UMT Journal Management System
Not a member yet
    3693 research outputs found

    ANALISIS WUJUD TUTURAN DAYA SANJUNG DAN DAYA LUKA DALAM KOLOM KOMENTAR MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @RIDWANKAMIL

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji wujud daya sanjung dan daya luka pada kolom komentar media sosial Instagram @ridwankamil. Objek dalam penelitian ini yaitu tuturan komentar pada akun instagram @ridwankamil. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data penelitian yaitu tuturan daya sanjung dan daya luka yang terdapat pada komentar media sosial instagram @ridwankamil. Sumber data yaitu komentar media sosial instagram @ridwankamil. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Peneliti melakukan pembacaan akun instagram @ridwankamil, dan mencatat halhal berkaitan dengan daya sanjung dan daya luka. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan Daya sanjung sedang (medium/mild) lebih banyak ditemukan yaitu 262 (69%), tuturan Daya Danjung berat ditemukan sebanyak 119 tuturan (31%). Dalam kategori Daya luka ditemukan Daya luka sedang (medium/mild) sebanyak 108 tuturan (93%) dan Daya luka berat (heavy/serious) sebanyak 7 tuturan (7%). Penelitian ini dapat digunakan sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi golongan tuturan yang berpotensi untuk melanggar etika dalam berkomentar pada media sosial. Penelitian ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat supaya lebih bijaksana lagi dalam berkomentar untuk menyampaikan aspirasinya pada media sosial.Kata kunci: Kesantunan, Pragmatik, Media Sosia

    ANALISIS EKOLOGI SASTRA PADA VIDEO PEMENTASAN DRAMA AIR MATA SENJA KARYA JONI HENDRI DALAM PEMBELAJARAN SASTRA KELAS XI SMA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk kajian ekologi sastra pada konteks ekologi alam dan ekologi budaya pada video drama Air Mata Senja karya Joni Hendri dan relevansi dengan pembelajaran sastra kelas XI SMA. Pendekatan yang digunakan yaitu ekologi sastra dengan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini yaitu kutipan yang mengandung ekologi dalam naskah drama yang dipentaskan. Sumber data yang digunakan dari video pementasan drama Air Mata Senja Karya Joni Hendri. Teknik pengumpulan data simak dan catat dengan teknik analisis isi dan teknik penyajian data secara informal. Hasil pembahasan analisis ekologi sastra pada video pementasan drama Air Mata Senja karya Joni Hendri terdapat konteks ekologi alam dan ekologi budaya. Aspek ekologi alam meliputi 1) hubungan sastra dengan interaksi makhluk hidup pada alam yang dengan subaspek berupa upaya manusia melestarikan alam dan upaya manusia merusak lingkungan alam; 2) hubungan sastra dengan lingkungan alam lainya sebagai sumber kehidupan lainya yang dengan subaspek peduli manusia terhadap hewan sebagai sumber kehidupan dan rasa peduli manusia terhadap air sebagai sumber kehidupan. Aspek ekologi budaya meliputi; 1) hubungan sastra dengan kepercayaan atau mitos dengan subaspek kepercayaan manusia pada mitos dan kepercayaan manusia percaya hal gaib; 2) hubungan sastra dengan makhluk hidup pada adat istiadat dengan subaspek berupa kepercayaan mansuia pada peninggalan nenek moyang dan kepercayaan manusia pada sejarah lingkungan. Hasil analisis ekologi sastra pada video pementasan drama Air Mata Senja karya Joni Hendri dinyatakan layak dan dapat direlevansikan dalam pembelajaran drama di kelas XI SMA, karena dapat mendorong peserta didik untuk lebih peduli terhadap isu-isu lingkungan dan budaya yang aktual. Pada pelaksanaannya disesuaikan dengan TP 5.3 peserta didik mampu menangkap pesan dan mengidentifikasi karakter alur, dan konflik di dalam sebuah pertunjukan drama.Kata kunci: Ekologi sastra, Drama, Pembelajaran Sastr

    PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA DALAM KANAL YOUTUBE JANGKRIC

