AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Not a member yet
382 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS MOBILE LEARNING PADA MATA KULIAH GEOMETRI DENGAN PENDEKATAN MATEMATIK REALISTIK DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Mobile Learning Pada Mata Kuliah Geometri dengan Pendekatan Matematik Realistik Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester 2 Prodi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Semarang tahun ajaran 2015/2016. Dengan teknik cluster random sampling dengan cara acak diambil dua kelas Prodi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Semarang tahun ajaran 2015/2016 yaitu kelas 2A sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan Mobile Learning dengan Pendekatan Matematika Relalistik, kelas 2B sebagai kelas kontrol dengan model konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dikatakan efektif. Dalam kriteria efektif produk ditunjukan dari prestasi belajar kelas eksperimen lebih baik dibanding dengan kelas kontrol. Dari analisis menggunakan uji-t didapatkan?é?á thitung ttabel yaitu 5,98 1,71, maka Ho ditolak artinya pembelajaran dengan menggunakan media mobile learning dengan pendekatan matematik realistik lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Jadi dapat disimpulkan bahwa media mobile learning dengan pendekatan realistik matematik ini efektif digunakan sebagai proses pembelajaran. Kata Kunci: Mobile learning, Geometri, Pendekatan Realistik Matematik, Efektif
KARAKTERISTIK PENALARAN SISWA KELAS XI SEKOLAH MENENGAH ATAS TENTANG SAMPEL YANG MEMILIKI KEMAMPUAN MATEMATIKA RENDAH
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana karakteristik penalaran siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas tentang sampel yang memiliki kemampuan matematika rendah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah dua orang siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purwodadi yang mempunyai kemampuan matematika rendah serta kemampuan menyampaikan pendapat secara lisan dan tertulis. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes tertulis dan wawancara. Analisis data dilakukan berdasarkan data hasil tes tertulis dan wawancara. Kemudian dilakukan triangulasi metode untuk menghasilkan data dari subjek penelitian yang valid. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan matematika rendah, yang berjumlah 2 subjek, satu siswa memiliki karakteristik yang belum sepenuhnya berada di tingkat 1 dan satu siswa memiliki karakteristik pada tingkat 1. Karakteristik siswa yang belum sepenuhnya berada di tingkat 1 yaitu: dapat memberikan contoh tentang sampel, dapat mendeskripsikan istilah tentang sampel, tidak memahami ukuran dan teknik pengambilan sampel dalam mewakili populasinya yang ditandai dengan menyarankan pengambilan seluruh mahasiswa tanpa ada seleksi. Sedangkan karakteristik siswa yang berada pada tingkat 1 yaitu: dapat memberikan contoh tentang sampel, dapat mendeskripsikan istilah tentang sampel, tidak memahami pentingnya ukuran sampel yang besar dalam mewakili populasinya yang ditandai dengan menyetujui pengambilan jumlah sampel yang kecil dalam penelitian, tidak dapat menyarankan seleksi yang tepat dalam pengambilan sampel. ?é?á Kata Kunci:?é?á Penalaran, Penalaran tentang Sampel, Karakteristik Penalaran tentang Sampe
EVALUASI TERHADAP BAHAN AJAR MATEMATIKA BERBASIS PMRI DI BANDUNG RAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh bahan ajar matematika berbasis PMRI diterapkan di Bandung Raya. Penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yang didesain untuk mengukur kualitas bahan ajar berbasis PMRI yang dibuat dan dilaksanakan guru selama ini. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru di Jawa Barat yang telah menerapkan PMRI di sekolahnya masing-masing. Terdapat tiga sekolah yang menjadi subyek penelitian, yaitu MIN I Bandung, SDPN Sabang dan SMPN 12 Bandung sedangkan sampelnya adalah guru Matematika di sekolah-sekolah tersebut yang menerapkan PMRI dalam pembelajarannya.Data yang dikumpulkan berupa data kuesioner guru tentang penerapan PMRI. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar matematika berbasis PMRI telah diterapkan di MIN 1 Bandung, SDPN Sabang dan SMPN 12 Bandung tetapi pelaksananya hanya guru-guru tertentu. Di MIN 1 Bandung terdapat 3 guru yang menerapkan PMRI, di SDPN Sabang terdapat 2 orang guru yang menerapkan PMRI dan di SMPN 12 Bandung juga terdapat 2 orang guru matematika yang menerapkan PMRI. Namun dari keseluruhan, diketahui bahwa hampir 3 tahun terakhir sudah jarang diterapkan serta jarang ada kegiatan-kegiatan PMRI; Kata Kunci: Bahan Ajar, PMRI
