Jurnal Elementer
Not a member yet
185 research outputs found
Sort by
DESAIN SISTEM PEMADAM KEBAKARAN MENGGUNAKAN METODE WATER SPRAY DAN FOAM SEBAGAI INSTALASI PERLINDUNGAN KEBAKARAN PADA TANGKI TK-7201, TK-7202, DAN TK-7203 PADA PLANT INDUSTRI GRESIK: DESAIN SISTEM PEMADAM KEBAKARAN MENGGUNAKAN METODE WATER SPRAY DAN FOAM SEBAGAI INSTALASI PERLINDUNGAN KEBAKARAN PADA TANGKI TK-7201, TK-7202, DAN TK-7203 PADA PLANT INDUSTRI GRESIK
Tangki TK-7201, TK-7202, dan TK-7203 berisikan Faaty Alkohol pada plant industri Gresik diketahui belum memiliki alat proteksi terhadap kebakaran serta pada tangki memiliki beberapa resiko tinggi seperti kebocoran atau faktor external yang memungkinkan terjadinya kebakaran. Sehingga dibuthkan media foam untuk pemadaman kebakaran pada permukaan fluida dalam tangki sesuai standar NFPA 11 (Standard for Low Medium and High Expansion Foam) dan didukung dengan media air untuk water spray system sesuai standar NFPA 15 (Standard for water spray system) yang berguna untuk pendinginan serta pencegahan dari kerusakan akibat kebakaran pada tangki lainnya dan diharapkan tidak ikut terbakar. Modeling dimensi nozzle water spray atau sprinkler mengunakan ANSYS dipilih nozzle water spray dengan luaran 9 mm untuk sistem proteksi. Pada desain sistem perpipaan foam mengunakan diameter pipa utama 6 inch dan 4 inch untuk pipa cabang. Pada desain instalasi water spray mengunakan mengunakan pipa ukuran 10 inch untuk pipa utama, ukuran 6 inch untuk pipa cabang, dan ukuran 3 inch untuk pipa pembagi. Instalasi ini menggunakan 39 water nozzle / sprinkler dengan jarak antar nozzle adalah 2 meter. Total headloss pada instalasi water spray didapatkan nilai sebesar 60,18m. Total headloss pada instalasi foam didapatkan nilai sebesar 55,85 m. Pada instalasi sprinkler didapatkan daya pompa hasil perhitungan sebesar 110,97 kW. Pada instalasi foam didapatkan daya pompa hasil perhitungan sebesar 6,27 kW. Pompa yang digunakan pada desain yaitu Ebara 65 x 50 FSJA untuk sistem pemadam foam dan Ebara 250 x 200 FS4NA untuk sistem water spray.
Kata kunci: Desain, Fire Fighting Foam, Headloss, NFPA, Water Spray Syste
Perbandingan Parameter Return-Loss, VSWR dan Gain Terhadap Elemen Driven Antena Yagi 450 MHz
Inequality in infrastructure development, especially in rural or rural areas, is the main obstacle for people to access the internet. An antenna capable of operating at the LTE 450 MHz frequency is needed so that the LTE network reaches rural areas and people who live in rural areas are easy to access quality internet services. The radiation pattern possessed by the Yagi antenna is useful for making the Yagi antenna the right solution to solve this problem. In this research, the design and performance comparison of Yagi antennas with different driven elements is carried the gas trhotle on the bicycle handlebar, the brushless motor at the bottom near the bicycle pedal out, namely driven batang aluminium Yagi antennas and driven planar Yagi antennas. The driven batang aluminium Yagi antenna and driven planar Yagi antenna are designed to have 10 elements consisting of 1 reflector element, 1 driven element and 8 director elements and can operate properly at a frequency of 450 MHz. The parameters obtained from the measurement results of the Yagi rod alumminium driven and the planar driven meet the desired specifications. The return-loss values of the aluminium rod driven Yagi antenna and planar driven Yagi antenna at a frequency of 450 MHz are -25.68 dB and -20.09 dB. The bandwidth of the two antennas has met the uplink frequency (452.5 MHz – 457.5 MHz) and downlink frequency (462.5 MHz – 467.5 MHz). The VSWR values of the rod aluminium driven Yagi antenna and the planar driven Yagi antenna are 1.11 and 1.22 with gains of 13.31 dBi and 8.18 dBi, respectively. The radiation pattern of a Yagi antenna with a rode aluminium dan planar