Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
Not a member yet
1079 research outputs found
Sort by
ADOPSI INOVASI INTERNET PADA PEMASARAN PADI DI DESA IKER-IKER KECAMATAN CERME KABUPATEN GRESIK
Penggunaan teknologi internet dalam sektor pertanian dapat memberikan alternatif pilihan bagi para petani khususnya pada sektor pemasaran, petani dapat berinteraksi secara langsung dengan konsumen serta kemudahan dalam mencari informasi tentang pasar yang mereka butuhkan untuk mendukung keberlanjutan pertanian komersial dan berkontribusi pada pencapaian ketahanan pangan yang tinggi. Namun pada kenyataanya tingkat peggunaan internet oleh petani masih sangat rendah menurut BPS jumlah petani Kabupaten Gresik yang telah menggunakan internet kurang dari 15%. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan persepsi petani padi Desa Iker-Iker terhadap penggunaan internet sebagai sarana pemasaran produksinya (2) Menganalisis tingkat adopsi inovasi dalam penggunaan internet pada proses pemasaran hasil produksi padi di Desa Iker-Iker. Penelitian ini melibatkan 58 sample dari keseluruhan populasi petani data di analisis dengan metode deskriptif kualitatif menggunakan alat ukur skala likert untuk melihat persepsi petani terhadap internet sebagai saluran pemasaran padi dengan menggunakan beberpa indikator dan melihat tingkat adopsi yang dilakukan oleh petani padi Desa Iker-Iker Geger dengan metode tingkat adopsi teknologi dengan beberapa jenis aplikasi yang telah di berikan. Penilaian terhadap fungsi internet sebagai saluran pemasaran mayoritas mendapatkan kategori yang kurang baik dimana mayoritas petani masih belum menggunakan internet sebagai saluran pemasaran melainkan hanya sebagai media hiburan, untuk tingkat adopsi sendiri hanya 10 orang petani atau 17,3% saja yang menggunakan Internet sedangkan yang tidak menggunakan internet sebagai saluran pemasaran sebanyak 48 orang atau sekitar 82,7% dari jumlah sampel, untuk jumlah aplikasi yang paling banyak di adopsi adalah Whatsapp namun sebagai media komunikasi dengan keluarga
PERAN DAN KONTRIBUSI ISTRI BURUH TANI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DESA MOJOREJO, KECAMATAN MODO, KABUPATEN LAMONGAN JAWA TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran istri dan menganalisis kontribusi istri buruh tani dalam meningkatkan pendapatan keluarga di Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan analisis kontribusi pendapatan. Hasil peneleitian menunjukkan bahwa kontribusi pendapatan istri petani di Desa Mojorejo Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan terhadap pendapatan keluarga sebesar 38,04% dan dapat diambil kesimpulan bahwa kontribusi pendapatan tenga kerja istri terhadap keluarga adalah sedang yaitu 35%< K <70% yang artinya kontribusi yang dilakukan istri petani yang bekerja sudah membantu memenuhi pendapatan keluarg
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO USAHATANI TEMBAKAU DI DESA PRANCAK KECAMATAN PASONGSONGAN KABUPATEN SUMENEP
Komoditas tembakau memiliki peran strategis bagi perekonomian nasional dan mampu menjadi penyumbang devisa yang cukup besar. Desa Prancak Kabupaten Sumenep merupakan sentra penghasil tembakau madura yang dikenal memiliki kualitas terbaik dengan cita rasa yang khas dan aromatik. Mayoritas masyarakatnya berprofesi petani tembakau. Petani tembakau di Desa Prancak dihadapkan dengan masalah fluktuasi harga dan produksi yang mengindikasikan terdapat risiko dalam usahtani. Tujuan penelitian ini adalah 1) menganalisis seberapa besar nilai tingkat risiko, 2) mengidentifikasi faktor-faktor penyebab risiko, dan 3) mendeskripsikan strategi pengendalian risiko usahatani tembakau di Desa Prancak. Analisis tingkat risiko menggunakan metode ANP (Analytical Network