Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Not a member yet
294 research outputs found
Sort by
PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK SISWA KELAS VII SMP GLOBAL MADANI
This study aimed to describe the planning, implementation, and assessment of learning to write short story. Method which is used in this research is descriptive qualitative. The results showed that the teacher have done three stages of learning there is learning plan (the identity of subjects, core competencies and basic competencies, indicators, learning objectives, learning materials, teaching methods, learning media, learning scenarios, and assessment), the implementation of learning (teacher activity and activities of students), and assessment of learning. Activities that teachers doing include three phases of activity, namely preliminary activities, core activities, and closing activities. At the core activity occurs student activity which includes activities to observe, such as the trying activity, reasoning activity, and the activity of communicating. The evaluation of learning outcomes teachers evaluation also fulfill criteria in accordance with the curriculum learning in 2013.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran menulis cerita pendek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahap pembelajaran yaitu perencanaan pembelajaran (identitas mata pelajaran, kompetensi inti dan kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, media belajar, skenario pembelajaran, dan penilaian), pelaksanaan pembelajaran (aktivitas guru dan aktivitas siswa), dan penilaian pembelajaran. Aktivitas yang dilakukan guru seperti tiga tahap kegiatan, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pada kegiatan inti terjadi aktivitas siswa yang meliputi aktivitas mengamati, aktivitas menanya, aktivitas mencoba, aktivitas menalar, dan aktivitas mengomunikasikan. Kegiatan penilaian pembelajaran hasil penilaian yang telah dilaksanakan guru juga telah memenuhi kriteria penilaian pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum 2013.Kata kunci: cerita pendek, perencanaan, penerapan penilaian
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL PAK GURU KARYA AWANG SURYA DAN IMPLIKASINYA
The purpose of this study was to describe the values of character building in the novel Pak Guru by Awang Surya and its implications in literature learning in high school. This study used a qualitative descriptive method. The data source in this study was novel Pak Guru by Awang Surya. The data were analyzed by using qualitative data analysis. The results showed that the values of character building in the novel Pak Guru by Awang Surya consisted of the values associated with the behavior of the Almighty God, yourself, and others, while the behavior associated with the social environment and nationality could not be found. The values of character building in the novel Pak Guru could be useful as material in literature learning at SMA class XII.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Pak Guru karya Awang Surya dan implikasinya dalam pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Pak Guru karya Awang Surya. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Pak Guru terdiri atas nilai-nilai perilaku yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, dan sesama, sementara perilaku yang berhubungan dengan lingkungan sosial dan kebangsaan tidak ditemukan. Nilai pendidikan karakter dalam novel Pak Guru dapat dijadikan sebagai bahan ajar pembelajaran sastra di SMA kelas XII.Kata kunci: implikasi, nilai karakter, pembelajaran
STRUKTUR KALIMAT DALAM TEKS ANEKDOT PADA SURAT KABAR TEMPO EDISI NOVEMBER 2014
The problem in this research is how the sentence structure based on form and meaning in an anecdotes text in the Tempo newspaper edition on November 2014 and the implication in learning Indonesian language. The aim is to describe sentence structure based on anecdote text form, the meaning of anecdote text, and the implication in learning Indonesian language. This research uses qualitative descriptive method. Based on the data analysis result, it is found that 5 anecdote texts which the sentence structure is divided into two based on form and meaning. Based on form, there are simple sentence, compound sentence (equivalent and multilevel) and in complete sentence, where as based on the meaning, there are declarative, interogative, imperative, and exclamative sentence. Tempo newspaper especially those anecdotes text can be used as a source of learning, for example in teaching about sentence structure. Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah struktur kalimat dalam teks anekdot pada surat kabar Tempo edisi November 2014 dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur kalimat berdasarkan bentuk pada teks anekdot, makna pada teks anekdot, dan implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan 5 teks anekdot yang struktur kalimatnya dibagi menjadi dua, yaitu berdasarkan bentuk dan berdasarkan makna. Berdasarkan bentuk ada kalimat tunggal, kalimat majemuk (setara dan bertingkat), kalimat tak lengkap, sedangkan berdasarkan makna ada deklaratif, interogatif, imperatif, dan eksklamatif. Surat kabar Tempo terutama yang ada teks anekdotnya dapat dijadikan sumber belajar, contohnya dalam membelajarkan tentang struktur kalimatnya.Kata kunci: pembelajaran, struktur kalimat, teks anekdot
KELAYAKAN ISI DAN BAHASA PADA BUKU TEKS BUPENA BAHASA INDONESIA KELAS VII
