SOSIO-DIDAKTIKA: Social Science Education Journal
Not a member yet
206 research outputs found
Sort by
Pemilihan Bagian Objektifitas Film Sejarah sebagai Media Pembelajaran
This article explains how to select objective parts of historical films that will be used as learning media. That historical films not only visualize historical actors but also the atmosphere of a situation as a background for a historical event. Therefore, historical films are very susceptible to subjectivity. On the other hand, historical sources do not perfectly describe past events, but only describe events that are considered important. This article emphasizes that history teachers have the skills to select parts of films that measure their objectivity. This article uses historical research methods in the form of source collection, source criticism, interpretation, and writing. This article\u27s contribution is not only limited to exploring the educational values of a historical film, but also to providing tools for history teachers in selecting fragments of events in historical films that have proven objectivity
Desain Laboratorium Pembelajaran IPS pada Program Studi Tadris IPS
The laboratory is an important infrastructure that must be owned by the Social Sciences Tadris Study Program. The laboratory is important for prospective Social Sciences teachers in improving their ability to carry out learning in the laboratory room and at the same time improving the management skills of Social Sciences learning laboratories. However, the laboratories at Educational Institutions and Education Personnel (LPTK) are generally synonymous with biology, chemistry, physics, language, and computer laboratories, while social studies learning laboratories are not widely owned and there is no standard laboratory design. Therefore this study aimed to produce a social studies learning laboratory design in the Social Sciences Tadris Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teaching Sciences (FITK) UIN Syarif Hidatullah Jakarta. The research method used is Research-Based Design (RBD) with the research stages (1) contextual inquiry; (2) participatory design; (3) preliminary design; (4) conceptual design or prototype design (conceptual design/prototype as a hypothesis). Respondents in this study were student, laboratory assistants, laboratory assistants, and lecturers at FITK. Data is taken through a rubric that must be filled in about learning activities or practice in the laboratory and through interviews. The results of this study are the design of social studies learning laboratories with 3 laboratory rooms, namely (1) a practice room for storing tools and materials; (2) a preparation room and laboratory assistant; (3) waiting and guest rooms
Aplikasi Sistem Informasi Geografis dan Penginderaan Jauh Untuk Pemetaan Tingkat Pengangguran di Kecamatan Cimahi Selatan
Kota Cimahi menjadi daerah di Jawa Barat dengan angka pengangguran tertinggi ke dua setelah Kota Bogor berdasarkan data yang dirilis BPS. Data terakhir menunjukkan hingga Agustus 2022 ada 2,13 juta penduduk Jawa Barat yang menganggur, dimana sebanyak 10,77 persennya merupakan masyarakat Kota Cimahi. Salah satu kecamatan di Kota Cimahi yaitu Kecamatan Cimahi Selatan memiliki jumlah penduduk yang paling banyak dibandingkan dengan dua kecamatan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat pengangguran yang ada di Kecamatan Cimahi Selatan. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data sekunder terkait empat peta parameter yaitu tingkat pendidikan, jumlah penduduk, jumlah penganggiran, dan jumlah lapangan kerja. Analisis data dilakukan dengan weighted overlay, dimana setiap data diberikan skoring dan pembobotan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kecamatan Cimahi Selatan terdapat satu kelurahan dengan tingkat pengangguran rendah yaitu Kelurahan Utama, dan kelurahan lainnya meliputi Kelurahan Cibeber, Kelurahan Cibeureum, Kelurahan Leuwigajah, dan Kelurahan Melong berada pada tingkat pengangguran sedang. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat memberikan panduan awal bagi para pemangku kepentingan dalam mengatasi isu pengangguran di Kota Cimahi khusunya Kecamatan Cimahi Selatan
Perbedaan Perspektif Mengenai Hakikat Ilmu Pengetahuan Sosial: Sebuah Penelitian Metode Q Terhadap Guru IPS
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan perspektif guru IPS terhadap hakikat Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) menggunakan metode Q. Adapun hal yang akan dikaji terutama terhadap (1) tujuan, (2) konten, dan (3) metode yang digunakan dalam pembelajaran IPS. Metodologi Q merupakan penelitian campuran dengan bertujuan untuk mempelajari subjektivitas guru IPS secara objektif. Metode penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian Q ini adalah nonprobablity sampling dengan teknik purposive sampling. Teknik purposive sampling dipilih karena peneliti menginginkan data yang beragam, dibandingkan data seragam. Pengumpulan data dilakukan dengan melaksanakan survei dan wawancara. Data survei dianalisis dengan menggunakan analisis faktor melalui perangkat lunak KenQ Analysis, sedangkan data wawancara diolah dengan menggunakan model analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat macam-macam persepsi guru terhadap hakikat IPS, di antaranya perspektif (1) pembentukan moral; (2) peningkatan akademik; (3) kritik sosial; (4) inkuiri reflektif; dan (5) pengembangan pribadi. Setiap perspektif saling tumpang tindih satu sama lain. Namun, terdapat hal yang membedakannya jika dilihat dari tujuan, konten, dan metode yang digunakannya, sampai pada batas tertentu
