Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
Not a member yet
1079 research outputs found
Sort by
Analisis Pendapatan Usahatani Jagung Pada Lahan Kering
Kelompok tani di Desa Tambaksari Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis yaitu KWT Mekar Arum melakukan usahatani jagung pada lahan kering yang ditanam pada musim kedua menjelang musim kemarau atau biasa disebut musim sadon, apakah tetap memberikan keuntungan, dikarenakan dalam menjalankan usahataninya KWT Mekar Arum belum memperhitungkan besarnya biaya secara terperinci. Petani dalam memperhitungkan biaya usahatani jagung hanya berdasarkan nilai uang yang dikeluarkan dan diterima saja, sehingga petani tidak dapat mengetahui secara pasti pendapatan yang mereka terima dari usahatani yang dijalankannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Biaya yang dikeluarkan usahatani jagung KWT Mekar Arum per musim tanam. 2) Penerimaan dan pendapatan yang diterima usahatani jagung KWT Tani Mekar Arum per musim tanam. 3) Kelayakan usahatani jagung KWT Mekar Arum per musim tanam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, dengan teknik penarikan sampel secara sensus yaitu dengan mengambil seluruh anggota populasi KWT Mekar Arum sebanyak 40 orang untuk dijadikan responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Besarnya rata-rata biaya yang dikeluarkan usahatani jagung pada lahan kering pada KWT Mekar Arum per hektar per musim tanam sebesar : Rp.7.196.127 2) Rata-rata penerimaan sebesar Rp. 13.717.210. Rata-rata pendapatan sebesar Rp. 6.521.083. 3) Dan besarnya rata-rata R/C yaitu 1,91
FAKTOR-FAKTOR PROGRAM URBAN FARMING YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI URBAN FARMING (STUDI KASUS KELOMPOK TANI KAMPUNG OASE ONDOMOHEN)
Pada umumnya, pertanian berkembang di daerah pedesaan dengan intensitas kepemilikan lahan yang kecil. Kurangnya ketersediaan pangan juga disebabkan makin berkurangnya lahan pertanian di perkotaan. Permintaan akan pemanfaatan lahan kota yang terus tumbuh dan bersifat akseleratif untuk pembangunan berbagai fasilitas perkotaan, termasuk kemajuan teknologi, industri dan transportasi. Gerakan pengembangan pertanian perkotaan sangat berdampak positif dalam menumbuhkan kemandirian masyarakat. Secara fisik pertanian perkotaan perlu ditingkatkan karena memberikan kontribusi dan manfaat yang besar dalam penyediaan ruang terbuka hijau. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh dari efisiensi dan efektivitas urban farming terhadap pendapatan ekonomi petani. Sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan responden berjumlah 15 orang. Penelitian ini menggunakan teknik atau metode analisis linear berganda atau MRA (Multiple regression analysis) dengan bantuan SPSS versi 25. Adapun pengaruh efisiensi terhadap pendapatan dapat diketahui dari jawaban responden terhadap kuesioner atau angket yang mayoritas anggota kelompok tani menjawab setuju, Karena efisiensi yang meliputi biaya, waktu, tenaga dan lain-lain diperlukan dalam suatu program khususnya pada program kelompok tani. Pengaruh efektivitas terhadap pendapatan dapat diketahui dari jawaban responden terhadap kuesioner atau angket yang mayoritas anggota kelompok tani menjawab setuju, Karena efektivitas sangat diperlukan dalam suatu program agar dapat mengetahui seberapa jauh program tersebut berjalan
Analisis Pemasaran Ayam Sentul Di Desa Sukajadi Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) model dan saluran pemasaran ayam Sentul di Kabupaten Ciamis, (2) peran dan fungsi organisasi komersial dalam model pemasaran ayam sentul di desa sukajadi kecamatan sadananya kabupaten ciamis, (3) biaya, margin dan manfaat pemasaran ayam Sentul di desa sukajadi kecamatan sadananya Kabupaten Ciamis, (4) Berapakah perbandingan harga yang diterima peternak ayam sentul (Farmer's share). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif desain dan studi kasus, mengambil lokasi penelitian yang terletak di desa Sukajadi kecamatan Sadananya tepatnya di kelompok tani “Gemah Ripah” selaku pimpinan sekaligus pemilik lokasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode rasional sampling di Desa Werasari, Kecamatan Sadananya, kabupaten Ciamis, jumlah sampel dari organisasi pemasaran diperoleh dengan metode snowball sampling dari seorang pedagang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat satu saluran pemasaran ayam Sentul dari produsen ke konsumen, yaitu: Produsen-Penjual-Pengumpul-Konsumen Akhir (Restoran), (2) pedagang pengepul membeli ayam Sentul dengan harga Rp 32.000/kg dan mereka menjualnya kembali ke konsumen (restoran) seharga Rp 35.000/kg dengan margin komersial Rp 3.000,00/kg. Dengan biaya pemasaran Rp 2.564,08/kg, keuntungan pemasaran Rp 435,92/kg, (3) Bagian harga yang diterima produsen (bagian petani) adalah 91,42%.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUUDIDAYA IKAN HIAS KOKI (Carrasiuss auratus) DI DESA CIMUNING KECAMATAN MUSTIKA JAYA KOTA BEKASI
