Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
Not a member yet
1079 research outputs found
Sort by
PERAN KELOMPOK TANI TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN USAHA TANI PADI DI DUSUN GEMENGGENG DAN DUSUN SETRO, DESA NGRAPAH, KECAMATAN BANYUBIRU, KABUPATEN SEMARANG
Kelompok tani berperan penting dalam pengembangan usaha tani dan pembangunan desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran kelompok tani sebagai wahana belajar, wahana kerjasama dan unit produksi terhadap produktivitas dan pendapatan usaha tani padi sawah di Dusun Gemenggeng dan Dusun Setro, Desa Ngrapah, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Populasi penelitian merupakan seluruh anggota Kelompok Tani Sumber Rejeki dan Rukun Santoso. Kedua kelompok tani tersebut belum memiliki kartu tani, dan menjadi sumber informasi utama bagi anggota kelompok tani karena rendahnya intensitas kegiatan penyuluhan. Pengumpulan data penelitian menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan pendekatan non-probability sampling dengan cara purposive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 46 responden dengan kriteria yaitu tergabung dalam kelompok tani dan penggarap sawah. Teknik analisis pengaruh kausal antar variabel dan menguji hipotesis menggunakan analisis jalur dengan menggunakan SPSS Statistic25.Hasil analisis diketahui variabel peran kelompok tani sebagai wahana belajar (X1) dan unit produksi (X3) tidak memiliki pengaruh yang nyata terhadap produktivitas usaha tani (Y) sedangkan peran kelompok tani sebagai wahana kerjasama (X2) memiliki pengaruh yang nyata terhadap produktivitas usaha tani (Y). Hasil analisis menunjukkan peran kelompok tani sebagai wahana belajar (X1) dan unit produksi (X3) tidak memiliki pengaruh yang nyata terhadap pendapatan usahatani (Z), sedangkan peran kelompok tani sebagai wahana kerjasama (X2) dan produktivitas (Y) memiliki pengaruh yang nyata terhadap pendapatan usahatani (Z). Peran kelompok tani sebagai wahana belajar dan unit produksi berpengaruh tidak langsung terhadap pendapatan usaha tani melalui produktivitas. Peran kelompok tani sebagai wahana kerjasama berpengaruh langsung terhadap pendapatan usahatani melalui produktivitas
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP MINAT BELI BUAH DAN SAYUR DI E-COMMERCE SAYURBOX SURABAYA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Buah dan sayur merupakan komoditas hortikultura unggulan di masa pandemi Covid-19 karena kandungan zat gizi mikro, vitamin, mineral dan serat pangan yang penting untuk menunjang kesehatan dan daya tahan tubuh. Aktivitas pembelian secara online melalui e-commerce marak dilakukan oleh konsumen di masa pandemi Covid-19 untuk mengurangi mobilitas ke luar rumah. Kualitas produk dan harga merupakan dua faktor yang dapat mempengaruhi minat konsumen untuk membeli buah dan sayur secara online melalui e-commerce. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan harga terhadap minat beli buah dan sayur di e-commerce Sayurbox Surabaya pada masa pandemi Covid-19. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara. Sampel berjumlah 40 orang responden yang ditentukan melalui teknik nonprobability sampling berupa purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk mempunyai pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap minat beli. Sedangkan harga mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DIVERSIFIKASI USAHATANI KELAPA SAWIT DAN AREN (Studi Kasus Desa Kiyap Jaya Kecamatan Bandar Sei Kijang Kabupaten Pelalawan)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial dan sensitivitas terhadap perubahan tingkat produksi, harga input dan harga output suatu usaha diversifikasi kelapa sawit dan aren di Desa Kiyap Jaya Kecamatan Bandar Sei Kijang Kabupaten Pelalawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data kriteria investasi yang digunakan adalah Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) dan Internal Rate of Return (IRR). Hasil penelitian menunjukkan : Diversifikasi usahatani kelapa sawit dan aren ini layak untuk dijalankan karena memiliki nilai NPV positif sebesar Rp. 13.873.591.546, nilai Net B/C lebih besar dari nol yaitu 12,96 dan nilai IRR lebih besar dari Social Opportunity Cost of Capital (SOCC) yaitu 37,3%. Usaha diversifikasi kelapa sawit dan aren masih layak untuk dijalankan apabila terjadi kenaikan harga pupuk sebesar 31,58%, penurunan produksi nira aren 40%, dan penurunan harga TBS kelapa sawit sebesar 15,07
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KARET DALAM PRESPEKTIF PERANAN KELEMBAGAAN DI INDONESIA
Karet sebagai komoditas ekspor memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Harga karet yang fluktuatif dan menurun dapat memengaruhi produksi karet nasional maka diperlukan strategi pengembangan agribisnis karet. Untuk menjaga kontinuitas dan kualitas karet maka tujuan dalam makalah ini adalah (1) Mengetahui urgensi eksistensi kelembagaan petani dalam pembangunan pertanian di Indonesia; (2) Mengkaji kondisi dan daya saing karet di indonesia (3) Mengidentifiasi permasalahan agribisnis karet di indoensia; (4) Strategi dalam pengembangan karet melalui kelembagaan untuk mewujudkan petani yang sejahtera. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu literature review yang kemudian dianalisis dengan metode sistematik literaryre review. Hasil dari penelitian ini adalah kelembagaan petani diharapkan mampu mendukung pembangunan pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani. Keberadaan kelembagaan petani dapat menjadi wadah dalam aktivitas bersama dengan kebersamaan tersebut akan lebih efektif dalam mencapai tujuan yang diinginkan bersama. Kelembagaan dalam agribisnis karet adalah koperasi, lembaga unit pengelolahan dan pemasaran bokar (UPPB), kelompk tani dan GAPOKTAN, penyuluh pertanian serta asosiasi. Strategi pengembangan karet di sektor hilir dilakukan dengan mengembangkan sistem kemitraan antara perusahaan dan petani sehingga dihasilkan produksi karet dengan produktivitas yang tinggi dan kualitas yang baik, penguatan pemodalan, dan pengembangan ilmu industri karet
