UMT Journal Management System
Not a member yet
3693 research outputs found
Sort by
Konstruksi dan Perawatan Gerbong Kereta Commuterline di PT. Kereta Api Indonesia PUK Parung
Kereta api commuterline ini biasa sering dipakai oleh masyarakat umum terutama disekitar daerah jabodetabek-banten, dari dulu hingga sekarang . Dengan kemajuan teknologi, PT. KAI terus-menerus memperbaiki konstruksi kereta dan prosedur operasi perawatan kereta baik interior kereta maupun eksterior kereta. Adapun cara observasi kepada petugas PUK stasiun kereta api cabang Parung setempat dan pengumpulan data-data spesifik lainnya berasal dari jurnal, makalah, dan buku pedoman panduan perkeretaapian di Indonesia. Dengan ini menunjukkan bahwa dari segi teknis pengembangan transportasi terutama kereta api, menunjukkan kelayakan transportasi di Indonesia. Tata lay out dan mesin kereta api commuterline yang sudah diperbarui sampai perubahan sistem-sistem standar operasi kerja dan juga standar operasi maintenance kereta mencakup penggunaan alat dan bahan yang safety dalam proses maintenance berlangsung.Kata-kata kunci : konstruksi kereta api, observasi kepada petugas PUK, standar operasi kerja
RANCANGAN ALAT PENGENDALI ON/OFF LAMPU, AC DAN KUNCI ELEKTRIK DI RUANG KELAS SECARA WIRELESS
Sistem pengendali peralatan elektronik seperti lampu khususnya pada gedung bertingkat seperti kampus dikendalikan dari ruang tertentu pada panel distribusi melalui kabel. Tetapi penguncian dan pembukaan pintu pada setiap kelas dilakukan oleh petugas dengan mengunjungi setiap kelas. Selain itu untuk on/off AC menggunakan remote. Dengan latar belakang ini penulis ingin merancang alat pengendali on/off lampu, AC dan kunci elektrik di ruang kelas secara wireless agar dapat membantu para petugas melakukan tugasnya.Alat yang digunakan mampu berkomunikasi dua arah dengan menggunakan Amplitude Shift Keying (ASK). Untuk berkomunikasi dua arah terdapat dua pemancar yang menggunakan frekuensi kerja yang sama dan terdapat juga dua penerima. Alat yang dirancang dibagi menjadi dua bagian yaitu alat di ruang pengendali dan alat di ruang kelas, dengan menggunakan modul pemancar dan penerima ASK pada masing – masing bagian. Alat ini dapat diaplikasikan selain untuk di ruang kelas juga dapat diaplikasikan pada perhotelan, perkantoran, dan lain - lain.Alat di ruang pengendali berfungsi untuk mengendalikan lampu, AC, dan kunci elektrik di ruang kelas. Modul pemancar ASK di ruang pengendali berfungsi sebagai pengirim perintah ke modul penerima ASK di ruang kelas dengan menggunakan key pad matrik 4 x 3 untuk mengendalikan lampu, AC, dan kunci elektrik. Rangkaian wireless akan selalu menunggu apakah ada data yang masuk yang berupa perintah untuk menyalakan lampu, AC, dan membuka pintu. Jika ada data yang masuk berupa perintah tersebut maka kondisi di atas dikerjakan. Modul pemancar ASK di ruang kelas berfungsi sebagai pengirim balasan ke modul penerima ASK di ruang pengendali kemudian status akan ditampilkan didisplay LCD. Selanjutnya mikrokontroler akan selalu menunggu untuk masuknya data perintah sebaliknya yaitu masuknya perintah untuk mematikan lampu, AC, dan mengunci pintu. Jika ada data yang masuk berupa perintah tersebut maka kondisi di atas dikerjakan. Dari hasil pengukuran rancangan alat yang diinginkan sehingga alat dapat bekerja dengan baik dan benar. Keyword : Mikrokontroler, Amplitude Shift Keying (ASK
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KINERJA DOSEN BIDANG BELAJAR MENGAJAR MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHI PROCESS (AHP)
Penilaian kinerja penting bagi setiap karyawan dan berguna bagi perusahaan untuk menetapkan tindakan kebijaksanaan berikutnya. Begitu juga bagi dosen pengampu mata kuliah untuk melihat hasil proses belajar menajar maka perlu kiranya dilakukan penailain kinerja dosen.Kriteria dan subkriteria yang digunakan dalam proses penilaian belajar mengajar dosen adalah Waktu (kehadiran dosen degan jadwal, waktu proses perkuliahan, waktu ujian), Kerapihan (Kesopanan pakaian, kerapihan pakaian, kebersihan dan keserasihan), Komunikasi (kejelasan kalimat, sopan santun kalimat, tata bahasa), Proses Perkuliahan (Menjelaskan SAP, menggunakan infokus, menciptakan suasana kondusif, menggunakan metode yang tepat), Penguasaan Materi (Tingkatan penyampaian materi, ada hubungan antara materi sebelumnya dengan sekarang atau dengan selanjutnya, menjawab pertanyaan berdasarkan buku acuan), Evaluasi Belajar (kesesuaian materi dengan soal, presentasi penilaian, bentuk so’al).Metode yang digunakan untuk memeproses penilaian kinerja proses belajar mengajar dosen dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Tujuan daripada penilaian kinerja dosen ini adalah untuk melihat hasil proses belajar mengajar yang dilakaukan oleh dosen yang nantinya bisa digunakan untuk melihat melakukan evaluasi bagi setiap dosen yang sudah dinilai. Keywords: Penilaian Kinerja, Penilaian Kinerja Dosen, AH