SMA kelas X SMA Negeri 1 Pringsewu tahun pelajaran 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran yang dibuat guru secara keseluruhan telah dirancang berdasarkan komponen yang dituntut ada dalam Kurikulum 2013. Hasil pelaksanaan pembelajaran juga menunjukkan bahwa pembelajaran telah diarahkan pada pengaplikasian kurikulum 2013, yakni menerapkan pendekatan scientific. Kemudian, penilaian yang dilakukan guru meliputi penilaian nontes dan penilaian tes. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menulis teks negosiasi pada siswa kelas X SMA N 1 Pringsewu tahun pelajaran 2013/2014 telah dilaksanakan oleh guru dan siswa dengan baik.Kata kunci: menulis, negosiasi, pembelajaran
WARNA LOKAL DALAM KUMPULAN CERPEN PEREMPUAN DI RUMAH PANGGUNG KARYA ISBEDY STIAWAN
This research is aimed at describing local color in Perempuan di Rumah Panggung, a short story anthology written by Isbedy Stiawan ZS and determining its implication towards literature teaching at Junior High Schools (SMP). The method that is used in this resarch is qualitative descriptive. The data analysis in this study is text analysis technique. The result of this research shows that (1) the word meaning that are found in the study are lexical, grammatical, idiomatic, narrow, and wide meaning, (2) the word classes that are found in the study are noun, verb, adjective and adverb, (3) the language function that are found in the study are strenghtening the character socially, strenghtening social background, and strenghtening the setting, (4) short story entitled Perempuan di Rumah Panggung is suitable to be a media in literature teaching at middle school.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan warna lokal dalam kumpulan cerpen Perempuan di Rumah Panggung karya Isbedy Stiawan ZS dan menentukan implikasinya terhadap pembelajaran sastra di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknis analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Makna kata yang ditemukan dalam penelitian, yakni makna leksikal, makna gramatikal, makna idiomatik, makna sempit, dan makna luas, (2) Kelas kata yang ditemukan dalam penelitian, yakni kata benda, kata kerja, kata sifat, dan kata keterangan, (3) Fungsi bahasa yang ditemukan dalam penelitian, yakni fungsi memperkuat tokoh secara sosial, fungsi memperkuat latar sosial, dan fungsi memperkuat latar tempat, (4) Kumpulan cerpen Perempuan di Rumah Panggung layak untuk dijadikan media pembelajaran sastra di SMP.Kata kunci: cerpen, implikasi, warna lokal
PEMBELAJARAN MEMBACA ASPEK KEBAHASAAN PADA SISWA KELAS XI SMAN 13 BANDAR LAMPUNG
The purpose of this research was to describe the literary aspect of reading learning in students of class XI SMA Negeri 13 Bandar Lampung. Method used in this research is descriptive qualitative. The result showed that the teacher has done the three stages of learning activities in the planning, implementation, and evaluation. The planning of learning components that match the learning scenario, the suitability of learning techniques, as well as the completeness of the instrument while the components that haven't fit the learning objectives as it is less in accordance with the format ABCD, while election material, and the selection of learning resources because it does not match the learning objectives. The implementation of learning activities include learning activities are seen reading, discussion, and presentation. The evaluation conducted by the teachers include assessment results with the techniques of written tests.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran membaca aspek kebahasaan pada siswa kelas XI SMA Negeri 13 Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahap kegiatan dalam pembelajaran yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada perencanaan pembelajaran komponen yang sesuai antara lain skenario pembelajaran, kesesuaian teknik pembelajaran, serta kelengkapan instrumen sedangkan komponen yang belum sesuai yaitu tujuan pembelajaran karena kurang sesuai dengan format ABCD, sedangkan pemilihan materi, dan pemilihan sumber belajar karena tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Pada pelaksanaan pembelajaran terlihat aktivitas pembelajaran meliputi kegiatan membaca, diskusi, dan persentasi. Evaluasi yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian hasil dengan teknik tes tertulis.Kata kunci: aspek kebahasaan, evaluasi, membaca, pelaksanaan, perencanaan
AFIKS DALAM BERITA UTAMA SURAT KABAR LAMPUNG POST
