Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
Not a member yet
    1079 research outputs found

    ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHTANI PEPAYA CALIFORNIA (STUDI KASUS PADA PETANI PEPAYA CALIFORNIA DI KELURAHAN BENTENG KECAMATAN CIAMIS, KABUPATEN CIAMIS)

    Full text link
    Pepaya California adalah tanaman tahunan yang memiliki prospek yang dinilai menguntungkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Kelayakan finansial usahatani pepaya california yang diusahakan oleh seorang petani di Kelurahan Benteng Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis, dan (2) Payback Period usahatani pepaya california di Kelurahan Benteng Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus . Sampel dikumpulkan melalui sensus di Kelurahan Benteng, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, di mana hanya ada satu petani yang masih menjalankan usaha pepaya california. Data primer dan skunder dikumpulkan melalui wawancara dan kuisioner, serta kantor kelurahan, BPP, dan literatur terkait. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini mencakup analisis kelayakan finansial yang menggunakan rumus NPV, Internal Rate of Return (IRR), Net B/C, Gross B/C, dan Payback Period. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa : Usahatani pepaya California di Kelurahan Benteng memiliki nilai NPV positif sebesar Rp. 22,574,669. Nilai Net B/C lebih besar dari satu dengan tingkat discount rate 14 %, yaitu 2,87, dan nilai Gros B/C lebih besar dari satu dengan tingkat discount rate 14 % menghasilkan nilai  2,15. Waktu pengembalian modal untuk usaha tani pepaya California adalah 11 bulan, hal ini  dinyatakan layak secara finansial.Kata kunci : Kelayakan Finansial, Pepaya California, Usahatan

    DINAMIKA USAHATANI KENTANG: KONTRIBUSI TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN RUMAH TANGGA PETANI KENTANG

    Full text link
    ABSTRAKPenelitian ini mengkaji kontribusi usahatani kentang terhadap pemenuhan kebutuhan rumah tangga petani di Kabupaten Garut, dengan fokus pada dua kecamatan utama, Cisurupan dan Cikajang. Data diperoleh dari 218 responden melalui metode survei menggunakan kuesioner, yang dianalisis melalui pendekatan kelayakan finansial. Hasil menunjukkan bahwa usahatani kentang di lahan rata-rata 0,54 hektar menghasilkan keuntungan sebesar Rp25.906.826 per musim tanam, yang hanya mampu memenuhi 80,1% kebutuhan rumah tangga petani. Faktor-faktor seperti luas lahan, tingkat pendidikan, dan diversifikasi pekerjaan sampingan berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan usaha. Petani dengan lahan sempit cenderung mengalami kendala efisiensi, sementara diversifikasi pekerjaan menjadi strategi adaptasi ekonomi. Studi ini menyoroti perlunya intervensi kebijakan untuk meningkatkan skala ekonomi, adopsi teknologi modern, dan diversifikasi pendapatan guna mendukung kesejahteraan petani kentang secara berkelanjutan. Kata Kunci: pertanian kentang, diversifikasi pendapatan, efisiensi usaha, kesejahteraan petani.ABSTRACTThis study examines the contribution of potato farming to fulfilling the household needs of farmers in Garut Regency, focusing on two key sub-districts, Cisurupan and Cikajang. Data were collected from 218 respondents through surveys using questionnaires and analyzed using a financial feasibility approach. The results indicate that potato farming on an average land area of 0.54 hectares generates a profit of IDR 25,906,826 per planting season, which only covers 80.1% of the farmers' household needs. Factors such as land size, education level, and diversification of side jobs significantly influence the sustainability of farming activities. Farmers with smaller landholdings tend to face efficiency challenges, while income diversification serves as an economic adaptation strategy. This study highlights the need for policy interventions to enhance economies of scale, adoption of modern technology, and income diversification to support the sustainable welfare of potato farmers. Keywords: potato farming, income diversification, farm efficiency, farmers’ welfare

    PERAN PENYULUH PERTANIAN TERHADAP UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS USAHATANI JAGUNG MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI INTENSIFIKASI DI DESA KEPEL KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS

