Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
Not a member yet
    1079 research outputs found

    ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI MENTIMUN DI DESA BEBER KECAMATAN CIMARAGAS KABUPATEN CIAMIS

    Get PDF
    Besar kecilnya pendapatan petani mempengaruhi petani dalam mejalankan usahataninya. Semakin besar pendapatan yang diperoleh semakin giat pula petani melakukan kegiatan usahatani. Penelitian ini bertujuan mengetahui: 1) Besarnya biaya produksi usahatani mentimun di Desa Beber Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis, 2) Besarnya penerimaan dan pendapatan usahatani mentimun di Desa Beber Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis, 3) Layak atau tidaknya usahatani mentimun di Desa Beber Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis. Penelitian ini merupakan studi kasus terhadap 3 orang petani yang diambil secara sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Banyaknya biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani mentimun di Desa Beber rata-rata sebesar Rp. 3.887.918, 2) Penerimaan rata-rata yang diperoleh petani mentimun sebesar Rp. 4.800.000 dalam satu kali produksi dengan pendapatan rata-rata sebesar Rp. 912.082. 3) Apabila dilihat dari segi ekonomis usahatani mentimun cukup menguntungkan sehingga layak diusahakan. Hal ini dibuktikan dengan nilai R/C sebesar 1,23

    ANALISIS STRUKTUR BIAYA, PENDAPATAN DAN RISIKO USAHATANI WORTEL DI KECAMATAN BALIK BUKIT KABUPATEN LAMPUNG BARAT

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah menganalisis struktur biaya, pendapatan, dan risiko usahatani wortel di Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat. Sampel berjumlah 50 orang petani wortel  diambil secara acak sederhana (simple random sampling). Pengambilan data penelitian dilaksanakan pada bulan Mei- Juni 2021. Metode analisis data secara deskriptif kuantitatif, analisis pendapatan usahatani, dan koefisien variasi (CV).  Hasil penelitian menunjukkan  proporsi biaya usahatani wortel yang paling besar adalah biaya tenaga kerja yaitu sebesar 41,80 persen diikuti  biaya sewa lahan sebesar 29,18 persen;. Usahatani wortel di Kecamatan Balik Bukit menguntungkan nilai RC ratio sebesar 1,42 dan pendapatan Rp7.155.931,49/hektar; Usahatani wortel memiliki risiko yang rendah dengan nilai CV

    Rentabilitas Dan Penyerapan Tenaga Kerja Pada Agroindustri Sale Pisang Basah

    Get PDF
    Dalam penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui Biaya, Penerimaan serta Pendapatan, Rentabilitas dan Penyerapan tenaga kerja pada agroindustri sale pisang basah “Mitra Sale”. Metode penelitiannya menggunakan studi kasus pada agroindustri sale pisang Basah “Mitra Sale”. Teknik penentuan responden menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menghasilkan : Pada agroindustri sale pisang basah “Mitra Sale” dalam satu kali proses produksi Besarnya Rp. 1.251.378,41, Penerimaan di dalam satu kali proses produksi Rp. 1.620.000, Pendapatan dalam satu kali proses produksi Rp. 368.621,59. Nilai rentabilitasnya yaitu 29 persen dari modal yang dikeluarkan dalam satu kali proses produksi. Dalam tenaga kerja agroindustri sale pisang basah “Mitra Sale” yang diserap sebanyak 0,13 persen . Jadi kesimpulannya usaha tersebut harus dan perlu dibesarkan dalam membentuk industri caranya dengan memperbanyak tenaga kerja tujuan untuk mengurangi pengangguran yang ada di daerah tersebut serta meningkatkan produksi

    ANALISIS VOLATILITAS SAHAM PERUSAHAAN PERTANIAN DAN NON PERTANIAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat volatilitas saham serta risiko dan tingkat keuntungan investasi dari perusahaan pertanian dan non pertanian. Data yang digunakan dalam data sekunder terdiri dari harga saham perusahaan yang mengacu harga bursa efek Indonesia. Data berbentuk time-series setiap bulan pada tahun 2007 sampai tahun 2020. Metode yang digunakan untuk mengukur volatilitas harga saham adalah metode ARCH/GARCH. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat volatilitas dari perusahaan pertanian adalah rendah dan tingkat volatilitas dari perusahaan non pertanian adalah tinggi.  Model ARCH / GARCH terbaik untuk perusahaan pertanian adalah (1.0) dengan nilai volatilitas  (0.760330)  dan untuk perusahaan non pertanian adalah (2.1) dengan nilai volatilitas (1.008474). Hal ini menunjukan bahwa volatiltas perusahaan pertanian dipengaruhi oleh peningkatan dan fluktuasi pada satu periode sebelumnya dan untuk perusahaan non pertanian dipengaruhi oleh data dari dua periode sebelumnya dan nilai residu pada satu periode sebelumnya. Pada tingkat risiko dan keuntungan hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan pertanian memiliki nilai volatilitas rendah, sedangkan pada perusahaan non pertanian memiliki nilai volatilitas yang tinggi

