SOSIO-DIDAKTIKA: Social Science Education Journal
Not a member yet
    206 research outputs found

    PENERAPAN METODE PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK SMA NEGERI 2 BANDA ACEH

    Full text link
    Penelitian bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar dengan penerapan metode Project Based Learning berbantuan media video animasi; (2) Aktivitas guru dan peserta didik dalam penerapan metode Project Based Learning berbantuan media video animasi; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dalam penerapan metode Project Based Learning berbantuan media video animasi; dan (4) Respon peserta didik setelah proses pembelajaran dengan metode Project Based Learning berbantuan media video animasi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan pada peserta didik kelas XI IS 1 SMA Negeri 2 Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terjadi peningkatan ketuntasan individual peserta didik, dari 80% meningkat menjadi 90% pada siklus 2. Sedangkan kekuntasan klasikal dari 70%, meningkat menjadi 90%; (2) Aktifitas guru dan peserta didik pada siklus I sebanyak 5 aktifitas sesuai dari 11 kegiatan yang dimuat dan pada siklus II semua kegiatan sesuai dengan rencana; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran terjadi peningkatan, pada siklus I skor yang didapat sebesar 2,21 dan pada siklus II skor 3,63 dengan kategori sangat baik; dan (4) Respon peserta didik terhadap pembelajaran umumnya adalah positif. Berdasarkan temuan penelitian disarankan kepada tenaga pendidik untuk dapat menerapkan metode Project Based Learning berbantuan media Animasi pada materi yang dianggap sesuai

    SOSIOLOGI DIGITAL: SUATU PARADIGMA BARU DALAM KAJIAN ILMU SOSIAL

    Full text link
    AbstractThis article is a description or an overview about the development of digital sociology as part of a contemporary sociology studies. In order to make the article more firmly, the author have searched a lot of data and conducted a study of literature. The world kept turning and growing very fast, if social science studies do not well developed to match the moves, then it will will inevitably be left behind and knowledge is no longer relevant. Therefore, new knowledge contextually relevant to the times become an extremely important point to note. Digital sociology which in recent years have become the talk of the world scholars is one of the new paradigm that needs to be explored by practitioners and social scientists. The contemporary context which is offered by digital sociology is a response to the development of technology and a new life space or called as the cyberspace, which is attracting many people from the real world to be involved in it.AbstrakArtikel ini adalah sebuah deskripsi yang merupakan gambaran mengenai perkembangan sosiologi digital sebagai bagian dari kajian sosiologi kontemporer. Agar tulisan ini lebih ber-nash, maka penulis banyak mencari data dengan melakukan kajian kepustakaan. Dunia ini terus berputar dan berkembang dengan sangat cepat, jika kajian ilmu sosial tidak turut pula dikembangkan untuk menyamai gerak perubahan itu maka pasti akan tertinggal dan pengetahuannya tidak lagi relevan. Karena itu, pengetahuan baru yang konteksnya sesuai dengan zaman menjadi suatu hal yang amat penting untuk diketahui. Sosiologi digital yang beberapa tahun belakangan ini menjadi perbincangan para akademisi dunia merupakan salah satu paradigma baru yang perlu didalami oleh para praktisi dan ilmuwan sosial. Konteks kekinian yang ditawarkan sosiologi digital merupakan jawaban atas berkembangnya teknologi dan suatu ruang kehidupan baru bernama dunia maya yang telah melibatkan banyak orang dari dunia nyata untuk berkecimpung di dalamnya.Pengutipan: Tendi. (2016). Sosiologi Digital: Suatu Paradigma Baru dalam Kajian Ilmu Sosial . SOSIO DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 3(2), 2016, 135-146. doi:10.15408/sd.v3i2.5055.Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/sd.v3i2.505

    PENGARUH PENGGUNAAN INTERNET, MOTIVASI BERPRESTASI, DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA SMAN YOGYAKARTA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) pengaruh penggunaan internet, motivasi berprestasi dan teman sebaya secara secara parsial dan simultan terhadap hasil belajar ekonomi siswa, (2) perbedaan penggunaan internet, motivasi berprestasi, teman sebaya dan hasil belajar ekonomi siswa berdasarakan pendidikan orangtua dan jenis kelamin siswa. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto. Variabel penelitian ini terdiri atas hasil belajar, penggunaan internet, motivasi berprestasi, dan teman sebaya siswa SMAN kota Yogyakarta. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dokumentasi dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, regresi ganda dan ANOVA. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat pengaruh penggunaan internet, motivasi berprestasi dan teman sebaya secara parsial dan simultan terhadap hasil belajar ekonomi siswa. (2) a.) tidak terdapat perbedaan penggunaan internet, motivasi berprestasi, teman sebaya dan hasil belajar berdasarkan pendidikan orangtua siswa dan, b.) terdapat perbedaan penggunaan internet, motivasi berprestasi, teman sebaya dan hasil belajar berdasarkan jenis kelamin siswa.

