Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
Not a member yet
    192 research outputs found

    PEMANTAUAN RESPON KLINIS PENDERITA EPILEPSI GRAND MALL PADA LANSIA (Geriatri ) YANG MENDAPAT TERAPI FENITOIN DI APOTEK RAWAT JALAN RUMAH SAKIT ”X” Malang

    Get PDF
    Pendahuluan Angka prevalensi penderita epilepsi aktif berkisar antara 4-10 per 1000 penderita epilepsi (Beghi dan Sander, 2008). Bila jumlah penduduk Indonesia berkisar 220 juta, maka diperkirakan jumlah penderita epilepsi baru 250.000 per tahun. Rata-rata prevalensi epilepsi 8,2 per 1000 penduduk. Prevalensi epilepsi pada bayi dan anak-anak cukup tinggi, menurun pada dewasa muda dan pertengahan, kemudian meningkat lagi pada kelompok usia lanjut (Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI, 2011). Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui persentase respon penderita epilepsi tipe grand mall lanjut usia yakni respon toksik berupa hiperplasia gusi, ruam kulit, vertigo, nistagmus, mual, sukar berbicara, ataksia. Penelitian ini bersifat observasional berdasarkan hasil kuesioner pasien epilepsi di apotek rawat jalan Rumah Sakit ”X” Malang pada bulan April – Oktober tahun 2019. Metode yang digunakan adalah deskriptif untuk melihat gambaran presentasi respon penderita epilepsi tipe grandmall. Instrumen penelitian berupa lembar pengambilan data dan kuesioner. Data akan dianalisis dan di dskripsikan berdasarkan hasil kuesioner. Hasil Berdasarkan hasil penelitian sekitar 27,06 % responden menjawab Ya terjadi efek samping penggunaan fenitoin, sedangkan responden yang menjawab (Tidak) atau responden yang tidak muncul efek samping sesuai dengan kuisioner yaitu (78,94%). Berdasarkan hasil penelitian efek samping yang muncul paling banyak pada responden adalah pusing yaitu terjadi pada 7 responden, efek samping yang juga banyak muncul pada responden diantaranya sempoyongan, berputarnya bola mata secara cepat an sukar bicara yaitu masing masing terjadi pada 6 responde

    COPING MECHANISM MAHASISWA BARU DALAM MENGHADAPI PROGRAM PENGENALAN KEHIDUPAN KAMPUS DI POLTEKKES RS dr.SOEPRAOEN MALANG

    Get PDF
    Introduksi Program Pengenalan Kehidupan Kampus adalah suatu kegiatan yang terprogram dan dikelola dengan baik yang bertujuan agar mahasiswa menyesuaikan diri dengan lingkungan kampus dan sistem pendidikan tinggi yang akan mereka jalani selama studi. Beberapa penelitian mengungkapkan mahasiswa baru yang akan menjalani program pengenalan studi mengalami kecemasan dan melakukan tindakan pengalihan yang bermacam-macam atau disebut coping mechanism. Penenelitian ini bertujuan untuk mengetahui coping mechanism mahasiswa baru dalam menghadapi program pengenalan kehidupan kampus di Poltekkes RS dr.Soepraoen Malang. Desain dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa baru prodi keperawatan yang menjalani program pengenalan kehidupan kampus sejumlah 170. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian mahasiswa baru yang menjalani program pengenalan kehidupan kampus sejumlah 119 yang diambil secara stratified random sampling. Penelitian ini dilakukan di Poltekkes RS dr.Soepraoen Malang Pada bulan Agustus 2018. Hasil penelitian menujukkan coping mechnism mhasiswa baru hampir seluruhnya adaptif sebanyak 118 orang (99,2%) dan sebagian kecil maladaptif sebanyak 1 orang (0,8%). Diskusi Hal ini kemungkinan disebabkan karena usia, pola asuh, pekerjaan orang tua, dan jenis kelamin responden. Kesimpulan Dari hasil diatas pihak institusi dapat bekerja sama dengan orang tua untuk memberikan dukungan sehingga mahasiswa akan menyikapi sumber stresor secara lebih adaptif

    HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PERSEPSI DENGAN KEIKUTSERTAAN PRENATAL YOGA PADA IBU HAMIL

    Get PDF
    Pendahuluan. Kehamilan merupakan suatu proses yang fisiologi bagi seorang wanita, tetapi tidak semua proses kehamilan dapat berjalan dengan normal, karena selama kehamilan terjadi adaptasi anatomi, fisiologi dan biokimiawi yang terus meningkat sejalan dengan usia kehamilan. Metode: Penelitian ini menggunakan design analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 124 responden. Alat pengumpulan data adalah kuesioner. Analisis bivariat dengan uji korelasi Chi Square. Hasil dan analisis: Analisis bivariat antara pendidikan dan persepsi, memiliki hubungan yang signifikan dengan keikutsertaan dalam prenatal yoga, semua variabel memiliki nilai p value < 0,001. Diskusi. Pendidikan, persepsi, memiliki hubungan yang signifikan dengan keikutsertaan dalam prenatal yoga

    LAYANAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DI SD NEGERI PAGENTAN 5 SINGOSARI KABUPATEN MALANG

    Get PDF
    Pendahuluan Dalam penyerapan pelajaran dengan nyaman, baik, produktif dan dewasa harus diiringi oleh penciptaan kualitas perbaikan kesehatan dan gizi peserta didik. Salah satu faktor yang bisa menciptakannya adalah kesehatan para peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Bagaimana aturan kerja Usaha Kesehatan Sekolah di SD N PAGENTAN 5 Singosari Kabupaten Malang. (2) Bagaimana keterlibatan anggota sekolah dalam pelayanan usaha kesehatan sekolah di SD N PAGENTAN 5 Singosari. (3) Bagaimana koordinasi dan kerja sama yang dilakukan sekolah dalam usaha kesehatan sekolah di SD N PAGENTAN 5 Singosari. Penelitian ini dilaksanakan di SD N PAGENTAN 5 Singosari. Metode Penelitan ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif berlandaskan pada kejadian natural atau alami.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pola kerja usaha kesehatan sekolah di SD N PAGENTAN 5 Singosari (a) Kegiatan sehari-hari di usaha kesehatan sekolah telah dilakukan sesuai dengan acuan (b) Murid dan guru juga dijadwal untuk menjaga UKS (c) Prosedur penggunaan UKS (d) Pengembangan program. (2) Partisipasi warga sekolah dalam pelayanan UKS di SD N PAGENTAN 5 Singosari, warga sekolah sangat aktif mengikuti kegiatan UKS. (3) Koordinasi dan kerjasama dilakukan pihak Sekolah dalam pelayanan UKS di SD N PAGENTAN 5 Singosari meliputi: (a) Puskesmas (b) PMI (c) BNN (d) Dinas Kesehatan (e) Dinas Pertanian (f) Kantin Binaan. Kesimpulan Aturan kerja Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SD N PAGENTAN 5 Singosari berjalan sesuai visi, misi, dan tujuan UKS. Usaha Kesehatan Sekolah SD N PAGENTAN 5 Singosari meliputi: jadwal piket, program UKS, tata cara pelayanan dan tata tertib, standart operasional pelaksanaan. Dengan adanya aturan kerja tersebut, petugas UKS dan Kepala Sekolah yakin bahwa pelayanan usaha kesehatan sekolah akan berkembang dan maju. Keikutsertaan warga sekolah antusias terhadap pelayanan yang dilaksanakan oleh petugas usaha kesehatan sekolah seperti jumat sehat, donor darah, sosialisasi kesehatan. Usaha Kesehatan Sekolah SD N PAGENTAN 5 Singosari menjalin hubungan kerjasama dan kordinasi dengan beberapa pihak atau instansi dari luar diantaranya: (a) Puskesmas Singosari. (b) Palang Merah Indonesia (PMI). (c) Badan Narkotika Nasional tingkat Kabupaten. (d) Dinas Pertanian untuk masalah taman boga. (e) Dinas Kesehatan. Jalinan hubungan kerjasama yang cukup lama dan baik menjadikan UKS SD N PAGENTAN 5 Singosari dipercaya oleh beberapa instansi luar untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan disetiap tahun

