SOSIO-DIDAKTIKA: Social Science Education Journal
Not a member yet
    206 research outputs found

    Landslide Vulnerability Mapping Using Spatial Analysis Methods, Case Study in Watulimo Sub-District, Trenggalek District, East Java

    Full text link
    This study aims to determine landslde vulnerability areas in Watulimo District base on landside vulnerability factor using GIS. The method used is a  weighted tiered quantitative by providing an appreciation value and using weight on various parameters in the analysis. These parameters are ranfall, slope, geology, soil type and landuse. The resul shows that there are  classes of landslide vulnerability, named not vulnerable, slightly vulnerable, vulnerable, and very vulnerable. Base on the map, I is known that amost al areas in Watulimo are vulnerable to landslides. The highly vulnerable areas are distributed in Slawe, Dukuh an Watulimo villages. The northern and Southern Watulimo sub-district are slightly and non vulnerable areas. Mapping the level of vulnerability of landslide is one of the solutions to assist in determining policies to reduce the risk of disaster

    Hubungan Dukungan Orang Tua dan Disiplin Belajar dengan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kuta Cot Glie

    No full text
    High learning outcomes are the hope of all students, parents, schools and the government. The school\u27s hope is that 100% of students can meet the Minimum Completeness Criteria (KKM) that the teacher has set. However, the reality that occurred was not as expected. Based on the results of observations at SMAN 1 Kuta Cot Glie, there are still very many students who have not met the KKM. In addition, a phenomenon that often occurs in schools today is the large number of students who do not comply with the rules and lack of discipline at school. The formulation of the problem in this research is whether there is a relationship between parental support and learning discipline with the Geography learning outcomes of class X students at SMA Negeri 1 Kuta. Cot Glie. This research aims to determine the relationship between parental support and learning discipline with the Geography learning outcomes of class X students at SMA Negeri 1 Kuta Cot Glie. This research uses a quantitative approach with a correlation research type. The population in this study was all Class X IPS students at SMAN 1 Kuta Cot Glie totaling 42 students using a total sampling technique. Data collection techniques are documentation and questionnaire techniques. Data analysis was carried out by calculating multiple correlations and significance tests. The correlation calculation result is 0.33, including a low category correlation with a coefficient of determination of 11.05%. The significance calculation value obtained is Fcount (2.42) < Ftable (3.25) so that Ha is rejected. Therefore, it can be concluded that there is no significant relationship between parental support and learning discipline with the Geography learning outcomes of class X students at SMA Negeri 1 Kuta Cot Glie.Keywords: Relationship, Parental Support, Learning Discipline, Learning Result

    Manajemen Strategi Dalam Meningkatkan Pelayanan Mutasi Siswa Pada Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik

    Full text link
    Pelayanan publik merupakan segala bentuk jasa pelayanan yang disediaakan oleh pemerintah dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, meningkatkan kesejahteraan masayrakat dan mewujudkan keadilan sosial. Salah satu pelayanan yang diselenggarakan oleh pemerintahan dalam bidang pendidikan adalah pelayanan mutasi siswa yang dilaksanakan langsung oleh Dinas Pendidikan. Penelitian ini berlokasi di Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis strategi Dinas Pendidikan dalam meningkatkan pelayanan mutasi siswa dengan menggunakan teori Manajemen Strategi oleh Fred R David (1998) dalam Purwanto .B & Muhammad N (2021:38). Menurut Fred R David (1998) dalam proses manajemen strategi terdapat 3 tahapan yaitu, perumusan strategi, implementasi strategi dan evaluasi strategi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengn teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini adalah Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik dalam meningkatkan pelayanan mutasi siswa memiliki 3 strategi yakni, strategi kebijakan, strategi inovasi program dan startegi peningkatan kompetensi pegawai. Dalam melaksanakan pelayanan melalui  strategi- strategi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik cukup baik dengan bukti meningkatnya indeks kepuasan masyarakat

    Pengaruh Aplikasi Google Earth terhadap Kemampuan Berpikir Spasial Siswa pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X di SMA Nurul Falaah Gunung Sindur