    Keterampilan Berpikir Spasial Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan berpikir spasial mahasiswa jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK. Keterampilan berpikir spasial dapat dibangun melalui pembelajaran geogarfi. Berpikir spasial merupakan kemampuan proses berpikir seseorang dalam mengenal kondisi ruang tertentu. Berpikir spasial memberikan keuntungan terhadap seseorang agar mampu memanfaatkan informasi keruangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi angkatan 2018 yang berjumlah 53 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kecerdasan spasial menggunakan kisi-kisi Spatial Thingking Ability Test (STAT). Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa kategori keterampilan berpikir spasial mahasiswa jurusan Pendidikan geografi lebih dominan pada kategori sedang dengan persentase sebesar 37,90%. Indikator yang paling tinggi persentasenya pada variabel keterampilan berpikir spasial adalah indikator gradien yakni membayangkan profil lereng berdasarkan peta topografi dengan tingkat persentase yang tergolong tinggi yaitu sebesar 88,68%. Sementara indikator dengan tingkat persentase yang tergolong rendah terdapat pada variabel koordinat yakni memahami letak objek berdasarkan koordinat melalui garis grid pada peta dengan persentase sebesar 50,94%. Berdasarkan temuan penelitian disarankan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir spasial melalui pembelajaran mata kuliah yang memiliki teori-teori yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir spasialnya

    Pemanfaatan Teknik Kerjasama Kolaboratif pada Mata Pelajaran Ekonomi Guna Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa

    Full text link
    Abstract :There are many problems arise in learning proccess. It can be derived from human resources itself, teacher or student, infrastructure, methods, learning techniques which are less attractive. Learning techniques have an important role because it is able to develop the students’ potential. Critical thinking is a gift of God Almighty given to mankind for improvement in their lives. Therefore, critical thinking should be explored. There are a variety of learning techniques, but not always in accordance with the learning techniques of teaching materials. In the hope of critical thinking can be developed through the collaborative work techniques. In this case, intelligence is needed to make a teacher effective learning. Utilization engineering collaborative work on economic subjects is expected to be an alternative. This paper will discuss the urgency of what techniques utilizing collaborative work to improve students’ critical thinking. Keywords: technical cooperation collaborative; subjects economics; critical thinking. Abstrak: Banyak permasalahan muncul dalam pembelajaran. Hal ini dapat berasal dari sumber daya manusianya itu sendiri, yakni guru atau siswa, sarana prasarana, metoda, atau dari teknik pembelajaran yang kurang menarik. Teknik pembelajaran memiliki peran penting karena mampu menumbuhkembangkan potensi siswa. Berfikir kritis merupakan karunia Tuhan Yang Maha Esa yang diberikan kepada manusia untuk perbaikan dalam kehidupannya. Maka dari itu, berfikir kritis harus dieksplorasi. Ada beragam teknik pembelajaran, namun tidak selalu teknik pembelajaran sesuai dengan materi ajar. Di harapkan berfikir kritis dapat dikembangkan melalui teknik kerjasama kolaboratif. Dalam hal ini, Kecerdasan seorang guru diperlukan guna menjadikan pembelajaran efektif. Pemanfaatan teknik kerjasama kolaboratif pada mata pelajaran ekonomi diharapkan dapat menjadi alternatif. Makalah ini akan membahas tentang apa urgensinya memanfaatkan teknik kerjasama kolaboratif guna meningkatkan berfikir kritis siswa. Pengutipan: S. Tiharita, R. (2016). Pemanfaatan Teknik Kerjasama Kolaboratif pada Mata Pelajaran Ekonomi Guna Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa. SOSIO DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 3(1), 2016, 9-16. doi:10.15408/sd.v3i1.3793.Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/sd.v3i1.379