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN MEDIA LKS MATERI LINGKARAN
Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika, khususnya pokok bahasan lingkaran telah menimbulkan keprihatinan tersendiri bagi guru yang bersangkutan. Oleh karena itu perlu dicari solusinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada peningkatan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan LKS materi lingkaran kelas VIII A Semester 2 SMP N 3 Patebon Kendal tahun ajaran 2011/1012. Penelitian dilaksanakan di SMP N 3 Patebon, selama bulan Februari 2012. Sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A dengan jumlah siswa 31. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dua siklus. Siklus pertama untuk materi ajar unsur-unsur lingkaran dan keliling lingkaran; sedangkan siklus kedua untuk materi ajar luas lingkaran dan hubungan busur, tembereng, tali busur dan titik pusat. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa dengan jumlah 31 orang pada evaluasi siklus I dan II,?é?á hal ini dapat terlihat dari siklus I yaitu terdapat 23 siswa yang tuntas, dengan rata-rata sebesar 74%?é?á menjadi 27 siswa pada siklus II yang mangalami ketuntasan sebesar 84%. Disamping itu juga terjadinya peningkatan kinerja guru dalam proses belajar mengajar, hal ini?é?á dapat terlihat dalam lembar hasil observasi kinerja guru pada siklus I mencapai 72,2% dan meningkat pada siklus II menjadi 80% . Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model pembelajaran CTL Berbantuan Media LKS dalam proses pembelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Ligkaran Kelas VIII pada SMP N 3 Patebon Kendal tahun ajaran 2011/2012 yang ditunjukkan dari hasil ketuntasan belajar siswa dan rata-ratanya, hasil observasi keaktifan siswa dan hasil observasi kinerja guru. ?é?á Kata-kata kunci : Model pembelajaran, siklus, kontekstual, hasil belaja
IMPLEMENTASI LESSON STUDY SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI DAN KARAKTER GURU MATEMATIKA KOTA METRO
Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dan karakter guru matematika melalui lesson study. Lebih khusus, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan usaha yang dilakukan dalam meningkatkan empat kompetensi yang harus dikuasai oleh guru matematika dan karakter melalui lesson study. Kegiatan lesson study ini dilaksanakan di SMA N 2 Metro dengan subjek guru mata pelajaran matematika. Kompetensi guru matematika yang ingin ditingkatkan antara lain: kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian. Untuk melihat peningkatkan kemampuan guru matematika dalam menguasai keempat kompetensi tersebut dalam penelitian ini dilakukan observasi. Hasil observasi tersebut yang akan menjadi bahan evaluasi untuk merencanakan kegiatan berikutnya. Selain itu dengan adanya peningkatan pada kompetensi guru matematika maka diharapkan adanya peningkatan karakter pada guru. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah dengan penerapan lesson study dapat meningkatkan kompetensi dan karakter guru matematika di SMA N 2 Metro. Kompetensi yang dimiliki oleh guru matematika di SMA N 2 Metro rata-rata baik. Hal tersebut berdasarkan indikator pengamatan, empat kompetensi yang harus dimiliki oleh setip guru telah di miliki oleh semua guru matematika di SMA N 2 Metro. Dengan dua siklus yang dilaksanakan, kegiatan lesson study dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kompetensi dan karakter guru matematika.Kata kunci: Lesson Study, Kompetensi guru, Karakter