The problem of this research was how the use of affix in newspaper headlines Lampung Post. The purpose of this research was to describe the affix in newspaper headlines Lampung Post and its implications for indonesian learning in high school. This research used a qualitative descriptive method. The data source of this research is newspaper headlines lampung post. Based on the analysis of data, it was found that the use of affixes include prefixes, suffixes, konfiks, and the combination of affixes. The result of this research can also be used as teaching materials of indonesian language learning competencies releated to writing text news.Masalah penelitian ini adalah bagaimana penggunaan afiks dalam berita utama surat kabar Lampung Post. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan afiks dalam berita utama surat kabar Lampung Post dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah berita utama surat kabar Lampung Post. Teknik pengumpulan dan analisis data yang digunakan adalah analisis teks. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan afiks berupa prefiks, sufiks, konfiks, dan kombinasi afiks. Afiks pada kajian ini dapat digunkana sebagai bahan ajar pembelajaran bahasa Indonesia di SMA yang berkaitan dengan kompetensi menulis teks berita.Kata kunci: afiks, headline, implikasi bahan ajar
PEMBELAJARAN MENDONGENG SISWA KELAS VIII SMP TRI SUKSES NATAR LAMPUNG SELATAN
The problem this research is how to learn storytelling at grade VII C SMP Tri Sukses Natar, South Lampung. Based on the research aims to describe problem of learning storytelling at grade VII C SMP Tri Sukses Natar, South Lampung. Which is focused on the planning, implementation, and evaluatiom of learning storytelling. The research used descriptive method. The sources of research is storytelling learning activities at grade VII C SMP Tri Sukses Natar, South Lampung. Data collection of techniques in study is activity observation learn and student, video record, interviewing, observing, implementation of learning, and evaluation of teaching storytelling. Analysis technique used an interactive model data analysis based on the theory of Miles and Huberman. Pursuant to result of planning, teacher give complete formal RPP. Execution happened two activity, activity learn and student activity. The evaluation, teacher use technique of tes written and practice.Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pembelajaran mendongeng siswa kelas VII C SMP Tri Sukses Natar Lampung Selatan tahun pelajaran 2012/2013. Berdasarkan masalah tersebut penelitian bertujuan mendeskripsikan pembelajaran mendongeng siswa kelas VII SMP Tri Sukses Natar Lampung Selatan, yang difokuskan pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran mendongeng. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah kegiatan pembelajaran mendongeng di kelas VII C SMP Tri Sukses Natar Lampung Selatan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi aktivitas guru dan siswa, rekaman video, wawancara, mengamati perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran mendongeng. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data model interaktif yang mengacu pada teori Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil pada perencanaan, guru memberikan RPP formal yang lengkap. Pada pelaksanaan terjadi dua aktivitas, yaitu aktivitas guru dan aktivitas siswa. Pada evaluasi, guru menggunakan teknik tes tertulis dan praktik.Kata kunci: instrumen, mendongeng, pembelajaran
WATAK TOKOH CERPEN DODOLIT DODOLIT DODOLIBRET KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA DAN KELAYAKANNYA
The problem of the reseach was focused on how the main character of Dodolit Dodolit Dodolibret short story by Seno Gumira Ajidarma and the expediency as a teaching material in Senior High School. The objective of the research intended to describe the main character of the short story and to decide the expediency as a teaching material in Senior High School. The method used in the research was qualitative descriptive. The data were collected from Dodolit Dodolit Dodolibret short story by Seno Gumira Ajidarma . Based on the finding, the research was proved that the main character in the short story, Kiplik, has petulant, sincere, independent, dreamer, and lover character. Dodolit Dodolit Dodolibret short story was good as an alternative in the teaching process in Senior High School. Based on the findings, the criteria of option of teaching material devided into two: literature and educational character, which is scooped with listening, speaking, reading, writing skills.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana watak tokoh utama dalam cerpen Dodolit Dodolit Dodolibret karya Seno Gumira Ajidarma dan kelayakannya sebagai bahan ajar di sekolah menengah atas (SMA). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan watak tokoh utama dalam cerpen serta menentukan kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen Dodolit Dodolit Dodolibret karya Seno Gumira Ajidarma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama dalam cerpen ini, yaitu Kiplik, memiliki watak putus asa, benci, marah, ikhlas, mandiri, berkhayal, pasrah, pantang menyerah, besyukur, dan penyayang. Watak tokoh utama ini merupakan pendeskripsian dalam cerpen Dodolit Dodolit Dodolibret karya Seno Gumira Ajidarma. Cerpen ini layak dijadikan alternatif dalam kegiatan pembelajaran sastra Indonesia di SMA. Hal ini berdasarkan kriteria pemilihan bahan ajar sastra ditinjau dari dua aspek: kesastraan dan pendidikan karakter, yang meliputi keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca, serta menulis.Kata kunci: cerpen, tokoh, watak
