Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
Not a member yet
    1079 research outputs found

    ANALISIS PENDAPATAN DAN SALURAN PEMASARAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) DESA MULANGSARI, KECAMATAN PANGKALAN, KABUPATEN KARAWANG

    Get PDF
    Salah satu sub sektor pertanian yang penting keberadaannya untuk pemenuhan gizi masyarakan adalah sub sektor tanamana pangan hortikultura yang banyak diusahakan oleh petani. Salah satu jenis sayuran yang cukup banyak diminati masyarakat saat ini yaitu mentimun. Menurut Unit Pelaksanaan Teknis Kecamatan Pangkalan, Desa Mulangsari memiliki luas panen mentimun pada tahun 2020 mencapai 17 ha dengan rata-rata panen mencapai 25 ton/ha, sedangkan jumlah produksi mencapai hasil sebanyak 425 ton. Penelitian zini bertujuan untuk analisis penerimaan, pendapatan, R/C dan saluran pemasaran dari usahatani mentimun di Desa Mulangsari. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mulangsari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, dengan menggunakan metode purposive sampling untuk responden petani, sampel jumlah petani yang di ambil yaitu sebanyak 33 responden petani. Penentuan responden lembaga pemasaran dilakukan dengan metode snowball sampling, jumlah responden pedagang yaitu sebanyak 10 responden pedagang. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya total rata-rata usahatani mentimun di Desa Mulangsari adalah sebesar Rp 8.447.509/musim, rata-rata penerimaan petani mentimun sebesar Rp 12.000.000/musim, sehingga rata-rata pendapatan petani mentimun sebesar Rp 3.620.234/musim, dalam rata-rata luas lahan sebesar 1 hektar. Berdasarkan perhitungan R/C usahatani mentimun ini layak untuk diusahakan karena nilai R/C >1, yakni sebesar 1,415. Pemasaran mentimun di Desa Mulangsari terdapat dua pengepul yang membawa hasil petani ke pasar induk Kramatjati dan pasar Cibitung, lembaga yang ada di saluran pemasaran yaitu dari petani ke pedagang pengepul, dari pedagang pengepul ke pedagang pengecer, dari pedagang pengecer ke konsumen. Biaya pemasaran pada saluran pemasaran di pasar induk Kramatjati sebesar Rp 1995,11/kg dan biaya pemasaran di pasar Cibitung sebesar Rp 1.757,2/kg. Besarnya biaya margin pemasaran pada saluran pemasaran di pasar induk Kramatjati sebesar Rp 3.500/kg dan pada saluran pemasaran di pasar Cibitung sebesar Rp 3.000/kg. Farmer share pada saluran pemasaraan di pasar Induk Kramatjati sebesar 53,33% dan pada saluran pemasan di pasar Cibitung sebesar 57,14%. Saluran pemasaran mentimun di Desa Mulangsari yang lebih efisien adalah saluran pemasaran di pasar Cibitung, karena nilai farmer sharenya lebih besar dari saluran pemasaran di pasar Induk Kramatjat

    STRATEGI PEMASARAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pluerotus Ostreatus) (Studi Kasus pada Home Industry Ustadz Jamur Desa Sidamulya Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap)

    Get PDF
    Dalam mengelola usaha jamur tiram putih faktor internal dan eksternal turut memberikan dampak terhadap usaha atau bisnis yang sedang dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui faktor kekuatan, kelemahan, ancaman dan peluang. 2) untuk mengetahui strategi apa yang dapat diterapkan pada home industry ustadz jamur(UJ). Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menggunakan data primer dan sekunder.  Analisis data menggunakan IFE, EFE, Diagram SWOT dan Matriks SWOT. Hasil dari penelitian ini menunjukan 1) faktor kekuatan yaitu tenaga kerja ahli dibidangnya, jamur tiram putih dijual dalam keadaan segar, jamur tiram yang diproduksi memiliki kualitas yang baik, jamur tiram cukup terkenal, harga terjangkau. Faktor kelemahan yaitu lokasi kurang strategis, modal terbatas, belum memiliki izin usaha, proses produksi masih tradisional, belum bisa memenuhi target pasar. Faktor peluang yaitu memiliki pelanggan teta, jamur tiram memiliki peminat yang banyak, memiliki peluang pasa yang baik. Faktor ancaman yaitu kondisi cuaca dan iklim yang tidak menentu, kesulitan dalam menemukan bahan baku dan bahan lainnya, persaingan dengan komoditas yang sama. 2) Strategi yang tepat yang dapat diterapkan yaitu Mempertahankan kondisi jamur tiram putih dalam keadaan segar dengan kualitas yang baik pada saat dijual, memanfaatkan peluang pasar yang ada dengan menambah pelanggan tetap untuk menjual jamur tira

