Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Not a member yet
    294 research outputs found

    Citra Perempuan Jawa dalam Novel Suti Karya Sapardi Djoko Damono dan Implikasinya

    Get PDF
    The purpose of this research is to describe the image of Javanese female characters in the novel Suti by Sapardi Djoko Damono and its implication for Indonesian language learning in Senior High School. This study used a descriptive qualitative method. The results showed that Suti figures has an image that includes the image of a character as a wife who dared to oppose her husband, as a loving woman, as a submissive woman, as a child who submitted to the decision of parents, and as a responsible worker. Bu Sastro figure has an image that includes the image of a character as a loving wife, as a wife who is responsive to sympathy, as a wife who cares to her husband, and as a wife who respects her husband. Parni figure has an images that includes the image of a stubborn female character. The results of this research were implicated in the Indonesian language learning activity in Senior High School.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan citra tokoh perempuan Jawa dalam novel Suti karya Sapardi Djoko Damono serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Suti memiliki citra yang meliputi citra tokoh sebagai istri yang berani melawan suami, sebagai wanita yang penuh kasih sayang, sebagai wanita yang penurut, sebagai anak yang pasrah terhadap keputusan orang tua, dan sebagai pekerja yang bertanggung jawab. Tokoh Bu Sastro memiliki citra yang meliputi citra tokoh sebagai istri yang penuh kasih sayang, sebagai istri yang tanggap terhadap simpati, sebagai istri yang peduli kepada suami, dan sebagai istri yang menghargai suami. Tokoh Parni memiliki citra yang meliputi citra tokoh sebagai perempuan yang keras kepala. Hasil penelitian diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA.Kata kunci : citra tokoh, implikasi, perempuan jaw

    Majas dalam Anak Ini Mau Mengencingi Jakarta? dan Kelayakannya Sebagai Bahan Ajar

    Get PDF
    The problem discussed in this research was how the figure of speech in the collection of short stories Anak Ini Mau Mengencingi Jakarta? and its feasibility as a teaching material in high school. The purpose of this study to describe figure of speech in the collection of short stories and its feasibility as a literary material in high school. The method used was qualitative descriptive method. Sources of research data was short stories in a collection of short stories Anak Ini Mau Mengencingi Jakarta. Data analysis technique in this research was text analysis. The results showed that the figure of speech contained in a collection of Anak Ini Mau Mengencingi Jakarta? short stories was the figure of speech of simile, metaphor, personification, depersonification, hyperbole, lytotes, irony, allusion, sinekdoke, and metonimia. A collection of short stories Anak Ini Mau Mengencingi Jakarta? deserves to be a teaching material because it meets the criteria in the selection of teaching materials based on curriculum aspects, character building, and literature.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimanakah majas dalam cerpen Kompas 2015 Anak Ini Mau Mengencingi Jakarta? dan kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan majas dalam cerpen padacerpen tersebut dan kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah cerpen-cerpen Kompas 2015 Anak Ini Mau Mengencingi Jakarta?. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majas yang terdapat dalam cerpen Anak Ini Mau Mengencingi Jakarta? adalah majas simile, metafora, personifikasi, dipersonifikasi, hiperbola, litotes, ironi, alusi, sinekdoke, dan metonimia. Kumpulan Cerpen Kompas 2015 Anak Ini Mau Mengencingi Jakarta? layak dijadikan sebagai bahan ajar karenasudah memenuhi kriteria dalam pemilihan bahan ajar berdasarkan aspek kurikulum, pendidikan karakter, dan sastra.Kata kunci: bahan ajar, cerita pendek, majas

    Kesalahan Berbahasa dalam Karangan Siswa SMAN 1 Bandar Sribhawono Tahun Ajaran 2016/2017

