Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery)
Not a member yet
    604 research outputs found

    Tipe Kepribadian Anak dan Kecenderungan Kejadian Verbal Abuse pada Anak di Desa Pomahan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo

    Get PDF
    Banyak orang tua yang merasa anaknya sangat sulit untuk ditangani dan secara tidak sadar melakukan tindakan-tindakan keras kepada anaknya dalam bentuk physical abuse, sexual abuse, emotional abuse, dan neglect. Diantara bentuk-bentuk kekerasan tersebut, yang paling sering dialami oleh anak-anak di desa Pomahan Kecamatan Pulung adalah emotional abuse yaitu verbal abuse (kekerasan verbal). Di Indonesia tiap satu sampai dua menit satu anak mengalami kekerasan.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keterkaitan tipe kepribadian anak dengan kecenderungan kejadian verbal abuse pada anak di Desa Pomahan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan korelasional. Penelitian dilakukan di desa Pomahan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo terhadap 40 orangtua anak usia prasekolah dengan teknik simple random sampling menggunakan instrumen kuisioner pada variabel tipe kepribadian anak dan variabel kejadian verbal abuse. Hasil pengumpulan data dianalisis dengan uji statistik chi square menggunakan program bantuan komputer SPSS 16.0 for windows menunjukkan p value = 0,010 lebih kecil dari α 0,05 yang berarti bahwa ada hubungan antara tipe kepribadian anak dengan kejadian verbal abuse pada anak di Desa Pomahan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo dengan koefisien kontingensi 0,472 yang berarti tingkat keeratan hubungan sedang. Saran peneliti perlu adanya peningkatan pemahaman orangtua dalam melakukan komunikasi yang efektif pada anak sesuai tipe kepribadian anak sehingga dapat meminimalisir kejadian verbal abuse. Many parents find their children very difficult to handle and unconsciously take violent actions to their children in the form of physical abuse, sexual abuse, emotional abuse, and neglect. Among the forms of violence, the most commonly experienced by children in the village Pomahan Pulung District is emotional abuse that is verbal abuse (verbal violence). In Indonesia every one to two minutes one child experiences violence. The research design uses correlational approach. The research was conducted in Pomahan Village, Pulung District, Ponorogo County, to 40 parent of preschool children with simple random sampling technique using questionnaire instrument on variable personality type of child and variable of verbal abuse event. The result of data collection was analyzed by chi square statistic test using computer program of SPSS 16.0 for windows showed p value = 0,010 less than α 0,05 meaning that there is correlation between personality type of child with verbal abuse incidence in child in Pomahan Village Pulung  Distric Ponorogo County with a contingency coefficient of 0.472 which means the level of closeness of the relationship is. The researcher's suggestions need to increase the understanding of parents in effective communication in children according to child's personality type so that it can minimize the occurrence of verbal abuse

    Pengaruh pemberian Pisang Ambon terhadap Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi

    Get PDF
    Hipertensi sering disebut “Silent Killer†(Pembunuh Siluman), karena pada penderita seringkali merasakan suatu gangguan/gejala tanpa diketahui penyebabnya. Semakin tua seseorang pengaturan metabolisme zat kapur (kalsium) didalam tubuh terganggu, sehingga banyak zat kapur yang mengalir bersama darahmenyebabkan elastisitas arteri berkurang. Arteri tidak dapat lentur dan cenderung kaku, sehingga volume darah yang mengalir sedikit dan kurang lancar. Salah satu terapi non farmakologi untuk lansia penderita hipertensi adalah pisang ambon. Tujuan penelitian ini adalah menegtahui pengaruh pemberian pisang ambon terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Dusun Mojogeneng Desa Mojokarang Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto. Metode penelitian ini menggunakan one group pre test-post test design. Teknik sampling yang digunakan yaitu non probability, dengan populasi penderita hipertensi di Dusun Mojogeneng Desa Mojokarang Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto dan besar sampel 31 orang sesuai kriteria.pengumpulan data menggunakan skala ordinal dan instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Pemberian pisang ambon di berikan selama 7 hari pada pagi sebelum sarapan dan sebelum makan malam. Hasil uji Wilcoxon diketahui bahwa nilai Ï (0.000) < α (0,05) serta didapatkan hasil bahwa pisang ambon berpengaruh terhadap tekanan darah lansia penderita hipertensi di Dusun Mojogeneng Desa Mojokarang Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto. Pisang ambon merupakan salah satu terapi yang efektif dan bermanfaat. Karena pisang ambon dapat membuat tubuh menjadi rileks dan pembuluh darah menjadi vasodilatasi sehingga aliran darah dan suplai oksigen menjadi lancar. Hypertension is a disease that often attacks the elderly due to the regula- tion  of  lime  metabolism  (calcium)  in  the  body  is  disturbed,  resulting  in arteriosclerosis.  Hypertension  sufferers  need  to  get  hypertension  drug therapy  to  prevent  arteriosclerosis.  But  the  fact  is  that  people  who  are bored take medication for hypertension due to the high dependency and price of drugs, so change determiner more economical and have minimal side effects, one of which is using Ambon banana. The purpose of this study was to determine the effect of giving Ambon banana to blood pressure in elderly people with hypertension. The design of this study used Pre-Experi- ment with a one group pre test -post test design approach. The population in  this  study  were  all  patients  with  hypertension  in  Mojogeneng- Mojokarang Hamlet, Dlanggu-Mojokerto, 31 of whom were a large sample of 31 elderly. The sampling technique used purposive sampling. Indepen- dent variable giving Ambon banana and blood pressure dependent vari- able. The instrument used was the pre-post observation sheet given Ambon banana. From the results of the study showed that 31 respondents before given Ambon bananas did not have normal blood pressure but after giving Ambon  banana  there  were  11  respondents  who  had  normal  blood  pres- sure, whereas in patients with moderate hypertension before giving Am- bon banana there were 23 respondents and after administration of banana ambon there are 4 patients with moderate hypertension. The Wilcoxon test results show that the value of  ï² (0.000) <ï¡ï€ (0.05) then H0 is rejected, meaning that there is an effect of consumption of Ambon banana on elderly blood pressure. The conclusion of this study is Banana Ambon can reduce blood pressure in elderly people with hypertension, so it is expected that health workers can socialize the use of Ambon banana in elderly people with  hypertension

    Hubungan Pemberian Syringe Pump Norepinephrine dengan Kadar Gula Darah Acak pada Pasien di Ruang ICU RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar

    Get PDF
    Ketidakwaspadaan terhadap kontrol gula pasien yang mendapatkan norepinephrine berakibat perpanjangan masa rawat inap dan perburukan kondisi.Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan pemberian syringe pump norepinephrine dengan kadar gula darah acak pada pasien di ruang ICU RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Rancangan penelitian menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien ICU RSUD Mardi waluyo Kota Blitar yang diberikan syringe pump norepinephrine pada 29 Oktober – 22 November 2018. Jumlah sampel penelitian sebanyak 30 orang dengan menggunakan tehnik pengambilan sampel accidental sampling. Analisa data menggunakan Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang lemah antara pemberian syringe pump norepinephrine dengan kadar gula darah acak pada pasien di ruang ICU RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar dengan p value = 0,034 dan rs = 0,389. Norepinephrine dapat meningkatkan tekanan darah pada pasien kritis yang mengalami hipotensi, akan tetapi berakibat meningkatkan kadar gula darah acak, sehingga diharapkan adanya pemantauan kadar gula darah acak pada pasien kritis serta adanya monitoring penggunaan cairan diluent normal saline 0,9% dan  dextrose 5% yang harus disesuaikan dengan kondisi dari pasien yang mendapatkan norepinephrine. Unawareness of blood sugar control in patients receiving norepinephrine resulted in an extended period of hospitalization and worsening conditions. The aim of the study was to analyze the correlation of giving norepinephrine syringe pump and random blood sugar levels of patients in ICU Mardi Waluyo Hospital, Blitar City. The study used correlation design with cross sectional approach. The population in this study was all ICU patients of Mardi Waluyo Hospital Blitar City who were given the norepinephrine syringe pump on 29 October - 22 November 2018. The sample was 30 people taken by using accidental sampling technique. The data analysis used Spearman's. The results showed there was a weak correlation between the administration of norepinephrine syringe pump and random blood sugar levels of patients in the ICU room at Mardi Waluyo Hospital, Blitar City with p value = 0.034 and rs = 0.389. Norepinephrine could increase blood pressure in critical patients who had hypotension, but it resulted in the increase of random blood sugar levels. It is expected to monitor random blood sugar level of critical patients as well as monitoring the use of diluent normal saline 0.9% and dextrose 5% which should be adapted to the conditions of patients who get norepinephrine

