Jurnal Jaffray
Not a member yet
265 research outputs found
Sort by
Strategi Pertumbuhan Gereja Melalui Pendidikan Anak Usia Dini
Sesuai dengan permasalahan yang ada, maka tujuan penulisan karya ilmiah iniadalah: Pertama, mengintegrasikan kurikulum PAUD khususnya dalam pendidikanTK Kristen sebagai jenjang pendidikan formal yang tertuang dalam Kegiatan BelajarMengajar (KBM) dengan iman Kristen. Kedua, menggunakan kurikulum PAUDdalam jenjang pendidikan formal yaitu TK Swasta Zion di mana GKKA-UP sebagaipenyelenggara bagi strategi pertumbuhan gereja lokal dapat mendukung pertumbuhangereja khususnya gereja pemilik institusi PAUD, dalam hal ini institusi dalam jenjangpendidikan formal yaitu TK Kristen Zion yang dimiliki oleh GKKA-UP.Adapun metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah:Pertama, penulis melakukan kajian pustaka yaitu dengan mengumpulkan datatentang pendidikan anak usia dini dan korelasinya bagi perkembangan iman sertakerohanian anak, juga bagaimana PAUD menjadi strategi pertumbuhan gereja.Kedua, melalui wawancara ke obyek kajian. Ketiga, melalui angket terbuka (openended questions) yang disebarkan kepada alumni TK Swasta Zion dan guru-guru TKtersebut, serta kepada orang tua murid TK Kristen Zion.Adapun kesimpulan dari hasil penelitian dan pembahasan karya ilmiah iniadalah: Pertama, gereja dapat bertumbuh melalui dua cara, yaitu penginjilan danpemuridan. Penginjilan adalah pemberitaan kabar baik kepada orang yang belumpercaya kepada Tuhan Yesus agar mereka menjadi percaya dan kemudian menjadianggota tubuh Kristus, yaitu gerejaNya. Pemuridan adalah pengajaran bagi orangorangpercaya agar mereka bertumbuh dan berfungsi dengan baik sebagai anggotatubuh Kristus. Kedua, ada berbagai metode pertumbuhan gereja melalui penginjilan.Salah satunya adalah melalui sarana pendidikan formal, yaitu sekolah yangdiselenggarakan oleh gereja. Ketiga, PAUD pada jenjang pendidikan formal yaitu TK,dalam hal ini TK Kristen yang diselenggarakan oleh gereja lokal dapat dijadikansebagai salah satu strategi bagi pertumbuhan gereja. Keempat, anak usia dini yangmengikuti pendidikan TK, yaitu usia 4-6 tahun adalah ladang misi yang luar biasa.Karakteristik murid TK sangat terbuka terhadap pengajaran tentang kasihYesus/Allah
Pengajaran Tentang Ibadah Berdasarkan Surat Ibrani 10:19-25 Dan Implimentasinya Dalam Kehidupan Orang Percaya Pada Masa Kini
Sesuai dengan permasalahan yang ada, maka tujuan penulisan karya ilmiah iniadalah: Pertama, Untuk menganalisis dan menafsirkan pengajaran tentang ibadahmenurut Ibrani 10:19-25. Kedua, Untuk membahas bagaimana mengimplementasikanpengajaran tentang ibadah dalam kehidupan orang percaya pada masa kini.Dalam penulisan karya ilmiah ini, penulis menggunakan metode penelitiannaskah Alkitab yaitu: Pertama, Metode analisis kitab, dalam hal ini menggunakanmetode penelitian yang mencakup teologi eksegesis dan kajian Alkitab untukmemahami teks yang sesuai dengan konsep yang ada dalam surat Ibrani 10:19-25. Danmenggunakan metode penelitian literatur. Kedua, Komparasi, yaitu mengadakanperbandingan-perbandingan untuk melihat kesamaan atau perbedaan pengajarantentang ibadah.Berdasarkan hasil uraian penulis dalam karya ilmiah mengenai pengajarantentang ibadah berdasarkan surat Ibrani 10:19-25 dan implimentasinya dalamkehidupan orang percaya pada masa kini, maka penulis dapat menarik kesimpulansebagai berikut: Pertama, setiap orang percaya harus mengerti dasar-dasar ibadahorang percaya yaitu darah Yesus yang telah dicurahkan bagi umat manusia yang jugatelah menjadi pengganti korban persembahan untuk datang menghampiri Allah danYesus sebagai Imam Besar. Kedua, dalam ibadah setiap orang percaya harusmemiliki sikap hati yang tulus iklhas, keyakinan iman, hati yang sudah dibasuh danberpegang pada pengakuan pengharapan pada Yesus. Ketiga, dalam ibadah, setiaporang percaya harus memiliki hati yang menyembah karena penyembahan adalah halyang paling utama untuk menyatakan hormat dan tunduk kepada Allah atas karya-Nya bagi hidup orang percaya. Keempat, dalam ibadah, setiap orang percaya harushidup dalam kekudusan, karena dalam kekudusanlah orang percaya layak dihadapanAllah
