AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Not a member yet
    382 research outputs found

    Literasi Matematika dan Konstruktivisme Sosial

    Full text link
    Peserta didik di Indonesia mempunyai tingkat kemampuan memecahkan masalah yang rendah di bidang matematika. Masalah ini menjadi perhatian dalam bidang pendidikan. Salah satu cara untuk membantu memecahkan masalah adalah peningkatan literasi matematika. Literasi matematika merupakan alat untuk melatih kemampuan matematika dengan berbagai konteks yang dihadapi peserta didik. Konteks dalam kehidupan sehari-hari merupakan bagian dari konstruktivisme sosial. Konstruktivisme sosial dengan interaksi sosial dapat memberikan pengalaman belajar secara nyata, dapat mendorong peserta didik untuk belajar kooperatif, serta dapat meningkatkan potensi peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis literasi matematika, konstruktivisme sosial, serta hubungannya. Metode penelitian yang digunakan kajian literatur yang bersumber dari Google Schoolar dan Francis online dengan rentang waktu 2014 sampai 2023 dan didapat tiga belas artikel. Hasil penelitian dari artikel ini literasi matematika menjadi sarana untuk menghubungkan konsep matematika kontekstual dengan bantuan lingkungan konstruktivisme sosial sehingga mendapatkan pembelajaran yang bermakna dan mendalam. Konstruktivisme sosial diterapkan dalam pembelajaran matematika dalam hal kolaboratif dengan lingkungan belajar sehingga mengakibatkan interaksi dalam membangun pengetahuan. Pembelajaran kolaboratif dapat diterapkan dengan literasi matematika sehingga terbangun koneksi dan pemahaman matematika dengan bantuan interaksi lingkungan sekitar yang dikaitkan dengan aktivitas kehidupan sehari-hari. Menyelesaikan masalah kontekstual mempunyai tujuan untuk mengkonstruksi pengetahuan peserta didik dengan mengembangkan pengalamannya sehingga terbentuk konstruktivisme sosial dalam proses mengkonstruksi pengetahuannya

    Persepsi Guru Sekolah Dasar Terhadap Pembelajaran Matematika Berbasis STEM melalui Kegiatan STEM Camp

    Full text link
    Pengetahuan guru SD akan pembelajaran STEM sangatlah penting sebelum mengintegrasikannya di kelas. Namun nyatanya, pengintegrasian STEM di Indonesia masih jauh dari harapan. Melalui kegiatan STEM Camp yang diadakan oleh SEAQiM, diharapkan pengetahuan dan persepsi guru tentang STEM semakin baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi guru sekolah dasar terhadap pembelajaran matematika melalui kegiatan STEM Camp. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data menggunakan triangulasi sumber. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 9 responden dengan pengalaman mengajar kurang dari 6 tahun dan diatas 6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum STEM Camp, responden dengan pengalaman mengajar dibawah 6 tahun sudah mengenal apa itu pembelajaran berbasis STEM, namun belum mendalam. Sedangkan responden dengan pengalaman mengajar diatas 6 tahun, 3 responden ada yang sudah mengenal dan mengimplementasikan pembelajaran STEM di kelas, sedangkan 3 lainnya belum mengenal dan mengimplementasikan STEM

    Pengembangan mobile edukasi dengan pendekatan kontekstual pada materi aljabar untuk meningkatkan berpikir kritis siswa MTs