Kota Bekasi salah satu daerah yang menghasilkan budidaya perikanan air tawar di Provinsi Jawa Barat. Salah satunya di Desa Cimuning Kecamatan Mustika Jaya Kota Bekasi, potensi lahan perikanan budidaya secara nasional diperkirakan sebesar 17,92 juta ha yang terdiri potensi budidaya air tawar 2,83 juta ha, budidaya air payau 2,96 juta ha dan budidaya laut 12,12 juta ha. Akan tetapi, dalam pengembangan usaha ikan hias koki terdapat permasalahan seperti kurangnya minat dari Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempengaruhi produksi budidaya ikan hias koki dan terbatasnya akses penjualan para petani karena kurangnya informasi mengenai pemasaran di desa Cimuning Kecamatan Mustika Jaya Kota Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan acaman dalam pengembangan Usaha Budidaya Ikan Hias Koki di Desa Cimuning Kecamatan Mustika Jaya Kota Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 13 responden. Hasil penelitian analisis QSPM menunjukan bahwa strategi yag menjadi proritas utama adalah meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi untuk memenuhi pasar dengan skor sebesar 9.12 dan strategi yang memiliki skor terkecil adalah menaggulangi ancaman hama dan penyakit dengan input produksi yang dapat dihasilkan sendiri dengan nilai 4.74
PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DAN PERAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PROGRAM PEKARANGAN PANGAN LESTARI DI KOTA MALANG
Pekarangan Pangan Lestari (P2L) adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat yang secara bersama-sama mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan, aksebilitas dan pemanfaatan serta pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk penilaian pemanfaatan lahan pekarangan kelompok wanita tani setelah menerima manfaat pekarangan pangan lestari (P2L) di Kota Malang, menganalisis dampak ekonomi, sosial dan lingkungan kelompok wanita tani setelah memanfaatkan pekarangan pangan lestari (P2L) di Kota Malang, dan menganalisis peran kelompok wanita tani dalam pemanfaatan pekarangan melalui program pekarangan pangan lestari (P2L) di Kota Malang
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI JAMBU KRISTAL (Psidium guajava L.) (STUDI KASUS: P4S WIRA TANI DI DESA TEGAL SAWAH KECAMATAN KARAWANG TIMUR KABUPATEN KARAWANG)
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui biaya produksi, penerimaan dan pendapatan usahatani jambu kristal P4S Wira Tani; (2) mengetahui kelayakan usahatani jambu kristal berdasarkan kriteria investasi yaitu NPV, B/C rasio, IRR, dan payback period; dan (3) mengetahui tingkat sensitivitas usahatani jambu kristal terhadap perubahan peningkatan dan penurunan biaya produksi, serta terhadap kenaikan harga jual produk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dengan teknik wawancara menggunakan kuisioner. Responden penelitian adalah petani jambu kristal, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur dan dokumen dari instansi terkait. Penentuan sampel ditentukan menggunakan metode sensus yang diambil dari satu kelompok populasi sebagai sampel secara keseluruhan. Teknik analisis yang digunakan adalah NPV, IRR, Gross B/C, Net B/C, dan Payback period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) total biaya tetap sebesar Rp 3.100.000 dan biaya variabel sebesar Rp 1.045.665.831; penerimaan dengan luas lahan ± 2,6 ha selama empat belas tahun sebesar Rp 1.426.080.001; pendapatan yang diperoleh dengan luas ± 2,6 ha selama empat belas tahun sebesar Rp 380.414.170. (2) pada tingkat suku bunga bank 10%, usahatani jambu kristal layak untuk dikembangkan pada kriteria investasi dengan nilai NPV sebesar Rp 166.060.899, Gross B/C sebesar 1,37 dan Net B/C sebesar 6,70; IRR sebesar 30,59%; serta payback period (PP) selama 1 tahun 1 bulan 4 hari. (3) analisis sensitivitas terhadap peningkatan biaya produksi 15% menghasilkan nilai NPV sebesar Rp 99.106.642; Gross B/C sebesar 1,19; Net B/C sebesar 3,40; IRR sebesar 34,36%; dan payback period (PP) selama 1 tahun 4 bulan sehingga usaha tersebut layak untuk dijalankan. Pada penurunan biaya produksi 15% menghasilkan NPV sebesar Rp 233.015.157; Gross B/C sebesar 1,61; Net B/C sebesar 10,42; IRR sebesar 29,32%; dan payback period (PP) selama 1 tahun 1 bulan sehingga usahatani tersebut layak untuk dijalankan. Sensitivitas terhadap kenaikan harga jual 15% menghasilkan NPV sebesar Rp 310.122.585; Gross B/C sebesar 1,69; Net B/C sebesar 86,60; IRR sebesar 34,04%, dan Payback Period (PP) selama 1 tahun sehingga usahatani layak untuk dijalankan
