Jurnal Elementer
Not a member yet
185 research outputs found
Sort by
Segmentasi Citra Sel Sabit dengan Menggunakan Algoritma K-Nearest Neighbor Untuk Deteksi Penyakit Anemia
Anemia sel sabit (Sickle cell Anemia) merupakan penyakit kekurangan sel darah merah normal yang disebabkan oleh kelainan genetik pada tubuh manusia dimana sel-sel darah merah berbentuk sabit. Penelitian berjudul “identifikasi anemia sel sabit menggunakan teknik pengolahan citra dan algoritma K-NN†mencoba melakukan analisis otomatis berdasarkan citra sel darah masukan, yang kemudian akan di bedakan antara sel sehat dan sel sabit. Penelitian ini terdiri dari dua tahapan. Tahapan pertama adalah pengolahan citra ( grayscle, thresholding, resize image) yang akan digunakan sebagai masukan untuk tahapan kedua. Tahapan kedua adalah deteksi anemia sel sabit untuk mengidentifikasi anemia sel sabit, menggunakan algoritma k-nearest neighbor.Proses identifikasi terdiri dari tahapan pengolahan citra (grayscle, thresholding), pengukuran sel darah untuk mendapatkan data numberik sel yang akan digunakan sebagai masukan k-nearest neighbor, untuk kemudian dibedakan apakah sel darah masukan termasuk sel sehat atau sel sabit. Setelah melakukan 50 pengambilan data dengan nilai K yang bervariasi ( k=3, k=5, k=7, k=9, k=12) dapat disimpulkan bahwa K terbaik untuk penelitian ini adalah 3 dengan nilai akurasi 80%.
Kata kunci : Anemia sel sabit,pengolahan citra digital, algoritma k-nearest neighbor (k-NN atau KNN)
Desain Jaringan Fiber Optik Menggunakan Optisystem Untuk Kawasan Kota Pekanbaru
Jaringan fiber optik sangat diperlukan sebagai media komunikasi untuk mendukung program smart city.Optik diperlukan karena memiliki kelebihan berupa keunggulan dalam hal kecepatan dan kapasitas transfer data. Perancangan ini dilakukan untuk kawasan Sudirman kota Pekanbaru. Tools yang digunakan dalam perancangan adalah aplikasi Optisystem. Dari hasil perancangan ini didapatkan nilai redaman< -23 dB, rise time mengikuti kode NRZ (70%) , SNR 21,5 dB, dan BER 10-9 bps yang sesuai dengan standar. Perbandingan antara nilai standar dari lembaga ITU-T didapat hasil yang memenuhi ketentuan yang telah diberikan, seperti nilai rise time budget yang tidak lebih dari 17 ps, nilai BER yang tidak lebih besar dari 10-9 bps, nilai link power budget yang tidak lebih dari 23 dBm dan nilai SNR yang tidak kurang dari 21.5 dB
Robot Penyiram Tanaman
Robot penyiram tanaman merupakan sebuah robot yang dapat melakukan penyiraman secara otomatis yang bertujuan digunakan dalam ruangan seperti diperkantoran, pelayanan umum, sekolah, dan perguruan tinggi.Robot penyiram tanaman sebelumnya menggunakan joystick untuk pergerakan robot, pada penelitian ini mengembangkan robot agar dapat bergerak secara otomatis.Robot ini dapat bergerak secara otomatis dengan menggunakan metode pendeteksian penghalang,pergerakan, dan pembacaan warna pot. Metode pendeteksian penghalang (dinding) menggunakan sensor ultrasonik yang bertujuan untuk mengetahui jarak penghalang pada robot. Pembacaan untuk warna pot menggunakan kamera webcam dan raspberry pi 3digunakan untuk mengontrol prosespendeteksian halangan, pembacaan warna pot dan pendeteksian pergerakan. Rata-rata persentase error pembacaan jarak pada sensor ultrasonik adalah 5,279%. Pendeteksian penghalang pada pergerakan robot baik maju, belok kiri dan belok kanan adalah 100%.Rata-rata keberhasilan robot dengan empat posisi penyiraman adalah 75%. Dari hasil pengujian maka robot penyiram tanaman dapat digunakan untuk perawatan tanaman khususnya penyiraman
Sistem Reservasi Penginapan Dengan Aplikasi Android (Studi Kasus PT. Chevron Pacific Indonesia)
PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas. PT CPI memiliki tempat penginapan berupa wisma yang diperuntukkan untuk karyawan dengan sistem kerja on-off atau rotator. Selama ini sistem reservasi wisma di PT. Chevron Pacific Indonesia masih menggunakan cara pencatatan dan administrasi secara manual dan penghuni tidak dapat memilih kamar yang diinginkan. Hal ini menyebabkan kenyamanan penghuni menjadi berkurang karena penghuni harus berpindah dari satu wisma ke wisma yang lain dengan jarak yang relative jauh. Dilatarbelakangi dari masalah tersebut, penulis melakukan penelitian berjudul “Sistem Reservasi Wisma Berbasis Android di PT. Chevron Pacific Indonesiaâ€. Dalam penelitian ini semua proses di dalam wisma, mulai dari reservasi, pemesanan kamar, pemilhan kamar, check in dan check out dapat dilakukan melalui suatu sistem yang terintegrasi dengan memanfaatkan aplikasi berbasis Android yang tujuannya adalah meningkatkan kenyamanan penghuni wisma. Selain itu karyawan wisma akan dipermudah dengan proses distribusi kamar yang dapat dilakukan secara otomatis melalui sistem ini. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa penilitian ini dapat meningkatkan kenymanan penghuni wisma dengan nilai prosentase intepretasi sebesar 87% dari kuesinoer yang telah dilakukan. Selain itu kemudahan dari karyawan wisma juga meningkat dengan prosentase intepretasi sebesar 83% dari kuesioner yang telah dilakukan
Penentuan Suhu Optimal Proses Pembentukan Profil pada Mesin Vakum Akrilik
Profil akrilik banyak digunakan pada papan nama dan tanda logo produk. Pada awalnya profil akrilik tersebut dibuat secara manual dengan cara memotong dan menyambung bagian-bagian akrilik tersebut. Untuk mempermudah proses tersebut maka dibuatlah mesin vakum akrilik. Pembuatan profil akrilik pada mesin tersebut dilakukan dengan cara memanaskan lembaran akrilik sampai lunak dan kemudian lembaran ini divakum sehingga membentuk profil seperti pada cetakan atau mal yang sudah diletakkan dibawahnya. Pada penelitian ini memfokuskan pada pencarian nilai suhu yang optimal pada proses pembentukan profil di mesin vakum akrilik tersebut. Parameter lain seperti lama pemanasan dan lama pemvakuman ditetapkan pada durasi 30 menit untuk lama pemanasan dan 3 menit untuk durasi pemvakuman. Ketebalan akrilik yang digunakan pada penelitian ini adalah 1,5 mm. Jenis pemanas yang digunakan adalah pemanas tipe pelat berdaya 1000 Watt yang kemudian dilapisi dengan pelat alumunium untuk mendukung kerataan penyebaran panas. Dari hasil pengujian pada parameter-parameter tersebut diketahui bahwa waktu rata-rata untuk mencapai 95% nilai suhu setpoint adalah 10,8 menit. Error rata-rata suhu ruang pemanas pada menit ke-24 adalah 2,14 % dan suhu optimal untuk proses pembentukan profil akrilik pada mesin ini adalah 170 0C.Â
Rancang Bangun Peringatan Bahaya Longsor dan Monitoring Pergeseran Tanah Menggunakan Komunikasi Berbasis GSM
Tanah longsor merupakan bencana yang sering terjadi di Indonesia sehingga perlu antisipasi melalui monitoring daerah rawan dengan pengembangan sistem instrumentasi kebencanaan. Pergeseran tanah merupakan salah satu faktor terjadinya tanah longsor. Tujuan penelitian ini adalah merancang suatu alat telemetri pergeseran tanah dengan menggunakan sensor LVDT (Linier Variable Differential Transformer) secara digital yang berbasis mikrokontroler, dengan dilengkapi potensiometer yang terpasang pada setiap rentang lintasan area deteksi guna mengetahui titik mana yang mengalami pergeseran. LVDT mengubah posisi pergeseran menjadi tegangan selanjutnya dikonversi menjadi data digital menggunakan Analog to Digital Converter (ADC) 10-bit pada mikrokontroler ATmega8535. Sensor LVDT yang digunakan mampu mendeteksi pergeseran tanah dengan kesalahan pembacaan rata-rata sebesar ±0.2mm. Komunikasi telemetri via GSM dapat melakukan pengiriman data pergeseran dari lapangan menuju user tanpa adanya kehilangan (loss) data. Data ditampilkan dalam sebuah aplikasi Sistem Monitoring. Selain sebagai monitoring pergeseran, sistem juga berfungsi sebagai early warning system berupa aktifnya sirine peringatan ketika pergeseran telah mencapai kondisi bahaya longsor. Hasil dari pengujian alat dengan 10 kali percobaan diperoleh persentase keberhasilan sebesar 80% dimana terdapat dua kali percobaan yang gagal akibat keterbatasan potensiometer dalam melakukan pergesera
Akuisisi Data Sinyal Photoplethysmograph (PPG) Menggunakan Photodioda
Photoplethysmograph (PPG) merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui kondisi sistem kardiovaskular dengan mengukur perubahan volume darah pada jaringan kulit. Dalam penerapannya, metode ini menggunakan sensor optik untuk menangkap sinyal elektrik yang berasal dari sumber cahaya yang terpantul karena perubahan aliran darah selama jantung bekerja. Pada proyek akhir ini dirancang sebuah alat yang mampu merepresentasikan aliran darah tubuh sebagai sinyal PPG dengan menggunakan photodioda sebagai sensor optik untuk menangkap cahaya dari LED Inframerah. Sinyal yang dihasilkan oleh photodioda adalah sinyal alami dari tubuh dengan frekuensi kecil