    Full text link
    Komoditas  jagung sebagai sumber pangan, pakan dan bioenergi, strategis untuk dikembangkan, namun untuk mengubah perilaku petani agar menerapkan teknologi intensifikasi pertanian membutuhkan peran dari penyuluh pertanian. Penyuluh pertanian sangat memegang peranan yang strategis dalam membantu meningkatkan produktivitas usahatani jagung dalam hal memberikan pendampingan dan dorongan motivasi serta memfasilitasi para petani jagung di Desa Kepel Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Penyuluh pertanian berperan dalam membimbing petani untuk mengelola usahataninya secara efektif dan efisien sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertanian bagi petani terhadap upaya peningkatan produktivitas usahatani jagung melalui penerapan teknologi intensifikasi di Desa Kepel Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan motode Sampling jenuh  dengan jumlah responden sebanyak 31 orang. Terdapat 4 variabel penilaian peran penyuluh pertanian yaitu penyuluh sebagai pembimbing, motivator, fasilitator, dan dinamisator, terdapat 5 variabel penilaian penerapan teknologi intensifikasi yaitu penggunaan benih, pengolahan lahan, penanaman, pemupukan, dan pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), setiap variabel masing masing memiliki 3 indikator yang dianalisis dengan metode skoring secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran penyuluh dalam menjalankan tugasnya sebagai pembimbing, motivator, fasilitator dan dinamisator dikategorikan sangat baik dengan persentase 93,5%. Tingkat penerapan teknologi intensifikasi pada usahatani jagung dikategorikan sangat baik dengan persentase 87,1%, yang berarti petani sudah mampu menerapkan teknologi intensifikasi pada usahatani jagung

    EFISIENSI DAN SALURAN PEMASARAN SELADA HIDROPONIK DI KELOMPOK PEMUDA TANI MEKARJAYA DESA MANGGUNGJAYA KECAMATAN RAJAPOLAH KABUPATEN TASIKMALAYA

    Full text link
    Kelompok pemuda tani di Kampung Mekarjaya memilih hidroponik sebagai metode budidaya selada. Selain dapat mengoptimalkan lahan yang terbatas,  nilai ekonomi dan permintaan pasar selada juga tinggi namun penanganan pasca panen kurang optimal dan saluran pemasaran yang cukup panjang sehingga mempengaruhi biaya dan marjin pemsaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran, biaya, marjin, dan efisiensi pemasaran. Untuk itu, digunakan metode penelitian kombinasi (kualitatif dan Kuantitatif) dengan teknik studi kasus. Delapan orang informan diambil secara sengaja, baik dari anggota kelompok pemuda tani maupun pelaku pemasaran di Pasar Cikurubuk dan Pasar Rajapolah. Penelitian dilakukan selama satu kali produksi. Data primer dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diambil dari instansi terkait. Data primer yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran yang digunakan terkategori panjang (petani-bandar-pasar-eceran-konsumen) dengan tingkat efisiensi yang kurang dari 50 persen. Namun, kondisi tersebut dapat dianggap efisien, jika didasarkan atas hasil analisis biaya, marjin dan saluran pemasaran. Artinya, potensi untuk meningkatkan produktivitas hidroponik selada terbuka lebar, baik melalui inovasi strategi pemasaran dan ekspansi ke saluran pemasaran konvensional, modern dan cerdas. Dengan itu, efisiensi dan efektivitas pemasaran selada hidroponik dapat ditingkatkan, sehingga pendapatan dan keberlanjutan usaha pertanian. Melalui inovasi, jangkauan pasar dapat diperluas, sehingga akan berdampak luas terhadap ekonomi lokal dan peningkatan kesadaran masyarakat akan manfaat budidaya hidroponik.Kata kunci: Efisiensi saluran pemasaran, selada hidroponik, dan lembaga pemasara

    ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PETANI PEPAYA TERHADAP KINERJA PENYULUH PERTANIAN DI DESA SINARTANJUNG KECAMATAN PATARUMAN KOTA BANJAR