STRATEGI PEMASARAN USAHA KOPI DI IDDA COFFE TUTUR KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN
Meningkatnya konsumsi kopi yang ada pada masyarakat dewasa ini berdampak terhadap persaingan kedai-kedai atau cafe yang memang menjual kopi, setiap pelaku usaha di tiap kategori bisnis dituntut untuk memiliki kepekaan terhadap setiap perubahan atau inovasi yang terjadi dan menempatkan orientasi kepada kepuasan pelanggan sebagai tujuan utama. Tujuan riset ini untuk memformulasikan alternatif strategi pemasaran usaha kopi di Idda Coffe. Lokasi riset ditentukan dengan sengaja di Idda Coffe Tutur. Metode riset menggunakan analisis matriks IFE, matriks EFE, dan analisis SWOT. Hasil riset memperlihatkan hasil analisis matriks IFE didapatkan skor untuk faktor kekuatan sebesar 2,37 dan skor faktor kelemahan sebesar 1,27. Pada analisis matriks EFE diperoleh skor untuk faktor peluang sebesar 2,11, dan skor faktor ancaman sebesar 1,57. Berdasarkan hasil analisis matriks SWOT usaha Idda Coffe Tutur berada pada kuadran I, dimana alternatif strategi yang dapat digunakan yaitu : Memperluas wilayah pemasaran dengan melakukan promosi yang intensif; Menambah lahan budidaya kopi atau petani-petani mitra; dan Mengedukasi masyarakat tentang cara komsumsi kopi yang baik untuk kesehatan
PERUBAHAN PERILAKU KONSUMEN RITEL GOJEK LAYANAN GO-MART, GO-SHOP, DAN GO-MED SEBELUM DAN SESUDAH PANDEMI COVID-19
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola perubahan Akses layanan aplikasi Gojek saat sebelum dan sesudah pandemi. Penelitian ini dilakukan kepada konsumen pengguna layanan jasa aplikasi Gojek. Analisis hasil penelitian ini menggunakan analisis non parametik tes dan uji wilcoxon. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 85 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pengeluaran bahan non makanan, waktu, jam dan fitur aplikasi gojek yang digunakan oleh responden tidak berpengaruh sebelum dan setelah pandemi sedangkan untuk pengeluaran bahan makanan, frekuensi pembelian dan metode pembayaran pada saat sebelum dan setelah pandemic covid bagi konsumen yang melakukan askes layanan gojek terdapat perubahan
PERSEPSI DAN TINGKAT ADOPSI PETANI TERHADAP INOVASI TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) PADI SAWAH DI DESA TRIBUDISYUKUR KECAMATAN KEBUN TEBU KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Persepsi petani terhadap inovasi teknologi PTT padi sawah; dan (2) Tingkat adopsi inovasi petani terhadap teknologi PTT padi sawah. Penelitian ini didesain secara kualitatif dengan menggunakan metode survei terhadap petani padi di Desa Tribudisyukur Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat. Sebanyak 58 sampel diambil dari 580 populasi petani padi sawah dengan menggunakan teknik acak sederhana. Persepsi dan tingkat adopsi petani yang diukur dengan menggunakan skala likert dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi petani terhadap inovasi teknologi PTT berada pada kategori tinggi, dengan rata-rata skor 32,43 (84,34%). Persepsi petani terhadap komponen teknologi PTT juga terkategorikan tinggi. Persepsi petani yang tinggi terjadi terlihat pada keuntungan relatif, kompatibilitas, triabilitas dan observabilitas, sedangkan kompleksitas teknologi PTT terkategori sedang. Tingkat keputusan adopsi petani terhadap inovasi teknologi PTT padi sawah berada pada kategori tinggi, dengan rata-rata skor di lapangan 11,67 (77,80%)
Analisis Pendapatan Dan Nilai Tambah Agroindustri Kelanting
Agroindustri kelanting selama ini tidak kurang meahami berapa pendapatan dan nilai tambah dari ubi kayu dijadikann kelanting. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu menganalisis pendapatan dan nilai tambah agroindustri kelanting. Riset kali ini mengenakan gaya studi kasus. Tempat untuk riset dipilih secara sengaja di Desa Ciklapa Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan bersih Agroindustri Kelanting adalah Rp 1.522. 606,95 per proses produksi, dan nilai tambah Rp 17.226,07 per satu kilogram ubi kayu, artinya agroindustri kelanting dapat memberikan keuntungan bagi pengusahanya
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI KERIPIK BELEDAG DI DESA AWILUAR KECAMATAN LUMBUNG KABUPATEN CIAMIS
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan agroindustri keripik beledag Dua Putra di Desa Awiluar Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis. (2) Besarnya nilai tambah agroindustri keripik beledag Dua Putra di Desa Awiluar Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada agroindustri keripik beledag “Dua Putra” di Desa Awiluar Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Biaya yang dikeluarkan oleh agroindustri keripik beledag “Dua Putra” di Desa Awiluar Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi adalah Rp 1.585.679,72 dan penerimaan Rp 3.240.000.00, sehingga memperoleh pendapatan Rp 1.654.320,28. (2) Nilai tambah yang diperoleh pengusaha agroindustri keripik beledag “Dua Putra” di Desa Awiluar Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis yaitu Rp 8.745 per kilogram