    KELAYAKAN USAHA DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI SALE PISANG (STUDI KASUS PADA AGROINDUSTRI KHARISMA DI KELURAHAN KERSANAGARA KECAMATAN CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA

    Get PDF
     Sale pisang merupakan produk pisang yang dibuat dengan proses pengeringan dan pengasapan. Sale pisang biasanya banyak dijumpai di Jawa Barat. Analisis nilai tambah diperlukan dalam satu usaha yang dikelola, karena hal tersebut dilakukan dalam upaya meningkatkan nilai tambah, dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan dari suatu usaha. Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui :1) kelayakan usaha dari agroindustri sale pisang Kharisma di Kelurahan Kersanagara, Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya. 2) Nilai tambah buah pisang menjadi sale pisang pada agroindustri sale pisang Kharisma di Kelurahan Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Tenik penarikan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara purposive sampling yaitu pada agroindustri sale pisang Kharisma. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa : 1) biaya yang dikeluarkan oleh responden agroindustri sale pisang Kharisma dalam satu kali proses produksi yaitu Rp 1.129.713,18, penerimaan yaitu Rp 2.100.000, pendapatan yaitu Rp 970.286,82 , sehingga memperoleh 2) Nilai R/C sebesar 1,85 per satu kali proses produksi. 3) Nilai tambah yang diperoleh pada agroindustri sale pisang Kharisma yaitu Rp 3.806,67 per kilogram dalam satu kali proses produksi. Kata Kunci: R/C, Nilai Tambah, Agroindustri, Sale Pisang ABSTRACTPisang sale adalah produk pisang yang dibuat dengan proses pengeringan dan pengasapan. Penjualan pisang biasanya ditemukan di Jawa Barat. analisis nilai tambah diperlukan dalam suatu usaha yang dikelola, karena dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah, untuk meningkatkan pendapatan suatu usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kelayakan usaha agroindustri penjualan pisang Kharisma di Desa Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya. 2) Nilai tambah pisang untuk berjualan pisang di agroindustri penjualan pisang di Kharisma, Desa Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling, yaitu pada agroindustri penjualan pisang Kharisma. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) biaya yang dikeluarkan oleh responden agroindustri yang menjual pisang Kharisma dalam satu proses produksi adalah Sebesar Rp 1.129.713,18, pendapatan sebesar Rp 2.100.000, pendapatan sebesar Rp 970.286.82,2) nilai R/C sebesar 1,85 per satu proses produksi. 3) Nilai tambah yang diperoleh dalam penjualan agroindustri pisang Kharisma adalah Rp 3.806,67 per kilogram dalam satu proses produksi.Kata Kunci: R/C, Nilai Tambah, Agroindustri, Penjualan Pisan

    Peran P3A Dalam Peningkatan Produktivitas Padi Di Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya

    Get PDF
    Pembangunan pertanian pada saat ini diarahkan pada peningkatkan produktivitas yang diupayakan melalui program rehabilitasi jaringan irigasi tersier. P3A sebagai pengelola jaringan irigasi tersier harus berperan maksimal sehingga pelayanan irigasi dapat berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil dan peran P3A Alam Lestari dalam peningkatan produktivitas usahatani padi. Metode penelitian yang digunakan adalah survei di Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Sampel penelitian sebanyak 84 orang yang ditentukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan teknik skoring berdasarkan fungsi P3A sebagai wahana belajar, wadah kerjasama, modal sosial, pengelola prasarana irigasi, dan layanan jasa yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan P3A berperan dalam peningkatan produktivitas usahatani padi. Berdasarkan fungsinya, P3A berada pada kategori sangat berperan sebagai wahana belajar, wadah kerjasama, modal sosial, dan pengelola sarana irigasi. Sedangkan fungsi P3A sebagai layanan jasa berada pada kategori berpera

    PENGARUH FAKTOR PRODUKSI TERHADAP HASIL PRODUKSI JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEA) DI KECAMATAN CILAMAYA KULON KABUPATEN KARAWANG