KECEPATAN EFEKTIF MEMBACA SISWA KELAS X SMAN 1 PUNGGUR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH
Problems studied were effective speed reading class X SMA Negeri 1 Punggur Lampung Tengah regency school year 2012/2013. This study aims to describe the effective speed reading (hereinafter referred to KEM) students who have a term of words per minute (wpm). The effective speed reading involves two things, namely the speed of reading and comprehension. The method used in this research is descriptive method. Readability formulas used to estimate the level of difficulty or readability discourse in this research that uses charts and graphs raygor fry. Charts and graphs raygor fry is the result of an effort to simplify and streamline the readability level of discourse.The study population was all students in the class X SMA Negeri 1 Punggur Lampung Tengah regency school year 2012/2013 amounted to 254 students spread in seven classes.Keywords: speed reading, reading comprehension, effective speed readin
PEMBELAJARAN MEMBACA TABEL SISWA SMPN 5 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2012/2013
Reading table learning for the VII grade student of SMP Negeri 5 Bandar Lampung is the problem in this research. The objective of this research is describes reading table learning especially for the VII grade student of Junior High School of SMP Negeri 5 Bandar Lampung school year 2012/2013. The method used in this research is descriptive research method. Subject in this research is teacher and student. Based on the result of the research concluded that the lesson plan that teacher design has approached the suitability of eight criteria arrangement plan of implementation of the learning, such as learning implementation which consists of teacher activity in teaching and student activity in learning, student' learning result assessment or learning evaluation is done by the teacher with testing technique, that is written test to find information quickly from the table that is read.Pembelajaran membaca tabel siswa kelas VII SMP Negeri 5 Bandar Lampung merupakan permasalahan dalam penelitian ini. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan pembelajaran membaca tabel khususnya siswa SMP kelas VII SMP Negeri 5 Bandar Lampung tahun pelajaran 2012/2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran yang guru rancang sudah mendekati kesesuaian delapan kriteria penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, diantaranya yaitu pelaksanaan pembelajaran yang terdiri atas aktivitas guru dalam mengajar dan aktivitas siswa dalam belajar, penilaian hasil belajar siswa atau evaluasi pembelajaran dilakukan oleh guru dengan teknik tes, yaitu tes tertulis dalam menemukan informasi secara cepat dari tabel yang dibaca.Kata kunci: membaca, pembelajaran, tabel
KEMAMPUAN MEMPROSAKAN PUISI KEPADA ADIK-ADIKKU KARYA ARIFIN C. NOOR SISWA SMA
The problem discussed in this research is how the ability to prose the poetry of students of grade X in SMA Negeri 9 Bandarlampung school year 2012/2013. This study aimed to describe the level of ability to prose the poetry grade X. This reasearch uses descriptive method. The population of this research were 273 students’ distributed in 9 classes. 45 (15%) of them were randomly chosen to be taken as the research sampel. The data were collected by using the technique of writing test. Based on the research results, the ability to prose the poetry of students of grade X in SMAN 9 Bandarlampung quite pretty with an average 67.96%.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan memprosakan puisi siswa kelas X SMA Negeri 9 Bandarlampung tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan memprosakan puisi siswa kelas X. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa berjumlah 273 siswa yang tersebar dalam 9 kelas. Sampel yang diambil dalam penelitian ini 15% dari jumlah siswa setiap kelas, sehingga jumlah sampelnya 45 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan teknik tes tertulis. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan memprosakan puisi siswa kelas X SMAN 9 Bandarlampung tergolong cukup dengan rata-rata 67,96%.Kata kunci: kemampuan, memprosakan, puisi