    Analisis Perilaku Safe Sex pada Wanita Pekerja Seks dengan Kejadian Infeksi menular Seksual di Lokalisasi Tangkis Porong

    Get PDF
    Infeksi Menular Seksual (IMS) menyebabkanangka kesakitan dan kematian terutama di negara berkembang, baik secara langsung maupun tidak langsung dalam  mempermudah penularan infeksi seksual HIV. Kunjungan pasien dari kelompok beresiko IMS yang datang untuk memeriksakan dirinya  ke Puskesmas Porong pada bulan Maret 2016, hanya terdapat 5 orang. Penelitian  merupakan eksplanatory research dengan desain penelitian deskriptif analitik dan pendekatan crossectional. Populasi sebanyak 40 orang wanita pekerja seks, teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 36 orang WPS. Data perilaku safe sex diperoleh dengan  menggunakan kuesioner, sedangkan pemeriksaan IMS dilakukan degan swab vagina (pewarnaan gram dan gymse), dan pengambilan darah. Hasil analisa menggunakan chi Square didaptakan hasil safe seks, IMS (pewarnaan gram dan gymse ) dan kondiloma mempunyai hubungan yang signifikan dengan p value 0,008. Sedangkan HIV dan syphilis tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku safe sex dengan p value 0,932 dan 0,76.  Perilaku safe sex yang buruk akan meningkatkan 4,47 kali kejadian IMS. Gejala Syphilis jarang disadari oleh WPS karena gejalanya cukup ringan. Pemeriksaan HIV menggunakann Tes Cepat dimana hasil tes keluar dalam 20-30 menit dan tidak dilanjutkan dengan pemeriksaan lengkap dengan metode ELISA (enzyme-linked immunosorbent assays). Faktor faktor tersebutlah yang mungkin bisa menjadi penyebab tidak adanya hubungan safe sex dengan HIV dan syphilis. Dari penelitian ini diharapkanPuskesmas Porong khususnya tenaga kesehatan lebih giat lagi dalam melakukan upaya promotif, prefentif dan kuratif untuk menekan kejadian IMS terutama pada kelompok rentan seperti WPS

    Analisi Kandungan FE dalam Air Susu Ibu (ASI) pada Ibu Menyusui

    No full text
    Kandungan zat besi baik di dalam ASI maupun susu formula keduanya rendah serta bervariasi. Namun bayi yang mendapat ASI mempunyai risiko yang lebih kecil untuk mengalami kekurangan zat besi dibanding dengan bayi yang mendapat susu formula. Hal ini disebabkan karena zat besi yang berasal dari ASI lebih mudah diserap, yaitu 20-50% dibandingkan hanya 4 -7% pada susu formula. Keadaan ini tidak perlu dikuatirkan karena dengan pemberian makanan padat yang mengandung zat besi mulai usia 6 bulan masalah kekurangan zat besi ini dapat diatasi(Hendarto & Pringgadini 2013). Fe merupakan salah satu zat yang berperan dalam pertumbuhan bayi. Dan banyak yang masyarakat yang beraggapan bahwa status gizi pada ibu berpengaruh dalam komponen dalam ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu besar kandungan Fe dalam Air susu ibu dengan metode Atomic Aborbtion Spectroscopy (AAS). Hasil penelitian di dapatkan Hb pada ibu menyusui normal Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan kadar Fe dalam ASI pada ibu menyusui dengan Hb normal dengan ibu menyusui yang anemia