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan prinsip kesantunan berbahasa yang digunakan konten kreator gaming dalam kanal youtube Jangkric. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskritif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumen. Teknik analisis data menggunakan metode analisis konten dengan reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ditemukan sebanyak 43 data prinsip kesantunan berbahasa yang terdiri dari 12 data maksim kebijaksanaan, 7 data maksim kedermawanan, 7 data maksim pujian, 1 data maksim kerendahan hati, 10 data maksim kesepakatan, 6 data maksim simpati. Komunitas dalam live streaming Jangkric memiliki ikatan sosial yang kuat. Jika maksim kebijaksanaan sering muncul, itu berarti interaksi dalam live streaming tersebut tidak sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, nasihat, dan refleksi hidup. Faktor yang mungkin mendukung fenomena ini adalah hubungan erat antara streamer dan pemirsanya, dimana mereka merasa nyaman untuk saling memberikan perhatian dan masukan. Selain itu, budaya dalam komunitas tersebut mungkin mendorong sikap saling mendukung, sehingga nasihat dan kebijaksanaan lebih sering muncul dalam percakapan.Kata kunci: Bahasa, Kesantunan Berbahasa, Youtub

    GAYA BAHASA PERBANDINGAN DALAM KUMPULAN CERPEN ARUM MANIS KARYA TEGUH AFFANDI

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini yaitu mendeksripsikan gaya bahasa perbandingan dalam kumpulan cerpen Arum Manis Karya Teguh Affandi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah prosedur analisis isi. Analisis isi dalam penelitian ini bersifat pembahasan mendalam terhadap isi suatu informasi tertulis dalam karya tulis dan dapat menggambarkan karakteristik isi dari suatu pesan. Kumpulan cerpen Arum Manis ini terdapat 22 judul dan 4 judul yang diteliti. “Aroma Dapur Tetangga”, “Aroma Kenanga”, “Perut Kueni” dan “Naga Dalam Mulut Kartika”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah ditemukan sejumlah 54 gaya bahasa perbandingan dalam keempat judul cerpen Arum Manis. Gaya bahasa perbandingan perumpamaan sebanyak 9, metafora 3, personifikasi 32, Depersonifikasi 4, pleonasme 1 dan hiperbola 5. Gaya bahasa perbandingan yang paling banyak adalah personifikasi. Pengarang ingin bercerita secara menyindir agar pesan tersampaikan melalui penggambaran menarik ketika benda seolah-olah hidup secara sederhana unik dengan metafora flaura, fauna tetapi tidak berlebihan.Kata kunci: Gaya Bahasa Perbandingan, Kumpulan Cerpen Arum Mani

    PENGGUNAAN VIDEO BERBASIS KEARIFAN LOKAL JAMBI DALAM MENULIS TEKS DESKRIPSI KELAS VII SMP NEGERI 7 MUARO JAMBI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan video berbasis kearifan lokal Jambi dalam pembelajaran menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII SMPN 7 Muaro Jambi. Teks deskripsi adalah jenis teks yang menggambarkan suatu objek secara rinci sehingga pembaca dapat membayangkan objek tersebut secara nyata. Penggunaan media video berbasis kearifan lokal dipilih untuk meningkatkan minat dan kemampuan siswa dalam menulis, serta mengenalkan budaya lokal kepada peserta didik. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap proses pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi hasil tulisan siswa. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video berbasis kearifan lokal Jambi memberikan dampak positif terhadap keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan kualitas tulisan mereka. Siswa menjadi lebih antusias, memahami materi dengan lebih baik, dan mampu menulis teks deskripsi yang lebih terperinci dan menarik. Selain itu, penggunaan video yang mengangkat budaya lokal juga membentuk kesadaran budaya pada siswa dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap kearifan lokal daerah mereka.Kata kunci: Menulis, Teks Deskripsi, Video, Kearifan Lokal, Jamb

    Mapping Determinant Factor and Minimizing the emergency Off a single candidate in Regional election: a case in buton