Process) untuk mengetahui nilai prioritas jenis risiko yang mempengaruhi usahatani tembakau. Identifikasi penyebab sumber risiko menggunakan metode diagram fishbone untuk mengetahui sebab-akibat munculnya risiko. Hasil penelitian menunjukkan sumber risiko usahatani dapat berasal dari risiko produksi, sumber daya manusia, pasar, kelembagaan, dan finansial. Jenis risiko yang potensial mempengaruhi usahatani tembakau adalah ketersediaan modal, ketidakpastian harga, dan ketidakpastian iklim dan cuaca. Pengendalian risiko dapat dilakukan dengan melakukan pola kemitraan dengan industri hasil tembakau, peran pemerintah untuk memperbaiki kebijakan pertembakauan, memperkuat kelembagaan pertanian dan mendesiminasi inovasi teknologi untuk petani
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI GULA SEMUT DI KECAMATAN RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU
Nira aren adalah cairan yang keluar dari pohon aren melalui proses penyadapan. Biasanya nira aren ini mudah basi yang menyebabkan nira menjadi asam, berbusa putih dan berlendir. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut, pengrajin biasanya mengolah nira menjadi produk lain, salah satunya gula semut. Usaha pengolahan gula semut bertujuan untuk memperoleh nilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan nilai tambah gula semut di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan yaitu pada bulan agustus 2021. Metode yang digunakan adalah metode survei, Responden penelitian ini adalah 1 orang pengrajin gula semut. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif untuk menganalisis pendapatan menggunakan rumus pendapatan dan nilai tambah menggunakan metode hayami. Hasil penelitian menunjukkan besarnya pendapatan yang diperoleh dari gula semut adalah sebesar Rp. 113.600 dengan nilai R/C > 1 yang berarti agroindustri gula semut yang dijalankan oleh pengrajin menguntungkan. Rasio nilai tambah yang diperoleh dari gula semut diperoleh rasio nilai tambah sebesar 64,14% (rasio tinggi) yang berarti nilai tambah yang diperoleh dari gula semut tinggi
STRATEGI PEMASARAN USAHA KEDAI KOPI DALAM MENGHADAPI SITUASI PANDEMI COVID-19
The Celcius Coffee merupakan suatu kedai kopi yang berada di Kota Cianjur dan mampu mempertahankan eksistensinya dari tahun 2016 hingga saat ini. Dibalik keberhasilannya, The Celcius Coffee mengalami penurunan pada omzet penjualan akibat terjadinya pandemi Covid-19. Penyebab lain dari omzet penjualan yang menurun yaitu adanya peraturan terkait pembatasan jam operasional, perubahan lingkungan usaha, jumlah konsumen sedikit, dan ketatnya persaingan dengan usaha sejenis. Dengan demikian, pihak manajemen The Celcius Coffee memerlukan formulasi strategi yang tepat dalam menghadapi masa pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kegiatan pemasaran The Celcius Coffee, menyusun alternatif strategi pemasaran yang sesuai dengan The Celcius Coffee, dan mengkaji prioritas alternatif strategi pemasaran yang dapat diimplementasikan oleh The Celcius Coffee. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dan teknik studi kasus. Metode yang digunakan untuk mengolah data ialah analisis deskriptif dan analisis formulasi strategi, dengan menggunakan alat analisis berupa matriks IFE, EFE, IE, SWOT, dan matriks QSP. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa The Celcius Coffee berada pada posisi V yakni hold and maintain sehingga strategi yang dapat dilakukan ialah penetrasi pasar dan pengembangan produk. Prioritas alternatif strategi yang dapat diimplementasikan oleh The Celcius Coffee sesuai dengan perolehan matriks QSP pada urutan pertama yaitu melakukan inovasi produk secara berkala dengan nilai TAS 6,541
RENTABILITAS DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA AGROINDUSTRI KERIPIK KACA