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran geografi berbasis teknologi geospasial yaitu Google Earth terhadap kemampuan berpikir spasial siswa SMA Nurul Falaah Gunung Sindur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Eksperimen Semu (Quasi Eksperiment) dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X.1 sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan media pembelajaran aplikasi Google Earth dan kelas X.2 sebagai kontrol yang diberi perlakuan media pembelajaran Microsoft Power Point dan LKS. Pengambilan data menggunakan instrumen pretest dan posttest berbentuk pilihan ganda dan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan observasi. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh aplikasi Google Earth terhadap kemampuan berpikir spasial siswa di kelas X.1 SMA Nurul Falaah Gunung Sindur. Perolehan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 82,12 dan kelas kontrol sebesar 62,22. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test dari data hasil perhitungan diperoleh taraf signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 karena signifikansi lebih kecil dari 0,005 (0,000 < 0,005), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh aplikasi Google Earth terhadap kemampuan berpikir spasial siswa.Kata kunci: Media Pembelajaran, Aplikasi Google Earth, Kemampuan Berpikir Spasia

    Tahap Pra Pengorganisasian Komunitas Lokal dalam Mitigasi Bencana di Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran

    Full text link
    Desa Karangjaladri merupakan wilayah yang sering terdampak oleh bencana menyebabkan diperlukannya upaya mitigasi guna mengurangi mengurangi jumlah korban, dan besarnya kerugian akibat bencana yang ditimbulkan. Upaya yang dapat dilakukan adalah pembentukan organisasi lokal berbasis mitigasi. Sebelum dibentuknya organisasi lokal, masyarakat dapat melakukan tahap pra pengorganisasian dalam teori Community Organizing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas yang dapat dilakukan masyarakat lokal pada tahap pra pengorganisasian dan juga pentingnya tahapan pra pengorganisasian dalam konteks mitigasi sebelum dilakukan tahapan selanjutnya dari manajemen bencana. Penelitian  ini menggunakan Studi Literatur dengan melakukan pengkajian berbagai literatur relevan, termasuk buku, jurnal ilmiah, berita dan data dari penelitian terdahulu yang telah dipublikasikan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa masyarakat Desa Karangjaladri harus dapat terlebih dahulu mengklarifikasi dan menjelaskan kondisi umum awal masyarakat mengenai berbagai dimensi baik kondisi sosial, politik, budaya, sejarah, ekonomi, geografi, demografi, infrastruktur, pola aktivitas masyarakat dan aktivitas pemimpin lokal. Tulisan ini memberikan saran masyarakat bersama para pemimpin lokal harus memanfaatkan berbagai aktivitas keseharian masyarakat untuk melakukan tahap pra-pengorganisasian sebagai upaya dan modal dasar untuk mempersiapkan  pembentukan organisasi lokal yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mitigasi bencana. Selain itu masyarakat yang mampu menjelaskan dan mengklarifikasi kondisi awal kehidupan mereka akan memiliki dasar kuat dan keinginan besar untuk berpartsipasi secara aktif melakukan perubahan ke arah lebih bai

    Pemahaman Ekoliterasi terhadap Peserta Didik Kelas X – IPA 1 di SMAN 2 Majalaya

    No full text
    AbstrakEkoliterasi penting untuk dikembangkan dalam proses pembelajaran karena peserta didik memiliki peran sebagai agen yang mengembangkan pengetahuan, wawasan, sikap dan perilaku berkelanjutan di masyarakat (agent of change), agen yang memiliki kesadaran kondisi alamnya dan agen yang dapat menerapkan ekoliterasi dalam kehidupan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik akan ekoliterasi diukur dengan pengetahuan, sikap, kesadaran dan partisipasi siswa. Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan Teknik pengumpulan kuisioner dan observasi, sampelnya adalah siswa kelas X IPA 1 di SMAN 2 Majalaya. Hasil penelitian peserta didik akan ekoliterasi menunjukkan bahwa pengetahuan cukup baik, kesadaran cukup baik, sikap tanggap terhadap lingkungan cukup baik, sikap isu lingkungan sangat khawatir dan partisipasi sedang.Kata Kunci:  Ekoliterasi, Pemahaman, Kesadaran, Sikap, Partisipas

    Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis STEM untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar

    Full text link
    This study aims to: 1) describe the stages of developing STEM-based digital modules; 2) describe student responses to STEM-based digital modules; 3) describe the effectiveness of STEM-based digital modules; and 4) describe the effect of STEM-based digital modules on increasing learning independence. This research is tdevelopment of R&D and experimental research using quantitative data analysis. Research procedure used is a 4-D development model developed by Thiagaraja, Semmel, and Semmel, there are four stages, define, design, develop and disseminate. Obtained data during the development of digital teaching materials will be analyzed by researchers with qualitative and quantitative analysis stages. This qualitative analysis was obtained from data collecting observations, interviews, and questionnaires. Quantitative analysis is intended to describe the quality of teaching materials developed based on the assessment of expert validators. Based on the results of the validation STEM-based Digital Module experts developed in the appropriate category, the student\u27s response to the practicality of the STEM-based Digital Module is in the feasible category, based on the gain score test there are increase in independence, and based on the results of the paired samples test there  are an effect of using the Digital Module on learning independence. Thus, it can be concluded that the STEM-based Digital Module is effectively used to increase learning independence

