Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
Not a member yet
    192 research outputs found

    Penerapan Teknik Counterpressure Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Pada Ibu Inpartu Kala I Fase Aktif Persalinan Normal Pada Ny. "E" dan Ny. "W" di BPM "O" Bantur

    No full text
    oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/67Nyeri persalinan merupakan proses fisiologis dengan intensitas yang berbeda pada masing-masing individu. Nyeri berambah ketika mulut rahim dalam dilatasi penuh akibat tekanan bayi terhadap struktur panggul diikuti regangan dan perobekan jalan lahir (Cuningham, 2004). Nyeri persalinan dapat diatasi secara non farmakologis salah satunya dengan penerapan teknik counterpressure. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknik counterpressure terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan pada ibu inpartu kala 1 fase aktif persalinan normal. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian studi kasus deskriptif noneksperimen. Subyek penelitianadalah ibu bersalin primigravida berjumlah dua Subyek Penelitian sesuai kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkan teknik counterpressure, Subyek Penelitian I dan Subyek Penelitian II merasakan nyeri persalinan meningkat dan menunjukkan skala nyeri 7–9 (nyeri berat terkontrol), setelah diberi penerapan teknik counterpressure skala nyeri menurun menjadi 1–3 (nyeri ringan) dan 4–6 (nyeri sedang). Peneliti melakukan teknik counterpressure dengan menekan secara terus-menerus saat kontraksi pada tulang sakrum ibu dengan pangkal salah satu telapak tangan saat fase aktif dilatasi 4 sampai 9 cm. Dapat disimpulkan jika penerapan teknik counterpressure dapat menurunkan nyeri persalinan pada ibu bersalin. Sehingga disarankan untuk ibu bersalin dan Bidan melakukan teknik counterpressure karena terbukti aman dan efektif mengurangi nyeri persalinan. Kata Kunci: inpartu, nyeri persalinan, teknik counterpressur

    HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG TERAPI METADON DENGAN KEJADIAN DROP OUT PASIEN PTRM DI PUSKESMAS KENDALSARI KOTA MALANG

    No full text
    Latar belakang : Program Terapi Rumatan Metadon merupakan kegiatan memberikan metadon cair dalam bentuk sediaan oral kepada pasien sebagai terapi pengganti adiksi opioida yang biasa mereka gunakan. Tingginya frekuensi kejadian drop out pasien PTRM di Puskesmas Kendalsari kota Malang yang mencapai 90 orang pasien (69%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pengetahuan tentang terapi metadon dengan kejadian drop out pasien Program Terapi Rumatan Metadon di Puskesmas Kendalsari Kota Malang. Metode: Desain penelitian ini mengunakan desain penelitian korelasi yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang terapi metadon dengan kejadian drop-out pada pasien Program Terapi Rumatan Metadon di PKM Kendalsari Kota Malang.Populasi menggunakan pasien aktif yang mengikuti Program Terapi Rumatan Metadon dengan tehnik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 39 orang yaitu pasien aktif, pada tanggal 15 Juni–8 Juli 2011. Variabel yang diteliti adalah pengetahuan pasien tentang terapi Metadon dan kejadian drop out. Data pengetahuan diambil dengan kuesioner sedang data kejadian drop out diambil dengan mengunakan studi dokumentasi rekam medis. Kemudian data ditabulasi dan dianalisa mengunakan cross tabs. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan pasien PTRM tentang terapi metadon adalah pada kategori baik yaitu 18 responden (46%) dan sedang 21 responden (54%). Kejadian drop out yaitu aktif sebanyak 38 responden (97%) dan drop out sebanyak 1 responden (3%). Dari analisa cross tabs diperoleh hasil bahwa responden yang drop out ialah responden yang pengetahuannya baik sehingga Ha ditolak berarti tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian drop out pasien Program Terapi Rumatan Metadon. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengurangi resika kejadian drop out perlu diberikan konseling serta memberikan motivasi kepada pasien Program Terapi Rumatan Metadon ( PTRM ), karena perilaku yang didasari oleh pengetahuan, kesadaran akan berlangsung lebih lama (langgeng) daripada yang tidak didasari oleh pengetahuan dan kesadaran. Kata Kunci: pengetahuan, program terapi rumatan metadon, kejadian drop ou

    127

    full texts

    192

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