Besarnya keuntungan yang diterima digunakan sebagai tolak ukur dalam melihat perkembangan agroindustri Keripik Kaca dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri keripik kaca “Olahan Lembur” 2). Rentabilitas pada agroindustri keripik kaca “Olahan Lembur” 3). Penyerapan tenaga kerja pada agroindustri Keripik Kaca “Olahan Lembur” di Desa Margajaya Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2021. Responden dalam penelitian ini adalah pemilik agroindustri “Olahan Lembur”. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan metode penelitian yang digunakan bersumber dari data primer dan data sekunder. Teknik penarikan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam satu minngu proses produksi menghasilkan keripik kaca sebanyak 750 kg dengan harga Rp 18.000,00. Berdasarkan hasil perhitungan biaya total Rp. 11.376.445,87, penerimaan 13.500.000,00 pendapatan 2.123.554,13. Rentabilitas 0,19% dari total biaya yang dikeluarkan, banyaknya tenaga kerja yang terserap dalam satu kali proses produksi agroindustri keripik kaca sebanyak 19 orang dengan penyerapan tenaga kerja 0,56%
ANALISIS KELAYAKAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PERAJIN TEMPE
Penelitian analisis kelayakan dan strategi pengembangan usaha perajin tempe dilakukan untuk mengetahui tingkat kelayakan dan strategi pengembangan usaha perajin tempe di Kelurahan Tenggilis Mejoyo. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis SWOT yang meliputi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman untuk mengindetifikasi berbagai faktor secara sistematis guna merumuskan strategi perusahaan yang kemudian digambarkan pada diagram cartesius dan analisis IFE dan EFE. Hasil penelitian diperoleh diagram cartesius dengan nilai 3,05; (-0,15) artinya perajin tempe memiliki usaha yang dapat memvariasikan produk untuk mengurangi tingkat risiko yang mungkin terjadi. Strategi pengembangan adalah meningkatkan produksi dan mutu (bobot).Kata kunci : kelayakan, strategi, pengembangan, perajin temp
Strategi Pengembangan Usaha Emping Melinjo Di Desa Mejono Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri
Usaha emping melinjo di Desa Mejono merupakan salah satu industri yang berada di Kabupaten Kediri dengan bahan baku utama berupa melinjo. Salah satu usaha untuk membantu mensejahterakan masyarakat adalah dengan adanya industri rumah tangga. Pengembangan suatu usaha dapat ditentukan dengan adanya kemampuan untuk membangun strategi dalam usaha tersebut. Strategi akan membuat perusahaan melihat masa depan dan berusaha membentuk masa depannya secara proaktif. Adanya strategi diharapkan mampu membantu menuju tujuan perusahaan yang telah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Mengidentifikasi faktor – faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi usaha emping melinjo di Desa Mejono Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. 2) Menyusun strategi pengembangan yang tepat diterapkan dalam usaha emping melinjo di Desa Mejono Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Responden dari penelitian ini berjumlah 5 produsen emping melinjo di Desa Mejono serta 3 masyarakat sekitar Desa Mejono dengan teknik penentuan purposive sampling. Data primer diperoleh melalui wawancara kepada responden secara langsung, observasi lapangan, pencatatan, serta dokumentasi selama melakukan penelitian, sedangkan data sekunder didapat melalui badan pusat statistik, studi kepustakaan yang berasal dari pustaka ilmiah, dan literatur lainnya. Analisis dilakukan menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Faktor internal terdiri dari kekuatan dan kelemahan, yaitu kapasitas produksi memenuhi permintaan konsumen, tingkat SDM rendah, sedangkat faktor eksternal terdiri dari peluang dan ancaman yaitu tingkat konsumsi emping melinjo tinggi, harga bahan baku yang tidak stabil, 2) strategi usaha yang dapat dilakukan adalah mempertahankan mutu, kualitas produk dan kepercayaan konsumen, menjual produk emping melinjo di daerah tempat wisata, menjual dengan harga yang sudah disepakati sebelumya