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI E-LEARNING PADA MATA KULIAH TEORI BILANGAN
Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran matematika melalui e-learning pada mata kuliah teori bilangan untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa dengan memanfaatkan edmodo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan 4-D (Four-D) Thiagarajan Semmel dan Semmel. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 3 Universitas PGRI Semarang tahun ajaran 2013/2014. subjek penelitian ini adalah terdiri dari 2 kelas yang masing-masing sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pemilihan dan penentuan subyek penelitian ini diambil dengan teknik sampel bertujuan (purposive sampling). Variabel penelitian dalam penelitian ini yaitu kreativitas mahasiswa (X) sebagai variabel bebas dan prestasi belajar (Y) sebagai variabel terikat. Cara pengambilan data dengan observasi dan tes prestasi belajar. Olah data dengan uji banding dan uji pengaruh. Berdasarkan hasil validasi pengembangan media pembelajaran matematika melalui e-learning menggunakan edmodo dikatakan valid dan pembelajarannya telah mencapai indikator efektif, yaitu: (1) Pembelajaran mencapai ketuntasan pada prestasi belajar mahasiswa dengan melihat rata ?óÔé¼ÔÇ£ rata kelas eksperimen yang mencapai KKM yaitu sebesar 72,5. (2) Terdapat pengaruh positif kreativitas terhadap prestasi belajar mahasiswa yang ditunjukkan kontribusi pengaruhnya sebesar 9,7%. (3) Prestasi belajar kelas eksperimen lebih tinggi dibanding prestasi belajar kelas kontrol yang ditunjukkan dengan rata ?óÔé¼ÔÇ£ ratanya yaitu rata ?óÔé¼ÔÇ£ rata kelas eksperimen sebesar 72,5 dan rata ?óÔé¼ÔÇ£ rata kelas kontrol sebesar 68,57. Kata Kunci: e-learning, edmodo, prestasi belajar, four-
PENGEMBANGAN CD PEMBELAJARAN BERBANTU AUTOGRAPH DENGAN MODEL PBL DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan guru dalam menciptakan inovasi baru selama proses belajar mengajar berlangsung sehingga yang didapat hanyalah kurangnya minat siswa selama proses belajar mengajar dan itu mengakibatkan banyak siswa yang mendapat nilai dibawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan suatu media pembelajaran berupa CD Pembelajaran Berbantu Autograph sehingga menghasilkan media pembelajaran yang valid dan layak digunakan selama proses belajar mengajar berlangsung. Penggunaan CD Pembelajaran Berbantu Autograph diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa, serta dalam menggunakan CD Pembelajaran Berbantu Autograph Berbasis Model Pembelajaran PBL lebih baik ataukah tidak dibandingkan dengan menggunakan Model Pembelajaran Konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitianResearch and Development. Penelitian pengembangan menggunakan modifikasi model 4-D dengan tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Dan dalam penelitian eksperimen, populasi dalam penelitian ini adalah kelas X SMA Negeri 1 Semarang, dipilih dua kelas, kelas X H sebagai kelas eksperimen dan kelas X F sebagai kelas kontrol. Sebelum diujicobakan di lapangan, CD Pembelajaran Berbantu Autograph terlebih dahulu dilakukan uji validasi CD Pembelajaran Berbantu Autograph oleh ahli media dan ahli materi. Selain itu diperlukan angket tanggapan siswa mengenai CD Pembelajaran Berbantu Autograph. Hasil dari validasi ahli dan angket siswasebagian besar berkriteria baik. Jadi media pembelajaran tersebut valid untuk diujicobakan. Hasil uji coba lapangan menunjukkan thitung ttabel yaitu 1,83 1,67 maka, hipotesis H0 ditolak,sehingga dapat disimpulkan pembelajaran dengan menggunakan CD Pembelajaran berbantu Autograph berbasis Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional di SMA Negeri 1 Semarang pada materi Segiempat dan Segitiga.Kemudian juga dari data analisis awal rata-rata nilai matematika di kelas ekperimen adalah 65,47 meningkat menjadi . Hal tersebut menunjukkan bahwa CD Pembelajaran berbantu Autograph berbasis Model Pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci :CD Pembelajaran, Software Autograph, Model Pembelajaran PB