driven is directional.Ketidak merataan yang terjadi dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi terutama di daerah rural atau perdesaan menjadi penghalan utama bagi masyarakat untuk mengakses internet. Sebuah antena yang mampu beroperasi pada frekuensi LTE 450 MHz diperlukan agar jaringan LTE menjangkau daerah pedesaan dan masyarakat yang berdomisili di daerah rural mudah untuk mengakses layanan internet berkualitas. Pola radiasi yang dimiliki oleh antena Yagi bersifat direksional membuat antena Yagi menjadi solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan ini. Pada penelitian ini dilakukan perancangan serta perbandingan kinerja dari antena Yagi dengan elemen driven yang berbeda, yaitu antena Yagi driven batang aluminium dan antena Yagi drivenplanar-PCB. Antena Yagi dirancang memiliki 10 elemen yang terdiri dari 1 elemen reflector, 1 elemen driven dan 8 elemen director serta dapat beroperasi dengan baik di frekuensi 450 MHz. Parameter yang didapatkan dari hasil pengukuran antena Yagi driven batang aluminium dan antena Yagi driven planar-PCB memenuhi spesifikasi yang diinginkan. Nilai return-loss antena Yagi driven batang aluminium dan antena Yagi driven planar-PCB pada frekuensi 450 MHz adalah -25,68 dB dan -20,09 dB. Bandwidth kedua antena sudah memenuhi frekuensi uplink (452,5 MHz – 457,5 MHz) dan frekuensi downlink (462,5 MHz – 467,5 MHz). Nilai VSWR antena Yagi driven batang aluminium dan antena Yagi driven planar-PCB adalah 1,11 dan 1,22 dengan gain masing-masing antena adalah 13,31 dBi dan 8,18 dBi. Pola radiasi antena Yagi dengan driven batang aluminium dan planar-PCB adalah directional
Analisis Kekuatan dan Ketahanan Kejut Material Safety Helmet sesuai Standar SNI ISO 3873:2012
Work accident is an undesirable and unexpected event that can cause human and/or property casualties (Permenaker No. 03/MEN/1998). In Indonesia, the number of work accidents in the construction sector is still relatively high. Based on BPJS Employment data, in 2019 there were 77,295 cases of work accidents in the construction sector. Based on this, Occupational Safety and Health in carrying out construction work is given great attention. One of the most important and always required PPE is a safety helmet. Based on the many needs for PPE helmets, many brands of safety helmets are sold on the market without knowing their advantages and materials, many accidents have occurred, and many helmets have broken and other failures. Based on this, research was carried out on the analysis of compressive strength and durability of SNI and non-SNI safety helmet materials. The aim of this research is to determine whether the compressive strength and shock resistance of safety helmet materials comply with standards. The research used a qualitative method by testing safety helmets. The test results showed that the SNI safety helmet passed the pressure and shock resistance tests, while the non-SNI safety helmet did not pass the pressure test but still met the shock resistance test. This value will be used as a reference for innovating safety helmet materials.Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang tidak dikehendaki dan tidak diduga semula yang dapat menimbulkan korban manusia dan atau harta benda (Permenaker No. 03/MEN/1998). Di Indonesia, angka kecelakaan kerja di bidang konstruksi masih relatif tinggi. Berdasarkan catatan data BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2019 terdapat 77.295 kasus kecelakaan kerja di bidang konstruksi. Berdasarkan hal itu, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi sangat diperhatikan. Salah satu APD yang paling penting dan selalu diwajibkan adalah helm proyek (safety helmet). Berdasarkan banyak kebutuhan APD helm, banyak merk helm safety yang dijual di pasaran tanpa tahu keunggulan dan bahannya, banyak kecelakaan yang telah terjadi, serta banyak helm pecah