Yelim dan Maren sebagai Perwujudan Civic Responsibility Masyarakat Dusun Watran di Kota Tual
Penelitian ini merupakan suatu penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana budaya yelim sebagai perwujudan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan, bangsa, dan negara pada masyarakat Dusun Watran dan untuk mengetahui bagaimana budaya maren sebagai perwujudan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan, bangsa dan negara. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Watran Kecamatan Pulau Dullah Utara Kota Tual. Pengambilan data primer dilakukan melalui wawancara terhadap sejumlah informan yang dianggap mengetahui dan terlibat dalam budaya yelim dan maren pada wilayah tersebut. Penelitian menemukan bahwa budaya yelim merupakan kewajiban yang dilakukan oleh masyarakat adat Dusun Watran sebagai bentuk kerja sama dan gotong-royong yang sudah terbangun dan terlahir secara turun temurun untuk dapat bertanggung jawab terhadap hukum adata dan tradisi yang sudah secara turun-temurun
Tantangan Etika dalam Pengelolaan Anggaran Negara dalam Era Transformasi Digital
Digital transformation has reshaped the challenges and strategies of managing national budgets. This era places transparency, accountability, integrity, and data security as its primary focus. The significance of transparency and accountability in the management of national finances, particularly through the adoption of information technology, presents opportunities to enhance the effectiveness of public services. However, these changes also bring ethical challenges, especially concerning data security. The success of digital transformation requires ethical leadership, an understanding of data security risks, and the implementation of stringent policies. The adoption of financial technology can expedite the digitization of public services, escalating the risks associated with data security and potential fraud. Therefore, strategic strategies are needed to ensure that budget management adheres to ethical principles and integrity. The active role of the government is crucial in ensuring that transparency and accountability remain top priorities. Concrete steps, such as interactive services through digital platforms, can increase public engagement. The importance of integrity and data security is acknowledged as a central point, with policies and practices supporting information security. Further research can explore the role of new technologies, such as artificial intelligence, in enhancing transparency and data security in the management of national budgets
Pembiasaan Diri Warga Sekolah Melalui Program Adiwiyata Sebagai Upaya Mewujudkan Kecakapan Sosial
This research aims to trace and identify the entire series of self-habitualization activities wrapped in the Adiwiyata program at SMP Negeri 30 Jakarta. Each series of the Adiwiyata program at SMP Negeri 30 Jakarta studied has its own purpose and meaning of self-habitualization to strengthen the life skills of the school community implementing the Adiwiyata program. The research approach used in this study is qualitative with a phenomenological model. Data collection for this research was conducted through interviews, observations, and documentation studies. The results of the research on self-discipline practices in the implementation of the Adiwiyata program conducted by the residents of SMP Negeri 30 in Koja District, North Jakarta City, show that the school community had already been practicing self-discipline in preserving the school environment long before applying to become a candidate for the city-level Adiwiyata school. However, at the time SMP Negeri 30 Jakarta applied to become a candidate for the city-level Adiwiyata school. then there is a wider variety of activities within the adiwiyata program, and gradually, self-habits are formed as the residents of SMP Negeri 30 North Jakarta carry out the entire series of adiwiyata program activities within their school environment. One of its main objectives is to utilize the considerable human resources within the school environment to create a clean, safe, comfortable, and enjoyable school during the learning activities at SMP Negeri 30 North Jakarta, as well as to strengthen environmental care activities into social skills
Aktualisasi dan Implementasi Meaningfull Learning dan Powerfull Learning dalam Pembelajaran Wawasan IPS di Indonesia
Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa dalam proses pembelajaran dosen dituntut mampu menerapkan metode dan model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi mahasiswa, hal ini berpengaruh dalam proses pembelajaran karena sering terjadi dosen kurang memahami model dan metode pembelajaran yang harus digunakan sehingga pada mata kuliah seperti Wawasan IPS yang memiliki materi yang banyak tidak tersampaikan dengan maksimal. Untuk mengatasi hal tersebut, pembelajaran dengan meaningfull learning dan powerfull learning merupakan model yang dapat dijadikan alternatif untuk memberikan pemahaman secara kognitif, afektif maupun psikomotorik kepada mahasiswa dengan kemampuan yang berbeda-beda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Pengumpulan data: participant observation, in-depth interviews, dan documentation. Analisis data menggunakan Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Wawasan IPS di UIN Malang menerapkan meaningfull learning dan powerfull learning dengan menggunakan motode project dan problem solving, sedangkan di UIN Mataram menggunakan metode inkuiri, dengan penerepan kedua metode tersebut mahasiswa dilatih belajar dengan menggunakan kemampuan kognitif, afekt dan psikomotorik secara efektif. Kata Kunci: Meaningfull Learning, Powerfull Learning, Pembelajaran Wawasan IP
Pengaruh Informasi Prediksi Resesi Terhadap Perilaku Keuangan Masyarakat
Pandemi Covid-19 dan konflik Rusia-Ukraina memicu terjadinya krisis global yang mengakibatkan guncangan perekonomian dunia hingga berakibat terjadinya resesi ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Informasi Prediksi Resesi 2023 terhadap Perilaku Keuangan pada mahasiswa program studi Ekonomi Pembangunan angkatan 2020 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penelitian ini merupakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Sampel penelitian diambil dengan cara simple random sampling yang terdiri atas 94 mahasiswa. Teknik pengumpulan data penelitian dengan menggunakan angket dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana menggunakan uji t. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai t-hitung > t-tabel (6,556 > 0,2028) dengan signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian didapatkan hasil bahwa variabel Informasi Prediksi Resesi memiliki pengaruh terhadap variabel Perilaku Keuangan. Hasil uji koefisien determinasi diperoleh sebesar 0,318 menunjukkan bahwa perubahan Perilaku Keuangan dijelaskan oleh variabel Informasi Prediksi Resesi sebesar 31,8%. Variabel lain di luar penelitian memberikan sumbangan terhadap variabel Perilaku Keuangan sebesar 68,2%
Improving the Efficiency and Effectiveness of Learning for Students of Tadris Social Studies Program at UIN Syarif Hidayatullah Jakarta with Artificial Intelligence
In this digital period, technological advancement is growing fleetly, including in the field of artificial intelligence( AI). AI has entered colorful aspects of life, including Education. In Education, AI offers colorful openings to ameliorate the effectiveness and effectiveness of pupil literacy. scholars are faced with colorful complex literacy tasks and demands. This frequently makes it delicate for them to manage their time and complete tasks meetly. Artificial intelligence( AI). comes as a result to help scholars complete their tasks more fluently, efficiently and effectively. This study aims to dissect the effectiveness and effectiveness of pupil literacy using artificial intelligence, and to identify the benefits and challenges of using AI in education. This study uses a quantitative descriptive system with primary and secondary data sources, with data collection procedures and interviews, and giving doubters to 104 Repliers using a Likert- Scale, Data Analysis with Data Presentation, Data Reduction and conclusions. The exploration was conducted at Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta, as Student- Repliers in Semester IV in the Social Studies Education- Programs. The results of this study indicate, the use of artificial intelligence( AI) can increase the effectiveness and effectiveness of pupil literacy in the social study- program, as substantiated by the results of doubters from repliers, that55.8 of the repliers are effective in the use of artificial intelligence( AI) and can increase effectiveness by51.9 and40.4 of the use of AI is applicable in perfecting understanding of lecture material, and52.9 of the use of AI is suitable to overcome time constraints in completing lecture assignments. This exploration is anticipated to make a precious donation to the development of education in the digital period and to help scholars to learn more effectively and efficiently. give recommendations for the wise and responsible use of artificial intelligence( AI) in education. Flash back AI is only an adjunct for druggies, not a cover for doing anything including lecture assignment