Jurnal Ilmu Ternak
Not a member yet
    353 research outputs found

    Pengaruh Lama Pemeraman Dengan Nira Lontar Terhadap Perubahan Fraksi Serat Kulit Kopi Kering (The Effect of Various Long Ripening in The Palm Juice on Fibre of Dried Coffee Pulp)

    Get PDF
    Penelitian ini  telah dilaksanakan di Laboratorium Umum Politeknik Pertanian Negeri Kupang.Penelitian  mulai  dari  Bulan  November  2014–Januari  2015.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengkaji pengaruh berbagai lama pemeraman dengan nira lontar terhadap fraksi serat kulit kopi kering, dirancang dengan   metode rancangan acak lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan  dan 5 ulangan. Perlakuan tersebut adalah kulit kopi + nira lontar yang tidak diperam (K0), kopi + nira lontar yang diperam selama 6 hari (K1), diperam selama 12 hari (K2), diperam selama 18 hari (K3). Variabel  yang diamati  ialah kadar  fraksi  serat  berupa  Neutral  Detergent  Fiber  (NDF), Acid Detergent  Fiber  (ADF),  lignin,  selulosa,  dan hemiselulosa  kulit  kopi.   Hasil penelitian menunjukkan  bahwa lama pemeraman dalam nira lontar sangat mempengaruhi  (P<0,01) kadar NDF, ADF,   hemiselolosa,  selulosa dan lignin   kulit kopi,   dengan rata-rata 44,78%,   97,20%,52,51%,    41,16%,  dan    22,12%.  Disimpulkan  bahwa  lama  pemeraman  dalam  nira  lontarmeningkatkan kadar ADF, NDF, selulosa, dan lignin kulit kopi. Sementara kadar hemiselulosa menurun seiring dengan meningkatnya lama pemeraman dalam nira lontarKata Kunci: kulit kopi kering, nira lontar, lama pemeraman, fraksi serat, paka

    Pengaruh Berbagai Konsentrasi Daun Salam (Syzygiumpolyanthum) Terhadap Daya Awet Dan Akseptabilitas Pada Karkas Ayam Broiler (The Effect Submersion of Chicken Meat in Various Concentration of Bayleaf (Syzygium polyanthum) to Shelf Life, pH, Total Number of Bacteria and The Acceptability)

    Get PDF
    Daun salam mengandung senyawa antibakteri tanin dan flavanoid, sehingga mempunyai potensi sebagai bahan alami untuk pengawetan bahan pangan.  Penelitian mengenai pengaruh berbagai konsentrasi daun salam (Syzygiumpolianthum) terhadap daya awet dan akseptabilitas karkas ayam broiler telah dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pengolahan Produk Peternakan  (TPPP) Fakultas  Peternakan  Universitas  Padjadjara

    Aktivitas Aspartate Aminotransferase dan Gamma Glutamiltransferase Padi Sapi Pejantan Unggul

    No full text
    Glutamyltransferase  (GGT)  dapat  digunakan  sebagai  alat  diagnostik  yang  penting  dalambiokimia klinis. Beberapa faktor dapat mempengaruhi aktivitas AST dan GGT. Tujuan daripenelitian ini  adalah  untuk  memperoleh profil  aktivitas  AST dan GGT  sapi pejantan  bibit berdasarkan bangsa, umur dan BCS (Body Condition Score) yang berbeda. Sampel darah dari160  sapi  pejantan  bibit    telah  dikoleksi.  Kimia  darah  dianalisis  dengan  prinsip  fotometer menggunakan kit komersial. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa bangsa, umur dan BCStidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap aktivitas AST dan GGT.Kata kunci:  aktivitas Aspartate Aminotransferase dan Glutamyltransferase, sapi, bangsa, umur, Body Condition Scor

    Pengaruh Pemupukan Fosfor dan Inokulasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sorghum (Sorghum bicolor L.)