dan kegagalan lainnya. Berdasarkan hal itu maka dilakukan penelitian tentang analisis kekuatan tekan dan ketahanan pada material safety helmet merk SNI dan nonSNI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan tekan dan ketahanan kejut pada material helm safety apakah sudah sesuai dengan standar. Penelitian menggunakana metode kualitatif dengan melakukan pengujian pada helm safety kemudian membandingkan hasilnya antara helm safety merk SNI dan nonSNI. Hasil pengujian menunjukkan bahwa helm safety merk SNI lolos uji tekan dan ketahanan kejut, sedangkan helm safety nonSNI tidak lolos uji tekan namun masih memenuhi untuk pengujian ketahanan kejut. Nilai tersebut akan digunakan sebagai acuan untuk melakukan inovasi material safety helmet
Mesin Pencetak Pilus Menggunakan Screw Pendorong
Pilus is one kind of fried food and the shape like cylinder with variety length of cuts. Pilus makes by wheat flour, eggs, salt, and water. In general, production of pilus still manually use human power to make and cut pilus. Therefore, this pilus machine was created to make it easier and faster for human to create pilus. This pilus machine use a 1-phase AC motor to spin screw press and DC motor used to spin the cutter blade. ATMega8535 functionate as a microcontroller to control the speed and duration of motor. The Screw press is specially design, so it can press the dough out with two different sides. This Pilus Machine has capacity to produce pilus average 6kg / hr. The average current of ac motor needs 6,11 A. Average percentage of initial dough result with pilus result is 90.8%. This pilus machine can produced pilus with a length of 1cm, 2cm, dan 3cm.Pilus adalah sejenis makanan yang digoreng kering dan berbentuk bulat silinder dengan panjang potongan yang beraneka ragam. Bahan dasar untuk membuat pilus yaitu tepung terigu, telur, garam, dan air. Pada umumnya, produksi pilus masih dilakukan secara manual membutuhkan tenaga manusia untuk membentuk dan memotong pilus. Karena itu, mesin pilus ini dibuat untuk mempermudah dan mempercepat manusia dalam proses mencetak pilus. Mesin pilus menggunakan motor AC 1 fasa sebagai tenaga penggerak utama screw dan motor DC digunakan untuk menggerak pisau pemotong. ATMega8535 berfungsi sebagai mikrokontroller untuk mengendalikan kecepatan dan durasi hidup motor. Screw pendorong adonan dibuat khusus sehingga dapat mendorong adonan keluar pada dua sisi yang berbeda. Mesin pilus memiliki kapasitas untuk memproduksi pilus rata-rata sebanyak 6kg/jam. Dengan arus rata – rata yang dibutuhkan motor ac adalah sebesar 6,11 A. Rata-rata persentase hasil berat adonan awal dengan hasil yang telah tercetak keluar sebesar 90.8%. Mesin pilus dapat mencetak makaroni dengan panjang 1cm, 2cm, dan 3cm
Analisis Pengaruh Jumlah Variasi Katalis MeOH Pada Pembuatan Biodiesel Melalui Proses Transesterifikasi
Biodiesel is a bioenergy or biofuel produced by transesterification of vegetable oil (animal fat). Transesterification is a chemical method in which oil triglycerides react with methanol with the help of an alkaline catalyst to produce biodiesel. The goal of this study is to determine the quality of biodiesel utilizing MeOH as a catalyst throughout the transesterification process. This study aims to produce biodiesel using the transesterification process with palm oil as the main raw material. Making biodiesel begins with heating the palm oil at 61-65 oC and then adding a mixture of NaOH and methanol solutions so that glycerol, emulsion, and biodiesel are obtained as a result of transesterification. Finally, a separatory funnel is used to obtain pure biodiesel. The yield values of biodiesel produced with MeOH catalysts of 20%, 25%, and 30% were 81.5%, 86.6%, and 44.4%, respectively. Furthermore, this study performed density calculations that influenced the quality of biodiesel from each amount of MeOH utilized to