ANALISIS PENDAPATAN BESERTA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SERTA KESEJAHTERAAN NELAYAN PEMILIK PERAHU
Sektor kelautan dijadikan sebagai salah satu sektor pembangunan nasional. Hal ini mendukung keterjaminan kesejahteraan nelayan pemilik perahu di Pesisir Tangkolak. Faktanya, minimnya pendapatan masyarakat nelayan masih belum bisa teratasi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk : menganalisis pendapatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan pemilik perahu; serta menganalisis kesejahteraan nelayan pemilik perahu, di Pesisir Tangkolak. Merupakan penelitian kuantitatif analitik. Sampel penelitian terdiri dari 37 nelayan pemilik perahu yang ditentukan melalui strata sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kuisioner terbatas. Data dianalisis secara: statistik, regresi linier berganda, komparasi sederhana dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya tetap yang dikeluarkan nelayan sebesar Rp1.802.425,00/bulan, rata-rata biaya tidak tetap yang dikeluarkan nelayan sebesar Rp10.053.554,00/bulan dan rata-rata penerimaan nelayan sebesar Rp43.023.081,00/bulan. Pendapatan rata-rata nelayan pemilik perahu di Pesisir Tangkolak sejumlah Rp23.089.543,00/bulan. Pendidikan, umur, pengalaman, jumlah perahu, ukuran perahu, alat tangkap dan modal secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan pemilik perahu. Pendidikan, pengalaman, umur, jumlah perahu, ukuran perahu dan alat tangkap secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan pemilik perahu, sedangkan variabel modal berpenaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan pemilik perahu di Pesisir Tangkolak Desa Sukakerta Kecamatan Cilamaya Wetan Kabupaten Karawang. Dua orang nelayan pemilik perahu di Pesisir Tangkolak terkategori tidak sejahtera menurut indikator kemiskinan Badan Pusat Statistik (BPS), menurut Bank Dunia (World Bank) terdapat tiga orang nelayan pemilik perahu yang terkategori tidak sejahtera. Sedangkan menurut indikator Upah Minimum Kabupaten Karawang (UMK) terdapat lima orang nelayan pemilik perahu yang terkategori tidak sejahtera
KOMPARASI KELAYAKAN EKONOMI USAHATANI PADI SAWAH ANTARA SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO DAN KONVENSIONAL DI DESA REKSOSARI KECAMATAN SURUH
Penerapan sistem tanam jajar legowo yang ditinggalkan dan kembali ke sistem tanam konvensional pada usahatani padi yang dianggap menggunakan biaya yang dikeluarkan tinggi dibandingkan dengan hasil produksi yang diperoleh, pada penelitian ini yang berjudul” Komparasi Kelayakan Ekonomi Usahatani Padi Sawah Antara Sistem Tanam Jajar Legowo dan Konvensional di Desa Reksosari Kecamatan Suruh” memiliki tujuan yaitu menganalisis komparasi kelayakan ekonomi usahatani padi sawah antara sistem tanam jajar legowo dan sistem tanam konvensional. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Data yang digunakan yaitu data primer yang diambil dengan menggunakan observasi, kuisioner,wawancara, dan dokumentasi, data sekunder daiambil dari data pihak-pihak yang terkait. Teknik analisis data yang digunakan dengan menggunakan R/C, BEP dan Uji t. Hasil penelitian menunjukan pendapatan usahatani pada sistem tanam jajar legowo yaitu Rp.11.081.418,- sedangkan pada sistem tanam konvensional yaitu Rp.9.703.216,- Hasil analisis uji t menunjukan Sig 0,043 maka dengan demikian terdapat perbedaan pendapatan usahatani yaitu Rp. 1.378.202,-