    HUBUNGAN KADAR GULA DARAH DENGAN PENGENDALIAN EMOSI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS RAWAT INAP

    Get PDF
    Pendahuluan : Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit metabolik yang menimbulkan dampak pada fisik dan psikologis pasien. Emosi manusia diatur oleh sistem limbik otak, yang sekaligus mengatur sistem endokrin dan fungsi sistem saraf otonom, suasana hati marah, depresi bisa melalui sitem limbik dan sitem saraf otonom mempengaruhi sekresi hormon insulin. Metode : Penelitian ini termasuk jenis penelitian observasional dengan desain cross sectional. Variabel penelitian adalah kadar gula darah dan pengendalian emosi dengan skala data interval. Data disajian secara deskriptif berupa prosentase, tabulasi frekuensi/cross tabulasi serta analisis dengan uji korelasi pearson product moment, yang terlebih dulu dilakukan uji normalitas. Bila data tidak berdistribusi normal maka digunakan uji korelasi Spearman. Hasil : Hasil uji normalitas dengan menggunakan Kolmogorov Smirnov didapatkan nilai p < 0.05 sehingga kesimpulannya distribusi data tidak normal. Kemudian digunakan uji non parametrik korelasi Spearman, yang didapatkan nilai p (0.000) < α (0.05). Diskusi : Terdapat hubungan antara hubungan antara kadar gula darah dengan pengendalian emosi. Kekuatan hubungan bersifat sedang dan memiliki arah negatif (-0.715), artinya hubungannya bersifat terbalik yaitu bila kadar gula darah tinggi maka pengendalian emosi akan rendah, sebaliknya bila kadar gula darah rendah maka pengendalian emosi akan tinggi

    PENERAPAN MODEL PERILAKU PERAWAT TENTANG HAND HYGIENE BERBASIS TEORY OF PLANNED BEHAVIOUR DAN KEPATUHAN PERAWAT MELAKUKAN HAND HYGIENE 5 MOMENT 6 LANGKAH

    Get PDF
    Introductions: Hand washing is a way to prevent disease and is a process that mechanically removes impurities from the skin of the hands using a handrub. Hand washing has been regarded as one of the most important measures to reduce transmission of microorganisms and prevent infection for more than 150 years. In 2009 the WHO formulated a strategy for implementing 5 6-step moments for health workers. The hand washing procedure is performed before contact with the patient, before performing aseptic procedures, after exposure to fluid, after contact with the patient, after contact with the environment (Ernawati, 2014). Hand-washing behavior of nurses is one of the factors that have a major influence in preventing the occurrence of nosocomial infections. Previous research from Fatmawati, found the number of nurses who perform handwashing procedures 5 moments 6 steps there are in accordance with the stage, and some are not in accordance with the stages that have been set. It was found that more than 20% of nurses on duty only did hand washing after taking action to the patient and did not wash their hands before contact with the patient. Method: The design of this study used pre experimental design with one shot case study approach. Data analysis in this research use with univariate analysis. Result : Compliance nurse about hand washing 5 moments 6 steps of high compliance as much as 335 times the action (70%) and low compliance as much as 65 times the action (14%). While for 5 moments most have low compliance as much as 289 times action (61%) and a small part 86 times action (18%). The nurse performs hand wash in step 1 as much as 439 (99,7%), step 2 count 413 (93,86%), step 3 counted 421 (95,68%), step 4 342 (77,3%), 5 as many as 335 (76.14%) and step 6 of 335 (76.14%). The nurse performs handwashing at moment 1 of 78 (18%), moment 2 is 61 (14%), moment 3 is 276 (73%), moment 4 and moment 5 are 440 (100%)

    HUBUNGAN TIPE KEPRIBADIAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PERILAKU CARING PERAWAT

    Get PDF
    Pendahuluan : Masyarakat semakin menuntut pelayanan kesehatan yang bermutu. Ukuran keberhasilan suatu pelayanan adalah kepuasan pasien. Kepuasan pasien dapat diwujudkan bila perawat memiliki dan menerapkan perilaku caring. Namun permasalahan yang mendasar pada profesi keperawatan saat ini adalah rendahnya perilaku caring. Perilaku caring bisa dipelajari oleh semua perawat, bukan merupakan sifat bawaan dan dipengaruhi oleh faktor psikologis dan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan tipe kepribadian dan budaya organisasi dengan perilaku caring perawat. Metode : Jenis penelitian adalah deskriptif analitik. Tempat RST Dr. Soepraeon Malang pada bulan Agustus 2017. Sampel sejumlah 15 orang perawat pelaksana di ruang rawat inap yang diambil dengan teknik total smpling. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner. Analisis data dengan uji satistik Chi Square dan korelasi Spearman. Hasil : Perilaku caring perawat terbanyak adalah kategori kurang sejumlah 9 orang (60 %), tipe kepribadian mayoritas ekstrovert 8 orang (53,33 %) dan budaya organisasi terbanyak adalah kategori kurang (53,33 %). Hasil uji statistik didapatkan nilai signifikansi (p value) pada tipe kepribadian adalah 0,773 sedangkan pada budaya organisasi 0,018. Sehingga dapat disimpulkan hanya budaya organisasi yang berpengaruh signifikan terhadap perilaku caring perawat. Diskusi : Budaya organisasi turut membentuk seseorang dalam berperilaku. Budaya organisasi akan menjadi pendorong bagi karyawan untuk bersikap positif, dedikatif dan produktif sehingga akan berdampak pada peningkatan efektivitas kinerja seseorang. Disarankan kepada institusi rumah sakit, agar terus memperbaiki budaya organisasi dan mempertahankan aspek-aspek budaya organisasi yang sudah positif