ANALISIS VALIDASI PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL PLOMP PADA MATERI GEOMETRI
Penelitian ini adalah suatu proses kegiatan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam materi geometri yang valid, dengan alur pengembangannya menggunakan model Plom yang dimodifikasi, yaitu tanpa menyertakan tahap implementasi setelah tahap tes, evaluasi, dan revisi selesai dilakukan. Perangkat yang dikembangkan adalah silabus, RPP, buku siswa, LKS dan Test Kemampuan Pemecahan Masalah (TKPM). Namun, dalam penulisan ini hanya difokuskan pada proses uji validasi yang melalui uji validasi konstruks dan isi pada pengembangan perangkat yang dibuat. Hasil akhir dari penelitian ini adalah menghasilkan produk pengembangan perangkat pembelajaran yang valid. Kata Kunci : Validasi, Perangkat Pembelajaran
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAM GAME TOURNAMENT UNTUK MENINGKATAN KEAKTIFAN DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATERI SIMPLEX
Simplex merupakan salah satu materi pada mata kuliah program linier. Karakteristik materi simplex yang membutuhkan pemahaman, ketelitian dan ketrampilan dalam operasi bilangan membuat mahasiswa kesulitan dalam memahami materi simplex, sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keaktifan dan kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif Team Game Tournament (TGT). Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitaif yang terdiri dari 2?é?á siklus?é?á dan?é?á tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan?é?á dan refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Matematika Universitas muhammadiyah Semarang.?é?á Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi dan soal tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjuhkan?é?á keaktifan mahasiswa pada siklus I sebesar?é?á 55,5%?é?á kategori Baik,?é?á 33,3% kategori cukup, meningkat pada siklus II menjadi?é?á 86,6% kategori baik dan 14,6% kategori cukup. Hasil ini menunjuhkan terjadi peningkatan keaktifan mahasiswa sebesar 31,1%. Persentase ketuntasan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa?é?á mengalami peningkatan dari?é?á 66,7%?é?á?é?á pada siklus 1 menjadi?é?á 86,7% pada siklus 2,?é?á atau?é?á meningkatan?é?á sebesar 25%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif TGT efektif untuk meningkatkan keaktifan dan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa materi simplex Kata Kunci : Pembelajaran Kooperatif, TGT, kemampuan pemecahan masalah, keaktifa
PENELUSURAN ALUMNI (TRACER STUDY) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA IKIP PGRI SEMARANG SEBAGAI UPAYA KAJIAN RELEVANSI
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lamanya masa tunggu alumni sampai mendapatkan pekerjaan, tingkat keterserapan alumni, kesesuaian pekerjaan alumni dengan bidang keahliannya, dan penilaian stakeholders terhadap kinerja alumni Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Semarang di dunia kerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa lulusan telah bekerja dengan tingkat pengangguran yang sangat rendah dan daya serap di dunia kerja sangat tinggi. Lulusan telah bekerja sesuai dengan bidang pendidikannya yaitu sebagai guru / di bidang pendidikan sebesar 82,57%. Dari penyebaran responden pada profesi guru tersebut menunjukkan sesuai dengan visi IKIP PGRI Semarang yaitu menjadi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan yang Professional dan Berjati Diri. Tingkat ketersebaran tempat asal responden sebanyak 96,21% berasal dari Jawa Tengah. Selanjutnya, pihak pengguna menyatakan bahwa alumni prodi Pendidikan Matematika FPMIPA IKIP PGRI Semarang mempunyai integritas, profesionalisme, Bahasa Inggris, penggunaan teknologi informasi, komunikasi, kerjasama tim dan pengembangan diri masuk dalam kategori sangat baik sebesar 41,2 %, kategori baik sebesar 44,6 %, kategori cukup baik sebesar 12,7 % dan 1,5% kategori kurang baik. Namun demikian, sebanyak 32,2% Stakeholders menyatakan bahwa kemampuan kemampuan Bahasa Inggris masih dinilai dalam kategori cukup. Kata Kunci: Tracer Studi, Alumni, Prodi Pendidikan Matematika. ?é?Ã