    Terapi Musik Untuk Mengembalikan Fungsi Pernafasan pada Bayi

    Get PDF
    Terapi musik adalah penggunaan musik sebagai peralatan terapi untuk memperbaiki, memelihara, mengembangkan mental fisik dan kesehatan emosi. Salah satu terapi musik yang bisa digunakan adalah terapi murotal. Terapi murotal merupakan salah satu jenis terapi music yang digunakan untuk penyembuhan suatu penyakit dengan menggunakan ayat- ayat suci Al-Quran. Pada bayi sering mengalami gangguan fungsi pernafasan, diantaranya peningkatan frekuensi pernafasan atau sesak.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pemberian terapi murotal terhadap fungsi pernafasan bayi. Perbaikan fungsi pernafasan bayi akan dilihat dari frekuensi pernafasan bayi dalam satu menit.  Penelitian ini sangat bermanfaat bagi dunia kesehatan, dengan penelitian ini akan membantu dalam memberikan intervensi bagi bayi yang mengalami gangguan fungsi pernafasan. Tehnik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 16 responden. Alat ukur yang digunakan adalah lembar observasi. Penelitian ini akan menggunakan rancangan Pre Experimental pre post test design. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0,01 yang artinya Terapi Murotal dapat digunakan untuk mengembalikan fungsi pernafasan Bayi. Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa Terapi murotal dapat digunakan untuk mengembalikan fungsi pernafasan pada Bayi. Music therapy is the use of music as health tools to repairing, caring, developing mental health, physical health, and emotional health (Djohan, 2003). A type of music therapy that we can use is murotal therapy. Murotal therapy is one of music therapy which can be used to heal a disease by using the holy Al-Quran sentences. Babies are often experience a disturbance in respiratory system, such as the increasing of respiration frequencies or shortness of breath. The purpose of this research is to analyze the effect of murotal therapy on baby’s respiratory function. The respiratory function improvement will be seen from the baby’s respiration frequencies in a minute.  This research has a great benefit for health, by this study we can give an intervention for babies that have a respiratory function disturbance. This study was done in Neonate Ward Of Aura Syifa Hospital Keidir, on June to July 2019. The study used purposive sampling technique to determine the sample, and it get 16 respondents. The instrument in this study is observation sheets. The study use pre experiment with pre post test design. Data was analyzed with Wilcoxon test, it shows 0.01 in result, means we can use murotal therapy to recover the baby’s respiratory function. According to the explanation, we can conclude that murotal therapy can be used to restore (recover) the baby’s respiratory function

    Pengaruh Antosianin terhadap Ketebalan Epitel, Indeks Apoptosis dan Ekspresi p53 Sel Epitel Vagina pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Ovariektomi

    Get PDF
    Menopause merupakan suatu keadaan fisiologis yang pasti dialami oleh semua wanita, pada masa menopause terjadi peningkatan stres oksidatif karena penurunan hormon estrogen (hipoestrogen). Salah satu organ yang mengalami dampak akibat terjadinya hipoestrogen adalah vagina. Pada vagina terjadi atrofi dan penipisan epitel. Antosianin merupakan salah satu antioksidan yang dapat menyelamatkan sel – sel tubuh dari stres oksidatif. Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan pengaruh antosianin terhadap ketebalan epitel, indeks apoptosis dan ekspresi p53 sel epitel vagina pada tikus putih (Rattus norvegicus) ovariektomi. Desain penelitian ini adalah True Experimental laboratory, dengan menggunakan pendekatan posttest only group control design. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan perlakuan pada hewan coba, yaitu tikus putih (Rattus norvegicus) betina. Hasil penelitian menunjukkan pemberian antosianin terbukti berpengaruh secara signifikan (p-value = 0,000 < α=0,05) dalam menurunkan ekspresi p53 dan indeks apoptosis sel epitel vagina serta meningkatkan ketebalan epitel vagina pada tikus ovariektomi

