Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
Not a member yet
    1079 research outputs found

    EVALUASI KEMITRAAN PETANI TEBU DENGAN PABRIK GULA BARU PT SUKSES MANTAP SEJAHTERA KABUPATEN DOMPU NUSA TENGGARA BARAT

    Get PDF
    Pabrik Gula Tambora adalah PG berbasis tebu, untuk untuk mencukupi bahan baku tebu perusahaan menjalin hubungan  kemitraan dengan petani mitra. Jumlah Petani mitra yang dimiliki PG dari tahun ketahun semakin menurun jumlah mitra petani.  Masalah dalam penelitian ini adalah terdapat penurunan petani mitra yang menanam tebu dan beralih ke komoditas lain. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan pola kemitraan yang terjalin antara PG dengan Petani. (2) Mengidentifikasi dan Mendeskripsikan  alasan  petani melanjutkan dan mengentikan bermitra dengan PG  (3) Menganalisis  komparatif pendapatan usahatani tebu dengan usahatani kompetitor (Jagung)

    KOMPARASI BIAYA DAN PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DENGAN SISTEM TANPA OLAH TANAH (TOT) DAN SISTEM OLAH TANAH SEMPURNA (OTS) DI DESA BANGUNHARJA KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya dan pendapatan pada usahatani jagung hibrida dengan sistem Tanpa Olah Tanah (TOT) dan sistem Olah Tanah Sempurna (OTS) di Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis, (2) Komparasi antara pendapatan hasil usaha jagung hibrida dengan sistem Tanpa Olah Tanah (TOT) dengan sistem Olah Tanah Sempurna (OTS) di Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah kuantitatif dan metode yang digunakan survei dengan jumlah petani jagung sebanyak 50 orang (25 sistem TOT dan 25 orang sistem OTS).  Berdasarkan hasil penelitian menunjukan : 1) Rata-rata biaya total pengelolaan usaha jagung hibrida dengan sistem OTS di Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis yaitu Rp. 17.559.688,70 sedangkan rata-rata biaya usahatani jagung hibrida sistem TOT Rp. 13.337.025,54. Rata-rata pendapatan usahatani hibrida dengan sistem OTS di Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis yaitu Rp 8.573.770,12, sedangkan rata-rata pendapatan usahatani jagung hibrida dengan sistem TOT yaitu Rp. 12.790.334,46 untuk satu hektar dalam satu kali musim tanam. 2) Nilai signifikansi pada biaya dan pendapatan usahatani jagung hibrida sistem OTS dan TOT sebesar 0,000 Dimana dalam pengambilan keputusan independent simple t-test menyatakan bahwa jika Sig. (2- tiled) lebih kecil dari 0,050 maka terdapat perbedaan yang signifikan anatara variabel biaya dan pendapatan usahatani jagung hibrida sistem OTS dan TOT

    STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AGROINDUSTRI OPAK KETAN DI KABUPATEN TASIKMALAYA (STUDI KASUS DI DUSUN CIPERTANI DESA KARANGMEKAR KECAMATAN KARANGNUNGGAL)

    Get PDF
    Opak ketan adalah sejenis makanan kecil yang terbuat dari bahan yang mengandung pati cukup tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) mengetahui faktor kekuatan dan kelemahan apa saja yang ada didalam pengembangan usaha agroindustri opak ketan di Dusun Cipertani, Desa Karangmekar, Kecamatan Karangnunggal, (2) mengetahui faktor peluang dan ancaman apa saja yang ada didalam pengembangan usaha agroindustri opak ketan di Dusun Cipertani, Desa Karangmekar, Kecamatan Karangnunggal, (3) menentukan strategi yang tepat dalam upaya pengembangan usaha agroindustri opak ketan di Dusun Cipertani, Desa Karangmekar, Kecamatan Karangnunggal. Metode penelitian yang digunakam dalam penelitian ini adalah studi kasus. Data yang diperoleh terdiri dari data primer dan data sekunder. Sampel pada penelitian ini yaitu pemilik usaha agroindustri opak ketan dipilih dengan cara purposive sampling dengan pertimbangan bahwa pemilik agroindustri opak ketan sudah lama berdiri sejak tahun 2004 dan pelopor usaha opak ketan di Dusun Cipertani. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi pengembangan usaha agroindusti opak ketan yang dapat dilakukan adalah strategi SO yang mana agroindustri dapat meningkatkan pangsa pasar hingga keluar daerah Mempertahankan kualitas produk dan menjaga produk pangan lokal , yang sesuai dengan posisi kuadran I agresi

    ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP MINUMAN JAMU TRADISIONAL DI KECAMATAN GONDANG KABUPATEN NGANJUK

    Get PDF
    Pandemi covid-19 memberikan dampak perubahan gaya hidup yang beralih ke pola konsumsi hidup sehat untuk meningkatkan imunitas tubuh seperti mengkonsumsi jamu tradisional sehingga menjadikan usaha jamu tradisional memiliki peluang cukup menjanjikan dan menyebabkan semakin banyaknya usaha jamu tradisional sehingga persaingan semakin ketat sedangkan minuman jamu tradisional ternyata belum sepenuhnya mampu menarik minat masyarakat untuk melakukan pembelian dikarenakan minuman jamu tradisional belum sesuai dengan preferensi masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan karakteristik konsumen minuman jamu tradisional di Kecamatan Gondang dan menganalisis tingkat kepentingan atribut yang menjadi preferensi konsumen minuman jamu tradisional di Kecamatan Gondang. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100. Metode analisis menggunakan analisis deskriptif dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen minuman jamu tradisional didominasi perempuan berusia 36 – 45 tahun dengan status menikah, pendidikan terakhir SMA, bekerja sebagai pegawai swasta dan pendapatan Rp.1.500.000-Rp.3.000.000. sedangkan, hasil analisis IPA menunjukkan atribut yang dinilai penting yang menjadi preferensi konsumen tetapi kinerjanya belum memuaskan sehingga perlu diperbaiki agar kepuasan meningkat yaitu pada kuadran I adalah merek. Jaminan gula asli, kemasan, komposisi. Kuadran II merupakan atribut yang penting dan kinerjanya sudah memuaskan sehingga harus dipertahankan yaitu khasiat, harga, rasa, ketersediaan, dan keamanan. Sedangkan atribut yang dianggap kurang penting terletak di kuadran III (label kadaluarsa) dan di Kuadran IV (Kemudahan)

    STUDI KETERTARIKAN PETANI TERHADAP PROGRAM ASURANSI USAHATANI PADI SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN PETANI DARI RISIKO GAGAL PANEN

    Get PDF
    Asuransi Usahatani Padi (AUTP) adalah perjanjian antara petani dan pihak perusahaan asuransi untuk mengikatkan diri dalam pertanggungan risiko usahatani padi untuk memberikan ganti rugi kepada petani akibat gagal panen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap petani terhadap program AUTP, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi sikap petani terhadap program AUTP, menganalisis tingkat partisipasi petani dalam program AUTP, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi petani dalam program AUTP.  Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Metode pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 99 petani. Tujuan pertama dan ketiga dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Tujuan kedua dan keempat dianalisis menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) Sikap petani terhadap program AUTP tergolong netral sebanyak 56,6%. 2) Faktor pengalaman petani, pengaruh orang lain yang dianggap penting, pendidikan formal, dan pendidikan non formal berpengaruh signifikan dan positif, sedangkan faktor media massa tidak berpengaruh signifikan terhadap sikap petani dalam program AUTP. 3) Tingkat partisipasi petani tergolong rendah dengan skor 55,6%. Berdasarkan konsep Arnstein, tingkat partisipasi petani berada pada tingkat peredalam kemarahan (placation). 4) Faktor umur, pendidikan formal, pendidikan non formal, pengalaman berusahatani, pendapatan, keaktifan keanggotaan petani, luas lahan, dan lingkungan sosial berpengaruh signifikan dan positif, sedangkan pendidikan non formal dan sikap petani tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi petani dalam program AUTP