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media pembelajaran, yaitu Mobile edukasi pada materi aljabar menggunakan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan berpikir kritis siwa dengan mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Jenis penelitian yang digunakan Research and Development. Dalam penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE, dengan lima tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas VII MTs Negeri 1 Semarang. Hasil yang didapatkan yaitu, Mobile Edukasi dinyatakan: (1) Valid dalam penggunaan menurut ahli media dengan persentase 87% sedangkan untuk ahli materi, pada materi pembelajaran mendapatkan persentase 97,43%, modul ajar mendapatkan persentase 93,45%, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) mendapatkan persentase 95,58%, dan soal pre-test dan post-test mendapatkan persentase 92,5% masuk pada kategori “sangat Baikâ€. (2) Praktis digunakan menurut respond siswa dengan persentase 81,48% sedangkan hasil respon guru pelajaran, mendapatkan persentase 80% masuk dalam kategori “Sangat Baikâ€. (3) Efektif digunakan dengan rerata hasil belajar siswa dalam kemampuan berpikir kritis di kelas eksperimen berada pada persentase 73.81% dan terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis. Kata kunci: mobile edukasi, pengembangan, media pembelajara

    Pengaruh pembelajaran PBl berbasis Wordwall terhadap peningkatan kemampuan numerasi siswa kelas III

    Full text link
    Matematika merupakan keilmuan yang berkutat dengan angka dan hitung-menghitung. Perpaduan antara model dan media pembelajaran yang sesuai dapat memberikan peningkatan pada pemahaman dan keefektifan pelaksanaan pembelajaran matematika itu sendiri. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui apakah pembelajaran PBL (Problem Based Learning) berbasis wordwall materi pecahan yang penulis teliti berpengaruh terhadap  peningkatan kemampuan numerasi siswa kelas III di UPT SDN Resapombo 1 Kabupaten Blitar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis quasi experimental design.  Pretest and Posttest Control Grup Design dipilih sebagai desain ujicoba lapangan yang terdiri atas 2 kelompok, yakni kelompok eksperimen dan kontrol. Adapun instrumen penelitian ini yaitu tes sebagai pengukur kemampuan numerasi siswa terkait materi pecahan. Hasil penelitian ini diperoleh yaitu pada kelas eksperimen (kelompok dengan perlakuan) perolehan thitung lebih besar dari ttabel (2.405 2.145). Sedangkan pada kelompok kontrol (kelompok tanpa perlakuan) perolehan thitung lebih kecil dari ttabel (0.473 2.145). Berdasarkan ulasan tersebut, diketahui bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, dimana hasil tes kemampuan numerasi siswa terdapat perbedaan antara menggunakan pembelajaran PBL berbasis wordwall dan yang tidak. Kemampuan numerasi siswa dengan pembelajaran PBL berbasis wordwall meningkat lebih baik dibanding dengan siswa dengan pembelajaran secara konvensional

    Analisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi lingkaran

    Full text link
    "Students' mathematical critical thinking skills are essential in learning mathematics. This skill enables students to understand problems, identify relationships between statements, and use strategies to solve problems and draw appropriate conclusions. Indicators of mathematical critical thinking skills include interpretation, analysis, evaluation, and inference. This study aims to analyze students' critical thinking skills in the topic of circles in grade VIII at SMPN 4 Silo Jember. The method used is descriptive qualitative research, with the research subjects being eleventh-grade students. The instruments used consisted of a mathematical critical thinking skills test and an interview guideline. The results showed that students with high critical thinking skills can consistently meet all indicators, while students with moderate skills are only consistent in interpretation indicators. Students with low abilities showed difficulty in interpreting problems and drawing appropriate conclusions.

    Desain pembelajaran garis dan sudut menggunakan Realistic Mathematics Education berbantuan Adobe Animate

    Full text link
    Garis dan Sudut merupakan salah satu bagian dari geometri yang berguna bagi siswa. Akan tetapi, siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami topik garis dan sudut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu lintasan pembelajaran untuk memudahkan siswa dalam memahami topik garis dan sudut dengan menggunakan konteks tradisi  Warak Ngendog Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah design research yang terdiri dari tiga tahap yaitu Preparing for Experiment, Design Experiment, dan Retrospective Analysis. Seluruh kegiatan pembelajaran berbasis pendekatan Realistic Mathematics Education dan didukung dengan media adobe animate. Hasil penelitian ini meliputi empat kegiatan pembelajaran yaitu: Mengamati video tradisi Warak Ngendog untuk menemukan dan melukis sebuah sudut, mengukur sebuah sudut untuk menentukan besar sudut serta mengkomunikasikan langkah-langkahnya, mengategorikan dan mendefinisikan jenis-jenis sudut, serta menyelesaikan masalah kontekstual. Dari kegiatan yang dilakukan, dapat diketahui bahwa pembelajaran garis dan sudut dengan menggunakan konteks tradisi Warak Ngendog berbasis RME dan didukung media adobe animate dapat membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman konsep topik garis dan sudut pada kelas VII SMP Negeri 38 Semarang