    Get PDF
    The purpose of this research is to describe language errors happens in students essay based on language failure analysis. The research was conducted in 10th grade students of SMAN 1 Bandar Sribhawono. This research used qualitative approach with descriptive method. Students are given task to write an essay and later to be analyzed with linguistic category taxonomy, surface strategy taxonomy, and communicative effect taxonomy. The results showed that some language errors in students essay, (1) based on linguistic category taxonomy, (a) letter writings error, (b) word writings error, (c) punctuation writings error; (2) based on surface strategy taxonomy, (a) omission, (b) addition, (c) missformation, (d) missordering; and (3) based on communicative effect taxonomy, (a) global error and (b) local error. Penelitian kesalahan berbahasa ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa yang terjadi pada karangan siswa kelas X SMAN 1 Bandar Sribhawono Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan memberikan tugas kepada siswa untuk membuat karangan yang selanjutnya dianalisis berdasarkan taksonomi kategori linguistik, taksonomi siasat permukaan, dan taksonomi efek komunikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam karangan siswa kelas X SMAN 1 Bandar Sribhawono (1) berdasarkan taksonomi kategori linguistik ditemukan, (a) kesalahan penulisan huruf, (b) kesalahan penulisan kata, (c) kesalahan penulisan tanda baca; (2) berdasarkan taksonomi siasat permukaan ditemukan, (a) kesalahan penghilangan, (b) kesalahan penambahan, (c) kesalahan formasi, (d) kesalahan susun; dan (3) berdasarkan taksonomi efek komunikatif ditemukan, (a) kesalahan global dan (b) kesalahan lokal. Kata kunci: karangan siswa, kesalahan berbahasa, taksonomi kesalahan berbahas

    Alih Kode dan Campur Kode Masyarakat Kelurahan Sukajawa Bandar Lampung dan Implikasinya

    Get PDF
    The problem of this research is the form and factor which caused code switching and code mixing of the daily conversation of sukajawa citizens and the implication of Indonesian language learning process at Senior High School. The method used is descriptive qualitative. Data collection process in this research was using technique of free heed mutual conversation with recording device. The result shows that there is changing code intern in the form of transition from Indonesian to Javanese or vice versa and changing code ekstern in the form of transition from Indonesian language to Arabic. The most dominant factor is speaker factor. Form of mixing code as word mixing code, phrase, word looping, idioms, and clauses. The Most dominant of cause factors on occur mixing code is Speaker background. The result of the research is implied on the learning materials of senior high school on second grade, especially on basic curriculum 3.2 and 4.2 In comparative material and production of drama / film texts.Masalah dalam penelitian ini adalah bentuk dan faktor penyebab alih kode dan campur kode pada tuturan masyarakat Kelurahan Sukajawa Kecamatan Tanjung Karang Barat Bandarlampung dan implikasinya pada pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMA. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap dengan menggunakan alat rekam. Hasil penelitian menunjukkan terdapat alih kode intern berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa atau sebaliknya dan alih kode ekstern berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Arab. Faktor penyebab alih kode yang paling dominan adalah faktor penutur. Bentuk campur kode meliputi campur kode kata, frasa, perulangan kata, idiom, dan klausa. Faktor penyebab campur kode yang paling dominan adalah faktor latar belakang sikap penutur. Hasil penelitian diimplikasikan pada materi pembelajaran di SMA kelas XI semester genap, khususnya pada KD 3.2 dan 4.2 dalam materi perbandingan dan produksi teks drama/film.Kata kunci: alihkode, campurkode, masyarakat sukajawa, pembelajaran