    Analisis Nilai Tambah Agroindustry Opak Singkong

    Get PDF
    Nilai tambah adalah penambahan suatu nilai suatu komoditas karena mengalami proses pengolahan, transportasi ataupun penyimpanan dalam produksi. Tujuan dari pengolahan singkong menjadi opak singkong adalah untuk mengetahui : (1). Biaya, Penerimaan, dan Pendapatan pada agroindustri opak singkong dalam satu kali proses produksi. (2). Nilai tambah agroindustri opak singkong dalam satu kali proses produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan kejadian pada seorang perajin opak singkong di Desa Sukahurip Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis. Responden yang diambil dalam penelitian ini secara sengaja (purposive sampling), yaitu pada agroindustri opak singkong Ibu Juju di Desa Sukahurip Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1). Besarnya biaya produksi agroindustri opak singkong Ibu Juju dalam satu kali proses produksi adalah Rp 398.711 dan Penerimaan sebesar Rp 608.000 sehingga memperoleh pendapatan sebesar Rp 209.289. (2). Nilai tambah per bahan baku yang diperoleh pengusaha agroindustri opak singkong Ibu Juju dalam satu kali proses produksi yaitu Rp 23.245 per kilogram

    Kelayakan Finansial Usaha Budidaya Ikan Lele Di Kecamatan Belitang Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur

    Get PDF
    Usaha budidaya ikan lele merupakan salah satu komoditas perikanan budidaya air tawar yang memiliki potensi yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan di Kecamatan Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Hal ini dikarenakan ikan lele memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan komoditas perikanan lainnya, yaitu ikan lele memiliki pertumbuhan yang cepat, tidak memerlukan lahan yang luas untuk budidaya, dan relatif mudah pemeliharaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha budidaya ikan lele. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja yaitu di Kecamatan Belitang Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Penelitian dilakukan dengan wawancara masing-masing 30 petani responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis kelayakan finansial dengan kriteria, yaitu: Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR),Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C), Payback Period (PP) dan Analisis Sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai NPV sebesar Rp. 85.577.058,-, nilai IRR sebesar 54,4% nilai Net B/C sebesar 2,45, nilai Gross B/C sebesar 1,21 dan PP sebesar 7 atau sekitar 7 bulan (kurang dari 5 tahun). Berdasarkan analisis tersebut usaha budidaya ikan lele layak untuk diusahakan secara finansial. Sementara analisis sensitivitas usaha budidaya ikan lele tetap layak dijalankan terhadap penurunan harga jual sebesar 10% dan kenaikan harga pakan sebesar 10%. Usaha budidaya ikan lele sangat sensitif atau tidak layak dijalankan terhadap perubahan penurunan produksi sebesar 20%

    Analisis Rentabilitas Dan Penyerapan Tenaga Kerja Pada Agroindustri Keripik Pisang

    Get PDF
    Perusahaan keripik pisang yang berada di Cisaga ini telah berjalan 24 tahun dan memiliki produk yang berkualitas tinggi. Harapannya, dengan itu akan membuat hasil pertanian menjadi bernilai tambah tinggi dan meningkatkan keuntungan. Besarnya keuntungan merupakan tolak ukur kemajuan industri keripik pisang pada masa yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan dari hasil usaha perusahaan keripik pisang dalam satu kali proses produksi, (2) Besarnya rentabilitas usaha perusahaan keripik pisang dalam satu kali proses produksi, dan (3) Besarnya penyerapan tenaga kerja pada perusahaan keripik pisang. Jenis penelitian didesain secara kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Teknik penentuan informan dilakukan secara terencana pada perusahaan keripik pisang di Desa Cisaga Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis.  Hasil penelitian menunjukkan: (1) Biaya yang dikeluarkan perusahaan keripik pisang per satu kali proses produksi yaitu Rp. 1.756.723,00, penerimaan Rp. 3.000.000,00 dan pendapatan yang diperoleh Rp. 1.243.277,00. (2) Rentabilitas perusahaan sebesar 0,71%, dan (3) Penyerapan tenaga kerja sebanyak 0,12 persen.