    Pengembangan Aplikasi SCRATCH untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi scratch  yang di integrasikan nilai keislaman yang digunakan dalam pembelajaran siswa pada sekolah jenjang dasar untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan model 4D yang terdiri dari empat tahapan utama yaitu mendefinisikan (define), mendesain (design), mengembangkan (develop), dan mendesiminasikan (dessiminate). Penelitian ini dilakukan pada kelas 1 Sekolag Dasar dengan menggunakan instrumen penelitian melalui wawancara, menggunakan angket validasi ahli, telah dilakukan evaluasi melalui lembar evaluasi siswa serta mendokumentasikannya. Selanjutnya peneliti melakukan analisis data terkait dengan validasi ahli untuk menguji kelayakan aplikasi scratch dengan menggunakan skala likert dengan lima point skala. Keefektifan aplikasi scratch di lihar dengan menggunakan nilai post-test kemampuan literasi numerasi siswa. Hasil kemampuan literasi numerasi siswa selanjutnyadi lakukan analisis uji beda rata-rata (independent sample test). Berdasarkan hasil uji diperoleh nilai signifikan 0,001 yang kurang dari 0,05 sehingga dapat diartikan bahwa nilai rata-rata kemampuan literasi numerasi siswa dengan menggunakan aplikasi scratch lebih tinggi dan selanjutnya aplikasi scratch yang dikembangkan efektif dan layak untuk digunakan dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa

    Sifat-Sifat Matriks Eksponensial

    Full text link
    Fungsi eksponensial natural merupakan fungsi yang memuat bentuk eksponen dengan pangkat berupa variabel dan disimbolkan dengan e^x. Sedangkan pada matriks, matriks yang dianalogikan ke dalam fungsi eksponensial disebut matriks eksponensial dan disimbolkan dengan e^A, dengan  merupakan matriks berukuran n*n. Fungsi tersebut didefinisikan berdasarkan bentuk ekspansi deret Maclaurin dari e^x. Dari analogi tersebut, timbul pertanyaan operasi dan sifat-sifat fungsi eksponensial natural apa saja yang dapat digeneralisasi pada matriks eksponensial. Artikel ini membahas tentang analisis dari sifat-sifat fungsi eksponensial natural yang dapat digeneralisasikan pada matriks eksponensial dan mengkaji sifat-sifat pada matriks eksponensial seperti sifat operasi, diagonal, transpos, determinan dan turunan pada matriks eksponensial. Langkah awal yang dilakukan  adalah mendefinisikan matriks eksponensial, setelah itu dikaji rumusan matriks eksponensial untuk matriks diagonal dan matriks yang dapat didiagonalisasi. Selanjutnya dikaji sifat-sifat operasi yang berlaku pada matriks eksponensial dan sifat transpos, determinan dan turunannya. Sifat-sifat pada fungsi eksponensial natural yang dapat digeneralisasikan pada matriks eksponensial yaitu pangkat nol, operasi perkalian dan turunan fungsi eksponensial. Sifat operasi pembagian pada fungsi eksponensial memiliki bentuk yang berbeda pada matriks eksponensial, pada matriks eksponensial (e^-A) tidak samadengan 1/(e^A) karena operasi pembagian tidak berlaku pada matriks. Matriks eksponensial e^A selalu punya invers dan memiliki invers e^-A