yang bercampur dengan noise. Sinyal ini harus diproses secara rangkaian menggunakan rangkaian pengkondisi sinyal. Rangkaian pengkondisian sinyal yang digunakan adalah high pass filter, penguat op-amp, low pass filter dan adder. Pada proyek akhir ini sinyal PPG yang difilter berada pada frekuensi 0,05 Hz – 20 Hz sesuai dengan teori yang dinyatakan oleh referensi. Sinyal output yang diperoleh berupa sinyal analog. Agar dapat diolah dimikrokontroler diperlukan ADC (Analog to Digital Converter) untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital melalui program yang dimasukkan ke mikrokontroler. Data hasil akuisisi sinyal PPG oleh mikrokontroler kemudian ditampilkan pada LCD. Pengujian alat menunjukkan bahwa sistem yang dibuat telah mampu memperoleh dan menampilkan sinyal PPG namun ketidakstabilan yang muncul mengganggu output rangkaian (sinyal PPG) sehingga menyebabkan adanya data error pada data hasil akuisisi sinyal PPG
Antena Mikrostrip Broadband Monopole Patch Segitiga Untuk Aplikasi RF Power Harvesting Pita Frekuensi 1700-2500 MHz
Semakin banyaknya perangkat-perangkat bergerak yang diaplikasikan pada berbagai bidang saat ini menuntut adanya catu daya yang portabel dan tidak tergantung pada catu dari jala-jala listrik. Teknik energy harvesting muncul sebagai sumber energi ramah lingkungan, yang menjadi alternatif bagi sumber energi yang ada. Antena merupakan suatu bagian penting dalam membangun sistem RF power harvesting. Antena memiliki peranan merubah gelombang elektromagnetik tidak terbimbing menjadi gelombang elektromagnetik terbimbing, kemudian dapat diteruskan ke rangkaian rectifier hingga menghasilkan tegangan DC sebagai sumber energi. Pada penelitian ini dilakukan perancangan dan pembuatan antena mikrostrip broadband monopole untuk aplikasi RF power harvesting pada band frekuensi GSM 1800 MHz, 2100 MHz serta WIFI 2400 MHz. Antena mikrostrip dirancang menggunakan patch segitiga. Hasil simulasi menunjukkan band frekuensi operasi berdasarkan grafik return loss < -10 dB pada 1,13 GHz – 2,66 GHz dengan bandwidth 80,73 %. Hasil implementasi dan pengukuran diperoleh band frekuensi antena bekerja untuk syarat return loss<-10 dB pada 1,09 GHz-2,54 GHz dengan bandwidth 79,88%. Polaradiasi antena hasil pabrikasi menggambarkan direksional dengan gain pengukuran pada frekuensi 2.1 GHz sebesar 4.77 dB dan frekuensi 2.4 GHz sebesar 5.09 dB. Tegangan keluaran sistem power harvesting sebesar 600.5 mV diperoleh dalam waktu 60 menit
Efesiensi Daya Pada Turbin Screw Dengan 3 Lilitan Terhadap Jarak Pitch
Energi air adalah salah satu jenis energi terbarukan, yang dapat diartikan sebagai energi yang dibangkitkan dari energi potensial atau energi kinetik air. Biasanya energi kinetik atau energi potensial air dikonversikan menjadi energi listrik, melalui alat konversi (turbin dan generator) yang kemudian di distribusikan. Turbine type screw akan menghasilkan perputaran akibat dari aliran air yang mengalir disekitar screw. Dimensi turbin screw yang di buat menggunakan plat 3 mm, diameter poros screw 20 cm (Ri) dan diameter screw 40 cm atau diameter luar (R0). Dan trubin screw yang di uji sebanyak 3 turbin screw dengan perbedaan pitch. Jarak pitch yang digunakan adalah 1,6 R0, 2 R0 dan 2,4 R0. Pada penelitian ini menghasilkan effesiensi daya untuk masing – masing turbin dengan jarak antar pitch berbeda yaitu effesiensi daya untuk turbin screw dengan pitch 2,4 R0 adalah 55,63%, untuk turbin screw dengan pitch 2 R0 adalah 64,8% dan untuk turbin screw dengan pitch 1,6 R0 adalah 64,9%
Balancing Robot Beroda Dua Menggunakan Metoda Kontrol Proporsional, Integral dan Derivatif
Balancing robot beroda dua merupakan suatu robot yang memiliki prinsip kerja seperti pendulum terbalik yangmempertahankan keseimbangan robot pada sudut 0° dan tegak lurus terhadap permukaan bumi dibidang datar. Untuk kontrol keseimbangan balancing robot menggunakan metode kontrol Proporsional Integral Derivatif (PID) dengan mengatur kecepatan dan arah putaran motor. Balancing robot beroda dua menggunakan sensor accelerometer untuk mendeteksi kemiringan serta sensor gyroscope untuk mendeteksi kecepatan sudut badan robot ketika akan terjatuh. Untuk penggerak robot menggunakan motor DC. Balancing robot beroda dua mampu mempertahankan posisi robot pada kondisi setimbang. Dari hasil pengujian nilai PID yang paling ideal yaitu Kp: 8.0 Ki: 7.8 dan Kd 2.