Pemulihan Traumatik Terhadap Penyintas Yang Mengalami Pelecehan Seksual Di Masa Kanak-Kanak Di Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar
Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah: Pertama, untuk mengenali dampaktraumatik yang dialami oleh mereka yang mengalami pelecehan seksual. Kedua, untukmenemukan cara-cara pemulihan bagi penyintas terhadap dampak traumatik yangdialami karena pelecehan seksual tersebut.Adapun metode penulisan yang digunakan adalah: metode penelitiankuantitatif dengan teknik pengumpulan data dan analisis data dengan observasilangsung, penyebaran angket, dan wawancara.Adapun kesimpulan karya ilmiah ini adalah: Pertama, dampak negatif yangdialami anak-anak akibat pelecehan seksual akan mendatangkan trauma jangkapanjang yang disebut juga Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) atauPenyimpangan Jiwa Akibat Tekanan Traumatik (PJATT). Kedua, salah satu pintupemulihan adalah dengan mengenal pokok permasalahan, memiliki sikapketerbukaan, dan melibatkan Allah dalam proses pemulihan. Ketiga, prosespengobatan dan pemulihan dapat terjadi bila dilakukan dengan menggunakanpelayanan holistik yaitu pelayanan medis, pelayanan psikologis, pelayanan hukumatau advokasi (pendampingan), dan pelayanan rohani
Manfaat Kebenaran Perbuatan: Suatu Analisis Terhadap Ajaran Filsafat Pragmatisme
Pragmatisme adalah pandangan filsafat yang menekankan bahwa kebenaranadalah manfaat dari sebuah tindakan atau perbuatan. Tokoh-tokoh yangberpengaruh dan yang mengembangkan filsafat pragmatisme adalah Charles SandersPeirce (1839-19I4), Willian James (1842-1910), John Dewey (1859-1952), dan RichardRorty (1931-2007). Inti pengaran filsafat pragmatisme adalah, Pertama, Etikabukanlah apa yang benar, tetapi prilaku dan tujuan diri. Kedua, Keyakinan manusiaterdapat pada manusia itu sendiri karena menjadi dasar baginya untuk melakukanyang benar, dan keyakinan dimulai dari proposisi yang dinilai benar. Ketiga,Kebenaran adalah relatif karena setiap fakta baru akan memunculkan kebenaranbaru yang pengujiannya melalui pembahasan diskusi. Keempat, Kebenaran yangmenjadi tuntutan agama dapat ditemukan secara ilmiah. Kelima, Manusiamemercayai bahwa kehendaknya yang membebaskannya dari kekasaran, ketakutan,dan kematian, dan manusia harus diperbudak oleh kebebasannya. Keenam, Wahyuadalah mistik, tidak dapat diklaim sebagai kebenaran jika tanpa pengalaman pribadi.Ketujuh, Pengalaman manusia menjadi unsur penting untuk menentukan kebenarandan metode digunakan untuk mencapai kebenaran yang terdapat dalam pengalaman.Kedelapan, Pengalaman spiritualis dan kesusilaan bukan hasil pembentukan secarakeagamaan, tetapi pemberdayaan seluruh potensinya yang direalisasikan dalammasyarakat. Kesembilan, Penyataan bukanlah dari Tuhan, tetapi penemuan yangdilakukan manusia dan kebenaran supernatural tidak diakui karena masalahadikodrati. Kesepuluh, Kesalahan bukanlah dosa, tetapi ketidaksesuaian antarametode dengan akal. Kesebelas, Kebenaran keagamaan bukanlah sesuatu yangdiwahyukan, tetapi muncul dari keinginan, dorongan, perasaan dan kebiasaanmanusia
Spiritual Seorang Pelayan Tuhan