    Pengaruh Perilaku Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Buah Apel Impor Di Kota Surabaya

    Get PDF
    Tingginya permintaan apel tidak didukung oleh pertumbuhan apel lokal yang baik. Akhirnya, apel lokal kini semakin sulit ditemui di pasaran. Sebaliknya, apel impor kini membanjiri pasar, tidak hanya di mall dan pusat perbelanjaan besar, tetapi juga di pasar tradisional. Tujuan riset ini untuk menjabarkan karakteristik konsumen yang membeli apel impor dan atribut apel impor di kota Surabaya, serta menjabarkan dampak perilaku konsumen pada keputusan pembelian apel impor di Surabaya. Lokasi riset ditentukan dengan sengaja di kota Surabaya. Metode riset menggunakan analisis deskriptif dan uji regresi linier berganda. Hasil riset membuktikan karakteristik konsumen apel impor di Surabaya mayoritas adalah perempuan, usia 20-35 tahun, pekerja swasta, berpenghasilan Rp. 2.600.000 – Rp. 5.000.000, tanggungan keluarga sebanyak 2 orang, dengan tingkat pengeluaran Rp. 500.000 – Rp. 2.500.000. Keputusan pembelian konsumen paling dipengaruhi oleh atribut rasa, diikuti oleh atribut ukuran buah, kemasan, warna dan harga. Secara parsial perilaku konsumen sebelum membeli, saat membeli, dan sesudah membeli berdampak signifikan positif pada keputusan pembelian konsumen. Sedangkan perilaku konsumen sebelum membeli, saat membeli, dan sesudah membeli secara bersama-sama berdampak signifikan pada keputusan pembelian konsumen

    EFEKTIVITAS KEMITRAAN PETERNAK SAPI PERAH DENGAN KOPERASI AGRRIBISNIS DANA MULYA, KECAMTAN PACET, KABUPATEN MOKOKERTO

    Get PDF
    Produksi dan populasi sapi perah serta hasil ternak di koperasi agribisnisn Dana Mulya dari tahun ketahun mengalami peningkatan, akan tetapi hal tersebut belum tentu menunjukan efektivitas di kemitraan dengan peternak sapi perah.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Karakteristik peternak sapi yang tergabung dalam Koperasi Dana Mulya, menganalisis pola  kemitraan yang terjadi antara peternak dan koperasi agribisnis Dana Mulya dan menganalisis efektivitas pola kemitraan. Penelitian ini menekankan pentingnya hubungan antara kepentingan kelompok dan individu dalam hubungan kepentingan kelompok dan individu dalam suatu organisasi. Penelitian ini dilakukan diwilayah koperasi agribisnis Dana Mulya Pacet Mojokerto, jumlah responden yang diambil sebanyak 60 peternak mengunakan metode quota sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan teknik analisis miles dan teknik Huberman dengan pendekatan linkert dan disajikan dengan table distribusi kuantitatif untuk penelitian ketiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Karakteristik peternak sapi perah berpendidikan rendah, usia 36-50 tahun, sapi produktif 1-2 ekor dan masa berternak 11-15 tahun. 2). Pola kemitraan yang dianut adalah pola kemitraan KOA Kerjasama Operasional Agribisnis. 3). Tingkat kemitraan antara petani dan koperasi sangat efektif.

    1,026

    full texts

    1,079

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