achieve a density of 0.85 g/ml. As can be observed, the usage of MeOH catalyst has an effect on the quality of biodiesel yields.Biodiesel adalah bioenergi atau bahan bakar nabati yang dibuat dari minyak nabati (lemak hewani) melalui proses transesterifikasi. Transesterifikasi adalah proses reaksi (trigliserida) yang terkandung dalam minyak direaksikan dengan metanol dan dibantu oleh katalis alkali, sehingga menghasilkan biodiesel. Tujuan penelitian adalah mengetahui kualitas biodiesel pada katalis MeOH melalui proses transesterifikasi. Pada MeOH 20%, 25%, dan 30% didapatkan nilai Yield berturut-turut adalah 81,5%, 86,6%, dan 44,4%. Selain itu, pada penelitian ini juga dilakukan perhitungan densitas yang mempengaruhi dari kualitas biodiesel dari masing-masing jumlah MeOH yang digunakan didapatkan densitas sebesar 0,85 ð‘”/ð‘šð‘™. Sehingga dapat diketahui penggunaan katalis MeOH mempengaruhi kualitas hasil biodiesel
Rancang Bangun dan Alat Bantu Pengepres Kulit Untuk Alat Musik Khas Riau (Kompang)
One of the traditional musical instruments originating from Riau Province which is made of wood and leather is the kompang. The process of making kompang is still done conventionally so that the time needed in the process of making Kompang is getting longer. Because of that, a tool for pressing Kompang skin was designed using the pulling method using 12 hooks. In the withdrawal process using the pressure generated from the hydraulic jack which has a load of 5 Tons. After carrying out several comparative tests between kompang produced by UMKM and produced with the Kompang skin pressing tool, we obtained data such as processing time and sound intensity on Kompang. The conventional process of making Kompang obtained data for processing time of 141.8 minutes while using a leather press tool is 28.4 minutes. The time difference between the conventional manufacturing process and the manufacturing process using a Kompang skin pressing tool is 113.4 minutes faster. The next data obtained is that the average sound intensity in conventionally produced Kompang (MSMEs) is 93.9 dB. At the Kompang sound intensity produced with the Kompang skin pressing tool is 105.8 dB. It can be concluded that the sound intensity obtained in Kompang which is produced with the Kompang skin pressing tool is higher than Kompang which is produced using conventional methods.
Keywords: Kompang, UMKM, Press toolsSalah satu alat musik tradisional berasal dari Provinsi Riau yang terbuat dari kayu dan kulit adalah kompang. Proses pembuatan kompang masih dilakukan secara konvensional sehingga waktu yang dibutuhkan dalam proses pembuatan kompang semakin lama. Oleh sebab itu dirancanglah sebuah alat bantu pengepres kulit kompang dengan menggunakan metode penarik menggunakan pengait berjumlah 12 buah. Pada proses penarikan menggunakan tekanan yang dihasilkan dari dongkrak hydrolik yang bermuatan 5 Ton. Setelah melakukan beberapa pengujian perbandingan antara kompang yang diproduksi oleh UMKM dan diproduksi dengan alat bantu pengepres kulit kompang ini didapat data seperti waktu pengerjaan dan intensitas suara pada kompang. Proses pembuatan kompang secara konvensional didapat data waktu pengerjaan selama 141,8 menit sedangkan menggunakan alat bantu pres kulit adalah 28,4 menit. Selisih waktu pada proses pembuatan secara konvensional dengan proses pembuatan menggunakan alat bantu pengepres kulit kompang adalah 113,4 menit lebih cepat. Data berikutnya didapat bahwa rata-rata intensitas suara pada kompang yang diproduksi secara konvensional (UMKM) adalah 93.9 dB. Pada intensitas suara kompang yang diproduksi dengan alat bantu pengepres kulit kompang adalah 105.8 dB. Bisa disimpulkan intensitas suara yang didapat pada kompang yang diproduksi dengan alat bantu pengepres kulit kompang ini lebih tinggi dibandingkan dengan kompang yang diprosuksi dengan metode konvensional.