    Efektifitas Pemberian TTD Melalui Program Gelang Mia Pada Remaja Terhadap Tingkat Anemia (Studi Analitik Pada Remaja Putri di SMP Seluruh Kecamatan Pare)

    Get PDF
    Tablet Tambah Darah (TTD) untuk menanggulangi anemia belum maksimal diberikan. Anemia pada remaja putri harus ditangani karena kasus kematian ibu hamil sebagian besar karena ibu hamil yang menderita penyakit dan perdarahan, persiapan remaja putri sebagai wanita usia subur siap untuk menjalani proses kehamilan saat tiba usianya. Tujuan penelitian menganalisis hubungan riwayat kesehatan selama pemberian TTD, obat yang diminum bersama TTD, IMT, minuman yang diminum untuk minum TTD dengan tingkat anemia serta menganalisa perbedaan tingkat anemia sebelum pemberian TTD dengan setelah pemberian TTD melalui program gelang mia selama 1 tahun. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap populasi semua remaja putri di SMP wilayah Kecamatan Pare tahun 2019. Sampel sebagian remaja putri yang telah mendapatkan TTD melalui program gelang mia sejumlah 629 siswi. Analisa data dilakukan uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test pada hasil pemeriksaan HB bulan Juni 2019 dengan data sekunder kadar HB bulan Maret 2018. Hasil penelitian tabulasi riwayat penyakit selama pemberian TTD dengan tingkat anemia, responden dalam kondisi sehat memiliki kadar HB normal yaitu sebanyak 507 responden (82.7%), obat yang diminum bersama TTD, responden hanya minum TTD saja yaitu 329 responden (54.2%) memiliki kadar HB normal, IMT normal responden memiliki kadar HB normal yaitu sebanyak 148 responden (80.9%), air putih untuk minum TTD responden memiliki kadar HB normal yaitu sebanyak 515 responden (82.7%). Analisis perbedaan antara tingkat anemia remaja putri sebelum minum TTD 347 responden (55.2%) memiliki kadar HB normal dan sebagian kecil 4 responden (0.6%) mengalami anemia berat. Setelah responden minum TTD memiliki kadar HB normal 521 responden (82.8%) dan 1 responden (0.2%) mengalami anemia berat. Efektifitas pemberian TTD melalui program gelang mia pada remaja terhadap tingkat anemia menunjukkan nilai asymp.sig (2-tailed) adalah 0.000 pada taraf kepercayaan 5%, p value < 0,05, ada perbedaan signifikan tingkat anemia sebelum pemberian TTD dan dan setelah mengkonsumsi TTD selama 1 tahun melalui program gelang mia. Riwayat kesehatan yang baik, Obat lain yang diminum bersama TTD, IMT yang normal, air putih untuk minum TTD berpengaruh terhadap kadar hemoglobin dalam darah. Keteraturan mengkonsumsi TTD setiap minggu efektif terhadap penurunan tingkat anemia pada remaja. The Effectiveness of giving additional blood tablet through gelang mia program to the students of anemia (analytical study to students of junior high school level in Pare sub-district). Anemia on girls must be cured must prepare herself as productive woman to undergo pregnancy process when the time comes. The goal of this research is to analyze the medical report, medicine consumed, IMT, the drink used to consume blood additional tablet with the level of anemia and to analyze the difference of anemia level between before giving blood additional tablet and after giving blood additional tablet through gelang mia program for 1 year. The research design used analytical design with cross sectional. The populations were all girls of junior high school students in 2019 in Pare sub-district. The samples were some girls getting blood additional tablet through gelang mia program. The analyses used Wilcoxon Signed Ranks statistical test based on the result of HB test on June 2019 with secondary HB level on March 2018.  The research result based of the tabulation medical report and anemia level showed that healthy respondent having normal HB level were 507 (82.7%). Other medicine besides blood additional tablet consumed by respondents were not consumed, they just consumed blood additional tablet.  They were 329 (54.2%). They had normal HB level. Normal IMT respondents having normal HB were 148 (80.9%). Respondents having normal HB level consumed blood additional tablet by water were 515 (82.7%). Based on the analysis to the difference among anemia level of 629 teenagers before consuming blood additional tablet, it was found that 347 (55.2%) had normal hemoglobin level, and 4 (0.6%) had acute anemia. After respondents had drunk that tablet, 521 (82.8%) had normal hemoglobin, and 1 (0.2%) had acute anemia. The effectiveness of giving blood additional tablet through gelang mia on teenager toward the level of anemia showed that asymp.sig score (2-tailed) was 0.000. It meant that in the truth level of 5%, p value < 0.05, H0 was rejected. There was significant difference anemia level before consuming blood additional tablet and after consuming blood additional tablet for a year. Good medical report during consuming blood additional tablet, other medicine consumed with that tablet, normal IMT, fresh water to drink blood additional tablet influence the hemoglobin level in blood. Regular consuming that tablet every week is effective to decrease teenager’s anemia level