    Pengembangan e-modul teknik pengintegralan bermuatan video pembelajaran untuk mahasiswa pendidikan matematika

    Full text link
    Kalkulus Integral merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Tidar. Mata kuliah ini dirasa cukup sulit bagi mahasiswa karena memerlukan pemecahan masalah yang cukup tinggi, terutama dalam penggunaan beberapa teknik pengintegralan. Belum adanya bahan ajar yang dapat mengakomodasi keterlibatan mahasiswa dalam membangun konsep materi dalam pembelajaran yang dapat diakses secara mandiri kapan saja dan di mana saja menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan e-modul teknik pengintegralan bermuatan video pembelajaran dan mendeskripsikan kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan e-modul yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang didasarkan pada model pengembangan 4D, yang terdiri dari define, desain, develop, dan disseminate. Penelitian dilakukan Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Tidar pada semester genap tahun akademik 2022/2023 dengan subjek penelitian mahasiswa semester II. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket (validasi dan respon siswa) dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh draf bahan ajar yang dikembangkan, yaitu berupa e-modul teknik pengintegralan bermuatan video pembelajaran Tekanan penulisan abstrak terutama pada hasil penelitian. Penilaian tingkat kelayakan atau kualitas e-modul yang dilakukan melalui pengujian kepada validator materi dan media memperoleh nilai sangat baik dan uji coba yang dilakukan mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika UNTIDAR sebagai pengguna memperoleh respon sangat baik, serta aspek keefektifan e-modul berdasarkan pada rata-rata hasil posttest materi teknik pengintegralan berada pada kategori sangat efektif. Dengan demikian, bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.Â

    Prediksi curah hujan di kabupaten sarolangun menggunakan rantai markov

    Full text link
    AbstrakHujan dihasilkan oleh awan cumulonimbus yang bisa menyebabkan banjir apabila curah hujannya dengan dengan intensitas yang tinggi serta durasi yang lama dapat menimbulkan permasalahan serius bagi masyarakat. Pada tahun 2016 setiap kecamatan di Kabupaten Sarolangun mengalami banjir bandang serta 2019, 2020, 2022 dan 2023  banjir dengan ketinggian air 30-150 cm. Oleh karena itu, diperlukan prediksi curah hujan sebagai upaya pencegahan jika intensitas curah hujan tinggi. Salah satu metode yang dapat digunakan yaitu Metode rantai markov memiliki sifat bahwa perilaku pada waktu yang akan datang hanya bergantung pada waktu/keadaan sekarang dan tidak bergantung keadaan yang lalu. Metode rantai markov untuk memperkirakan kejadian yang akan datang jika diketahui kejadian sekarang dan juga peluang transisinya sehingga dapat digunakan untuk memprediksi perubahan-perubahan pada masa yang akan datang dalam variabel-variabel yang dinamis, karena hal ini sesuai data curah hujan bersifat dimanis. Pada penelitian ini, penulis menggunakan data curah hujan harian pada setiap kecamatan di Kabupaten Sarolangun dari tanggal 1 Mei – 31 Juli 2023 dengan klasifikasi state yaitu tidak hujan, hujan ringan, hujan sedang dan hujan lebat. Tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya peluang curah hujan masing-masing state saat kondisi steady state di masa yang akan datang. Data curah hujan harian setiap kecamatan terlebih dahulu di uji dengan menggunakan uji Chi-Square untuk menunnjukkan apakah data memenuhi sifat markov atau tidak. Metode rantai markov yang digunakan yaitu persamaan Chapman-Kolmogorov dan persamaan steady state. Hasil Peramalan curah hujan pada setiap kecamatan di Kabupaten Sarolangun yang memenuhi sifat markov hanya ada dua yaitu Kecamatan Sarolangun dan Kecamatan Batang Asai.Kata kunci: Curah Hujan Harian, Rantai Markov, Chapman-Kolmogorov, Steady Stat

    364

    full texts

    382

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