    Get PDF
    Kabupaten Karawang merupakan salah satu sentra jamur merang di Provinsi Jawa Barat. Jamur merang sangat digemari masyarakat karena rasanya yang lezat dan bernilai gizi tinggi. Komoditas ini selalu memiliki permintaan yang tinggi dan cenderung meningkat. Namun, peningkatan permintaannya berbanding terbalik dengan hasil produksinya. Salah satu faktor yang berpengaruh secara langsung terhadap hasil produksi adalah faktor produksi.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji pengaruh faktor produksi terhadap hasil produksi jamur merang di Kecamatan Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei untuk mengumpulkan data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 petani jamur merang. Jumlah responden ditentukan menggunakan rumus Slovin. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi dengan fungsi produksi Cobb-Douglas. Berdasarkan hasil penelitian,  seluruh faktor produksi secara serentak berpengaruh nyata dan signifikan terhadap hasil produksi dengan kemampuan sebesar 86,8% dalam menjelaskan hasil produksi. Kemudian secara parsial, luas kumbung, jumlah bibit, umur bibit, jerami padi, tenaga kerja, dan pengalaman usahatani memiliki pengaruh nyata dan signifikan terhadap hasil produksi pada tingkat signifikansinya masing-masing. Kata Kunci : jamur merang, faktor produksi, hasil produks

    PENGARUH PRIVASI, KEPERCAYAAN, DAN SIKAP TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DURIAN MELALUI E-COMMERCE

    Get PDF
    Pemanfaatan e-commerce dalam pemenuhan kebutuhan kehidupan semakin nyata, namun seringkali dihadapkan pada kebocoran informasi pelaku usaha dalam menjalankan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan karakteristik konsumen e-commerce duriand.id; (2) mendeskripsikan privasi, kepercayaan, dan sikap konsumen e-commerce duriand.id; (3) mendeskripsikan keputusan pembelian konsumen e-commerce duriand.id; dan (3) menganalisis pengaruh privasi, kepercayaan, dan sikap terhadap keputusan pembelian pada konsumen e-commerce duriand.id. Untuk itu digunakan analisis kuantitatif dan analisis inferensial dengan menggunakan path analysis. Penelitian dilaksanakan sejak November 2021 hingga Februari 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik konsumen cukup beragam, baik usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, lokasi geografik, pendapatan, maupun kelas sosial. Privasi, kepercayaan dan sikap konsumen termasuk pada kategori tinggi (aman). Keputusan pembelian oleh konsumen terkategori tinggi. Privasi, kepercayaan dan sikap berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Namun, secara parsial, hanya sikap yang berpengaruh signifikan. Dalam penelitian ini variabel sikap terbukti tidak memediasi pengaruh privasi dan kepercayaan terhadap keputusan pembelia

    Analisis Kelayakan Agroindustri Snack Rumput Laut Tiga Putra Di Desa Bagolo Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran

    Get PDF
    Agroindustri snack rumput laut merupakan salah satu agroindustri berskala industri kecil yang berada di Desa Bagolo. Pengembangan agroindustri snack rumput laut membutuhkan faktor produksi, tenaga kerja, input (bahan utama, alat produksi, bahan pelengkap lainnya dan tenaga kerja). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Jumlah biaya sarana produksi, penerimaan, dan pendapatan industri kecil  snack rumput laut Tiga Putra pada Desa Bagolo, 2) Kelayakan Agroindustri snack rumput laut Tiga Putra pada Desa Bagolo. Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dan mengambil kasus pada industri kecil Tiga Putra. Dalam penelitian ini dilakukan dengan metode survei pada industri kecil snack rumput laut Tiga Putra rumput laut pada Desa Bagolo, Kalipucang, Pangandaran. Penarikan sampel menggunakan purposive sampling pada industri kecil snack rumput laut Tiga Putra pada Desa Bagolo, Kalipucang, Pangandaran. Hasil perhitungan penelitian 1) Biaya produksi yang dikeluarkan oleh agroindustri snack rumput laut Tiga Putra sebesar Rp 8.831.688.75 dengan penerimaan yang  diperoleh perajin agroindustri snack rumput laut Tiga Putra sebesar Rp 10.000.000. Sehingga pendapatan yang diperoleh perajin agroindustri snack rumput laut Tiga Putra adalah Rp 1.168.311,25, 2) Kelayakan agroindustri snack rumput laut yaitu dengan R/C 1,13 yang  menunjukkan agroindustri snack rumput laut Tiga Putra pada Desa Bagolo, Kalipucang, Pangandaran memiliki kelayakan diusahakan