    Optimalisasi Peran Masyarakat Nelayan Batam dalam Pengembangan Ekonomi

    Full text link
    Abstract:This  study  was  conducted  to  explore  more  about  the  role  of  Batam fishing  communities  in  developing economic potential so as to improve the quality of life of fishing communities. This research was conducted at the Kelompok Nelayan Abadi, with 20 members of the fishing community of childbearing age, with fixtures and fittings are traditional fishing. This study uses qualitative research methods types of Participatory Rural Appraisal (PRA). This method is used to get information from the community and the parties participating in community empowerment. The results showed that the fishing community empowerment can be realized in the form of giving confidence for the development of local capabilities on the basis of local needs. Strengthening the role of the fishing communities as agents of development can be done through mentoring programs, in addition to the development of the organization, the network economy, and other supporting factors. Through community development efforts so that fishing communities have the opportunity to escape poverty and backwardness towards a better life.Abstrak:Penelitian ini dilakukan untuk menggali lebih dalam tentang peran masyarakat nelayan Batam dalam mengembangkan potensi ekonomi sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan. Penelitian ini dilakukan pada Kelompok Nelayan Abadi,yakni pada 20 anggota masyarakat nelayan usia produktif, dengan perlengkapan dan peralatan melaut yang tradisional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif tipe Participatory  Rural  Appraisal (PRA). Metode ini dipergunakan untuk menggali informasi dari masyarakat dan pihak-pihak yang berpartisipasi dalam pemberdayaan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat nelayan dapat diwujudkan dalam bentuk memberikan kepercayaan demi berkembangnya kemampuan-kemampuan lokal atas dasar kebutuhan setempat. Penguatan peran serta masyarakat nelayan sebagai pelaku pembangunan dapat dilakukan melalui programprogram pendampingan, di samping melalui pengembangan organisasi, ekonomi jaringan, dan faktor-faktor pendukung lainnya. Melalui usaha pemberdayaan masyarakat yang demikian itu, masyarakat nelayan memiliki peluang untuk bebas dari kemiskinan dan keterbelakangan menuju kehidupan yang lebih baik.Pengutipan: Wibowo, H., Bahri, E. F., Harto, P. P.(2016). Optimalisasi Peran Masyarakat Nelayan Batam dalam Pengembangan Ekonomi. SOSIO DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 3(1), 2016, 92-104. doi:10.15408/sd.v3i1.3800.Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/sd.v3i1.380

    PERILAKU RAMAH LINGKUNGAN PESERTA DIDIK SMA DI KOTA BANDUNG

    Full text link
    AbstractBandung has a number of environmental problems, such as waste production very much, the higher the frequency of flooding, water quality also Cikapundung down due to pollution factory waste and garbage. In connection with these conditions, do research on the subject of research all students at the secondary school level (SMA) in Bandung with a sample of 200 people. Research questions are: (1) how the influence of environmental knowledge on environmentally friendly behavior of learners in Bandung? (2) how the influence of environmental care attitude towards environmentally friendly behavior of learners in Bandung? (3) how the influence of environmental knowledge on environmentally friendly behavior, (4) how the influence of knowledge and a caring attitude towards the environment environmentally friendly behavior? The results showed: the effect of environmental knowledge on environmentally friendly behavior amounted to 0.1%, the effect of environmental care attitude towards environmentally friendly behavior at 0%, the effect of environmental knowledge on the attitudes of environmental care by 6.2%, and the influence of knowledge and a caring attitude towards the environment environmentally friendly behavior by 1%.AbstrakKota Bandung memiliki sejumlah masalah lingkungan, antara lain produksi sampah sangat banyak, frekuensi banjir semakin tinggi, juga kualitas air Cikapundung turun akibat pencemaran limbah pabrik dan sampah. Sehubungan dengan kondisi tersebut, dilakukan penelitian dengan subjek penelitian seluruh peserta didik pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Bandung dengan sampel sebanyak 200 orang. Pertanyaan penelitiannya adalah: (1) bagaimanakah pengaruh pengetahuan lingkungan terhadap perilaku ramah lingkungan peserta didik di Kota Bandung? (2) bagaimanakah pengaruh sikap peduli lingkungan terhadap perilaku ramah lingkungan peserta didik di Kota Bandung? (3) bagaimanakah pengaruh pengetahuan lingkungan terhadap perilaku ramah lingkungan, (4) bagaimanakah pengaruh pengetahuan dan sikap peduli lingkungan terhadap perilaku ramah lingkungan? Hasil penelitian menunjukan: pengaruh pengetahuan lingkungan terhadap perilaku ramah lingkungan sebesar 0,1%, pengaruh sikap peduli lingkungan terhadap perilaku ramah lingkungan sebesar 0%, pengaruh pengetahuan lingkungan terhadap sikap peduli lingkungan sebesar 6,2%, dan pengaruh pengetahuan dan sikap peduli lingkungan terhadap perilaku ramah lingkungan sebesar 1%. Pengutipan: Septian, Y. (2016). Perilaku Ramah Lingkungan Peserta Didik SMA di Kota Bandung. SOSIO DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 3(2), 2016, 193-201. doi:10.15408/sd.v3i2.4386.Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/sd.v3i2.438