Formulation of the problem in this research is how the feasibility of content and language in Indonesian Bupena Class VII textbook by Ima Rohima. The purpose of this study is to describe the feasibility of content and language in Indonesian Bupena Class VII textbook by Ima Rohima. This study used descriptive qualitative method, data collection in this study was performed by using the documentation technique. Data analysis was performed through the stages of data reduction, data presentation, and verification. The result of this research showed that in the Indonesian Bupena Class VII textbook by Ima Rohima has met eligibility standards content and language that has been set.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kelayakan isi dan bahasa pada buku teks Bupena Bahasa Indonesia Kelas VII karya Ima Rohima.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kelayakan isi dan bahasa pada buku teks Bupena Bahasa Indonesia Kelas VII karya Ima Rohima. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengambilan data pada penelitian ini dilakukan menggunakan teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam buku teks Bupena Bahasa Indonesia Kelas VII karya Ima Rohima telah memenuhi standar kelayakan isi dan bahasa yang telah ditetapkan.Kata kunci: buku teks, kelayakan bahasa, kelayakan isi
PEMBELAJARAN MEMAHAMI STRUKTUR DAN KAIDAH TEKS ANEKDOT SISWA KELAS X SMA
This research aimed to describe learning in understanding structure and rule of anecdote text at the first grade of SMA Negeri 1 Bukit Kemuning, academic year of 2013/2014. The research used descriptive qualitative design. Result of the research showed that teachers performance in the three steps of learning activity; planning, performance, assessment, was not maximal. The teacher had designed the lesson plan according to planning instrument of Curriculum 2013. In the activity of learning, the teacher did not associate the learning material at the present time with the students experience, neither did the teacher demonstrate something related with the theme, nor the teacher give oral and written test. Students activities such as observing, questioning, exploring, associating and communicating ran well according to the instruments of students activity. Assessment designed in the lesson plan was appropriate with the authentic assessment of Curriculum 2013.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran memahami struktur dan kaidah teks anekdot siswa kelas X SMA Negeri 1 Bukit Kemuning tahun pelajaran 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru belum maksimal melaksanakan tiga tahap kegiatan dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Guru sudah merancang perencanaan pembelajaran sesuai dengan instrumen perencanaan Kurikulum 2013. Pada kegiatan pelaksanaan, guru tidak mengaitkan materi pembelajaran sekarang dengan pengalaman peserta didik, guru tidak mendemonstrasikan sesuatu yang terkait dengan tema, guru tidak memberikan tes lisan atau tulisan. Aktivitas siswa yang meliputi aktivitas mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan telah dilakukan dengan baik sesuai dengan instrumen aktivitas siswa. Penilaian yang dirancang dalam RPP telah sesuai dengan penilaian auetentik Kurikulum 2013.Kata kunci: pemahaman, pembelajaran, teks anekdot
TELAAH ISI DAN BAHASA BUKU MAHIR BERBAHASA INDONESIA KELAS VIII TERBITAN YUDHISTIRA
Indonesian text book were being circulated for various levels and from various publishers. But that was not according to standard of National Education Standards Agency (BSNP) both in terms of content and language. This study aimed to describe the content and language of Mahir Berbahasa Indonesia text book. To achieve aim, this study used qualitative descriptive method that supported by simple statistic. The result of research showed both of the content and language of this text book were considered very good. There were weakness in chapter one and two because the goal of formulated not accordance with base competencies. As aspect of language, there are mistakes in the use of rule and the written sentences.Buku bahasa Indonesia banyak beredar untuk berbagai jenjang dan dari berbagai penerbit, namun buku-buku itu belum tentu memenuhi standar dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) baik dari segi isi, maupun bahasanya. Sehubungan dengan itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek isi dan bahasa buku Mahir Berbahasa Indonesia. Untuk mencapai tujuan itu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang ditunjang dengan statistik sederhana. Temuan penelitian menunjukkan baik isi maupun bahasa buku sudah tergolong sangat baik. Ada sedikit kelemahan pada bab satu dan dua karena adanya tujuan yang dirumuskan tidak sesuai dengan kompetensi dasar. Demikian pula dengan aspek bahasa, masih terdapat kesalahan dalam penggunaan kaidah dan penulisan kalimat.Kata kunci: bahasa, buku teks, isi, telaah
PEMBELAJARAN MENYUSUN TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 13 BANDAR LAMPUNG