    PERAN KELOMPOK TANI TERHADAP PRODUKTIVITAS USAHATANI PADI SAWAH DI DESA PALAKAHEMBI KECAMATAN PANDAWAI

    Get PDF
    Padi menjadi tanaman pangan yang paling banyak dibudidayakan oleh petani Indonesia. Pemberdayaan masyarakat tani perlu dilakukan dalam mewujudkan pembangunan pertanian. Salah satu upaya pemerintah bersama petani adalah dengan membentuk kelompok tani dipedesaan. Fungsi kelompok tani sebagai kelas belajar, wahana kerjasama, dan unit produksi, ketiga fungsi ini memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan pertanian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana hubungan peran kelompok tani terhadap produktivitas usaha tani padi sawah. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan survei terhadap anggota kelompok tani di Desa Palakahembi Kecamatan Pandawai dengan teknik pengambilan sampel proporsional sampling.Analisis yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara peran kelompok tani terhadap produktivitas yang digunakan alat analisis Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran kelompok tani memiliki kategori berperan. Produktivitas usahatani padi sawah berada pada ketegori sedang . Hasil pengujian hubungan peran kelompok tani terhadap produktivitas menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara peran kelompok tani terhadap produktivitas usahatani dengan tingkat keeratan yang sangat lemah, dan memiliki arah hubungan yang negatif

    PENERAPAN MANAJEMEN AGROINDUSTRI PADA USAHA DUA PUTRI DI DESA SINGOLATREN KECAMATAN SINGOJURUH KABUPATEN BANYUWANGI

    Get PDF
    Perkembangan harga kedelai impor yang cenderung mengalami peningkatan akan berdampak pada industri kedelai salah satunya pengrajin tempe. Peningkatan harga kedelai dapat meningkatkan biaya produksi sehingga akan menyebabkan penurunan pendapatan jika tidak diikuti dengan harga jual tempe yang tinggi. Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang banyak ditemui pengrajin tempe, salah satunya yakni di Kecamatan Singojuruh. Terdapat 66 pengrajin tempe di daerah ini, salah satunya yaitu usaha “Dua Putri” yang terletak di Dusun Wijenan Lor, Desa Singolatren, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi. Melalui fenomena tingginya biaya produksi dan banyaknya persaingan pada pengarijin tempe maka sebagai pengrajin tempe harus memiliki manajemen yang baik dalam kegiatan usaha, supaya kegiatan usahanya dapat terus berlangsung dan dapat berjalan dengan baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan manajemen agroindustri pada usaha Dua Putri di Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan merupakan data primer dan sekunder dengan metode pengumpulan data wawancara, observasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen di usaha agroindustri tempe “Dua Putri” telah dilaksanakan dengan baik mulai dari perencanaan hingga evaluasi.

    ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETANI JAGUNG DI DESA SUKABANJAR, KECAMATAN GEDONG TATAAN, KABUPATEN PESAWARAN

    Get PDF
    Pendapatan rumah tangga petani jagung terbesar bersumber dari pendapatan usahatani, oleh karena itu perubahan harga sangat mempengaruhi pendapatan para petani jagung. Pendapatan yang diperoleh akan mempengaruhi tingkat kesejahteraan rumah tangga petani jagung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pendapatan dan tingkat kesejahteraan rumah tangga petani jagung di Desa Sukabanjar. Data yang digunakan adalah data primer dengan pengamatan langsung dan data sekunder dari instansi terkait. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menggunakan analisis pendapatan rumah tangga, dan analisis tingkat kesejahteraan berdasarkan teori Sajogyo (1997). Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan usahatani merupakan pendapatan terbesar bagi pendapatan rumah tangga petani jagung, berdasarkan teori Sajogyo (1997) terdapat 48 petani jagung yang masuk ke dalam kategori sejahtera. Hal ini dikarenakan beberapa rumah tangga petani jagung memiliki pendapatan perkapita yang tidak mencukupi untuk masuk kedalam kategori sejahtera. Perlu adanya upaya untuk meningkatkan pendapatan perkapita para petani jagung di Desa Sukabanjar

    1,026

    full texts

    1,079

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