    No full text
    This study aims to analyze the factors that encourage the emergence of single candidates in regional head elections (Pilkada) in Buton and provide strategic steps to minimize the potential for a similar phenomenon to recur. This study uses a qualitative approach with a case study. A total of 20 informants were interviewed and selected purposively based on their direct involvement in the election process. Data analysis was carried out with the help of Nvivo 12 Plus software to optimize data management and interpretation. Data validity was maintained through source triangulation. The study results indicate that dominant factors such as high political costs, failure of the political party cadre system, pragmatism of political party coalitions, and the difficulty of individual candidates in meeting nomination requirements play a central role in the emergence of single candidates. The implications of this study emphasize the need to improve the mechanism for monitoring political costs, improve the quality of the political party cadre system, revise the nomination requirements for individual candidates, and increase awareness of the importance of forming a healthy and politically representative coalition. The significance of this study lies in its contribution to providing in-depth understanding and strategic recommendations to prevent the recurrence of the single candidate phenomenon in the Pilkada contest, especially in Buton Regency. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong kemunculan calon tunggal dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Buton serta memberikan langkah-langkah strategis untuk meminimalkan potensi terulangnya fenomena serupa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus. Sebanyak 20 informan diwawancarai, yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan langsung dalam proses pemilihan. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak Nvivo 12 Plus guna mengoptimalkan pengelolaan dan interpretasi data. Validitas data dijaga melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dominan seperti tingginya biaya politik, kegagalan sistem kaderisasi partai politik, pragmatisme koalisi partai politik, dan kesulitan calon perseorangan dalam memenuhi syarat pencalonan, memainkan peran sentral dalam kemunculan calon tunggal. Implikasi dari penelitian ini menekankan perlunya perbaikan mekanisme pengawasan biaya politik, peningkatan kualitas sistem kaderisasi partai politik, revisi terhadap persyaratan pencalonan bagi calon perseorangan, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya pembentukan koalisi yang sehat dan representatif secara politik. Signifikansi penelitian ini terletak pada kontribusinya dalam memberikan pemahaman yang mendalam serta rekomendasi strategis guna mencegah terulangnya fenomena calon tunggal dalam kontestasi Pilkada, khususnya di Kabupaten Buton

    The Role of the Indonesian Ulama Council (MUI) in Maintaining Islamic Teachings Amid the Influence of Modern Culture

    Get PDF
    Modern culture and globalization cannot be avoided by world society, including Muslim society. Day by day, the world is increasingly developing towards technological progress, both in communication and information. Therefore, the influence of modern culture has two sides, namely positive and negative. Positive influence can certainly make it easier for people to access information, carry out communications, transactions, and so on. There are also many negative influences, including being able to make users of sophisticated technological devices addictive, such as gadgets or smartphones, social deviations, and transactions that are prohibited by religion. This research aims to find solutions to the negative influences caused by modern culture, then what are the tips so Muslim communities can use these modern tools with the goals and conditions recommended by religion? So with modern tools, we will create a modern culture that does not depart from the teachings of the Islamic religion. This research is included in the type of qualitative research with a descriptive approach. This research is also included in library research, and the primary data in this research is in the form of articles related to the research theme. The results of this research are that among the solutions that can be implemented by the MUI in maintaining Islamic teachings amidst the influence of modern culture are 3 ways, namely: 1) MUI to provide direction and guidance so that the Islamic community always refers to the Qur'an and Hadith as the main basis and guidelines for Islamic teachings; 2) MUI to provide direction and guidance and collaborate with the mosque council to make the mosque a center for Islamic community activities, such as Islamic culture during the time of the Prophet Muhammad, his companions, and tabi'in; 3) MUI should collaborate with the government as the authority holder to always be able to provide policies that regulate the order of life in modern Islamic society and how to monitor the success of these policies in society

    Innovative Approaches in Developing Multicultural-Based Islamic Religious Education Curriculum

    Get PDF
    This article will describe the innovation of a multicultural-based Islamic Education curriculum in Madrasah Tsnawaiyah An Namiyah Pondok Aren. Therefore, the focus of the problems raised in this study are; how is the PAI curriculum multiculturally based? How are the innovations made in the multicultural-based PAI curriculum at Madrasah Tsanawiyan An Namiyah Pondok Aren? This research was conducted conceptually, where the author collected research data from existing literacy, related to the theme raised, then reviewed it narrative-descriptively. The results showed that the multicultural-based PAI curriculum at MTs An Namiyah Pondok Aren adjusted to aspects of student development. At this stage, PAI subjects at MTs An Namiyah Pondok Aren already reflect multicultural values, namely students are able to maintain mutual understanding, and show mutual respect. At this stage students are able to get to know themselves by discussing with others, who are culturally different. This is so that students can distinguish the multicultural aspects around them (school), and be able to participate in life. The effort to instill a multicultural attitude is carried out with three approaches, namely contributive, additive, and social action