    Pengaruh Stigma Masyarakat terhadap perilaku Pasien Kusta dalam mencari Pengobatan: Sebuah Tinjauan Sistematis

    Get PDF
    Indonesia menduduki urutan ketiga setelah India dan Brazil dengan jumlah penderita kusta sebanyak 20.023 kasus. Prevalensi ini akan terus meningkat karena adanya stigma yang berkembang dimasyarakat yang membuat penderita kusta malu untuk mencari pengobatan. Sistematik review ini menggunakan sintesis artikel terkait dari empat database, yaitu : Pubmed,  Google Scholar, Proquest, dan Garuda, serta secondary search. Sebanyak 8 studi terkait stigma masyarakat terhadap pasien kusta yang telah diuji kualitasnya dengan berpedoman pada PRISMA dan dilakukan skrining oleh 2 orang dengan menggunakan standar CASP (Critical Appraisal Skill Program). Lima studi yang diulas menjelaskan bahwa masyarakat memiliki stigma terhadap pasien kusta dimana pasien kusta tidak boleh bergaul atau kontak langsung dengan lingkungan sekitar sehingga mereka harus dikucilkan, dua studi menjelaskan bahwa pasien kusta memiliki perasaan malu, sedih, bingung, takut dan tidak berdaya menghadapi masyarakat. Studi yang disertakan memberikan hasil yang sangat signifikan terhadap pola pengobatan pasien kusta terkait stigma masyarakat dimana terjadi penurunan minat pasien kusta untuk berobat dan mencari kesembuhan. Perlu diberikan intervensi pendidikan kesehatan dan informasi tentang penyakit kusta baik kepada pasien maupun masyarakat, namun keterlibatan semua pihak/lintas sektor perlu dipertimbangkan

    The Correlation Between Self Efficacy and the Learning Achievement

    Get PDF
    Education was a universal phenomenon and happened throughout human life. Especially in the success of achievement, student learning achievement was still relatively low today so that it could affect problems in student psychology. Factors that affected learning achievement were self efficacy. The purpose of this study was to prove the correlation between self efficacy and learning achievement in Elementary School 1 Krian Sidoarjo District. The design of this study was correlational with a cross sectional approach. The population was all 6th grade elementary school students as many as 54 students which used total sampling techniques and sample 54 respondent . The independent variable was self efficacy and the dependent variable was learning achievement. Data was taken using questionnaires. The results showed that 28 people (100%) of the 54 respondents, most of them had high self efficacy and satisfying learning achievement. This showed that H1 was accepted which meant that there was a correlation between self efficacy and learning achievement in Elementary School 1 Krian, Sidoarjo District. A good self-efficacy from oneself could affect his learning achievement. People who had high beliefs with their abilities tended to succeed, while people who had low beliefs with their abilities tended to fail

    571

    full texts

    604

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