ANALISIS PENGARUH FAKTOR - FAKTOR KEPUTUSAN KONSUMEN MENGGUNAKAN PARTIAL LEAST SQUARE (PLS) (Studi Kasus : Quoka Coffee, Surabaya)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen pada Quoka Coffee agar memahami keinginan konsumen disetiap pembelian produk. Metode penelitian yang digunakan adalah Analisis Partial Least Square (PLS) dengan 50 responden penelitian. Berdasarkan hasil penelitian bahwa nilai t-statistik faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian di Quoka Coffee tergolong tinggi dengan diperoleh lebih besar dari nilai t-tabel dari masing-masing faktor terkecuali faktor harga terhadap keputusan pembelian di Quoka Coffee dikarenakan lebih kecil dari nilai t-tabel (0,532 < 1,6765) atau nilai t-statistik 0,532 dan nilai p-value sebesar 0,595 tetapi tidak memiliki pengaruh terhadap motivasi dan tidak memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian
KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI KOPI ROBUSTA DI DESA KEMAMBANG, KECAMATAN BANYUBIRU, KABUPATEN SEMARANG, JAWA TENGAH
Kopi Robusta merupakan jenis komoditas pertanian yang dikembangkan di Desa Kemambang Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah sejak tahun 2014 sebagai pengganti tanaman cengkeh yang mati karena terserang penyakit bakteri pembuluh kayu cengkeh (BPKC). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan finansial usahatani kopi Robusta. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja yaitu di Desa Kemambang Kecamatan Banyubiru. Data diperoleh dari wawancara dengan 30 responden petani kopi Robusta yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Kelayakan finansial usahatani kopi Robusta dianalisis dengan 5 kriteria yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (B/C), Payback Period (PP) dan analisis sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai NPV sebesar Rp 24.309.802, IRR sebesar 57%, B/C sebesar 4,9, dan PP sebesar 2 tahun. Berdasarkan analisis tersebut usahatani kopi layak untuk diusahakan. Analisis sensitivitas menunjukkan usahatani kopi Robusta layak dilanjutkan jika terjadi penurunan harga kopi 25% dan penurunan produksi 30% secara bersama-sama (simultan)
VALUASI EKONOMI PADA WISATA ALAM CURUG GANGSA DI KECAMATAN KASUI, KABUPATEN WAY KANAN DENGAN METODE BIAYA PERJALANAN (TRAVEL COST METHOD)
Penelitian bertujuan untuk melakukan analisis biaya perjalanan wisatawan Curug Gangsa, mengkaji faktor yang berpengaruh terhadap frekuensi kunjungan wisata Curug Gangsa, dan analisis nilai ekonomi wisata Curug Gangsa berdasarkan metode biaya perjalanan individu (individual travel cost method). Penelitian ini menggunakan metode survei dengan sampel sebanyak 76 responden pengunjung wisata Curug Gangsa menggunakan teknik accidental sampling. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) di Wisata Alam Curug Gangsa, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan. Pengambilan data dilaksanakan selama Desember 2021 hingga Januari 2022. Metode analisis menggunakan metode biaya perjalanan. Hasil penelitian diperoleh biaya perjalanan pengunjung wisata Curug Gangsa rata-rata sebesar Rp Rp108.363, 57 per individu per kunjungan dengan biaya tertinggi yaitu biaya konsumsi Rp58.450,29 atau 53,94 persen. Faktor yang mempengaruhi frekuensi kunjungan ke wisata Curug Gangsa adalah biaya perjalanan, usia, sarana prasarana dan hari kunjungan. Total nilai ekonomi wisata Curug Gangsa adalah sebesar Rp2.338.863.463 per tahun
STRUKTUR DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI BUAH MANGGIS
Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) struktur pendapatan, (2) distribusi pendapatan, dan (3) tingkat kesejahteraan rumah tangga petani buah manggis di Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini adalah survei dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik penarikan sampel responden menggunakan simple random sampling yaitu sebanyak 27 responden petani manggis. Hasil penelitian menunjukan : (1) Pendapatan petani dari usaha buah manggis terbesar (95,85%), pendapatan non-manggis (2,58%), pendapatan off farm (0,37%) dan pendapatan non farm (1,18%). Rata-rata pendapatan keluarga adalah Rp. 1.656.590 per bulan. (2) Distribusi pendapatan menunjukkan ketimpang rendah dengan indeks gini sebesar 0,06 artinya angka gini ratio tersebut menunjukkan bahwa tidak terjadi ketimpangan pendapat. (3) Berdasarkan kriteria 11 indikator kesejahteraan dari BPS dalam Susenas 2011 menunjukkan 100% rumah tangga petani buah manggis di Desa Bantarkalong termasuk dalam golongan kesejahteraan tinggi