Sehubungan dengan kebiasaan membaca Alkitab, George Muller,seorang hamba Tuhan yang sangat dipakai Tuhan memberikan beberapanasihat sebagai berikut: (1) Bacalah Alkitab dengan tetap. Bacalah secaraberganti-ganti dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru setiap hari.Mulailah membaca dari permulaan sampai habis. Setelah selesaimembaca keduanya, mulailah kembali dari permulaan. (2) BacalahAlkitab dengan berdoa. Mintalah pertolongan dari Roh Kudus agar Diamenerangi hati kita. (3) Bacalah Alkitab dengan merenungkannya.Renungkanlah apa yang dibaca supaya dapat dikenakan pada dirisendiri. Lebih baik membaca sedikit dan merenungkan banyak daripadamembacabanyak dan merenungkan sedikit. (4) Bacalah Alkitab denganmengenakan pada diri sendiri. Jangan membaca hanya dengan tujuanuntuk mengajar orang lain, tetapi bacalah Alkitab dengan maksud untukdikenakan pada diri sendiri. (5) Bacalah Alkitab dengan iman. Terimala
Tinjauan Teologis Tentang Takut Akan Tuhan Berdasarkan Kitab Amsal Dan Implementasinya Dalam Hidup Kekristenan
Sebagai tujuan penelitian adalah Untuk memaparkan konsep Takut akanTUHAN berdasarkan kitab Amsal, Untuk menjelaskan manfaat dari TakutakanTUHAN. Dan Untuk menjelaskan implementasinya dalam kehidupan Kekristenansetiap hari.Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatifyaitu metode penelitian Kepustakaan (library research), terhadap berbagai sumberdata antara lain: Alkitab, tafsiran-tafsiran kitab Amsal dan buku-buku yangmembahas tentang Takut akan TUHAN serta penulis menggunakan metode eksegesis.Yang disusun secara deskriptif untuk mencapai sasaran dan tujuan penulisan.Dalam penelitian ini, ditemukan hasil bahwa Kekristenan seharusnya hidupberdasarkan takut akan TUHAN dengan menyadari akan kemahakuasaan-Nya,kekudusan-Nya, kemahahadiran-Nya dan kemahatahuanNya dalam setiap aspekkehidupan manusia lewat tindakan dan perilaku manusia. Banyak hal dalam duniaini yang akan membuat manusia merasa takut dan gentar, baik itu ketakutanterhadap sesamanya manusia maupun ketakutan terhadap hal-hal yang lainnya.Takutakan TUHAN merupakan suatu perasaan takut yang positif bukan negatif.Takutakan TUHAN bukan seperti perasaan takut yang dialami oleh manusiaterhadap hal-hal yang biasa, tetapi takutakan TUHAN merupakan penghormatanmanusia terhadap TUHAN
Tinjauan Teologis-Antropologis Terhadap Peran Agama Oleh Manusia Dalam Mengembangkan Nilai–Nilai Kemanusiaan Di Era-postmodernisme
Dalam penulisan karya ilmiah ini penulis memiliki tujuan yakni: Pertama,Menguraikan Kajian teoritis Postmodernisme . Kedua, Memaparkan sumbangsih agama didalam Postmodernisme. Ketiga, Memaparkan peran agama dalam mengembangkan nilainilaikemanusiaan di era postmodernisme berdasarkan tinjauan teologis-antropologis.Dalam penulisan karya ilmiah ini penulis menggunakan metode penelitianpustaka yang berkaitan dengan persoalan yang ditulis. Data primer yang digunakanadalah buku-buku yang berkaitan langsung dengan objek penelitian, data dariinternet, karangan yang tidak diterbitkan serta beberapa sumber yang menyangkuttopik yang diteliti.Dalam penelitian ini memperoleh hasil bahwa sumbangsih postmodernisme bagiagama, yakni paradigma berpikir dan cara beragama yang baru, dialog dan cara beragamayang baru melalui kemanusiaan titik pijak yang baru. Manusia mempunyai hubungan denganrealitas tertinggi yakni Allah. Sebab, modernisme melupakan sisi manusia yang lain yaknikesadaran akan kekuatan yang diluar dirinya. Identitas manusia, ditentukan oleh dimensihubungannya dengan Tuhan dan hubungannya dengan sesama. Dalam hal ini agamadan sain bekerja sama dalam membangun dan membuat manusia sejahtera