This research aimed to describe the learning of compiling explanation text for 7th grade students at state junior high school 13 Bandar Lampung. Method that used in this study was qualitative descriptive. The result of this study showed that the teachers have done three stages of learning, including planning, implementation, and learning assessment. In the learning plan that contained in Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) that used by teachers by following the RPP format in 2013 curriculum. In the implementation of learning founded that some of teachers activities have fullfilled the learning concept of 2013 curriculum, by doing apersepsi activities, core activities, and closing activities. In the learning assessment of compiling explanation text, seem that the teachers only assess the knowledge aspects, by giving the students assigment to compile explanation text individually.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran menyusun teks eksplanasi siswa kelas VII SMP Negeri 13 Bandarlampung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahapan dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Pada perencanaan pembelajaran tertuang dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang digunakan oleh guru dengan mengikuti format RPP kurikulum 2013. Pada pelaksanaan pembelajaran ditemukan bahwa beberapa kegiatan guru telah memenuhi konsep pembelajaran kurikulum 2013, yakni telah dilakukannya kegiatan apersepsi, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pada penilaian pembelajaran menyusun teks eksplanasi, terlihat guru hanya menilai aspek pengetahuan saja, yakni siswa diberi tugas menyusun teks eskplanasi secara individu.Kata kunci: ekplanasi, menyusun, pembelajaran
PEMBELAJARAN MEMAHAMI TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 13 BANDAR LAMPUNG
The purpose of this research is to describe the learning process of comprehending explanation text in student grade VII of SMP Negeri 13 Bandar Lampung. This research used descriptive qualitative method. The result of the research show that the teacher had conducted planning, implementing, and assessing. In the planning step, the teacher made complete lesson plan based on the components of 2013 curriculum lesson planning. All of the teaching learning processes were collected in the application of scientific approach which the step consist of observing, questioning, understanding, trying and communicating. The scope of teacher assessment to the students behaviour in teaching learning process is by watching them and students competence by written test. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran memahami teks eksplanasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 13 Bandar lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Pada perencanaan pembelajaran, guru membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) lengkap berdasarkan komponen-komponen RPP pada kurikulum 2013. Seluruh aktivitas pembelajaran terangkum dalam pengaplikasian pendekatan saintifik yang tahapannya berupa mengamati, menanya, menalar, mencoba dan mengomunikasikan. Penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian kompetensi sikap dengan mengamati sikap siswa saat mengikuti kegiatan pembelajaran dan kompetensi pengetahuan dengan teknik tes tertulis.Kata kunci: memahami, pembelajaran, teks eksplanasi
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL BERTEMAN DENGAN KEMATIAN DAN PEMBELAJARANNYA DI SMA
The present research problem was the values of character education in the novel BertemanDenganKematian: CatatanGadis Lupusby SintaRidwanand its learning in high schools. The method used in this research was descriptive qualitative method. The results show a total of 109 data on the values contained in the novel characters: 11 data on Religious, 11 data on Honest, 4 data on Tolerance, 4 data on Discipline, 7 data on Work Hard, 10 data on Creative, 8 data on Self, 2 data on Democratic, 15 data on Curious, 1 data on the spirit of the National, 2 data on Love Homeland, 2 data on Rewarding Achievement, 6 data on Friendly, 2 data on Love Peace, 2 data on Joy of Reading, 15 data on Social Care, and 5 data on Responsible. Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Berteman Dengan Kematian: Catatan Gadis Lupus karya Sinta Ridwan dan pembelajarannya di SMA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptifkualitatif. Hasil penelitian menunjukkan total ada 109 data mengenai nilai-nilai karakter yang terdapat dalam novel, meliputi Religius 11 data, Jujur 11 data, Toleransi 4 data, Disiplin 4 data, Kerja Keras 7 data, Kreatif 10 data, Mandiri 8 data, Demokratis 2 data, Rasa Ingin Tahu 15 data, Semangat Kebangsaan 1 data, Cinta Tanah Air 2 data, Menghargai Prestasi 2 data, Bersahabat 6 data, Cinta Damai 2 data, Gemar Membaca 4 data, Peduli Sosial 15 data, dan Bertanggung Jawab 5 data. Kata kunci:karakter, nilai-nilai, pendidikan
RESEPSI SISWA TERHADAP PUISI CINTAKU JAUH DI PULAU KARYA CHAIRIL ANWAR
The problem in this research was the reception of students to poem Cintaku Jauh di Pulau by Charil Anwar. The purpose of this study was to describe the reception of students to poem Cintaku Jauh di Pulau by Charil Anwar. This study used a qualitative descriptive study. In the headline indicator, there are three groups of data. On the theme indicators found three groups of data. In the figure of speech indicators discovered three groups of data. On the mandate of the indicators found one group of data.Masalah dalam penelitian ini adalah resepsi siswa terhadap puisi Cintaku di Pulau karya Chairil Anwar. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan resepsi siswa terhadap puisi Cintaku Jauh di Pulau karya Chairil Anwar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pada indikator judul terdapat tiga kelompok data. Pada indikator tema ditemukan tiga kelompok data. Pada indikator majas ditemukan tiga kelompok data. Pada indikator amanat ditemukan satu kelompok data.Kata kunci : puisi, resepsi, siswa