    Diksi dalam Poster Berbasis Elektronik di Youtube Serta Implikasinya

    Get PDF
    The purpose of this study is to describe the direction in posters on youtube and its implications to learning Indonesia languages in Senior High Scohool. The method that used is qualitative descriptive method. Based on the overall analysis, the authors conclude that the diction in an electronic based posters on youtube and encompasses the from of the word denotative, connotative and context. The implication of diction to learning Indonesia languages in senior high school is the study material of 12 th grade students of the odd semester about facts and opinions in an article with the right choice of words and the right expression.Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan diksi dalam poster berbasis elektronik di Youtube serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Mengenah Atas. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis secara keseluruhan, penulis menyimpulkan bahwa diksi dalam poster berbasis elektronik di Youtube dengan meliputi bentuk kata denotatif, konotatif, dan konteksnya. Implikasi diksi terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA yaitu materi pembelajaran siswa kelas XII semester ganjil tentang fakta dan opini dalam sebuah artikel dengan pilihan kata dan ekspresi yang tepat.Kata kunci : diksi, pembelajaran, poster berbasis elektronik di youtube

    Tindak Tutur Memerintah dalam Bahasa Lampung Orang Tua kepada Anak dan Implikasinya

    Get PDF
    The aim of this research was to describe commanding expressions in Lampungnese from parents to children and its implication as an Indonesian lesson sources in Senior High School. This research used descriptive qualitative method. The result showed that commanding expressions from parents to children were in the form of direct and indirect commands. Furthermore, there was language politeness with politeness principle using generositymaxims, wisdom, sympathy, appreciation, and conciliation. In indirect commands, there were interrogative, reporting, and commanding modes. This research's result could be implicated to the Indonesian lessons in Senior High School especially languange politeness in conversation.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tindak tutur memerintah dalam bahasa Lampung dari orang tua kepada anak dan implikasinya pada pembelajaran bahasa di SMA. Sehubungan dengan itu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa tindak tutur memerintah orag tua kepada anak berbentuk langsung dan tidak langsung. Selain itu, terdapat kesantunan berbahasa dengan prinsip sopan santun menggunakan maksim kedermawanan, kebijaksanaan, simpati, penghargaan, dan permufakatan. Dalam tuturan memerintah tidak langsung, terdapat modus tanya, berita dan perintah. Hasil penelitian dapat diimplikasikan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA khususnya kesantunan berbahasa dalam pertuturan.Kata kunci: implikasi, kesantunan berbahasa, dan tindak tutur memerintah

    Kritik Sosial dalam Film Tanah Surga, Katanya Karya Herwin Novianto dan Implikasinya

    Get PDF
    The purpose of this research is to describe the social critism in the Tanah Surga, Katanya movie by Herwin Novianto and its implication for Indonesian language learning in Senior High School. This research used qualitative descriptive method. The result of research showed that in the Tanah Surga, Katanya movie was found the social crirism. Social critism birocration problem was more found than social critism of poverty problem, criminallity, disorganitation of family, population, education, not obedience for norms social, and enviromental. In other that, the expression of social critism authors which becomes the most dominant is showing social critism authors directly. The result of this research were implicated in the Indonesian language learning in Senior High School grade XII/II as an literature material, specially in drama/film. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kritik sosial dalam film Tanah Surga, Katanya karya Herwin Novianto dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam film Tanah Surga, Katanya ditemukan kritik sosial. Kritik sosial masalah birokrasi lebih banyak ditemukan daripada kritik sosial masalah kemiskinan, kejahatan, disorganisasi keluarga, kependudukan, pendidikan, pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat, dan lingkungan hidup. Selain itu, pengungkapan kritik sosial pengarang yang paling dominan adalah pengungkapan kritik sosial pengarang secara langsung. Hasil penelitian ini diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XI/II pada materi sastra, khususnya drama/film.Kata kunci : film tanah surga katanya, implikasi, kritik sosial

    Permainan Bahasa Wacana Humor Akun Meme Comic Indonesia di Instagram serta Implikasinya