    KEARIFAN LOKAL TABOT SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH DI SMA: SEBUAH ANALISIS RELEVANSI

    No full text
    Tabot is the local wisdom of Bengkulu whose existence plays an important role in society. As a pearl of local wisdom, the values contained in Tabot tradition are very important to be internalized to students as young people. One of the strategies is through integrated Tabot local wisdom in history learning in senior high school, especially as a source of learning. The purposes of this research are to describe Tabot local wisdom and analyze the relevance of Tabot local wisdom as a source of history learning in senior high school. This research was conducted with library research. The research steps undertaken are: 1) preparing tools and equipment; 2) compiling a working bibliography; 3) arranging research time; 4) reading and making research notes, and 5) concluding and analyzing the results of the research. The results of the research showed that: 1) Tabot tradition in one tradition that has been entrenched in Bengkulu, whose existence has been going on for hundreds of years. As a tradition that breathes Islam, Tabot tradition in Bengkulu has experienced acculturation with a local culture so that it can survive until now. Also, the Tabot tradition is a tradition that is rich in values, especially religious and social values such as cooperation, brotherhood, social care, responsibility, and others; 2) Tabot local wisdom is very relevant to be used as a source of history learning in senior high school, especially on three Basic Competences, namely Basic Competence 3.7. and Basic Competence 3.8. for X classes and Basic Competence 3.2. for the XI class.

    PENGEMBANGAN LKS (LEMBAR KERJA SISWA) BERBASIS LAYOUT MAJALAH PADA MATA PELAJARAN SEJARAH MATERI SUMPAH PEMUDA DI KELAS XI SMA NEGERI 5 BINJAI

    No full text
    ABSTRACTThe background of this research because of unattractive students worksheet in general, learning activity is still centered to the teacher/verbalistic and lack of using student worksheet in classroom activity. The purpose of this research is to develop SW (Student Worksheet) and to see the appropriateness based on magazine layout in History, Sumpah Pemuda subject matter in state senior high school 5 Binjai grade eleven. The method was used in this research using development model from Borg and Gall which divided into seven stages such as Preliminary study, Research planning, Developing early form product and design validation, Early trial, Product revision, Field trial and Final revision product. After tested, then the result of the research showed 91% scored (Including Valid Criteria) in early trial or field/large and able to attract student attentiveness learning on History subject.Keywords : Student Worksheet, Magazine Layout, History Subject ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang menariknya tampilan LKS pada umumnya, kegiatan belajar masih berpusat pada guru/verbalistik, dan kurangnya penggunaan LKS dalam kegiatan belajar mengajar. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu Mengembangkan LKS (Lembar Kerja Siswa) Berbasis Layout Majalah Pada Mata Pelajaran Sejarah Materi Sumpah Pemuda di Kelas XI SMA Negeri 5 Binjai dan Melihat Kelayakan LKS (Lembar Kerja Siswa) Berbasis Layout Majalah Pada Mata Pelajaran Sejarah Materi Sumpah Pemuda di Kelas XI SMA Negeri 5 Binjai. Metode dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan dari Borg and Gall yang terdiri dari tujuh tahapan yaitu studi pendahuluan, perencanaan penelitian, pengembangan format produk awal dan validasi desain, uji coba awal, revisi produk, uji coba lapangan, dan revisi produk. Setelah diuji cobakan, maka dapat diketahui bahwa hasil penelitian mengenai kelayakan LKS (Lembar Kerja Siswa) Berbasis Layout Majalah mendapatkan nilai 91% (termasuk kriteria sangat valid) baik uji coba awal maupun lapangan/luas dan mampu menarik perhatian siswa dalam pembelajaran sejarah.Kata Kunci : Lembar Kerja Siswa, Layout Majalah, Pembelajaran Sejara

    PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI SCHOOLOGY DAN PENGARUHNYA TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR GEOGRAFI SISWA

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi Schoology terhadap aktivitas belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMA PGRI 2 Palembang pada bulan April sampai Mei 2019. Penelitian ini adalah penelitain kuantitatif dengan metode kuasi eksprimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS di SMA PGRI 2 Palembang yang berjumlah 180 orang. Sampel yang diambil menggunakan metode cluster random sampling dalam penelitian ini sebanyak dua kelas, yakni kelas XI IPS 2 yang berjumlah 36 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 1 berjumlah 36 orang sebagai kelas kontrol. Instrument pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Analisis uji prasyarat data dilakukan dengan uji normalitas dengan perhitungan uji chi-kuadrat dan uji homogenitas dengan perhitungan Uji Fishe sedangkan uji hipotesis data dianalisis menggunakan uji-Z.Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata aktivitas belajar siswa kelas XI IPS 2 sebagai kelas eksperimen adalah 87% (sangat tinggi) dan untuk kelas XI IPS 1 sebagai kelas kontrol adalah 85% (tinggi. Berdasarkan analisis uji-Z terdapat hasil perhitungan bahwa Ho diterima, karena Z hitung (0,45) & lt;Z tabel (1,64). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Schoology dapat mempengaruhi aktivitas belajar geografi siswa kelas XI IPS di SMA PGRI 2 Palembang.Kata kunci: Media Pembelajaran, Aplikasi Schoology, Aktivitas Belaja

    172

    full texts

    206

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SOSIO-DIDAKTIKA: Social Science Education Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