Kata kunci: Kompang, UMKM, Alat bantu pre
Rancang Bangun Sepeda Listrik Menggunakan Motor DC Brushless
Along with the times, technology in the transportation sector continues to develop rapidly. This is marked by the emergence of vehicles that are modern and practical to use. One example is an electric bicycle. electric bikes are a new option in development and alternative transportation. Because of these problems, a tool was made that can turn an ordinary bicycle into an electric bicycle. So that bicycle owners simply and easily turn ordinary bicycles into electric bikes. This tool uses a battery as its energy source and has a speed regulator that is placed on the bicycle handlebar. Which functions as a PWM regulator via a pulse generator. When a bicycle user turns the gas trhotle on the bicycle handlebar, the brushless motor at the bottom near the bicycle pedal attached to the rear tire will receive a PWM signal. When the gas throttle is pulled, the electronic speed control will activate, so the brushless motor rotates. And a brushless motor drives the rear wheels of the bike. This simple electric bicycle has a maximum speed of 27.1 km / h with a maximum rider weight of 100 kg.Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi di bidang transportasi terus berkembang pesat. Hal ini ditandai dengan bermunculannya kendaraan yang modern dan praktis untuk digunakan. Salah satu contohnya adalah sepeda listrik. sepeda listrik merupakan salah satu pilihan baru dalam perkembangan dan alternatif bertransportasi. Karena permasalahan tersebut dibuatlah sebuah alat bantu yang dapat mengubah sepeda biasa menjadi sepeda listrik. Sehingga pemilik sepeda dengan sederhana dan mudah mengubah sepeda biasa menjadi sepeda listrik. Alat ini menggunakan baterai sebagai sumber energinya dan memiliki pengatur kecepatan yang diletakan pada stang sepeda. Yang berfungsi sebagai pengatur PWM melalui pulse generator. Disaat pengguna sepeda memutar trhotle gas pada stang sepeda maka motor brushless yang berada dibagian bawah dekat pedal sepeda yang menempel di ban belakang akan menerima sinyal PWM. Ketika throttle gas ditarik electronic speed control akan aktif, sehingga motor brushless berputar. Dan motor brushless menggerakkan roda belakang sepeda. Sepeda listrik sederhana ini memiliki kecepatan maksimum 27.1 Km/jam dengan berat pengendara maksimum 100 kg
Sistem Telemetri Nirkabel Menggunakan Long Range (LoRa) untuk Deteksi Dini Kebakaran Hutan
Wireless telemetry has the advantage of increasing productivity in accessing measurement data information in real time even when the user is not at the measurement location. Various types of methods are used to implement the telemetry system. One of the methods used is sending measurement data using Long Range (LoRa). LoRa has a small power consumption and can transmit data over a longer distance compared to Wifi technology. In this research, a prototype telemetry system will be built to transmit forest fire detection sensor data using LoRa communication. The system consists of 2 nodes where the maximum delivery reach reaches 700 meters for each node and the delivery delay reaches 23.22 seconds. The temperature and humidity sensor data have an accuracy of 4% and 8%, respectively. Sending sensor data can be displayed using Blynk.
Keywords: LoRa, Telemetri, gateway, internet, sensorTelemetri nirkabel memiliki keuntungan dalam meningkatkan produktivitas akses informasi data pengukuran secara realtime walaupun pengguna tidak berada pada lokasi pengukuran. Berbagai jenis metode yang digunakan untuk menerapkan sistem telemetri. Salah satu metode yang digunakan yaitu pengiriman data pengukuran menggunakan Long Range (LoRa). LoRa memiliki konsumsi daya yang kecil dan bisa mengirimkan data dengan jarak yang lebih jauh dibandingkan dengan teknologi Wifi. Pada penelitian ini akan dibangun sistem telemetri berupa prototipe untuk mengirimkan data sensor pendeteksi kebakaran hutan menggunakan komunikasi LoRa. Sistem terdiri dari 2 node dimana jangkauan maksimal pengiriman mencapai 700 meter untuk setiap node dan delay pengiriman mencapai 23,22 detik. Data sensor suhu dan kelembapan memiliki akurasi masing-masing bernilai 4% dan 8%. Pengiriman data sensor dapat ditampilkan menggunakan Blynk.