Dampak Keterbukaan Orang Tua Terhadap Prestasi Anak Penderita Autis Di Sekolah Luar Biasa C Rajawali Dan Klinik Buah Hatiku Makassar
Tujuan penulisan pada karya ilmiah ini adalah untuk menganalisis pengaruhketerbukaan orang tua, berupa penerimaan dan bahasa kasih terhadap prestasi anakautis di Sekolah Luar Biasa C Rajawali dan Klinik Buah.Hatiku.Makassar.Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah iniuntuk mendapatkan data yang diperlukan, adalah: Pertama, angket dikelola secarakuantitatif untuk mengetahui hubungan antara penerimaan orang tua dan bahasakasih yang ditunjukkan oleh orang tua terhadap prestasi anak penderita autis.Populasinya adalah semua anak autis di Sekolah Luar Biasa C Rajawali Makassardan Klinik Buah Hatiku Makassar, yang berjumlah 25 orang. Sampel dalam tulisanini adalah anak autis di Sekolah Luar Biasa C Rajawali Makassar sebanyak 6 orangdan anak autis di Klinik Buah Hatiku Makassar sebanyak 19 orang. Teknik analisisdata yang digunakan adalah analisis regresi linear dengan menggunakan programSPSS 17. Kedua, metode library research atau pengumpulan data melalui studikepustakaan, yakni penulis mencari dan membaca beberapa buku yang berkaitandengan judul karya ilmiah yang akan penulis bahas. Ketiga, metode wawancara danobservasi. Dalam metode ini, penulis akan memperoleh data-data dari berbagaipihak, khususnya yang terlibat langsung dalam menangani anak autis.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: Pertama, Penerimaan orangtua berpengaruh terhadap prestasi anak autis. Kedua, bahasa kasih yang ditunjukkanoleh orang tua berpengaruh terhadap prestasi anak autis
"Utuslah Aku": Eksposisi Yunus Pasal 3-4 Tentang Pengutusan Nabi Yunus Berdasarkan Perspektif Allah Menyesal
mereka yang seharusnya dipanggilTuhan untuk pergi ke Niniwe (1:1-2), tetapi melarikan diri ke Tarsis (1:4-14), dan saat ini sedang berdoa dalam perut ikan besar dengankebingungannya (Yun. 2:1-9), akan kembali kepada panggilannya, yaituberbalik arah menuju ke Niniwe (3:1-2), untuk melaksanakanpelayanannya (3:4-9), karena Allah yang memanggil, walaupun Iadisebut Allah yang menyesal, tetapi Ia adalah Allah yang menyerukananugerah, Allah menerima pertobatan, dan diakui dalam pemberitaanPerjanjian Lama. Sebagai Allah yang menyesal, Ia adalah Allah yangterbuka terhadap orang-orang yang belum diselamatkan; Ia adalah Allahyang berdaulat untuk melakukan yang terbaik bagi manusia; Ia adalahAllah yang Mahatahu yang mengantisipasi segala perubahan sikap hidupmanusia di masa yang akan datang; Ia adalah Allah yang konsistenterhadap firman yang telah dinyatakan-Nya; dan Ia adalah Allah yangkonsisten terhadap sifat-sifat-Nya, sebagai Allah yang penyayang danpengasih serta panjang sabar dan berlimpah kasihs setia (4:2)
Mengapa Allah Memakai Dwight Lyman Moody? Kisah Hidup Seorang Pelayan Sekolah Minggu
Dalam pemeliharaan Allah yang kekal dan berdaulat, Allah telahmemilih untuk memakai orang-orang biasa, yang diberi kuasa RohKudus yang luar biasa, sebagai sarana utama yang melaluinya Diamenyebarkan kebenaran firman-Nya. Melalui perjalanan hidup DwightLyman Moody, penulis mengajak pembaca untuk mempelajari kuncikeberhasilan pelayanan dan kehidupan rumah tangga bersama anakanaknyayang dapat berjalan seimbang ditengah-tengah kesibukanmelayani Tuhan.Seorang pelayan Sekolah Minggu yang terus mengundang orangberdosa untuk datang kepada Kristus sampai akhir hidupnya adalahsesuatu yang menarik untuk diketahui bagaimana falsafah pelayanannyayang menyebabkan Allah memakai D.L. Moody dengan sangat luar biasa.Untuk hal tersebut maka penulis menuliskan suatu riwayat hidup D.L.Moody, seorang pelayan Sekolah Minggu