    Get PDF
    The purpose of this research was to describe game of language in phonology, morphology, and semantics in Meme Comic Indonesia humor discourse in instagram and its implication to Indonesian language learning in senior high school. This study used descriptive qualitative method. The results showed that in the phonology field tend to use substitution language game, then in the field of morphology tend to use game abbreviation language, whereas in the semantic field, the most widely used language game is homonym. The results of this study are implicated in learning Indonesian in senior high school class X on anecdote text material. The data serve as an example of anecdote text.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan permainan bahasa dalam bidang fonologi, morfologi, dan semantik pada wacana humor Meme Comic Indonesia di instagram dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bidang fonologi cenderung menggunakan permainan bahasa substitusi, kemudian pada bidang morfologi cenderung menggunakan permainan bahasa singkatan, sedangkan pada bidang semantik, permainan bahasa yang paling banyak digunakan adalah homonim. Hasil penelitian ini diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas X pada materi teks anekdot. Data dijadikan sebagai contoh teks anekdot.Kata kunci : permainan bahasa, wacana humor, meme

    MODUS TINDAK TUTUR PADA MAHASISWA PRODI BATRASIA FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG DAN IMPLIKASINYA

    Get PDF
    This research purpose was to describe speech action modes of the students of Indonesian Language and Literature Program FKIP student of Lampung University and its implication on teaching speaking in University. The research design was qualitative design. The results showed that speech action modes of Indonesian Language and Literature Study Program FKIP student of Lampung University are directly speech and indirectly speech which have a communicative purpose. In modes of news, can be used to express the speech action or tell something, command, ask, and reject. Modes of question can be used not only to ask but also to command, offer, and ask. In modes of command can be used to command someone like ask, prohibition, and invitation.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan modus tindak tutur pada mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Lampung dan implikasinya terhadap pembelajaran berbicara di perguruan tinggi. Desain penelitian ini adalah desain kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwamodus tindak tutur pada mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Lampung yang dituturkan secara langsung dan tidak langsung memiliki fungsi komunikatif. Pada modus berita dapat digunakan untuk mengekspresikan tindak tutur memberitakan atau menginformasikan sesuatu, memerintah, meminta, dan menolak. Modus tanya dapat digunakan oleh penutur bukan hanya semata-mata untuk bertanya melainkan dapat digunakan untuk memerintah, menawarkan, dan meminta. Pada modus perintah dapat digunakan untuk memerintah mitra tutur baik berupa permintaan, larangan, dan ajakan.Kata kunci: mahasiswa, modus, tindak tutur

    KEPRIBADIAN PADA TOKOH DALAM NOVEL RINDU KARYA TERE LIYE DAN RELEVANSINYA

    Get PDF
    The purpose of this research was to describe the personality of figures experienced by the figures in the Rindu novel and its relevance in teaching literature in high school which includes das ice (id), das ich (ego), and das ueber ich (superego) in terms of three aspects language, psychology, and cultural backgrounds. Method in this research was descriptive qualitative. Data sources this research novel was Rindu work Tere Liye. Technique data analysis in this research was reduction data, presentation of data, and the withdrawal of conclusion. The result analysis showed that personality conflict category id is 4 , ego is 72, and the superego is 25 so a whole data of personality conflict obtained is 101 data. So it can be concluded that personality that there are on type of personality ego with the data as many 72. Next, the results of that the analysis above novel miss fit for consumption of teaching materials literature in high school.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepribadian tokoh yang dialami para tokoh dalam novel Rindu dan relevansinya dalam pengajaran sastra di SMA yang meliputi das es (id), das ich (ego), dan das ueber ich (superego). Ditinjau dari tiga aspek yaitu aspek bahasa, psikologi, dan latar belakang budaya. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian novel Rindu karya Tere Liye. Teknik analisis data penelitian adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan data konflik kepribadian berkategori id 4, ego 72, dan supereg 25 jadi keseluruhan data konflik kepribadian 101 data. Maka disimpulkan kepribadian yang banyak muncul terdapat pada jenis kepribadian ego sebanyak 72. Selanjutnya, hasil analisis terhadap novel Rindu layak untuk dijadikan bahan ajar sastra di SMA.Kata kunci: kepribadian, novel, relevansi

    273

    full texts

    294

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