Kata kunci: LoRa, Telemetri, gateway, internet, sensor
 
IoT TROHEMS ( Transformator Online Health Monitoring System)
The transformator is a very important component in the distribution of electricity from distribution substations to consumers. Damage to the transformator causes the continuity of service to consumers to be disrupted, electricity energy is not sold to consumers and the high price of transformators makes this component really need special attention. In the world of industry, transformators are a vital part of the equipment because they are the main source of electrical energy. Even though they have other energy sources from generators as a backup, generators that use diesel engines have a certain time limit for their use depending on the capacity of each fuel tank they have. If there is a failure in the two systems, industrial operations will stop and this can cause the company\u27s image to become unfavorable.To overcome the potential losses that occur due to transformator failure and to increase the reliability of transformators, a real-time monitoring system based on IoT (Internet of Things) is needed.To conduct this research, the authors used the fishbone issue method to determine the factors causing the dominant occurrence of burnt transformers and used the Arduino Uno Wifi Rev2 for monitoring on the transformer side and used the Raspberry PI CM4 to monitor power measurements on the MCC. System Monitoring is designed using Node-RED IoT as a data processor, using Influxdb as a database, using MQTT as a hosting server, and Grafana as a Dashboard platform. With the creation of a realtime monitoring system for transformators, it is hoped that the maintenance system for transformators will be better so that they can anticipate transformators without starting a burn out first. The results of the monitoring system development resulted in a decrease in the risk map from a score of 16 (high) to 4 (low to moderate). In references to similar studies, it was found that no one monitors the critical parameters of the transformer more fully, as in this study monitoring from the transformer side: temperature, oil sudden pressure, oil level and on the mcc panel: voltage, current, power, frequency, and cosphi , equipped with a trip system.
Keywords: internet of things, nodered, influxdb, MQTT, grafana, transformator health monitoringTransformator merupakan suatu komponen yang sangat penting dalam penyaluran tenaga listrik dari gardu distribusi ke konsumen. Kerusakan pada transformator menyebabkan kelangsungan pelayanan terhadap konsumen akan terganggu, tidak terjualnya energi listrik kepada konsumen dan mahalnya harga transformator menjadikan komponen ini sangat perlu perhatian khusus.
Pada dunia industri transformer menjadi bagian peralatan yang vital karena merupakan sumber energi listrik utama meskipun punya sumber energi lain dari genset sebagai cadangan akan tetapi genset yang menggunakan mesin diesel mempunyai batas waktu tertentu penggunaannya tergantung dari masing – masing kapasitas tangki bahan bakar yang dimiliki. Jika terjadi kegagalan pada kedua system tersebut maka operasional industri berhenti dan bisa menyebabkan citra perusahaan menjadi kurang baik. Untuk mengatasi potensi kerugian yang terjadi akibat kegagalan transformer dan untuk meningkatkan reliability transformer maka dibutuhkan sistem monitoring secara realtime berbasis IoT (Internet of Things).
Untuk melakukan penelitian ini, penulis menggunakan metode fishbone issue untuk menentukan faktor penyebab dominan terjadinya transformeator terbakar dan menggunakan Arduino Uno Wifi Rev2 untuk monitoring pada sisi Trasformator dan menggunakan Raspberry PI CM4 untuk monitoring power measurement pada MCC. System Monitoring dirancang menggunakan IoT Node-RED sebagai pengolah data, menggunakan Influxdb sebagai database, menggunakan MQTT sebagai hosting server, dan Grafana sebagai platform Dashboard.
Dengan dibuatnya sistem monitoring transformer secara realtime diharapkan sistem perawatan transformer menjadi lebih baik sehingga bisa mengantisipasi transformator tanpa terjadi kebakaran terlebih dahulu.