    Get PDF
    Penelitian tentang pengaruh pemupukan fosfor dan inokulasi fungi mikoriza arbuskula terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sorgum (Sorghum bicolor L.) telah dilakukan diLaboratorium Tanaman Makanan  Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran pada tanggal 5 Oktober sampai 29 Nopember 2015. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuipengaruh pemupukan fosfor dan inokulasi fungi mikoriza arbuskula terhadap pertumbu han dan produksi tanaman sorgum. Benih sorgum yang digunakan didapat dari Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Mikoriza berupa mikofer didapat dari PAU (Pusat Antar Universitas) IPB Bogor. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial 2 × 4. Penelitian dilakukan dengan 2 faktor perlakuan yang menghasilkan 8 kombinasi perlakuan,diulang tiga kali, yaitu : M0P0 (tanpa pemberian FMA dan tanpa pupuk Batuan Fosfat/kontrol), M0P1 (tanpa pemberian FMA dan 0,9 g pupuk BF), M0P2 (tanpa pemberian FMA dan 1,8 g pupuk BF), M0P3 (tanpa pemberian FMA dan 2,7 g pupuk BF), M1P0 (10 g FMA dan tanpa pupuk BF), M1P1 (10 g FMA dan 0,9 g pupuk BF), M1P2 (10 g FMA dan 1,8 g pupuk BF) dan M1P3 (10 g FMA dan 2,7  g pupuk BF).  Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun dan berat segar. Data diuji menggunakan analisis sidik ragam dan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dilakukan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian batuan fosfat tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan produksi bahan segar, namun inokulasi FMA berpengaruh  nyata  terhadap  tinggi  tanaman,  jumlah  daun  dan  produksi  bahan  segar. Kombinasi perlakuan pemberian FMA dengan berbagai dosis pupuk batuan fosfat menunjukkan interaksi yang nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun, namun terhadap berat segar menunjukkan interaksi yang tidak nyata.Kata kunci:  Tanaman Sorgum, Fungi Mikoriza Arbuskula, Batuan Fosfat

    Perbandingan Model Kurva Produksi Susu pada Periode Laktasi 1 dan 2 Sapi Friesian Holstein Berdasarkan Catatan Harian

    Get PDF
    Penelitian berjudul Perbandingan  Model Kurva Produksi Susu pada Periode Laktasi 1 dan 2 Sapi Friesian Holstein Berdasarkan Catatan Harian telah dilaksanakan pada Mei 2015 di BBPTU Baturraden. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model kurva produksi susu yang memiliki akurasi kecocokan terhadap produksi susu harian pada periode laktasi 1 dan 2. Jumlah catatan  yang dipergunakan  sebanyak  18,476  catatan  terdiri  dari  31 ekor induk  dewasa  pada periode laktasi 1 dan 2 yang diperoleh  sejak 2008 hingga 2015. Rataan produksi susu harian pada periode laktasi 1 sebesar 15,8 ± 0,0538 kg/hari dan pada periode laktasi 2 sebesar 15,4 ±0,0601 kg/hari. Model Ali & Schaeffer, Yadav, dan Wood menunjukkan akurasi tertinggi pada periode laktasi 1 dibandingkan 8 model lainnya, yaitu r sebesar 0,99171, 0,99032, dan 0,97723 dan Se sebesar 0,43, 0,46, dan 0,71. Model Ali & Schaeffer,  Dave, dan Yadav menunjukkan akurasi tertinggi pada periode laktasi 2 dibandingkan 8 model lainnya, yaitu r sebesar 0,99423,0,98861, dan 0,98819 dan Se sebesar 0,44, 0,61, dan 0,63.Kata kunci: friesian holstein, kurva produksi sus

    Sebaran Gen, Keseimbangan Populasi dan Ukuran Populasi Efektif Sapi Pasundan Pasca Migrasi di Majalengka (The Gene Distribution, Equilibrium Low, and Effective Population Size post Migration of Sapi Pasundan at Malajengka Regency)