    DESAIN PERANCANGAN MASKOT 3D “LITTLE BOY” SEBAGAI MEDIA BRANDING CLUB KARATE DOJO DHONI HASYA DI KOTA TANGERNG

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji perancangan maskot 3D bernama “Little Boy” sebagai media brandinguntuk Club Karate Dojo Dhoni Hasya di Kota Tangerang. Maskot 3D ini dirancang untukmemperkuat identitas dan citra merek club, serta meningkatkan kesadaran dan minat masyarakatuntuk bergabung. Dalam prosesnya, digunakan teknik 3D printing dengan perangkat lunakBlender dan desain karakter 2D dengan Adobe Illustrator. Maskot ini diimplementasikan dalamberbagai media, seperti kaos, stiker, serta banner dan poster, untuk keperluan promosi. Selain itu,perancangan ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi klub melalui penjualan merchandise, sertamenjadi referensi akademis untuk mahasiswa Desain Komunikasi Visual dalam merancang maskot3D. Ruang lingkup penelitian ini meliputi daerah Kota Tangerang, dengan target utama anak-anaksekolah dari tingkat SD hingga SMA. Metode yang digunakan mencakup studi pustaka, observasilangsung, dan wawancara. Perancangan desain dilakukan melalui metode design thinking.Kata Kunci: Maskot 3D, Branding, Club Karate, 3D Printing, Desain Karakter

    PENGARUH FASILITAS TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN DI EKOWISATA KRANGGAN

    Get PDF
    Abstract. This study aims to analyze the influence of facilities on tourist satisfaction in Kranggan Ecotourism. The research sample consisted of 98 respondents who had visited Kranggan Ecotourism, taken from a total population of 4,240 tourists. The research method used is a quantitative method with primary data collection through the distribution of questionnaires, as well as secondary data obtained from Kranggan Ecotourism. The results of the analysis showed that the facility variable (X) partially had a positive and significant influence on tourist satisfaction (Y). This is evidenced by the results of the t-test, where the tcount of 10,080 is greater than the ttable of 1.98498, and the significance value of 0.000 is less than 0.05. Based on these results, the null hypothesis (H0) was rejected and the alternative hypothesis (H1) was accepted, which means the facility significantly affected traveler satisfaction. In addition, the results of the determination coefficient test showed that the facility variable contributed 51.4% to the variation in tourist satisfaction. This shows that more than half of the level of tourist satisfaction at Kranggan Ecotourism is influenced by the quality and availability of existing facilities. Thus, improving the quality of facilities at Kranggan Ecotourism is very important to increase tourist satisfaction. This research provides useful insights for ecotourism managers in an effort to increase the attraction and satisfaction of visitors through the improvement of the facilities provided.Keywords: Facilities, Tourist Satisfaction, Kranggan Ecotourism Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fasilitas terhadap kepuasan wisatawan di Ekowisata Kranggan. Sampel penelitian terdiri dari 98 responden yang pernah mengunjungi Ekowisata Kranggan, diambil dari populasi total sebanyak 4.240 wisatawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui penyebaran kuesioner, serta data sekunder yang diperoleh dari pihak Ekowisata Kranggan. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel fasilitas (X) secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan (Y). Hal ini dibuktikan melalui hasil uji t, di mana thitung sebesar 10.080 lebih besar dari ttabel sebesar 1.98498, dan nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan hasil ini, hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima, yang berarti fasilitas secara signifikan mempengaruhi kepuasan wisatawan. Selain itu, hasil pengujian koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel fasilitas memberikan kontribusi sebesar 51,4% terhadap variasi kepuasan wisatawan. Ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh tingkat kepuasan wisatawan di Ekowisata Kranggan dipengaruhi oleh kualitas dan ketersediaan fasilitas yang ada. Dengan demikian, peningkatan kualitas fasilitas di Ekowisata Kranggan sangat penting untuk meningkatkan kepuasan wisatawan. Penelitian ini memberikan wawasan yang bermanfaat bagi pengelola ekowisata dalam upaya meningkatkan daya tarik dan kepuasan pengunjung melalui perbaikan fasilitas yang disediakan.Kata kunci : Fasilitas, Kepuasan Wisatawan, Ekowisata Kranggan

    3,229

    full texts

    3,693

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UMT Journal Management System
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