Kata kunci : IoT (Internet Oh Things), Nodered, Influxdb, MQTT, Grafana, Transformator Health Monitorin
Rancang Bangun Mesin Pengupas Kulit Kacang Tanah Dengan Mata Pisau Berbentuk Spiral
The main purpose of making a peanut skin peeling machine is to meet the needs of peanut shelling when farmers are in the harvest season in peanut-producing areas. This machine is expected to help the stripping process, so as to increase production efficiency and quality. The stages of making a peanut skin peeler machine consist of needs analysis, preparation of product technical specifications, product concept design aims to produce alternative product concepts, after the product concept is obtained, the next step is product design which is product concept development in the form of sketches into technical objects, the last step in making this machine to make product documents in the form of working drawing designs. The specifications of the peanut skin peeler machine are with a capacity of 29 kg/hour, machine dimensions 1375 mm long x 648 mm wide x 1318 mm high. Using a driving force in the form of a 5.5 HP, 3600 rpm gasoline motor, the peanut skin peeler machine frame uses an L elbow profile of 40 x 40 x 40 mm. The peanut sheller machine transmission system consists of several components, namely pulley, v-belt, shaft, bearings, gearbox, and gasoline motor. The transmission system that we will make is using a gearbox with a gearbox ratio of 30: 1 and a pulley ratio of 1: 1. It will slow down the speed of a gasoline motorbike from 3600 rpm to 120 rpm. The mechanism that works on the transmission system starts from the gasoline motor which is transmitted to the gearbox shaft and from the gearbox shaft to the paring knife shaft using a v-belt will be transmitted, the connecting shaft uses a v-belt, at the same time the pulleys that have been attached to the v-belt on the connecting shaft are redistributed towards the pulley shaft of the paring knife using a v-belt which is used to rotate the paring knife to peel the skin of the peanuts.Tujuan utama pembuatan mesin pengupas kulit kacang adalah untuk memenuhi kebutuhan pengupasan kulit kacang tanah saat petani sedang musim panen di wilayah penghasil kacang. Mesin ini diharapkan dapat membantu proses pengupasan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi. Tahapan pembuatan mesin pengupas kulit kacang tanah terdiri dari analisis kebutuhan, penyusunan spesifikasi teknis produk, perancangan konsep produk bertujuan menghasilkan alternative konsep produk, setelah konsep produk didapatkan maka langkah selanjutnya adalah merancang produk yang merupakan pengembangan konsep produk berupa gambar skets menjadi benda teknik, langkah terakhir dalam pembuatan mesin ini membuat dokumen produk berupa desain gambar kerja. Spesifikasi mesin pengupas kulit kacang tanah yaitu berkapasitas 29 kg/jam, ukuran mesin panjang 1375 mm x lebar 648 mm x tinggi 1318 mm. Menggunakan tenaga penggerak berupa motor bensin 5,5 HP, 3600 rpm, rangka mesin pengupas kulit kacang tanah mengunakan profil siku L 40 x 40 x 40 mm. Sistem transmisi mesin pengupas kulit kacang tanah terdiri dari beberapa komponen yaitu pulley, v-belt, poros, bantalan , gearbox, dan motor bensin. Sistem transmisi yang akan kami buat yaitu menggunakan gearbox dengan rasio gearbox 30: 1 dan perbandingan pulley 1:1. Akan memperlambat kecepatan motor bensin dari 3600 rpm menjadi 120 rpm. Mekanisme yang bekerja pada system transmisi berawal dari motor bensin ditransmisikan ke poros gearbox dan dari poros gearbox ke poros pisau pengupas menggunakan v-belt akan ditrasmisikan, keporos penghubung menggunakan v-belt, disaat bersamaan pulley yang sudah terpasang v-belt pada poros penghubung didistribusikan lagi menuju pulley poros pisau pengupas menggunakan v-belt yang berguna memutar pisau pengupas untuk mengupas kulit kacang tana