    Analisis Kepuasan Anggota Koperasi Terhadap Pelayanan Koperasi Pertanian Seandanan di Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran

    Get PDF
    Anggota koperasi merupakan faktor penting dalam menjalankan kegiatan koperasi.  Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam koperasi yaitu kepuasan anggota.  Kepuasan anggota koperasi terhadap pelayanan koperasi menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan koperasi dalam menyejahterakan anggotanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan yang dirasakan anggota koperasi terhadap pelayanan koperasi dan juga mengetahui atribut apa saja yang menjadi prioritas utama Koperasi Pertanian Seandanan.  Metode yang digunakan adalah metode survei.  Responden yaitu anggota Koperasi Pertanian Seandanan yang berjumlah 35 anggota yang diambil secara simple random sampling.  Pengumpulan data dilakukan pada bulan Februari 2022 sampai dengan Maret 2022.  Analisis data yang digunakan adalah Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Perfomance Analysis (IPA).  Hasil penelitian menunjukkan nilai CSI sebesar 70,12 persen yang berarti anggota koperasi puas terhadap pelayanan koperasi.  Berdasarkan analisis IPA, terdapat tujuh atribut yang menjadi prioritas utama koperasi untuk lebih ditingkatkan lagi yaitu dukungan peralatan penunjang operasional, petugas lapangan kegiatan operasional memadai, koordinasi karyawan di lingkungan internal koperasi, koordinasi karyawan koperasi dengan instansi lain, jaminan atas kehilangan/kerusakan berkas administrasi, tingkat intelektualitas dan tanggung jawab petugas, dan pemahaman petugas terhadap kebutuhan anggota

    EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI TEMBAKAU DI DESA KATEMAS KECAMATAN KUDU KABUPATEN JOMBANG

    Get PDF
    Desa Katemas memiliki luas lahan dan produksi terbesar di Kecamatan Kudu, namun rata-rata produktivitas Desa Ketemas tidak lebih besar dari desa-desa yang lain. Tujuan riset ini untuk menjabarkan tingkat efisiensi teknis dan ekonomis, dan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat efisiensi teknis dan ekonomis yang dicapai pada usahatani tembakau serta mengetahui pendapatan petani tembakau di Desa Katemas Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang. Lokasi riset ditentukan dengan sengaja (purposive method). Sampel berjumlah 85 petani tembakau, dipilih dengan metode slovin. Metode analisis data menggunakan Fungsi Produksi Cobb-Douglas dengan bantuan aplikasi SPSS serta analisis pendapatan. Hasil penelitian memperlihatkan faktor produksi luas lahan, tenaga kerja, bibit, pupuk urea, pupuk ZA, pupuk NPK, dan pupuk organik secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produksi tembakau. Secara parsial penggunaan faktor produksi tenaga kerja, bibit dan pupuk NPK secara signifikan berpengaruh terhadap hasil produksi tembakau. Sedangkan penggunaan faktor produksi luas lahan, pupuk urea, pupuk ZA dan pupuk organik secara signifikan tidak berpengaruh terhadap hasil produksi tembakau. Nilai efisiensi teknis sebesar 0,892 yang berarti penggunaan faktor-faktor produksi cukup efisien. Nilai efisiensi ekonomis faktor produksi luas lahan, tenaga kerja, bibit, pupuk urea, pupuk ZA, dan pupuk organik belum efisien secara ekonomis karena memiliki nilai > 1. Sedangkan faktor produksi pupuk NPK tidak efisien secara ekonomis karena memiliki nilai < 1

    STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN AGROPOLITAN BERBASIS TANAMAN PANGAN DI KABUPATEN SIDOARJO

    Get PDF
    Pengembangan kawasan agropolitan merupakan kota pertanian yang tumbuh dan berkembang karena berjalannya sistem dan usaha agribisnis serta mampu melayani, mendorong, menarik, serta menghela kegiatan pembangunan pertanian (agribisnis) di wilayah sekitarnya. Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu wilayah di Jawa Timur yang menerapkan konsep agropolitan sebagai upaya dalam pembangunan sektor pertanian dengan komoditas unggulan tanaman pangan. Namun dalam menjalankan kegiatan pengambangan tersebut, masih ditemukan beberapa kendalan seperti rendahnya kualitas SDM, belum maksimalnya produktivitas hasil pertanian, dan terjadinya alih fungsi lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pembangunan tanaman pangan di Kabupaten Sidoarjo, menganalisis faktor eksternal dan internal dalam pengembangan kawasan agropolitan di Kabupaten Sidoarjo, dan merumuskan alternatif dan prioritas strategi yang dapat digunakan oleh pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mendukung pengembangan agropolitan berbasis tanaman pangan. Metode penarikan responden menggunakan key-person dengan jumlah sembilan orang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif, analisis SWOT, dan analisis matriks QSPM. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa pemerintah Kabupaten Sidoarjo menerapkan intensifikasi pertanian dalam menjalankan pembangunan pertanian. Selain itu, strategi yang dapat digunakan untuk pengembangan kawasan agropolitan berbasis tanaman pangan di Kabupaten Sidoarjo adalah meningkatkan peran serta pemerintah dalam pengembangan agropolitan melalui kebijakan yang dikeluarkan, dan juga peningkatan kualitas sumberdaya manusia melalui pendidikan dan pelatihan

    PENGARUH KELANGKAAN PUPUK BERSUBSIDI TERHADAP PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH PADA DI DESA PATTINOANG KECAMATAN GALESONG KABUPATEN TAKALAR

    Get PDF
    Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa di Desa Pattinoang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar jumlah pupuk berusbsidi berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah pada MT1 dan MT2. Jenis pupuk bersubsidi tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah pada MT1 dan MT2. Waktu distribusi pupuk bersubsidi berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah pada MT1 dan MT2. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa jumlah pupuk dan waktu distribusi pupuk berpengaruh nyata terhadap produksi dan jenis pupuk bersubsidi tidak berpengaruh nyara terhadap produksi. Saran yang dapat di berikan sebaiknya petani menggunakan jumlah pupuk sesuai dengan dosis anjuran dan memperhatikan waktu distribusi pupuk ke petani

    ANALISIS STRATEGI PEMASARAN BELIMBING (Averrhoa carambola L.)

    Get PDF
    Belimbing merupakan komoditas pertanian yang sedang trend di kalangan masyarakat, sudah banyak yang membudidayakan buah belimbing, salah satunya disentra produksi belimbing Kota Banjar di Desa Waringinsari Kecamatan Langensari. Penjualan buah belimbing cukup bagus sehingga konsumen mudah untuk membeli buah belimbing, melaluai internet langsung di pasar-pasar Kota Banjar. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui peluang dan ancaman pasar komoditas belimbing 2) mengetahui potensi (kekuatan dan kelemahan) pasar komoditas belimbing. Jenis penelitian ini menggunakan studi kasus, dengan analisis SWOT. 1) Kekuatan strategi pasar komoditas belimbing meliputi lokasi strategis di jalur alternatif dua provinsi, harga yang ditawarkan murah dan terjangkau, pelayanan yang ramah terhadap pengunjung dan kekhasan buah belimbing. Kelemahannya, terletak pada keterbatasan fasilitas pemasaran buah belimbing. 2) Peluang pengembangan strategi pasar belimbing datang dari presepsi masyarakat lokal yang positif, terutama terkait dengan pengembangan agrowisata yang meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan pekerjaan, kesediaan bantuan modal dari pemerintah, gaya hidup masyarakat yang kembali ke alam dan adanya dukungan pemerintah terhadap akses lokasi. Ancaman strategi pengembangan pasar komoditas belimbing datang dari kondisi iklim yang sulit diprediksi

    Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Produk Minuman Teh PT. Gunung Subur Sejahtera

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan perusahaan PT. Gunung Subur Sejahtera sebagai industri teh yang memperluas jangkauan pasarnya dengan membuat berbagai outlet yang dinamakan Tea-House. Persaingan sesama pengusaha industri teh semakin hari semakin ketat sehingga setiap pelaku usaha diharuskan memiliki strategi masing-masing. Salah satu strategi untuk memenangkan persaingan adalah dengan cara mengupayakan kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan konsumen terhadap produk minuman dan faktor-faktor yang mendorong konsumen mengonsumsi produk miuman di Tea-House Gardoe. Data penelitian dikumpulkan dengan melakukan metode survei. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 100 orang yaitu konsumen Tea House Gardoe Solo. Data dianalisis menggunakan SEM (Structural Equation Modelling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara harga, promosi, kualitas produk, dan tempat terhadap kepuasan konsumen, dan tidak ada pengaruh antara gaya hidup terhadap kepuasan konsumen Tea-House Gardoe Solo. Saran kepada perusahaan hendaknya membuat progress baru dalam mengembangkan konsep penjualan dan memeperhatikan aspek kualitas produk seperti makanan dan minuman yang ditawarkan

    1,026

    full texts

    1,079

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