    Full text link
    Penyuluh pertanian memiliki peranan yang krusial dalam memberikan pendampingan teknis, penyampaian informasi, serta solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi oleh petani. Oleh karena itu, efektivitas kinerja penyuluh sangat menentukan terhadap hasil produksi dan tingkat kesejahteraan petani. Namun, masih ditemukan beberapa keluhan dari petani mengenai kualitas pelayanan yang diberikan oleh penyuluh. Penelitian ini mempunyai tujuan guna menganalisis Tingkat kinerja dan tingkat kepuasan petani pepaya terhadap kinerja penyuluh pertanian di Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Studi ini menerapkan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui survei dan kuesioner yang dibagikan kepada 20 petani pepaya. Metode Skoring digunakan untuk mengukur Tingkat Kinerja Penyuluh Pertanian dan Tingkat Kepuasan Petani Pepaya. Variabel yang dianalisis mencakup lima dimensi: reliabilitas, responsivitas, empati, jaminan, dan bukti langsung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kinerja penyuluh pertanian di Desa Sinartanjung tergolong dalam kategori baik, berdasarkan persepsi petani pepaya. Hal ini ditunjukkan oleh delapan responden atau 40% dari total partisipan yang menilai kinerja penyuluh berada pada kategori tersebut. Adapun tingkat kepuasan petani pepaya terhadap pelayanan penyuluhan pertanian termasuk dalam kategori cukup puas, hal tersebut menunjukkan bahwa penyuluh pertanian belum memberikan pelayanan yang maksimal kepada para petani pepaya sehingga petani pepaya belum merasa puas terhadap kinerja penyuluh pertanian. Hal tersebut bisa dilihat dari jumlah responden yang mayoritas berada pada kategori cukup puas dengan responden sebanyak 13 orang atau 65%.

    FACTORS INFLUENCING THE DEMAND FOR AGLAONEMA ORNAMENTAL PLANTS IN PEKALONGAN DISTRICT, EAST LAMPUNG REGENCY

    Full text link
    Aglaonema plants are known for the beauty of their leaf colors and shapes, and have a growing market both offline and online. This study aims to analyze the factors that influence the demand for aglaonema ornamental plants in Pekalongan District, East Lampung Regency, and to calculate the average income of the plant sellers. This study uses a survey method with a quantitative approach and multiple linear regression analysis techniques. The number of respondents was 45 consumers who were selected incidentally. The results of the study showed that the variables of aglaonema price, the price of other ornamental plants, consumer income, and taste had a significant effect on the demand for aglaonema. The results of the analysis also showed that the average income of aglaonema ornamental plant sellers was IDR 30,057,690 per month.Keywords: aglaonema, price, income, demand, preferenc

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PRODUKSI IKAN SIDAT (Anguilla bicolor) DI KAMPUNG SIDAT DESA KALIWUNGU KECAMATAN KEDUNGREJA KABUPATEN CILACAP

    Full text link
    Sidat merupakan ikan dengan sifat katadromus (bermigrasi). Potensi perkembangan jumlah produksi sidat di Indonesia sangatlah besar. Potensi tersebut didukung dengan melimpahnya jumlah bibit di alam. Tetapi, angka produksi sidat nasional maupun regional cenderung menurun setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh terhadap produksi ikan sidat di Kampung Sidat Desa Kaliwungu Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap secara simultan dan parsial. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode sensus. Teknis wawancara dilakukan terhadap 31 pembudidaya ikan sidat di Kampung Sidat Desa Kaliwungu Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap. Data primer yang diperoleh kemudian dilanjutkan ke tahapan analisis secara deskriptif kuantitatif dengan model persamaan regresi linear berganda dibantu dengan program IBM SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor produksi luas kolam, tenaga kerja, jumlah bibit, jumlah pakan berpengaruh signifikan secara simultan terhadap produksi ikan sidat. Kemudian faktor produksi luas kolam, tenaga kerja, jumlah bibit dan pakan berpengaruh signifikan secara parsial terhadap produksi ikan sidat. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan seluruh variabel independen pada penelitian ini berpengaruh signifikan baik secara simultan ataupun secara parsial terhadap produksi ikan sidat di Kampung Sidat Desa Kaliwungu Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap

    Analisis Karakteristik Konsumen Teh walini Di Kota Bandung

    Full text link
    Perubahan pola konsumsi masyarakat mendorong indsutri untuk cepat beradaptasi terhadap preferensi konsumen. Termasuk pada industri minuman khususnya teh. Teh Walini sebagai salah satu produk teh lokal dari PT. Perkebunan Nusantara I Regional 2 menghadapi tantangan untuk mempertahankan loyalitas konsumen di tengaj persaingan produk-produk impor yang lebih inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen Teh Walini berdasarkan usia, jenis kelamin, dan perilaku konsumsi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui survei terhadap 120 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria responden dari penelitian ini yaitu konsumen yang telah membeli atau mengonsumsi Teh Walini dalam enam bulan terakhir. Data yang telah terkumpul lalu dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas konsumen Teh Walini adalah perempuan berusia 21–30 tahun dengan tingkat pendidikan terakhir SMA dan berprofesi sebagai karyawan swasta. Sebagian besar konsumen memiliki pengeluaran kurang dari Rp50.000 per bulan untuk membeli teh, dan frekuensi pembelian dalam satu bulan umumnya hanya satu kali. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan oleh pihak perusahaan untuk merancang strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran dan mempertimbangkan inovasi produk yang bertujuan untuk menjaga loyalitas konsumen di pasar minuman teh

    PROFITABILITAS DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI MINYAK KELAPA BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL DI DESA SAGULING KECAMATAN BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS

    No full text
    Dalam pengolahan buah kelapa menjadi produk minyak kelapa di sebuah agroindustri akan memberikan nilai tambah bagi buah kelapa tersebut. Sementara profitabilitas agroindustri minyak kelapa akan menunjukkan kemampuan agroindustri tersebut dalam menghasilkan laba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya profitabilitas dan nilai tambah agroindustri minyak kelapa di Desa Saguling Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualititatif, penarikan sampel adalah nonprobability sampling dengan metode sampling jenuh (sensus) terhadap agroindustri minyak kelapa di Desa Saguling. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah biaya yang diperoleh sebesar Rp 2.595.197,72 penerimaan sebesar Rp 3.125.000,00 pendapatan sebesar Rp 529.802,28. Profitabilitas yang ditunjukan oleh gross profit margin pada produk minyak kelapa adalah sebesar 83%. Net profit margin untuk produk minyak kelapa adalah sebesar 17%. Besarnya jumlah nilai tambah pada produk minyak kelapa adalah Rp. 3.485,00 pada agroindustri minyak kelapa di Desa Saguling Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis

    ANALISIS KELAYAKAN USAHA OLAHAN BUAH MANGGA DÉNGKAK (Studi Kasus pada Usaha Olahan Buah Mangga Déngkak di Desa Selacai Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis)

    Full text link
    JILALULOH. 2024. Analisis Kelayakan Usaha Olahan Buah Mangga Déngkak (Studi Kasus pada Usaha Olahan Buah Mangga Déngkak di Desa Selacai Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis) dibawah bimbingan SUDRAJAT dan TIKTIEK KURNIAWATI. Penelitian ini dilatar belakangi adanya potensi usaha pengolahan Buah Mangga Déngkak yang dimiliki oleh seorang pengusaha yaitu Bapak Aris di Desa Selacai Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Namun, dari hasil wawancara ada ketidakjelasan dari pengusaha mengenai biaya yang dikeluarkan, penerimaan yang didapat dan keuntungan bersih yang dapat diperoleh dari usaha ini. Sehingga, pengusaha tidak mengetahui tentang kelayakan usaha tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, keuntungan serta kelayakan usaha yang dilakukan pada Usaha Olahan  Buah Mangga Déngkak di Desa Selacai Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2023 sampai dengan Desember 2023 dengan menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis keuntungan dan analisis kelayakan usaha dengan menggunakan R/C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 550,098.22, pendapatan mencapai Rp. 1,200,000,-, dengan keuntungan sebesar Rp. 649,901.78, dan R/C adalah 2.18. Nilai R/C yang lebih besar dari 1 menandakan usaha tersebut layak dan menguntungkan. Kata Kunci: Biaya, Penerimaan, Keuntungan,  Usaha Olahan Buah Mangga Déngka

    1,026

    full texts

    1,079

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