    Dampak Budaya Akademik Kampus Terhadap Gaya Hidup Mahasiswa Perantau Mahasiswa Tadris IPS UIN Jakarta

    Full text link
    This study aims to find out and explain how the impact of campus academic culture on the lifestyles of overseas students in the Social Sciences Tadris Study Program at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. The method used is qualitative with the data analysis model of Miles and Hubberman on the basis of Peter L. Berger\u27s social construction theory and Weber\u27s Social Action. The results of this study are that campus academic culture becomes a habit and becomes values and norms that have gone through an institutional process and are present in a tangible form. Overseas students absorb the objective world and try to strengthen their existence as students depending on their association. The next step is that overseas students try to display it. Campus academic culture is only considered as a requirement during lectures by overseas students or wetrationalat. Campus academic culture is not an indicator of the lifestyle that is displayed, overseas students tend to display a lifestyle in accordance with their previous interests or those they just discovered while undergoing lectures. Campus academic culture has a more positive impact on improving the ability of individual overseas students such as adding insight and changing mindsets that affect their lives.Keywords: Academic Culture, Overseas Students, and Lifestyle

    Pemanfaatan Platform Google Classroom Dalam Meningkatkan Pemahaman Materi Pembelajaran Serta Hasil Belajar Peserta Didik Di Masa Pandemi

    Full text link
    AbstrakPada abad 21 terus akan menghadapi perubahan-perubahan cepat di dunia pendidikan akibat perkembangan teknologi. Pandemi memberikan pengaruh yang luar biasa terhadap aspek kehidupan termasuk bidang Pendidikan salah satunya perubahan pada paradigma Pendidikan yang harus mengintegrasikan dari pembelajaran konvensional ke dalam pembelajaran teknologi. Salah Platform yang bisa digunakan dan banyak digunakan oleh guru dalam pembelajaran adalah platform Google Clasroom. Di dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah berupa metode deskriptif, yaitu metode analisis yang mendeskripsikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang terjadi pada saat penelitian. Di dukung dengan Teknik pengumpulan data yang di peroleh hasil dari data berupa kuesioner atau  angket, survey dan wawancara. Berdasarkan hasil penilitian menyatakan bahwa pemanfaatan Plafform Google Classroom dalam pembelajaran daring di masa pandemi memiliki tingkat keefektifan yang baik dilihat dari aspek partisipasi siswa, pemahaman dan hasil belajarKata Kunci : Pemahaman, Platform Google Classroo

    Zero Waste Lifestyle: Minimalisasi Resiko Bencana dalam Perspektif Kearifan Lokal Masyarakat Baduy

    Full text link
    Gaya hidup zero waste baru-baru ini mendapatkan perhatian dari masyarakat sebagai gaya hidup positif minim sampah. Konsep zero waste bukan menjadi hal yang baru sebenarnya, terlebih dahulu masyarakat adat sudah menerapkan hal ini sebagai gaya hidup mereka yang berbasis kearifan lokal, salah satunya adalah pada masyarakat adat Baduy. Masyarakat Baduy meyakini bahwa manusia harus bersinergi dengan lingkungan alam sebagai upaya dalam menjalankan adat istiadat dan bentuk pelestarian alam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survey dan teknik wawancara untuk menggali bagaimana konsep zero waste yang diterapkan oleh masyarakat Baduy dapat mengurangi risiko bencana berupa penyelamatan lingkungan dari pencemaran tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, masyarakat Baduy sudah sejak dahulu menerapkan konsep zero waste sebagai sarana dalam mengharmoniskan kehidupannya dengan lingkungan. Konsep zero waste ini menjadikan sebuah gaya hidup minimalis ditandai dengan bagaimana mereka secara sederhana memanfaatkan alam sebagai sumber penghidupan mereka agar tidak mencemari wilayah mereka. Pengelolaan lingkungan yang dilakukan masyarakat Baduy menjadikan sebuah kearifan lokal berupa gaya hidup berkelanjutan yang dapat mengurangi risiko bencana

    172

    full texts

    206

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SOSIO-DIDAKTIKA: Social Science Education Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