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN MENGGUNAKAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA KONTRUKSI DI PT X KABUPATEN PASURUAN

    Get PDF
    Alat Pelindung diri adalah seperangkat alat keselamatan yang digunakan oleh pekerja untuk melindungi seluruh atau sebagian tubuhnya dari kemungkinan adanya paparan potensi bahaya lingkungan kerja terhadap terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan kepatuhan menggunakan APD pada pekerja konstruksi. Desain penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2017 di PT X Kabupaten Pasurun. Jumlah Sampel 41 Pekerja, pengambilan sampel menggunakan teknikTotal Sampling , dengan menggunakan kuisioner pengetahuan alat pelindung diri dan Lembar Observasi untuk kepatuhan menggunakan alat pelindung diri. Analisa data dilakukan dengan Uji Spearman Rank.Hasil penelitian didapatkan Pengetahuan Alat Pelindung Diri yaitu Sedang dengan jumlah 35 responden (85,4%) dan kepatuhan Alat pelindung diri dengan kategori tidak patuh didapatkan sebanyak 34 responden (87,8%).Pengetahuan dan kepatuhan menggunakan alat pelindung dir pada pekerja konstruksi dengan perhitungan Uji Spearman Rank dengan probabilitas (sig.)= 0.290 > α = 0.05, maka H1 ditolak. Sehingga, didapatkan hasil penelitian tidak ada hubungan pengetahuan alat pelindung diri dengan kepatuhan menggunakan Alat pelindung diri pada pekerja Konstruksi

    KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN TEHNIK SCRAMBLE UNTUK PEMAHAMAN MEMBACA TEKS BAHASA INGGRIS PADA MAHASISWA KEBIDANAN

    Get PDF
    ABSTRAK Pendahuluan Membaca adalah salah satu kemampuan berbahasa yang harus dikuasai oleh mahasiswa selain menulis, mendengar atau berbicara agar bisa mengikuti proses belajar mengajar bahasa Inggris. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Adakah pengaruh pengajaran dengan tehnik scramble pada pemahaman bacaan teks bahasa inggris mahasiswa kebidanan 2) Sejauh mana pengaruh pengajaran dengan tehnik scramble pada mahasiswa kebidanan 3) Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengajaran membaca dengan menggunakan tehnik scramble dalam memahami bacaan teks bahasa Inggris mahasiswa kebidanan. Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahui apakah ada pengaruh pengajaran dengan menggunakan tehnik scramble dalam pemahaman bacaan teks bahasa Inggris pada mahasiswa kebidanan 2) Untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pengajaran dengan menggunakan tehnik scramble dalam pemahaman terhadap mahasiswa kebidanan 3) Untuk mengetahui bagaimana tanggapan mahasiswa terhadap perumusan ceramah terhadap pemahaman bacaan mahasiswa kebidanan. Desain penelitiannya adalah desain kuasi eksperimental. Penulis menggunakan lembar uji dan kuesioner. Tes terdiri dari pre-test dan post-test. Teknik untuk menganalisa tes ini dihasilkan dari nilai mahasiswa dan dihitung dengan menggunakan ANCOVA (Analysis of Covariance). Kuesioner yang digunakan peneliti adalah menggunakan skala Likert untuk mengetahui tanggapan mahasiswa kebidanan. Hasil tanggapan mahasiswa adalah 76% yang dikategorikan "bagus". Sehingga bisa dikatakan bahwa tehnik Scramble untuk pemahaman membaca mahasiswa kebidanan efektif. Kata kunci: Membaca, Scramble Tehni

    HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN TERHADAP QUALITAS HIDUP PADA PASIEN DIABETES

    Get PDF
    ABSTRAK Latar Belakang : Kepatuhan pada penatalaksanaan pilar DM dan pengetahuan yang lebih baik, merupakan salah satu kunci dalam memperbaiki atau mempertahankan Health Related Quality of Life (HRQOL). Penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepatuhan klien DM dalam penatalaksanaan pilar DM dengan (QoL) atau kualitas hidup. Metode : metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan cross sectional study dan teknik sampling purposive sampling. Hasil Penelitian : Analisis dengan uji Spearman – Rank 0,988 (p

    127

    full texts

    192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