    Get PDF
    Basis populasi Sapi Pasundan di Kabupaten Majalengka hanya di Kecamatan Kertajatidan menyebar di sepuluh desa, namunsejak tahun 2014 mengalami degradasi daya dukung lahan akibat alih fungsi lahan hutan. Penurunan daya dukung ini mengakibatkan migrasi ternak ke luar wilayah. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan frekuensi gen, nilai keseimbangan populasi dan Effective Population Size (EPS) pada Sapi Pasundan di Kabupaten Majalengka, sejak September sampai November 2015. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif, pemilihan sampel ternak menggunakan stratified random sampling,dan pengukuran sebaran genotip menggunakan pola protein albumin darah. Struktur populasi diukur berdasarkan basis  populasi pada wilayah yang menjadi  daya dukungnya. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa penurunan daya dukung wilayah di Kecamatan Kertajati disebabkan oleh alih fungsi lahan   menjadi Bandara Internasional dan Perubahan pola tanaman hutan dari Jati menjadi tanaman Karet. Hal   ini menyebabkan migrasi ternak ke wilayah lain ke Sumedang dan Indramayu

    Cover

    No full text

    Pengaruh Imbangan Hijauan Dan Konsentrat Pakan Komplit Terhadap Konsumsi, Pertambahan Bobot Badan dan Konversi Pakan Domba (Effect of Balance Complete Forage and Feed Concentrate on Consumption, Increse of Body Weight and Sheep Feed Conversion)

    Get PDF
    Penelitian ini telah dilaksanakan bulan April sampai Agustus 2015 di Kandang Laboratorium Produksi Ternak Potong, Fakultas Peternakan Unpad.  Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh perbedaan imbangan hijauan dan konsentrat dalam ransum komplit terhadap konsumsi pakan, pertumbuhan bobot badan (PBB), dan konversi pakan domba.  Domba yang digunakan adalah dombalokal dan priangan jantan muda (± 8 bulan) sebanyak 30 ekor dengan bobot badan awal rata-rata21,7±3,25 kg kedalam rancangan acak lengkap dengan 6 perlakuan dan diulang lima kali dalam kandang individual. Ransum perlakuan adalah: P1 (Ransum dengan kandungan 10% PK; 59,7% TDN; Domba Priangan), P2 (10% PK; 59,7% TDN; Domba Lokal), P3 (12% PK; 63,0% TDN; DombaPriangan), P4 (12% PK; 63% TDN; Domba Lokal), P5 (14% PK; 66,2% TDN; Domba Priangan), dan P6 (14% PK; 66,2% TDN; Domba Lokal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ransum domba yang diberi perlakuan P3 yang merupakan pakan komplit awetan (H 42,30% + K 57,70%) berbeda nyata lebih tinggi dibandingkan dengan P1, P2, dan P4. PBB domba yang diberi perlakuan P3 adalah 88,2 gr/hari tidak berbeda dengan perlakuan lain tetapi nyata lebih tinggi dari P1. Konversi pakan antar perlakuan tidak berbeda nyata , P3 adalah sebesar 8,62.Kata kunci: hijauan, konsentrat, konsumsi pakan, PBB, konversi pakan, domba

    Profil Mineral Serum Sapi Pejantan Bibit Berdasarkan Bangsa dan Umur

    Get PDF
    Penentuan  konsentrasi  kalsium,  fosfor dan magnesium  dalam serum dapat digunakan sebagai   alat   diagnostik   yang   penting   dalam   biokimia   klinis.   Beberapa   faktor   dapat mempengaruhi  konsentrasi kalsium, fosfor dan magnesium dalam darah. Tujuan dari penelitian ini  adalah  untuk  memperoleh   profil  kalsium,   fosfor  dan  magnesium  sapi  pejantan  bibit berdasarkan  bangsa dan umur yang berbeda. Sampel darah dari 160 sapi pejantan bibit   telah dikoleksi.  Mineral  darah  dianalisis  dengan  prinsip  fotometer  menggunakan   kit  komersial. Bangsa sapi pejantan tidak berpengaruh  nyata (P>0,05) terhadap rerata konsentrasi  Ca dan P, namun berpengaruh sangat nyata (P0,05) terhadap rerata konsentrasi P dan Mg.Kata kunci: profil mineral, serum, sapi pejantan, bangsa, umu

    Menakar Berkelanjutannya Usaha PT Ultra Peternakan Sapi Perah Bandung Selatan Dalam Aspek Lingkungan

    No full text
    PT Ultra Peternakan Bandung Selatan dikelola secara terpadu dalam menangani limbah yang dihasilkannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keberlanjutan perusahaan dari aspek lingkungan

    301

    full texts

    353

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmu Ternak
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